cover
Contact Name
HASAN HUSAINI
Contact Email
info@sahakreasindo.co.id
Phone
+6285348848226
Journal Mail Official
info@sahakreasindo.co.id
Editorial Address
Komplek Nur Aisya Lestari IV No. 43, Jl Handil Tiga RT 02 / RW 01 Manarap Baru, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan 70654
Location
Kab. banjar,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah
ISSN : 31096239     EISSN : 31096220     DOI : https://doi.org/10.64788/ar-rasyid
Core Subject :
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah adalah jurnal peer-review yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan ide-ide inovatif di antara para peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu. Kami menerima kontribusi ilmiah dalam bentuk artikel penelitian, tinjauan pustaka, studi kasus, dan laporan teknis yang mencakup berbagai bidang keilmuan, termasuk tetapi tidak terbatas pada: Sains dan Teknologi: Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Informatika, Teknik, dan Ilmu Lingkungan. Ilmu Sosial dan Humaniora: Sosiologi, Antropologi, Psikologi, Ekonomi, Pendidikan, Hukum, Sejarah, dan Filsafat. Kesehatan dan Kedokteran: Kedokteran, Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Ilmu Biomedis. Bisnis dan Manajemen: Manajemen, Akuntansi, Keuangan, Pemasaran, dan Kewirausahaan.
Arjuna Subject : -
Articles 400 Documents
IMPLEMENTASI INOVASI LAYANAN SERTIFIKASI HALAL DI KANTOR KECAMATAN JELUTUNG Ulfia Putri Lia Ananta; Ridhwan Ridhwan; Mar Atun Saadah
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 9 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (September 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i9.491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi inovasi layanan sertifikasi halal di Kantor Kecamatan Jelutung serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Inovasi ini dikembangkan untuk mempermudah pelaku usaha dalam memperoleh sertifikat halal melalui pendampingan administrasi dan fasilitasi penggunaan aplikasi SIHALAL. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Informan penelitian terdiri atas Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan, pendamping halal, serta pelaku usaha penerima layanan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi layanan sertifikasi halal di kecamatan Jelutung telah memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam proses pengurusan sertifikat halal. Pelaksanaan inovasi ditandai oleh kemudahan akses layanan, pendampingan yang responsif, kerja sama dengan berbagai pihak, serta upaya perbaikan layanan yang dilakukan secara berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi dukungan pemerintah, kerja sama antar instansi, dan keterlibatan pendamping halal. Dan faktor penghambat meliputi rendahnya pemahaman sebagian pelaku usaha mengenai sertifikasi halal, keterbatasan kemampuan penggunaan teknologi digital, serta rendahnya partisipasi dalam kegiatan sosialisasi. Secara keseluruhan, inovasi ini berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan sertifikasi halal dan memperluas akses layanan bagi pelaku usaha di kecamatan Jelutung
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA WANUTUNGGAL KECAMATAN GODONG KABUPATEN GROBOGAN MELALUI OPTIMALISASI LIMBAH SEKAM PADI MENJADI BRIKET SEBAGAI PRODUK BERNILAI GUNA DAN EKONOMI Dimas Rizal Saputra; Melany Fatika Sari; Eva Risty Aulia; Putri Dwi Lestari; Adindia Ilsa Melania; Restu Wulan Agustin; Naela Ayu Fadhila; Kasanova Hasna Nabila; Muhammad Farhan Matalino Prasetya; Zahid Ghazanfar Muharram; Syampradana Rasyiid Prasetyo; Devita Ranna Dewanti
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 9 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (September 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i9.492

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap permasalahan pemanfaatan limbah sekam padi di Desa Wanutunggal, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, yang berdasarkan hasil observasi masih belum optimal karena sebagian sekam dibakar atau dibiarkan menumpuk. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya petani, dalam mengolah limbah pertanian menjadi produk yang memiliki nilai guna dan berpotensi memberikan nilai ekonomi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, penyusunan materi, sosialisasi, demonstrasi, praktik pembuatan briket, serta pengenalan dasar branding dan pemasaran produk. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Agustus 2026 di rumah Ketua Tani Desa Wanutunggal dengan sasaran warga yang bermata pencaharian sebagai petani. Pelaksanaan kegiatan mencakup persiapan materi edukasi dan praktik, penyampaian informasi mengenai potensi dan pemanfaatan sekam padi, menampilkan proses pembuatan briket melalui video, praktik langsung, dan penyampaian materi dasar mengenai branding dan pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan terlaksananya proses transfer pengetahuan dan pengalaman praktik mengenai pemanfaatan sekam padi sebagai bahan baku briket serta pengenalan pengembangan produk melalui aspek branding dan pemasaran. Nilai kebaruan kegiatan terletak pada integrasi pengolahan limbah sekam dengan penguatan kapasitas masyarakat dan pengenalan pemasaran berbasis potensi lokal. Program ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan usaha berbasis energi biomassa di tingkat desa, meskipun keberlanjutan produksi dan kelayakan ekonomi masih memerlukan pendampingan serta evaluasi lanjutan
PENGEMBANGAN NILAI MORAL ANAK USIA DINI MELALUI METODE KETELADANAN DI TK AL-AZHAR DAN TK AL-HIMMAH MUARA TEBO Hairunnisah Hairunnisah; Nuraina Nuraina
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 9 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (September 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i9.493

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi pengembangan nilai moral pada anak usia dini usia 4-5 tahun melalui metode keteladanan di TK AL-Azhar II dan TK Al-Himmah Tebo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas. Informan penelitian ini adalah  kepala  sekolah, guru  pendamping kelas.  Metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara garis besar pengembangan nilai moral anak usia 4-5 tahun di PAUD AL-Azhar II dan TK Al-Himmah Tebo , sudah dilakukan dengan baik. Pelaksanaan dilakukan dengan menggunakan metode dan teknik pembelajaran yang bervariatif, keterlibatan orang tua, strategi pengembangan nilai moral dan dalam pelaksanaan KBM. Sementara evaluasi dalam pengembangan nilai moral dilakukan dengan cara penilaian, namun dalam pelaksanaannya tidak ada penilaian secara khusus, tetapi bergabung dalam segala bidang. Faktor pendukung dalam implementasi pengembangan nilai moral di TK AL-Azhar II dan TK Al-Himmah Tebomeliputi: 1) adanya workshop bagi pendidik dalam mengembangkan nilai-nilai agam dan moral, 2) adanya papan pembiasaan dan papan nasehat tentang nilai moral, 3) adanya sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai. Sementara faktor penghambat dalam pengembangan nilai moral di PAUD AL-Azhar II dan TK Al-Himmah Tebo meliputi: 1) perbedaan pola asuh orang tua pada peserta didik, 2) kurangnya kerjasama dari orang tua murid, 3) waktu pembelajaran yang terbatas, 4) perbedaan kemampuan anak dalam mengikuti pembelajaran
PENGUATAN MITIGASI LONGSOR MELALUI PEMETAAN RISIKO DAN SIMULASI EVAKUASI BERBASIS SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS DESA KEPATIHAN Sorja Koesuma; Hafizh Rasendriya; Mujam Ilmi; Mawaddaturrohmah; Afrista Devi Kania; Diah Ayu Ningrum; Atha Karisma Ardani; Faradiva Ayu Regina; Naswa Fauziah Azalia; Faiq Nauval Afif Zaidan; Marulitua Stephanos Charistheas Agathos Siregar
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 9 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (September 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i9.494

Abstract

Desa Kepatihan, Kabupaten Wonogiri, memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tanah longsor akibat topografi perbukitan dan curah hujan tinggi, yang diperparah oleh terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai langkah mitigasi terstruktur. Kegiatan pengabdian Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kesiapsiagaan masyarakat Desa Kepatihan dalam menghadapi risiko bencana tanah longsor berbasis indikator SDGs 11 dan 13. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis masyarakat melalui tiga tahapan utama: pemetaan risiko bencana berbasis QGIS dan InaRISK, sosialisasi Tas Siaga Bencana (TSB), serta simulasi evakuasi Simpul Aman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peta risiko bencana berhasil menetapkan zona rawan, rute evakuasi, dan titik kumpul di Lapangan Krumpyung. Edukasi TSB dan simulasi interaktif memberikan pengalaman langsung kepada warga mengenai respons darurat, pembagian peran, dan penanganan korban. Meskipun demikian, program ini belum mengukur perubahan pengetahuan secara kuantitatif melalui pre-test dan post-test. Kesimpulannya, integrasi pemetaan risiko bencana dan simulasi efektif memperkuat kapasitas mitigasi warga, sehingga disarankan adanya evaluasi terukur serta pelatihan evakuasi secara berkala
THE EFFECT OF TRAINING AND DEVELOPMENT PROGRAMS ON EMPLOYEE PERFORMANCE: THE MEDIATING ROLE OF COMPETENCE AT DIVISIONAL REGIONAL IV TANJUNG KARANG, PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) Ahmad Bilal; Defrizal Defrizal
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 9 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (September 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i9.495

Abstract

Employee performance is an important aspect in supporting the operational success of railway companies, where accuracy, discipline, competence, and compliance with operational standards are essential. At PT Kereta Api Indonesia (Persero) Regional Division IV Tanjung Karang, participation in education and training programs increased throughout the 2023–2025 period. Nevertheless, employee competence and performance remained below the company’s 100% target during the same period. This condition highlights the need to examine the effectiveness of training programs in improving employee performance, including through the development of employee competence. This study aims to analyze the effects of training programs on employee performance, the effect of training programs on competence, the effect of competence on employee performance, and the mediating role of competence in the relationship between training programs and employee performance at PT Kereta Api Indonesia (Persero) Regional Division IV Tanjung Karang. The study employed a quantitative approach using an explanatory research design. The sample consisted of 120 non-crew employees who had participated in the company’s training programs, selected using a saturated sampling technique. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with the assistance of SmartPLS 4 through measurement model evaluation, structural model assessment, and hypothesis testing. The findings indicate that the training program has a positive and significant effect on employee performance, with a path coefficient of 0.472 and a T-statistic of 5.579. The training program also has a positive and significant effect on competence, with a path coefficient of 0.702 and a T-statistic of 16.457. Furthermore, competence has a positive and significant effect on employee performance, with a path coefficient of 0.384 and a T-statistic of 4.271. The indirect effect analysis demonstrates that competence partially mediates the relationship between the training program and employee performance, with an indirect effect of 0.270 and a T-statistic of 3.983. Overall, the training program and competence explain 62.5% of the variance in employee performance. These findings indicate that improving employee performance is associated not only with the direct implementation of training programs but also with the extent to which such programs successfully develop employee competence. Therefore, the company should align training programs with the competency requirements of each position, strengthen technical and application-oriented training methods, and conduct continuous evaluations of employee competence and performance.
ANALISIS PEMANFAATAN PLATFORM TIKTOK SEBAGAI MEDIA EVALUASI PRAKTIK TARI PADA SISWA SMA Adelia Wulandari
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 9 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (September 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i9.496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan platform TikTok sebagai media evaluasi praktik tari pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan pelaksanaan evaluasi praktik tari berbasis video melalui TikTok dalam konteks pembelajaran yang alamiah. Subjek penelitian meliputi siswa SMA dan guru Seni Budaya yang terlibat dalam penugasan praktik tari. Data diperoleh melalui observasi terhadap video praktik tari siswa, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi berupa tugas, umpan balik, dan catatan penilaian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok dapat mendukung evaluasi praktik tari dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk merekam dan mengumpulkan penampilan secara lebih fleksibel, sedangkan guru dapat meninjau video berulang kali dan memberikan umpan balik yang lebih rinci. Format video juga mendukung pembentukan portofolio digital dan umpan balik teman sejawat, terutama dalam mengamati ketepatan gerak, irama, ekspresi, formasi, kreativitas, serta penggunaan unsur pendukung tari. Namun, pemanfaatan TikTok memerlukan rubrik penilaian yang jelas, pengaturan privasi, pengawasan guru, dan strategi untuk mengurangi distraksi digital. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemanfaatan platform video pendek yang populer sebagai ruang evaluasi praktik tari, bukan hanya sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian berimplikasi pada pengembangan evaluasi digital yang dapat melengkapi penilaian praktik tari secara langsung dengan dokumentasi kinerja siswa yang lebih fleksibel dan dapat ditinjau kembali.
KERANGKA KEBIJAKAN KESEHATAN DALAM PELAYANAN KESEHATAN MENTAL MAHASISWA: ANALISIS KONTEKS, PROSES, DAN PELAKU KEBIJAKAN Rafeyla Sara Nadhifah; Galuh Efnol Adzan; Riza Adelia Suryani; Nadhira Junisa; Nayla Putri Anjani; Zakya Syadila Utami; Fausiah Putri Amelia; Rahma Mey Rani; Naba Kharisma Balqis; Erin Putri Adelia; Novitry Pratiwi
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 9 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (September 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i9.497

Abstract

Kesehatan mental mahasiswa menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian karena dipengaruhi oleh tekanan akademik, kondisi ekonomi, keluarga, hubungan sosial, organisasi, dan perubahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelayanan kesehatan mental mahasiswa di perguruan tinggi melalui kerangka Health Policy Triangle yang meliputi konteks, proses, dan pelaku kebijakan. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai penelitian terdahulu yang membahas kondisi kesehatan mental mahasiswa serta pelayanan kesehatan mental di perguruan tinggi, kemudian dianalisis berdasarkan kerangka Health Policy Triangle. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebutuhan pelayanan kesehatan mental muncul dari berbagai tekanan yang dialami mahasiswa, termasuk depresi dan kecemasan. Respons perguruan tinggi berkembang melalui layanan konseling, skrining, deteksi dini, monitoring, intervensi, tindak lanjut, serta pemanfaatan teknologi melalui sistem informasi dan aplikasi kesehatan mental. Pelaksanaannya melibatkan pimpinan perguruan tinggi, unit layanan kesehatan, psikolog, konselor, dosen, organisasi mahasiswa, dan mahasiswa. Kesimpulannya, pelayanan kesehatan mental mahasiswa membutuhkan keterkaitan yang kuat antara konteks, proses, dan pelaku, disertai dukungan kelembagaan, akses layanan, tenaga profesional, koordinasi antaraktor, dan keterlibatan mahasiswa.
TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA ATAS KERUGIAN KONSUMEN DALAM TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE Maulina Bilqis Syoleha; Fitria Agustin
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 10 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Otkober 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i10.498

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mengubah jual beli dari tatap muka menjadi transaksi online, yang memudahkan konsumen dan pelaku usaha, namun juga menimbulkan masalah seperti barang tidak sesuai, rusak, atau tidak dikirim. Penelitian ini bertujuan mengetahui tanggung jawab pelaku usaha atas kerugian konsumen dan perlindungan hukum yang diberikan. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan studi literatur peraturan perundang-undangan dan sumber hukum lain. Hasil penelitian menunjukkan pelaku usaha wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen sesuai ketentuan perlindungan konsumen dan transaksi elektronik, dan konsumen berhak mendapatkan kompensasi atau ganti rugi sesuai hukum yang berlaku.
DESIGN AND DEVELOPMENT OF A WEB-BASED SERVICE INFORMATION SYSTEM AT NGRINGO VILLAGE OFFICE USING RAPID APPLICATION DEVELOPMENT Emmanuel Sahna Nugraha Y P; Sri Widiyanti; Hadis Turmudi
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 10 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Otkober 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i10.499

Abstract

Layanan administrasi di Kantor Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, saat ini masih dilakukan secara konvensional. Warga harus datang langsung ke kantor desa untuk mengajukan permohonan, sementara pencatatan dan pengarsipan dokumen belum sepenuhnya terintegrasi ke dalam satu sistem, sehingga warga tidak dapat memantau status permohonan mereka tanpa mengunjungi atau menghubungi staf. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi layanan berbasis web di Kantor Desa Ngringo untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD), yang terdiri dari empat tahap: Perencanaan Kebutuhan, Desain Sistem, Konstruksi, dan Implementasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tinjauan pustaka, dan kuesioner. Sistem ini dikembangkan menggunakan kerangka kerja Laravel dengan basis data MySQL, menyediakan fitur untuk permintaan layanan online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) tanpa memerlukan akun, pelacakan status permintaan, notifikasi otomatis melalui WhatsApp, pengarsipan dokumen, dan penanganan keluhan publik. Pengujian sistem dilakukan menggunakan Blackbox Testing dan System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian Blackbox pada 14 skenario uji menunjukkan bahwa semua fungsi utama sistem berjalan sesuai harapan (14 dari 14 skenario dinyatakan Lulus). Pengujian System Usability Scale (SUS) yang melibatkan 6 responden, terdiri dari 1 anggota staf desa dan 5 warga, memperoleh skor rata-rata 80,42, yang masuk ke dalam kategori Sangat Baik. Dengan demikian, sistem informasi layanan yang dikembangkan dianggap layak untuk digunakan dan dapat membantu Kantor Desa Ngringo menyediakan layanan administrasi yang lebih cepat, lebih transparan, dan terdokumentasi dengan baik.
TRANSFORMASI TATA KELOLA BANTUAN SOSIAL MELALUI APLIKASI CEK BANSOS: KAJIAN LITERATUR DALAM PERSPEKTIF GOVERNANSI DIGITAL Rahma Mey Rani; Amalid Wamepa; Lutfi Febrianti; Atrika Iriani; Riza Adelia Suryani
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 10 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Otkober 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i10.500

Abstract

Transformasi digital mendorong perubahan cara pemerintah mengelola informasi, memberikan pelayanan, dan melibatkan masyarakat. Dalam pengelolaan bantuan sosial, Kementerian Sosial mengembangkan Aplikasi Cek Bansos sebagai kanal digital untuk mengecek status bantuan dan membuka partisipasi masyarakat melalui fitur usul dan sanggah. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi tata kelola bantuan sosial melalui Aplikasi Cek Bansos dalam perspektif governansi digital. Metode yang digunakan adalah kajian literatur integratif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Literatur utama dipilih dari artikel ilmiah ini yang membahas digitalisasi perlindungan sosial, pengalaman pengguna Aplikasi Cek Bansos, keterbukaan pemerintah, dan tata kelola digital, serta dilengkapi sumber resmi Kementerian Sosial dan literatur konseptual digital government. Hasil kajian menunjukkan bahwa Aplikasi Cek Bansos memperluas akses informasi dan menyediakan ruang partisipasi masyarakat dalam pembaruan serta pengawasan data penerima bantuan. Namun, manfaat tersebut masih dibatasi oleh masalah teknis aplikasi, literasi digital, kualitas dan integrasi data, kesenjangan akses digital, serta belum kuatnya bukti mengenai tindak lanjut atas masukan masyarakat. Karena penelitian ini merupakan kajian literatur, temuan tidak didasarkan pada pengukuran lapangan langsung. Dari perspektif governansi digital, keberadaan fitur digital perlu diikuti mekanisme verifikasi, respons, dan pelacakan yang jelas agar partisipasi masyarakat dapat dinilai menghasilkan perubahan tata kelola yang nyata.