cover
Contact Name
Tata Cahwiyadi
Contact Email
lppmsultanfatah@gmail.com
Phone
+6289515312334
Journal Mail Official
el-siyasah@sultanfatah.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Ilmu Syari'ah Sultan Fatah Lampung Utara Jl. Lintas Sumatra, Melungun Dalam, Desa Muara Aman, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara, Lampung, Indonesia, 34556
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
El-Siyasah: Journal of Law and Islamic Governance
ISSN : -     EISSN : 31636144     DOI : -
Core Subject :
EL-SIYASAH: Journal of Law and Islamic Governance is an academic journal that publishes scholarly works in the field of law, with a particular focus on the relationship between Islamic law and contemporary legal systems. The journal covers a wide range of topics, including Sharia law, Islamic family and economic law, as well as other legal fields such as constitutional, civil, criminal, administrative, and international law. EL-SIYASAH invites academics, researchers, practitioners, and policymakers to publish high-quality empirical and theoretical studies that have undergone a rigorous peer-review process. The journal is published periodically with high academic standards and aims to contribute to the development of legal scholarship at both national and international levels.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Pembentukan Hukum Keluarga Islam di Indonesia: Kajian tentang Keselarasan antara Prinsip Syariah dan Ideologi Negara Dody Pratama; Tata Cahwiyadi
EL-SIYASAH: Journal of Law and Islamic Governance Vol. 1 No. 1 (2026): El-Siyasah: Journal of Law and Islamic Governance
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan hukum keluarga Islam di Indonesia dengan menyoroti keselarasan antara prinsip-prinsip syariah dan ideologi negara. Pancasila sebagai dasar negara mengandung nilai-nilai universal seperti keadilan, kemanusiaan, dan persatuan yang menjadi landasan dalam perumusan hukum keluarga Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Pancasila, mengidentifikasi bentuk harmonisasi dengan prinsip syariah, serta mengkaji tantangan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan jenis penelitian kualitatif melalui studi pustaka terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan adanya harmonisasi yang signifikan antara nilai-nilai Pancasila dan prinsip syariah, khususnya dalam aspek keadilan dalam perkawinan dan kewarisan. Namun demikian, tantangan tetap ada, terutama dalam penafsiran syariah yang kontekstual serta pluralitas sistem hukum di Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan penguatan dialog antar pemangku kepentingan guna mewujudkan hukum keluarga Islam yang inklusif, adaptif, dan selaras dengan Pancasila sebagai ideologi negara.
Bias Budaya dalam Implementasi Hukum Keluarga Islam Sebuah Analisis Kritis Okta Dini Fitria; Dody Pratama
EL-SIYASAH: Journal of Law and Islamic Governance Vol. 1 No. 1 (2026): El-Siyasah: Journal of Law and Islamic Governance
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bias budaya dalam implementasi hukum keluarga Islam serta dampaknya terhadap keadilan dalam praktik hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian normatif-empiris (socio-legal), melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bias budaya muncul dalam bentuk patriarkalisme, dominasi adat, dan simbolisasi agama yang tidak sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariat. Bias tersebut mempengaruhi interpretasi dan praktik hukum keluarga Islam, sehingga menimbulkan ketimpangan, terutama dalam relasi gender dan perlindungan hak individu. Penelitian ini juga menemukan bahwa interaksi antara norma hukum Islam dan realitas sosial seringkali menghasilkan praktik yang tidak sepenuhnya mencerminkan nilai keadilan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kritis berbasis maqashid al-syari’ah, reinterpretasi teks, serta penguatan literasi hukum dan reformasi kelembagaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan hukum keluarga Islam yang lebih adil dan kontekstual.
Pemahaman Dasar Hukum Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa pada Mata Kuliah Pengantar Ilmu Hukum Azzahra Selvia Ramadhani; Salsa Aulia Rizky; Anam Nasrulloh H
EL-SIYASAH: Journal of Law and Islamic Governance Vol. 1 No. 1 (2026): El-Siyasah: Journal of Law and Islamic Governance
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman dasar hukum terhadap prestasi akademik mahasiswa pada mata kuliah Pengantar Ilmu Hukum. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal asosiatif, melibatkan 13 mahasiswa semester pertama Program Studi Hukum Keluarga Islam sebagai sampel melalui total sampling. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman dasar hukum dan dokumentasi nilai Ujian Tengah Semester (UTS), dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77% mahasiswa memperoleh nilai B atau lebih tinggi. Analisis regresi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan antara pemahaman dasar hukum terhadap prestasi akademik (B = 0,423; p = 0,003; R² = 0,452). Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode pembelajaran interaktif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dan kualitas pendidikan hukum.
Pencatatan Pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagar Dewa Siti Halimah
EL-SIYASAH: Journal of Law and Islamic Governance Vol. 1 No. 1 (2026): El-Siyasah: Journal of Law and Islamic Governance
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendaftaran pernikahan merupakan komponen penting dalam hukum perkawinan yang menjamin kepastian hukum bagi pasangan dan anak-anak mereka. Namun, di Distrik Pagar Dewa masih terdapat berbagai tantangan, seperti pernikahan berantai yang tidak tercatat, pernikahan di bawah umur, pemalsuan dokumen, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor penyebab permasalahan tersebut serta menemukan solusi yang tepat guna meningkatkan efektivitas pendaftaran pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, dengan sumber data dari jurnal ilmiah, buku, dan peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif Islam, pendaftaran pernikahan sangat dianjurkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi permasalahan sosial, sebagaimana ditegaskan dalam hadits dan Al-Qur’an tentang pentingnya pencatatan dalam muamalah. Secara hukum, pendaftaran pernikahan merupakan kewajiban yang memberikan perlindungan bagi pasangan dan anak. Penguatan edukasi hukum, peran tokoh agama, serta pengawasan administratif menjadi kunci peningkatan pelaksanaannya.
Konstruksi Sosial dalam Implementasi Hukum Keluarga Islam di Masyarakat Kunhaniah Mabruroh; Yuli Yani
EL-SIYASAH: Journal of Law and Islamic Governance Vol. 1 No. 1 (2026): El-Siyasah: Journal of Law and Islamic Governance
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi sosial dalam implementasi hukum keluarga Islam di masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian normatif-empiris (socio-legal), melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum keluarga Islam dipengaruhi oleh konstruksi sosial yang meliputi budaya lokal, otoritas keagamaan, kondisi ekonomi, dan relasi gender. Interaksi antara norma hukum Islam dan realitas sosial berlangsung secara dinamis melalui proses negosiasi antara teks dan konteks. Meskipun integrasi ini dapat meningkatkan legitimasi sosial hukum, dalam beberapa kasus juga menimbulkan kesenjangan antara norma dan praktik, serta potensi ketidakadilan, khususnya terhadap perempuan. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan kontekstual berbasis maqashid al-syari’ah dalam memahami dan mengimplementasikan hukum keluarga Islam. Dengan demikian, hukum keluarga Islam dapat menjadi lebih adaptif, efektif, dan berkeadilan dalam masyarakat yang plural.
Penegakan Hukum Keluarga Islam dan Tantangan Keadilan Gender di Indonesia A. Nurtamim Amin
EL-SIYASAH: Journal of Law and Islamic Governance Vol. 1 No. 1 (2026): El-Siyasah: Journal of Law and Islamic Governance
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum keluarga Islam di Indonesia dalam perspektif keadilan gender, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan upaya optimalisasi penegakan hukum yang lebih adil dan responsif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yuridis empiris yang dipadukan dengan analisis normatif. Data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif hukum keluarga Islam telah mengakomodasi prinsip keadilan gender, namun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti budaya patriarki, keterbatasan sensitivitas gender aparat penegak hukum, serta lemahnya mekanisme eksekusi putusan pengadilan. Meskipun demikian, terdapat perkembangan positif dalam praktik peradilan agama yang mulai mengarah pada keadilan substantif. Oleh karena itu, diperlukan upaya reinterpretasi hukum berbasis maqasid al-shari’ah, penguatan kelembagaan, dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat untuk mewujudkan penegakan hukum keluarga Islam yang berkeadilan gender.
The Role of Wakif in Waqf Development in KM 05 Village, Blambangan Umpu District, Way Kanan Regency Nabila Citra Safira; Yevi Safitri; Nurman Angkasa; Muhammad Anggi Febri Saputra; Deden Nurkholis
EL-SIYASAH: Journal of Law and Islamic Governance Vol. 1 No. 2 (2026): El-Siyasah: Journal of Law and Islamic Governance
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waqf is an Islamic philanthropic instrument with significant potential to support social and economic development. However, existing studies on productive waqf have predominantly focused on the role of nazhir (waqf managers), while the involvement of wakif (donors) in waqf development has received limited scholarly attention. This study aims to analyze the role of wakif in waqf development in Blambangan Umpu KM 05 Village, Way Kanan Regency, identify the constraints affecting the optimization of their role, and formulate strategies to enhance their participation in productive waqf development. This research employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving 15 informants consisting of wakif, nazhir, religious leaders, village officials, and beneficiaries. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the role of wakif remains largely limited to the donation stage and has not been optimally extended to planning, supervision, or the development of waqf assets. The main challenges include limited literacy regarding productive waqf, the dominance of consumptive perceptions of waqf, inadequate managerial capacity of nazhir, and insufficient institutional support. This study further finds that wakif possess substantial social capital that can be optimized as strategic partners in productive waqf development through collaborative engagement with nazhir. The study contributes conceptually by proposing a strengthened wakif–nazhir collaboration model as a community-based strategy for developing productive waqf in rural areas.
The Problems of Inheritance Distribution in Contemporary Society: An Analysis of Social Change and the Concept of Justice in Islamic Law Pujianto; Rihhadatul Aisy Fauziyyah; Naila Rahma Fitria; Okta Dini Fitria; Shelly Marshelina Lubis
EL-SIYASAH: Journal of Law and Islamic Governance Vol. 1 No. 2 (2026): El-Siyasah: Journal of Law and Islamic Governance
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social changes occurring in contemporary society have generated various issues in inheritance distribution practices, including changes in family structures, the increasing economic role of women, legal pluralism, and the emergence of new forms of wealth resulting from technological developments. These conditions indicate that inheritance issues are not merely normative in nature but are also shaped by evolving social dynamics. This study aims to analyze the dynamics of social change affecting inheritance distribution practices in contemporary society and to examine the concept of justice in Islamic law as a normative framework for explaining contemporary inheritance issues. This research employs normative legal research with a qualitative approach based on library research. The study applies conceptual, statutory, and comparative approaches, while the data are analyzed using descriptive-analytical content analysis. The findings reveal that contemporary inheritance issues are consequences of changing social contexts that influence how society understands and implements Islamic inheritance law. The concept of justice in Islamic law is not merely normative but is also oriented toward public welfare and the balance of rights and obligations among heirs. This study emphasizes that the relevance of Islamic inheritance law in modern society lies in its ability to respond contextually to social dynamics without neglecting the fundamental principles of Islamic law.
Pemahaman Mahasiswa Hukum Keluarga Islam terhadap Konsep dan Perbedaan ZISWAF: Studi Kualitatif di Institut Al Ma'arif Way Kanan Arif Adi Seftian; Bima Agung Prayoga; Daffa Hanif Hilmi; Gus Ahmad Fadillah
EL-SIYASAH: Journal of Law and Islamic Governance Vol. 1 No. 2 (2026): El-Siyasah: Journal of Law and Islamic Governance
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam Institut Al Ma'arif Way Kanan terhadap konsep dan perbedaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui angket daring kepada sembilan mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah Hukum ZISWAF, serta didukung oleh dokumen Rencana Pembelajaran Semester (RPS) sebagai sumber triangulasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, kategorisasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pada umumnya memiliki pemahaman yang baik mengenai konsep dasar ZISWAF dan mampu membedakan karakteristik masing-masing instrumen. Namun, wakaf merupakan konsep yang paling sulit dipahami, terutama terkait aspek pengelolaan dan keberlanjutan manfaatnya. Perkuliahan menjadi faktor utama yang membentuk pemahaman mahasiswa, dengan dukungan media digital, keluarga, dan lingkungan sosial. Diskusi kelompok dan praktik lapangan dipandang sebagai metode pembelajaran yang paling efektif. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pembelajaran berbasis pengalaman untuk meningkatkan literasi filantropi Islam, khususnya mengenai wakaf, di perguruan tinggi keagamaan Islam
Implementasi Rukun dan Syarat Wakaf dalam Pengelolaan Harta Wakaf Produktif di Indonesia Siti Rohmah; Anisa Sofia; Isnawati Ulva; Sesta Widya Sari; Mauly Indriawati
EL-SIYASAH: Journal of Law and Islamic Governance Vol. 1 No. 2 (2026): El-Siyasah: Journal of Law and Islamic Governance
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi rukun dan syarat wakaf dalam pengelolaan aset wakaf di Indonesia, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya, menganalisis keterkaitan antara pemenuhan rukun dan syarat wakaf dengan efektivitas pengelolaan aset wakaf, serta merumuskan strategi optimalisasi tata kelola wakaf. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang bersumber dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi rukun dan syarat wakaf di Indonesia telah memiliki landasan hukum yang kuat, namun masih menghadapi berbagai kendala berupa rendahnya literasi hukum masyarakat, keterbatasan kapasitas nazir, belum optimalnya legalisasi aset wakaf, serta lemahnya pengawasan. Penelitian ini juga menemukan bahwa pemenuhan rukun dan syarat wakaf tidak hanya menentukan keabsahan hukum wakaf, tetapi juga berpengaruh terhadap kepastian hukum, akuntabilitas, produktivitas, dan keberlanjutan pengelolaan aset wakaf. Oleh karena itu, optimalisasi tata kelola wakaf perlu dilakukan melalui penguatan legalisasi aset, peningkatan profesionalisme nazir, penguatan sistem pengawasan, serta pengembangan wakaf produktif berbasis prinsip tata kelola yang akuntabel dan berkelanjutan.

Page 1 of 2 | Total Record : 12