cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
Pengujian Alat Pengolah Limbah Tempurung Kelapa Menjadi Bahan Bakar Alternatif Erwin Destiyantono; Arijanto Arijanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1348.102 KB)

Abstract

Pirolisis merupakan thermo-chemical dekomposisi material organik pada temperatur yang ditingkatkan dalam lingkungan bebas atau sedikit oksigen (anaerob). Tujuan penelitian untuk menguji alat pengolah limbah tempurung kelapa menjadi bahan bakar alternatif, mengetahui jumlah minyak yang dihasilkan pada proses pyrolysis dengan metode counter flow dan parallel flow pada kondensor, mengetahui energi kalor yang dihasilkan pada proses pyrolysis dengan metode counter flow dan parallel flow pada kondenser. Penelitian dilakukan dengan pengujian menggunakan alat pirolisis yang terdiri dari reaktor, pipa distribusi, dan kondensor. Metode penelitian dengan melakukan proses pirolisis pada temperatur 350oC selama 60 menit dengan metode pendinginan counter flow dan parallel flow. Pengujian pirolisator diperoleh data massa bahan bakar sebesar 42 gram digunakan dalam proses pirolisis dengan bahan baku tempurung kelapa 1000 gram, sehingga menghasilkan minyak pirolisis sebesar 198 gram (counter flow) dan 196 gram (parallel flow). Metode counter flow dapat menyerap kalor sebesar 1304,762 kJ dan hilang pada gas sebesar 462,862 kJ, sedangkan parallel flow hanya menyerap kalor sebesar 1200,83 kJ dan hilang pada gas sebesar 545,271 kJ.
DETEKSI KERUSAKAN RODA GIGI DENGAN ANALISIS SINYAL GETARAN BERBASIS DOMAIN WAKTU Rif'an Rif'an; Achmad Widodo; Djoeli Satrijo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1088.408 KB)

Abstract

Sistem transmisi daya yang menggunakan roda gigi telah banyak digunakan pada berbagai jenis penggerak, putaran roda gigi akan menghasilkan gaya kontak antar gigi dan gaya kontak tersebut dapat membuat kerusakan pada permukaan gigi kemudian berlanjut pada kerusakan pitting dan berujung pada kerusakan yang parah. Untuk menghindari kerusakan roda gigi yang lebih parah dibutuhkan perawatan prediktif, salah satu perawatan prediktif dengan menggunakan sinyal getaran. Dari masalah inilah penlitian tentang roda gigi dilakukan, penelitian gearbox ini bertujuan menganalisis spectrum getaran dan karakteristik sesuai dengan jenis kerusakan roda gigi pada gearbox dengan secara eksperimen. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat uji test-rig gearbox, dimana gearbox ini mempunyai rasio 1:2. Gear yang di uji adalah gear yang kecil, dengan menvariasikan menjadi empat yaitu : kondisi roda gigi 1 normal, kondisi roda gigi 2 aus, kondisi roda gigi 3 patah setengah gigi dan kondisi roda gigi 4 patah satu gigi. Data yang diambil pada putaran poros roda gigi konstan 2000 rpm.Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan putaran 2000 rpm, hasil eksperimen diperoleh paduan antara frekuensi, amplitude dan time. untuk roda gigi normal memiliki amplitude cukup kecil yaitu 0.001 volt yang tingginya seragam. Berbeda untuk roda gigi rusak yang jauh lebih besar amplitudenya, untuk roda gigi aus memiliki amplitude 0.17 volt, roda gigi patah setengah gigi 0.19 volt dan  roda gigi patah setengah gigi 0.21 volt
ANALISA EFISIENSI EXERGI BOILER DI PLTU UNIT 3 PT. INDONESIA POWER SEMARANG – JAWA TENGAH Musanta H. Ginting; MSK. Tony SU.; Khoiri Rozi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.889 KB)

Abstract

In this paper, thermodynamic analysis in boiler which placed in Steam Power Plant (PLTU) Unit 3 UBP Semarang and has 200 MW capacities is presented. Thermodynamic analysis used in this paper is exergy analysis. Exergy analysis has function to identify the used of real energy or the quality result of the actual energy consumption and the real lost of energy as result from irreversible process. Exergy can have destruction from irreversible processes and the heat movement to environment. Boiler is the biggest source of exergy destruction in a Steam Power Plant’s system, so there is a big opportunity to increase the efficiency in performance. Therefore the bigger efficiency in boiler’s performance, the lower production cost for fuel consumption in industry. The average score of exergy efficiency and energy efficiency in boiler are each 71, 84% and 72, 40%. Research has resulted that heat exchanger gives the biggest contribution to the exergy destruction’s rate, that is 12, 02 % and combuster also gives contribution to the exergy destruction’s rate in the amount of 8,45 %. Therefore the total of exergy destruction’s rate in boiler is 83,771 MW from the entry exergy which is 409, 3061 MW. Other important point is the air temperature. It has became factor which affects the score of exergy destruction rate and exergy efficiency in combustor, while steam mass flow rate and generator output power are factors which influence the score variation of efficiency of total exergy, efficiency of total energy, the rate of total destruction, efficiency of heat exchanger exergy and the destruction of heat exchanger exergy rate.
PEMBUATAN MODEL DAN SIMULASI TURBIN ANGIN SUMBU HORIZONTAL DENGAN SUDUT BLADE PITCH AKTIF Nurminda Eka Indra Pramana; Joga Dharma Setiawan; Eflita Yohana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.651 KB)

Abstract

Model turbin angin dengan kendali active blade pitch adalah turbin angin dimana sudut blade pitch akan bergerak secara otomatis dengan cara menyesuaikan energi dari angin yang datang. Metode ini untuk menjaga kestabilan kecepatan pada rotor sehingga akan menghasilkan output yang relatif stabil. Aktuator yang digunakan untuk mengatur pergerakan blade adalah servomotor. Dalam penelitian ini akan dilakukan perancangan konstruksi mekanik model turbin angin dengan kendali active blade pitch. Selanjutnya akan dilakukan pemodelan kinematik dan pemodelan dinamik yang digunakan untuk perbandingan terhadap hasil eksperimen. Pemodelan kinematik ini menggunakan MATLAB SimMechanics untuk mendapatkan posisi sudut blade terhadap servomotor, serta menganalisa forward kinematics dengan menggunakan notasi parameter Denavit-Hartenberg (DH parameter) dan Robotic Tool Box. Pada pemodelan dinamik dilakukan dengan menggunakan MATLAB Simulink untuk mendapatkan perbandingan kecepatan putar shaft dengan kecepatan angin. Hasil simulasi pada SimMechanics hampir mendekati dengan model, dimana perbandingan eror rata-rata pada sudut servo dengan sudut blade pitch antara simulasi dengan eksperimen yaitu: 2,9% Dan hasil dari analisa forward kinematik menggunakan D-H parameter dan Robotic Tool Box didapatkan nilai end efector sama, yaitu Px= 19,5 mm dan Py = 110,4mm, sedangkan pada pengujian didapatkan nilai Px= 11,5 mm dan Py = 100,9 mm. Dan Perbandingan kecepatan angin, Vw (m/s) terhadap ω shaft turbin pada hasil eksperimen dengan hasil simulasi hampir mendekati yaitu eror rata-rata: 7,9%. Dan Pada kecepatan angin yang semakin tinggi dan amplitudo fluktuasi sinusoida pada 5º akan menghasilkan amplitudo kecepatan putar shaft, Aω dan amplitudo torsi AT akan  naik secara linear, yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk perancangan sistem tertutup.
PENGARUH BENTUK PROYEKTIL TERHADAP KETAHANAN BALISTIK PADA PLAT BAJA TIPIS Binar Ade Anugra; Rusnaldy Rusnaldy; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.479 KB)

Abstract

Pengujian balistik dikembangkan untuk merancang suatu material anti peluru agar energi peluru yang dihasilkan dari proses penembakan dapat direduksi sebesar mungkin, yang kemudian dihubungkan dengan melihat fenomena yang terjadi akibat dari penetrasi yang diberikan oleh peluru pada suatu material target. Pada perngujiann kali ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jenis bentuk peluru terhadap ketahanan balistik suatu material target.Pada pengujian ini menggunakan peluru berkaliber 4,5 mm yang ditembakan menggunakan senapan angin dengan menggunakan peluru jenis conical, flat, dan hemispherical, dengan massa 0.53 g, 0.6 g, dan 0.54 g, dengan kekerarasan masing masing 5.93 VHN, 5.93 VHN, dan 6.93 VHN, yang melewati sebuah lintasan peluru menuju plat baja 0,2 mm & 0,4 mm dengan nilai kekerasan 481.7 VHN dan 245.93 VHN sebagai material target yang dicekam oleh sebuah jig. Dengan menganalisa dari sisi crater (keliling, tinggi, dan volume), deformasi peluru, dan kedalaman peluru menembus balok sebagai wujud data kualitatif dari besarnya enegi yang diserap oleh plat baja, sehingga menghasilkan kecepatan sisa. Dari setiap variasi tersebut menghasilkan jenis kegagalan berupa kegagalan ulet dengan pembesaran lubang. Peluru conical memberikan kerusakan terbesar sekaligus energi yang diserap oleh pelat sangat besar, sedangkan peluru jenis hemispherical adalah penetrator terbaik.
MELT LOSS DAN POROSITAS PADA ALUMINIUM HASIL DAUR ULANG Fahmi Fasya; Norman Iskandar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.53 KB)

Abstract

Aluminum is a lightweight metal, resistant to corrosion, strong, and easy to get, so its use increasing as a basic material. The accumulation of aluminum scrap that not treated properly can pollute the environment, so need effort to recycle aluminum scrap that can be recovered into new products. Recycling aluminum is profitable in terms of economical, because if these metals are extracted from ore of aluminum is very expensive, pollute the environment, consume large amounts of energy and recycled aluminum becomes the cycle that can occur repeatedly without loss of its properties. Utilization recycling is done through the casting process. Aluminum casting process must be carried out carefully to avoid defective products, one of the most commond efect is porosity. Therefore, it needs to do testing to calculate the porosity in order to improve the quality of casting products. The analysis is using materials from recycled aluminum from beverage cans, household appliances, wheels, and the engine block that cast using sand casting method. Comparisons is 1 kg for each casting. Tests were carried out with density test and then perform calculations to determine the porosity and melt loss. The results of the study showed the highest porosity is specimen from beverage cans with 11,94 % of porosity and density value at 2.58 g/cm3,  followed scrap from wheels with 2.61 g/cm3 density which 10.92% porosity. For porosity scrap from household appliances and engine block, is 7.16% and 5.64%. As for the lowest percentage melt loss is scrap from wheel with percentage 14%. And the highest melt loss is scrap from beverage cans with percentage 18%.
PERANCANGAN DAN UJI ALAT PENGOLAH SAMPAH PLASTIK JENIS LDPE (LOW DENSITY POLYETHYLENE) MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Taufan Landi; Arijanto Arijanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.904 KB)

Abstract

Bahan plastik di dunia banyak dimanfaatkan manusia untuk berbagai aktifitas. Material plastik beragam. Plastik mempunyai dampak negatif sehingga diperlukan proses recycling. Volume plastik yang dapat diolah saat ini berkisar 4 %. Berbagai proses recycle telah dilakukan. Salah satu proses recycle yang lebih menjanjikan dan mempunyai prospek yang baik adalah proses pengolahan bahan limbah plastik menjadi bahan bakar alternatif. Tujuan penelitian ini adalah mengkonversi limbah plastik menjadi bahan bahan bakar alternatif, mengetahui proses pengolahan sampah plastik, dan mengetahui karakteristik bahan bakar yang dihasilkan oleh sampah plastik. Bahan limbah plastik adalah LDPE (Low Density Polyethylene). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat pirolisis yang terdiri dari reaktor, pipa penghubung, kondensor, dan tempat penampungan minyak hasil pirolisis. Metode penelitian ini adalah melakukan proses pirolisis pada temperatur 350oC, 500oC, dan 700oC dan waktu reaksi selama 0-60 menit. Dari hasil penelitian di dapatkan volume yang dihasilkan dari tiga variasi temperatur 350oC, 500oC, dan 700oC adalah 140 ml, 210 ml, dan 365 ml. Densitas yang dihasilkan dari tiga variasi temperature 350oC, 500oC, dan 700oC yaitu 0,7291 gr/ml, 0,7563 gr/ml, dan 0,7336 gr/ml. Nilai kalor yang dihasilkan dari tiga variasi temperature 350oC, 500oC, dan 700oC adalah 36,290 J/gr, 28,517 J/gr, dan 40,124 J/gr. Dari hasil densitas dan nilai kalor yang dihasilkan bahan bakar hasil pirolisis nilai ini mendekati densitas dan nilai kalor pada minyak tanah dan bensin. Dari hasil pengujian untuk suhu optimum diantara tiga variasi suhu yang dilakukan yaitu pada suhu 700oC
PENGARUH PENAMBAHAN UNSUR MAGNESIUM (Mg) TERHADAP SIFAT FISIS DAN MEKANIS MATERIAL CHASSIS BERBAHAN DASAR LIMBAH ALUMINIUM HASIL PENGECORAN HPDC Sardianto Sardianto; Athanasius Priharyoto Bayuseno
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.925 KB)

Abstract

Chassis adalah rangka yang berfungsi sebagai penopang berat kendaraan, mesin serta penumpang. Chassis dibuat dengan material aluminium limbah melalui proses pengecoran. HPDC (High Pressure Die Casting) merupakan salah satu metode dalam proses pengecoran yang memiliki keunggulan dibandingkan dengan metode pengecoran yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data nilai porositas, kekuatan tarik, kekerasan, dan struktur mikro produk chassis. Dalam penelitian ini, HPDC dilakukan pada tekanan konstan 7 MPa dan variasi penambahan unsur magnesium (Mg) 0 wt%, 2 wt%, dan 3 wt%. Uji porositas dilakukan dengan menggunakan hukum Archimedes yaitu menimbang massa basah dan kering spesimen uji. Uji tarik menggunakan Universal Testing Machine, uji kekerasan menggunakan metode Rockwell dengan skala B, dan uji struktur mikro menggunakan mikroskop optik dengan perbesaran 200X. Hasil pengujian porositas menunjukkan bahwa porositas semakin menurun, pada variasi 0% Mg porositas sebesar 7,85%, pada variasi 2% Mg sebesar 3,77%, dan pada variasi 3% Mg sebesar 2,07%.. Hasil pengujian kekerasan menunjukkan bahwa kekerasan meningkat, pada variasi 0% Mg sebesar 62,71 HRB, pada variasi 2% Mg sbesar 65,33 HRB, dan pada variasi 3% Mg sebesar 67,14 HRB. Hal ini terjadi karena solidifikasi terjadi lebih cepat sehingga presipitat tumbuh dengan sempurna yang menyebabkan material memiliki jarak antar butir kristal lebih rapat sehingga sulit terjadi dislokasi pada butir. Presipitat yang terbentuk adalah Magnesium Silikat (Mg2Si). Hasil struktur mikro menunjukkan adanya unsur AlSi dan presipitat Mg2Si serta terlihat adanya porositas pada produk chassis
PENGARUH HEAT TREATMENT T6 PADA ALUMINIUM ALLOY 6061-O DAN PENGELASAN TRANSVERSAL TUNGSTEN INERT GAS TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO Andrea Tri Wibowo; Gunawan Dwi Haryadi; Yusuf Umardani
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.726 KB)

Abstract

Aluminium 6061-T6 mempunyai keunggulan seperti kekuatan tarik relatif tinggi, sifat mampu bentuk (formability) baik, tahan korosi dan merupakan logam ringan. Kelemahan Al 6061-T6 adalah sifat mampu las (weldability) relatif rendah dan sambungan las rentan terhadap kegagalan (failure). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan sifat mekanik dan struktur mikro dari Alumunium Alloy 6061-O pada arah pengelasan transversal dengan las tungsten inert gas (TIG) yang di-post weld heat treatment (PWHT) ataupun yang tidak di PWHT. Pengujian yang digunakan menggunakan perlakuan panas T6 dengan temperatur solution 520oC dan di quenching air dingin, kemudian artificial aging dengan temperatur 180oC dan variasi waktu selama 8 jam, 18 jam, dan 24 jam. Dari hasil pengujian yang dilakukan, material yang di-PWHT selama 18 jam mengalami peningkatan kekuatan dengan nilai tegangan luluh sebesar 118% (247.84MPa), nilai tegangan max sebesar 159% (304.42MPa) dan memiliki nilai regangan yang menurun sebesar 50% yaitu menjadi 9.8%. Nilai kekerasan mengalami peningkatan setelah di-PWHT. PWHT selama 18 jam memiliki nilai kekerasan tertinggi pada daerah heat affected zone (HAZ) yaitu sebesar 97% (129.9Hv). Dari perubahan struktur mikro terlihat adanya perbedaan struktur butir, material tanpa PWHT memiliki ukuran butir yang lebih besar dibanding material yang di-PWHT dan pada PWHT 18jam memiliki ukuran butir yang lebih kecil dari pada PWHT 24jam, namun lebih besar daripada 8jam dan lebih tersebar merata ke seluruh bagian akibat pengaruh panas las dan perlakuan post welding heat treatment.
ANALISIS STRESS CORROSION CRACKING LOGAM KUNINGAN DENGAN METODE U-BEND PADA MEDIA KOROSI SODIUM NITRAT 1M DAN MATTSSON PH=7,2 Pratama Yudha Nugraha; Athanasius Priharyoto Bayuseno
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.309 KB)

Abstract

Stress corrosion cracking (SCC) adalah korosi yang disebakan karena adanya aktivitas kombinasi antara tegangan tarik dan lingkungan, yang menyebabkan terjadinya perambatan retak. Stress corrosion cracking (SCC) sangat berbahaya karena sulit diprediksi kapan terjadinya, seringkali juga tidak bergantung pada laju korosinya. Masalah SCC masih menjadi kendala yang besar walaupun sudah banyak penelitian yang intensif telah dilakukan. Penelitian ini dilakukan pada logam kuningan dengan metode U-Bend, dengan menggunakan variasi media korosi sodium nitrat 1M dan Mattsson pH=7,2. Adapun parameter-parameter yang digunakan di dalam penelitian ini adalah pengurangan berat spesimen, nilai kekerasan dan struktur mikro. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa material setelah mengalami fenomena SCC mengalami penurunan sifat mekanis, ini terlihat dari penurunan nilai kekerasan dan pembesaran ukuran butir (grain size) pada spesimen uji. Sedangkan dari perbandingan variasi media korosi, didapatkan bahwa laju korosi dengan media sodium nitrat lebih besar dibanding laju korosi dengan larutan Mattsson pH=7,2.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue