cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 703 Documents
ANALISIS SIMULASI CASING DONUT PADA POMPA SENTRIFUGAL UNTUK APLIKASI FISH PUMP BESERTA MATERIALNYA Deni Erlangga; Yusuf Umardani; Shofwan Bahar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemindahan ikan hasil tangkapan dari jaring ke dalam kapal merupakan tahapan kritis yang berpengaruh terhadap kualitas dan kelangsungan hidup ikan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi kinerja pompa ikan berbasis single screw pump dengan fokus pada karakteristik aliran dan implikasinya terhadap keamanan transport ikan. Desain pompa dikembangkan menggunakan perangkat lunak CAD dan dianalisis melalui simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) pada dua variasi kecepatan putar impeller, yaitu 1000 rpm dan 2000 rpm. Parameter evaluasi meliputi pola aliran, distribusi kecepatan fluida, tingkat turbulensi, gradien tekanan, laju aliran massa, serta potensi beban mekanis dan keausan material. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada kecepatan 1000 rpm, aliran fluida cenderung lebih stabil dan kontinu dengan distribusi kecepatan yang lebih merata serta tingkat turbulensi yang lebih rendah dibandingkan 2000 rpm. Kondisi ini menghasilkan gradien tekanan yang lebih landai dan beban mekanis impeller yang lebih kecil, sehingga lebih aman untuk transport ikan hidup dan berpotensi meningkatkan umur pakai material pompa. Sebaliknya, peningkatan kecepatan hingga 2000 rpm menghasilkan laju aliran massa yang lebih tinggi namun disertai peningkatan turbulensi dan risiko kerusakan fisik ikan. Berdasarkan hasil tersebut, kecepatan putar 1000 rpm dinilai lebih optimal untuk aplikasi pompa ikan berbasis single screw pump dari aspek hidrodinamika, keamanan ikan, dan keberlanjutan material.
ANALISIS PENGARUH VARIASI KOMPOSISI ZEOLIT ALAM DAN BINDER KAOLIN DENGAN PERLAKUAN KALSINASI TERHADAP PENGGUNAAN SECARA BERULANG PADA KATALIS TERHADAP HASIL UJI KARAKTERISASI BIODIESEL BERBAHAN BAKU MINYAK KELAPA SAWIT Yusuf Hamdhany; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Katalis adalah bahan yang meningkatkan laju reaksi tanpa mengubah komposisi zat reaksi. Katalis dibagi menjadi heterogen dan homogen. Katalis heterogen dalam bentuk pelet sering digunakan dalam produksi biodiesel karena kelebihannya seperti kekuatan mekanis tinggi, dapat digunakan berulang, bentuk variatif, dan mudah dikontrol. Produksi pelet katalis melibatkan penghancuran batuan zeolit, pengayakan serbuk, pencampuran serbuk zeolit dengan bahan pengikat, kompaksi serbuk menjadi pelet, lalu dikalsinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi persentase bahan dan penggunaan berulang pada kualitas dan kuantitas biodiesel yang dihasilkan. Pengujian dilakukan pada produksi biodiesel dari minyak kelapa sawit selama 3 jam pada suhu 60℃. Pengujian meliputi penentuan yield dan karakterisasi biodiesel, yang meliputi densitas, viskositas, dan bilangan asam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mengalami penurunan dimensi dan perubahan bentuk fisik, pelet tetap layak digunakan kembali dan menunjukkan ketahanan yang baik terhadap siklus penggunaan berulang. Sementara itu pada katalis zeolit alam 75:25, yield awal 96% menurun menjadi 93,33% pada penggunaan ulang. Pada variasi 70:30, yield awal 93,33% menurun menjadi 90,67%. Densitas tertinggi diperoleh pada katalis 75:25 dengan 887,969 kg/m³, menurun menjadi 883,622 kg/m³ pada penggunaan ulang. Viskositas terendah adalah pada katalis 70:30 pengujian 2 dengan 4,170 mm²/s. Angka asam terkecil adalah pada katalis 75:25 pengujian 1 dengan 0,056 mg-KOH/g.
STUDI PENGGUNAAN FITUR DOMAIN WAKTU GUNA MEMANTAU TREN DEGRADASI ROLLING ELEMENT BEARING Achmad Rozan Mazaya; Achmad Widodo; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi terbarukan semakin meningkat, dengan tenaga angin menjadi salah satu sumber energi yang paling berkembang. Turbin angin terdiri dari berbagai komponen penting, salah satunya adalah bantalan pada poros kecepatan tinggi. Kegagalan bantalan dapat menyebabkan downtime signifikan dan biaya perawatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis trend degradasi bantalan turbin angin menggunakan data getaran dan ekstraksi fitur domain waktu. Setelah ekstraksi fitur kemudian dilakukan post proccecing pada data. Fitur-fitur tersebut kemudian diranking berdasarkan dua metrik utama yaitu monotonicity dan trendability. Monotonicity mengukur konsistensi perubahan fitur sepanjang waktu, sementara trendability mengukur frekuensi perubahan arah tren dalam data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metrik monotonicity dan trendability efektif dalam mengidentifikasi fitur-fitur yang paling indikatif untuk menunjukkan trend degradasi bantalan. Analisis ini memberikan wawasan berharga tentang pola degradasi dan kondisi kesehatan bantalan pada turbin angin. Implementasi metode ini dalam pengelolaan kesehatan mesin dapat meningkatkan keandalan dan mengurangi biaya operasional dalam industri energi terbarukan.
DESAIN DAN PEMBUATAN PROTOTIPE LOWER-LIMB EXOSKELETON UNTUK PASIEN PASCA-STROKE HEMIPARESIS BERDASARKAN ANALISIS QFD DAN ANALISIS STRUKTUR MEKANIK Yosep Octavianus; Mochammad Ariyanto; Rifky Ismail
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hemiparesis pasca stroke mengakibatkan asimetri pola berjalan (gait) dan penurunan kekuatan otot yang membatasi mobilitas pasien secara signifikan. Alat bantu konvensional yang bersifat pasif seringkali tidak mampu memberikan dukungan korektif yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan lower-limb exoskeleton yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pasien hemiparesis. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan Quality Function Deployment (QFD) untuk menerjemahkan kebutuhan pengguna menjadi spesifikasi teknis, yang memprioritaskan engsel fleksibel dan material ringan. Validasi desain mekanik dilakukan menggunakan simulasi elemen hingga (Finite Element Analysis) dengan perangkat lunak ANSYS, sementara evaluasi performa prototipe dilakukan melalui uji jalan menggunakan sensor Inertial Measurement Unit (IMU). Hasil simulasi struktur menunjukkan bahwa desain aman untuk digunakan dengan tegangan maksimum (Von Mises stress) sebesar 8,394 MPa pada komponen box utama dan deformasi yang sangat minim. Pengujian eksperimental menunjukkan bahwa sistem kendali mampu mengikuti profil gait asistif yang ditargetkan dengan responsivitas tinggi, terutama pada fase swing (70–100%) untuk membantu elevasi tungkai, meskipun terdapat sedikit deviasi pada fase mid-stance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa prototipe yang dikembangkan memenuhi kriteria fungsional dan keamanan sebagai alat bantu rehabilitasi aktif untuk mengoreksi asimetri gait.
ANALISIS KARAKTERISTIK MOTOR BAKAR TORAK 4 LANGKAH DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR RON 90 Ghifari Iswandito Dermawan; Muchammad Muchammad; Khoiri Rozi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internal combustion engine (ICE) adalah sebuah mesin yang bekerja dengan cara merubah energi kimia menjadi energi mekanik melalui proses pembakaran bahan bakar fosil. Pada mesin ini siklus daya dan siklus pembakaran terjadi didalam satu sistem. Salah satu jenis ICE yang paling banyak digunakan adalah mesin bakar torak 4-langkah (4-stroke internal combustion engine), yang bekerja pada prinsip siklus Otto (Otto Cycle). Proses kerja mesin bakar torak 4-langkah dapat dijelaskan melalui diagram proses siklus Otto. Mesin bakar torak 4-langkah memiliki sebuah karakteristik yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik daya, torsi, efisiensi termal, dan konsumsi bahan bakar spesifik pada mesin bakar torak 4-langkah. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan observasi langsung menggunakan mesin uji yang dihubungkan dengan sebuah dinamometer yang digunakan untuk melakukan pengukuran terhadap berbeapa parameter kinerja mesin seperti torsi, daya dan putaran mesin. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan perangkat lunak untuk mendapatkan karakteristik performa mesin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum performa mesin bensin memiliki karakteristik kenaikan yang melandai sepanjang putarannya hingga mencapai puncaknya pada putaran tinggi sebelum mengalami penurunan. Karakteristik konsumsi bahan bakar spesifik mesin ICE menunjukkan nilai yang baik pada putaran menengah, sementara itu karaktersitik efisiensi termal mesin ICE menunjukkan nilai yang tinggi pada putaran mesin menengah.
DESAIN MESIN FORMING ULTRA HIGH MOLECULAR WEIGHT Adrian Siregar; Susilo Adi Widyanto; Paryanto Paryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses thermoforming, penggunaan udara bertekanan semakin berkembang dari waktu ke waktu. Alasannya adalah karena kebutuhan masyarakat seperti kebutuhan sehari-hari sangat dibutuhkan untuk kebutuhan aktivitas sehari-hari, seperti terbuat pada material UHMW. Penelitian ini berfokus pada proses pengujian kinerja dari silinder pneumatik dengan menggunakan material Ultra High Molecular Weight Polyethylene-1000. Tujuan utama dari pengujian ini adalah untuk menguji efisiensi dan efektivitas dari sistem piston yang bergerak pada silinder pneumatik yang digunakan pada proses penekanan sebagai alat tekan guna untuk membentuk wadah yang sesuai diinginkan selama proses thermoforming. Perancangan pada sistem pneumatik juga sudah berkembang pesat, sehingga tidak lagi dilakukan secara manual melainkan dapat dilakukan dengan bantuan perangkat lunak, seperti kompitasi dan simulasi. Penggunaan perangkat lunak ini lebih cepat dan mudah dalam proses thermoforming. Sistem pneumatik adalah alat yang menggunakan udara sebagai sumber energi, komponen yang diperlukan dalam sistem pneumatik, yaitu kompresor udara atau unit penyuplai udara, unit pengolahan udara (filter, regulator, dan lubrication), unit pengatur atau katup yang paling utama adalah silinder pneumatik yang berfungsi sebagai alat yang dapat mengubah energi udara bertekanan menjadi energi mekanik (gerak linear batang silinder). Implementasi pada sistem pneumatik sudah terbukti lebih efektif di beberapa perusahaan industri besar, seperti Automated Production Equipment, Sorting System, Emergency Breaks, dll. Dengan demikian, sistem pneumatik sangat direkomendasikan untuk aplikasi industri maupun manufaktur dalam proses thermoforming UHMW. Sehingga, proses thermoforming pada sistem pneumatik sangat dibutuhkan untuk menciptakan berbagai produk yang dapat menunjang kebutuhan konsumen.
ANALISIS STRUKTURAL CHASSIS BUS MENGGUNAKAN SOFTWARE SOLIDWORKS Muhammad Alfan Hidayat; Ismoyo Haryanto; Budi Setiyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis struktural Chassis bus menggunakan software SolidWorks dilakukan untuk mengidentifikasi material yang paling efisien dan kuat dalam pembuatan Chassis bus. Penelitian ini menekankan pada lima variasi material, yakni Aluminium 6061-T6 dan Aluminium 7075-T6. Melalui metode elemen hingga, dilakukan simulasi untuk mengevaluasi tegangan von Mises, deformasi maksimum, faktor keamanan, dan frekuensi natural pada berbagai kondisi beban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aluminium 7075-T6 merupakan material yang paling efisien dan memiliki performa terbaik untuk digunakan sebagai bahan pembuatan Chassis bus, dengan keunggulan pada aspek kekuatan dan efisiensi berat dibandingkan material lainnya. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam desain dan pengembangan Chassis bus yang lebih aman dan efisien.
INVESTIGASI KINERJA GASIFIKASI BIOMASSA JAGUNG PADA GASIFIER DOWNDRAFT TERBUKA MENGGUNAKAN VARIASI PERLAKUAN KERING, KUYUP, DAN CAMPURAN Thirafi Nabil Fawwaz; Muchammad Muchammad; M.S.K. Tony Suryo Utomo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim saat ini menjadi salah satu masalah global yang disebabkan oleh meningkatnya kadar karbon dioksida (CO₂) di atmosfer. Energi terbarukan merupakan solusi dari permasalahan tersebu. Diperkirakan Indonesia memiliki sekitar 1,5 miliar ton biomassa setiap tahunnya. Biomassa dapat diubah menjadi listrik melalui proses gasifikasi, di mana biomassa padat diubah menjadi gas yang mudah terbakar, disebut syngas, yang kemudian digunakan untuk menghasilkan listrik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi penggunaan biomassa tongkol jagung pada sistem gasifikasi Downdraft terbuka. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan eksperimen. Pengujian biomassa tongkol jagung akan divariasikan dengan kondisi kering, kuyup, dan campuran dengan pengujian selama 6 jam. Hasil penelitian menunjukan biomassa tongkol jagung kering dan tongkol jagung kuyup kompatibel dengan sistem gasifikasi Downdraft terbuka dengan masing masing nilai efisiensi sebesar 3,63% dan 4,23 %. Sedangkan biomassa tongkol jagung kuyup tidak kompatibel dengan sistem gasifikasi Downdraft terbuka karena pengujian tidak dapat berlangsung selama 6 jam yang diakibatkan oleh suhu yang terus menurun sehingga proses gasifikasi tidak dapat berlangsung. Kesimpulannya, efisiensi sistem gasifikasi Downdraft terbuka dipengaruhi oleh jenis biomassa dan pengkondisiannya. Pada penelitian ini biomassa tongkol jagung bersifat hygroskopis sehingga memiliki daya penyerapan air yang tinggi. Hal tersebut menyebabkan terjadi penurunan suhu pada proses gasifikasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah informasi pada sistem gasifikasi Downdraft terbuka sehingga pengembangan akan terus mencapai hasil yang lebih optimal.
ANALISIS STRUKTUR UNDERFRAME DUMP TRUCK KAPASITAS 32 TON DENGAN MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD Ray Timotius Silalahi; Djoeli Satrijo; Ojo Kurdi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi merupakan hal penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Dengan adanya transportasi, pekerjaan manusia menjadi sangat terbantu. Mulai dari perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya dan juga memindahkan barang dapat dengan efisien dilakukan karena adanya transportasi. Bisa dikatakan, kehadiran transportasi dapat membantu bisnis dan juga kelancaran roda ekonomi. Salah satu contoh dari transportasi adalah truk. Komponen yang sangat penting dalam kendaraan adalah sasis. Sasis berfungsi sebagai penopang komponen truk serta menyokong beban dari kendaraan. Sasis biasanya terbuat dari material besi atau baja yang telah didesain khusus sehingga mampu menahan beban yang diterima dan dapat memenuhi segala kebutuhan seperti keamanan dan ketahanan truk itu sendiri. Sasis didesain khusus untuk mampu menahan beban yang ada pada truk, yang mana tegangan akan terjadi pada saat truk dibebani oleh beban truk itu sendiri ataupun saat mendapat beban tambahan dari muatan. Karena sasis berperan penting dalam kendaraan, maka harus dipastikan sasis memiliki struktur yang kuat. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan analisis pada sasis dump truck untuk memastikan kualitas dari strukturnya. Hasil dari simulasi statis yang dilakukan pada sasis dump truck, didapatkan nilai tegangan von-mises sebesar 195,53 MPa untuk pembebanan vertikal, 195,6 MPa untuk pembebanan lateral, 197,51 MPa untuk pembebanan gaya dorong, 139,78 MPa untuk pembebanan pengereman, 221,24 MPa untuk pembebanan masuk lubang, 227,23 MPa untuk pembebanan dua roda masuk lubang, dan 312,36 MPa untuk pembebanan kombinasi. Hasil ini masih tergolong aman karena jauh dibawah kekuatan luluh atau yield strength yang memiliki nilai 620,4 MPa.
RANCANG BANGUN RANGKA FOOTPRINT SCANNER PENGEMBANGAN DARI DOCUMENT SCANNER SEBAGAI ALAT UNTUK MENDETEKSI TIPE TELAPAK KAKI Natasia Nikita Rezekina Cibro; Dwi Basuki Wibowo; Yusuf Umardani; Mohammad Rizqi Abdul Basyith
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis pengembangan desain scanner melalui modifikasi rangka dan kaca agar mampu menahan beban hingga 100 kg tanpa mengubah sistem pemindaian yang ada. Pengembangan dilakukan dengan membandingkan desain lama dan desain baru, di mana pada desain baru pembebanan difokuskan pada satu kaki pengguna sementara kaki lainnya ditempatkan pada tatakan tambahan untuk menjaga keseimbangan. Perancangan dilakukan menggunakan SolidWorks dan analisis kekuatan struktur menggunakan simulasi statik struktural ANSYS dengan parameter deformasi, tegangan, dan faktor keamanan pada rangka besi dan kaca window glass tebal 10 cm. Hasil simulasi menunjukkan bahwa rangka dan kaca pada kedua desain berada dalam kondisi aman berdasarkan seluruh parameter analisis. Desain baru memberikan distribusi beban yang lebih efisien dengan tegangan kaca lebih rendah dan faktor keamanan lebih tinggi dibanding desain lama, meskipun deformasi kaca sedikit lebih besar akibat sistem penopangan yang hanya menggunakan klem di sisi kanan dan kiri. Secara keseluruhan, desain scanner baru dinilai lebih efisien, aman, dan lebih sesuai dengan kondisi penggunaan aktual dibandingkan desain lama.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026 Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026 Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025 Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025 Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024 Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue