cover
Contact Name
I Nyoman Santiawan
Contact Email
inyomansantiawan99@gmail.com
Phone
+6281229463400
Journal Mail Official
inyomansantiawan99@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Cinta Residence 1, Jl. Padat Karya, Gg. Fabil
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung
ISSN : 20865864     EISSN : 31638457     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Pendidikan Agama diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu bulan Maret dan September. Sebagai Perguruan Tinggi Swasta, STAH Lampung ikut melaksanakan pembangunan dibidang pendidikan, sehingga mempunyai peran dan tanggung jawab yang besar dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia Hindu. Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan salah satunya dengan menerbitkan Jurnal dengan nama; Jurnal Pendidikan Agama. Jurnal Pendidikan Agama terbit kali ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang Pendidikan Agama Hindu, Hukum Hindu dan Kebudayaan.
Arjuna Subject : -
Articles 65 Documents
Hubungan Antara Kelekatan Anak Balita Dan Orang Tuanyadengan Perkembangan Sosial, Emosionaldan Kecerdasan Wayan Sukarlinawati
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 13 No. 2 (2022): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

salah satu dalam membantu meningkatkan perkembangan pada anak, yaitu dengan menciptakan hubungan interaksi yang baik antara anak dan orang tua sebagai pengasuh dalam keluarga khususnya pada anak balita, sebab untuk mencapai perkembangan yang optimal, usaia balita adalah usia dimana anak dengan mudah menerima rangsangan yang diberikan oleh objek sekelilingnya. Oleh karena itu upaya mewujudkan perkembangan anak balita ini, tidak terlepas dari peranan keluarga terutama orang tua sebagai pengasuh terdekat untuk memenuhi semua kebutuhan yang diperlukan bagi perkembangan anak balitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kelekatan anak balita dan orang tuanya berhubungan dengan perkembangansosial, emosional dan kecerdasan pada anak balita. Metode penelitian meliputi : sampel penelitian sebanyak 70 orang dari 700 orang tua yang mempunyai anak balita atau 10 % dari seluruh populasi yang ada. Teknik sampling yang digunakan adalah Metode Proporsional Insidental Sampling. Sumber data adalah dengan data primer dan data sekunder. Teknik analisis data menggunakan Metode statistik yaitu table silang dan korelasi Product Moment. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa, kelekatan anak balita dan orang tuanya mempeunyai hubungan dengan perkembangan sosial anak balita dengan koefisien korelasi sebesar 0,071 lebih besar darimketentuan table, tetapi hubungan antara kedua variable yaitu kelekatan dan perkembangan sosial tidak signifikan pada taraf 99% artinya hanya ada toleransi sebesar 1% dengan arah huubungan yang positif. Kelekatan anak balita dan orang tuanya tidak mempunyai hubungan dengan perkembangan emosional anak balita dengan koefisien korelasi sebesar 0,090 lebih kecil dari ketentuan tabel. Kelekatan anak balita dan orang tuanya tidak mempunyai hubungan dengan perkembangan kecerdasan anak balita dengan koefisien korelasi sebesar 0,041 lebih kecil dari ketentuan tabel.
Filosofi dan Persepsi Masyarakat Mengenai Ngaben Tanpa Petulangan Ni Made Indrayani
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 13 No. 2 (2022): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menegetahui filosopi dan persepsi masyarakat mengenai Ngabentanpa Petulanganyang dilaksanakan oleh masyarakat di Desa Restu Rahayu Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur.Makna filosofi Petulanganadalah simbul dari soroh/kawitanseseorangyang terdapat di dalam prasasti masing-masing yang merupakan tempat dari pembakaran sawa. Adapun jenis-jenis Petulanganyang dapat digunakan adalah Lembu,Singa,Gajah Mina, Naga Kaang, Gadarba, Menjangan, Macan(Harimau), sudang-sudangan.Berdasarkan Awig-awigupacara Ngabentanpa Petulangandi Desa Restu Rahayu menjelaskan bahwa pelaksanaan Ngabentanpa Petulangandi Desa Restu Rahayu dilaksanakan secara sederhana atau boleh tidak mempergunakan Petulangan.Jadi bagi masyarakat yang mampu melaksanakan upacara Ngabendengan menggunakan Petulangandi perbolehkan dan jika masyarakat yang tidak mampu melaksanakan upacara Ngabenmenggunakan Petulanganjuga dianggap sah tergantung dari tingkat kemampuan masyarakat itu sendiri sesuai Lontar Upacara Pati Urip Lembar 3. Persepsi masyarakat mengenai Ngabentanpa Petulangan,masyarakat menyatakan setuju dengan adanya pelaksanaan upacara Ngabentanpa Petulangan.Terlihat dari hasil rata-rata presentase 55.83 % -82.49 % masyarakat menyetujui dengan adanya pelaksanaan upacara NgabentanpaPetulanganuntuk menghemat biaya dan waktu dijaman modern ini. Masyarakat juga menyetujui dengan adanya partisipasi dan aturan yang mengatur di dalam adat untuk meningkatkan rasa kegotong royongan dan disiplin diri bagi masyarakat.
Pengaruh COVID-19 Terhadap Kepedulian Sosial dan Aktivitas Keagamaan Umat Hindu di Dusun Madya Agung 2 Kampung Bali Sadhar Utara Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan Ni Made Indrayani
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 14 No. 1 (2023): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 pada awalnya ditemukan di China pada tanggal 17 November 2019, selanjutnya menyebar ke penjuru dunia termasuk Indonesia sampai dengan saat ini. Situasi ini mempengaruhi segala aspek kehidupan masyarakat seperti yang terjadi di Dusun MA 2.Terdapat perbedaan aktivitas antara sebelum dan sesudah adanya pandemi Covid-19 khususnya pada bidang sosial agama umat. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu, apakah ada pengaruh Covid-19 terhadap kepedulian sosial dan aktivitas keagamaan umat di Dusun MA 2, Kampung Bali Sadhar Utara, Kec. Banit, Kab. Way Kanan?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Covid-19 terhadap kepedulian sosial dan aktivitas keagamaan umat Hindu di Dusun MA 2. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, menggunakan kuesioner angket terstruktur sebagai teknik pengumpulan dan pengelolaan data dengan sampel 120 orang KK dari 200 orang KK populasi di Dusun MA 2. Penulis juga menggunakan metode kepustakaan sebagai data sekunder untuk mendukung penyusunan penelitian ini.Data yang didapatkan menunjukkan hasil bahwa tingkat kepedulian sosial secara umum mengalami peningkatan, terlihat dari data sebelum adanya Covid-19 memiliki skor 3,61 dan sesudah adanya pandemi skor 3,73 dengan nilai t hitung adalah 2,17 dan t tabel 1,96, karena t hitung>t tabel artinya Covid-19 memiliki pengaruh positif terhadap tingkat kepedulian sosial umat Hindu di Dusun MA 2. Aktivitas keagamaan secara umum mengalami penurunan. Hal ini dapat dilihat dari data sebelum adanya Covid-19 memiliki skor 2,99 sesudah pandemi skor 2,4 dengan t hitung 7,21 dan t tabel 1,96. Karenat hitung>t tabel artinya Covid-19 berpengaruh terhadap aktivitas keagamaan umat Hindu di Dusun Madya Agung 2.
Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu pada Upacara Ngaben dalam Proses Mapegat Di Desa Bali Sadhar Selatan Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan Ni Gusti Ayu Made Afrianti
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 14 No. 1 (2023): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan Upacara Ngabenyang dilaksanakan di desa Bali Sadhar Selatan Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan dalam prosesi Ngabenterdapat upacara Mapegat.Biasanya dilaksanakan setelah upacara ngaben di setraselesai. UpacaraMapegatselalu dilaksanakan masyarakat di desa Bali Sadhar Selatan khususnya setiap adanya upacara Ngaben (Pitra Yadnya) akan tetapi fakta dilapangan masih banyak masyarakat yang belum paham bagaimana prosesi upacara Mapegatdan belum mengetahui adanya nilai-nilai pendidikan agama Hindu pada Upacara Mapegat tersebut.Penelitian bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai bagaimana prosesi upacara Mapegatdi Desa Bali Sadhar Selatan dan nilai-nilai pendidikan yang terdapat pada Upacara mapegat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan yang terdapat pada upacara Mapegat dan untuk mengetahui bagaimana prosesi upacara Mapegat di Desa Bali Sadhar Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif non statistic.Hasil penelitian prosesi mapegatdilaksanakan setelah selesai pembakaran mayat dikuburan, yang diikuti oleh seluruh anggota keluarga. Mapegatmemutuskan hubungan antara yang masih hidup dengan yang sudah meninggal. Disimbolkan dengan memutuskan benang yang diikat pada dua batang kayu dapdap (kayu sakti). Sangat penting dilakukan agar perjalanan roh menuju ke alam Brahmantenang tanpa terikat pada hal-hal keduniawian.Prosesi upacara Mapegat di Desa Bali Sadhar Selatan yaitu dilaksanakan pada pintu masuk halaman rumah (gerbang). Seluruh sanak keluarga memberikan tarpana (berupa makanan dan minuman). Setelah itu salah satu angota keluarga memutuskan benang yang dibentangkan pada dua batang kayu dapdap, seluruh sanak keluarga masuk melalui pintu kayu dapdap dan upacara Mapegat pun selesai dilaksanakan. Nilai-nilai pendidikan yang terkandung: 1). Nilai pendidikan Agama Hindu Lascarya(tulus dan Ikhlas), 2) Nilai Pendidikan Seni: seni suara (lantunan Mantra) dan seniKriya (bebantenan yang digunakan), 3) Nilai pendidikan sosial kemasyarakatan (konsep menyamebray/gotong royong dari awal persiapan hingga akhir acara), 4) Nilai pendidikan etika (berbuat, berkata dan berpikir yang baik).
Peran Pasraman Dalam Membentuk Sikap Anak Di Rumah Wayan Sukarlinawati
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 14 No. 1 (2023): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasraman sebagai lembaga pendidikan non formal dapat memberikan pengetahuan agama Hindu yang tidak didapatkan anak di sekolah dan di rumah. Pasraman juga diharapkan dapat mendidik sikap anak menjadi lebih baik dari sebelumnya. Penelitian dilakukan di Pasraman Widyaloka, dengan rumusan masalah: 1) Bagaimana proses belajar agama Hindu di Pasraman Widyaloka? 2) Bagaimana peran Pasraman Widyaloka dalam membentuk sikap anak di rumah? Tujuan penelitian yaitu: 1) Untuk mengetahui proses belajar mengajar di Pasraman Widyaloka dan 2) Peran Pasraman Widyaloka dalam pembentukan sikap anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan domenstrasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis data. Data dikelompokan berdasarkan masalah yang dikaji peneliti.Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, proses belajar di pasraman hampir sama seperti di sekolah, tetapi materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan anak. Sikap anak juga dilatih agar disiplin, sopan santun, religius, dan patuh. Wawancara dengan orang tua anak, disimpulkan setelah anak mengikuti pasraman, secara bertahap sikapnya lebih disiplin, sopan santun, religius, dan patuh kepada orang tua.Jadi dapat disimpulkan bahwa pasraman berperan dalam membentuk sikap anak di rumah.
Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Kawi Melalui Bermain Kartu Huruf I Made Sutharjana
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 14 No. 1 (2023): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktivitas dan hasil belajar bahasa kawi dan meningkat dengan mengunakan kartu hruf..Subjek dalam penelitian ini SiswaKelas6SDdi PasramanDharmaSidodadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakanpendekatanpenelitianPTK(Penelitian Tindakan Kelas). Tehnik analisis data yang digunakan adalah deskritif analitif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dilapangan maka dari itu untukmejawab permasalahanyang dapat disimpulkan bahwa meningkatkan aktivitasdanhasilbelajarmelaluibermainkartuhurufinisebelumnyapenelitianmelaksanakan penelitian di daerah desa sidowaluyo tepatnya di pasraman dharmasidodadi desa sidowaluyo, kec. Sidomulyo, kac. Lampung selatan dari data yangpenelitiambil disanamemberikan pembelajaranpadasiswapasramanbahwa akitvitas dan hasil belajar hal ini dapat dilihat darimenigkatkan akiviason task dan off task dari siklus I sampai IIIsiklusyang pertama 96% siklus II 186%siklus III 266% dan off task siklus I44%siklusII7%siklus III4% dan penerapan siswa dalam hasil nilai siklus I 61%siklus II 67%siklus III80%
Evaluasi Kinerja Guru Pendidikan Hindu Suyono
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 14 No. 1 (2023): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja guru adalah salah satu topik penting dalam pendidikan dan menjadi masalah global dalam peningkatan kualitas pendidikan di banyak negara, termasuk kinerja guru Pendidikan Hindu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja guru Pendidikan Agama Hindu di Sekolah Menengah Atas di Provinsi Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari penelitian evaluasi dengan model pasak wajah. Sampel penelitian adalah 66 guru Pendidikan Agama Hindu yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja guru Pendidikan Agama Hindu dalam perencanaan pembelajaran adalah baik. Guru dapat merancang proses pembelajaran yang baik, meskipun kemampuan dalam memilih metode dan strategi, memilih media dan sumber belajar dan menyusun komponen penilaian dalam mengevaluasi pembelajaran harus ditingkatkan. Karena ketiga komponen tersebut masih dalam kategori cukup. Kinerja guru dalam pelaksanaan pembelajaran berada dalam kategori baik, meskipun masih ada beberapa komponen terukur yang harus ditingkatkanseperti dengan melakukan kegiatan elaborasi, melakukan proses penilaian dan selanjutnya program. Oleh karena itu, secara eksplisit menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Hindu di Provinsi Lampung harus dievaluasi kinerja. Ini bertujuan untuk pengembanganprofesional dan peningkatan karier sebagai guru.
Umat Hindu Dan Hubungan Beragama Dalam Memelihara Kerukunan Antar Umat Beragama Teguh Samiadi
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 14 No. 1 (2023): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan pasal 29 UUD 1945 : Tidak ada perbedaan diantara umat beragama karena apapun agama yang dianut oleh warga negara selalu tertuju kepada Tuhan. Tidak ada agama yang mengajarkan kepada kita kebencian antar umat bergama. Perbedaan agama yang tumbuh di Indonesia tidak dapat dihilangkan dari sejarah datangnya agama Hindu, Budha, Kristen, Islam dan Khonghocu.Perbedaan dibeberapa tempat, biasa menjadi konflik yang serius, seperti yang terjadi di Ambon, masalah Sambas, Sampit dan sebagainya.Keberadaan Agama di Desa Bumi Arum Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu adabeberapa agama yang diakui oleh pemerintah Indonesia, seperti Hindu, Kristen, Islam dan Katolik.Berdasarkan data agama Hindu menempati urutan kedua setelah agama Islam.Kerukunan antar umat beragama sebagai tujuan utamapemimpin-pemimpin agama karena di era Kaliyuga banyak dari meraka yang mempunyai moral yang tidak baik. Dalam melaksanakan kegiatanmenjaga kerukunan antar umat beragama, pemimpin umat Hindu selalu berdasarkan pada Veda yang di tulis dalam kesusastraan, walaupun prilaku yang mereka lakukan berbeda, tetapi pada prinsipnya mempunyai tujuan yang sama.
Meningkatkan Minat Belajar Siswa Melalui Peran Tri Guru Di SMP Ibnu Sina Braja Selebah Kabupaten Lampung Timur I Nyoman Tri Bayu Tanaya
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 14 No. 1 (2023): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tri guru dapat meningkatkanminat belajar siswa di SMP Ibnu Sina Braja Selebah Kabupaten Lampung Timur.Subjek dalam penelitian meliputi orang tua, tokoh masyarakat dan guru Agama Hindu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kulalitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskritif dam metode analsis kualititif. Berdasarkan hasil penelitian dpat disimpulkan bahwa . Dukungan Pemerintah atau Guru Wisesa kepada SMP Ibnu Sina Braja Selebah lainnya adalah dengan memberikandana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)secara berkala setiap Tahun Pelajaran yang berjalan. Besaran dana BOS setiap tahun tidak sama besarnya menyesuaikan kondisi keuangan Negara dan kebutuhan sekolah SMP Ibnu Sina Braja Selebah.Peran Guru Pengajian dalam meningkatkan kemajuan belajar siswa SMP Ibnu Sina Braja Selebahberjalan sesuai dengan kewajiban guru sebagai pendidik yang meletakkan dasar-dasar moral pada siswa SMP Ibnu Sina Braja Selebah. Peran Guru Pengajian berjalan sesuai dengan kewajiban guru sebagai pendidik yang meletakkan dasar-dasar moral pada siswa kemajuan belajar siswa SMP Ibnu Sina Braja Selebahagar kemajuan belajar siswa meningkat.Orang tua sebagai Guru rupaka adalah orang yang harus berperan menanamkan nilai-nilai yang pertama dan utama sejak anak baru dilahirkan hingga dia menjadi dewasa.Karena nilai-nilai yang ditanamkan di rumah menjadi bekal untuk dibawa keluar rumah dalam berinteraksi dengan orang lain di masyarakat.Anak harus menghormati jasa orangtua, karenamerekalah yang selalu membimbing, mengarahkan danmemberikan motivasi.
Peran Guru Agama Hindu Dalam Meningkatkan Aktiitas Keagamaan Siswa Hindu SD Negeri Se-Desa Mataram Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu Sukino
Jurnal Pendidikan Agama Vol. 14 No. 2 (2023): JPA : Jurnal Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Hindu yang dilakukan di sekolah-sekolah atau di pasraman seharusnya mampu meningkatkan Sradha dan Bhakti siswadi sekolah. Oleh karena itu, pemberian materi agama kepada siswa sepatutnya dapat menyentuh rohani siswa secara mendalam, agar dapat meyakini agamanya dan meningkatkan sradha bhaktinya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peran guru agama Hindu dalam meningkatkan aktivitas keagamaan. Dan bagaimana dampak positif yang telah melakukan aktivitas keagamaan terhadap prilaku sehari-hari siswa.Pengambilan data pada penelitian ini adalah melalui penyebaran angket pada siswa SD Negeri se Desa Mataram Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu. Pengambilan data kedua dengan wawancara ke pihak guru agama Hindu, orang tua, tokoh masyarakat untuk mengatahui peran guru agama Hindu dan mengatahui dampak positif siswa yang telah melakukan aktivitas keagamaan terhadap prilaku sehari-hari siswa.Hasil penelitian didapat bahwa seorang guru agama Hindu memang sangat berperan penting dalam meningkatkan aktivitas keagamaan siswa baik itu dalam bentuk persembahyangan (Trisandya) maupun kegiatan-kegiatan pada saat hari raya agama Hindu. Sehingga dari meningkatnya aktivitas keagamaan siswa tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap siswa yang telah melakukan aktivitas keagamaan terhadap prilaku sehari-hari siswa. Selain peran guru dalam meningkatkan aktivitas keagamaan siswa, peran MGMP (musyawarah guru mata pelajaran) khususnya pelajaran agama Hindu sangat berperan dalam membantu guru-guru dalam meningkatkan aktivitas keagamaan siswa disekolah. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa seorang guru agama Hindu sangat berperan penting dalam jalur pendidikan baik itu dalam meningkatkan aktivitas keagamaan siswa.Rajin melaksanaka aktivitas keagamaan dapatmemberikan dampak positif bagi siswa dan dapatmengubah sikap dan prilaku siswa, terutama siswa SDSe-Desa Mataram. Dalam penelitian ini peneliti menyarankan pada pihak orang tua siswa maupun guru agama Hindu lebih dapat membimbing siswanya agar lebih meningkatkan aktivitas keagamaan siswa maupun anaknya.