Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Menanamkan Nilai-Nilai Pada Anak Melalui Keteladanan Orangtua Vinsensius Bawa Toron; Andarweni Astuti
Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Vol 7 No 3 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_bk.v7i3.1565

Abstract

The three pillars of education namely family, school and community are the foundation for building today's educational civilization. The purpose of this research is to realize the role of parents and teachers as companions instilling values ​​to advance the dignity and nobility of the nation. The method used by researchers is a qualitative approach studying the literature and also using interviews, as supporting data. The findings, departing from some of the theories put forward in the introductory section, the researcher analyzed in several social media, newspapers, magazines and interviews found that relevant and creative methods in accompanying children to instill values ​​must match the reality they experience every day Together with parents in the family, teachers at school and friends in the community, it really helps students find their identity. Accompanying while instilling value, not only an expression but an action. Therefore the behavior of students needs to be analyzed, studied further and needs to be re-evaluated. From the results of the interviews, of these three pillars, the education of children in the family is under the responsibility of the parents. Meanwhile, education in schools is seen as a means of further education communication from within the family. Similarly, education in society is an integral part of the two pillars Abstrak: Tiga pilar pendidikan yakni keluarga, sekolah dan masyarakat menjadi fondasi membangun peradaban pendidikan masa kini. Tujuan penelitian ini untuk menyadari peran orangtua dan guru sebagai pendamping menanamkan nilai -nilai untuk memajukan martabat dan keluhuran bangsa. Metode yang digunakan peneliti adalah pendekatan kualitatif mempelajari literatur kepustakaan dan juga menggunakan wawancara, sebagai data pendukung. Hasil temuan, berangkat dari beberapa teori yang dikemukakan pada bagian pendahuluan, peneliti menganalisa dalam beberapa media sosial, koran, majalah dan hasil wawancara ditemukan bahwa metode yang relevan dan kreatif dalam mendampingi anak-anak untuk menanamkan nilai-nilai harus sesuai realitas yang dialaminya setiap hari bersama dengan orangtua dalam keluarga, guru di sekolah dan teman-teman masyarakat, sangat membantu peserta didik menemukan jati dirinya. Mendampingi sambil menanamkan nilai, tidak hanya sebuah ungkapan tetapi perbuatan. Karena itu prilaku peserta didik perlu dianalisanya, mengkajinya lebih jauh dan perlu dievaluasi kembali. Dari hasil wawancara, dari tiga pilar ini pendidikan anak dalam keluarga berada di bawah tanggung jawab orang tua. Sementara itu, pendidikan di sekolah dipandang sebagai sarana komunikasi pendidikan lanjutan dari dalam keluarga. Demikian pula pendidikan di masyarakat merupakan bagian integral dari kedua pilar itu
Implementasi Fungsi Pengarahan dan Pengendalian dalam Manajemen Pendidikan di SMP Panggudi Luhur Domenico Savio Semarang Hermania Bhoki; Vinsensius Bawa Toron Bawa Toron
Gaudium Vestrum - Jurnal Kateketik Pastoral VOL. 7, NO. 1, JUNI 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Kateketik Pastoral Katolik (STKPK) Bina Insan Keuskupan Agung Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61831/gvjkp.v7i1.154

Abstract

Quality education is an indicator of the success of educational institutions in implementing the role of education management appropriately. This article intends to describe and examine the application of the role of direction and control in educational management at the Panggudi Luhur Domenico Savio Junior High School Semarang. Data obtained through in-depth interviews with informants and documentation. Data analysis uses the method discovered by Miles and Huberman. The research concludes that Panggudi Luhur Junior High School Domenico Savio Semarang applies the function of directing and controlling function in education management well. The directing function is carried out by the principal by guiding, suggesting, giving encouragement, directions and instructions so that teachers and employees personally and communally can work hard, work fast, work productively as well as cooperate and work together well, correctly, according to their duties and functions. Internal and external control is carried out by conducting academic supervision to determine the quality and quantity of teacher work in carrying out its role in planning, implementing and evaluating learning based on quality standards set in the framework of achieving the school's vision, mission and goals.
PELATIHAN TATA PERAYAAN EKARISTI DAN IBADAT SABDA TANPA IMAM DI PAROKI HATI KUDUS YESUS RITAWOLO KEUSKUPAN LARANTUKA Vinsensius Bawa Toron; Hermania Bhoki; Fransiska Nuli; Paulina Penun Lewar
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 8: Agustus 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dengan fokus pada pengembangan pemahaman dan pelaksanaan perayaan Ekaristi dan ibadah tanpa Imam, memiliki tujuan sentral yaitu meningkatkan pemahaman umat terhadap liturgi dan simbolisme Ekaristi dan Sabda. Pendekatan ini diwujudkan melalui metode pelatihan interaktif, diskusi kelompok yang mendorong pertukaran ide, serta melibatkan permainan peran untuk memberikan pengalaman langsung. Refleksi terstruktur mendukung pemahaman mendalam, menghasilkan hasil berupa pemahaman yang lebih kaya tentang makna simbolis dan tata perayaan, serta mendorong partisipasi umat dalam ibadah dengan penuh semangat. Dengan demikian, program ini berhasil memberikan wawasan yang lebih mendalam terkait perayaan Ekaristi dan Ibadah Sabda Tanpa Imam, mengokohkan ikatan spiritual umat dengan ritus liturgis, dan memberikan sumbangan berarti bagi pertumbuhan iman dan partisipasi aktif dalam kehidupan gerejawi.
Optimalisasi Penggunaan Media Digital oleh Lembaga Keagamaan untuk Pendidikan Agama: Sebuah Analisis dan Rekomendasi Strategi Vinsensius Bawa Toron; Fidelis Regi Waton
DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 8, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30648/dun.v8i2.1316

Abstract

Abstract. This research aimed to analyze the use of digital media by Catholic religious institutions in providing substantial and in-depth religious education material. The research method used is netnography, with the target of researching the use of digital media as a means of delivering religious education material by Catholic religious institutions in East Flores and Lembata Regencies. The research result showed that information or religious education material delivered via digital media is still lacking in substance, depth and relevance to spiritual needs, although it must also be acknowledged that it has provided an emotional and visual experience for students.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media digital oleh lembaga-lembaga keagamaan Katolik dalam penyediaan materi pendidikan agama yang substansial dan mendalam. Metode penelitian yang digunakan adalah netnografi, dengan sasaran penelitian penggunaan media digital sebagai alat penyampaian materi pendidikan agama oleh lembaga-lembaga keagamaan Katolik di Kabupaten Flores Timur dan Lembata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi atau materi pendidikan agama yang disampaikan melalui media digital masih kurang substantif, mendalam, dan relevan dengan kebutuhan spiritual, meskipun juga harus diakui telah memberikan pengalaman emosional dan visual bagi peserta didik.
NILAI-NILAI ADAT DALAM KBG DI DESA TANALEIN KECAMATAN SOLOR BARAT KABUPATEN FLORES TIMUR Vinsensius Bawa Toron; Paulinus Tibo
NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober, NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.931 KB) | DOI: 10.56444/nalar.v1i2.150

Abstract

Penelitian ini dengan judul Nilai-nilai Adat dalam Komunitas Basis (KBG). Penelitian dilakukan di Desa Tanalein, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah normatif sosiologis. Komunitas Basis Gereja (KBG) sejak  Gereja perdana telah terbentuk. Komunitas Basis Gereja yang ditekankan adalah nilai kesetiaan, hidup bersama, bekerja bersama, loyalitas, saling membagi, saling mendengar, bersama melakukan pelayanan Injil Kerajaan Al1ah dan bersama menyerukan pertobatan. Bertolak dari nilai-nilai dimaksud, Gereja lokal juga telah memiliki nilai budaya telah tumbuh dan berkembang. Gereja lokal melihat itu sebagai  kekayaan dalam pengembangan KBG. Koun dan wuu’ lolon dalam bercocok tanam yang diangkat dalam penelitian ini memiliki nilai-nilai kerjasama, saling mendengar dan bersyukur. Untuk menuju model KBG masa kini, maka prinsip Koun dan wuu’ lolon  yang telah merasuk di setiap klan dalam adat istiadat dalam hal ini bercocok tanam harus menjadi menjadi prinsip-prinsip yang menjiwai sebuah KBG. 
KARAKTER BANGSA: BUDAYA KOMUNIKASI DALAM KOMUNITAS Bawa Toron, Vinsensius
IN VERITATE LUX Vol 3 No 2 (2020): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi,
Publisher : STP St. Bonaventura Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63037/ivl.v3i2.61

Abstract

The culture of communication in the family community means that each person will know what love, affection and sacrifice are. Instilled in love and sacrifice appears to be a common interest, similarity, affinity. The family as a small institution and a gift from God, the key to harmony starts from within the family, such as placing trust, setting an example or role model so that children are interested or interested in what they emulate and emulate. Therefore, the key to achieving harmony in the family is to build a culture of continuous communication
AJARAN SOSIAL GEREJA TENTANG MEMBANGUN KELUHURAN MARTABAT MANUSIA SEBAGAI CITRA ALLAH Toron, Vinsensius Bawa; Marinus, Yohanes
IN VERITATE LUX Vol 1 No 1 (2018): IN VERITATE LUX: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi,
Publisher : STP St. Bonaventura Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63037/ivl.v1i1.78

Abstract

Many kinds of policy and program should be deeply rooted in our belief to God and for people prosperity themselves. Empowerment which is involve worship is meaningful if it is directed to human prosperity as God creature which is him alike. Church social doctrine which is printed in encyclical emphasize that the process of empowerment does not make them having attitude of dependency to power of a big scale economic or government, but escape them from dependency. There for encyclical contains that PSE commission should develop people skill and potential so that they are able to create independent economic business, and PSE commission should control public policy direction in economic or politics in order to strengthen public prosperity (bonum commune). PSE commission should be able to push public policy creator and doer to work honestly, fair, and concern about common interest. Creating network marketing and business micro which train and creating work place for who are not skillful enough. This action should be developed and facilitated further, so that group business which have got skill training about farming and craft are able to market business result.
Pendampingan dalam Penyusunan SOP: Kunci Keberhasilan Organisasi Toron, Vinsensius Bawa; Atakelan, Pius; Anutopi, Yohana Tokan; Geon, Agustina Farida Bulu
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Desember (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i2.380

Abstract

Kegiatan pendampingan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) di Taman Seminari St. Clara Pohon Bao bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun SOP yang relevan, sistematis, dan aplikatif. Metode yang digunakan mencakup pembentukan kelompok kerja, pendampingan intensif, diskusi, presentasi hasil, serta pelatihan teknis. Pendekatan ini melibatkan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan, memastikan keselarasan dokumen SOP dengan kebutuhan operasional lembaga. Dukungan penuh dari manajemen memperkuat semangat peserta, menghasilkan 50 SOP terintegrasi dan peningkatan koordinasi antarbagiannya. Diharapkan model pendampingan ini dapat menjadi acuan bagi lembaga Taman Seminari atau lembaga Taman kanak kanak (TKK)  lain. Saran mencakup alokasi waktu lebih luas dan pelatihan tambahan guna optimalisasi proses serupa di masa depan.
Penerapan Strategi Guru dalam Menanamkan Nilai Kejujuran pada Peserta Didik Sekolah Dasar Lebao, Yohana Antonia Nini; Toron, Vinsensius Bawa; Tukan, Petrus
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 8, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v8i2.31719

Abstract

Abstract: This study aims to describe the strategy of Catholic Religious Education (PAK) teachers in shaping the honest character of students at Penikenek Elementary School. This research is important to do because the value of honesty is the main foundation in the formation of the character of students with integrity, but in practice it is often ignored in everyday life at school. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and documentation. the data analysis technique used in this research is the Miles and Huberman model, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that honest character is instilled through value learning, habituation, exemplary, and educational sanctions. Teachers act as role models and moral facilitators who instill the value of honesty consistently according to the teachings of the Catholic faith. Despite challenges such as cheating behavior and minor dishonesty, a reflective and humanist approach helps students develop moral awareness. This study recommends strengthening school and parent cooperation, continuous teacher training, and integration of honesty values in all learning processes to form a school culture with character.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) dalam membentuk karakter jujur peserta didik di SDN Penikenek. Penelitian ini penting dilakukan karena nilai kejujuran merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter peserta didik yang berintegritas, namun dalam praktiknya sering kali diabaikan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Miles dan Huberman, yaitu redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter jujur ditanamkan melalui pembelajaran nilai, pembiasaan, keteladanan, dan pemberian sanksi edukatif. Guru berperan sebagai teladan dan fasilitator moral yang menanamkan nilai kejujuran secara konsisten sesuai ajaran iman Katolik. Meskipun ditemukan tantangan seperti perilaku mencontek dan ketidakjujuran kecil, pendekatan yang reflektif dan humanis membantu siswa mengembangkan kesadaran moral. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kerja sama sekolah dan orang tua, pelatihan guru secara berkelanjutan, serta integrasi nilai kejujuran dalam seluruh proses pembelajaran untuk membentuk budaya sekolah yang berkarakter.
Penerapan Role Modeling dalam Pendidikan Agama Katolik untuk Pembentukan Karakter Siswa: Studi Kasus di SMP Negeri 2 Atadei, NTT Watun, Yohanes; Toron, Vinsensius Bawa
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.933

Abstract

Penerapan Role Modeling dalam Pendidikan Agama Katolik untuk Pembentukan Karakter Siswa: Studi Kasus di SMP Negeri 2 Atadei, NTT. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan role modeling dalam Pendidikan Agama Katolik (PAK) sebagai upaya pembentukan karakter siswa di SMP Negeri 2 Atadei. Objek penelitian adalah penerapan role modeling oleh guru PAK di sekolah tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru PAK, kepala sekolah, siswa, orang tua, dan tokoh agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAK secara konsisten menjadi teladan nilai-nilai Kristiani melalui perilaku sehari-hari dan keterlibatan dalam kegiatan keagamaan. Siswa mengakui terinspirasi oleh sikap guru PAK, meskipun tantangan eksternal seperti pengaruh media digital dan kurangnya dukungan keluarga memengaruhi keberhasilan pembentukan karakter. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya peningkatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan Gereja, serta penyediaan sarana pembelajaran yang relevan untuk mendukung pendidikan karakter di sekolah.