cover
Contact Name
Bisara Guna
Contact Email
gunabisara@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
gunabisara@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kaktus Nomor 1-3 Gomong, Kota Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
PENAOQ: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata
ISSN : 27217140     EISSN : 27218708     DOI : https://doi.org/10.1010/4y676815
Core Subject :
PENAOQ : Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata, dengan nomor terdaftar P-ISSN 2721-7140 dan E-ISSN 2721-8708, adalah jurnal peer-review, tersedia dalam bentuk cetak dan online yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Mei dan Oktober) oleh Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Jurnal ini menjadi media bagi para dosen, peneliti, akademisi, dan mahasiswa untuk menulis penelitian atau studi kasus yang berkaitan dengan kesusastraan Arab, kesusastraan Inggris, kesusastraan Indonesia, kebudayaan dan kepariwisataan.
Arjuna Subject : -
Articles 77 Documents
Guru Wen Dalam Menyempurnakan Islam di Narmada Lombok Barat NTB (Suatu Pendekatan Budaya) Muhammad Dedad Bisaraguna Akastangga
Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2025): Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1010/gqt8ga68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seorang yang memiliki nama panggilan Guru Wen yang menyempurnakan agama Islam di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat yang masih menganut Islam Wetu Telu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hal-hal yang aktual dihadapi oleh TGH. M. Djuaini Mukhtar ketika menyebarkan syariat Islam yang sempurna di Narmada Lombok Barat, NTB yaitu : (1) dari segi Theologis kepercayaan dan keimanan yang belum sempurna sesuai dengan akidah Islamiyyah sebagaimana dipraktekkan oleh masyarakat penganut varian Islam Wetu Telu (waktu tiga), (2) Syariat yang masih minim pengalamannya, (3) Kosmologi orang Sasak  yang masih takut kepada makhluk halus yang dipercaya sebagai penghuni Bumi bersama-sama dengan manusia, (4) Kultur budaya yang sistemnya masih bercampur dan melekat, meskipun Islam sebagai identitas Ke-Sasak-an sangat kuat.
Rekonstruksi Bahasa Arab dalam Perspektif Linguistik Modern : Tinjauan Filosofis Ahmad Sirojul Hakiki; Masdani
Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2025): Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1010/t2q9rb90

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji rekonstruksi bahasa Arab dalam perspektif linguistik modern melalui pendekatan filosofis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif jenis library research dengan sumber data berupa buku dan artikel ilmiah, khususnya terkait pemikiran Ferdinand de Saussure. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif-analitik dan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa linguistik modern memberikan kontribusi signifikan dalam memahami struktur bahasa Arab melalui kajian fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik secara sistematis. Konsep-konsep utama seperti langue dan parole, signifiant dan signifie, serta hubungan sintagmatik dan paradigmatik memperkuat analisis kebahasaan secara ilmiah. Secara filosofis, bahasa Arab dapat dikaji melalui aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis, yang menunjukkan bahwa bahasa tidak hanya sebagai sistem simbol, tetapi juga memiliki makna dan nilai dalam kehidupan manusia. Integrasi linguistik modern berdampak pada pengembangan pembelajaran bahasa Arab yang lebih efektif dan komunikatif.
Latar Tempat dalam Novel The Time Machine Karya H.G. Wells Nadilla Milianda Syafira
Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata Vol. 7 No. 1 (2026): Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1010/fyre7a11

Abstract

This research is entitled Setting of Place in the Novel The Time Machine by H.G Wells. This novel tells about a time traveler who creates a time machine to be used to go to the future, and finally he goes to the year 802,701. This study aims to analyze the setting of the place in the novel. The method used is descriptive qualitative method. In this study, the author uses a sociological approach to literature. The results of this study describe the setting of the place in the novel The Time Machine.
Klasifikasi Penamaan Obat Tradisional Masyarakat Bima: Kajian Antropolinguistik terhadap Leksikon Etnomedisin Nurul Maulidan
Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata Vol. 7 No. 1 (2026): Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1010/61qdcn74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan klasifikasi penamaan obat tradisional masyarakat Bima di Desa Sondosia, Kabupaten Bima. Analisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan antropolingistik karena mengkaji leksikon etnomedisin terhadap penamaan obat tradisional yang dipengaruhi oleh budaya lokal. Data dalam penelitian adalah leskikon obat tradisional dengan sumber data yaitu masyarakat di  Desa Sondosia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara, dengan bantuan dokumentasi berupa foto objek. Data dianalisis dengan teknik pilah unsur penentu (PUP) untuk mengidentifikasi dasar penamaan leksikon obat tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi penamaan obat tradisional masyarakat Bima di Desa Sondosia terdiri dari lima kategori, yaitu penamaan berdasarkan cara penggunaan obat, wujud obat, fungsi obat, rasa obat, dan kandungan obat.   Kata Kunci: Antropolinguistik, Etnomedisin, Leksikon, Masyarakat Bima
Surah At-Tariq Dalam Tinjauan Stilistika Ahmad
Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata Vol. 7 No. 1 (2026): Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1010/b12gnh57

Abstract

Artikel ini menyajikan kajian stilistika terhadap surah At-Tariq dengan menggunakan lima level analisis yang lazim dipakai dalam kajian stilistika Al Quran, yaitu fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan imagery. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan metode deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa: 1) tekstur bunyi surah ini didominasi oleh konsonan lateral lam serta konsonan nasal nun dan mim yang memperkuat nuansa ketegasan dan kepastian pesan; 2) pergantian antara bentuk pasif khuliqa dan struktur sumpah yang menonjolkan pelaku tersembunyi menegaskan peran Allah sebagai Sang Pencipta; 3) surah ini dibangun di atas paralelisme dan repetisi sintaksis, khususnya pengulangan akar kata ك-ي-د pada ayat 15-16 dan pengulangan akar ر-ج-ع yang menautkan kebangkitan manusia dengan siklus air di alam; 4) secara semantik, kata-kata kunci seperti at-tariq, ar-raj’, dan as-sara’ir mengandung makna berlapis yang menghubungkan sumpah kosmis dengan pesan eskatologis; 5) imagery bintang yang menembus kegelapan (an-najmu ath-thaqib) dan air yang memancar (ma’in dafiq) berfungsi sebagai majaz yang mencerminkan argumen utama surah ini: sesuatu yang tampak kecil atau tersembunyi tetap menyimpan daya yang menentukan, sebagaimana Allah yang menciptakan manusia pertama kali pasti kuasa untuk membangkitkannya kembali. Kata Kunci: Al-Qur’an, At-Tariq, Stilistika, Uslub
Investigating Students' Perception and Challenges on Artificial Intelligence-Assisted Listening Learning in EFL Context: Evidence from The First Grade Students of The English Literature Department, Faculty of Literature, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Lalu Abdul Razak Hazami; Zamroni; Ahmad Sirojul Hakiki
Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata Vol. 7 No. 1 (2026): Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1010/4bv3mh89

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah memberikan peluang baru dalam pembelajaran bahasa Inggris, khususnya pada keterampilan menyimak (listening). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam memanfaatkan AI sebagai media pembelajaran listening pada konteks English as a Foreign Language (EFL). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 30 mahasiswa tahun pertama Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terbuka dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis melalui teknik thematic analysis dengan tahapan reduksi data, pengodean, pengelompokan tema, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan AI karena mampu meningkatkan fleksibilitas belajar, akses terhadap materi autentik, personalisasi pembelajaran, serta memberikan umpan balik secara cepat melalui fitur seperti subtitle otomatis, transkrip real-time, dan evaluasi instan. AI juga meningkatkan motivasi serta kepercayaan diri mahasiswa dalam berlatih listening secara mandiri. Namun demikian, penelitian ini juga mengungkap sejumlah tantangan, meliputi keterbatasan akses internet, biaya aplikasi premium, gangguan teknis, akurasi transkrip yang belum optimal, suara AI yang masih kurang alami, serta kecenderungan ketergantungan dan rendahnya disiplin belajar mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar sebagai media pendukung pembelajaran listening, tetapi belum mampu menggantikan peran dosen dalam memberikan bimbingan, interaksi akademik, serta penjelasan kontekstual. Oleh karena itu, integrasi AI dan pembelajaran tatap muka perlu dikembangkan secara seimbang untuk menciptakan pembelajaran listening yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan. Kata kunci : AI-assisted listening learning, persepsi mahasiswa, tantangan pembelajaran, EFL, pembelajaran listening
Ekplorasi Faktor-Faktor Yang Menghambat Implementasi CHSE di Restoran UNION Pondok Indah Mall Jakarta Dayinta Naurah Prayagati; I Gusti Ayu Ari Agustini; Ni Ketut Veri Kusumaningrum
Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata Vol. 7 No. 1 (2026): Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1010/pgavfq31

Abstract

Penerapan Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) pada industri restoran merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, aman, dan berkelanjutan. Meskipun berbagai prosedur CHSE telah diterapkan, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai hambatan yang berpotensi memengaruhi konsistensi implementasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat implementasi CHSE, menganalisis penyebab munculnya hambatan, serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan untuk meminimalkan hambatan tersebut di Restoran Union Pondok Indah Mall Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner sebagai data pendukung yang dianalisis menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CHSE pada dasarnya telah berjalan dengan baik, namun masih terdapat hambatan yang meliputi aspek sumber daya manusia, komunikasi, pengawasan, dan fasilitas pendukung. Hambatan yang paling dominan berkaitan dengan aspek sumber daya manusia, terutama kurangnya pelatihan, pemahaman, dan konsistensi karyawan dalam menerapkan prosedur CHSE. Upaya yang dilakukan meliputi pelatihan rutin, briefing, pengawasan, evaluasi berkala, dan penyediaan fasilitas pendukung. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi karyawan, penguatan komunikasi internal, serta evaluasi berkelanjutan guna mendukung implementasi CHSE secara optimal. Kata Kunci: CHSE, faktor penghambat, implementasi CHSE, restoran, sumber daya manusia