cover
Contact Name
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara)
Contact Email
jman@untidar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jman@untidar.ac.id
Editorial Address
Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Tidar Jl. Barito 1 No.2, Kedungsari, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56911 Indonesia
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara)
Published by Universitas Tidar
ISSN : 26144220     EISSN : 26158825     DOI : https://doi.org/10.31002/jman
Core Subject :
This journal contains several issues and problems in the development of State Administration such as public policy, public management, development management, administrative ethics, leadership, administrative reform, community empowerment, e-government, organizational behavior, public sector governance, and others.
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
KEPEGAWAIAN (SIMPEG) SEBAGAI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI BKDIKLATDA KOTA SALATIGA Athin Pratiwi; Joko Widodo; RM. Mahendradi
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara Universitas Tidar
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v3i1.491

Abstract

Latar Belakang dari penelitian ini adalah pemerintah berupaya untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dengan memberikan pelayanan melalui SIMPEG sehingga kepuasan masyarakat dapat tercapai. Penelitian ini dilakukan untuk (1) Untuk mengetahui Implementasi   Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) sebagai dasar pengambilan keputusan  yang  ada  di  BKDiklatda  Kota  Salatiga;  (2)  Untuk  mengetahui  penghambat  dalam  Implementasi  Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) di  BKDiklatda Kota  Salatiga.  Penelitian ini  menggunakan pendekatan kualitatif dengan  metode  penelitian  deskriptif.  Sifat  penelitian  ini  yaitu  deskriptif  analitik  yakni  data  yang  diperoleh  tidak dituangkan dalam bentuk angka, hasil analisis data yang telah dilakukan berupa pemaparan mengenai situasi yan g diteliti yang disajikan dalam bentuk uraian naratif. Hasil dari penelitian ini adalah SIMPEG yang dilaksanakan oleh BKDiklatda Kota  Salatiga sudah berjalan dengan baik  meskipun dalam  melakukannya belum  terdapat Standar kualifikasi bagi pegawai yang menangani SIMPEG. Dengan adanya SIMPEG pemerintah dapat membantu memberikan data kepegawaian yang efisien, akurat dan cepat. Keywords: Implementasi, SIMPEG, Pengambilan Keputusan
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM MUSYAWARAH RENCANA PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) TINGKAT RT/RW (Studi Kasus di RW 2 Kelurahan Tidar Selatan Kota Magelang) Eva Nur Habibah; Rizqiyatu Zuthfiyah; Fitriyati Fitriyati; Fajar Rachmad; Arini Listianingrum
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI NEGARA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v4i1.881

Abstract

Perencanaan Pembangunan berkaitan erat dengan musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan). Hal ini dikarenakan partisipasi masyarakat menentukan tepat atau tidaknya perencanaan yang dibuat. Karena perkembangan perencanaan partisipatif bermula dari kesadaran bahwa kinerja sebuah prakarsa sangat ditentukan oleh semua pihak yang terkait dengan prakarsa tersebut. Penelitian ini berkaitan dengan bagaimana collaborative governance dalam musyawarah rencana pembangunan di RW 2 Tidar Selatan yang berada didekat lingkungan kelurahan Tidar Selatan akan tetapi masyarakatnya masih belum memiliki kesadaran dan kurang berpartisipasi aktif dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi collaborative governance dalam musyawarah rencana pembangunan di RW 2 Tidar Selatan dan partisipasi masyarakatnya dalam musrenbang yang diadakan setiap tahunnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dari hasil observasi dan wawancara serta data sekunder dari hasil studi literatur dengan menelaah beberapa jurnal yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan dan musrenbang.. Hasil dari penelitian ini Collaborative governance dalam musyawarah pembangunan belum terjadi di RT/RW 2 kelurahan Tidar Selatan, hal ini karena berdasarkan hasil penelitian, masih kurangnya partisipasi warga secara menyeluruh, usulan pembangunan masih berupa pembangunan fisik, kurangnya komitmen dan semangat dari para pemimpin (pemerintah, Ketua RW, Ketua RT) dalam merencanakan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan bersama, mengatasi kemiskinan, dan pemberdayaan warga. Selain itu partisipasi warga yang rendah juga menjadikan perencanaan pembangunan hanya sebatas pelaksanaan program dari pemerintah karena warga menganggap bahwa perencanaan pembangunan adalah tugas dari para pengurus RT dan RW. Perlu adanya perbaikan pada struktur dan pengembangan lembaga yang sudah ada (PKK dan Karang Taruna), serta sosialisasi dan bimbingan teknis dari pemerintah daerah/kota. Kata kunci: Perencanaan pembangunan; Collaborative governance; Partisipasi Masyarakat
DEMOKRASI DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL (Studi Kasus Postingan di Twitter Tentang Anggaran Lem Aibon Pemerintah Provinsi DKI Jakarta) Khusnul Fatmawati; Rizqiyatu Zuthfiyah; Rima Atikal Kafa
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI NEGARA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v4i1.883

Abstract

Penggunaan media sosial yang setiap tahunnya meningkat membuat publik bebas menyampaikan pendapat mereka tentang apapun melalui media online. Jika tidak puas terhadap suatu kondisi seperti masalah politik dan pemerintahan maka dengan mudah disampaikan melalui media sosial. Hal ini menumbuhkan demokrasi di ranah virtual. Media sosial dapat menjadi media demokrasi yang efektif. Salah satu media sosial yang banyak digunakan di Indonesia yaitu Twitter. Dengan adanya fenomena masalah anggaran lem aibon terkait rencana anggaran APBD di DKI Jakarta yang tidak realistis, dijadikan obyek kajian dalam penelitian ini. Melalui studi kasus anggaran lem aibon, tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang demokrasi yang terjadi melalui partisipasi masyarakat di Twitter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi (content analysis) dengan pendekatan kualitatif dan dengan bantuan perangkat lunak TweetReach. Hasil penelitian menujukkan bahwa media sosial memiliki peran aktif dalam menyerap partisipasi masyarakat. Partisipasi yang diberikan masyarakat diantaranya meningkatkan arus informasi mengenai fenomena di publik (34%), sarana masyarakat mengajukan tuntutan-tuntutan (24%), dan masyarakat dapat menyampaikan keluhan-keluahan masyarakat secara universal (21%) sehingga melalui media sosial transparansi dapat tercapai dan kinerja pemerintah lebih dapat ditingkatkan, serta media sosial juga dapat digunakan masyarakat untuk mengawasi kinerja pemerintah. Sebanyak 21 % yang tersisa mengunggah hal yang di luar konteks atau tidak terkait dengan kasus. Sehingga dapat disimpulkan media Twitter merupakan sarana demokrasi yang  bersifat universal bagi masyarakat yang dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Keywords: e-governance, demokrasi, media sosial
ANALISIS KEDISPLINAN KERJA PEGAWAI DI KANTOR KELURAHAN MAGELANG KECAMATAN MAGELANG TENGAH KOTA MAGELANG Anisa Farah Indriyani; Amya Prasalengga; Chania Puspita Dewi; Fatimatuzzuhro Fatimatuzzuhro; Syifa Nurul Fauzia
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI NEGARA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v4i1.884

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor sentral dalam organisasi. Salah satu hal yang berhubungan dengan sumber daya manusia yaitu kedisiplinan pegawai. Era sekarang ini menuntut Sumber Daya Manusia kompeten yang memiliki semangat dan kedisiplinan tinggi dalam menjalankan peran dan fungsinya. Selain itu, kedisiplinan pegawai mutlak diperlukan agar seluruh aktivitas berjalan sesuai mekanisme yang telah ditentukan. Dikutip dari Antara Jateng, pada tahun 2019 terindikasi kasus pelanggaran kedisiplinan pegawai di Kota Magelang. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mendalami kasus tersebut di salah satu kelurahan Kota Magelang dengan pemilihan lokus didasari oleh beberapa pertimbangan. Salah satunya yaitu berdasarkan observasi yang peneliti lakukan, terdapat sedikit pegawai yang berjaga di kantor Kelurahan Magelang yang disalah-pahami oleh masyarakat sebagai tindak ketidakdisiplinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedisiplinan kerja pegawai di Kantor Kelurahan Magelang Kecamatan Magelang Tengah Kota Magelang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data penelitian ini melalui sumber data primer berupa wawancara mendalam dan sumber data sekunder dengan memanfaatkan data yang telah diolah, literatur, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Hasil dari penelitian ini di antaranya yaitu tingkat kedisiplinan pegawai Kelurahan Magelang sudah baik sehingga lancar melaksanakan tugasnya yang kemudian dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang ditunjukkan dengan hasil survei masyarakat dengan hasil skor 84. Keywords : sumber daya manusia, kedisiplinan, kinerja
BUDAYA BIROKRASI PATERNIALISME DI INDONESIA Lisa Ananda Carlolina
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI NEGARA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v4i1.885

Abstract

Birokrasi merupakan bagian yang terpenting didalam penyelenggaran pemerintah, karena dengan posisi yang bersinggungan secara langsung dengan masyarakat, menempatkannya sebagai pilar utama dalam memberikan pelayanan publik. Namun jika posisi tersebut tidak diimbangi dengan kinerja aparatur yang baik akan memunculkan berbagai permasalahan. Birokrasi di Indonesia memiliki budaya yang telah mengakar kuat didalam lingkungan pemerintahan. Apabila budaya ini merupakan nilai-nilai yang baik, tentu akan mendukung kinerja pelayanan publik. Tetapi jika budaya buruk yang terbangun, justru akan melemahkan kinerja pelayanan publik. Oleh karenanya tulisan ini ingin menguraikan mengenai budaya birokrasi paternialisme, dengan memberikan beberapa contoh kasus yang ada di Indonesia. Data diperoleh melalui studi literature dengan mencari referensi teori yang relefan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa budaya paternialisme pada tubuh birokrasi telah ada sejak zaman penjajahan dan bertahan hingga masa kini. Budaya paternialisme memberikan dampak yang kurang baik bagi tatanan kepemerintahan, seperti munculnya praktik KKN, penyalahgunaan kekuasaan, dan hilangnya identitas birokrat yang loyal dan berintegrasi. Kata Kunci :Birokrasi; Budaya; paternialisme
PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI DESA MELALUI PEMBUATAN PEYEK SISIK IKAN (Studi Kasus: Kecamatan Magelang Tengah Kota Magelang.) Lisa Ananda Carlolina
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI NEGARA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v4i1.886

Abstract

Pemberdayaan menjadi sebuah usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar dapat berdaya dengan memanfaatkan potensi yang ada. Pemberdayaan masyarakat dengan melalui usaha kecil (UMKM) diharapkan mampu untuk meningkatkan kondisi perekonomian keluarga terlebih dikalangan masyarakat miskin dan kurang mampu. Kota Magelang menjadi salah satu kota kecil yang dikelilingi banyak gunung dan memiliki aliran air yang sangat melimpah, hal ini dapat memberikan keuntungan tersendiri bagi masyarakat dalam memanfaatkan aliran air yang melimpah untuk budidaya ikan. Salah satu terobosan baru dalam mengelola ikan yakni dengan mengolah sisik ikan sebagai salah satu cemilan ringan yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Terobosan produk peyek ikan ini sudah lama dilakukan oleh masyarakat kota Magelang khususnya di Kelurahan Magelang RW III Kecamatan Magelang Tengah Kota Magelang. Pelaksanaan mekanisme perencanaan pemberdayaan masyarakat melalui UMKM dan dampak yang ditimbulkan dari adanya program perencanaan pemberdayaan terhadap kemandirian usaha masyarakat menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini. Tujuan dari penulisan penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme pelaksanaan perencanaan pemberdayaan masyarakat melalui UMKM dan dampak yang ditimbulkan dari program perencanaan pemberdayaan tersebut terhadap kemandirian usaha masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian deskriptif kualitatif yang didukung oleh data yang berasal dari wawancara masyarakat terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat di RT III RW III Magelang tengah memiliki potensi dalam mengolah limbah sisik ikan untuk dijadikan cemilan yang mampu meningkatkan perekonomian keluarga. Oleh karenanya perlu adanya mekanisme perencanaan pemberdayaan yang melibatkan kerjasama antara pemerintah dengan stakeholder dan juga swasta untuk saling berkolaborasi dalam mendukung jalannya UMKM peyek sisik ikan. Kata Kunci: pemberdayaan; peyek sisik ikan;umkm
REFORMASI BIROKRASI DI UNIT PELAYANAN TERPADU SATU ATAP (UPTSA) MELALUI SURABAYA SINGLE WINDOWS (studi kasus : Kota Surabaya) Lisa Ananda Carlolina
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI NEGARA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v4i1.887

Abstract

Pelayanan publik menjadi hal yang sangat penting bagi masyarakat terlebih jika pelayanan tersebut dapat terdesentralisasi dengan baik. Banyak pelayanan publik yang sudah dikerjakan pemerintah untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya, namun masih dalam pelaksanaannya terdapat kelemahan. Dengan adanya permasalahan tersebutlah, maka pemerintah melakukan perbaikan dengan merealisasikan pelayanan publik yang diwujudkan dengan adanya pelayanan terpadu. Surabaya merupakan salah satu kota yang sudah menerapkan e-government dan telah meluncurkan Surabaya Single Window yang merupakan pelayanan perijinan virtual pertama di Indonesia. Reformasi birokrasi dari program kegiatan Surabaya Single Windows di Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap di Kota Surabaya menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini. Tujuan dari penulisan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan reformasi birokrasi program kegiatan Surabaya Single Windows di Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap di Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakannya yakni studi literature dengan mencari referensi teori yang relefan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa reformasi birokrasi dalam program kegiatan Surabaya Single Window di Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap Kota Surabaya sudah berjalan dengan baik hal ini dapat didukung dengan adanya data kuantitatif yang memperlihatkan adanya peningkatan jumlah pengumpulan berkas perizinan yang masuk meskipun masih  terdapat  hambatan-hambatan yang harus ditangani agar pelayanan menjadi lebih maksimal. Kata Kunci : e-government; pelayanan publik; surabaya single windows
ANALISIS PENERAPAN E-PROCUREMENT SEBAGAI EFISIENSI PEMERINTAHAN KOTA SURABAYA Leny Diah Astari; Mualifatul Dalatululum; Nia Kurniasih; Novita Devi Indahsari
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI NEGARA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v4i1.888

Abstract

Bentuk e-government Pemerintah Kota Surabaya adalah dengan dengan menerapkan e-procurement dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa (lelang). E-procurement merupakan inovasi dari pengadaan secara konvensional ke pengadaan barang dan jasa berbasis elektronik. Dari perubahan procurement konvensional ke e-procurement diharapkan mampu menciptakan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana efisiensi Pemerintahan Kota Surabaya dalam pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan sistem e-procurement. Dalam penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengacu dari berbagai referensi. Hasil penelitian yang telah diperoleh adalah penerapan e-procurement dalam pengadaan barang dan jasa di Kota Surabaya telah berjalan secara efisien. Hal ini dapat dilihat dengan adanya berbagai penghargaan yang diterima dan mampu memenuhi kriteria efisiensi, yang meliputi man, money, material, mechine, methode, marketing, minutes and information. Penerapan e-procurement merupakan tutuntan masyarakat kepada pemerintah dimana mereka menginginkan pelayanan yang lebih cepat dan mudah diperoleh serta terjangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. Keywords (e-government, e-procurement, implementasi, efisiensi)
NETRALITAS DALAM MANAJEMEN APARATUR SIPIL NEGARA DI PROVINSI PAPUA Nur Rani; Rima Atikal Kafa; Lidya Aron Gian Larasati
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI NEGARA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v4i1.889

Abstract

Era globalisasi dan otonomi daerah yang dilakukan di Indonesia, menuntut agar setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai penggerak dari jalannya birokrasi agar memiliki kemampuan yang baik, professional, memiliki moral yang tinggi dalam menjalankan tugas dan fungsinya sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang baik. Tidak dapat dipungkiri masih terdapat pelanggaran netralitas dalam manajemen ASN diberbagai daerah di Indonesia, salah satunya di Provinsi Papua yang merupakan representasi dari daerah bagian timur di Indonesia, ditemukan bahwa masih banyaknya pelanggaran yang dilakukan karena beberapa sebab. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Papua. Metode yang digunakan dalam jurnal ini adalah metode pendekatan kualitatif dengan pengolahan data yang dikelompokkan kedalam kategori faktor penyebab ketidaknetralan ASN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa netralitas dalam manajemen ASN di Provinsi Papua masih lemah, hal ini dikarenakan masih banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah ASN, adapun pelanggaran yang mereka lakukan ialah motivasi mendapatkan/mempertahankan jabatan yang dilakukan oleh kepala daerah kepada pegawai ASN, adanya hubungan primordial (kekeluargaan), ketidakpahaman terhadap regulasi berkaitan dengan netralitas, adanya tekanan dari atasan, rendahnya integritas, anggapan ketidaknetralan adalah hal lumrah dan sanksi yang diberikan tidak menimbulkan efek jera.  Keywords: Netralitas, Manajemen ASN, Pelanggaran Netralitas
CORPORATE UNIVERSITY SEBAGAI PENGEMBANGAN DIKLAT DALAM UPAYA MENINGKATAN KEMAMPUAN SDM BERKUALITAS Paramesti Novira Arimurti; Septiana Wulan Hapsari; Erika Oktavianingtias; Betasari Zakiyah; Nike Mutiara Fauziah
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL MAHASISWA ADMINISTRASI NEGARA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v4i2.1077

Abstract

Pendidikan dan Pelatihan Jabatan merupakan proses penyelenggaraan belajar mengajar yang sangat penting dalam rangka meningkatkan kemampuan pegawai negeri sipil. Pendidikan dan Pelatihan Jabatan memiliki dua fungsi, yakni: pendidikan yang berarti memberikan wawasan mengenai peranan pegawai negeri sipil yang baik itu seperti apa, dan pelatihan yakni memberikan kompetensi kepada pegawai negeri sipil agar mampu bekerja dan berkontribusi secara penuh sesuai dengan keahliannya masing-masing. Beberapa diklat sudah dilaksanakan di banyak instansi pemerintah, akan tetapi masih belum efektif. Oleh sebab itu muncul sebuah model penerapan diklat dengan metode Corporate University yang merupakan pengembangan dari konsep diklat pada umumnya, dimana lebih menekankan pada penggunaan IT dalam pelatihan dan pendidikan pegawai yang profesional. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi literatur dalam pengumpulan data. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengembangan diklat melalui Corporate University yang diharapkan dapat optimal dan lebih efisien dengan adanya pelatihan sumber daya manusia yang kompeten dalam pelaksanaan tugas di bidangnya.Keywords: Diklat, Coprorate University, Kompetensi, SDM

Page 6 of 14 | Total Record : 135