cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
PENGEMBANGAN EQUIVALENT PLATE MODEL UNTUK ANALISA DINAMIS PADA STRUKTUR PLATE-LIKE WING DENGAN MATERIAL KOMPOSIT Reni Reni; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1524.664 KB)

Abstract

Analisa getaran bebas dilakukan pada struktur sayap pesawat udara yang dibuat menggunakan material komposit. Equivalent plate model dengan first-order shear deformation theory berdasarkan metode Reissner-Mindlin digunakan untuk mendapatkan nilai frekuensi pribadi dan modus getar dari struktur sayap pesawat udara tersebut. Struktur sayap pesawat udara ini dimodelkan dalam bentuk plate-like wing dengan material komposit. Laminat yang simetris diberikan struktur plate-like wing ini. Persamaan gerak diturunkan dari Persamaan Lagrange untuk getaran bebas. Validasi dilakukan pada hasil analisa terhadap data yang ada pada literatur. Hasil validasi menunjukkan kecocokan antara hasil analisa yang dilakukan terhadap data pada literatur
PENGARUH AUSTEMPERING TERHADAP BENTUK DAN UKURAN GRAFIT SERTA SIFAT TRIBOLOGIS BESI COR KELABU UNTUK KOMPONEN REM KERETA API Yusuf Umardani; Agrie F Mizan
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.46 KB)

Abstract

Di indonesia sendiri komponen rem kereta logam masih diproduksi secara industri rumahan. Bahan baku yang digunakan adalah dengan memanfaatkan logam bekas. Dengan memanfaatkan logam bekas biaya produksi menjadi rendah. Namun disamping biaya produksi rendah.bahan baku barang bekas dapat menyebabkan mutu rem yang diproduksi menjadi rendah dikarenakan adanya unsur paduan pada logam barang bekas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu blok rem kereta api yang adadengan cara meningkatkan kekerasan serta meningkatkan ketahanan aus abrasif gesek pada roda kereta api. Untuk meningkatkan daya tahan rem kereta maka dapat dilakukan proses perlakuan panas. Sehingga produk rem dari bahan besi cor dapat ditingkatkan nilai ketangguhanya. Proses penelitian ini adalah dengan melakukan proses perlakuan panas Austemper terhadap spesimen besi cor untuk rem kereta untuk meningkatkan ketangguhanya terhadap beban gesek maupun tekan. Proses Austemper sendiri yaitu memanaskan spesimen gray iron hingga temperature austenite 900oC menggunakan furnance chamber  dengan frekuensi menengah dengan waktu 120 menit. Untuk kemudian dilakukan proses perlakuan Austemper yaitu dicelup pada salthbath dengan  larutan garam KNO3  dengan variasi penahanan temperatur pada temperature 375 oC dengan variasi  penahanan  waktu yang berbeda, Yaitu 30, 60, dan 60 menit. Sehingga dihasilkan peningkatan kekerasan sesuai dengan lama penahanan waktu penahanan Austemper.
PENGGUNAAN BAHAN BAKAR GAS PADA MESIN SEPEDA MOTOR DITINJAU DARI ASPEK DAYA dan TORSI Mochammad Waris Sudrajat; Arijanto Arijanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.327 KB)

Abstract

Pemakaian  bahan  bakar  minyak berpengaruh  negatif  terhadap  dua  hal  pokok.  Pertama, pengaruh  terhadap ketersediaan  bahan  bakar.  Kedua,  pengaruh  terhadap  peningkatan  emisi gas buang yang berimbas pada pemanasan global. Pengujian akan mengkaji efek perubahan bahan bakar dari premium  ke gas (LPG) terhadap performa mesin  sepeda motor Honda SUPRA X- 125 cc helm in karburator meliputi daya, torsi, konsumsi bahan bakar dan efisiensi. Metode pengujiannya menggunakan metode Constant Speed Test. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan:(1)Torsi pengereman yang dihasilkan bahan bahan bakar LPG  mengalami penurunan 9,9% untuk rata rata tiap putaran dari  bahan bakar premium.(2) Daya pengereman yang dihasilkan bahan bahan bakar LPG mengalami penurunan 9,7% untuk rata rata tiap putaran dari bahan bakar premium.(3) Konsumsi bahan bakar LPG lebih tinggi dari bahan bakar premium, namun karena harga bahan bakar LPG lebih murah dari bahan bakar premium  terjadi penghematan biaya sebesar 25,4 % untuk rata rata tiap putaran  dari bahan bakar premium.(4) Untuk sfc(spesifik fuel consumtion) terbaik bahan bakar LPG terjadi pada putaran 4000 sampai 4300 rpm, sedaangkan untuk bahan bakar premium terjadi pada putaran 3000 sampai 4000 rpm.(5) Efisiensi terbaik bahan bakar LPG terjadi pada putaran 3000 sampai 5000 rpm ,sedangakan efisiensi terbaik bahan bakar premium terjadi pada putaran mesin 3000 sampai 3500, ditijau dari prestasi mesin terjadi penurunan performa  mesin bahan bakar LPG dilihat dari aspek torsi dan daya , dengan kata lain pergantian bahan bakar premium ke LPG tidak bisa diterapkan secara langsung karena perbedaan karateristik kedua bahan bakar tersebut dan mesin uji yang dirancang untuk bahan bakar cair
SIMULASI DISTRIBUSI SUHU DAN KELEMBAPAN RELATIF PADA RUMAH TANAMAN (GREEN HOUSE) DENGAN SISTEM HUMIDIFIKASI Mahmudyan Nuriil Fahmi; Eflita Yohana; Sugiyanto Sugiyanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.33 KB)

Abstract

Ada berbagai jenis rumah tanaman yang digunakan untuk daerah tropik . Simulasi dilakukan untuk menentukan distribusi suhu udara dan pola pergerakan udara di dalam rumah kaca . Penelitian ini bertujuan untuk membuat tanaman desain rumah yang bisa melakukan kontrol suhu dan kelembaban relatif secara otomatis sesuai dengan kebutuhan tanaman. Model Greenhouse ( L = 3 m , W = 2 m , H = 2.3 m ) diatur menggunakan ventilasi paksa. Kontrol iklim mikro yang akan dipasang adalah bentuk pengaturan suhu dan kelembaban . Dalam simulasi ini digunakan kipas sirkulasi dan kipas exhaust untuk memberikan distribusi suhu dan kelembaban yang merata . Pengaturan kelembaban dilakukan dengan menggunakan nozzle sprayer, yaitu tetesan air mikro dengan penyemprotan bertekanan tinggi melalui nozzle , yang diharapkan dapat meningkatkan kelembaban di rumah tanaman. Pengukuran Suhu dan kelembaban yang dilakukan pada November 2013 menjadi objek validasi . Hal ini dilakukan dengan memindahkan sensor di beberapa titik di rumah tanaman . Simulasi dilakukan dengan software CFD Solidworks Flow SImulation. Hasil simulasi menunjukkan rumah kaca yang dibuat dalam percobaan telah mampu memberikan kontur dengan distribusi suhu dan kelembaban merata . Penggunaan kontrol suhu-kelembaban dan ventilasi di rumah kaca mampu memberikan penurunan suhu yang signifikan dan peningkatan RH. Selain itu, rata-rata penurunan suhu sebesar 7-9o Celsius.
ANALISA PENURUNAN EFISIENSI MOTOR INDUKSI AKIBAT CACAT PADA CAGE BALL BANTALAN Fajar Septianto; Achmad Widodo; Nazaruddin Sinaga
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.062 KB)

Abstract

Motor induksi merupakan perangkat mesin listrik yang menggunakan prinsip elektromagnetis yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik, kemudian energi mekanik tersebut selanjutnya dimanfaatkan sebagai tenaga penggerak pada berbagai mesin, misalnya untuk menggerakan roda impeller pada pompa, kompresor, crane, generator dan lainya. Motor induksi 3 fasa banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari aplikasi rumah tangga sampai aplikasi industri besar. Motor induksi merupakan salah satu peralatan penting dalam suatu proses produksi pada industri, karena jika motor induksi mengalami penurunan performansi maka suatu proses produksi atau proses kerja industri akan terganggu. Oleh karena itu penting untuk terus memantau performa dari motor tersebut, diantaranya adalah pemantauan adanya kerusakan pada motor dan efisiensi pada motor. Salah satu kerusakan yang biasanya terjadi pada motor induksi adalah kerusakan mekanis yang disebabkan karena adanya overload atau perubahan beban yang mendadak yang berakibat rusaknya bantalan, dan salah satu kerusakan pada bantalan adalah adanya kecacatan atau kerusakan pada cage ball. Tujuan dari penelitian ini adalah memantau dan menganalisa penurunan efisiensi motor induksi akibat kecacatan pada cageball bantalan tanpa mempengaruhi proses motor induksi yang sedang berjalan. Metode penelitian yang dilakukan adalah kajian pustaka dari berbagai literatur yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan berdasarkan standar nasional maupun internasional. Penelitian ini menghasilkan penurunan efisiensi motor induksi pada ketiga bearing yaitu bearing normal non thermal, normal thermal, dan dengan kecacatan cageball mengalami penurunan sekitar 2-3% yang bisa dilihat pada grafik perbandingan rata-rata efisiensi dengan rata-rata overall RMS.
MAMPU BENTUK PLASTIK PADA PROSES VACUUM FORMING DENGAN VARIASI TEKANAN 0.979 bar, 0.959 bar, 0.929 bar, 0.909 bar PADA TEMPERATUR 200 ºC Abdul Ghani K; Eflita Yohana; Dwi Basuki Wibowo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.498 KB)

Abstract

Plastik saat ini telah banyak menggantikan perlengkapan-perlengkapan manusia yang terbuat dari bahan logam, gelas dan kayu. Ini karena plastik mempunyai beberapa kenggulan antara lain sifatnya yang mudah dibentuk, ringan, kuat, tahan karat, sebagai isolator listrik yang baik dan tentunya mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Pada proses pengerjaannya ada beberapa metode yang digunakan, tetapi yang sering digunakan adalah metode thermo forming. Salah satu dari metode thermo forming  yang sederhana adalah vacuum forming. Pada dasarnya metode ini dilakukan dengan memberikan perlakuan panas pada lembaran plastik hingga plastik menjadi lunak (tidak mencapai titik leleh) kemudian dibentuk pada cetakan sesuai yang dikehendaki dengan memberikan tekanan vakum.Ada beberapa parameter yang menentukan kualitas dari hasil cetakan plastik pada proses vacuum forming antara lain, jenis plastik dan ketebalan plastik yang digunakan, temperatur pemanasan dan tekanan vakum yang digunakan. Pada penelitian kali ini sebagai bahan uji digunakan lembaran plastik dengan jenis polyethylene  terephthalate (PET) berukuran 30 cm x 34 cm dengan ketebalan 0,25 mm dan 0,35 mm. Untuk temperatur pemanasan diset pada temperatur konstan sebesar 200 . Dan untuk mencetak plastik dengan kualitas tebaik digunakan tekanan vakum yang divariasikan menjadi 4 variasi tekanan vakum yaitu; 0,979 bar, 0,959 bar, 0,929 bar dan 0,909 bar. Dari hasil penelitian diperoleh tekanan vakum terbaik untuk mencetak plastik dengan tebal 0,25 mm adalah 0,909 bar dan hasil yang sama juga di peroleh untuk plastik dengan ketebalan 0,35 mm yaitu untuk tekanan terbaiknya adalah 0,909 bar.
PERANCANGAN DAN ANALISIS TEGANGAN SISTEM PERPIPAAN AUXILIARY STEAM PADA COMBINED CYCLE POWER PLANT Muchammad Akbar Ghozali; Djoeli Satrijo; Toni Prahasto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.481 KB)

Abstract

Pada combined cycle power plant terdapat berbagai jalur pipa yang memiliki fungsi berbeda-beda. Salah satunya adalah sistem perpipaan auxiliary steam yang berfungsi sebagai steam seal turbin dan proses desalinasi air laut dimana fluida berupa uap didapat dari main pipe (high and low pressure) dan auxiliary boiler. Perancangan sistem perpipaan yang dilakukan dengan melakukan perhitungan terhadap komponen sistem perpipaan berdasarkan standar ASME B31.1 Power Piping. Hasil perhitungan diinput kedalam Software Caesar II untuk mendapatkan tegangan code agar mengetahui rasio tegangan dimana tegangan tertinggi berada dibawah tegangan yang diizinkan. Analisis tegangan menggunakan Software Ansys berdasarkan intensitas tegangan maksimum terhadap tegangan luluhnya. Hasil analisis tegangan code tertinggi menggunakan Software Caesar, didapatkan nilai tegangan sustain sebesar 16.245,5 kPa dibandingkan tegangan yang diizinkan sebesar 117.900 kPa dengan rasio 13,8 %. Tegangan occasional sebesar 26.970,6 kPa dibandingkan tegangan yang diizinkan sebesar 135.585,4 kPa dengan rasio 19,9 %. Tegangan Displacement sebesar 54.053,5 kPa dibandingkan tegangan yang diizinkan sebesar 279.120,6 kPa dengan rasio 19,4 %. Hasil analisis tegangan code ini akan menghasilkan nilai intensitas tegangan maksimum berdasarkan teori kegagalan. Nilai intensitas tegangan maksimum pada Software Ansys akibat tekanan internal sebesar 69.092 kPa, akibat beban sustain sebesar 125.590 kPa, akibat beban occasional sebesar 108.500 kPa, dan akibat beban operasional 146.720 kPa. Nilai intensitas tegangan maksimum akan dibandingkan dengan tegangan luluhnya yaitu 241.316,50 kPa dan harus berada dibawah tegangan luluhnya.
PREDIKSI KONSUMSI BAHAN BAKAR MINYAK UNTUK KENDARAAN DARAT JALAN RAYA SAMPAI TAHUN 2040 MENGGUNAKAN SOFTWARE LEAP Muhammad Fauzi Aditya Nasri; MSK. Tony Suryo Utomo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.62 KB)

Abstract

This study is designed to predict the fuel consumption for passenger cars, motorcycles, buses and trucks in Indonesia from 2010 to 2040 using LEAP software with two scenarios, as which is business as usual (BAU) by assuming growth of fuel consumption without changes from policies and technologies sector and advanced fuel economy (AFE) assuming an increase in vehicle technology which can affect fuel consumption. The simulation results shows fuel required  for passenger car type vehicle in 2040 based on the BAU is 2,579.6 million gigajoules and 2,229.9 million gigajoules for AFE or savings up to 13.56%. Fuel required for motorcycles in 2040 based on the BAU is 1.792,8 million gigajoules and 1.559,9 million gigajoules based on AFE in 2040 or savings up to 13%. Fuel required bus type vehicle in 2040 based on the BAU is 689,6 million gigajoules and 621,9 million based on AFE or fuel savings up to 9,82% . Fuel required for truck type vehicle based on the BAU in 2040 is 4.598,2 million gigajoules and 3,983.0 million gigajoules based on AFE or savings up to 13.39 %.  Exhaust emissions produced by vehicles are passenger cars, motorcycles, buses and trucks in 2040 for the BAU is Carbon Dioxide Non Biogenic (CO2) 266,4 billion Metric Tonnes, Carbon Monoxide (CO) 56,7 billion Metric Tonnes and Nitrogen Oxides (NOx) 31,1 billion Metric Tonnes. As for the AFE, in 2040 for CO2 230,7 billion Metric Tonnes, CO 56,7 billion Metric Tonnes and NOx 31.1 billion Metric Tonnes. At year 2040 the value of CO2 on AFE scenario decreased by 13,41% compare to BAU scenario, but the value of  NOx and CO in the AFE and the BAU scenario is same.
PERANCANGAN GEAR TEST RIG DENGAN PEMBEBANAN PRE TWIST Ahmad Abdul Rozak; Djoeli Satrijo; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.951 KB)

Abstract

Roda gigi adalah bagian dari mesin  yang berputar yang berguna untuk mentransmisikan daya, mengubah kecepatan putar poros, torsi, dan arah daya terhadap sumber daya dari satu komponen mesin ke komponen lainnya. Roda gigi merupakan komponen yang paling banyak digunakan dari jenis penggerak mekanis lainnya dikarenakan memiliki beberapa kelebihan, yaitu; tidak ada slip, efisiensi tinggi, mampu untuk menahan beban lebih, perawatannya relatif mudah, susunannya kompak, umur dan reliabilitasnya tinggi. Namun, dalam praktiknya, roda gigi banyak mengalami failure yang disebabkan oleh fatik karena fluktuasi gaya kontak gigi dan cacat roda gigi. Salah satu cara untuk mengetahui dan mendeteksi kerusakan pada roda gigi adalah dengan melakukan pemantauan spektrum getaran.untuk mengetahui kondisi roda gigi dari data respon getaran yang diukur. Untuk meneliti respon getaran dibutuhkan alat uji roda gigi yang dikenal gear test rig. Penelitian ini bertujuan untuk merancang gear test rig yang akan digunakan untuk mengetahui dan mendeteksi gangguan atau kerusakan pada roda gigi dengan analisa spektrum getaran. Penelitian ini hanya difokuskan pada perancangan gear test rig. Perancangan roda gigi alat gear test  rig merujuk pada perancangan Gustav Niemann karena di pakai sebagai acuan standar internasional ISO untuk membuat roda gigi. Metode perancangan morfologi digunakan dalam perancangan produk gear test rig untuk menghasilkan varian konsep produk, yang kemudian dipilih berdasarkan point tertinggi. Dari hasil perancangan tersebut dihasilkan prototipe alat gear test rig yang aman, kuat, murah dan mudah perakitan dengan umur roda gigi hingga 5.4 hari
KAJI EKSPERIMENTAL ALIRAN DUA FASE WATER-CRUDE OIL MELEWATI PIPA SUDDEN EXPANSION HORISONTAL BERPENAMPANG LINGKARAN Ambangan Siregar; Eflita Yohana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.087 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan karakteristik dan penurunan tekanan pada pipa Pembesaran mendadak dengan rasio diameter 16:26 mm untuk aliran campuran air-crude oil. Variasi yang diberikan berupa penambahan fraksi volume minyak dalam aliran hingga 10% serta laju aliran yang didasarkan pada putaran motor pompa 2400, 2200, 2000, 1800, 1600, dan 1400 rpm. Nilai penurunan tekanan dihitung dari data perbedaan tekanan antara pipa kecil dan besar pada daerah sudden expansion yang diukur dengan manometer U, sedangkan debit aliran diukur menggunakan flow meter. Hasil penghitungan penurunan tekanan pada daerah sudden expansion berkisar antara 250-980  Pa. sedangkan penambahan fraksi volume crude oil sangat berpengaruh terhadap debit aliran, hasil perhitungan debit aliran yang berkisar antara 0,00028 m3/s-0,00065 m3/s.

Page 5 of 55 | Total Record : 549


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue