cover
Contact Name
Firdaus Annas
Contact Email
rumahjurnal@uinbukittinggi.ac.id
Phone
+6281374148356
Journal Mail Official
tanmiyah.uinbukittinggi@gmail.com
Editorial Address
Data Center Building, 2nd floor, State Islamic University of Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Gurun Aua St, Kubang Putih, Banuhampu, Agam - West Sumatra - Indonesia Tel. 0752 33136 | Fax 0752 2287
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal
ISSN : -     EISSN : 31251552     DOI : https://doi.org/10.30983/tanmiyahimpact
Core Subject :
The journal focuses on applied service and impact in: Islamic Economics & Finance: zakat, waqf, infaq, financial inclusion, microfinance (BMT), and integration of Islamic social finance. Islamic Business & Entrepreneurship: halal industry development, MSME incubation, sharia marketing, and supply-chain and logistics for halal products. Institutional Empowerment: governance and sharia audit outreach, literacy and capability programs for cooperatives, schools, pesantren, and local governments. Fintech & Digitalization: adoption of sharia fintech, digital payment literacy, and platform design for community business services. Accounting & Management Services: Islamic accounting literacy, cost and pricing assistance, business model innovation, risk management, and compliance. Socio-Economic Policy & Impact: impact evaluation, policy briefs, advocacy for inclusive growth, poverty alleviation, and sustainability (Maqāṣid al-Sharī‘ah).
Arjuna Subject : -
Articles 72 Documents
Analisis Persepsi Konsumen Terhadap Label Halal Pada Produk Makanan Kemasan Untuk Pilihan Pembelian Aman Muhammad Rizki; Septria Susanti
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi konsumen terhadap label halal pada produk makanan kemasan di Indonesia, negara dengan mayoritas penduduk Muslim, di mana label halal memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan konsumen dan memastikan kepatuhan agama. Penelitian bertujuan untuk memahami bagaimana konsumen menafsirkan dan menghargai label halal dalam pengambilan keputusan pembelian. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kualitatif interpretatif, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara selama kegiatan pengabdian masyarakat (KKN) di desa pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen menyadari pentingnya label halal, namun banyak yang belum memahami secara menyeluruh proses sertifikasinya. Label halal memengaruhi rasa nyaman secara spiritual sekaligus keputusan pembelian. Konsumen muda cenderung mengutamakan harga dan rasa dibanding label halal, sehingga diperlukan edukasi dan sosialisasi yang lebih baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kesadaran, aksesibilitas, dan pendidikan mengenai label halal, khususnya bagi generasi muda dan produsen skala kecil, dapat mendukung perilaku konsumen yang etis dan religius. Kolaborasi antar pemangku kepentingan direkomendasikan untuk memperkuat sistem sertifikasi halal yang terpercaya. This study examines consumer perceptions of halal labels on packaged food products in Indonesia, a country with a predominantly Muslim population where halal labeling is essential for consumer trust and religious observance. The research aims to explore how consumers interpret and value halal labels in their purchasing decisions. A qualitative interpretative approach was employed, with data collected through observations and interviews conducted during community service activities (KKN) in a rural village. Findings show that while most consumers recognize the importance of halal labels, many lack comprehensive understanding of the certification process. Halal labels influence both spiritual comfort and purchasing choices. However, younger consumers often prioritize price and taste over certification, indicating a need for improved education and outreach. The study concludes that enhancing awareness, accessibility, and education regarding halal labeling—especially among youth and small-scale producers—can promote ethical and religious consumer behavior. Collaboration among stakeholders is recommended to strengthen the halal certification system and foster a trusted halal ecosystem
Mengenali Ciri-Ciri Uang Asli Sebagai Edukasi Publik Untuk Mencegah Peredaran Uang Palsu Fathul Alim Azka; Wikasanti Dwi Rahayu
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minimnya pemahaman masyarakat mengenai perbedaan uang asli dan palsu meningkatkan risiko menjadi korban peredaran uang palsu, khususnya pada anak-anak dan orang tua. Meskipun Bank Indonesia telah menyediakan panduan resmi, sosialisasi di tingkat masyarakat masih terbatas. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengenali uang asli serta mencegah peredaran uang palsu. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui observasi dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi keuangan berbasis partisipasi mampu meningkatkan kemampuan peserta dalam mengenali ciri-ciri uang asli secara mandiri serta menerapkan metode 3D dengan benar. Antusiasme peserta menegaskan efektivitas pendekatan partisipatif dalam meningkatkan literasi finansial. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan edukasi keuangan di tingkat masyarakat berperan penting dalam pencegahan peredaran uang palsu, khususnya di wilayah Jorong Cicawan yang sebelumnya minim sosialisasi perbankan. Limited public understanding of distinguishing between genuine and counterfeit money increases the risk of becoming victims of counterfeit currency, particularly among children and the elderly. Although Bank Indonesia provides official guidelines, outreach at the community level remains limited. This community service aims to enhance public knowledge and skills in recognizing genuine money and preventing the circulation of counterfeit money. The method used is Participatory Action Research (PAR), involving active community participation through observation and documentation during the activities. The results indicate that participatory financial education improves participants’ ability to independently identify the characteristics of genuine money and correctly apply the 3D method. Participants’ enthusiasm also highlights the effectiveness of the participatory approach in enhancing financial literacy. These findings suggest that strengthening community-based financial education plays a vital role in preventing counterfeit money circulation, particularly in Jorong Cicawan, where prior banking outreach was limited.
Peningkatan Kompetensi Sistem Informasi Akuntansi Melalui Bimbingan Di Bank Sampah Lansek Manih Azhara Rizaltul Ramadhana; Muhiddinur Kamal
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah yang efektif menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah No. 13 Tahun 2012 mendorong perubahan paradigma pengelolaan sampah, salah satunya melalui program bank sampah di tingkat nagari sebagai implementasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bimbingan dalam pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada Bank Sampah Lansek Manih di Nagari Muaro, Kabupaten Sijunjung. Dengan meningkatnya tuntutan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan, penerapan SIA yang efektif menjadi sangat penting. Namun, masih terdapat kendala baik dari segi teknis maupun sumber daya manusia dalam memahami dan mengoperasikan sistem ini. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan dan dokumentasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa bimbingan dalam penggunaan SIA mampu meningkatkan akurasi pencatatan keuangan, mempermudah pelaporan, serta mendukung tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel di Bank Sampah Lansek Manih. Temuan ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengelolaan keuangan berbasis SIA pada program bank sampah di wilayah lain. Effective waste management is a crucial effort in maintaining environmental sustainability. The government, through Government Regulation No. 13 of 2012, encourages a paradigm shift in waste management, including the implementation of waste bank programs at the village level as part of the 3R principle (Reduce, Reuse, Recycle). This study aims to provide guidance in the utilization of the Accounting Information System (AIS) at the Lansek Manih Waste Bank in Nagari Muaro, Sijunjung Regency. With increasing demands for accountability and transparency in financial management, the effective implementation of AIS is essential. However, there are still challenges in both technical aspects and human resources in understanding and operating this system. This community service employs a qualitative approach with data collection techniques including field observations and documentation. The results indicate that guidance in using AIS improves the accuracy of financial records, facilitates reporting, and supports more transparent and accountable governance at the Lansek Manih Waste Bank. These findings are expected to serve as a model for AIS-based financial management in other waste bank programs
Pemberdayaan Keramba Ikan Di Jorong Gasang Untuk Meningkatkan Produktivitas Dan Ketahanan Ekonomi Warga Maninjau Keni Savina; Widya Syafitri
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ikan dengan sistem keramba merupakan salah satu sumber penghidupan utama masyarakat Jorong Gasang. Namun, pengelolaan tradisional yang diterapkan saat ini masih membatasi produktivitas dan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi operasional keramba ikan serta mendeskripsikan upaya pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan budidaya. Metode yang digunakan bersifat kualitatif, meliputi observasi, wawancara, dan analisis SWOT, dengan data diperoleh dari petani ikan setempat dan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas budidaya keramba memerlukan inovasi teknologi sederhana, manajemen pakan yang efisien, serta perluasan akses pemasaran. Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan kolaborasi dengan lembaga terkait juga terbukti penting dalam optimalisasi sistem keramba. Dukungan kelembagaan dan infrastruktur yang memadai dapat memperkuat keberlanjutan jangka panjang. Dengan demikian, pendekatan terpadu yang menggabungkan teknologi, edukasi, dan kebijakan diperlukan untuk mentransformasi budidaya keramba tradisional menjadi sektor ekonomi yang tangguh di Jorong Gasang. Fish cage farming (keramba) is a primary livelihood source for the people of Jorong Gasang. However, the current traditional management limits productivity and income. This study aims to analyze the operational conditions of fish cages and describe community empowerment efforts to improve productivity and sustainability. A qualitative approach was employed, including observation, interviews, and SWOT analysis, with data collected from local fish farmers and relevant stakeholders. The results indicate that enhancing the effectiveness of fish cage farming requires simple technological innovations, efficient feed management, and expanded market access. Community empowerment through training and collaboration with relevant institutions is also crucial for optimizing the keramba system. Adequate institutional support and infrastructure can further ensure long-term sustainability. Therefore, an integrated approach combining technology, education, and policy is essential to transform traditional fish cage farming into a resilient economic sector in Jorong Gasang.
Edukasi Literasi Keuangan Untuk Siswa Sekolah Dasar SDN 03 Limo Badak Malalak Timur Secara Efektif Rafli Karlis; Fajriyani Arsya
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan membentuk kebiasaan pengelolaan uang yang bertanggung jawab pada siswa kelas V SDN 03 Limo Badak, Malalak Timur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi keuangan pada siswa sekolah dasar di Indonesia, yang berdampak pada pengambilan keputusan ekonomi di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek utama penelitian adalah siswa, sedangkan guru dan kepala sekolah berperan sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa awalnya belum memahami konsep dasar keuangan, termasuk menabung dan membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Penerapan pendidikan literasi keuangan melalui celengan, permainan edukatif, dan buku cerita anak terbukti meningkatkan pengetahuan dan minat siswa, sekaligus menumbuhkan karakter positif seperti disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan literasi keuangan sejak dini sangat penting untuk membentuk kebiasaan pengambilan keputusan keuangan yang bijak. This community service study aims to enhance financial literacy and develop responsible money management habits among fifth-grade students at SDN 03 Limo Badak, Malalak Timur. The study addresses the low financial literacy levels among Indonesian elementary school students, which may impact their future economic decision-making. The research employs a descriptive quantitative approach, using observations, interviews, and documentation as data collection techniques. The primary subjects were students, with teachers and the school principal serving as supporting informants. Findings indicate that most students initially lacked understanding of basic financial concepts, including saving and distinguishing between needs and wants. Implementation of financial literacy education through piggy banks, educational games, and storybooks effectively increased students’ knowledge and interest, while also fostering positive character traits such as discipline, responsibility, and independence. The study concludes that early financial education is essential to establish lifelong habits of wise financial decision-making
Pendampingan Sertifikasi Produk Halal Madu Galo-Galo Jorong Kukuban untuk Peningkatan Kepercayaan Konsumen Roni Tua Nasution; Wikasanti Dwi Rahayu; Dinda Paradila; Putri Handayani; Lili Kurniati
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sertifikasi halal kini tidak hanya menjadi persyaratan hukum Islam, tetapi juga kebutuhan pasar untuk menjamin kualitas produk dan membangun kepercayaan konsumen. Artikel pengabdian masyarakat ini membahas pelaksanaan sertifikasi halal sebagai bentuk tanggung jawab moral dan ekonomi bagi pelaku usaha Muslim, dengan fokus pada produk Madu Galo-Galo di Jorong Kukuban. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan proses sertifikasi halal, kendala yang dihadapi pelaku usaha, serta dampak setelah memperoleh sertifikasi halal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi proses sertifikasi. Hasil menunjukkan bahwa meskipun proses sertifikasi melalui skema deklarasi mandiri BPJPH relatif sederhana, pelaku usaha tetap memerlukan pendampingan teknis dan edukasi mendalam mengenai standar halal. Sertifikasi halal terbukti meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar, dan meningkatkan nilai ekonomi produk. Halal certification is no longer merely a religious requirement but also a market necessity to ensure product quality and consumer trust. This community service article discusses the implementation of halal certification as a form of moral and economic responsibility for Muslim businesses, focusing on Madu Galo-Galo products in Jorong Kukuban. This study employed a qualitative descriptive approach to describe the process of halal certification, the challenges faced by local businesses, and the impact after obtaining halal certification. Data were collected through interviews, observations, and documentation of the certification process. The results indicate that although the certification process under the BPJPH self-declaration scheme is relatively simple, businesses still require technical guidance and comprehensive education regarding halal standards. Obtaining halal certification has contributed to increasing consumer confidence, expanding market access, and enhancing the economic value of the products
Sosialisasi Zakat Dan Infak Sebagai Instrumen Keuangan Islam Dalam Meningkatkan Kepedulian Siswa SDN 02 Palupuh Tivani Emerald Dios; Yolanda Rahmi Safitri
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai zakat dan infak sebagai instrumen keuangan Islam sekaligus menanamkan karakter kepedulian sejak usia dini. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 02 Palupuh dengan melibatkan 14 siswa kelas IV. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dan edukatif melalui metode pembelajaran berbasis permainan, meliputi penayangan video, bercerita, kuis interaktif, serta pembuatan kotak infak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami perbedaan antara zakat dan infak serta menunjukkan antusiasme tinggi dalam melakukan infak secara sukarela. Guru melaporkan adanya perubahan positif pada sikap siswa terhadap kegiatan infak mingguan setelah program dilaksanakan. Pendekatan ini terbukti efektif menanamkan nilai-nilai Islam secara kontekstual sekaligus meningkatkan literasi keuangan sejak usia dini. Program ini diharapkan dapat direplikasi dan dijadikan program rutin dalam pembentukan karakter berbasis nilai ekonomi Islam. This community service study aims to enhance elementary school students’ understanding of zakat and infak as Islamic financial instruments while fostering caring character from an early age. The program was implemented at SD Negeri 02 Palupuh, involving 14 fourth-grade students. A participatory and educational approach was applied using play-based learning methods, including video presentations, storytelling, interactive quizzes, and the creation of donation boxes. The results indicate that students successfully understood the differences between zakat and infak and showed high enthusiasm in voluntarily practicing infak. Teachers observed positive changes in students’ attitudes toward weekly infak activities following the program. This approach effectively instills Islamic values contextually while enhancing financial literacy from an early age. The program is recommended for replication as a sustainable character-building initiative based on Islamic economic principles
Sosialisasi Implementasi Sistem Pembayaran Digital QRIS untuk Meningkatkan UMKM di Jorong Balai Badak Azian Erdawati; Intan Sari
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses sosialisasi dan implementasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) bagi pelaku usaha di Jorong Balai Badak, Nagari Batu Kambing. QRIS merupakan sistem pembayaran digital berbasis kode QR yang dikembangkan untuk mendukung inklusi keuangan dan efisiensi transaksi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi QRIS meningkatkan pemahaman dan minat sebagian pelaku usaha, terutama usaha muda. Namun, tantangan seperti literasi digital rendah, keterbatasan perangkat, dan kualitas jaringan internet masih menjadi hambatan. Implementasi QRIS memberikan dampak positif berupa kemudahan transaksi, pencatatan keuangan otomatis, dan perluasan akses pasar. Dukungan lanjutan, pelatihan berkelanjutan, dan infrastruktur diperlukan agar implementasi QRIS dapat merata dan berkelanjutan di masyarakat pedesaan, khususnya dalam konteks nagari. This study aims to analyze the socialization and implementation process of QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) for business actors in Jorong Balai Badak, Nagari Batu Kambing. QRIS is a QR code-based digital payment system developed to support financial inclusion and transaction efficiency. The study used a qualitative descriptive method, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that QRIS socialization increased understanding and interest among business actors, especially young entrepreneurs. However, challenges such as low digital literacy, limited devices, and internet quality remain. QRIS implementation has positive impacts, including ease of transactions, automatic financial records, and expanded market access. Continuous support, training, and infrastructure are needed to ensure equitable and sustainable QRIS adoption in rural communities, particularly within the nagari context
Penerapan Sapta Pesona Di Air Terjun Sarasah Maninjau Untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Lokal Okta Nur Anisa; Widya Syafitri
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan Sapta Pesona di Air Terjun Sarasah Maninjau sebagai upaya mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan layanan masyarakat. Sapta Pesona yang mencakup nilai Aman, Tertib, Bersih, Indah, Sejuk, Ramah, dan Kenangan diterapkan melalui sosialisasi, gotong royong membersihkan lingkungan, penghijauan, pengelolaan keamanan dan ketertiban, serta pelatihan pelayanan ramah bagi wisatawan. Metode penelitian menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa penerapan Sapta Pesona berhasil meningkatkan kesadaran wisatawan akan pentingnya menjaga lingkungan sehingga tetap terjaga keasliannya. This study discusses the implementation of Sapta Pesona at Sarasah Maninjau Waterfall as an effort to support sustainable tourism development and improve the quality of the environment and community services. Sapta Pesona, which includes the values of Safe, Orderly, Clean, Beautiful, Cool, Friendly, and Memorable, is implemented through socialization, community-based environmental cleaning, reforestation, security and order management, and friendly service training for tourists. The research method used is field research with a qualitative descriptive approach. The results indicate that the implementation of Sapta Pesona successfully increases tourists’ awareness of the importance of preserving the environment so that it remains in its original condition.
Upaya Meningkatkan Literasi Masyarakat Tentang Akad Perbankan Syariah Melalui Program Edukasi Interaktif Jorong Halalang Ari Anggara; Era Sonita
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Jorong Halalang, khususnya pemahaman terhadap akad-akad dalam perbankan syariah. Kurangnya pemahaman tentang akad seperti mudharabah, musyarakah, murabahah, dan ijarah menjadi kendala dalam penerapan keuangan syariah inklusif. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur, wawancara, dan edukasi interaktif langsung bersama masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan edukasi yang kontekstual dan praktis berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap prinsip keuangan syariah serta mendorong minat menggunakan layanan keuangan syariah. Tingkat partisipasi dan antusiasme peserta menunjukkan metode ini efektif. Studi ini merekomendasikan pengembangan program literasi keuangan syariah berbasis komunitas yang disesuaikan dengan kondisi lokal untuk memberdayakan masyarakat pedesaan. This study aims to improve the financial literacy of the community in Jorong Halalang, particularly in understanding contracts (akad) in Islamic banking. Limited knowledge of contracts such as mudharabah, musyarakah, murabahah, and ijarah hinders the implementation of inclusive Islamic finance. The research used a qualitative descriptive approach through literature review, interviews, and interactive education with the local community. The results indicate that contextual and practical educational activities significantly enhance community understanding of Islamic finance principles and encourage the use of Islamic financial services. The high level of participation and enthusiasm of participants demonstrates the effectiveness of this method. This study recommends the development of community-based Islamic financial literacy programs tailored to local conditions to empower rural communities.