cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELLING (STUDI KASUS KASRYAWAN PT. INDOFOOD CBP SUKSES MAKMUR TBK. DIVIS NOODLE CABANG SEMARANG) Satria Hadi Pratama; Susatyo Nugroho W.P
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.1 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1207.046 KB)

Abstract

Stres kerja merupakan kondisi ketegangan yang dialami karyawan dalam menghadapi pekerjaan sehingga dapat mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang. Stres yang terlalu besar dapat mengancam kemampuan seseorang untuk menghadapi lingkungan. Sebagai hasilnya, pada diri karyawan berkembang berbagai macam gejala stres yang dapat mengganggu pelaksanaan kerja. Berdasrkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat stres kerja yang dihasilkan oleh karyawan dan seberapa besar pengaruh stres tersebut terhadap kinerja karyawan PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Semarang. Penelitian ini menggunakan metode Stuctural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan bantuan program LISREL, sedangkan model penelitian mengacu pada model penelitian Khuo-Shun Sun & Hawjeng Chiou (2011). Sampel yang digunakan adalah 150 responden. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa variabel Strategi-strategi coping memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan (loading = 0,93 ; t-value = 4,49). Kedua, variabel Penyebab Stres Kerja memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap variabel Kinerja Karyawan (loading = -0,22 ; t-value = -2,19). Kemudian yang terakhir variabel Penyebab Stres Kerja memiliki pengaruh yang positif, namun tidak signifikan terhadap Strategi-strategi coping (loading = 0,13 ; t-value = 1,11).  AbstractJob stress is a condition of tension experienced by employees in the face of the work that can affect emotions, and conditions of a person's thought processes. Stress that is too large can threaten a person's ability to deal with the environment. As a result, the employees themselves developing various kinds of stress symptoms that may interfere with the implementation of the work. Pursuant to these conditions, this study aims to determine the extent of work stress generated by employees and how much influence the stress on the performance of employees of PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Semarang. This study uses stuctural Equation Modeling (SEM) using LISREL program aid, while the model of research refers to research model Khuo-Shun Sun & Hawjeng Chiou (2011). The samples used were 150 respondents. The results showed that the variable data processing coping strategies have a positive and significant effect on the variable Employee Performance (loading = 0.93; t-value = 4.49). Second, Job Stress Causes variable has a negative and significant effect on the variable Employee Performance (loading = -0.22; t-value = -2.19). Then the last one variable causes Work Stress has a positive influence, but not significant to Coping Strategies (loading = 0.13; t-value = 1.11).
ANALISIS POTENSI BAHAYA SERTA REKOMENDASI PERBAIKAN DENGAN METODE HAZARD AND OPERABILITY STUDY (HAZOPS) (Studi Kasus PT. Bukit Asam Tbk) Ratih Rahayu Putri
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.779 KB)

Abstract

Sektor pertambangan saat ini menjadi salah satu sektor utama yang menggerakkan roda perekonomian Indonesia. Salah satu perusahaan pertambangan Batubara di Indonesia adalah PT. Bukit Asam (Persero) Tbk di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Dalam meningkatkan produktivitas PT.Bukit Asam masih memiliki masalah dalam pengendalian keselamatan dan kesehatan kerja. Keselamatan kerja adalah kondisi keselamatan yang bebas dari resiko kecelakaan dan kerusakan yang mencakup tentang kondisi bangunan, mesin, peralatan keselamatan, dan kondisi pekerja. Bengkel utama merupakan salah satu tempat di PT.Bukit Asam yang memiliki risiko tinggi yang terdiri dari beberapa bagian bengkel, yaitu bengkel APT (Alat Penunjang Tambang), fabrikasi, reparasi & fitting, dan listrik. Berdasarkan hasil inspeksi k3 dan wawancara, setiap bulannya terjadi lebih dari 5 kecelakaan di bengkel utama. Oleh karena itu, dilakukan analisis yang bertujuan untuk mengidentifikasi kecelakaan kerja serta aspek-aspek penyebabnya dan mengetahui level/tingkat risiko bahaya sehingga dapat diberikan saran perbaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Hazard and Operability Study (HAZOP). Hasil penelitian menunjukkan 15 pekerjaan di bengkel utama memiliki resiko cedera berat dan 1 pekerjaan memiliki resiko kematian. Berdasarkan hasil penelitian diberikan usulan dengan 5 hierarki pengendalian bahaya kerja, yaitu Eliminasi, Substitusi, Pengendalian Teknik, Pengendalian Administratif, dan Personal protective equipment atau APD. ABSTRACTThe mining sector is currently one of the main sectors that drive the economy of Indonesia. One of the coal mining company in Indonesia is PT. Bukit Asam (Persero) Tbk in Tanjung Enim, South Sumatra. In improving productivity acid PT.Bukit still have a problem in the control of occupational safety and health. Safety is a safety condition that is free from the risk of accidents and damages that include the condition of the building, machinery, safety equipment, and conditions for workers. The main workshop is one place that has a high risk that consists of several parts of the workshop, the workshop APT (Mine Support Equipment), fabrication, repair & fittings,and electricity. Based on the results of inspections k3 and interviews, each month more than five accidents occurred in the main workshop. Therefore, an analysis to identify work accidents and those aspects of the causes and determine the level / degree of risk of harm that can be given suggestions for improvement. The method used in this research that Hazard and Operability Study (HAZOP). The results showed 15 jobs in the workshop of the main risk severe injury and one job at risk of death. Based on the results given proposal with 5 hierarchical control occupational hazards, ie elimination, substitution, Control Engineering, Control of Administrative and Personal protective equipment or PPE.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEWIRAUSAHAAN DI KLASTER INDUSTRI MEBEL KABUPATEN BLORA Yengky Imam Susanto; Haryo Santoso; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di bidang Furnitur, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara eksportir furnitur terbesar di dunia. Data dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menunjukkan pada tahun 2006 posisi ekspor produk furnitur Indonesia di dunia berada pada peringkat 8. Perkembangan ekspor furnitur Jawa Tengah selama empat tahun berfluktuasi tetapi cenderung menurun dalam pada tahun 2006 hingga 2009, keadaan ini disebabkan oleh krisis global yang terjadi belakangan ini. Di Jawa Tengah terdapat beberapa kabupaten yang menjadi produsen industri furnitur. Salah satunya adalah Kabupaten Blora. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kewirausahaan sehingga dapat diambil kebijakan yang dapat digunakan untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan industri furnitur di Jawa Tengah khususnya Kabupaten Blora di pasar nasional dan internasional. Penelitian ini menggunakan Structural Equation Model sebagai tools untuk menguji model konseptual dan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kewirausahaan. Namun jumlah populasi yang digunakan pada penelitian ini kecil, sehingga digunakan metode PLS (Partial Least Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewirausahaan di Klaster industri mebel di pengaruhi oleh variabel yaitu kondisi perusahaan, keberanian mengambil resiko, proaktif, inovasi, dan budaya
Analisis Rantai Pasok Pengadaan Bahan Medis Habis Pakai (Studi Kasus : RS Puri Asih Salatiga) Intan Novita Dewi; Hery Suliantoro; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.593 KB)

Abstract

Sebagai negara dengan pendapatan menengah, biaya kefarmasian di Indonesia termasuk tinggi baik di sektor publik maupun swasta. Biaya pelayanan kefarmasian di Indonesia salah satunya adalah bahan medis habis pakai. Bahan medis habis pakai adalah alat kesehatan yang ditujukan untuk sekali pakai (single use) dan digunakan untuk menunjang proses pengobatan. Harga bahan medis habis pakai yang beredar di Indonesia bervariasi, tapi perlu dipertanyakan jika terjadi perbedaan harga beli untuk barang yang sama. Ditemukan perbedaan harga beli bahan medis habis pakai antara dua rumah sakit yang menggunakan sistem pengadaan konvensional dan sistem pengadaan e-catalogue. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui rantai pasok bahan medis habis pakai kedua sistem pengadaan yang berada pada kuadran strategic. Setelah diteliti dengan metode Kraljic Portfolio Matrix, bahan medis yang terpilih adalah disposable syringe 5cc. Hasil dari penelitian ini adalah rantai pasok sistem pengadaan e-catalogue lebih pendek dibandingkan sistem pengadaan konvensional.   ABSTRACTAs a middle-income countries, pharmaceutical cost in Indonesia is high in both public and private sectors. One of pharmaceutical services cost in Indonesia is disposable medical device. Disposable medical device are medical devices intended for single-use and are used to support the treatment process. The price of disposable medical devices in Indonesia may varies, but it should be a concern if there is different price for the same product. There are difference price of disposable medical devices between two hospitals that use conventional procurement system and e-catalogue procuremnet system.  This study is conducted to determine the supply chain of disposable medical devices from the two procurement systems that is in the strategic quadrant. From the study with Kraljic Portfolio Matrix methods, disposable medical devices chosen are disposable syringe 5cc. Results from this study is the supply chain procurement of e-catalogue system is shorter than conventional procurement system. 
Analisa Kepuasan Kerja Pegawai Kantor Distribusi PLN Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan Metode Minnesota Satisfaction Questionnaire dan Diagram Fishbone Wijayanti, Rafida Salwa; Widharto, Yusuf
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.217 KB)

Abstract

Sebuah perusahaan tentu harus memiliki sumber daya manusia yang baik dalam melakukan suatu pekerjaan untuk perusahaan tersebut. Kepuasan seseorang terhadap pekerjaan akan berpengaruh positif bagi perusahaan. Pengukuran kepuasan kerja merupakan aktivitas yang perlu dilakukan oleh departemen Sumber Daya Manusia untuk mengetahui kepuasan kerja pegawai dalam melakukan pekerjaan. PT. PLN merupkan satu-satunya perusahaan pembangkit listrik di Indonesia, maka dari itu performansi kerja setiap pegawai akan mempengaruhi hasil kerja pegawai tersebut. Oleh sebab itu pengukuran kepuasan kerja sangat penting dilakukan agar pegawai PT. PLN Distribusi Jawa Tengah dan Yogyakarta dapat memaksimalkan pekerjaan dengan baik. Metode Minnesota Satisfaction Questionnaire merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur kepuasan kerja. Metode ini mengukur kepuasan kerja dari 2 sisi yaitu sisi intrinsik dan sisi ekstrinsik yang terdiri dari 20 pertanyaan. Diagram Fishbone digunakan untuk mengetahui penyebab faktor terendah dari kepuasan kerja. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja adalah gaji dan tunjangan dengan nilai 0,115 sedangkan faktor terendahnya adalah penggunaan kemampuan pegawai dengan nilai 0,74. Abstract A company must have a good human resources in doing the activity for the company. The satisfaction of a job will positively impact the company. The measurement of job satisfaction is an activity that must be done by the human resource department to acknowledge the job satisfaction of the employee in doing their job. PT. PLN is the only company that runs for electricity in Indonesia, so that the job performance of their employee will impact the output work of the employee. Therefore the measurement of job satisfaction is important to apply  for the employee of PT. PLN Distribusi Jawa Tengah adn Yogyakarta to maximize a good job. Minnesota Satisfaction Questionnaire is a method to measure the satisfaction of an employee to their job. This method measures job satisfaction from 2 point, intrinsic and extrinsic point with 20 questions. Fishbone Diagram is used to know the cause of the lowest job satisfaction factor. The result of this research is to know the factor that significantly effects towards job satisfaction is salary with score 0,115 meanwhile the lowest factor is the using of employee’s capability with score 0,74
PENERAPAN GREEN PROCUREMENT DALAM PEMILIHAN SUPPLIER PT KUBOTA INDONESIA DENGAN PENDEKATAN FUZZY ANALYTICAL NETWORK PROCESS (FANP) Erpita Rachman; Darminto Pujotomo
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi industri dan kepedulian konsumen terhadap lingkungan hidup yang semakin meningkat serta berwawasan lingkungan memaksa industri melakukan penyesuaian dengan konsep green industries termasuk dalam kegiatan supply chain management dan procurement salah satunya pemilihan supplier. PT. Kubota Indonesia selaku perusahaan eksportir mesin diesel terkemuka harus mampu memenuhi permintaan pasar terkait Green Industries. Green Procurement merupakan salah satu bagian dari konsep green industries yang mengajarkan perusahaan untuk memperluas perspektif kepedulian lingkungan perusahaan. Konsep ini menekankan perusahaan  untuk menggunakan supplier yang juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Selama ini dalam melakukan pemilihan supplier PT. Kubota Indonesia hanya menekankan pada kriteria kualitas, harga, dan ketepatan pengiriman. selain itu keterlambatan pesanan yang diterima perusahaan membuat perusahaan harus melakukan pemilihan supplier.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menentukan bobot kriteria dan sub kriteria yang digunakan PT. Kubota Indonesia untuk memilih supplier yang sesuai dengan konsep Green Procurement, meranking dan memilih supplier menggunakan metode Fuzzy Analytical Network Process. Kriteria  terpenting adalah kriteria kualitas dengan bobot 0,230168. Supplier yang direkomendasikan adalah PT. Pamindo Tiga T, dengan nilai performansi tertinggi yaitu 0,32357. Strategi bisnis perusahaan yang digunakan berdasarkan pemilihan supplier tersebut adalah strategi inovasi. ABSTRACT Globalization of industry and consumer concercn to the environment issues forced industries to make adjusments to the green industries concept including the activities of supply chain management and procurement like supplier selection. PT. Kubota Indonesia as a leading exporting companies of diesel engine must be able to meet market demand associated to Green Industries. Green Procurement is one of Green Industries Consept that to teach companies to broaden their perspective of company’s environmental concern. This concept emphasizes the company to use suppliers who also have concern for the environment. During this time, in choosing the supplier PT. Kubota Indonesia only emphasizes the criteria of quality, price and timely delivery. Beside that, delay order that received in company make this company must do selecting supplier. The purpose of this study was to identify and determine the weights of criteria and sub-criteria used by PT. Kubota Indonesia to select the supplier in accordance with the concept of Green Procurement, rank and select suppliers using fuzzy Network Process (FANP). The most important criteria is the criteria of quality with 0,230168weights. The best recommended supplier is PT. Three Pamindo T, with the highest performance value 0,32357. Bussiness strategic that use company based on supplier selection is inovation strategic.
ANALISIS TINGKAT EFEKTIVITAS MESIN DELPHI DI PT. DJARUM KUDUS DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFECTIVENESS DAN CAUSE-EFFECT DIAGRAM Hurisandi, Viky; Ulkhaq, Muhammad Mujiya
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.013 KB)

Abstract

Permintaan konsumen yang tinggi merupakan suatu tantangan bagi perusahaan apakah mampu memenuhi permintaan tersebut atau tidak. Penggunaan mesin merupakan suatu cara menjaga atau meningkatkan produktivitas sehingga mampu menghadapi tantangan tersebut. SKM OASIS ialah salah satu pabrik PT. Djarum Kudus yang memproduksi rokok menggunakan mesin dengan tingkat produktivitas tinggi. Namun ada beberapa mesin yang memiliki tingkat produktivitas rendah. Salah satunya ialah mesin Delphi. Mesin Delphi ialah mesin pengupas rokok reject untuk memisahkan tembakau dari kertas dan filter. Secara teori mesin ini mampu menghasilkan tembakau 400kg/jam, sedangkan kenyataannya hanya mampu menghasilkan rata-rata 150kg/jam. Hal tersebut menunjukkan tingkat efektivitas mesin yang rendah sehingga merugikan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif mesin Delphi dengan menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE). Data yang digunakan ialah data operasi mesin Delphi periode 1 Oktober 2016 sampai 13 Januari 2017 pada Shift 1. Hasil perhitungan OEE secara keseluruhan yaitu 39,447%. Angka tersebut jauh di bawah standar internasional Japan Institute of Plant Maintenance (JIPM)  yaitu 85%. Selanjutnya dilakukan identifikasi penyebab-penyebab rendahnya nilai OEE dengan menggunakan cause-effect diagram. Hasil analisis menunjukkan penyebab rendahnya nilai OEE terdiri dari tiga faktor yaitu mesin, material dan metode. Lalu, berdasarkan penyebab tersebut, diberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan nilai OEE sehingga produktivitas mesin dapat meningkat.ABSTRACTEFFECTIVENESS ANALYSIS OF DELPHI MACHINE IN PT. DJARUM KUDUS WITH OVERALL EQUIPMENT EFECTIVENESS METHOD AND CAUSE-EFFECT DIAGRAM. High consumer demand is a challenge for companies to fulfill the demand or not. The use of machines is a way to maintain or increase productivity so as be able to face these challenges. SKM OASIS is one of PT. Djarum Kudus which produces cigarettes using machines with high productivity levels. However there are some machines which have low productivity levels. One of them is the Delphi machine. Delphi machine is a reject cigarette peeler to separate tobacco from paper and filter. In theory, this machine has a capability to produce tobacco 400kg / hour, whereas in fact it is only produce an average of 150kg / hour. It shows a low level of machine effectiveness so it can detrimental to the company. This study aims to find out how effective Delphi machine using the method of overall equipment effectiveness (OEE). The data used is the Delphi machine operating data's period from October 1st, 2016 to January 13th, 2017 on Shift 1. The overall OEE calculation result is 39.447%. This result is far below the international standard of Japan Institute of Plant Maintenance (JIPM) that is 85%. Further identification of causes of low value of OEE by using cause-effect diagram. The results of the analysis show that the causes of low OEE values consist of three factors: machine, material and method. Based on the cause, the company should make an improvements to increase the value of OEE so that machine productivity can increase. 
OPTIMALISASI ALOKASI PEMBAGIAN PRODUK DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN PELANGGAN DENGAN METODE LINEAR PROGRAMMING Dimas Haryo Adrian; Sriyanto Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalokasian sumber daya merupakan masalah yang sering dihadapi di dunia industri. Permasalahan pengalokasian ini muncul ketika semakin tingginya permintaan dalam penggunaan sumber daya yang terbatas.  Permasalahan yang terjadi pada Koperasi Warga Semen Gresik (KWSG) unit Semarang adalah perusahaan belum melakukan pembagian alokasi produk semen yang optimal bila terjadi ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, akibatnya adalah penurunan service level yang dialami perusahaan. Demand dari pelanggan bersifat fluktuatif. Dengan adanya pembagian alokasi produk yang optimal dari proses distribusi vendor-retailer ini dapat memaksimalkan keuntungan yang diperoleh. Tujuan distribusi dalam pembagian alokasi produk ini dikelompokkan menjadi enam wilayah distribusi. Salah satu pendekatan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pengembangan model matematis dengan metode linear programming pembagian alokasi produk yang optimal yang memaksimalkan keuntungan perusahaan. Hasil yang diperoleh berupa maksimasi keuntungan dan alokasi produk yang optimal. Maksimasi keuntungan yang diperoleh yaitu sebesar Rp. 31.798.540,00 atau memiliki selisih keuntungan Rp. 1.879.182,00 dari kondisi aktual
MATERIAL HANDLING CARGO Hartanto, Adrian; Purwaningsih, Ratna
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.528 KB)

Abstract

Warehouse Management System adalah suatu sistem untuk pengaturan pergudangan dan pengepakan produk  disuatu perusahaan. Metode ini sangat cocok untuk pengaplikasian kepada perusahaan Cargo yang melakukan proses pengepakan barang dan pengiriman barang, sehingga pengetahuan mengenai proses warehouse yang ada didalam perusahaan Cargo cukup penting bagi yang ingin memasuki bidang ini., akan terdapat beberapa jenis barang yang dibahas yaitu live human organ, live animal, perishable good, human remain atau yang disebut special  cargo dan dangerous good, didalam jurnal ini akan dibahas proses pengepakan produk-produk yang membutuhkan penanganan khusus dalam bisnis Cargo serta urutan proses yang dilakukan mulai dari proses material handling dari setiap jenis produk kargo seperti penerimaan, timbang barang, Pembuatan dokumen angkut, build-up / break-down dari dan pallet/container atau gerobak, penarikan dari gudang ke pesawat dan sebaliknya, loading ke pesawat dan unloading dari pesawat , penyimpanan , dan pengiriman. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menjelaskan proses pengiriman produk kargo, mulai dari awal proses pengecekan dan pengurusan surat terbang, proses pengepakan, proses pengiriman dan proses penerimaan produk sebelum sampai ke tangan konsumen. penulis akan menjelaskan proses yang terjadi didalam kargo sehingga konsumen dapat mengetahui kegiatan apa yang terjadi dan mengetahui apa yang harus dilakukan apabila terjadi kerusakan atau kehilangan terhadap produk yang konsumen kirimkan, atau biasa disebut proses claim.   ABSTRACT (Tittle : Material Handling Cargo) Warehouse Management System is a system for the regulation of warehousing and packing products in companies. This method is suitable for application to the company Cargo who do the packing and shipping of goods, so that the knowledge about the process warehouse that exist within the company Cargo important enough for those who want to enter this field., There will be some kind of items discussed were live human organs, live animal, perishable good, human remain or so-called special cargo and dangerous good, in this journal will discuss the process of packing products that require special handling in business Cargo and the order process is conducted starting from the material handling of each product type of cargo such as acceptance, weigh goods, Manufacture of transport documents, the build-up / break-down of pallet / container or wagon, the withdrawal from the warehouse to the aircraft and vice versa, loading and unloading of aircraft to aircraft, storage, and shipping. This study aimed to describe the process of product delivery cargo, starting from the beginning of the process of checking and maintenance of flying letters, packing process, the process of sending and receiving process before the product reaches the consumer. the author will explain the process that occurs within the cargo so that consumers can know what activities are going on and know what to do in case of damage or loss to the products that consumers send, or so-called process claim.
PERANCANGAN ULANG WEBSITE DENGAN PENDEKATAN METODE USER CENTERED DESIGN (Studi Kasus: Website Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Semarang Septika Rosiana Dewi; Aries Susanty
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Semarang adalah salah satu organisasi pelayan publik yang mengelola website sebagai salah satu media informasi. Sebagai pelayan kebutuhan masyarakat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Semarang harus dapat memastikan bahwa fasilitas (website) yang telah disediakan dapat memberikan informasi dan melayani pendaftaran secara online sesuai kebutuhan pengguna. Akan tetapi, pada kenyataannya dalam penerapan website tersebut masih ditemukan berbagai masalah, yaitu belum memenuhi kebutuhan pengguna, belum digunakan secara maksimal, dan pengguna merasa tidak puas dengan website karena interface yang kurang sesuai dengan kebutuhan Human-Computer Interface. Oleh karena itu, masalah pada penelitian yang dilakukan adalah bagaimana merancang ulang website Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kota Semarang sehingga dapat memenuhi tujuan dan kebutuhan stakeholder (organisasi dan pengguna) serta dapat meningkatkan tingkat kepuasan penggunanya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah End-User Computing Satisfaction (EUCS) untuk mengevaluasi kepuasan pengguna website saat ini dan Ucer Centered Design untuk proses perancangan ulang website. Dalam proses perancangan ulang website, panduan yang akan digunakan adalah Research–Based Web Design & Usability Guidelines. Sehingga hasil akhir yang akan didapatkan adalah hasil perancangan website Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Semarang yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan memiliki tingkat kepuasan pengguna lebih tinggi dari desain website sebelumnya. .  

Page 34 of 126 | Total Record : 1253


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue