cover
Contact Name
Fadhlan Muchlas Abrori
Contact Email
fadhlan1991@gmail.com
Phone
+6281944925268
Journal Mail Official
fadhlan1991@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amal Lama No. 1, Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Journal of Biology Education (BJBE)
ISSN : 27156826     EISSN : 27146073     DOI : https://doi.org/10.35334/eb19ds70
Core Subject :
Borneo Journal of Biology Education, this journal provides opportunities for the researchers and practitioners to share information, ideas, and critical analysis in biological research and biology education. Because of the development of research topics in biology, education, and biology learning, the result of research in biology and its applications in teaching and learning can be useful for the future improvement. The Borneo Journal of Biology Education publishes papers twice in a year, every June and October. This journal publishes original papers with topics: Biology education, Teaching and learning biology, Zoology, Botany, Microbiology, Ecology, Environment, Applied Biotechnology.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Landscape Tanaman Pekarangan Rumah Masyarakat Kediri dari Sudut Pandang Kosmologi Jawa Tutut Indah Sulistiyowati; Wanda Kartika Sari; Fauzi Dwi Putra
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Department of Biology Education, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/t3enm387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tata letak tanaman di pekarangan rumah Masyarakat Kediri, dihubungkan dengan sudut pandang kosmologi Jawa. Berdasarkan hasil studi terdahulu diketahui bahwa Sebagian besar maaasyarakat menanam tanaman di pekarangan rumah tanpa memahami makna filosofis maupun simbolis mengenai letak tanamannya. Dalam kajian literatur budaya Jawa dan feng shui, posisi dan bentuk tanman memiliki nilai simbolik yang berkaitan dengan keseimbangan dan keharmonisan hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis semiotik, melalui observasi langsung, wawancara, dan studi literatur yang dilakukan pada Juli sampai September 2025. Terdapat 20 jenis tanaman yang umum ditanam di pekarangan rumah warga. Sebanyak 10% dari total data terhimpun menunjukkan adanya ketidaksesuaian tata letak tanaman berdasarkan fengshui dan kosmologi Jawa. Namun secara umum masyarakat telah mengatur landscape tanaman pekarangan rumah dengan baik, meskipun tidak mengetahui secara pasti makna symbol tanaman tersebut.
Narrative Literature Review : Aktivitas Antibakteri Daun Kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Froehne) Mastuti Widianingsih
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Department of Biology Education, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/tma5mt51

Abstract

Meningkatnya resistensi antibiotik mendorong pencarian agen antibakteri alami yang efektif dan aman. Daun kopi robusta (Coffea canephora) mengandung berbagai metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, polifenol, dan triterpenoid yang berpotensi memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara naratif bukti ilmiah terkait aktivitas antibakteri daun kopi robusta, mekanisme kerja, serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Metode yang digunakan adalah narrative literature review melalui penelusuran literatur pada Google Scholar dalam rentang tahun 2016-2026. Seleksi dilakukan melalui tahapan identifikasi, screening, dan full-text review sesuai kriteria yang ditetapkan, sehingga diperoleh 17 artikel yang dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daun kopi robusta memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Gram-positif dan Gram-negatif, termasuk Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Propionibacterium acnes, Streptococcus mutans, serta MRSA. Mekanisme meliputi kerusakan membran sel, penghambatan sintesis dinding sel dan protein, gangguan enzim, serta hambatan pembentukan biofilm. Aktivitasnya dipengaruhi oleh metode dan pelarut ekstraksi, kondisi pengolahan, konsentrasi, dan formulasi. Secara keseluruhan, daun kopi robusta berpotensi sebagai kandidat fitofarmaka dan bahan aktif produk farmasi maupun kosmetik, namun masih diperlukan penelitian in vivo dan uji klinis untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.
Deskripsi Pemahaman Mahasiswa Terhadap  Metode Penyelidikan Ilmiah Dahliya; Degi Alrinda Agustina; Kartini
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Department of Biology Education, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/qbpgr404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains mahasiswa PGSD pada mata kuliah pilihan IPA dengan menggunakan indikator yang dikembangkan oleh Gormally, meliputi kemampuan mengidentifikasi argumen ilmiah, mengevaluasi validitas sumber, mengevaluasi penggunaan dan penyalahgunaan informasi ilmiah. Penelitian ini menggunakan penelitian campuran(mixed method) dengan desain explanatory sequential design. Subjek penelitian terdiri atas enam mahasiswa yang dikategorikan ke dalam tiga kelompok kemampuan, yaitu tinggi (MT 1 dan MT 2), sedang (MS 1 dan MS 2), dan rendah (MR 1 dan MR 2). Data kuantitatif diperoleh melalui tes literasi sains dan data kualitatif diperoleh dengan wawancara mendalam, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menemukan kecenderungan kemampuan masing-masing kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa kategori tinggi konsisten menunjukkan keterampilan literasi sains yang baik, berpikir berbasis bukti, serta mampu menghubungkan data dengan teori ilmiah. Mahasiswa kategori sedang memiliki pemahaman dasar yang cukup, tetapi masih belum konsisten dalam menerapkan prinsip ilmiah secara menyeluruh. Sementara itu, mahasiswa kategori rendah cenderung menerima informasi tanpa melakukan verifikasi, kurang memahami prinsip ilmiah, dan memiliki keterbatasan dalam keterampilan kuantitatif. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan literasi sains mahasiswa masih beragam dan dipengaruhi oleh tingkat konsistensi mereka dalam menerapkan prinsip ilmiah.
Optimasi Waktu Fermentasi terhadap Perubahan pH Tepache Nanas Kelud Varietas Lokal Jelly Dwi Renanda; Elysabet Herawati; Budhi Utami
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Department of Biology Education, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/j3jf7544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan waktu fermentasi terhadap perubahan kadar pH pada minuman tepache yang dibuat dari nanas Kelud varietas lokal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan waktu fermentasi  yaitu 24 jam, 48 jam, dan 72 jam, masing-masing dengan enam ulangan. Parameter yang diukur adalah kadar pH sebagai indikator keasaman selama proses fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH mengalami penurunan seiring bertambahnya waktu fermentasi. Rata-rata pH pada waktu fermentasi 24 jam adalah 3,54;  pada 48 jam sebesar 3,43;  dan pada 72 jam menurun menjadi 2,96. Penurunan pH ini mencerminkan peningkatan aktivitas fermentatif oleh mikroorganisme, khususnya dalam menghasilkan senyawa asam organik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemilihan waktu fermentasi yang optimal perlu mempertimbangkan keseimbangan antara rasa, tingkat keasaman, dan keamanan konsumsi, sehingga fermentasi selama 48 hingga 72 jam mampu menghasilkan minuman tepache dengan pH yang sesuai untuk kategori minuman fermentasi yang aman dikonsumsi, sekaligus tetap menjaga keseimbangan cita rasa dan kesegaran. Temuan ini mendukung pengembangan produk fermentasi lokal yang berbasis buah lokal, khususnya nanas Kelud varietas lokal.
ANALISIS KUALITAS AIR SUNGAI GUNA MENENTUKAN PEMANFAATAN TERHADAP KEBUTUHAN MASYARAKAT DITINJAU DARI ASPEK LINGKUNGAN DI KECAMATAN SEKATAK KABUPATEN BULUNGAN Ibrahim Ibrahim; Mari Ingan; Nur Aimuna
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Department of Biology Education, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/p7tdjb66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air sungai, menentukan pemanfaatan air sungai oleh masyarakat, dan menganalisis hubungan antara kualitas air sungai, pemanfaatan air sungai, dan aspek lingkungan di Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Data kualitas air sungai diukur dengan parameter fisika, kimia, dan biologi. Data pemanfaatan air sungai dikumpulkan melalui survei, dan data aspek lingkungan dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi tentang kualitas air sungai, pemanfaatan air sungai, dan aspek lingkungan di Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas air sungai dan pengelolaan air sungai yang berkelanjutan.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Minat Belajar IPA Siswa Kelas IX-B Di SMP Negeri 5 Tarakan Sri Gusriyanti; Listiani Listiani; Nursia
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Department of Biology Education, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/qdc53g86

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA salah satunya dapat disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran konvensional yang tidak melibatkan siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, perlu dilakukan tindak lanjut untuk mengatasi rendahnya minat belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran yang melibatkan siswa yaitu Problem Based Learning. Melalui penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan MC Taggart dalam dua siklus, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA pada siswa kelas IX-B di SMP Negeri 5 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA siswa kelas IX-B SMP Negeri 5 Tarakan dalam dua siklus pembelajaran. Setiap indikator minat belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus I dan siklus II. Hasil observasi aktivitas belajar siswa juga menunjukkan adanya peningkatan dari pra-siklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I siswa yang aktif sebanyak 60% sedangkan pada siklus II siswa yang aktif sebanyak 77%. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada keaktifan siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 17%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan relevan, sehingga dapat diterapkan sebagai strategi alternatif dalam meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran IPA. 
Inventarisasi Tumbuhan Liana Di Kawasan Air Terjun Satan Desa Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas Atika Widya Ningrum; Fitria Lestari; Sepriyaningsih Sepriyaningsih
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Department of Biology Education, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/a4s96h30

Abstract

Tumbuhan rambat atau Liana adalah salah satu jenis tumbuhan yang menjadi ciri khas dari ekosistem hutan hujan tropis dan keberadaannya menambah keanekaragaman jenis tumbuhan di ekosistem hutan ini. Jenis penelitian ini menggunakan metode jelajah Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan di kawasan air terjun satan Desa Muara Beliti baru Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas terdapat 5 famili yaitu Asteraceae, Dioscoreaceae, Convolvulaceae, Piperaceae, dan Apiaceae, terdiri dri 5 Genus yaitu Mikania, Dioscorea, Merremia, Piper, dan  Centella, dan terdiri dari 6 spesies yaitu Mikania micrantha, Dioscorea alata, Merremia peltata, Piper betle L, dan Centella asiatica. Faktor lingkungan abiotik yang baik untuk tumbuhan liana secara umum seperti pH tanah 7-7,3, kelembaban 76%-82,6%, dan suhu udara 29,3°C-31,3°C yang mempengaruhi jenis tumbuhan liana yang berada di Kawasan Air Terjun Satan Desa Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas.
ANALISIS MINAT SISWA KELAS VIII DALAM PEMBELAJARAN IPA Sumiati Sumiati; Fatmawati Fatmawati; Vlorensius Vlorensius; Muhammad Zaky
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Department of Biology Education, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/7vv06439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPA di SMPN 10 Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 10 Tarakan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 112 responden menggunakan teknik *total sampling*. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Data diperoleh berdasarkan hasil kuesioner minat belajar yang terdiri dari 20 butir pernyataan yang mencakup empat aspek, yaitu perasaan senang, perhatian, ketertarikan, dan keterlibatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa kelas VIII secara umum berada pada kategori "berminat" dengan skor persentase rata-rata sebesar 75,32%. Hasil minat belajar siswa kelas VIII berdasarkan aspek-aspek tersebut—yaitu perasaan senang, perhatian, ketertarikan, dan keterlibatan—juga berada pada kategori "berminat" dengan rentang nilai persentase antara 73,34% hingga 78,16%.

Page 3 of 3 | Total Record : 28