cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,376 Documents
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP PERAN AYAH DENGAN REGULASI EMOSI PADA SISWA KELAS XI MAN KENDAL Dyah Nurul Adzania; Achmad Mujab Masykur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.744 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.7399

Abstract

Persepsi terhadap peran ayah dalam kehidupan remaja dilakukan dalam bentuk proses internalisasi terhadap perilaku yang dicontohkan oleh ayah. Melalui proses kognitif, remaja mempelajari contoh perilaku yang baik dan buruk, salah satu contohnya adalah emosi. Pengaturan emosi sangat penting dalam interaksi sosial remaja. Remaja dengan regulasi emosi yang baik cenderung mengembangkan diri kearah yang positif. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap peran ayah dengan Regulasi Emosi pada siswa kelas XI MAN Kendal.Pengambilan data dalam penelitian menggunakan skala persepsi terhadap peran ayah dan skala regulasi emosi. Skala persepsi terhadap peran ayah terdiri dari 35 aitem dengan α = 0,922 dan skala regulasi emosi yang terdiri dari 31 aitem dengan α = 0,889. Jumlah subjek dalam penelitian adalah 213 siswa. Pengambilan subjek dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling.Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan rxy = 0,347 dengan p = 0,000 (p<0,05), artinya ada hubungan positif yang signifikan antara persepsi terhadap peran ayah dengan regulasi emosi pada siswa kelas XI MAN Kendal. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin positif persepsi terhadap peran ayah maka semakin tinggi regulasi emosi siswa. Sebaliknya, semakin negatif persepsi terhadap peran ayah maka semakin rendah regulasi emosi siswa. Persepsi terhadap peran ayah memberikan sumbangan efektif terhadap variabel regulasi emosi sebesar 12% sedangkan 88% berasal dari faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
PENGALAMAN PADA ATLET KARATE YANG PERNAH MENGALAMI CEDERA BERAT (STUDI INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS) Herfinanda, Retno; Rahmandani, Amalia
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.515 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.24396

Abstract

Olahraga memberikan manfaat berupa menguatkan dan menyehatkan tubuh. Meski demikian, olahraga juga dapat memberikan dampak buruk bagi fisik dan psikis individu yang melakukannya, yaitu dengan terjadinya cedera, khususnya bagi atlet. Olahraga kontak tubuh dinyatakan lebih berisiko untuk terjadi cedera, dan salah satu cabang olahraga kontak tubuh yang juga potensial terjadi cedera ialah olahraga bela diri karate. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman pada atlet karate yang pernah mengalami cedera berat. Subjek penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria yaitu atlet karate yang pernah mengalami cedera berat (karena karate), mengalami cedera saat remaja dengan rentang usia 10-22 tahun, telah pulih dari cedera yang dialami, dan bersedia menjadi partisipan penelitian. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif fenomenologis dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Pengambilan data dilakukan menggunakan wawancara semi terstruktur dan observasi. Hasil penelitian memperoleh empat tema induk, yakni (1) tema terkait penilaian terhadap cedera berat; (2) tema terkait dampak cedera berat; (3) tema terkait pemulihan cedera berat; dan (4) tema terkait peran sosial. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan mengenai pengalaman atlet karate yang mengalami cedera berat, serta memperkaya referensi pada bidang psikologi olahraga dan psikologi kesehatan.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP PERAN AYAH DENGAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG Moh Luqman Shobrony; Sri Hartati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.632 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.14916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap peran ayah dengan motivasi berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang. Hipotesis didalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara persepsi terhadap peran ayah dengan motivasi berwirausaha pada mahasiswa, dan sebaliknya semakin negatif persepsi terhadap peran ayah, maka semakin rendah motivasi berwirausaha pada mahasiswa. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini berupa dua skala, yaitu Skala Motivasi Berwirausaha dan Skala Persepsi Terhadap Peran Ayah. Skala motivasi berwirausaha terdiri atas 29 aitem, dengan koefisien reliabilitas 0,895. Skala persepsi terhadap peran ayah terdiri atas 20 aitem, dengan koefisien reliabilitas 0,900. Populasi didalam penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2011, 2012, dan 2013 Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang. Sampel penelitian berjumlah 215 orang. Teknik pengambilan sampel dengan teknik propotional random sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis regresi sederhana. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh nilai koefisien korelasi (rxy ) sebesar 0,316 dengan p= 0,000 (p<0,05), yang menyatakan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti terbukti. Nilai koefisien determinasi 0,100 menunjukkan bahwa persepsi terhadap peran ayah menjelaskan perubahan motivasi berwirausaha sebesar 10%, dan sisanya 90% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti secara empiris dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI BEBAN KERJA DENGAN STRESS KERJA PADA AIR TRAFFIC CONTROLLER DI PERUM LPPNPI AIRNAV INDONESIA CABANG MADYA SURABAYA Meitty Diah Puspitasari; Erin Ratna Kustanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.578 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20167

Abstract

Persepsi Beban Kerja diartikan sebagai penilaian secara kognitif dan afektif mengenai kegiatan atau tuntutan tugas yang membutuhkan aktivitas mental, aktifitas fisik dan waktu, sedangkan stress kerja adalah suatu tekanan akibat adanya ketidakseimbangan atau ketidaksesuaian antara beban kerja yang diterima dengan kemampuan individu, sehingga mengakibatkan adanya gangguan pada kondisi emosi, fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi beban kerja dengan stress kerja pada Air Traffic Controller. Populasi pada penelitian ini adalah Air Traffic Controller di Perum LPPNPI AirNav Indonesia Cabang Madya Surabaya. Sampel penelitian berjumlah 76 orang dengan teknik pengambilan sample purposive sampling. Pengambilan data menggunakan Skala Persepsi Beban Kerja (14 aitem, α = 0,926) dan Skala Stres Kerja (23 aitem, α = 0,959). Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara persepsi beban kerja dengan stress kerja (r = 0,893; p<0,001). Semakin negatif persepsi beban kerja, maka semakin tinggi stress kerja, dan sebaliknya.   
PENGARUH MENULIS EKSPRESIF TERHADAP KECEMASAN PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II Choirunnisa Ema Melathy; Tri Puji Astuti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.318 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7565

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang mengalami perkembangan cukup pesat dari tahun ke tahun. Pengobatan yang dilakukan tidak hanya dilakukan pada pengobatan fisik tetapi psikologis terutama masalah kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh menulis ekspresif terhadap kecemasan pada penderita DM tipe II. Menulis ekspresif merupakan mengungkapan emosional, subjek menuliskan perasaan dan pikiran yang paling mendalam dari peristiwa yang dialami. Subjek penelitian adalah tiga perempuan usia 44 dan 53 tahun penderita DM tipe II yang melakukan kontrol rutin di Puskesmas Srondol Semarang. Rancangan penelitian menggunakan subjek tunggal dengan desain A-B. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner kecemasan pada penderita diabetes mellitus, kuesioner efektifitas menulis ekspresif, dan observasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode analisis kuantitatif deskriptif dengan visual grafik dan metode kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan data yang lebih faktual dan mendeskripsikan hasil yang diperoleh dari subjek. Hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kecemasan mengalami penurunan setelah dilakukan menulis ekspresif. Penurunan kecemasan yang dialami subjek terlihat dari skor yang diperoleh melalui kuesioner kecemasan. Skor kecemasan pada saat baseline, perlakuan, dan follow-up pada subjek I adalah: 61,2; 58,8; 37; Subjek II: 74,2; 62,8; 52; Subjek III: 67,8; 59,6; 49. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga subjek mengalami penurunan kecemasan setelah penelitian menulis ekspresif.
PENYALAHGUNAAN SEKSUAL DENGAN KORBAN ANAK-ANAK (Studi Kualitatif Fenomenologi Terhadap Pelaku Penyalahgunaan Seksual dengan Korban Anak-Anak) Dwi Kurniawan; Farida Hidayati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.647 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15159

Abstract

Penyalahgunaan seksual dengan korban anak-anak tidak terbatas hanya pada membayangkan hingga masturbasi saja, yang berbahaya apabila seseorang mulai mencari anak-anak untuk dijadikan objek pemuas fantasinya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memahami episode kehidupan pelaku penyalahgunaan seksual terhadap anak, mengetahui pengalaman masa lalu dari pelaku, dan lingkungan pergaulannya sebelum berada di lapas sebagai faktor yang mempengaruhi terjadinya penyalahgunaan seksual terhadap anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Kriteria pemilihan subjek adalah seorang laki-laki yang pernah melakukan penyalahgunaan seksual dengan korban anak-anak dan bersedia menjadi subjek penelitian. Subjek berjumlah tiga orang, yaitu M, U dan S yang sedang menjalani masa hukuman di Lapas Kedungpane. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kehidupan masa kecil hingga dewasa ketiga subjek berpengaruh terhadap perbuatan mereka pada korban-korbannya. Masa kanak-kanak hingga dewasa yang buruk dari subjek pertama dan ketiga memiliki pengaruh negatif pada mereka, sementara lingkungan memberi pengaruh besar pada subjek kedua. Pengalaman menjalani hukuman di lapas mendorong keinginan ketiga subjek untuk tidak mengulangi perbuatannya, menjadi lebih bertanggung jawab, dan kembali merintis harapan-harapan baru untuk diri mereka sendiri. Ketiga subjek telah menyetubuhi masing-masing korbannya yang masih berusia di bawah 18 tahun, namun ketiganya belum dapat dikatakan sebagai pedofilia karena tidak ada dorongan yang kuat dan berulang terhadap korbannya selama periode enam bulan atau lebih.
HUBUNGAN ANTARA PSYCHOSOCIAL SAFETY CLIMATE DENGAN LOYALITAS KARYAWAN PT. TELKOM INDONESIA DIVISI REGIONAL IV (JATENG & DIY) Rizka Augusta; Harlina Nurtjahjanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.968 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychosocial safety climate dengan loyalitas karyawan PT. Telkom Indonesia Divisi Regional IV (Jateng & DIY). Subjek dalam penelitian ini sebanyak 85 orang karyawan PT. Telkom Indonesia Divisi Regional IV (Jateng & DIY) dengan teknik pengambilan sampel yaitu convenience sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Psychosocial Safety Climate (30 aitem, α = 0,91) dan Skala Loyalitas Karyawan (43 aitem, α =0,96) yang telah diuji cobakan pada 32 karyawan PT. Telkom Indonesia Divisi Regional IV (Jateng & DIY). Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai rxy = 0,642 dan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, yaitu adanya hubungan positif antara psychosocial safety climate dengan loyalitas karyawan PT. Telkom Indonesia Divisi Regional IV (Jateng & DIY) dengan sumbangan efektif 41,3%. Semakin positif psychosocial safety climate, maka loyalitas karyawan akan semakin tinggi dan sebaliknya.
PENGARUH METODE MULTISENSORI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL KATA PADA ANAK TUNARUNGU TAMAN KANAK-KANAK: Studi Eksperimental di TK SLB Negeri Semarang Try Kemala Mutia; Dinie Ratri Desiningrum
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.151 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.13139

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan hal yang sangat penting dalam mencapai penguasaan bahasa, semakin banyak kosakata yang dimiliki seseorang maka semakin banyak pula ide dan gagasan yang dikuasai seseorang. Hambatan pada anak tunarungu adalah minimnya kosakata yang mereka miliki yang disebabkan oleh kehilangan kemampuan mendengar. Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan multisensori memberikan alternatif pada seseorang untuk memilih metode yang memanfaatkan kemampuan visual, auditori, kinestetik, dan taktil dengan  modalitas indera terkuat dan pada saat yang bersamaan juga dapat melatih modalitas indera yang lemah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan multisensori dalam meningkatkan kemampuan kosakata tunarungu. Penelitian ini dilakukan pada anak tunarungu taman kanak-kanak yang berusia 6-8 tahun. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain eksperimen ­non-randomized pretest-posttest control group design. Subjek penelitian berjumlan 18 orang yang dibagi ke dalam kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Jumlah kata yang dipelajari selama penelitian adalah 20 kata selama 10 kali pertemuan. Hasil pengujian hipotesis dengan teknik parametrik Paired sample t-test menghasilkan p < 0,001. Hasil ini menyatakan bahwa pendekatan multisensori dapat meningkatkan kemampuan menghafal kosakata pada anak tunarungu.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP POLA ASUH PERMISSIVE INDULGENT DENGAN ASERTIVITAS PADA REMAJA KELAS VIII DI SMPN 13 CIREBON Lintang Veryski; Dinrie Ratri Desiningrum
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.044 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap pola asuh permissive indulgent dengan asertivitas pada remaja kelas VIII SMP Negeri 13 Cirebon. Populasi penelitian berjumlah 233 orang, dengan sampel penelitian sebanyak 127 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Asertivitas (25 aitem; α= 0,918) dan Skala Persepsi terhadap Pola asuh permissive indulgent (23 aitem; α= 0,892). Berdasarkan analisis regresi sederhana didapatkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara persepsi terhadap pola asuh permissive indulgent dengan Asertivitas (rxy=-0,417; p=0,000). Semakin negatif persepsi terhadap pola asuh permissive indulgent yang dimiliki oleh subjek maka semakin tinggi asertivitas nya. Persepsi terhadap pola asuh permissive indulgent memberikan sumbangan efektif sebesar 17,4% terhadap Asertivitas. Terdapat faktor lain sebesar 82,6% yang berperan namun tidak terungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR PADA MAHASISWA SEMESTER AKHIR DI FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNIVERSITAS DIPONEGORO Septiana Kartika Ningrum; Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.161 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.7431

Abstract

Data statistik dari Biro Pusat Statistik menunjukkan data jumlah pengangguran terbuka periode Febuari 2013 masih tergolong tinggi. Masih tingginya angka pengangguran ini menunjukkan bahwa terdapat masalah dalam pengambilan keputusan karir. Kesulitan dalam pengambilan keputusan karir dapat disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap diri sendiri, kurangnya informasi yang relevan mengenai pilihan karir, serta kurangnya kemampuan mahasiswa untuk mempertimbangkan dan menentukan satu dari beberapa alternatif karir.Efikasi diri merupakan kepercayaan seseorang atas kemampuan dirinya. Efikasi diri dapat berfungsi sebagai penentu berbagai macam hal, yaitu tingkah laku, pola pikir, dan reaksi emosional. Pola pikir mahasiswa merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan karir.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan pengambilan keputusan karir pada mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip. Pengumpulan data dengan 40 aitem valid (α =0,920) skala efikasi diri, dan 23 aitem valid (α =0,884) skala pengambilan keputusan karir. Populasi sebanyak 317 mahasiswa dan sampel sebanyak 100 mahasiswa, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi product moment.Hasil analisis product moment mendapatkan angka koefisien rxy=0,587 dengan tingkat signifikansi p=0,000 (p<0,050), menunjukkan bahwa hipotesis diterima.

Page 29 of 138 | Total Record : 1376


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue