cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
RANCANG BANGUN SISTEM PENGENDALI IRIGASI BERBASIS ANALISIS EVAPOTRANSPIRASI DENGAN KONTROLER ON/OFF Guntur Rian Muhammad Nur; Susilo Adi Widyanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.936 KB)

Abstract

Food is a basic requirement for life so that the availability is absolutely necessary of all time. The need for food continues to increase along with the growth of population. While the source of the water decreases and becomes scarce during the dry season. So the real action to improve agricultural products is indispensable. One way to meet the water needs of plants properly is to calculate the crop evapotranspiration with Penman-Monteith equation. While the tools to realize the results of these calculations is to create an irrigation controllers system. Irrigation control system that is made has inputs from weather environment obtained with the sensor and has an output valve to drain the water. The main parameters are used as input air temperature, wind speed, relative humidity, and solar radiation. All parameters acquired digitally except solar radiation, solar radiation are acquired from correlation shaping using artificial neural networks algorithm with input temperature and light intensity. The type of valve used is on/off with controller type used is on/off. This study divided into three steps, the first steps is modeling with matlab software. Second, the design of simulation tools with results shown on oscilloscope. Third, the design of the controller device. Artificial neural networks are used feedforward structure with 2 hidden layer. The amount of the first layer size is 15x2 matrix and The amount of the second layer is 1, which produces a fairly good prediction, i.e., with the largest error of 1.13%. The simulation results of the control system on/off produces an error of 1.8% while the application of control system on/off produces an error of 2.20%.
Analisis Kerusakan Bantalan Gelinding Dengan Variasi Kecepatan Putar Berdasarkan Pola Getaran Menggunakan Metoda Envelope Analysis Radhi Maladzi; Toni Prahasto; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.216 KB)

Abstract

Bantalan gelinding merupakan salah satu elemen mesin yang memiliki peran penting pada mesin di mana memiliki fungsi untuk mengurangi besarnya gaya gesek yang ditimbulkan oleh poros saat berputar. Sehingga  kegagalannya menjadi alasan yang paling umum untuk mesin mengalami kerusakan. Jenis kerusakan yang terjadi pada bantalan gelinding meliputi, kerusakan lintasan luar, kerusakan lintasan dalam, kerusakan elemen gelinding, dan kerusakan kombinasi. Pada makalah ini, deteksi kerusakan bantalan gelinding bagian lintasan luar, lintasan dalam, elemen gelinding, atau juga kerusakan kombinasi akan dikaji berdasarkan sinyal getaran. Namun sinyal getaran yang dihasilkan merupakan sinyal modulasi, oleh karena itu diperlukan metoda Analisis envelope untuk mengekstrak informasi dari sinyal modulasi. Analisis sinyal getaran  domain frekuensi setelah dilakukannya Analisis envelope menjadi dasar utama. Pola-pola sinyal hasil getaran dianalisis melalui plot fitur sinyal getaran, kemudian dibandingkan antara kondisi bantalan gelinding normal dan bantalan gelinding yang mengalami kerusakan sebagaimana disebutkan di atas. Dengan cara perbandingan fitur sinyal getaran tersebut, maka deteksi kerusakan bantalan gelinding dapat dilakukan.
SIMULASI AERODINAMIKA MOBIL HEMAT BAHAN BAKAR ‘ANTAWIRYA’ KONSEP 2 MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD) Fathony Imaduddien Yusuf; MSK. Tony Suryo Utomo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1208.754 KB)

Abstract

Pada  akhir  Juli  2011,  jumlah  cadangan  minyak  di  negara-negara anggota IEA (International Energy Agency) sebesar 4.1 miliar barel. Di Indonesia, sekitar Rp. 193,8 triliun  atau 11.5% dialokasikan untuk subsidi BBM pada APBN 2013 di mana  lebih dari 50% subsidi BBM tersebut  dinikmati oleh 20% orang  terkaya di Indonesia. Sebagai tindakan yang membantu mengatasi masalah ini, dilaksanakan peneletian ini. Penelitian ini melakukan modifikasi pada exterior mobil agar memiliki gaya gesek atau CD (Coefficient of Drag) terhadap udara yang  rendah sehingga dapat melaju dengan efisiensi yang lebih baik. Sebelum simulasi, dilakukan terlebih dahulu validasi untuk menentukan solusi kontrol yang tepat. Validasi  pada Backward Facing Step dilakukan pada aliran internal bergeometri 2 dimensi yang mengacu pada jurnal yang sudah dipublikasikan. Hal ini untuk mencari reattachment point pada dasar sisi yang bersinggungan tepat dengan garis deviding streamline di mana aliran tidak kembali menuju arah inlet. Setelah dilakukan validasi dengan tiga model turbulensi, ditentukan Realizable pada solusi kontrol karena memiliki nilai galat terendah terhadap jurnal yang divalidasikan dengan nilai 3.96%.  Hasil simulasi yang menggunakan software CFD ANSYS 14.0 ini menampilkan vektor kecepatan pada 5 bidang horizontal, 5 bidang vertikal, 1 bidang simetris, kontur tekanan statis tampak isometric dan tampak belakang. Simulasi dilakukan pada 6 kecepatan: 10 km/j hingga 60 km/j dengan interval 10km/j. Hasil simulasi dapat dikatakan layak diterima karena sudah melewati beberapa syarat dan kriteria yang sudah ditentukan. Setelah dilakukan simulasi, Konsep 2 (hasil mobil yang dikembangkan) CD dan Re yang lebih rendah di setiap kecepatannya dibandingkan Antawirya dengan penurunan CD terbesar bernilai 0.196 berada di kecepatan 60 km/j atau menghemat 45.617%
ANALISIS KEGAGALAN MATERIAL PIPA FERRULE NICKEL ALLOY N06025 PADA WASTE HEAT BOILER AKIBAT SUHU TINGGI BERDASARKAN PENGUJIAN : MIKROGRAFI DAN KEKERASAN Sanjaya Okky Wijayanto; Athanasius Priharyoto Bayuseno
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.92 KB)

Abstract

Ferrule pipe with nickel alloy N06025 material based on ASTM B 166-04standart is cromium-nikel alloy. In operation condition  ferrule pipe receives heat from reforming gas with the temperature of 960° C continously, It causes structural alteration on ferrule pipe itself. This paper analyze material failure because of high temperature, based on micrograph and thickness hardness examination. Chemical result on EDX examination shows that the existance of white scale with the composition of Na and O2 as high as 38.76 wt%. and 30.16 wt%, respectively. The result of micrograph examination shows that the description of micro structure on ferrule pipe is highly different than normal micro structure. On failure ferrule pipe material shows original grain structutre has vanished dan replaced by transformation shape sekunder product. The result of hardness vickers shows that ferule pipe speciment has higher hardness vickers number if compared with hardness vickers number on nickel alloy N06025 standart of ASTM. Material failure that appears because of high temperature corrotion due to tempering process and rapid quenching because leaking of water steam from shell tube boiler.
DIAGNOSA KERUSAKAN MOTOR INDUKSI DENGAN SINYAL GETARAN Rizka Rosyadi; Achmad Widodo; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.393 KB)

Abstract

Diantara mesin listrik yang ada, motor induksi paling banyak digunakan karena kuat, kokoh, harganya cukup murah, handal, perawatannya mudah, dan efisiensi daya cukup tinggi. Apabila kerusakan pada motor induksi tidak dideteksi pada tahap permulaan akan dapat mengakibatkan kerusakan yang sangat parah dengan berbagai tipe kerusakan. Dari masalah inilah penelitian tentang motor induksi dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sinyal spectrum getaran dari kerusakan pada motor induksi antara lain: kerusakan unbalance , misalignment, broken rotor bars dan bearing. Metode penelitian ini menggunakan tes rig motor induksi. Tes rig ini menggunakan motor induksi dengan 4 variasi kerusakan. Unbalance, misalignment, broken rotor bars, bearing fault. Data sinyal getaran diambil pada kondisi putaran poros di kecepatan 2300 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan unbalance memiliki karakteristik yang terlihat pada sinyal getaran dengan tinggi amplitudo pada 1xrpm (38,44 Hz) sebesar 0,02455 volt. Kerusakan misalignment motor memiliki karakteristik yang terlihat pada sinyal getaran dengan tinggi amplitudo pada 1xrpm (38,44 Hz) sebesar 0,005047 volt dan pada 2xrpm (76,88 Hz) /3xrpm (115,32 Hz) sebesar 0,003906 volt. Broken rotor bars memiliki karakteristik yang terlihat pada sinyal getaran dengan tinggi amplitudo pada 1xrpm (38,44 Hz) sebesar 0,008489 volt dengan sidebands (FP) (23,32 Hz). Bearing fault terlihat pada sinyal getaran yaitu pada nilai yang didapat dari FTF (Fundamental Train Frequency), Bearing BSF (Ball Spin Frequency), Bearing BPFI (Ball Pass Frequency Inner) dan Bearing BPFO (Ball Pass Frequency Outer). Pada penelitian ini didapatkan hasil yang mendekati nilai BPFO pada 139,4 Hz. Dari hasil pengukuran didapatkan bahwa setiap kerusakan pada motor induksi memiliki karakteristik masing – masing dalam pendeteksian dengan sinyal getaran
ESTIMASI KEBUTUHAN BAHAN BAKAR EXECUTIVE SHUTTLE BUS DI WILAYAH SEMARANG SAMPAI TAHUN 2030 MENGGUNAKAN SOFTWARE LEAP (Studi Kasus: Executive Shuttle Bus Jurusan Semarang – Purwokerto) Siska Septi Wijayanti; MSK Tony Suryo Utomo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.222 KB)

Abstract

Konsumsi bahan bakar minyak pada sektor transportasi terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat. Karena tingginya harga bahan bakar minyak baru-baru ini, berbagai studi penelitian dan perencanaan yang berkaitan dengan kebijakan pemakaian kendaraan bermotor banyak dikembangkan. Hal ini penting guna mengembangkan rencana pengelolaan yang optimal dengan memperhatikan trend dan intensitas energi. Salah satu upaya untuk mengurangi permasalahan transportasi adalah dengan adanya layanan executive shuttle bus yang dapat mengefisiensikan pergerakan penumpang antar kota dalam provinsi. Model perencanaan energi yang digunakaan adalah software LEAP, LEAP digunakan untuk memprediksi tingkat konsumsi bahan bakar dan emisi faktor CO2 Non-Biogenic, NO, CO, SO2, NOx dan VOCs sesuai dengan jenis kendaraan yang ada, kebutuhan dasar transportasi , konsumsi energi dan perhitungan total emisi menggunakan beberapa skenario, skenario tersebut adalah business as usual, advanced fuel economy, alternative energy replacement. Hasil dari perencanaan energi didapat total konsumsi bahan bakar armada shuttle bus dari tahun dasar sampai dengan tahun 2030 berdasarkan skenario bussiness as usual adalah 2.139.262 Gigajoule atau setara dengan 42.785.240 liter solar. Pada proyeksi konsumsi bahan bakar dengan menggunakan skenario advanced fuel economy adalah 1.965.710 Gigajoule atau setara dengan 39.314.200 liter solar. Berdasarkan skenario alternative energy replacement dimana CNG menjadi alternatif energi pengganti didapat 1.869.937 Gigajoule atau setara 37.398.740 liter solar. Total emisi gas emisi CO2 Non-Biogenic, N2O, CO, NOx dan VOCs yang dihasilkan menurut TED (Technology and Environmental Database) LEAP secara kumulatif pada skenario BaU (156.863; 4,3; 1.069; 2118; 376,5) metrik ton. Sedangkan pada skenario advanced fuel economy (144.13; 3,9; 982,9; 1.946; 346) metrik ton dan alternative energy replacement (40.504; 4; 1.007; 1995; 354) metrik ton.
PENGARUH WAKTU PENAHANAN PROSES SINTERING TERHADAP NILAI KEKERASAN PRODUK EKSTRUSI PANAS DARI BAHAN BAKU GERAM ALUMINIUM HASIL PROSES PERMESINAN Bagus Sigit Pambudi; Rusnaldy Rusnaldy; Norman Iskandar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.426 KB)

Abstract

This research have a purpose to find out effect of hold time in sintering process about density, hardness value and microstructure from recycling aluminium with powder metallurgy process. Aluminium rod is on turning process produce aluminium chips and then is milling process produce powder with mesh 40. Compaction of aluminium powder until reach the green density with 20 mm length and 14 mm diameter continue with heating or sintering temperature is 350°C during 2, 3, 4, and 5 hours and then the specimen is extrude from 14 mm to 12 mm of diameter. Density and hardness value of aluminium with powder metallurgy process is examination. Result is indicate the longer time of hold time in sintering, density value is increase but hardness value is decrease and increase or coarsening of grain size.
FLUTTER SUPPRESSION AIRFOIL SUDU TURBIN ANGIN MENGGUNAKAN LQG CONTROLLER DAN FUZZY LOGIC Akhmad Fauzilhaq; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1257.362 KB)

Abstract

Turbin angin adalah salah satu dari alat pembangkit listrik energi terbarukan yang memanfaatkan pergerakan angin untuk menggerakkan blade turbin sehingga blade turbin dapat bergerak rotasi, kemudian diteruskan untuk memutar rotor pada generator sehingga akan menghasilkan energi listrik. Semakin besar energi yang dihasilkan, semakin besar pula ukuran turbin yang dibuat, selain perawatan ataupun instalasi menjadi sangat mahal, menaikkan ukuran turbin juga akan menambah masalah baru yaitu masalah aeroelastik. Mengabaikan permasalahan kestabilan dari turbin angin akan menyebabkan kerusakan sistem, dan hal tersebut harus dicegah. Pada fenomena aeroelastik dinamik, jika dalam interaksi tersebut tidak melibatkan gaya eksitasi dari luar maka masalah yang dikaji merupakan masalah stabilitas flutter. Redaman aerodinamik yang dibangkitkan mengakibatkan tambahan energi pada sistem. Sebagai akibatnya, struktur mengalami getaran yang jika dibiarkan bisa bersifat katastrofe. Penelitian kali ini akan menganalisis blade turbin yang direpresentasikan dalam 2D airfoil yang khusus menganalisis flutter 2DOF menggunakan metode – p yang mengubah domain frekuensi menjadi domain waktu dengan bantuan software matlab. Setelah kecepatan flutter didapatkan, analisis selanjutnya adalah analisis kestabilan menggunakan kontrol modern LQG dengan menstabilkan kecepatan setelah fenomena flutter. Setelah menaikkan batas kecepatan flutter selanjutnya adalah mengkontrol gerakan aileron dengan fuzzy logic. Dengan menganalisis kecepatan flutter menggunakan metode – p, maka dapat diketahui batas kecepatan flutter, dan dengan kontrol LQG dan fuzzy logic maka fenomena flutter dapat teratasi.
PERANCANGAN MEKANISME ROLLING MESIN UNTUK ADONAN PIZZA Teguh Indra Firmansyah; Toni Prahasto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.585 KB)

Abstract

Perancangan adalah kegiatan awal dari suatu rangkaian kegiatan dalam proses pembuatan produk. Dalam tahap perancangan dibuat keputusan-keputusan penting, tujuan dari perancangan ini adalah (1) Melakukan analisa kinematik dan kinetik pada mekanisme gerak hook dan adonan. (2) Mengemukakan hasil rancangan mesin gulung untuk adonan pizza. Sebelum melakukan manufaktur dilakukanlah pemodelan alat dalam bentuk gambar CAD (Computer Aided Design). Hal ini dimaksudkan agar dalam proses manufaktur dan pihak bengkel dapat dengan mudah melakukan proses manufaktur. Hasil perancangan mekanisme pengerollan adonan pizza adalah menghitung kinetik pengait dan pizza merancang diameter gulungan merancang bevel gears, sabuk, poros, pengunci, bantalan, dan transmisi daya. Hasil perancangan menunjukkan bahwa mesin ini memliki fungsi yang tepat untuk proses pembuatan pizza dengan perancangan pada setiap komponen dan faktor – faktor yang dijadikan batasan dan panduan dalam memodelkan ulang produk ini adalah: Hukum dasar kejelasan desain, kesederhanaan, dan keamanan prinsip dasar desain, prinsip klarifikasi bagian dan prinsip pendistribusian gaya, dan panduan desain, desain produksi, desain perakitan, dan desain yang argonomis.
DESAIN PROPORTIONAL INTEGRAL DERRIVATIVE (PID) CONTROLLER PADA MODEL ARM ROBOT MANIPULATOR Adhityanendra Pandu Pratama; Munadi Munadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.515 KB)

Abstract

Dalam rangka menuju proses industrialisasi modern di negara Indonesia, harus didukung dengan teknologi yang canggih, contoh nya adalah arm robot manipulator. sebagai pelaku proses produksi sehingga dihasilkan ketepatan,kepresisian, dan kefektifan pada proses produksi. Dengan hal tersebut dibuat sebuah  desain  kontrol PID pada arm robot manipulator dengan tujuan menghasilkan tingkat presisi dan kestabilan   yang lebih baik. Kontroler tersebut didesain, disimulasikan, dan diaplikasikan pada hardware dengan menggunakan software  MATLAB/Simulink, kemudian dianalisa kestabilannya dengan metode root locus. Akrilik digunakan sebagai material pada body arm robot. Selanjutnya komponen utama seperti,  potensiometer sebagai analog input, motor DC sebagai penggerak setiap link, serta Arduino Mega 2560 sebagai mikrokontroler. Akrilik dipilih karena ringan, kuat dan tahan lama.Dalam penelitian ini akan dilakukan penyempurnaan konstruksi mekanik arm robot manipulator yang sudah ada, pemasangan hardware elektronik, dan pemrograman mikrokontroler dengan menggunakan software MATLAB pada Arduino Toolbox. Dari penelitian yang telah dilakukan, model arm robot manipulator  dapat bergerak lebih smooth sesuai dengan input pergerakan potensiometer, dan berada posisi kestabilan saat dianalisa dengan menggunakan root locus.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue