cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
betty.masruroh@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sd@gmail.com
Editorial Address
Universitas Negeri Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
ISSN : 08548285     EISSN : 25811983     DOI : 10.17977
Core Subject :
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan publishes articles on conceptual ideas, studies, and application of theories, practical writing, and the results of educational research and teaching of primary schools. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan first appeared in 1992 under the name KREATIF. SEKOLAH DASAR changed its name to Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan starting 2017. In 2018 Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan indexed DOAJ.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
Peningkatan Keterampilan Komunikasi Saintifik Melalui Group Investigation (GI) pada Calon Guru Sekolah Dasar Santy Dinar Permata; Ali Mustadi
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 28 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v28i22019p103-114

Abstract

The rapid development of technology and communication in the 21st century requires people to have communication skills, especially in writing. This skill also needs to be mastered by prospective elementary school teachers, in order to be able to teach and provide provisions to students in facing the times. The Group Investigation (GI) learning model is used to improve students' written communication skills related to the science concept. This type of research is a classroom action research with 2 cycles and 4 meetings, with research subjects of 39 elementary school teacher education (PGSD) students. Data collection techniques used in the form of observation. Data were analyzed using descriptive statistics. The results showed an increase in students' written communication skills from pre-action, cycle I, and cycle II. Improvement of students' written communication skills is shown through the results of the N-gain score test in pre-action up to the second cycle of 0.36 with the medium category. The indicator of research completeness also shows that 82% or 32 students have experienced an increase with an average score of 67.6 and are categorized in the skilled to very skilled categories. Perkembangan teknologi dan komunikasi yang sangat cepat di abad 21, mengharuskan masyarakat memiliki keterampilan komunikasi, khususnya secara tertulis. Keterampilan ini juga perlu dikuasai oleh calon guru sekolah dasar, agar mampu mengajarkan dan memberikan bekal kepada siswa dalam menghadapi perkembangan zaman. Model pembelajaran Group Investigation (GI) digunakan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi tulis mahasiswa terkait konsep IPA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus dan 4 pertemuan, dengan subjek penelitian 39 mahasiswa PGSD. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan komunikasi tulis mahasiswa dari pratindakan, siklus I, dan siklus II. Peningkatan keterampilan komunikasi tulis mahasiswa ditunjukkan melalui hasil uji N-gain score pada pratindakan hingga siklus II sebesar 0,36 dengan kategori sedang. Indikator ketercapaian ketuntasan penelitian juga menunjukkan sebanyak 82% atau 32 mahasiswa telah mengalami peningkatan dengan nilai rerata 67,6 dan tergolong dalam kategori terampil hingga sangat terampil.
Penerapan Konsep Trilogy + 1 Learner Dalam Menciptakan Pendidikan Humanis Melalui Peningkatan Peran dan Fungsi Stakeholders Pendidikan di SD Mohammad Zaini; Yusvidha Ernata
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 27 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v27i22018p157-166

Abstract

Abstract: This research aims to apply the concept of trilogy + 1 learner at the humanist learning process in elementary school of Malang. The study used a phenomenological qualitative approach. The instruments used in-depth interviews, documentation, and observations with a grand theory analysis model based on humanist educational theory. The results of the study show that (1) the humanist education process through the role and function of stakeholders can be carried out through the concept of trilogy + 1 learner which involves the guardians of students in all school activities, especially in the periodical learning process with a system of 1 week face to face, 1 lessons alternately. (2) The appreciation, sympathy, and empathy of the stakeholders of education, as well as the appreciation of children for the value of humanity, are increasingly better. Abstrak: Penelitian bertujuan menerapkan konsep trilogy+1 learner dalam proses pembelajaran humanis di SD kota Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Instrumen yang digunakan meliputi indepth interview, dokumentasi, dan observasi. Model analisis yang digunakan grand theory berdasarkan teori pendidikan humanis. Hasil (1) proses pendidikan humanis melalui peran dan fungsi stakeholder dapat dilakukan melalui konsep trilogy+1 learner yakni melibatkan wali peserta didik dalam semua kegiatan sekolah, khususnya dalam proses pembelajaran yang dilakukan secara periodik dengan sistem 1 pekan 1 kali tatap muka, 1 mata pelajaran bergantian. (2) Apresiasi, simpati dan empati stakeholders pendidikan, serta apresiasi anak terhadap nilai humanitas semakin meningkat lebih baik.
Small Group Discussion Berbasis Peer Assesment: Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Lisan Calon Guru Sekolah Dasar Irma Pravitasari; Christina Ismaniati
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 28 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v28i12019p25-36

Abstract

This research is conducted to improve oral communication skills of elementary school pre-service teachers through the application of small group discussion methods based on peer assessment. This research is a classroom action research. Data collection techniques used are peer assessment and observation. Pre-action conditions show the percentage of students who meet the criteria for skilled oral communication by 22.5%, after the first cycle of action the percentage of students increases to 52.2% and returns to increase in the action of cycle II with a percentage of 75%. Based on the results of these studies, it is known that the application of the peer group based small group discussion method can improve the oral communication skills of elementary school pre-service teachers. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi lisan calon guru sekolah dasar melalui penerapan metode small group discussion berbasis peer assesment. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah peer assesment dan observasi. Kondisi pratindakan menunjukkan persentase mahasiswa yang memenuhi kriteria terampil berkomunikasi lisan sebesar 22,5%, setelah tindakan siklus I jumlah persentase mahasiswa meningkat menjadi 52,2% dan kembali meningkat pada tindakan siklus II dengan persentase 75%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka diketahui bahwa penerapan metode small group discussion berbasis peer assesment dapat meningkatan keterampilan komunikasi lisan calon guru sekolah dasar.
Modul Komik Tematik Berbasis Multiple Intellegence untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar Arnelia Dwi Yasa; Denna Delawanti Chrisyaran; Sa’dun Akbar
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 26 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v26i22017p175-181

Abstract

Abstract: This study aimed to describe the validity of the comic module based on Multiple Intellegence (MI). This research uses research and development approach. Data collected by questionnaire. The data type is the nonverbal data obtained from the expert validation score. The analysis technique used is qualitative data analysis. Qualitative data analysis is derived from inputs, suggestions from expert material validators, language, and instructional design. Expert validation results on teacher guidelines and student modules were 94.67% and 95.04%, respectively. Based on data analysis, student modules and teacher modules developed are very valid. Modules deserve to be used as teaching materials to help students and teachers in the learning process. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kevalidan modul komik tematik berbasis Multiple Intellegence (MI). Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development. Data dikumpulkan melalui angket. Jenis data adalah data nonverbal yang diperoleh dari skor validasi ahli. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis data kualitatif. Analisis data kualitatif diperoleh dari masukan, saran dari validator ahli materi, bahasa, dan desain pembelajaran. Hasil validasi ahli pada pedoman guru dan modul siswa berturut-turut 94,67% dan 95,04%. Berdasarkan analisis data, modul siswa dan modul guru yang dikembangkan sangat valid. Modul layak digunakan sebagai bahan ajar untuk membantu siswa dan guru pada proses pembelajaran.
Analisis Keterampilan Mengajar Guru dan Penanaman Nilai Positif Melalui Pemanfaatan Kebun Sekolah Salati Asmahasanah; Maemunah Sa’diyah; Ibdalsyah
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 27 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v27i22018p167-173

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the use of the environment as a medium that can improve teacher competence in teaching and develop creativity and independence of teachers in managing learning. This study uses qualitative descriptive method. Data collection is done through interviews, observation, and documentation studies. The object of this research is the teacher and student partner school consisting of four MIS at the foot of Mount Salak, Taman Sari District, Bogor. The results of the study show the role of universities in pedagogical improvement and teacher learning planning, school communication media as learning media can increase positive values, naturalistic intelligence, and student entrepreneurial skills by further improving the environment. Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemanfaatan lingkungan alam sebagai media yang dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar serta mengembangkan kreativitas dan kemandirian guru dalam mengelola pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Objek penelitian ini adalah guru dan siswa sekolah mitra yang terdiri dari empat MIS di kaki Gunung Salak Kecamatan Taman Sari Kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukkan adanya peran perguruan tinggi dalam peningkatan pedagogik dan perencanaan pembelajaran guru, pemanfaatan kebun sekolah sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan nilai positif, kecerdasan naturalistik, dan keterampilan entrepreneur siswa dengan lebih menghargai lingkungan.
Implementasi Strategi Pembelajaran Menulis Berbasis Multiple Intelligences Suniyah Suniyah; Muhammad Rohmadi; Edy Tri Sulistiyo
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 27 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v27i22018p174-182

Abstract

Abstract: The study aims to describe the implementation of learning strategies based on multiple intelligences at SD Islamic International School PSM Magetan. This research is a qualitative descriptive study in the form of a case study. The data in this study are places and events, informants, and documents. The sampling technique used was purposive sampling and snowball sampling. First results show that the learning planning process based on multiple intelligences at the Islamic International School Elementary School PSM Magetan runs well in the form of implementing Multiple Intelligence Research (MIR) preparation of AP, IP, SOW, LP, and authentic assessment instruments. Second results show that the teacher integrates various methods with the types of multiple intelligences of students in writing learning, with authentic assessment. Constraints faced by teachers and schools in the implementation of writing learning strategies based on multiple intelligences can be addressed properly. Keywords: multiple intelligences, learning strategies, writing skills Abstrak: Penelitian bertujuan mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran menulis berbasis multiple intelligences di SD Islamic International School PSM Magetan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dalam bentuk studi kasus. Data dalam penelitian ini adalah tempat dan peristiwa, informan, dan dokumen. Teknik cuplikan yang digunakan purposive sampling dan snowball sampling. Hasil: (1) proses perencanaan pembelajaran menulis berbasis multiple intelligences di SD Islamic International School PSM Magetan berjalan dengan baik berupa pelaksanaan MultipleIintelligences Research (MIR) penyusunan dokumen AP, IP, SOW, LP, dan instrumen penilaian autentik. (2) guru mengintegrasikan berbagai berbagai metode dengan jenis-jenis kecerdasan majemuk siswa di dalam pembelajaran menulis, dengan penilaian autentik. Kendala yang dihadapi guru dan sekolah dalam implementasi strategi pembelajaran menulis berbasis multiple intelligences dapat diatasi dengan baik.
Keefektifan Model Pembelajaran Pilihan Aktivitas Belajar (Pab) Dalam Pembelajaran Tematik di Kelas IV SD Suhartono Suhartono; Tri Murti; Artikasari Artikasari
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 26 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v26i22017p182-192

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effectiveness of Learning Activity Choice (LAC) model that has been developed previously. Quantitative research approach is quasi experimental method, the result is qualitative analyzed so that it can be called as explanatory design. The results are evidence of a limited trial of the PAB learning model prior to dissemination and wider diffusion to the SD / MI educational audience. This research shows that 23 people (74,2%) stated very effective and 8 people (25,8%) stated effective for application of learning model of PAB in thematic learning. In addition, there is a significant difference between the effectiveness of learning outcomes of knowledge and social learning model of PAB with conventional learning on thematic learning. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan keefektifan dari model pembelajaran Pilihan Aktivitas Belajar (PAB) yang telah dikembangkan sebelumnya. Pendekatan penelitian kuantitatif yakni metode eksperimen kuasi, yang hasilnya dianalisis kualitatif sehingga dapat disebut juga sebagai desain eksplanatori (explanatory design). Hasil merupakan bukti uji coba terbatas model pembelajaran PAB sebelum diseminasi dan difusi lebih luas kepada khalayak pendidik SD/MI. Penelitian ini menunjukkan dari 23 orang (74,2%) menyatakan sangat efektif dan 8 orang (25,8%) menyatakan efektif penerapan model pembelajaran PAB dalam pembelajaran tematik. Selain itu, ada perbedaan signifikan antara keefektifan pembelajaran hasil belajar pengetahuan dan sosial model PAB dengan pembelajaran konvensional pada pembelajaran tematik.
Pengembangan Model Project Based Learning Dalam Pembelajaran Tematik untuk Mengembangkan Sikap Peduli Lingkungan dan Kreativitas Siswa SD Viktoria Karjiyati; Hasnawati; Dalifa; Neza Agusdianita
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 27 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v27i22018p150-156

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to develop a Project Based Learning (PjBL) model in thematic learning using a scientific approach to develop environmental awareness and creativity for elementary school students. The method used is development research. The results of the research that have been achieved are (1) mapping the themes and sub-themes of class IV and class V, (2) thematic learning devices using the Project Based Learning (PjBL) model using the scientific approach in class IV and Class V SD, and (3) instruments authentic assessment to assess environmental care and creativity. Abstrak: tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran tematik menggunakan pendekatan saintifik untuk mengembangkan sikap peduli lingkungan dan kreativitas bagi siswa Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Hasil penelitian yang telah dicapai adalah: (1) pemetaan tema dan subtema kelas IV dan kelas V, (2) perangkat pembelajaran tematik dengan model Project Based Learning (PjBL) menggunakan pendekatan saintifik pada kelas IV dan Kelas V SD, dan (3) instrumen penilaian otentik untuk menilai sikap peduli lingkungan dan kreativitas.
Pengembangan Model Pembelajaran Lintas Budaya Monokultur pada Siswa Sekolah Dasar Sutaryanto Sutaryanto; Budiono Budiono; Subroto Rapih
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 26 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v26i22017p193-200

Abstract

Abstract: The objective of the research is to develop a cross-cultural monoculture learning model to reduce prejudice in elementary school students. Research and development research approach using ADDIE model. Data collection using questionnaires, interviews, observation, and documentation. Descriptive data analysis. The results of this study received validator assessments and were tested on a small scale and wide-scale test with excellent information obtained from instructional learning data, pretest and postest student prejudice questionnaires, and student responses to learning. This suggests that a cross-cultural learning model is worthy of use in learning to reduce prejudice in elementary school students with a monoculture background. Abstrak: Tujuan penelitian adalah mengembangkan model pembelajaran lintas budaya monokultur untuk mereduksi prasangka pada siswa sekolah dasar. Pendekatan penelitian research and development menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data deskriptif. Hasil penelitian ini mendapat penilaian validator dan diujikan dalam skala kecil dan uji skala luas dengan keterangan sangat baik yang diperoleh dari data keterlaksanaan pembelajaran, kuisioner prasangka siswa pretest dan postest, dan respon siswa terhadap pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran lintas budaya layak digunakan dalam pembelajaran untuk mereduksi prasangka pada siswa sekolah dasar dengan latar belakang monokultur.
Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Melalui Metode Mind Mapping pada Siswa Kelas V SD Tri Puji Lestari
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 28 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v28i12019p37-42

Abstract

The purpose of this study is to improve the writing skills of fifth grade students at Pulorejo 01 Elementary School in Pati in Indonesian Language learning of writing narrative essays aspects using the mind mapping method. This study uses a type of classroom action research with 2 cycles. The subjects of this study were 23 students. The results showed an increase in narrative writing skills using the mind mapping method which was shown by increasing the score according to the KKM in the first cycle of 4% and in the second cycle reaching 44%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas V SD Negeri Pulorejo 01 Pati dalam pembelajaran Bahasa Indonesia aspek menulis karangan narasi dengan menggunakan metode mind mapping. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Subyek penelitian ini berjumlah 23 siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan menulis narasi dengan menggunakan metode mind mapping yang ditunjukkan dengan peningkatan skor sesuai KKM di siklus I sebesar 4% dan di siklus II mencapai 44%.