cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 703 Documents
ANALISIS PENGARUH KETEBALAN ACETABULAR CUP PADA PERFORMA HIP IMPLANT MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Aminuddin Setyo Widodo; Mohammad Tauviqirrahman; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hip joint (sendi pinggul) merupakan sendi yang menghubungkan tulang paha ke panggul. Seiring waktu berjalan sendi ini dapat memburuk dan menimbulkan masalah yang dapat membahayakan fungsinya. Total hip arthroplasty (THA) diperlukan agar penderita penyakit terkait tetap mampu beraktifitas kembali dengan normal. Proses tersebut dilakukan dengan mengganti sendi pinggul yang rusak dengan sendi pinggul buatan (hip implant) yang terdiri atas stem, femoral head, acetabular cup, dan backing cup. Penelitian ini berfokus pada pengaruh ketebalan acetabular cup terhadap hip implant pada kombinasi material yang berbeda. Dengan menggunakan kondisi batas standar yang merujuk pada ASTM F2996-13, analisis 3 dimensi menggunakan metode elemen hingga dilakukan untuk mengetahui pengaruh ketebalan acetabular cup terhadap hip implant. Artikulasi MoP dan MoM dengan material Co-Cr dan UHMWPE digunakan dalam analisis tersebut. Parameter yang digunakan adalah tegangan von Mises pada taperBody, deformasi total dan tegangan von Mises pada seluruh implant. Penelitian ini menunjukkan penambahan ketebalan acetabular cup memiliki pengaruh yang sama seperti penambahan diameter femoral head pada implant, serta implant dengan ketebalan acetabular cup tertinggi memiliki peforma yang lebih baik. Bagaimanapun, menambah ketebalan acetabular cup tidak menghasilkan pengaruh yang signifikan terhadap kontur distribusi tegangan pada keseluruhan implant.
PEMODELAN NUMERIK PENGARUH CO-FIRING WOOD PELLET PADA TEMPERATUR PEMBAKARAN DAN EMISI CO2 PADA BOILER STOKER Daffa Prahananda; MSK Tony Suryo Utomo; Eflita Yohana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya penggunaan bahan bakar fossil dapat menyebabkan peningkatan gas rumah kaca yang berdampak buruk bagi lingkungan. Untuk mengurangi dampak buruk ini dapat digunakan bahan bakar dari sumber energi alternatif seperti biomassa. Co-firing biomassa menjadi salah satu solusi yang sering digunakan untuk meningkatkan porsi penggunaan energi terbarukan. Co-firing memiliki keuntungan pengaplikasian yang mudah dan murah. Aspek yang harus diperhatikan ketika melakukan co-firing adalah temperatur tungku dan emisi gas buang. Penelitian ini menggunakan metode simulasi computational fluid dynamic dengan model turbulensi k-epsilon realizable. Beberapa parameter dalam penelitian ini meliputi temperatur pada tungku, dan emisi gas CO2 pada tungku boiler stoker. Hasil penelitian ini menunjukkan penurunan suhu tungku sebesar 9.3% akibat pembakaran co-firing, dan CO2 meningkat sebesar 65%.
INVESTIGASI EFEKTIVITAS BIOMASSA BAMBU PADA GASIFIER DOWNDRAFT TERBUKA Muhammad Fahd Fachrizal; Muchammad Muchammad; M.S.K. Tony Suryo Utomo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biomassa bambu merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang memiliki potensi besar dalam konversi energi. Salah satu metode yang sering digunakan untuk mengubah biomassa menjadi energi adalah gasifikasi. Gasifikasi biomassa melibatkan proses konversi bahan organik menjadi gas yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. Penelitian investigasi kinerja gasifikasi biomassa bambu pada gasifier downdraft terbuka dengan variasi perlakuan biomassa kering, kuyup, dan campuran menggunakan tekanan hisap 11cmH2O bertujuan untuk mengetahui kadar tar gasifikasi biomasa bambu pada gasifier downdraft terbuka dengan perlakuan variasi kering, kuyup, dan campuran, mengetahui suhu reaktor gasifikasi biomassa bambu pada gasifier downdraft terbuka dengan perlakuan variasi kering, kuyup, dan campuran. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimental, setelah itu merancang untuk mengetahui informasi terkait dengan kinerja biomassa bambu pada tiga variasi perlakuan kering, kuyup, dan campuran. Sedangkan untuk hasil eksperimen bambu yang kompatibel dengan dengan sistem gasifikasi downdraft terbuka dengan kondisi kuyup dan campuran sedangkan untuk kondisi bambu kering tidak kompatibel dengan sistem gasifikasi downdraft terbuka.
ANALISIS RISIKO AKIBAT LEDAKAN GAS HIDROGEN PADA STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR HIDROGEN TIPE TERTUTUP MENGGUNAKAN SOFTWARE FLACS Yoga Surya Ramadhana Djohar; Budi Setiyana; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stasiun pengisian hidrogen (Hydrogen Refueling Station) merupakan salah satu infrastruktur kunci dalam pengembangan energi bersih, namun berpotensi menimbulkan bahaya serius apabila terjadi kebocoran gas hidrogen bertekanan tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik sebaran tekanan, temperatur, dan heat flux akibat kebocoran gas hidrogen pada tangki berkapasitas 52 liter di HRS dengan variasi kondisi operasi dan lingkungan. Simulasi dilakukan pada tangki dengan tekanan operasi 150 bar, 350 bar, dan 500 bar, serta dua kondisi kecepatan angin, yaitu 2 m/s dan 4 m/s, untuk mengevaluasi pengaruh tekanan tangki dan kecepatan angin terhadap besaran parameter bahaya di sekitar sumber kebocoran menggunakan software FLACS. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan tekanan tangki menyebabkan kenaikan tekanan, temperatur, dan heat flux pada posisi target yang paling dekat dengan jarak 1.30 meter dari titik kebocoran. Nilai maksimum yang diperoleh pada target terdekat secara berturut-turut adalah tekanan sebesar 0,170 bar, temperatur sebesar 1442,743 K, dan heat flux sebesar 95,759 kW/m². Hubungan yang hampir berbanding lurus antara kenaikan tekanan tangki dan peningkatan parameter bahaya ini mengindikasikan bahwa kondisi operasi bertekanan lebih tinggi di HRS memerlukan perhatian khusus dalam perancangan sistem keselamatan, penentuan zona berbahaya, serta penyusunan prosedur operasi dan mitigasi risiko.
PENGARUH PENAMBAHAN HIDROKSIAPATIT TERHADAP KARAKTERISASI FILAMEN BIOKOMPOSIT (PCL/PLA/HA) Muhammad Daffa Naufal; Athanasius Priharyoto Bayuseno; Rifky Ismail; Deni Fajar Fitriyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan filamen biokomposit berbahan PLA, PCL dan hidroksiapatit cangkang hijau dengan menggunakan alat single screw extruder secara keseluruhan berhasil dilakukan. Pembuatan filamen pada penelitian ini menggunakan variasi penambahan HA. Penambahan variasi HA pada proses pembuatan filamen biokomposit berpengaruh pada karakteristik filamen yang dihasilkan. Dengan penambahan variasi HA menghasilkan densitas dan tensile strenght, dan degradation rate yang bervariasi. Pada penelitian ini filamen dengan variasi penambahan HA 20 wt% memiliki nilai tensile strength sebesar 21.674 Mpa, nilai densitas sebesar 1.34 gr/cm3, dan degradation rate sebesar 0.217 % Semakin rendah densitas dari filamen juga berpengaruh pada tingkat biodegradable filamen yang dihasilkan semakin cepat filamen mengalami degradasi saat perendaman dengan campuran larutan NaCl dan aquades.
EKSTRAKSI FITUR DOMAIN WAKTU SINYAL GETARAN PADA BEARING ZA-2115 Royana Destin Ramadona; Achmad Widodo; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melakukan proses manufaktur tentunya diperlukan peralatan kerja dengan kondisi baik agar kegiatan produksi tidak mengalami gangguan. Salah satu cara agar peralatan tersebut tetap bekerja dengan baik, diperlukan pemantauan kondisi kesehatan pada bantalan, seperti contoh pada bantalan ZA-2115. Pemantauan kondisi bantalan yang teratur dapat meminimalisir kegagalan operasi atau bahkan terjadi downtime  pada mesin, yang tentunya akan menimbulkan kerugian baik berupa waktu, biaya atau kerugian lainnya.  Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk memantau kondisi bantalan dengan menggunakan data sinyal getaran menggunakan metode ekstraksi domain waktu. Data sinyal getaran yang telah dihasilkan nantinya akan diekstraksi sehingga menghasilkan nilai seperti RMS, skewness, kurtosis dan lain-lain. Setelah itu, dilakuka proses post processing yang bertujuan untuk menghilangkan gangguan atau noise dalam data getaran, sehingga menghasilkan data yang halus dan lebih akurat. Nantinya semua fitur dilakukan perhitungan nilai monotonitas dan trendabilitasnya untuk mengetahui fitur terbaik, yaitu fitur yang sensitif terhadap kegagalan pada bantalan yang nantinya digunakan untuk penelitian lebih lanjut.
ANALISIS KEANDALAN INTEGRATED ELECTRIC HYDRAULIC PUMP PADA MEDIUM EV BUS MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY BLOCK DIAGRAM DAN FAULT TREE ANALYSIS Dhafin Baihaqi Alfan; Ismoyo Haryanto; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Air Conditioner (AC) merupakan subsistem penting pada Medium Electric Vehicle Bus karena berpengaruh langsung terhadap kenyamanan penumpang dan konsumsi energi kendaraan. Kegagalan pada sistem AC dapat menurunkan keandalan operasional bus listrik secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keandalan sistem AC pada Medium Electric Vehicle Bus menggunakan metode Reliability Block Diagram (RBD), Fault Tree Analysis (FTA), dan Risk Based Inspection (RBI). Analisis RBD dan FTA digunakan untuk menentukan probabilitas kegagalan masing-masing komponen, sedangkan RBI diterapkan untuk menetapkan prioritas inspeksi berdasarkan tingkat risiko. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompresor memiliki probabilitas kegagalan tertinggi sebesar 40,5% dan dikategorikan sebagai risiko tinggi, diikuti oleh blower dan sistem kontrol elektronik dengan probabilitas kegagalan masing-masing sebesar 25,1%. Kondensor memiliki probabilitas kegagalan sebesar 15,9% dan termasuk risiko menengah, sedangkan pipa refrigeran dan katup ekspansi masing- masing memiliki probabilitas kegagalan sebesar 10,9% dan dikategorikan sebagai risiko rendah.Penerapan RBI berdasarkan hasil tersebut memungkinkan penentuan strategi inspeksi yang lebih terarah, sehingga dapat meningkatkan keandalan sistem AC dan efektivitas pemeliharaan.
ANALISIS DISTRIBUSI TEKANAN PADA KULIT PASIEN TERBARING PADA KASUR UDARA DENGAN PENAMBAHAN LAPISAN LAYER UNTUK PENCEGAHAN ULKUS DEKUBITUS MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Rasyaldi Arlenza Landarto; Jamari Jamari; Tri Indah Winarni
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pressure ulcers adalah kerusakan lokal pada kulit dan jaringan di bawahnya yang sering terjadi akibat tekanan berkepanjangan pada area tubuh yang menonjol, seperti sakrum. Untuk mencegah terjadinya kondisi ini, berbagai upaya telah dilakukan, salah satunya adalah dengan merancang matras anti decubitus. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa matras jenis ini berperan penting dalam mengurangi risiko terjadinya pressure ulcers, karena dapat membantu mendistribusikan tekanan secara merata pada tubuh, sehingga mengurangi titik-titik tekanan yang bisa menyebabkan kerusakan jaringan. Penelitian yang sedang dilakukan bertujuan untuk mengembangkan lebih lanjut desain matras tersebut dengan menambahkan tiga lapisan pada matras anti decubitus. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan efektivitas matras yang dilengkapi dengan tiga lapisan tambahan dengan matras yang tidak menggunakan lapisan tambahan secara objektif, kuantitatif, terstandarisasi, metodologis, dan sistematis. Data anatomi pasien yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui hasil CT-Scan, yang kemudian digunakan untuk merekonstruksi struktur tubuh pasien, termasuk kulit, lemak, otot, dan tulang. Simulasi dilakukan menggunakan metode elemen hingga dengan perangkat lunak Mimics Research 21, SolidWorks 2022, dan Ansys Workbench 2020 untuk menganalisis tegangan von Mises yang terjadi pada tubuh pasien, matras, dan ketiga lapisan tambahan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tekanan maksimum yang terjadi pada model kasur angin tanpa tambahan tiga lapisan lebih rendah dibandingkan dengan model yang menggunakan lapisan tambahan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa konfigurasi kasur angin tanpa lapisan tambahan lebih efektif dalam mendistribusikan tekanan secara merata dan mengurangi potensi terjadinya luka tekan.
ANALISIS KEANDALAN PADA KOMPONEN VALVE DENGAN MENGGUNAKAN METODE RISK BASED INSPECTION (RBI) DAN PERHITUNGAN MEAN TIME TO FAILURE (MTTF) DI PERUSAHAAN PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) Bagus Yogo Saputro; Gunawan Dwi Haryadi; Yusuf Umardani
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan salah satu sumber utama kehidupan manusia yang kebutuhannya akan semakin meningkat dari waktu ke waktu. Pemenuhan kebutuhan air dapat dilakukan dengan sistem perpipaan atau non perpipaan. Proses perpipaan membutuhkan sistem waterflow yang  berpengaruh pada mesin pompa ketika saluran air tersumbat oleh partikel ataupun karena sungainya mengering pihak instansi dapat mengetahui kekurangan dari debit air yang dihasilkan,sehingga dapat mematikan pompa dikarenakan aliran pipa tidak berjalan dengan baik. Pada sistem perpipaan yang baik terdapat beberapa bagian yang berperan penting untuk menjaga aliran air dalam keadaan yang normal, yaitu peran dari valve. Kerusakan pada valve tersebut dapat mempengeruhi dari segi kualitas produksi pada sistem perpipaan yang ada pada perusahaan air minum terkait. Dalam menghadapi permasalahan tersebut maka diperlukan nya sebuah sistem perawatan atau mainternance yang baik dan terjadwal. Agar sistem ebih terjadwal maka perlu diketahui reliability dari masing-masing komponen kritis pada valve yang digunakan. Reliability didapatkan dengan menggunakan metode risk based inspection dan perhitungan dari nilai mean time to failure untuk menentukan penyebab kerusakan pada komponen kritis. Hasil yang diperoleh pada analisis tersebut adalah tujuh komponen krittis dari beberapa jenis valve yang digunakan yang memiliki nilai MTTF yaitu Disc ─ Check Valve adalah 7.199,42 jam; Handwheel ─ Check Valve adalah 3.599,71 jam; Disc ─ Gate Valve adalah 2.159,82 jam; Handwheel ─ Gate Valve adalah 4.319,65 jam; Stem ─ Butterfly Valve adalah 2.880,18 jam; Disc ─ Butterfly Valve adalah 5.760,36 jam; Handwheel ─ Butterfly Valve adalah 2.880,18 jam. Dari nilai tersebut dibuatlah jadwal perbaikan pada setiap komponen kritis pada valve.
ANALISIS PENGARUH CUT SWEEP RATIO PADA LILY IMPELLER TERHADAP DISTRIBUSI DISSOLVED OXYGEN DI TAMBAK UDANG MARINE SCIENCE TECHNO PARK – UNDIP Jourdy Jhonova Sucandra Cakranegara; Mohammad Tauviqirrahman; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri budidaya perikanan, khususnya budidaya udang di Indonesia, menghadapi tantangan yang signifikan seperti polusi organik, kekurangan oksigen, dan tingginya konsentrasi amonia dan karbon dioksida. Permasalahan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kotoran ikan, pakan yang tidak dimakan, dan limbah. Sistem aerasi, seperti roda dayung, diffuser, dan aerator yang digerakkan oleh impeller, digunakan untuk meningkatkan transfer dan sirkulasi oksigen. Lily Impeller, yang merupakan perkembangan terkini, memiliki penggunaan energi yang lebih rendah dan efisiensi oksigenasi yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi cut sweep rasio terhadap distribusi oxigen terlarut di tambak udang Vaname Marine Science Techno Park. Studi ini menemukan bahwa perubahan cut sweep ratio berdampak pada distribusi oxigen terlarut kolam, tekanan dinamis, dan kecepatan aliran. Dengan distribusi oxigen terlarut terbesar dan tekanan dinamis maksimum 11,5 Pa serta kecepatan aliran maksimum 0,151 m/s, varian "no cut" menunjukkan hasil terbesar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hanya di sekitar aerator yang memiliki kadar oxigen terlarut yang cukup tinggi untuk menopang kehidupan udang, oleh karena itu, diperlukan aerator tambahan untuk memastikan oxigen terlarut didistribusikan secara merata ke seluruh tambak.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026 Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026 Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025 Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025 Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024 Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue