cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
ANALISIS PENGARUH SAFETY CLIMATE TERHADAP SAFETY BEHAVIOUR MENGGUNAKAN METODE REGRESI LINIER BERGANDA (Studi Kasus di PT PERTAMINA (PERSERO) Region IV Terminal BBM Semarang) Oktian Fajar Abdillah; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.1 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.746 KB)

Abstract

PT. Pertamina (Persero) Region IV Terminal BBM Semarang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas yang merupakan salah perusahaan yang memiliki resiko yang tinggi dalam kegiatan proses bisnisnya. Perusahaan sudah menerapkan standart manajemen keselamatan dan kesehatan kerja namun dalam pelaksanaannya masih terjadi kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja terjadi dipengaruhi oleh unsafety behavior dari pekerja. Analisis pengaruh safety climate terhadap safety behaviour dilakukan pada seluruh karyawan di PT. Pertamina (Persero) Terminal BBM Semarang. Untuk mengetahui pengaruh safety climate terhadap safety behaviour menggunakan metode regresi linier berganda. Variabel-variabel dari safety climate yaitu Communication & Support, Adequacy of Procedures, Work Pressure, Personal Protective Equipment, Relationships dan Safety Rule. Tahapan analisis ini dimulai dari penentuan variabel yang dilanjutkan dengan penyebaran kuisioner kepada responden. Tahap kedua dilakukan pengujian validasi dan reliabilitas. Tahap ketiga dilakukan uji asumsi klasik yang dilanjutkan dengan pengujian regresi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa faktor-faktor dalam safety climate bersama-sama berpengaruh secara simultan terhadap safety behaviour yang ditunjukan dengan uji f dengan nilai f sebesar 5,621 dan signifikansi 0,00. Lalu variabel yang paling berpengaruh signifikan terhadap safety behaviour adalah Personal Protective Equipment yang ditunjukan dengan uji t dengan nilai terbesar yaitu 2,624. Urutan dari variabel safety climate yang paling berpengaruh terhadap safety behaviour adalah Personal Protective Equipment, Work Pressure, Relationships & Safety Rule. Sedangkan variabel Communication & Support dan Adequacy of Procedures tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap safety behaviour.       ABSTRACT  PT. Pertamina (Persero) Region IV Terminal BBM Semarang is a company engaged in oil and gas field is one company that has a high risk in the business process activities. The Company has adopted standart safety and health management, but the implementation of occupational accidents still happen. Occupational accidents occur is influenced by the behavior of workers unsafety. Analysis of the effect of safety climate on safety behavior performed on all employees at PT. Pertamina (Persero) Terminal BBM Semarang. To determine the effect of safety climate on safety behavior using multiple linear regression method. The variables of safety climate is Communication & Support, Adequacy of Procedures, Work Pressure, Personal Protective Equipment, Relationships and Safety Rule. The analysis stage starts from the determination of the variable, followed by the distribution of questionnaires to the respondents. The second phase of validation and reliability testing. The third stage of classical assumption test followed by regression testing. The result showed that factors in safety climate together simultaneously to influence the safety behavior shown with f-test with values of 5.621 and significance f 0.00. Then the variables that most significantly influence the safety behavior Personal Protective Equipment is shown by t-tests with the largest value is 2.624. The order of safety climate variables that most influence on safety behavior is Personal Protective Equipment, Work Pressure, Relationships & Safety Rule. While the variable & Support Communication and Adequacy of Procedures do not have a significant effect on safety behavior.
HUMAN RELIABILITY ASSESMENT DENGAN METODE HEART SEBAGAI UPAYA MENGURANGI HUMAN ERROR PADA PT. MULTIPANEL INTERMITRA MANDIRI Arung Sulthan Pamuka; Novie Susanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.323 KB)

Abstract

PT Multipanel Intermitra Mandiri (PT MIM) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang manufakturing. Fokus dari PT.MIM adalah memproduksi panel kelistrikan dan Transportable Power Control Room (PCR) yang mana banyak digunakan oleh perusahaan – perusahaan pertambangan di kawasan asia. Transportable Power control room adalah bangunan yang dibuat untuk mengatur kelistrikan pada area pertambangan. Kecelakaan kerja pada proses konstruksi PCR yang masih terjadi membuat PT.MIM perlu melakukan analisis yang lebih mendalam tentang keadalan manusia sehingga peran manusia dapat lebih diandalkan untuk menjaga kepercayaan konsumen terhadap PT MIM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai keandalan manusia pada proses konstruksi PCR di PT.MIM. Proses konstruksi dari PCR memiliki 8 task yang kemudian dibagi menjadi beberapa sub-task menggunakan Hierarchical Task Analysis. Setelah itu dilakukan pengukuran menggunakan Human Error Assesment and Reduction Technique dan diperoleh nilai error terbesar yaitu pada task 8.6 pengankatan bangunan menggunakan crane dengan nilai 3,168. Untuk itu dilakukan analisis perbaikan dengan menerapakan prinsip zones of responsibilitity.  AbstractHuman Reliability Assesment With Heart Method As An Effort To Reduce Human Error In PT. Multipanel Intermitra Mandiri. PT Multipanel Intermitra Mandiri (PT MIM) is a company engaged in manufacturing. The focus of PT.MIM is to produce electricity panels and Transportable Power Control Room (PCR) which are widely used by mining companies in Asia. Transportable Power control room is a building designed to regulate electricity in the mining area. Work accidents in the PCR construction process resulted PT.MIM to do more in-depth analysis in human reliability so that human role can be more reliable to maintain consumer trust in PT MIM. This study aims to determine the value of human reliability in the PCR construction process in PT.MIM. The construction process of PCR has 8 tasks which are divided into several sub-tasks using Hierarchical Task Analysis.The result of the measurement using Human Error Assessment and Reduction Technique shows task 8.6 (lifting building using crane) has a value of 3.168 and reducing this value can be done by applying principle zones of responsibilitity.
USULAN PENEMPATAN FASILITAS PERLENGKAPAN JALAN UNTUK MEMINIMALKAN HUMAN ERROR PENGENDARA MOTOR DI PERLINTASAN TANPA PALANG PINTU I Nyoman Bayu Wardana; Singgih Saptadi
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data rasio kecelakaan kereta api di dunia, tingkat kecelakaan transportasi di Indonesia jauh lebih buruk. Di tahun 2003 dengan jumlah perjalanan KA di Indonesia sebanyak 47,6 juta km, angka rasionya 1.55 yang berarti pada tahun tersebut terjadi 73 kasus kecelakaan KA dengan Kendaraan Umum. Dari jenis kecelakaan yang telah diidentifikasikan tersebut terdapat kategori kecelakaan kereta api dengan kendaraan umum.Dari tahun 2008-2010 setidaknya terdapat 21 kasus kecelakaan di wilayah PT KAI DAOP 4 semarang yang mayoritas melibatkan kendaraan bermotor di perlintasan tanpa palang pintu. Berdasarkan SK dirjen perhubungan darat tahun 2005 perlintasan tanpa palang pintu setidaknya terdapat fasilitas perlengkapan jalan berupa dua jenis rambu yaitu rambu peringatan dan rambu perintah.Menurut manager operasional PT KAI DAOP 4 semarang sebagian besar kecelakaan diperlintasan merupakan kesalahan pengendara motor. Manusia sebagai operator kendaraan bermotor memiliki keterbatasan baik fisik maupun mental sehingga seringkali terlibat dalam kecelakaan. Mengingat faktor human error pengendara motor merupakan salah satu faktor dalam kecelakaan di perlintasan tanpa palang pintu. maka diperlukan suatu kajian tentang human error di perlintasan tanpa palang pintu ini. Salah satu metode penilaian reliabilitas manusia adalah Human Error Assesment and Reduction Technique (HEART). HEART digunakan untuk mengukur kesalahan manusia dalam tugasnya sebagai operator (operator task). Teknik ini didasarkan pada campuran dari penilaian  subjektif dengan data-data dari sisi ergonomi dan literatur performansi psikologi manusia yang berdampak negatif mempengaruhi performansi sistem. Langkah dalam penelitian diawali dengan terlebih dahulu membuat task analysis pengendara motor terkait dengan rambu-rambu yang terdapat di perlintasan, setelah itu dilakukan representasi human error dengan fault tree untuk mengetahui tasks penting yang jika gagal bisa menyebabkan kecelakaan. Setelah tasks tersebut didapat dilakukan assessment dengan terlebih dahulu menentukan kondisi-kondisi yang menyebabkan kegagalan (EPCs) yang didapat dari observasi langsung maupun data kecelakaan sejenis dari sumber online.
ANALISIS PENYEBAB CACAT PADA PRODUK TEST LINER MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus di PT Pura Barutama Unit Paper Mill IX) Nurul Fadlia; Denny Nurkertamanda
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.81 KB)

Abstract

Kebutuhan manusia akan kertas semakin hari semakin bertambah. Hal ini menyebabkan banyak perusahaan kertas bersaing untuk memenuhi permintaan pasar dengan kualitas terbaik. Salah satu perusahaan kertas yang ada di Indonesia yaitu PT Pura Barutama unit Paper Mill IX. Produk yang dihasilkan oleh PT Pura Barutama unit Paper Mill IX berupa kertas test liner. Pada proses produksi kertas test liner tentunya tidak terlepas dari permasalahan produk cacat. Permasalahan tersebut yaitu terdapat beberapa hari jumlah produk cacat yang melebihi target maksimal perusahaan sebesar 5%. Tingkat produk cacat yang melebihi target dapat menimbulkan dampak negatif bagi produktivitas perusahaan sehingga perlu dilakukan pengendalian kualitas. Analisis pengendalian kualitas yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (define, measure, analyze, improve, control). Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan diketahui bahwa level sigma pada PT Pura Barutama unit Paper Mill IX masih belum mencapai target yaitu sebesar 3.17. Hal ini menunjukkan bahwa perlu diadakan perbaikan dari faktor man, machine, material, methods, dan environment untuk meminimalkan jumlah cacat. Abstract  [Analysis of Defect Cause on Test Liner Product Using Six Sigma Method] Everyday paper needs continue to increase. It can causes many paper companies compete to  meet the market  product that produced by PT Pura Barutama unit Paper Mill IX is test liner paper. In the production proces of test liner paper certainly can not be separated from the problem of defective products. The problem is there are several days in November-Desember 2017 the number of defect products exceeding the maximum target 5%.  This problem can cause negative impact to company productivity, therefore need to be fix with quality control. Quality control analysis that used in this research is Six Sigma method with DMAIC approach (define, measure, analyze, improve, control). Based on the result of data processing, it is known that the level of sigma at PT Pura Barutama unit Paper Mill IX still has not reached the target, the result is 3.17. It means there is a necessity to improve in several sectors such as man, machine, material, methods, and environment to minimize defective products.
Pemilihan Desain Instalasi Pengelolaan Air Limbah Batik yang Efektif dan Efisien dengan Menggunakan Metode Life Cycle Cost (Studi Kasus di Kampung Batik Semarang) Miranti Marita Sari; Sri Hartini
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Batik Semarang belum memiliki Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) sehingga air limbah hasil produksi batik langsung di buang pada saluran pembuangan air. Limbah air yang berasal dari proses pewarnaan menyebabkan masalah terhadap lingkungan. Hal ini menyebabkan pencemaran pada saluran pembuangan air di lingkungan tersebut sehingga air di dalam saluran pembuangan bewarna hitam pekat. Uji terhadap BOD dan COD pada naftol sebesar 5 mg/l dan 83,9 mg/l, sedangkan pada garam sebesar 14mg/l dan 839 mg/l. Nilai COD tersebut melebihi baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah sebesar 100 mg/l. Penelitian ini menggunakan rancangan IPAL proses fisika kimia dan elektrokoagulasi. Rancangan tersebut diharapkan dapat mengurangi COD yang terkandung dalam limbah batik. Penelitian ini adalah IPAL dengan menggunakan IPAL dengan proses fisika kimia mempunyai efisiensi sebesar 19,85% hingga 72,7%. Biaya IPAL dengan proses fisika kimia adalah sebesar Rp 5.409.909,00 per tahun dengan menggunakan metode Life Cycle Cost (LCC). Sedangkan IPAL dengan proses elektrokoagulasi mempunyai efisiensi sebesar 89% dengan biaya yang di butuhkan sebesar Rp 7.887.546,00 per tahun dengan menggunakan metode Life Cycle Cost (LCC). Maka rekomendasi IPAL terpilih untuk Kampung Batik Semarang adalah  IPAL dengan proses fisika kimia. ABSTRACTKampung Batik Semarang has not had Installing a Wastewater Treatment Plant (WWTP ) so that the waste water from batik production directly flows to sewer. Waste water from the dyeing process is cause environmental problems . This leads to contamination of the water in the drain so that the water in the sewer colored black. BOD and COD test against the naphthol at 5 mg / l and 83.9 mg / l , while the salt of 14mg / l and 839 mg / l . The COD value exceeds the quality standards set by the government at 100 mg / l . This study uses the WWTP design electrocoagulation process chemistry and physics . The design is expected to reduce the COD of waste contained in batik. The results of this study that use  WWTP with chemical physics processes have an efficiency of 19,85 % to 72,7 % . The cost involved with the process of chemical physics WWTP is Rp 5.409.909,00 per year using Life Cycle Cost ( LCC ) .While the WWTP with electrocoagulation process has an efficiency of 89 % at cost it need Rp 7.887.546,00 per year using the Life Cycle Cost ( LCC ). So the recommendation WWTP to Kampung Batik Semarang is WWTP with chemical physics process.
ANALISIS RULA DALAM MENENTUKAN PERBAIKAN POSTUR PELAJAR PADA LPK ZIG-ZAG’93 UNTUK MENGURANGI RESIKO TERJADINYA MUSKULOSKELETAL DISORDER Nartadhi, Rizal Luthfi; Suliantoro, Hery
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.132 KB)

Abstract

Analisis rula dalam menentukan perbaikan postur pelajar pada LPK ZIG-ZAG’93 untuk mengurangi resiko terjadinya muskuloskeletal disorder membahas tentang tempat dan kondisi kerja yang kurang nyaman dapat menimbulkan kerugian salah satunya adalah keluhan musculoskeletal disorders. LPK ZIG-ZAG’93 mereupaka salah satu lembaga pendidikan yang terdapat di Kabupaten Boyolali dimana dalam proses belajar mengajarnya masih menggunakan kursi kayu lama. Design kursi ini sangat tegap dan memiliki meja kerja yang rendah sehingga tidak cocok untuk ukuran tubuh siswa-siswi saat ini yang rata-rata memiliki bentuk tubuh besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai resiko postur kerja siswa-siswi berdasarkan nilai RULA dan memberikan usulan perbaikan pada lembaga untuk mengurangi resiko musculoskeletal disorders. Dalam penelitian ini digunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA), yaitu sebuah metode untuk menilai postur, gaya dan gerakan suatu aktivitas kerja yang berkaitan dengan penggunaan anggota tubuh bagian atas (Rikardo, 2006), dengan menggunakan bantuan software CATIA. Pada postur kerja aktual, siswa-siswi mendapat grand score 7. Nilai ini dianggap sebagai nilai tinggi dalam potensi terjadinya muskuoskeletal disorder. Pada postur kerja usulan memiliki grand score 4. Nilai ini jauh berkurang daripada posisi sebelumnya dengan mengganti kursi yang digunakan menjadi lebih nyaman dan tinggi.                       ABSTRACT  RULA Analysis to Determine the Students Posture Improvement in LPK ZIG-ZAG’93 to reduce the risk of musculoskeletal disorder discuss about place and uncomfortable working conditions can lead to loss of one of them is a complaint musculoskeletal disorders. LPK ZIG-ZAG'93 is one of the educational institutions located in Boyolali district in which the teaching and learning process is still using the old wooden chair. The seat design is very robust and has a low work table so it is not suitable for the size of the body of students today which have a big body.. This study aims to determine the value of the risk posture of student based on the value RULA and propose improvements to the institution to reduce the risk of musculoskeletal disorders. In this study used methods Rapid Upper Limb Assessment (RULA), which is a method to assess posture, style and movement of a work activity relating to the use of members of the upper body (Rikardo, 2006), with the help of CATIA software. In the actual work posture, the students got a grand score of 7. This value is considered as a high value in the potential occurrence of muskuoskeletal disorder. At the proposal of the working posture has a grand score of 4. This value is less than the previous position by replacing the seats used to be more comfortable and higher.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN PADA LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR GANESHA OPERATION (GO) SEMARANG Muhammad Iqbal; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.336 KB)

Abstract

Lembaga pendidikan yang berkualitas sangat dibutuhkan di era sekarang ini, terlebih bagi lembaga non formal (luar sekolah) seperti Lembaga Bimbingan Belajar Ganesha Operation (GO). Berdasarkan hasil studi pendahuluan diketahui bahwa di GO Semarang masih banyak siswa yang belum merasa puas dengan pelayanan yang diberikan selama ini, untuk itu dilakukan penelitian lanjutan yang bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan siswa dan tingkat kesepakatan institusi GO serta dapat mengetahui dimensi yang menjadi prioritas perbaikan dan rekomendasi yang sesuai. Terdapat beberapa metode yang digunakan, yaitu Student Satisfaction Inventory (SSI) untuk mengukur tingkat kepuasan siswa yang hasilnya ditampilkan dalam Importance Satisfaction Matrix dan Institutional Priorities Survey (IPS) untuk mengukur tingkat kesepakatan institusi yang ditampilkan dalam Importance Agreement Matrix. Sesuai hasil pengolahan data diketahui bahwa dimensi yang menjadi prioritas perbaikan SSI adalah dimensi Respon Terhadap Populasi yang Beragam  dan dimensi Pelayanan Prima. Berdasarkan sisi institusi, prioritas masalah yang perlu diperbaiki adalah dimensi Konsultasi Akademik dan Efektifitas Konseling. Abstract Qualify education institute is very indispensable in this era, moreover in such non-formal institute like a Study Guidance Institution (tutoring agency) Ganesha Operation (GO). Based on preliminary studies we know that there are still many students who don’t feel satisfied with GO’s services yet so far, therefore a further research is needed to measure student satisfaction level and GO’s level of agreement, so that we know what dimension must be chosen as betterment priorities and some relevant recommendations that would be given. There are some methods used by the researcher, they are Student Satisfaction Inventory (SSI) to measure satisfaction level of students which the results are shown in Importance Satisfation Matrix, and Institutional Priorities Survey (IPS) to measure agreement level of institution which the results are shown in Importance Agreement Matrix. In correspond to data processing results, we know what dimension that is chosen as betterment priorities, those are the dimension of Responsiveness to Diverse Population and Service Excellence. Based upon institution’s point of view, the priority is dimension of Academic Advising and Counseling Effectiveness.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENGHAMBAT UKM JASA KONSTRUKSI DI JAWA TENGAH DALAM MELAKUKAN INOVASI PADA PROYEK PEMERINTAH Muhammad Fachrurozi; Hery Suliantoro; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.411 KB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang ada di Asia Tenggara  dimana  sedang gencar melakukan pembangunan. pemerintah Indonesia menggaet perusahaan konstruksi swasta untuk melakukan pembangunan yang di rencanakan. Namun keterlibatan sektor swasta tersebut menimbulkan efek negatif  yaitu perusahaan konstruksi tersebut terhambat dalam melakukan inovasi. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai faktor-faktor yang menyebabkan perusahaan konstruksi susah melakukan inovasi akibat perusahaab tersebut melakukan kontrak dengan pemerintah Indonesia.faktor-fator tersebut meliputi regulasi, teknologi, informasi, dan masalah pada input. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi kolerasi untuk mengetahui seberapa besar faktor-faktor tersebut bermeghambat perusahaan konstruksi melakukan inovasi saat membuat proyek dari pemerintah Indonesia.  AbstractIndoneai is one of develop country in south east Asia who aggressively doing project in many important sector. Indonesian goverment involve private party to do that project. However, involvement of private party have negative effect. Construction company are obstructed to do some inovation after they take the Indonesian goverment project. These factors include regulation, technology, information, and problem with the input. In this study will be discussed about the factors that led to the construction companies hard to innovate due to the company did contract with the Indonesian government. The method used in this study is the correlation regression analysis to determine how much these factors hinder the construction companies to innovate when creating a project from the Indonesian government.
Desain Alat Bantu Untuk Closet “ Portable Closet “ Dengan Menggunakan Pendekatan Biomekanika dan Antrophometri ( Studi Kasus: Perumahan Kekancan Mukti Pedurungan Tengah Semarang ) Primandha Eka Arjuna; Purnawan Adi Wicaksono; Heru Prastawa
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Indonesia pasti sudah tidak asing dengan pruduk closet atau sering disebut WC, setiap hari semua orang pasti sering menggunakan baik closet duduk maupun jongkok. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan banyak masyarakat yang mengeluh ketika menggunakan closet yang dimilikinya terutama ketika menggunakan closet jongkok.   Penelitian ini terfokus pada perancangan alat bantu untuk closet jongkok diawali dengan melakukan wawancara lisan  dan menyebar kuesioner Nordic body map kepada 70 responden yang berada di perumahan Kekancan Mukti Semarang, guna mendata keluhan – keluhan warga ketika menggunakan closet jongkok, kemudian dari hasil kuesioner dilihat apakah ada indikasi responden mengalami muscolouskeletal disorder, setelah itu dilakukan pendekatan antrophometri yaitu dengan mengambil data sesuai dengan dimensi yang akan dipakai dan nantinya dapat digunakan sebagai acuan pembuatan alat bantu, sedangkan pendekatan biomekanika dilakukan dengan menghitung gaya kompresi responden, dengan movie ploterr sebagai acuan penentuan sudut – sudut tubuh.   Hasil survey lapangan yang di lakukan pada kelurahan Pedurungan Tengah perumahan Kekancan mukti lebih dari 90 % warga banyak menggunakan closet jongkok. Walaupun responden banyak mengalami keluhan sakit di beberapa bagian tubuh, banyak yang tidak mengganti closetnya dengan closet duduk, di karenakan tidak terbiasa menggunakan closet duduk dan muncul banyak pertimbangan lain seperti biaya pembongkaran, pemasangan, dan pembelian closet baru. Indikasi keluhan musculoskeletal disorder banyak dirasakan oleh responden yang berumur 30 tahun keatas.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA BUS RAPID TRANSIT (BRT) TRANS SEMARANG DENGAN METODE HETEROGENEOUS CUSTOMER SATISFACTION INDEX DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS Zulaycha Fatmawati; Aries Susanty
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.792 KB)

Abstract

Kualitas layanan adalah aspek yang sangat mempengaruhi pilihan pengguna perjalanan. Pelanggan yang memiliki pengalaman yang baik dengan pelayanan akan mungkin menggunakan pilihan transportasi tersebut untuk selanjutnya, sementara pelanggan yang mengalami masalah dengan pelayanan tidak akan menggunakan pilihan transportasi tersebut untuk selanjutnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui variabel apa saja yang mempunyai nilai layanan rendah dan harus segera diperbaiki. Ukuran sampel dari responden adalah sebanyak 100 orang pengguna BRT Trans Semarang yang berada pada pemberhentian tertentu. Semua responden diberikan kuesioner yang terkait dengan atribut pelayanan yang diberikan oleh pihak BRT Trans Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CSI yang diperoleh yaitu sebesar 50,8% dan nilai HCSI sebesar 50,5% yang tergolong dalam kriteria kurang puas. Adapun atribut-atribut yang perlu dilakukan perbaikan berdasarkan hasil IPA yaitu kebisingan bus, ruang tunggu di setiap pemberhentian, kebersihan kursi, lantai, dan jendela, kebersihan exterior bus, tingkat polusi kendaraan.   ABSTRACT User Satisfaction Analysis of Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang with Heterogeneous Customer Satisfaction Index and Importance Performance Analysis. The quality of services is the aspects that are really affecting choice travel users. Customers who has the good experience by the service will be use the transportation choice again, while customers who have trouble with services will not use the transportation choice again. The research was conducted to obtain variable what has poor value service and must be immediately repaired. The sample size of the respondents as many as 100 the user BRT trans semarang in particular dismissal. All respondents given the questionnaire associated with attribute services provided by the BRT Trans Semarang. The result showed that value CSI obtained is as much as 50,8 % and value HCSI of 50,5 % that characterizes criteria are not satisfied. As for attributes needs to be done improvement based on the results of IPA that is noise bus, the waiting room in every dismissal, cleanliness seats, the floor, and windows, cleanliness exterior bus, the pollution vehicles.

Page 56 of 126 | Total Record : 1253


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue