cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Nutrition College
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 23376236     EISSN : 2622884X     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Journal of Nutrition College (P-ISSN : 2337-6236; E-ISSN : 2622-884X) diterbitkan oleh Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro sebagai media publikasi artikel-artikel ilmiah dalam biang Ilmu Gizi dengan skala terbit 4 kali dalam setahun, yaitu pada Januari, April, Juli, dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 704 Documents
TINGKAT KEPUASAN TERHADAP PELAYANAN MAKANAN DAN KECUKUPAN GIZI PADA PASIEN NON COMMUNICABLE DISEASES DI RUMAH SAKIT BERSERTIFIKASI HALAL Nur Widyaning Rochmawati; Titis Sari Kusuma; Fiki Husna
Journal of Nutrition College Vol 11, No 3 (2022): Juli
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v11i3.32780

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Persepsi pasien tentang pelayanan makanan dapat dilihat dari beberapa faktor yaitu kualitas makanan, ketepatan waktu, profesionalitas layanan, suhu, sikap staf yang menyajikan.Tingkat kecukupan zat gizi baik makro ataupun mikro berkaitan dengan penilaian kualitas makanan yang disajikan.Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat kepuasan makan pasien non communicable diseses dengan kecukupan gizi di rumah sakit bersertifikasi halal.Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross-sectional. Data diolah menggunakan uji statistik Chi Square. Penelitian dilakukan dengan metode wawancara menggunakan panduan kuesioner kepuasan pelayanan makanan yang meliputi ketepatan waktu, variasi menu, tampilan menu, cita rasa, kebersihan dan penampilan petugas.Hasil: Tidak ada hubungan antara tingkat kepuasan pasien dengan kecukupan gizi pasien non communicable diseases di Rumah Sakit bersertifikasi halal dengan p>0,05.Hal ini dipengaruhi oleh adanya penurunan nafsu makan pada pasien.Simpulan: Tigkat kepuasan tidak berhubungan dangan kecukupan gizi pasien (Energi, Protein, Lemak dan Karbohidrat) karena nafsu makan pasien dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kondisi klinis pasien. 
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI, EMOTIONAL QUOTIENT (EQ), DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Siti Fadlilah; Cristin Wiyani; Sumarni Sumarni; Elizabeth Deta Lustiyati
Journal of Nutrition College Vol 11, No 3 (2022): Juli
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v11i3.31688

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Prestasi belajar sebagai alat ukur perilaku, keterampilan, dan pengetahuan siswa. Kekurangan zat gizi akan menurunkan kemampuan dan konsentrasi belajar. Selain itu, seseorang yang tidak memiliki satu atau lebih unsur kecerdasan emosional akan menghasilkan kinerja yang buruk.Tujuan: Mengetahui hubungan usia dan jenis kelamin dengan status gizi, kecerdasan emosional, dan prestasi belajar. Tujuan selanjutnya adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajarMetode: Jenis penelitian Ini adalah desain kuantitatif korelasional dengan cross sectional. Penelitian dilakukan di Yogyakarta, Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability proportional to size dengan simple random sampling sebanyak 117 orang. Instrumen penelitian berupa angket, timbangan digital, dan microtoise. Analisis bivariat menggunakan Kendal Tau.Hasil: Sebagian besar responden adalah laki-laki (52,1%) dan 20 tahun (55,4%). Sebagian besar berstatus gizi normal (71,8%), kecerdasan emosional baik (82,1%), dan prestasi belajar baik (47,9%). Uji bivariat umur dan jenis kelamin dengan status gizi diperoleh p=0,336 dan p=0,008. Analisis bivariat umur dan jenis kelamin dengan kecerdasan emosional diperoleh p=0,742 dan p=0,021. Analisis bivariat umur, jenis kelamin, status gizi, dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar diperoleh p=0,215, p=0,031, p= 0,012, dan p<0,001.Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan status gizi, kecerdasan emosional, dan prestasi belajar. Status gizi dan kecerdasan emosional memiliki hubungan dengan prestasi belajar. Usia tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan status gizi, kecerdasan emosional, dan prestasi belajar siswa. 
EFEKTIVITAS EDUKASI GIZI BERBASIS SEKOLAH DALAM MANAJEMEN OBESITAS REMAJA DI INDONESIA: LITERATURE REVIEW Intan Yusuf Habibie; Arifatur Rafiqa; Diana Maghfiroh
Journal of Nutrition College Vol 11, No 3 (2022): Juli
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v11i3.33128

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Obesitas remaja merupakan satu masalah gizi yang meningkat pesat dan telah menjadi masalah kesehatan utama. Prevalensi obesitas remaja di Indonesia pada usia 13-15 tahun sebesar 16,0% dan pada usia 16-18 tahun sebesar 13,5%.Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas dan mengevaluasi efek maupun perubahan yang didapat dari edukasi gizi berbasis sekolah pada remaja dalam pencegahan dan manajemen obesitas di Indonesia.Metode: Penelitian ini merupakan literature review dengan metode naratif dengan mengkaji 3 artikel berdasarkan tujuan, metode dan hasil yang disajikan pada artikel. Pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan artikel nasional dan internasional yang ditelusuri dengan database Google Scholar, ScienceDirect, SAGE Journals, dan ProQuest.Hasil: Hasil kajian menyatakan bahwa edukasi gizi dapat meningkatkan pengetahuan terkait gizi, latihan fisik dan pengaturan makan. Selain itu edukasi gizi berbasis sekolah juga dapat meningkatkan kesadaran, sikap, self-efficacy, dan norma subjektif.Simpulan: Hal ini menunjukkan bahwa program edukasi gizi berbasis sekolah dapat efektif untuk dilaksanakan. Perlu dilakukan intervensi edukasi gizi berbasis sekolah dengan periode waktu yang lebih lama dan evaluasi tindak untuk mengamati pengaruh pada perubahan perilaku.
PENGARUH JUS NANAS MADU TERHADAP DENYUT NADI DAN TEKANAN DARAH PADA SISWA SEKOLAH SEPAK BOLA PASCA LARI JARAK JAUH 10 KM Yayang Herlambang; Dewi Marfu&#039;ah Kurniawati; Mohammad Arif Ali
Journal of Nutrition College Vol 11, No 3 (2022): Juli
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v11i3.33136

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Olahraga lari jarak jauh 10 km memerlukan daya tahan tubuh dan dapat mempengaruhi sistem kardiovaskular antara lain denyut nadi dan tekanan darah, serta membutuhkan asupan cairan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jus nanas madu terhadap denyut nadi dan tekanan darah pasca lari jarak jauh 10 km.Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental design. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data pre-test dan post-test pasca melakukan lari jarak jauh 10 km pada 30 siswa Sekolah Sepak Bola (SSB) dan dibagi menjadi 2 yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol di Belik Pemalang. Teknik analisis data menggunakan uji independent t test dan diolah menggunakan aplikasi spss versi 23.Hasil: Rata-rata denyut nadi pret-test pada kelompok kontrol adalah 79,93 ± 11,88 bpm dan pada kelompok nanas 81,67 ± 10,21 bpm. Rata-rata tekanan darah sistolik pre-test kelompok kontrol 129,47 ± 09,98 mm/Hg dan kelompok nanas 129,20 ± 11,36 mm/Hg. Rata-rata tekanan darah diastolik pre-test pada kelompok kontrol 79,13 ± 09,24 mm/Hg dan kelompok nanas 76,87 ± 08,94 mm/Hg. Tidak terdapat perbedaan rerata denyut nadi dan tekanan darah (diastolik dan sistolik) pretest antara kelompok kontrol dan kelompok nanas. Kemudian rata-rata denyut nadi post-test pada kelompok kontrol adalah 110,67 ± 12,69 bpm dan pada kelompok nanas 106,13 ± 10,96 bpm. Rata-rata tekanan darah sistolik post-test pada kelompok kontrol 118,80 ± 08,55 mm/Hg dan kelompok nanas 115,93 ± 07,53 mm/Hg. Rata-rata tekanan darah diastolik post-test pada kelompok kontrol 70,40 ± 06,57 mm/Hg dan kelompok nanas 69,87 ± 06,96 mm/Hg. Tidak ada perbedaan rerata denyut nadi dan tekanan darah (diastolik dan sistolik) post-test antara kelompok kontrol dan kelompok nanas Simpulan: Jus nanas madu tidak berpengaruh terhadap denyut nadi dan tekanan darah pada siswa Sekolah Sepak Bola pasca lari jarak jauh 10 Km. 
AIR REBUSAN JAGUNG (Zea Mays L) EFEKTIF MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL DARAH Siti Fadlilah; Cornelia Dede Yoshima Nekada; Mayang Riski Apriyanti; Santi Damayanti
Journal of Nutrition College Vol 11, No 4 (2022): Oktober
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v11i4.34257

Abstract

Latar belakang: Penyebab kematian tertinggi di dunia disebabkan penyakit jantung dan stroke. Kadar kolesterol tinggi sebagai pemicu penyakit jantung dan stroke. Pemberian air rebusan jagung (Zea mays L) dapat menjadi upaya alternatif menurunkan kadar kolesterol.Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pemberian air rebusan jagung (Zea mays L) terhadap penurunan kadar kolesterol masyarakat di Dusun Jatirejo Sendangadi Mlati Sleman, Yogyakarta.Metode: Penelitian menggunakan quasi eksperimen pretest and posttest nonequivalent control group. Sampel terdiri dari kelompok kontrol dan intervensi masing-masing 18 responden berusia 30-50 tahun dengan simple random sampling. Penelitian ini memberikan perlakuan konsumsi air rebusan jagung (Zea mays L) sebanyak 250 ml yang diberikan selama 3 hari berturut-turut. Kelompok kontrol air mineral dengan jumlah dan frekuensi yang sama. Instrumen menggunakan standar operasional prosedure, kolesterol meter, dan lembar observasi. Kadar kolesterol sampel diukur pretest dan posttest. Analisis data menggunakan Paired T-Test dan Independent T-Test.Hasil: Rata-rata kadar kolesterol pretest dan posttest kelompok kontrol mean 166,66 mg/dL dan 171,83 mg/dL. Mean kadar kolesterol pretest dan posttest kelompok intervensi 193,83 mg/dL dan 169,33 mg/dL.  Hasil uji bivariat kadar pretest dan posttest kelompok kontrol dan intervensi didapatkan p<0,001 dan p<0,001. Hasil uji beda posttest kelompok kontrol dan intervensi didapatkan p<0,001.Simpulan: Ada pengaruh pemberian air rebusan jagung terhadap penurunan kadar kolesterol. Terjadi penurunan kadar kolesterol pada kelompok yang diberikan air rebusan jaging, sedangkan pada kelompok kontrol terjadi kenaikan kadar kolesterol.Kata Kunci: Air rebusan jagung; Hiperkolesterol; Kolesterol
PENGARUH MEDIA NUTRITION BINGO TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP GIZI SEIMBANG SERTA KEANEKARAGAMAN PANGAN PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN DI JAKARTA TIMUR Rinanda Almira; Vitria Melani; Dudung Angkasa; Lintang P. Dewanti
Journal of Nutrition College Vol 11, No 4 (2022): Oktober
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v11i4.32915

Abstract

Latar belakang: Usia anak sekolah merupakan masa yang kritis untuk membentuk pola makan, jika makanan yang dikonsumsi pada masa ini terpenuhi dengan baik dapat mencegah masalah gizi dan penyakit degeneratif. pendidikan gizi pada siswa sekolah dasar memainkan peran penting dalam membentuk dan meningkatkan pengetahuan dan sikap gizi, khususnya dalam hal pemilihan jenis makanan. Salah satu modifikasi media yang dapat digunakan untuk edukasi gizi usia anak sekolah adalah media permainan ‘Nutrition Bingo’. Media ini memiliki cara bermain yang menimbulkan rasa kompetitif sehingga dapat membangkitkan semangat belajar pada anak. Selain itu, dalam permainannya Nutrition Bingo menmanfaatkan banyak indera seperti mendengarkan, melihat, ataupun berdiskusi dimana hal ini dapat membuat anak semakin banyak menerima informasi dengan baik.Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pemberian media ‘Nutrition Bingo’ terhadap pengetahuan dan sikap gizi seimbang serta keanekaragaman pangan pada anak usia 10-12 tahun).Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental dengan rancangan pre-test post-test control group design. Kelompok intervensi yang mendapatkan pendidikan gizi dengan Nutrition Bingo pada penelitian ini merupakan 20 anak usia 10-12 tahun di Yayasan Quantum Sejahtera dan 20 anak di Yayasan Komite Bersama Indonesia Kuat sebagai kelompok kontrol, mendapatkan pendidikan gizi dengan metode ceramah. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Paired Sample T-test, Wilcoxon, Independent T-test dan Mann Whitney.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian media Nutrition Bingo terhadap peningkatan pengetahuan (p≤0,0001) dan sikap (p≤0,0001) mengenai gizi seimbang dan keanekaragaman pangan.Simpulan: Media Nutrition Bingo dapat digunakan menjadi salah satu media yang dapat meningkatan pengetahuan dan sikap gizi seimbang serta keanekaragaman pangan pada anak usia sekolahKata Kunci : Media permainan gizi; Nutrition bingo; Pengetahuan gizi.
OPTIMALISASI KUALITAS ORGANOLEPTIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KEFIR SUSU KAMBING DENGAN PENAMBAHAN MADU LOKAL BUNGA RANDU Angga Hardiansyah; Hamdan Hadi Kusuma
Journal of Nutrition College Vol 11, No 4 (2022): Oktober
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v11i4.34506

Abstract

Latar belakang: Kefir merupakan produk fermentasi susu yang memiliki cita rasa asam yang kurang disukai. Cita rasa kefir tersebut perlu diperbaiki dengan penambahan madu. Selain memperbaiki cita rasa, madu memiliki aktifitas antioksidan tinggi yang bermanfaat untuk kesehatan.Tujuan: Meningkatkan kualitas organoleptik dan aktifitas antioksidan kefir dengan penambahan madu bunga randu.Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang menggunakan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perbedaan perlakuan pada pemberian konsentrasi madu sebelum proses fermentasi yaitu P0 (penambahan madu 0% dari volume kefir susu kambing), P1 (madu 5%), P2 (madu 10%), P3 (madu 15%) dan P4 (madu 20%). Uji organoleptik hedonik dilakukan oleh panelis tidak terlatih untuk melihat tingkat kesukaan responden terhadap kefir dengan penambahan madu yang berbeda. Uji aktifitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH.Hasil: Tidak terdapat perbedaan kesukaan panelis terhadap warna, aroma, dan tekstrur dari kefir susu kambing sebelum dan setelah penambahan madu, tetapi terdapat perbedaan dalam atribut organoleptik rasa. Rasa kefir yang paling disukai adalah perlakuan P3 (madu 15%). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan aktivitas antioksidan kefir susu kambing sebelum dan setelah penambahan madu. Aktifitas antioksidan berturut-turut dari P0, P1, P2, P3, dan P4 adalah 3.24 ± 0.15; 4.92 ± 0.15; 6.69 ± 0.15; 7.31 ± 0.14; 8.26± 0.15.Simpulan: Penambahan madu mampu memperbaiki kualitas rasa dan meningkatkan aktifitas antioksidan kefir susu kambing.Kata kunci: Aktifitas antioksidan; Kefir; Madu; Susu kambing.
KEPATUHAN DIET, STATUS GIZI DAN KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POSBINDU PTM PUSKESMAS ULEE KARENG Ghina Mardhatillah; Teuku Mamfaluti; Kurnia Fitri Jamil; Iflan Nauval; Husnah Husnah
Journal of Nutrition College Vol 11, No 4 (2022): Oktober
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v11i4.34141

Abstract

Latar Belakang : Penatalaksanaan diabetes sangat ditentukan oleh faktor kepatuhan diet dan status gizi. Tujuan : Mengetahui hubungan kepatuhan diet dan status gizi dengan kualitas hidup pasien DM tipe 2 di Posbindu PTM Puskesmas Ulee Kareng.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan metode accidental sampling. Penelitian dilakukan dari tanggal 14 September sampai dengan 21 Oktober 2021 dan didapatkan sampel 110 responden. Kepatuhan diet dinilai menggunakan kuesioner Perceived Dietary Adherence Questionnaire (PDAQ), kualitas hidup dengan kuesioner Abbreviated World Health Organization Quality of Life (WHOQOL-BREF) dan status gizi dengan pengukuran IMT.Hasil: Responden dengan kepatuhan diet rendah (50,9%) dan kepatuhan diet tinggi (49,1%). Status gizi obesitas yaitu 60,9%, status gizi lebih 11,8%, status gizi normal 21,8%, dan status gizi kurang 5,5%. Responden dengan kualitas hidup tinggi 3,6%, kualitas hidup sedang 68,2%, dan kualitas hidup rendah 28,2%. Hasil analisis korelasi spearman rank didapatkan hubungan antara kepatuhan diet dengan kualitas hidup pasien DM tipe 2 (p-value<0,001, r=0,513) dengan korelasi kuat (0,51 ≤ r ≤ 0,75) dan terdapat hubungan antara status gizi dengan kualitas hidup pasien DM tipe 2 (p-value<0,001, r=-0,332) dengan korelasi cukup (0,26 ≤ r ≤ 0,5).Simpulan : Terdapat hubungan antara kepatuhan diet dan status gizi dengan kualitas hidup pasien DM tipe 2. Semakin tinggi tingkat kepatuhan diet maka semakin tinggi kualitas hidup pasien DM tipe 2 dan semakin berlebih status gizi maka semakin rendah kualitas hidup pasien DM tipe 2.Kata kunci: Diabetes melitus tipe 2; Kepatuhan diet; Kualitas hidup; Status gizi.
CEMARAN MIKROBIOLOGI PADA MAKANAN, ALAT MAKAN, AIR DAN KESEHATAN PENJAMAH MAKANAN DI UNIT INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT X DI BANJARMASIN Siti Fatimah; Nurul Hekmah; Desya Medinasari Fathullah; Norhasanah Norhasanah
Journal of Nutrition College Vol 11, No 4 (2022): Oktober
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v11i4.35300

Abstract

Latar Belakang : Cemaran adalah kejadian yang tidak dikehendaki ada dalam makanan yang mungkin berasal dari lingkungan atau sebagai akibat proses produksi makanan, dapat berupa cemaran biologis, kimia dan benda asing yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia. Mikroba dapat mencemari beberapa aspek seperti makanan, alat makan, air dan kesehatan penjamah makanan.Tujuan : Mengetahuai cemaran mikrobiologi pada makanan, alat makan, air dan kesehatan penjamah makanan di unit instalasi gizi Rumah Sakit X di BanjarmasinMetode : Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Variabel pada penelitian ini terdiri dari beberapa yaitu cemaran mikrobiologi pada makanan, cemaran mikrobiologi pada alat makan, cemaran mirobiologi pada air dan cemaran mikrobiologi pada kesehatan penjamah makanan. Cara pengukuran pada penelitian ini menggunakan metode Total Plate Count (TPC) untuk sampel makanan dan sampel swab dubur, Colony Forming Unit (CFU) untuk sampel alat makan, metode Most Probable Number (MPN) untuk sampel air, metode. Sampel penelitian ini terdiri dari beberapa jenis sampel yang telah dilakukan pemeriksaan laboratorium seperti 24 sampel makanan, 4 sampel alat makan, 6 sampel air dan 18 sampel rectal swab.Hasil : Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan seluruh sampel makanan dan kesehatan penjamah makanan menunjukkan hasil memenuhi syarat, sedangkan untuk hasil pemeriksaan cemaran pada air kran terdapat 1 sampel air kran yang tidak memenuhi syarat serta pada alat makan terdapat 2 sampel alat makan yang tidak memenuhi syarat.Simpulan : Tidak ada bukti kontaminasi mikrobiologis dalam sampel makanan atau kesehatan penjamah makanan. Sementara itu, beberapa sampel menunjukkan bakteri dalam air keran dan peralatan makan. Dua sampel sampel alat makan mengandung bakteri patogen, dan satu sampel air kran mengandung bakteri ColiKata Kunci : Alat makan; Air; Cemaran mikrobiologi; Penjamah makanan. 
KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH KAITANNYA DENGAN BERAT LAHIR BAYI DI INDONESIA Betta Aprisia; Demsa Simbolon
Journal of Nutrition College Vol 11, No 4 (2022): Oktober
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v11i4.33750

Abstract

Latar Belakang: Konsumsi tablet tambah darah (TTD) pada ibu hamil yang tidak sesuai dengan rekomendasi minimal 90 tablet selama kehamilan dapat meningkatkan risiko defisiensi zat besi, anemia, dan berat badan lahir rendah (BBLR) yang akan berdampak pada berbagai masalah gizi dan kesehatan dalam siklus kehidupan berikutnya.Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui hubungan konsumsi TTD dengan berat lahir bayidi Indonesia.Metode: Penelitian menggunakan data sekunder Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 dengan desain cross sectional. Variabel independen adalah konsumsi TTD. Variabel dependen adalah berat lahir bayi. Variabel perancu adalah faktor anak, ibu dan keluarga. Populasi studi penelitian ini sebanyak 12.350 ibu hamil di Indonesia.Sampel penelitian sebanyak 11.735 jiwa yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji regresi logistik multivariat.Hasil: Hasil penelitian menemukan 6,99% bayi BBLR. Sebesar 49,97% Ibu hamil dengan konsumsi TTD tidak sesuai rekomendasi. Konsumsi TTD berhubungan dengan berat lahir bayi (p=0,003). Konsumsi TTD tidak sesuai rekomendasi berisiko 1,252 (OR95%CI:1,081-1,456) dibandingkan konsumsi TTD sesuai rekomendasi setelah dikontrol dengan faktor pendidikan ibu, status sosial ekonomi keluarga.Simpulan: Konsumsi TTD pada ibu hamil berhubungan dengan berat lahir bayi. Perlu edukasi pentingnya konsumsi TTD minimal 90 butir selama kehamilan dalam upaya pencegahan risiko terjadinya berat lahir rendah (BBLR) pada bayi yang baru lahir, terutama pada keluarga miskin dan pendidikan ibu yang rendah.Kata Kunci: Berat lahir bayi; Konsumsi tablet Fe; Sosial ekonomi; Pendidikan ibu.