cover
Contact Name
livana ph
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
Jln Laut 31 Ngilir, Kendal
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Perawat Profesional
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : https://doi.org/10.37287/jppp
Core Subject :
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada temuan ilmiah yang menunjang keperawatan dan (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal-bedah, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan
Arjuna Subject : -
Articles 388 Documents
Efektivitas Digital Flipbook dalam Meningkatkan Literasi Preeklamsia pada Ibu Hamil Novalia Rahmadhian Faurerra; Nur Azizah Indriastuti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.2033

Abstract

Preeklamsia menyumbang 24% kematian ibu di Indonesia. Rendahnya literasi kesehatan menyebabkan ibu hamil sering mengabaikan tanda bahaya preeklamsia,  karena gejalanya dianggap sebagai keluhan umum kehamilan normal. Inovasi media digital seperti flipbook diperlukan untuk mengatasi hambatan aksesibilitas informasi atau pengetahuan. Tujuan studi kasus ini adalah menganalisis pengaruh edukasi preeklamsia menggunakan media flipbook digital terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Subjek penelitian adalah seluruh ibu hamil di Padukuhan Kalipakis yang berumlah 4 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total samping. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan preeklamsia yang telah teruji validitas (r hasil = 0,406 - 0,946) dan reliabilitas= 0,797. Intervensi yang diberikan berupa edukasi melalui media flipbook digital. Data dikumpulkan secara langsung dan dianalisis dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan skor pengetahuan yang signifikan pada seluruh responden. Rata-rata nilai meningkat dari 60,0% (kategori cukup) menjadi 90,0% (kategori baik) dengan kenaikan rata-rata 30,0%. Karakteristik responden pada usia produktif serta sifat media flipbook yang visual dan interaktif mendukung efektivitas penyerapan informasi. Edukasi melalui media flipbook digital terbukti efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai preeklamsia.
Hubungan Dukungan Pasangan dengan Tingkat Kepatuhan Ibu Hamil Trimester III pada Kunjungan Antenatal Care Ni Gusti Made Ayu Agung Budhi; Sri Sukamti; Mesra Siti Syarifah; Mardeyanti Mardeyanti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.2035

Abstract

Trimester III adalah fase yang sangat kritis bagi ibu hamil. Pada periode ini, risiko komplikasi seperti preeklamsia, perdarahan, hingga posisi janin yang tidak normal meningkat secara signifikan. Kepatuhan kunjungan Antenatal Care (ANC) memastikan bahwa kondisi-kondisi medis ini dapat dideteksi secara dini. Tanpa kepatuhan yang tinggi, risiko keterlambatan penanganan medis menjadi sangat besar, yang seringkali berujung padakegawatdaruratan saat proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik (gravida, pekerjaan, pendidikan, usia) ibu hamil dan dukungan pasangan dengan tingkat kepatuhan ibu hamil trimester III pada kunjungan ANC di Puskesmas Ratu Jaya Kota Depok tahun 2025. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian cross sectional dengan teknik sampel yaitu purposive sampling. Subjek penelitian ini sebanyak 72 responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Adanya hubungan antara dukungan pasangan dan jumlah gravida terhadap tingkat kepatuhan kunjungan ANC (p-value < 0.05). Di sisi lain, pekerjaan, pendidikan, dan usia tidak memiliki hubungan terhadap tingkat kepatuhan kunjungan ANC (p-value > 0.05). Bidan dapat mempromosikan kelas couple atau kelas calon ayah untuk meningkatkan dukungan pasangan terhadap kunjungan ANC.
Pengaruh Kompres Dingin terhadap Tingkat Nyeri pada Pasien Post Orif Fraktur Ekstermitas Bawah Nadia Vitta Yulianti; Ari Budiati Sri Hidayati; Dyah Rivani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.2037

Abstract

Fraktur atau patah tulang merupakan kondisi dimana hilangnya kontinuitas tulang berupa tulang rawan sendi, tulang rawan epifisis, baik bersifat total atau parsial. Nyeri merupakan masalah utama yang dialami pasien pasca fraktur, khususnya setelah tindakan open reduction internal fixation (ORIF). Penatalaksanaan nyeri tidak hanya dilakukan secara farmakologis tetapi juga dapat dilakukan secara farmakologi maupun nonfarmakologis seperti kompres dingin menggunakan ice pack gel  yang dapat berfungsi menurunkan intensitas nyeri. Mengetahui efektifitas penerapan kompres dingin terhadap intensitas nyeri pada pasien post ORIF fraktur ekstermitas bawah. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada dua pasien post ORIF. Intervensi kompres dingin diberikan selama tiga hari dengan durasi 10 menit setiap hari. Pengukuran nyeri dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan skala numerik. Pada pasien pertama terjadi penurunan nyeri secara konsisiten dari skala 7 menjadi 3 selama tiga hari. Pada pasien kedua, respon yang didapatkan tidak konsisten, dimana pada hari kedua dan ketiga terjadi peningkatan nyeri setelah intervensi, namun menurun kembali setelah beberapa waktu. Tidak ditemukan efek samping serius selama pemberian kompres dingin. Kompres dingin dengan menggunakan ice pack gel  dapat menurunkan intensitas nyeri pasien fraktur post ORIF.
Pengaruh Ballon Blowing Exercise terhadap Saturasi Oksigen pada Pasien dengan PPOK Anggia Murni; Ari Budiati Sri Hidayati; Yuke Mazdaif
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.2040

Abstract

PPOK dapat menyebabkan gangguan pertukaran gas sehingga menurunkan saturasi oksigen akibat ketidakseimbangan ventilasi dan perfusi. Kondisi ini dapat menimbulkan hipoksemia hingga kerusakan sel apabila tidak ditangani dengan baik. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologi yang dapat diberikan adalah latihan pernapasan balloon blowing exercise. Tujuan implementasi ini adalah untuk mengetahui saturasi oksigen pada pasien PPOK sebelum dan sesudah diberikan balloon blowing exercise. Penelitian ini menerapkan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang mencakup  pengkajian,  diagnosis  keperawatan,  intervensi,  pelaksanaan,  dan  evaluasi dengan menerapkan intervensi khusus yaitu ballon blowing exercise. Subjek penelitian yang digunakan adalah 1 pasien PPOK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat pendidikan, dan kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya PPOK serta memengaruhi perubahan saturasi oksigen. Sebelum diberikan ballon blowing exercise, nilai saturasi Subjek sebesar 93,3% pada pagi hari dan sore hari sebesar 94%, nilai tersebut berada di bawah ambang batas normal. Setelah intervensi mengalami peningkatan sebesar 95% pada pagi hari dan sore hari sebesar 96%, sehingga sudah berada dalam kisaran normal. Hal ini menunjukkan bahwa balloon blowing exercise dalam membantu meningkatkan oksigenasi pada pasien dengan PPOK.
Gambaran Pelaksanaan Patient Safety Pencegahan Resiko Jatuh Nursofah Alfiah; Ida Nurjayanti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.2043

Abstract

Patient safety merupakan sistem yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan pasien selama mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Salah satu risiko yang sering terjadi adalah risiko jatuh yang dapat menyebabkan cedera dan memperpanjang masa perawatan pasien. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan melalui penerapan standar operasional prosedur (SOP) oleh perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan patient safety dalam pencegahan risiko jatuh di Bangsal Marwah PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di Bangsal Marwah sebanyak 16 orang dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner terkait kepatuhan perawat terhadap SOP pencegahan risiko jatuh. Kuesioner ini telah melalui uji validitas dan reabilitas dalam penelitian sebelumnya, dengan nilai r hitung > r table serta nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,786 yang menunjukkan instrumen valid dan reliable. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat telah melaksanakan tindakan pencegahan risiko jatuh dengan baik, terutama pada aspek pengamanan tempat tidur, penggunaan pagar tempat tidur, pemasangan fiksasi, dan pemantauan pasien secara berkala. Namun, masih terdapat tindakan yang belum optimal, yaitu penempatan pasien risiko jatuh di ruangan yang mudah diawasi oleh perawat. Pelaksanaan patient safety dalam pencegahan risiko jatuh di Bangsal Marwah PKU Muhammadiyah Yogyakarta tergolong baik, namun belum maksimal.
Penerapan Psikoedukasi terhadap Penurunan Adiksi Gadget pada Remaja dengan Diagnosis Keperawatan Koping Individu Tidak Efektif: Studi Kasus Ikfina Dwi Firlyawati; Shanti Wardaningsih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.2049

Abstract

Penggunaan gadget yang semakin meningkat pada remaja berpotensi menimbulkan adiksi yang berdampak pada aspek fisik, psikologis, dan sosial, sehingga diperlukan intervensi yang efektif untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan psikoedukasi dalam menurunkan adiksi gadget pada remaja dengan diagnosa koping individu tidak efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan asuhan keperawatan jiwa secara komprehensif yang meliputi tahap pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi pada An. G usia 17 tahun. Intervensi diberikan melalui delapan kali pertemuan psikoedukasi yang mencakup pengkajian dan building rapport, pengenalan masalah, identifikasi pemicu, manajemen perilaku, strategi koping, penguatan dan motivasi, pencegahan kekambuhan dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat adiksi yang ditandai dengan berkurangnya durasi penggunaan gadget dari 10 jam menjadi 6 jam per hari, menurunnya skore adiksi gadget dari 91 ke 88, serta peningkatan kemampuan kontrol diri, perbaikan pola tidur, dan keterlibatan dalam aktivitas positif. Dengan demikian, psikoedukasi terbukti efektif dalam membantu remaja mengelola penggunaan gadget secara lebih adaptif dan meningkatkan kemampuan koping individu.
Hubungan Gaya Hidup dengan Terjadinya Hipertensi pada Lansia Dhea Annisa Irsyani Sitompul; Eva Latifah Nurhayati; Reslynda Yanti Dachi; Nadifah Mutiara Imron
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.2051

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan utama di dunia. World Health Organization (WHO) mendefinisikan hipertensi sebagai kondisi peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg yang diukur secara berulang dalam keadaan istirahat. Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena tidak menimbulkan gejala yang jelas, namun dapat menyebabkan komplikasi serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada lansia di UPT Puskesmas Padang Bulan Medan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 74 orang dan teknik sampel yang digunakan yaitu Total Sampling. Peneliti mengumpulkan data langsung dari hasil wawancara kepada responden menggunakan kuesioner dan teknik Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariate menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 51 responden dengan gaya hidup tidak baik, sebanyak 40 orang (78,4%) mengalami hipertensi, sedangkan dari 23 responden dengan gaya hidup baik, sebanyak 9 orang (39,1%) mengalami hipertensi. Hasil uji chi-square diperoleh nilai p-value sebesar 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada lansia. Kesimpulan penelitian ini adalah gaya hidup berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada lansia.
Bonding Postpartum pada Ibu Remaja: Case Studi Asyifa Salma Husna; Yuni Astuti; Noviyana Pujihastuti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.2076

Abstract

Postpartum merupakan periode penting yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial pada ibu, di mana salah satu aspek utama adalah terbentuknya hubungan emosional antara ibu dan bayi. Ibu remaja merupakan kelompok yang berisiko mengalami gangguan dalam pembentukan hubungan tersebut akibat ketidaksiapan dalam menjalankan peran sebagai ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran postpartum bonding pada ibu remaja. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain studi kasus pada satu ibu remaja yang berada pada masa postpartum. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Postpartum Bonding Questionnaire yang telah teruji validitasnya dengan nilai 0.545-0.922 dan reliabilitasnya Chronbach’s Alpha sebesar 0.971, diisi selama dua hari masa perawatan di rumah sakit dengan pendampingan peneliti untuk memastikan pemahaman responden terhadap item pertanyaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk narasi untuk menggambarkan kondisi postpartum bonding pada ibu remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa postpartum bonding berada dalam kategori baik sejak hari pertama dan mengalami peningkatan pada hari kedua. Hal ini menunjukkan bahwa ibu remaja tetap mampu membentuk hubungan emosional yang positif dengan bayinya melalui proses adaptasi dan interaksi setelah persalinan.
Hubungan Pengetahuan Manajemen Laktasi dan Ketersediaan Fasilitas Ruang Laktasi dengan Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Pekerja Asri Fidari Giawa; Verawaty Fitrinelda Silaban; Rica Rica; Serwita Lestari Harefa
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.2089

Abstract

Ibu pekerja menghadapi tantangan ganda dalam memenuhi kewajiban profesional sekaligus memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan manajemen laktasi dan ketersediaan fasilitas ruang laktasi dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu pekerja. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional pada 73 ibu pekerja. Data dikumpulkan dengan menggunakan data primer dan sekunder dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan manajemen laktasi kategori cukup (47,9%), fasilitas ruang laktasi sebagian besar tidak memadai (68,5%), dan mayoritas ibu pekerja tidak berhasil memberikan ASI eksklusif (56,2%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan manajemen laktasi dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif (p = 0,015). Ibu berpengetahuan baik memiliki tingkat keberhasilan tertinggi (70,6%), sedangkan ibu berpengetahuan kurang memiliki tingkat kegagalan tertinggi (76,2%). Ketersediaan fasilitas ruang laktasi tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif (p = 0,138). Disimpulkan bahwa pengetahuan manajemen laktasi merupakan faktor dominan dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif pada ibu pekerja.
Penerapan Teknik Self-Control untuk Mengurangi Kecanduan Gadget pada Remaja: Studi Kasus: Studi Kasus Woro Amalia Sundari; Shanti Wardaningsih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.2091

Abstract

Gadget adalah perangkat komunikasi yang digunakan di seluruh dunia, karena memiliki berbagai fungsi yang beragam. Namun, banyak orang yang menggunakan gadget secara berlebihan sehingga berpotensi mengalami kecandua. Sebagian besar remaja kini memiliki gadget, dan hal tersebut memberikan dampak baik maupun buruk terhadap kehidupan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas selft control penggunaan gadget pada remaja. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan jiwa secara komprehensif. Partispan dalam penelitian ini adalah seorang remaja perempuan berusia 18 tahun yang mengalami kecanduan gadget. Teknik selft-control ini dilakukan selama 7x pertemuan dari tanggal 19 Oktober 2025 - 6 November 2025. Tahapan self-control meliputi, tahap monitor diri, pengukuhan diri, control stimulus, evaluasi. Efektivitas terapi diukur menggunakan kuesioner Smartphone Addiction Scale-Short Version (SAS-SV). Kuesioner yang digunakan sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas, uji validitas pada kuesioner ini menggunakan teknik Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha dengan bantuan program Statistic Product and Service Solution (SPSS) 26 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik self-control efektif dalam mengurangi kecanduan gadget, yang ditandai dengan penurunan durasi penggunaan harian dari 10 jam menjadi 5 jam. Tingkat adiksi klien mengalami perbaikan dari kategori berat dengan skor 90 menjadi kategori sedang dengan skor 60.