cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
betty.masruroh@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sd@gmail.com
Editorial Address
Universitas Negeri Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
ISSN : 08548285     EISSN : 25811983     DOI : 10.17977
Core Subject :
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan publishes articles on conceptual ideas, studies, and application of theories, practical writing, and the results of educational research and teaching of primary schools. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan first appeared in 1992 under the name KREATIF. SEKOLAH DASAR changed its name to Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan starting 2017. In 2018 Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan indexed DOAJ.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
Pengembangan Cerita Anak dengan Pendekatan Ekolinguistik Sebagai Pengungkap Kearifan Lokal untuk Pelestarian Bahasa Jawa dan Lingkungan di SD Endang Kurniati
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 26 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v26i22017p133-143

Abstract

Abstract: This study aims to develop storytelling material with ecolinguistic approach as the disclosure of local wisdom for the preservation of Javanese language and the environment of elementary students. The research approach used is research and development. This research product in the form of teaching material of the story that suitable with learning requirement of Javanese elementary school in the form of discourse which use Javanese dialect where the student is, by utilizing cultural activity, vocabulary, traditional expression, and fairy tale which is local wisdom. This teaching material uses Javanese dialect language [a] which can be used in ,which can be used in Surakarta, Semarang ]כ[ Banyumas, Tegal, Brebes, and Javanese dialectand Yogyakarta.Keywords: teaching materials, ecolinguistics, local wisdom of elementary school. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar cerita dengan pendekatan ekolinguistik sebagai pengungkap kearifan lokal untuk pelestarian bahasa Jawa dan lingkungan siswa SD. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah research and development. Produk penelitian ini berupa materi ajar cerita yang sesuai kebutuhan pembelajaran bahasa Jawa SD dalam bentuk wacana yang menggunakan bahasa Jawa dialek dimana siswa berada dengan memanfaatkan kegiatan budaya, kosakata, ungkapan tradisional, dan dongeng yang merupakan kearifan lokal. Materi ajar ini menggunakan bahasa Jawa dialek ngapak [a] yang dapat digunakan ,yang dapat digunakan di Surakarta ]כ[ di Banyumas, Tegal, Brebes, serta bahasa Jawa dialekSemarang, dan Yogyakarta
Program Baca Tulis Asik, Kreatif Dan Komunikatif di Sekolah Dasar Titis Angga Rini
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 27 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v27i22018p133-141

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to develop a reading and writing program in elementary schools to foster awareness and interest in student literacy. This program was developed based on PjBL (Project Based Learning) as an ongoing activity. This program was developed through five stages with (1) analysis, (2) planning, (3) development, (4) application, and (5) evaluation. The research data collected by questionnaires, interviews, and observation instruments that analyzed by qualitative descriptive techniques. The results of the program development show that this programs can be applied in elementary schools with qualifications in terms of practicality, attractiveness, and program usefulness. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menerapkan program Baca Tulis Asik, Kreatif, dan Komunikatif di SD untuk menumbuhkan kesadaran dan minat literasi siswa. Program dikembangan berbasis PjBL sebagai kegiatan yang diterapkan secara berkelanjutan. Program dikembangkan melalui lima tahap penelitian pengembangan yang terdiri dari (1) analisis, (2) perencanaan, (3) pengembangan, (4) penerapan, dan (5) evaluasi. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan instrumen angket, wawancara, dan observasi yang dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil pengembangan program menunjukkan bahwa program baca tulis dapat diterapkan di sekolah dasar dan menunjukkan kualifikasi dari segi kepraktisan, kemenarikan, dan kebermanfaatan program.
Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Kemampuan Literasi Matematika di Sekolah Dasar Rida Fironika Kusumadewi; Nuhyal Ulia; Nesti Ristanti
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 28 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v28i12019p11-16

Abstract

An innovative learning model is very influential on mathematical literacy skills. Mathematical literacy skills, indirectly learn about several aspects, one of which is identifying mathematical aspects in mathematics reading. This study aims to prove the effectiveness of the discovery learning model of mathematical literacy abilities. This study uses experimental research. The design used is the non-equivalent posttest-only control group design which is one of the Quasi Experimental Design research designs. The results of the final data hypothesis were then analyzed by the t test. The results of the t test show t count 3.16> t table2.04, meaning that the ability of mathematical literacy with the discovery learning model is better than the teacher centered model. Model pembelajaran yang inovatif sangat berpengaruh terhadap kemampuan literasi matematika. Kemampuan literasi matematika, secara tidak langsung mempelajari tentang beberapa aspek, salah satunya mengidentifikasi aspek matematis dalam bacaan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efektivitas model discovery learning terhadap kemampuan literasi matematika. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen. Desain yang digunakan adalah the non-equivalent posttest-only control grup design yang merupakan salah satu dari desain penelitian Quasi Experimental Design. Hasil hipotesis data akhir kemudian dianalisis dengan uji t. Hasil dari uji t menunjukkan thitung3,16 > ttabel2,04, diartikan bahwa kemampuan literasi matematika dengan model discovery learning lebih baik daripada model teacher centered.
Pengembangan Model Variasi Permainan Bola Kecil Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani untuk Siswa Kelas IV SD Gde Nugrah Pratama; Fahrial Amiq
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 26 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v26i22017p144-158

Abstract

Abstract: This research was conducted with the aim to develop a small ball learning model by applying game variation for fourth graders in Brawijaya Smart School (BSS) Malang City which is packed in a guidebook. This research uses research and development method from Borg and Gall. Based on the results of small group testing conducted on 10 students obtained percentage with an average of 86.25% and from large group trial with the subject of 24 students obtained a percentage with an average of 89.72%. The development of a small ball game variation model in physical education learning, is expected to increase motivation, attract interest, and facilitate students in following the learning. Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan model pembelajaran bola kecil dengan menggunakan penerapan variasi permainan bagi siswa kelas IV di SD Brawijaya Smart School (BSS) Kota Malang yang dikemas dalam sebuah buku panduan. Penelitian ini menggunakan metode research and development dari Borg dan Gall. Berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil yang dilakukan pada 10 siswa diperoleh persentase dengan rata-rata 86,25% dan dari uji coba kelompok besar dengan subjek sebanyak 24 siswa diperoleh persentase dengan rata-rata 89,72%. Pengembangan model variasi permainan bola kecil dalam pembelajaran pendidikan jasmani, diharapkan dapat meningkatkan motivasi, menarik minat, dan mempermudah siswa dalam mengikuti pembelajaran.
Pengaruh Model Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Kelas III SD Yusiana Khoirun Nisa’; Moh Gufron
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 27 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v27i22018p142-149

Abstract

Abstract: The aim of the study was to determine the effect of the Mind Mapping model on civic learning outcomes of third-grade elementary school students. Quasi-experimental method, with the nonequivalent design. The population of third-grade students of SDN 03 Jabalsari, IIIA as a control class of 15 students, and IIIB in the experimental class of 15 students. Mind Mapping treatment is given by the experimental group and conventional learning given the control class. The PKn learning outcomes of the experimental class students averaged 80.80 higher than the control class with a value of 64.27. The sig value (2-tailed) 0,000 <0,05 with a significance level of 5%. thing is 7,633 and table is 2,048. So that t count> t table 7,633> 2,048. It was concluded that there was the influence of the Mind Mapping model on the civic learning outcomes of third-grade elementary school students. Abstrak: Tujuan penelitian mengetahui pengaruh model Mind Mapping terhadap hasil belajar PKn siswa kelas III SD. Metode eksperimen semu, dengan rancangan nonequivalen. Populasi siswa kelas III SDN 03 Jabalsari, IIIA sebagai kelas kontrol 15 siswa, dan IIIB kelas eksperimen 15 siswa. Mind Mapping perlakuan diberikan kelompok eksperimen dan pembelajaran konvensional diberikan kelas kontrol. Hasil belajar PKn siswa kelas eksperimen rata–rata 80,80 lebih tinggi dari kelas kontrol dengan nilai 64,27. Nilai sig (2-tailed) 0,000<0,05 dengan taraf signifikasi 5%. thitung sebesar 7,633 dan ttabel sebesar 2,048. Sehingga thitung> ttabel 7,633 > 2,048. Disimpulkan ada pengaruh model Mind Mapping terhadap hasil belajar PKn siswa kelas III SD.
Analisis Penggunaan Media Video pada Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Sonia Mahari Risky
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 28 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v28i22019p73-79

Abstract

Abstract: This study aims to photograph the phenomena that exist by analyzing the use of video media, especially in learning science in SD Muhammadiyah 1 Tulungagung. This research uses qualitative descriptive research type. The research subjects were class teachers and all fifth-grade students of SD Muhammadiyah 1 Tulungagung. The instruments used were observation checklist and Likert scale type questionnaire and interview guidelines. The data analysis technique is a qualitative data analysis technique consisting of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study related to the use of video media that have been applied to science subjects in class V SD Muhammadiyah 1 Tulungagung seemed to be able to foster attention and increase students' ease in understanding science subject matter. Moreover, through the use of video media in science lessons, it received a positive response from teachers and fifth-grade students at SD Muhammadiyah 1 Tulungagung even though there were several obstacles faced by the teacher. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memotret fenomena yang ada dengan mengalisis penggunaan media video khususnya di dalam pembelajaran IPA di SD Muhammadiyah 1 Tulungagung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskiptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru kelas dan seluruh siswa kelas V SD Muhammadiyah 1 Tulungagung. Instrumen dalam penelitian yaitu ceklis observasi, angket jenis skala Likert, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yaitu teknik analisis data kualitatif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian terkait dengan penggunaan media video yang telah diterapkan pada mata pelajaran IPA di kelas V SD Muhammadiyah 1 Tulungagung tampak dapat menumbuhkan perhatian dan menambah kemudahan siswa dalam memahami materi pelajaran IPA. Terlebih lagi melalui penggunaan media video dalam pelajaran IPA mendapat respon positif dari guru dan siswa kelas V di SD Muhammadiyah 1 Tulungagung meskipun ada beberapa kendala yang dihadapi oleh guru.
Pembelajaran Tematik Model Webbed Berbasis Saintifik Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi di SD Marzuki Marzuki
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 26 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v26i22017p159-168

Abstract

Abstract: This study aims to describe thematic webbed based scientific modeling learning for the acquisition of high-level thinking ability of elementary school children. A qualitative approach to the subject of the child, and the teacher of 14 elementary schools in East Pontianak. The result of the application of thematic learning webbed based model of scientific, children feel happy and have higher-order thinking ability although not 100% children. Results of ability, to analyze 39.66%, evaluate 34.65, and create 43.14%. Thematic-based webbed-based learning model is good because most children have high-order thinking skills in the form of analyzing, evaluating, creating, and being able to think scientifically to avoid memorizing and remembering. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran tematik model webbed berbasis saintifik untuk perolehan kemampuan berpikir tingkat tinggi anak Sekolah Dasar. Pendekatan kualitiatif dengan subjek anak, dan guru SD 14 Pontianak Timur. Hasil penerapan pembelajaran tematik model webbed berbasis saintifik, anak merasa senang dan mempunyai kemampuan berpikir tingkat tinggi walaupun belum 100% anak. Hasil kemampuan menganalisis 39,66%, mengevaluasi 34,65, dan berkreasi 43,14%. Pembelajaran tematik model webbed berbasis saintifik adalah baik karena sebagian besar anak mempunyai kemampuan berpikir tingkat tinggi berupa menganalisis, mengevaluasi, berkreasi/mencipta, dan dapat berpikir secara saintifik untuk menghindari pola pikir menghafal dan mengingat.
Model Kelas Penyelenggara Pendidikan Inklusif di SDN Medan Dahniar Harahap; Nina Hastina
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 28 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v28i12019p17-24

Abstract

This study aims to reveal the existence and type of students with special needs in elementary school (SD) providers of inclusive education in the city of Medan. The research subjects included 4 elementary schools in Marelan Medan. Collecting data from the results of observations, interviews and documentation. The results of the analysis show that 2 schools place students in regular classes with clusters, 1 school with regular classes with pull outs and 1 full special class school. Types of students who have special needs consist of 52% mild mental retardation, 30% moderate mental retardation, 17% learning difficulties and 1% deaf. It is recommended to place students in each regular class and accept students in placements in public schools. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan keberadaan dan jenis siswa berkebutuhan khusus di Sekolah Dasar (SD) penyelenggara pendidikan inklusif di kota Medan. Subjek penelitian meliputi 4 SDN di Medan Marelan. Pengumpulan data dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan 2 sekolah menempatkan siswa pada kelas reguler dengan cluster, 1 sekolah dengan kelas reguler dengan pull out dan 1 sekolah kelas khusus penuh. Jenis siswa yang memiliki kebutuhan khusus terdiri dari 52% tunagrahita ringan, 30% tunagrahita sedang, 17% kesulitan belajar dan 1% tunarungu. Direkomendasikan untuk menempatkan siswa di setiap kelas reguler dan menerima siswa dalam penempatan di sekolah umum.
Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas V pada Materi Geometri Ditinjau dari Gaya Kognitif Vivi Dwi Ramadhani; Goenawan Roebyanto; Siti Umayaroh
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 28 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v28i22019p80-90

Abstract

Abstract: Learning mathematics can develop students' thinking patterns in solving problems. The purpose of this study is to describe the ability to solve geometry problems based on independent and field dependent cognitive styles in fifth grade students of SD Karangbesuki 2 Malang. The research subjects consisted of 2 students with independent field cognitive styles and 2 students with field dependent cognitive styles. Based on the results of the study, students who have independent field cognitive style in this study are able to solve geometry problems based on Polya's steps, namely (1) able to find aspects that are known and asked, (2) able to draw up problem solving strategy relevant to what was asked, (3) able to solve the problem correctly, and (4) able to draw conclusions from the answers. Whereas students who have a field dependent cognitive style experience difficulties, namely (1) not including complete information, (2) being less able to prepare a completion plan, (3) the results of the answers are less precise, (4) not doing a look back step. Abstrak: Pembelajaran matematika dapat mengembangkan pola berpikir siswa dalam memecahkan masalah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah geometri berdasarkan gaya kognitif field independent dan field dependent pada siswa kelas V SDN Karangbesuki 2 Kota Malang. Subjek penelitian terdiri dari 2 siswa dengan gaya kognitif field independent dan 2 siswa dengan gaya kognitif field dependent. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa siswa yang memiliki gaya kognitif field independent pada penelitian ini mampu melakukan pemecahan masalah geometri berdasarkan langkah-langkah Polya, yaitu (1) mampu menemukan aspek yang diketahui dan ditanyakan, (2) mampu menyusun rencana yang relevan dengan yang ditanyakan, (3) mampu menyelesaiakan masalah dengan benar, dan (4) mampu membuat kesimpulan dari jawabannya. Sedangkan pada siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent mengalami kesulitan, yaitu (1) belum mencantumkan informasi yang lengkap, (2) kurang mampu dalam menyusun rencana penyelesaian, (3) hasil akhir jawaban kurang tepat, (4) tidak melakukan pemeriksaan kembali.
Pengembangan Alat Penilaian Kemampuan Mengajar dengan Pendekatan Pembelajaran Tematik Terpadu dan Pendekatan Saintifik di SD Suharjo Suharjo; Sutrisno Sutrisno
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 26 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v26i22017p169-174

Abstract

Abstract: This study aims to develop: (1) a tool for assessing the ability to develop lesson plan with integrated thematic approach and scientific approach (APKM1), and (2) assesment tool for applying thematic learning with integrated thematic approach and scientific approach (APKM2). Research design using research and development. The subjects of this research are PGSD students, PGSD lecturers, and elementary school teachers. Data collected by questionnaire. The analysis used to analyze the result data is descriptive statistic. The results of this study indicate that (1) APKM1 is very feasible to be used as an assessment instrument of the lesson plan; (2) APKM2 is very feasible to be used as an assessment instrument for the implementation of learning. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan: (1) alat penilaian kemampuan menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan tematik terpadu dan pendekatan saintifik (APKM1), dan (2) alat penilaian kemampuan melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan tematik terpadu dan pendekatan saintifik (APKM2). Desain penelitian menggunakan penelitian dan pengembangan (research and development). Subyek coba penelitian ini adalah mahasiswa PGSD, dosen PGSD, dan guru SD. Data dikumpulkan melalui angket. Analisis yang digunakan untuk menganalis data hasil penelitian adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) APKM1 sangat layak untuk digunakan sebagai instrumen penilaian rencana pelaksanaan pembelajaran; (2) APKM2 sangat layak untuk digunakan sebagai instrumen penilaian pelaksanaan pembelajaran.