cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
ANALISIS PREVENTIVE DAN CORRECTIVE MAINTENANCE LOADING ARM PADA PT. PERTAMINA TBBM SEMARANG GROUP Permana, Imam Indra; Arvianto, Ary
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.762 KB)

Abstract

PT. Pertamina (Persero) merupakan badan usaha milik negara yang begerak pada bidang penyediaan minyak dan gas bumi. Kegiatan Pertamina dalam melaksanakan usaha dibidang energi terbagi dalam sektor Hulu dan Hilir, serta ditunjang oleh kegiatan anak perusahaan.Pada PT. Pertamina TBBM Semarang Group terdapat loading arm yang berfungsi untuk menyalurkan minyak dari tangki timbun ke mobil tangki sebelum disalurkan ke berbagai SPBU. Jumlah loading arm  yang tersedia adalah 21 buah. Selama periode Januari hingga Desember 2016 jumlah breakdown loading arm pada PT. Pertamina TBBM Semarang Group sebanyak 103 kali. Penelitian ini membahas mengenai gambaran distribusi frekuensi breakdown selama bulan Januari hingga Desember 2016 dan alternatif jadwal perbaikan atau perawatan dengan biaya terkecil. Frekuensi breakdown selama tahun 2016, mengikuti distribusi frekuensi breakdown 2, dimana waktu breakdown sulit diprediksi. Perhitungan biaya perawatan untuk preventive maintenance dan corrective maintenance policy dilakukan dengan membandingkan keduanya, sehingga diperoleh jadwal perawatan atau perbaikan yang optimal. Dari hasil perhitungan, diusulkan jadwal perawatan sesuai preventive maintenance policy dengan periode tiap 5 bulan sekali.ABSTRACT [Title: Analysis of Preventive and Corrective Maintenance Loading Arm at PT. Pertamina TBBM Semarang Group ]  PT. Pertamina (Persero) is a state-owned enterprise engaged in the supply of oil and natural gas. Pertamina's activities in carrying out business in the energy sector are divided into upstream and downstream sectors, and are supported by the activities of its subsidiaries. At PT. Pertamina TBBM Semarang Group has a loading arm that functions to distribute oil from the storage tank to the tank car before being distributed to various gas stations. The number of loading arms available is 21 pieces. During the period January to December 2016 the number of breakdown loading arms at PT. Pertamina TBBM Semarang Group is 103 units. This study discusses the description of breakdown frequency distribution during January to December 2016 and the alternative schedule for repairs or maintenance with the smallest cost. The frequency of breakdown during 2016 follows the frequency distribution of breakdown 2, where breakdown times are difficult to predict. Calculation of maintenance costs for preventive maintenance and corrective maintenance policy is done by comparing the two, so that an optimal maintenance or repair schedule is obtained. From the results of the calculation, a maintenance schedule is proposed according to the preventive maintenance policy with the period every 5 months.
PEMANFAATAN LIMBAH KAYU MEBEL SEBAGAI PENGGANTI POLYSTYRENE PADA SIKAT GIGI DENGAN KONSEP KNOCK-DOWN MENGGUNAKAN METODE VALUE ENGINEERING Dahliana Agustini; Sri Hartini
Industrial Engineering Online Journal Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi limbah yang dihasilkan dari mebel adalah potongan kayu mencapai 2 truk/hari, serbuk gergaji mencapai 1 truk/minggu. Mebel ini menjual limbahnya ke pabrik industri tahu dan pembakaran batu bata. Nilai ekonomis limbah kayu menjadi rendah. Perilaku masyarakat saat ini mengarah pada konsumsi produk ramah lingkungan (green consumer). Polystyrene adalah bahan plastik yang tidak dapat mengurai dengan tanah dan salah satu kandungan yang terdapat pada polystyrene adalah karsinogen yang dapat menyebabkan kanker. Bahan ini terdapat di banyak produk dan perkakas rumah tangga dan sikat gigi memiliki karakteristik berbahan polystyrene. Sikat gigi dibutuhkan oleh setiap orang dan berfungsi sebagai alat kesehatan gigi dan mulut. Menurut saran dokter gigi, sikat gigi wajib diganti saat bulu sikat sudah mulai mengembang (paling tidak 3-4 bulan sekali) mengharuskan sikat gigi yang lama dibuang dan diganti dengan yang baru. Hal ini menimbulkan masalah lain, yaitu masalah pencemaran lingkungan. Limbah sikat gigi yang ada sulit diuraikan oleh mikroorganisme di dalam tanah.Limbah kayu mebel dapat menjadi pilihan pengganti material polystyrene tersebut, karena kayu merupakan material yang mudah terurai. Pinus dapat dijadikan alternatif karena sifat pinus yang lunak dan memiliki serat yang lurus dan halus. Salah satu limbahnya yang dapat dimanfaatkan berupa potongan kayu. Dengan menggunakan Value Engineering, ada empat alternatif yang dikembangkan dan diuji menurut dimensi kualitas produk oleh tiga orang dokter gigi. Pengujian dengan menggunakan kuisioner ini, diolah dengan menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP). Desain yang terpilih adalah alternaif 3 yang memiliki kepala sikat berbentuk oval dan cukup kecil, leher sikat yang bulat, sistem knock-down menggunakan baut, dan gagang yang lurus.Dimulai dari langkah kecil, melalui penelitian ini diharapkan dapat membantu mereduksi sampah plastik agar sustainable product sikat gigi menjadi meningkat. Potential waste generated from several pieces of wood furniture is to reach 2 truck/day , sawdust reach 1 truck/week. These craftsmen sell their waste to tahu factory and brick kilns. Economic value of wood waste to be lo . Behavior of today's society leads to the consumption of environmentally friendly products (green consumer). Polystyrene is a plastic material that can not break down the soil and one of the content contained on polystyrene is a carcinogen that can cause cance . This material is contained in many household products and tools and has the characteristics of a toothbrush made from polystyrene. Toothbrushes are needed by everyone and serve as a means of oral health . According to the doctor's advice , toothbrush must be replaced when the bristles have started to expand ( at least 3-4 months ) requires a long toothbrush removed and replaced with new ones. This raises another problem, namely the problem of environmental pollution. Waste that is difficult toothbrush broken down by microorganisms in the soil.Waste wood furniture can be an alternative to the polystyrene material, as wood is a biodegradable material. Pine can be used as an alternative because of the nature of soft pine and has a straight and smooth fiber. One that can be utilized in the form of waste wood pieces. By using Value Engineering, there are four alternatives are developed and tested according to the three dimensions of the quality of the product by the dentist. Tests using this questionnaire , prepared by using the Analytic Hierarchy Process ( AHP ) . The design chosen is alternaif 3 that has an oval-shaped brush head and is quite small , round neck brush , knock -down system using bolts , and handles are straight . Starts with a small step , through this study is expected to help reduce plastic waste in order to be sustainable toothbrush product increases.
ANALISA FAKTOR PEMENUHAN KEBUTUHAN PENGUNGSI SELAMA MASA DARURAT BENCANA BANJIR DI KELURAHAN CIPINANG MELAYU, DKI JAKARTA Haris Mulyono; Naniek Utami Handayani; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.668 KB)

Abstract

Banjir merupakan sebuah bencana alam yang selalu melanda Daerah Khusus Ibukota Jakarta setiap tahunnya. Masalah bencana banjir sudah menjadi masalah klasik yang harus dihadapi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan juga para masyarakat DKI Jakarta. Maka dari itu, setiap terjadi musibah banjir yang melanda DKI Jakarta akan selalu terdapat posko-posko pengungsian yang menampung para pengungsi. Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang selalu terjadinya banjir yang melanda Kelurahan Cipinang Melayu setiap tahunnya yang berdampak menimbulkan posko pengungsian yang harus dibuat selama masa darurat bencana banjir masih berlangsung. Pemenuhan kebutuhan korban pengungsi banjir selama berada di posko pengungsian menjadi penting dan krusial karena akan dapat menentukan kapasitas dari instansi terkait dalam menangani kondisi saat masa darurat bencana banjir. Metode yang penulis gunakan adalah integrasi metode gap analysis dengan metode Quality Function Deployment sehingga mendapatkan rekomendasi respon teknis yang berguna dalam upaya peningkatan penanggulangan bencana banjir khususnya di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur yang akan berdampak langsung kepada pihak BPBD DKI Jakarta sebagai penanggungjawab utama selama masa darurat bencana berlangsung. Abstract Factors analysis of refugees requirement readiness during the flood emergency situation at Cipinang Melayu, DKI Jakarta. Flood is a natural disaster that always hit the Special Capital Region of Jakarta every year. The problem of flood disaster has become a classic problem that must be faced by DKI Jakarta Provincial Government and also the people of DKI Jakarta. Therefore, every flood disaster that struck DKI Jakarta will always have refugee posts that accommodate the refugees. This research is conducted with the background of always the occurrence of floods that hit Kelurahan Cipinang Melayu every year which has an impact to cause evacuation post that must be made during the flood emergency period is still ongoing. Fulfilling the needs of the displaced flood victims during their stay in the refugee post is important and crucial because it will be able to determine the capacity of the relevant agencies in handling the conditions during the flood disaster. The method used by the authors is the integration of gap analysis method with Quality Function Deployment method so as to get recommendation of technical response which is useful in increasing flood disaster management especially in Kelurahan Cipinang Melayu, East Jakarta which will have direct impact to the BPBD DKI Jakarta as the main responsibility during emergency disaster.
PENERAPAN KONSEP LEAN UNTUK MENGURANGI WASTE PADA AKTIVITAS PERAWATAN MESIN DI LINI PRODUKSI PT. POLI DAYAGUNA PERKASA UNGARAN Riwanda Sayudha Graha; Sriyanto Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal volume 3,nomor 4,tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.332 KB)

Abstract

Sebagai perusahaan dengan tingkat permintaan produk jadi yang tinggi, maka PT. Poli Dayaguna Perkasa menerapkan sistem kerja 24 jam sehari. Oleh karena itu aktivitas perawatan sangat diperhatikan. Selama ini planning dalam melakukan aktivitas perawatan sudah cukup bagus, dimana sudah terdapat Standard Operation Procedure (SOP) yang terdapat pada work order dalam pelaksanaannya. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya, kegiatan manajemen dan evaluasi tidak memperhatikan waste pada aktivitas perawatan tersebut. Masih banyak yang melakukan aktivitas perawatan tanpa memperhatikan apakah kegiatan-kegiatan yang dilakukan merupakan kegiatan waste atau tidak, sehingga mengakibatkan berkurangnya kapasitas produksi dan kerugian lainnya yaitu berupa potensi keuntungan yang hilang, biaya tenaga kerja, serta potensi berkurangnya keandalan (reliability) pada mesin di lini produksi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan konsep lean untuk mengurangi waste pada aktivitas perawatan mesin di lini produksi PT. Poli Dayaguna Perkasa Ungaran.Dari identifikasi waste yang dilakukan dengan maintenance value stream mapping, terdapat tiga macam waste yaitu, unnecessary motion waste, process waste, dan defect waste. Setelah menggunakan 5-Whys, rekomendasi perbaikan yang dilakukan yaitu dengan pembuatan prosedur perawatan baru, penempatan toolbox di lini produksi, penggunaan sistem informasi ketersediaan part, dan pemberian peraturan berupa pencatatan kerusakan dan penghafalan tiap bagian mesin serta pelatihan kepada para mekanik.  Abstract As a company with high levels of finished products, and then PT. Poli Dayaguna Perkasa has applied the working system 24 hours per day. Therefore,maintenance activity is very important. Recently, planning to did the maintenance activity is good enough, where they had Standard Operation Procedure (SOP) which presented on the work order in its implementation. However, on the real implementation, management and evaluation activities did not pay attention of waste into maintenance activity. There were still many people who performs regardless in the maintenance activity to paid attention whether activities done is a waste or not, so that declined of a production activity and other losses in the form of the potential profits, labor cost, and also potentially reduced the reliability on the machine in the line production of PT. Poli Dayaguna Perkasa. The goal of this research is to apply a lean concept to reduce waste in the maintenance activity of machine in PT. Poli Dayaguna Perkasa’s production line.According to identification of  waste that have been done with maintenance value stream mapping, there are three kinds of waste, unnecessary motion waste, process waste, and defect waste. After using 5-Whys, recommendations for improvement that have been done is making a new maintenance procedure, procurement toolbox in production line, making information system about availability of part, and giving the new rules such as, recording the maintenance activity and each of part and machine, and giving a training to mechanics.
Usulan Desain Produk Berdasarkan Analisis Postur Kerja pada Bengkel AHASS Naga Sakti dengan Menggunakan Software CATIA Natalia Purba
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.455 KB)

Abstract

Perkembangan dunia industri otomotif yang sangat pesat mendorong Astra Honda Motor membuat beberapa bengkel cabang resmi (AHASS) yang berada di kecamatan Tembalang salah satunya yakni AHASS Naga Sakti.  Penulis menganalisa postur kerja para montir menggunakan kuisioner Nordic Body Map untuk mengetahui keluhan sakit yang dialami oleh para montir kemudian mencari penyebab keluhan sakit dengan menganalisis Rapid Upper Limb Assesment menggunakan software CATIA dan dilanjutkan dengan memberi usulan rancangan produk alat bantu agar montir dapat bekerja lebih ergonomis. Hasil penelitian menunjukkan para montir mengalami keluhan Musculoskeletal Disorder yang disebabkan oleh 5 postur kerja yang dianggap tidak ergonomis. Kelima postur tersebut dianalisis RULA yang menghasilkan  skor 7  untuk postur kerja 1,2,3 dan 5 yang berwarna merah dan skor 6 untuk postur kerja 4 yang memberikan warna oranye yang berarti bahwa kelima postur tersebut tidak ergonomis dan harus segera diperbaiki serta diselidiki penyebabnya. Penulis memberikan usulan rancangan produk yakni bangku yang dapat menahan beban tubuh montir dan membantu montir saat bekerja di bengkel tanpa harus melakukan postur-postur yang tidak ergonomis. ABSTRACT Proposed Product Design Based on Work Posture Analysis at AHASS Naga Sakti Workshop by Using CATIA Software. The development of the automotive industry is very rapid push Astra Honda Motor made a few workshops official branch (AHASS) situated in the district Tembalang one that is AHASS Naga Sakti. The author analyzes the working posture mechanics using questionnaires Nordic Body Map to know the pains suffered by the mechanic and then look for the cause of pain complaints by analyzing Rapid Upper Limb Assessment using CATIA and continued by giving the proposed product design tools so that a mechanic can work more ergonomically. The results showed the mechanics have complaints Musculoskeletal Disorder caused by 5 working postures that are considered not ergonomic. Fifth postures were analyzed RULA which produces a score of 7 for the working posture 1,2,3 and 5 red and a score of 6 to 4 working posture that gives the color orange, which means that the five are not ergonomic posture and must be corrected immediately and investigate the cause. Authors propose product designs that bench that can withstand the weight of a mechanic and helps mechanic while working in the garage without having to do the postures are not ergonomic. 
ANALISIS PENGARUH SHIFT DAN MASA KERJA TERHADAP TINGKAT KEWASPADAAN DENGAN APLIKASI PSYCHOMOTOR VIGILANCE TEST (PVT) (Studi Kasus di PT Polidayaguna Perkasa bagian Controlling, Ext – Winder, Primary dan Reslitter) Aniqatus Nurhamidati; Heru Prastawa
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PT Polidayaguna Perkasa merupakan salah satu industri plastik yang terletak di Ungaran, Semarang. Perusahaan ini menerapkan 3 shift kerja yaitu shift kerja pagi, siang, dan malam. Dalam 80-85% kasus kecelakaan kerja, faktor manusia menjadi penyebab utama terjadinya peristiwa tersebut. Hal ini disebabkan oleh  kelelahan dan turunnya tingkat kewaspadaan akibat gangguan tidur sebagai dampak dari penerapan shift kerja. Selain itu, Hasturi (2006) menyebutkan bahwa penyebab kecelakaan kerja  juga berkaitan erat dengan masa kerja pekerja. Di PT Polidayaguna Perkasa sendiri selama 2 tahun terakhir, telah terjadi 2 kecelakaan besar yang menimpa pekerja dengan masa kerja 13 dan 19 tahun diShift siang dan malam. Berdasarkan dua kasus kecelakaan kerja tersebut dilakukan pengujian apakah terdapat pengaruh antara shift, masa kerja, maupun interaksi shift kerja dan masa kerja terhadap tingkat kewaspadaan pada pekerjaan Controlling, Ext – Winder, Primary, dan Reslitter. Berdasarkan hasil  uji desain faktorial dua faktor, didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh  antara shift, masa kerja maupun interaksi antara shift dan masa kerja terhadap tingkat kewaspadaan dengan nilai probabilitas (0,000<0,05) untuk shift, (0,000<0,05) untuk masa kerja dan (0,043<0,05) untuk interaksi antara shift dan masa kerja. Semakin lama masa kerja seseorang, tingkat kewaspadaan yang dimiliki pekerja tersebut semakin besar. Sedangkan shift kerja malam akan menghasilkan tingkat kewaspadaan yang terrendah dibandingkan dengan shift kerja pagi maupun siang. Untuk meningkatkan kewaspadaan pekerja dapat dilakukan beberapa usaha seperti mengadakan rotasi pekerja, pemerkayaan pekerjaan, memberikan program pelatihan kepada pekerja, mengadakan penilaian kerja, memberikan teh pada pekerja di shift pagi dan kopi untuk pekerja di shift malam
Perencanaan Strategi Bisnis Pada UKM Mebel Bambu Di Kabupaten Purworejo Achmad Farizal Imanudin; Susatyo Nugroho W.P; Diana Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.901 KB)

Abstract

Mebel bambu dijadikan salah satu potensi yang dikembangkan menjadi klaster unggulan di Kabupaten Purworejo. Namun, produksi UKM ini terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Berdasarkan fishbone awal, penyebab penurunan penjualan ini yaitu faktor manajemen, persaingan dengan pengrajin bambu dari daerah lain, inflasi, pemasaran yang belum optimal dan banyaknya produk impor. Faktor manajemen menjadi faktor yang paling mempengaruhi hal ini. Padahal manajemen dituntut untuk mampu merencanakan strategi bagi suatu organisasi dan pengambilan keputusan yang bersifat strategis. Sehingga dibutuhkan suatu strategi bisnis bagi UKM untuk membantu manajemen mengatasi permasalahan dan tantangan yang akan dihadapi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor internal dan eksternal UKM ini dan merumuskan alternatif strategi serta memilih prioritas strategi bagi UKM Mebel Bambu di Kabupaten Purworejo. Analisis faktor internal dan eksternal menggunakan IFE dan EFE, penentuan posisi UKM dengan matriks IE dan proses perumusan strategi menggunakan SWOT Matriks. Alternatif strategi dipilih menggunakan MAUT. Hasilnya didapat lima strategi dengan prioritas tertinggi yaitu bekerjasama dengan UKM lain dalam pemesanan bahan baku secara kolektif (0,80), membuat website khusus untuk pemasaran produk UKM (0,72), menawarkan kerjasama dengan pemerintah dengan memberikan produk secara murah/gratis dengan syarat meletakkan mebel tersebut pada ruang tamu/tempat lain yang strategis di dinas tersebut (0,56), mengembangkan pasar produk dengan menjalin kerjasama antar sesama pebisnis mebel dalam asosiasi antar pebisnis (0,55) dan menawarkan produk kepada pesaing di daerah lain sebagai distributor (0,53).  AbstractBamboo furniture used as one of the potential that developed into a cluster seed in Purworejo. However, this SME production continues to decline from year to year. Based on the initial fishbone, this is the cause of the decline in sales management factors, competition with bamboo craftsmen from other areas, inflation, the marketing that is not optimal and many imported products. Management factor into the factors that most affect this. In fact, management is required to plan a strategy for an organization and making decisions that are strategic to the problems and challenges to be faced. So it takes a business strategy for SMEs to help management address the problems and challenges to be faced. This study aims to analyze internal and external factors SME and formulate alternative strategies and prioritize strategies for SME Bamboo in Purworejo. Analysis of internal and external factors using the IFE and EFE, positioning SME with IE matrix and strategy formulation process using the SWOT matrix. Alternative strategies have been used MAUT. The result obtained five strategies with the highest priority is cooperation with other SME in the ordering of raw materials collectively to reduce the price (0.80), make a website for the marketing of SME products (0.72), offered to cooperate with the government to provide cheap/free products with the terms put the furniture in the living room / other strategic places in the office (0.56), developing market products with cooperation among fellow business people in the association between businessmen furniture (0.55) and offer products to a competitor in other areas as the distributors (0.53).
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PRODUKSI DAN OUTPUT SHORTAGE PADA PT CEDEFINDO Ulina, Jessika; Bakhtiar, Arfan
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.233 KB)

Abstract

Jessika Ulina, Analisa Ouput Shortage dan Keterlambatan Produksi pada PT Cedefindo, Banyak penelitian yang telah membahas mengenai sistem manajemen kualitas yang dapat diterapkan di dalam suatu perusahaan untuk menjamin bahwa kegiatan yang berlangsung dalam suatu perusahaan berjalan sesuai dengan yang sudah direncanakan. Namun, ditemukan bahwa perusahaan perusahaan yang sudah tersertifikasi tetap mengalami kendala dalam menjalankan kegiatan di dalam perusahaannya. Secara khusus perusahaan yang bergerak pada bidang manufaktur, keberhasilannya dapat diukur secara kuantitatif yaitu dengan melihat apakah hasil produksi sudah mencapai target produksi. Pada studi kasus yang dilakukan di PT Cedefindo, perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur kosmetik ini mengalami kendala yaitu keterlambatan produksi dan hasil produksi yang tidak sesuai dengan target produksi. Berdasarkan data tahun 2015 terdapat beberapa faktor penyebab keterlambatan dan ketidak sesuaian hasil produksi. Analisa dilakukan dengan menggunakan pareto sebagai tool untuk melihat frekuensi kejadian setiap faktor penyebab dan diagram tulang ikan sebagai tool untuk membahas sebab akibat. Hasil dari analisa ini merupakan saran mengenai hal hal yang lebih bersifat praktikal dan bisa diterapkan untuk mengurangi keterlambatan produksi dan mencapai hasil produksi sesuai dengan rencana produksi. Abstract[Analysis of Output Shortage and Production Delays in PT Cedefindo] Many studies have explained about how Quality Management System is applied in order to ensure that the production activity goes as it has been planned. However, there are a few findings that a firm which has been certified is still undergoing a few obstacles. Especially for a manufacture firm, it can quantify its effectiveness by considering whether or not its producivity meets its target. In this study case in PT Cedefindo, this cosmetic manufacturing company facing a few obstacles such as production delays and output shortage. Based on the 2015 production record it is found that there are a number of causative factor for these matters. This research chooses pareto and fish bone diagram as its tools to elaborating the existed problems. The analysis will summarize advices regarding things to be implemented which are more likely to be practical so it can help the production activity itself directly.
ANALISIS PENYEBAB KETIDAKSESUAIAN VOLUME PENYALURAN CRUDE OIL DARI KAPAL MENUJU TANKI PENAMPUNGAN DENGAN METODE RCA (ROOT CAUSES ANALYSIS) ( STUDI KASUS DI PT. VWX ) Catur Indra Agusman; Dyah Ika Rinawati; Susatyo Nugroho W.P.
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidaksesuaian jumlah minyak yang dipindahkan dari kapal menuju kilang penampungan sangat besar. Data ketidaksesuaian jumlah pemindahan volume minyak pada bulan Januari hingga Agustus tercatat sebesar 277.768.126 barel. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya ketidaksesuaian hasil proses pemindahan  minyak yang sangat besar baik dari prosesnya ataupun peralatan yang digunakan. Untuk mengetahui penyebabnya maka akan dianalisa dengan menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA) dengan skema fishbone diagram dan 5 Why’s. Selain dengan metode runtutan kejadian, pada kasus ini RCA juga dibuat dengan menggunakan metode fault tree analysis (FTA). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, penyebab terjadinya ketidaksesuaian hasil pemindahan minyak adalah kurangnya pengawasan dan jumlah pegawai yang ada, tidak adanya alat pendeteksi kebocoran, serta faktor lingkungan. Dari hasil penyebab yang didapatkan maka diberikan rekomendasi pembuatan checklist proses pemindahan minyak pada Loading Arm untuk mengatasi kurangnya pengawasan terhadap para pekerja dan kurangnya pegawai yang menangani atau bertanggungjawab terhadap sistem, merekomendasikan Pig Detector dengan metode Tracer Radioisotope untuk mengatasi permasalahan tidak adanya pendeteksi kebocoran didalam tanah dan mengganti penggunaan metode pengelasan dari metode shielded metal arc welding (SMAW) menjadi metode Sabmerged arc welding (SAW) terkait pada kebocoran yang terjadi pada sistem instalasi di PT. VWX. AbstractIncongruity the amount of oil moved from a vessel to refinery storage was very large. Its nonconformity data of the volume oil transfer on January until August recorded at  277.768.126 barrel. This research was conducted to determine the cause of the huge discrepancy the oil moving process either of the processes or equipment used . The  root cause analysis ( RCA )method was used to determine what the cause, with schematics fishbone diagrams and 5 why’s. In this case, besides uses “sequenceof event” method, also use the  fault tree analysis ( FTA)  method. Based on the result of conducted studies, cause of  the discrepancy is a result of oil removal monitoring lack and number of existing employees, the absence of leak detector, as well as environmental factors. From the causes of result obtained, it’s recommended making the oil relocation process checklist on Loading Arm  to overcome this worker monitoring lack, lack of employees  who handle or responsible for system, Pig Detector with Tracer Radioisotope was recommended to overcome the absence of detection leakage in the ground and replacing the use of welding methods from Shielded Metal Arctostaphylu Welding (SMAW) method into Sabmerged Arctostaphylu  Welding ( SAW ) method, related to leaks happened to installation system on PT. VWX.
PERANCANGAN ALAT PENCETAK BRIKET DENGAN METODE GREEN QUALITY FUNCTION DEVELOPMENT (GQFD) Tisa Aisyarahmi; Hery Suliantoro; Haryo Santoso
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.214 KB)

Abstract

Briket merupakan sumber energi alternatif untuk menggantikan kebutuhan masyarakat pada minyak tanah. Namun dalam proses produksinya terdapat kendala yaitu proses pembuatannya yang masih menggunakan alat tradisional sehingga kurang efektif dan alat pencetak briket modern masih sangat mahal. Hasil wawancara kepada 3 produsen briket didapatkan data bahwa berhentinya produsen briket dikarenakan rusaknya alat pencetak briket dan mahalnya biaya perbaikan alat tersebut. Tetapi dari segi pemanfaatan, produsen masih ingin memproduksi briket dan memasarkannya kembali, maka hal ini mendorong untuk mengembangkan produk sederhana pencetak briket untuk skala menengah. Tujuan penelitian ini adalah merancang alat pencetak briket yang ekonomis dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah integrasi metode Green Quality Function Development (GQFD). Pada penilitian ini bahan dasar yang digunakan adalah kayu keranji. Dalam perancangan alat pencetak briket, pengukuran dilakukan menggunakan ukuran antropometri manusia skala 5% dan 95% percentil wanita dan pria disesuaikan dengan kebutuhan perancangan alat pencetak briket. Berdasarkan wawancara kepada pihak UMKM, alat pencetak briket ini termasuk kedalam kategori ekonomis jika dibandingkan dengan alat pencetak briket yang sudah ada sebelumnya. Selain itu, alat pencetak briket ini dapat di kategorikan dalam alat pencetak briket sederhana karena bahan baku yang digunakan serta cara pengerjaannya mengunakan tenaga manusia sebagai penggerak utama. Kayu keranji ini dapat bertahan kurang lebih 10 tahun dan apabila dibiarkan di alam terbuka dapat terurai dengan tanah tanpa merusak alam dalam hal ini alat pencetak briket dapat dikategorikan sebagai alat pencetak briket yang ramah lingkungan. ABSTRACTDesigning briquette printer with Green Quality Function Development methods (GQFD)-Briquette is an alternative energy source to replace the needs of society in kerosene. However, the use of traditional tools is a constraint in the manufacturing process so that it becomes less effective and the briquettes modern printingtools are still very expensive. Data that were obtained from the interviews to the three briquettes producers concluded that the damage of briquettes printing tools and the expensive costs to repair it, was the reason to stopped the production process. But in terms of utilization, the manufacturer still wants to produce it and market it back, that’s the reason to develop some simple briquettes printer tools for medium-scale production. The purpose of this study was to design an economical and environmental friendly briquettes printer. The method used in this research is the integration method of Green Quality Function Development (GQFD). In this research the basic material used is keranji timber. In the design process of this briquettes printer, measurements were performed using human anthropometry size scale of 5% and 95% percentile of women and men adapted to the needs of this tools. Based on the interviews to the SMEs, this briquette printer is included into the more economist category compared to the previous briquettes printer. This briquettes printer can be categorized to a simple tools due to the basic material and the used of human labor in the production process. Keranji timber can last about 10 years and when it left in the open air it can be decomposed by soil without damaging the environment, so this briquettes printing tools can be categorized as environmental friendly tools.

Page 55 of 126 | Total Record : 1253


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue