cover
Contact Name
livana ph
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
Jln Laut 31 Ngilir, Kendal
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Perawat Profesional
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : https://doi.org/10.37287/jppp
Core Subject :
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada temuan ilmiah yang menunjang keperawatan dan (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal-bedah, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan
Arjuna Subject : -
Articles 388 Documents
Hubungan Sikap dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa SD Miska Samrotus Surayya; Umi Faridah; Edi Wibowo Suwandi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.470

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keterkaitan antara sikap dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada siswa kelas IV–VI SDN Pasuruhan Kayen. Latar belakang penelitian adalah rendahnya penerapan PHBS di kalangan anak sekolah, sehingga diperlukan peningkatan kesadaran melalui sikap positif. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan rancangan cross-sectional, dengan populasi 84 siswa yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mencakup aspek sikap dan perilaku PHBS, serta telah diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa memiliki sikap baik terhadap PHBS (88,10%) dan mayoritas berperilaku hidup bersih serta sehat secara positif (96,43%). Uji bivariat menghasilkan nilai p = 0,024 (<0,05), sehingga disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara sikap dan perilaku PHBS. Kesimpulannya, sikap berperan penting dalam membentuk penerapan PHBS pada peserta didik sekolah dasar. Temuan ini menegaskan peningkatan perilaku sehat di sekolah dapat dicapai melalui penguatan sikap positif siswa dengan program pendidikan berkelanjutan.
Gambaran Dukungan Keluarga terhadap Pengendalian Hipertensi Fatima Ura Pabanne
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.487

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular penyebab angka kesakitan yang tinggi dan sekaligus menjadi penyebab kematian di hampir semua negara. Untuk pengendalian pembangunan kesehatan perlu melakukan modifikasi gaya hidup seperti mengatur pola makan dengan membatasi asupan garam, lemak, alkohol, berhenti merokok, mengontrol berat badan, melakukan aktivitas fisik, istirahat dan tidur untuk mengurangi kejadian hipertensi atau komplikasi yang disebabkan oleh hipertensi. Dukungan keluarga sangat diperlukan untuk perawatan atau pengendalian pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga terhadap pengendalian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuntitatif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 50 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling merupakan keluarga pasien atau penderita hipetertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden mendapatkan dukungan keluarga dengan kategori baik sebanyak 40%, kategori cukup 36% dan kategori kurang 24%. Simpulan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan dukungan keluarga memiliki peran yang signifikan dalam pengendalian hipertensi.
Implementasi Terapi Slow Deep Breathing terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Dian Hadinata; Leli Siti Meilani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.493

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Salah satu upaya pengendalian pada penderita hipertensi dengan terapi slow deep breathing. Slow deep breathing berefek menurunkan frekuensi pernapasan, tekanan darah, dan detak jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektifitas implementasi terapi slow deep breathing terhadap penderita hipertensi, Penelitian ini menggunakan desain pre-test dan post-test, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Instrument yang digunakan berupa SOP slow deep breathing, lembar observasi penelitian tekanan darah menurut American Heart Association (AHA) dan lembar ceklis. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi di Kelurahan Majalengka Wetan Kabupaten Majalengka dengan sampel sebanyak 3 responden dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi dan hasilnya data diklasifikasikan berdasarkan tingkat hipertensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (100%) responden mengalami penurunan tekanan darah, diketahui 2 responden (66%) dengan kategori tekanan darah derajat 2 dan 1 responden (33%) dengan kategori tekanan darah derajat 1. Kesimpulan dari penelitian ini adalah slow deep breathing merupakan cara yang efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif dalam penanganan tekanan darah tinggi.
Penerapan Relaksasi Otot Progresif Kombinasi Senam Kaki pada Pasien Diabetes Melitus Ulfa Annisa Permata Sari; Zaqqi Ubaidillah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.496

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (T2DM) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat resistensi insulin atau produksi insulin yang tidak mencukupi. Meningkatnya prevalensinya menyoroti perlunya pendekatan komplementer dalam manajemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas kombinasi relaksasi otot progresif dan latihan kaki dalam menurunkan kadar glukosa darah pada pasien T2DM. Sebuah studi kasus deskriptif dilakukan dengan melibatkan Tn. A, seorang pasien berusia 52 tahun yang didiagnosis dengan T2DM yang tidak terkontrol. Data dikumpulkan melalui pengukuran kadar glukosa darah sebelum dan sesudah intervensi, menggunakan alat glukometer yang dicatat setiap hari. Intervensi diberikan selama tiga hari berturut-turut, di mana kadar glukosa darah pra dan pasca intervensi diukur secara sistematis dan kemudian ditelaah dengan membandingkan tren penurunan kadar glukosa. Terjadi penurunan nyata dalam kadar glukosa darah, menurun dari 260 mg/dL sebelum terapi menjadi 135 mg/dL setelah tiga hari intervensi gabungan. Hasil ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kontrol glikemik setelah penerapan terapi. Relaksasi otot progresif yang dikombinasikan dengan latihan kaki terbukti efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada kasus ini, menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat berfungsi sebagai terapi non-farmakologis komplementer yang berharga bagi pasien T2DM untuk mendukung manajemen diabetes secara keseluruhan.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dispepsia Sirli Agustiani; Benatania Benatania; Indri Puji Lestari
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.503

Abstract

Pasien yang terkena dispepsia akan merasakan gejala seperti rasa nyeri, sensasi terbakar, mual, muntah, dan perut kembung yang akan mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Karakteristik pasien dispepsia banyak ditemukan pada pasien perempuan, buruknya pola makan pasien, dan tingkat stress. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dispepsia di Puskesmas Lubuk Besar. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah 65 pasien dispepsia di Puskesmas Lubuk Besar. Besaran sampel dalam penelitian ini adalah 43 responden yang dipilih dengan tekhnik purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13 September 2023 – 18 Oktober 2023 di Poli Umum Puskesmas Lubuk Besar. Peneliti memberikan informed consent dan kuesioner penelitian berupa kuesioner karakteristik responden, pola makan, dan tingkat stres. Analisa data menggunakan univariate dan bivariate (Chi-Square Test). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara faktor jenis kelamin (p-value=0,030), pendidikan (p-value=0,008), pola makan (p-value=0,009), dan tingkat stres (p-value=0,005) dengan kejadian dispepsia di Puskesmas Lubuk Besar. Saran dari penelitian ini adalah untuk institusi pelayanan kesehatan untuk dapat senantiasa mengedukasi masyarakat untuk menghindari jenis makanan dan minuman yang bersifat mengiritasi lambung, membiasakan kebiasaan makan yang baik seperti jam makan teratur, sarapan, tidak makan di luar rumah, maupun mengonsumsi camilan atau makanan saat malam hari sebelum tidur, serta mengelola stres dengan baik agar terhindar dari dispepsia.
Karakteristik Organoleptik Produk Snack Crunchy Maltine dari Biji Cempedak (Artocarpus Champeden) Gita Adelia; Dinda Mutiara; Candra Mukti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.516

Abstract

Cempedak (Artocarpus champeden), anggota keluarga Moraceae, merupakan buah tropis yang memiliki kemiripan fisik dengan nangka (Artocarpus heterophyllus). Biji cempedak seringkali dibuang, padahal memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai tingkat penerimaan konsumen terhadap produk inovatif berupa snack kering "Crunchy Maltine" berbahan dasar biji cempedak. Uji organoleptik dengan metode hedonik dilakukan untuk menilai empat atribut sensori, yaitu rasa, tekstur, aroma, dan warna menggunakan skala hedonik 5 poin. Sebanyak 24 responden mengevaluasi dua varian produk original dan pedas manis. Data dikumpulkan melalui kuesioner uji hedonik yang diisi oleh responden setelah mencicipi produk, dan pengumpulan dilakukan secara daring menggunakan Google Form.  Data dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney untuk melihat perbedaan tingkat kesukaan antara kedua varian. Varian pedas manis memperoleh skor lebih tinggi pada atribut rasa, tekstur, dan warna, sedangkan varian original lebih disukai pada atribut aroma. Rerata skor keseluruhan menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi pada kedua varian (pedas manis: 4,65; original: 4,57), dan analisis statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada seluruh parameter (p > 0,05). Crunchy Maltine berbahan dasar biji cempedak menunjukkan tingkat penerimaan konsumen yang baik dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, sekaligus sebagai upaya pemanfaatan sumber pangan lokal yang kurang termanfaatkan.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai ASI Eksklusif Jamilah Jamilah; Noor Yunida Triana; Etika Dewi Cahyaningrum
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.525

Abstract

ASI eksklusif merupakan praktik memberikan Air Susu Ibu saja pada bayi tanpa makanan maupun minuman pendukung lainnya sepanjang enam bulan pertama kehidupannya. Pengetahuan ibu hamil mengenai ASI Eksklusif ialah satu dari sekian faktor krusial yang memengaruhi keberhasilan menyusui. Penelitian ini dimaksudkan guna menggambarkan taraf pengetahuan ibu hamil mengenai ASI Eksklusif di Poliklinik Kebidanan Rumah Sakit Umum Siaga Medika Purbalingga. Penelitian memanfaatkan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sejumlah 124 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner data demografi, riwayat obstetri, dan tingkat pengetahuan mengenai ASI Eksklusif. Instrumen penelitian telah diuji validitasnya menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan dinyatakan valid dengan nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,361) pada tingkat signifikansi 5%. Uji reliabilitas dilakukan dengan metode Cronbach’s Alpha dan memperoleh nilai sebesar 0,943, yang menunjukkan tingkat konsistensi internal yang sangat tinggi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung distribusi frekuensi dan persentase. Dari hasil analisis penelitian ini memperlihatkan bahwa mayoritas partisipan berusia 20–35 tahun, yaknisejumlah 98 orang (79%). Sejumlah 49 partisipan (39,5%) memiliki paritas rendah, 49 orang (39,5%) berpendidikan menengah, dan 78 orang (62,9%) tidak memiliki pekerjaan. Selain itu, mayoritas ibu hamil memperlihatkan tingkat pengetahuan yang baik terkait ASI eksklusif, yakni 56 orang (45,2%).Temuan ini memperlihatkan bahwa mayoritas ibu hamil berpengetahuan baik mengenai ASI Eksklusif.
Pengaruh Edukasi tentang Antenatal Care terhadap Kejadian Komplikasi Kehamilan pada Ibu Selama Kehamilan Rosnidawati Rosnidawati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.531

Abstract

Antenatal care merupakan pelayanan kesehatan oleh tenaga profesional untuk ibu selama masa kehamilan. Diperlukan sebuah pendidikan yang diberikan kepada ibu hamil untuk meningkatkan pemahaman ibu terhadap antenatal care. Antenatal dini menghindarkan terjadinya resiko tinggi terhadap kehamilan dan persalinan juga menurunkan angka kematian ibu dan memantau perkembangan janin. Pelayanan antenatal care di Indonesia mengalami peningkatan pada 4 tahun terakhir secara signifikan pada 4 kali kunjungan antenatal care (K4) dari tahun 2020 sekitar 74,1% dan pada tahun 2024 terjadi peningatan sekitar 88,13%. Tujuan dilakukannya penelitian ini merupakan untuk melihat bagaimana pengaruh edukasi tentang antenatal care terhadap kejadian komplikasi kehamilan pada ibu selama kehamilan di Puskesmas Bestari. Penelitian kuantitaif merupakan jenis penelitian yang digunakan dengan desain studi korelasi (cross sectional). Populasi adalah keseluruhan ibu hamil di Puskesmas Bestari pada bulan Agustus 2025 sebanyak 30 orang. Sampel merupakan keseluruhan ibu hamil yang ada di Puskesmas Bestari pada bulan Agustus 2025 sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total populasi yaitu seluruh populasi dijadikan sampel penelitian sekitar 30 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui pengisian kuesioner langsung ke responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Correlation Pearson bertujuan untuk melihat kekuatan sebuah pengaruh antara variabel yang diteliti. Hasil penelian menjelaskan ada pengaruh edukasi tentang antenatal care terhadap kejadian komplikasi kehamilan pada ibu selama kehamilan di Puskesmas Bestari dengan nilai p 0,012.
Diagnosis Komunitas: Gambaran Umum Insiden Kejadian Tuberkulosis pada Komunitas Masyarakat Daerah Wisata Ida Ayu Made Mahayani; Nadira Yumna
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 4 (2025): Agustus 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i4.533

Abstract

Mycobacterium tuberculosis merupakan suatu bakteri yang sering menyerang paru-paru menyebabkan penyakit Tuberkulosis. Pada daerah Nusa Tenggara Barat kejadian suspek Tuberkulosis berjumlah 33.195 sekitar 34,7% dari 94.774 orang yang diduga mengalami tuberkulosis. Beberapa penyebab yang mempengaruhi kejadian Tuberkulosis yaitu pengetahuan, sikap dan perilaku. Terdapat banyak lokasi wisata yang ada di Pulau Lombok salah satunya yaitu Dusun Mentigi yang ada di Kabupaten Lombok Utara. Tuberkulosis merupakan salah satu masalah yang dihadapi dusun ini setelah dilakukan analisi dengan pendekatan diagnosis komunitas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi insiden, tingkat pengetahuan, tingkat perilaku, usia dan jenis kelamin terkait penyakit Tuberkulosis pada komunitas masyarakat daerah wisata. Disain pada penelitian ini menggunakan studi cross sectional dengan sampel berjumlah 112 sampel dengan mengunakan accidental sampling. Variable pada penelitian ini adalah tingkat pengetahuan, tingkat perilaku, usia dan jenis kelamin. Kuesioner yang sudah di review oleh pakar disebarkan kepada responden kemudian dikumpulkan dan dioleh menggunakan aplikasi statistik. Hasil penelitian ini terdapat 57% menderita Tuberkulosis, terdapat 75% memiliki pengetahuan yang buruk terkait Tuberkulosis dan 81% memiliki perilaku yang kurang baik terkait pencegahan penularan tuberkulosis. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bawah tingginya kejadian Tuberkulosis paru pada masyarakat daerah Dusun Mentigi disebabkan oleh rendahnya tingkat pengetahuna, perilaku pencegahan Tuberkulosis yang masih kurang.
Gambaran Karakteristik Pasien Tuberkulosis Resisten Obat Farsida Farsida; Indah Imanul Kamliah; Tri Ariguntar Winanningtyas; Rahmini Shabariah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.560

Abstract

Laporan WHO tahun 2023, terdapat sekitar 400.000 kasus tuberkulosis (TB) resisten obat di dunia. Indonesia menempati peringkat kedua dengan beban kasus tertinggi, dimana 81% kasus berhasil ditemukan dan 90% telah menerima pengobatan, menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya. TB resisten obat terjadi ketika Mycobacterium tuberculosis kebal terhadap obat anti-tuberkulosis (OAT), sehingga menjadi perhatian utama dalam pengendalian TB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien TB resisten obat di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dilakukan pada November-Desember 2023 dengan teknik purposive sampling dan melibatkan 61 pasien TB resisten obat. Data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur mengenai karakteristik pasien tuberkulosis resisten obat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki, berusia 36–45 tahun, berpendidikan perguruan tinggi, bekerja sebagai ibu rumah tangga atau tidak bekerja, serta sebagian besar memiliki riwayat kontak dengan penderita TB. Pasien umumnya mencari pengobatan saat mengalami gejala batuk atau batuk berdarah dalam dua minggu pertama, mengunjungi puskesmas sebagai fasilitas pertama, memiliki riwayat pengobatan TB sebelumnya, sedang dalam fase lanjutan pengobatan TB resisten obat, dan sebagian besar berperilaku merokok.

Page 8 of 39 | Total Record : 388