cover
Contact Name
livana ph
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
Jln Laut 31 Ngilir, Kendal
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Perawat Profesional
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : https://doi.org/10.37287/jppp
Core Subject :
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada temuan ilmiah yang menunjang keperawatan dan (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal-bedah, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan
Arjuna Subject : -
Articles 388 Documents
Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Balita Usia 6, 9 dan 12 Bulan Menurut Kuesioner Pra Skrining Perkembangan Revi Yulia
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1977

Abstract

Perkembangan fisik, psikomotor, kognitif, dan sosial terjadi secara cepat pada masa balita, khususnya pada usia 6-12 bulan pertama kehidupan. Jenis penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Dengan menggunakan pendekatan analitis, penelitian ini berupaya menguji korelasi antar variabel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan status gizi dengan perkembangan bayi usia 6, 9 dan 12 bulan menurut kuesioner pra skrining perkembangan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2025 yang dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Dengan menggunakan pendekatan analitis, penelitian ini berupaya menguji korelasi antar variabel pada 55 responden dengan penentuan sampel menggunakan teknik Accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah Timbangan balita digital dan Kuesioner Pra Skrinning Perkembangan (KPSP). Hasil analisis uji Chi square status gizi dengan perkembangan balita menunjukkan syarat uji Chi square tidak terpenuhi, sehingga dilakukan penggabungan sel. Dari hasil penggabungan sel, kemudian dilakukan uji Fisher Exact Test diperoleh nilai  yaitu 0,000 < 0,05 berarti terdapat hubungan status gizi dengan perkembangan balita usia 6 – 12 bulan menurut KPSP
Efektivitas Pursed Lip Breathing (PLB) terhadap Saturasi Oksigen dan Frekuensi Napas pada Pasien PPOK Aniswati Fauziah; Resti Yulianti Sutrisno; Supriyono Supriyono
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1980

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan penyebab utama kedelapan dari masalah kesehatan di seluruh dunia. Gejala utama dari PPOK adalah sesak napas. Penatalaksanaan untuk mengatasi sesak napas dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat dilakukan yaitu latihan napas pursed lip breathing (PLB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas PLB terhadap perubahan saturasi oksigen dan frekuensi napas pada pasien PPOK. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada dua pasien PPOK di ruang rawat inap penyakit dalam Rumah Sakit Daerah. Intervensi yang diberikan pada pasien yaitu latihan napas PLB selama tiga hari dengan frekuensi tiga kali sehari dan durasi 5–10 menit setiap sesi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan komparatif dengan membandingkan angka saturasi oksigen dan frekuensi napas sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan saturasi oksigen serta penurunan frekuensi pernapasan pada kedua responden setelah dilakukan intervensi tersebut. Saturasi oksigen naik dari 83%–91 % menjadi 94%–98% dan frekuensi napas turun dari 27–40x/menit menjadi 22–25x/menit. Selain itu, terjadi perbaikan tanda dan gejala seperti berkurangnya sesak napas. Dengan demikian, (PLB) terbukti efektif dalam meningkatkan oksigen dan memperbaiki kondisi respirasi pada pasien PPOK.
Intervensi Squishy Stress Ball terhadap Penurunan Nyeri pada Ibu Post Sectio Caesarea Syakhira Istighfarin Syahputri; Riski Oktafia; Ika Yuni Rahmawati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1981

Abstract

Persalinan sectio caesarea sering menimbulkan nyeri pasca operasi yang dapat menghambat proses pemulihan ibu secara fisik maupun emosional, sehingga diperlukan intervensi non farmakologis untuk membantu mengurangi nyeri. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penggunaan squishy stress ball yang dikombinasikan dengan teknik napas dalam terhadap penurunan nyeri pada ibu post sectio caesarea. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan pre dan post pada tiga ibu post sectio caesarea selama tiga hari perawatan, dengan pengukuran skala nyeri wong bakers scale dan tekanan darah baik sebelum maupun sesudah intervensi. Analisis yang digunakan dalam pengukuran penelitian ini menggunakan checklist observasi untuk mencatat perubahan atau perkembangan skor pre dan post intervensi. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan skala nyeri secara bertahap pada seluruh responden serta adanya penurunan tekanan darah yang menandakan kondisi lebih rileks setelah intervensi diberikan. Intervensi ini terbukti membantu mengalihkan fokus dari rasa nyeri dan meningkatkan relaksasi sehingga mendukung proses pemulihan ibu post sectio caesarea.
Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender dan Farmakologi dalam Manajemen Nyeri Pascaoperasi Dyah Faradhita; Resti Yulianti Sutrisno; Ana Widyastuti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.1982

Abstract

Nyeri pascaoperasi merupakan keluhan yang sering muncul yang dapat memperlambat proses pemulihan. Manajemen nyeri di rumah sakit umumnya berfokus pada terapi farmakologi tanpa terapi nonfarmakologi secara optimal, sehingga perlu kombinasi terapi nonfarmakologi dan farmakologi, salah satunya aromaterapi lavender. Studi ini bertujuan untuk melihat efektivitas kombinasi aromaterapi lavender dan farmakologi untuk menurunkan skala nyeri pasien pascaoperasi. Studi ini menggunakan desain studi kasus pada pasien pascaoperasi sejumlah enam orang yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok yang hanya diberikan terapi farmakologi ketorolac 30 mg dan kelompok kombinasi aromaterapi lavender dan ketorolac 30 mg. Pengukuran skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan deskriptif dengan menyajikan skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi serta melihat selisih skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi pada kedua kelompok. Hasil menunjukkan bahwa pada kelompok kombinasi aromaterapi lavender dan ketorolac 30 mg sebelum intervensi mengalami rentang nyeri 7–8 dan mengalami penurunan menjadi 3-5 dengan selisih penurunan 3-4 skala. Sedangkan kelompok ketorolac 30 mg sebelum intervensi mengalami rentang nyeri 5-7 dan mengalami penurunan menjadi 4-6, dengan selisih penurunan 1-2 skala. Berdasarkan studi kasus tersebut, kombinasi aromaterapi lavender dan farmakologi lebih efektif menurunkan skala nyeri pada pasien pascaoperasi daripada hanya diberikan terapi farmakologi.  
Efektivitas Kompres Dingin (Ice Pack Gel) sebagai Intervensi Keperawatan terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Pascaoperasi ORIF Mei Riza Wistina; Resti Yulianti Sutrisno; Ana Widyastuti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1985

Abstract

Nyeri pascaoperasi merupakan salah satu masalah utama pada pasien yang menjalani tindakan Open Reduction Internal Fixation (ORIF), yang dapat menghambat proses penyembuhan dan menurunkan kualitas hidup pasien. Intervensi keperawatan dalam manajemen nyeri tidak hanya dilakukan dengan kolaborasi farmakologis, tetapi juga dapat didukung dengan intervensi nonfarmakologis yang aman dan efektif, salah satunya adalah kompres dingin menggunakan ice pack gel. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kompres dingin sebagai intervensi keperawatan terhadap penurunan skala nyeri pada pasien pascaoperasi ORIF. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan dua responden di ruang rawat inap bedah. Intervensi keperawatan dilakukan selama dua hari dengan frekuensi satu kali sehari selama 15 menit sebelum pemberian analgesik. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan perubahan skor nyeri sebelum dan sesudah intervensi pada masing-masing responden, kemudian data disajikan dalam bentuk tabel dan narasi untuk melihat pola penurunan nyeri selama dua hari intervensi. Hasil menunjukkan bahwa pada responden 1 terjadi penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 5 pada hari pertama dan dari 5 menjadi 4 pada hari kedua. Pada responden 2 terjadi penurunan dari 5 menjadi 4 pada hari pertama dan dari 4 menjadi 2 pada hari kedua. Kesimpulan pada studi kasus ini menunjukkan bahwa kompres dingin menggunakan ice pack gel efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien pascaoperasi ORIF dan dapat digunakan sebagai terapi pendukung dalam manajemen nyeri nonfarmakologis.
Pengaruh Aromaterapi Papermint terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Chronic Kidney Disease yang Menjalani Hemodialisa Wahyu Puspita Sari; Syahruramdhani Syahruramdhani; Tariyah Tariyah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1988

Abstract

Chronic Kidney Disease merupakan masalah kesehatan yang menyumbang kematian tinggi di dunia disebabkan karena adanya kelainan struktur atau fungsi ginjal yang bersifat progresif sehingga memerlukan penanganan terapi hemodialisa. Pasien yang pertama kali menjalani terapi hemodialisa sering memiliki keluhan kecemasan yang berat. Peneltiain ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh aromaterapi papermint terhadap tingkat kecemasan pasien yang pertama kali menjalani hemodialisa. Desain penelitian ini adalah case study dengan satu responden yang pertama kali menjalani hemodialisa dan mengalami kecemasan. Intervensi dilakukan sebanyak 3 sesi dengan durasi masing-masing sesi selama 15 menit secara inhalasi dengan essential oil papermint. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan tingkat kecemasan pasien sebelum dan setelah intervensi menggunakan instrument HARS. Berdasarkan hasil evaluasi tingkat kecemasan, terdapat penurunan setelah diberikannya aromaterapi papermint dari tingkat kecemasan berat menjadi tingkat kecemasan sedang. Aromaterapi papermint dapat menjadi pilihan sebagai salah satu terapi komplementer untuk mengatasi kecemasan pasien yang menjalani hemodialisa.
Hubungan Kepatuhan Konsumsi Kelasi Besi dengan Kualitas Hidup Pasien Anak Thalasemia Muhammad Jidan Mulya Putra; Sri Janatri; Waqid Sanjaya
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1994

Abstract

Thalasemia merupakan penyakit kelainan darah kronis yang membutuhkan transfusi darah rutin. Transfusi darah berulang dapat menyebabkan penumpukan zat besi dalam tubuh sehingga diperlukan terapi kelasi besi untuk mencegah komplikasi. Kepatuhan dalam mengonsumsi kelasi besi sangat penting untuk mengontrol kadar zat besi serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan konsumsi kelasi besi dengan kualitas hidup pasien anak thalasemia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis desain penelitian korelasional pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien anak thalasemia yang ditransfusi, sampel sebanyak 38 orang, responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data penelitian ini diperoleh secara langsung dari responden menggunakan lembar kuesioner MMAS-8 dan PedsQL yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis bivariat dilakukan dengan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kepatuhan (p-value = 0,000) konsumsi kelasi besi dengan kualitas hidup pasien anak thalasem. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kepatuhan konsumsi kelasi besi dengan kualitas hidup pasien anak thalasemia, semakin baik kepatuhan dalam mengonsumsi terapi kelasi besi, maka semakin baik pula kualitas hidup pasien anak thalasemia.
Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Produktivitas dan Prestasi Akademik Mahasiswa Keperawatan Semester Akhir Fanti Nur Awaliah; Meida Laely Ramdani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.2005

Abstract

Penggunaan media sosial telah menjadi bagian integral dalam kehidupan mahasiswa dan berpotensi memengaruhi aktivitas akademik, baik secara positif maupun negatif. Pada mahasiswa semester akhir, penggunaan media sosial dapat berkaitan dengan produktivitas serta capaian prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial dengan produktivitas dan prestasi akademik pada mahasiswa semester akhir Program Studi Keperawatan S1 di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 139 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner penggunaan media sosial dan produktivitas, serta data Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) untuk mengukur prestasi akademik. Analisis data bivariat dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat penggunaan media sosial yang tinggi (78,4%), produktivitas tinggi (63,3%), dan prestasi akademik dalam kategori sangat memuaskan (54,0%). Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan produktivitas (p = 0,001) dan prestasi akademik (p = 0,005). Penggunaan media sosial memiliki hubungan dengan produktivitas dan prestasi akademik mahasiswa. Pemanfaatan media sosial secara bijak dapat mendukung proses pembelajaran dan meningkatkan capaian akademik.
Hubungan Usia Ibu, Paritas, Pekerjaan dan Status Gizi dengan Kejadian BBLR pada Ibu Bersalin Enni Presmini Bohalima; Parida Hanum; Salsabila Putri; Natalia Hutagaol
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.2029

Abstract

Kondisi BBLR memberikan dampak dapat dirasakan lintas generasi. Individu yang terlahir dengan BBLR berisiko mengalami gangguan pertumbuhan fisik, termasuk defisit pada ukuran antropometri, hingga memasuki usia dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara usia ibu, paritas, status pekerjaan, dan kondisi gizi terhadap kejadian BBLR pada ibu yang menjalani persalinan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan retrospektif. Populasi mencakup seluruh ibu bersalin yang terdokumentasi dalam rekam medis RSU Royal Prima Medan selama periode Februari hingga Maret 2026, berjumlah 110 orang. Sampel ditetapkan sebanyak 86 responden melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan secara sekunder dari do      kumen rekam medis menggunakan lembar observasi/checklist yang mencakup variabel usia, paritas, pekerjaan, status gizi (LILA), dan berat badan bayi saat lahir. Proses pengumpulan data dimulai dari pengurusan izin administratif, koordinasi dengan unit rekam medis dalam menyeleksi dokumen berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, hingga pencatatan ke formulir observasi dan verifikasi kelengkapan data sebelum analisis statistik dilakukan. Analisis data menggunakan uji chi-square. Temuan penelitian mengindikasikan adanya hubungan bermakna antara usia ibu (p=0,000), paritas (p=0,000), pekerjaan (p=0,045), dan status gizi (p=0,000) terhadap kejadian BBLR. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa keempat variabel tersebut secara statistik berhubungan dengan kejadian BBLR pada ibu bersalin.
Perbandingan Suction Terbuka dan Tertutup terhadap Perubahan Saturasi Oksigen dan Frekuensi Nafas pada Pasien dengan Endotrakeal Tube dan Ventilator Ayu Tri Wulandari; Azizah Khoiriyati; Enggar Rubidiyan
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.2031

Abstract

Pasien dengan gagal napas memerlukan bantuan ventilasi mekanik untuk mempertahankan oksigenasi, namun penumpukan sekret dapat mengganggu pertukaran gas sehingga diperlukan tindakan penghisapan jalan napas. Penelitian ini bertujuan membandingkan metode penghisapan terbuka dan tertutup terhadap perubahan saturasi oksigen dan frekeunsi napas. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada pasien yang menggunakan alat bantu napas di ruang perawatan intensif, dengan pengukuran saturasi oksigen dan frekuensi napas sebelum dan setelah tindakan pada menit kelima, kesepuluh, dan ketiga puluh. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan nilai sebelum dan sesudah tindakan pada kedua metode, kemudian ditelaah untuk mengidentifikasi perbedaan perubahan dan kestabilan parameter pernapasan. Hasil menunjukkan bahwa kedua metode mampu mengeluarkan sekret dan memperbaiki ventilasi, namun metode tertutup lebih mampu mempertahankan kestabilan oksigenasi dan perubahan frekuensi napas yang lebih cepat kembali mendekati normal dibandingkan metode terbuka. Pada metode terbuka terjadi penurunan oksigenasi sesaat sebelum kembali meningkat, sedangkan metode tertutup menujukkan fluktuasi yang lebih ringan. Dengan demikian, metode tertutup dinilai lebih efektif dalam menjaga stabilitas kondisi pernapasan pasien.