cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 1,286 Documents
IMPLEMENTASI PROGRAM INDONESIA SEHAT PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK) DI PUSKESMAS NGLUMBER KECAMATAN KEPOHBARU KABUPATEN BOJONEGORO NAJIB MAHMUDI, M.; ROSDIANA, WENI
Publika Vol. 8 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v8n3.p%p

Abstract

QQVIP303 adalah platform judi online terkemuka yang menawarkan berbagai opsi permainan menarik bagi para penggemar judi. Untuk memulai petualangan judi mereka, pengguna harus melakukan QQVIP303 login menggunakan akun mereka melalui link resmi yang disediakan. Dengan antarmuka yang mudah digunakan dan sistem keamanan yang canggih, QQVIP303 menawarkan pengalaman berjudi online yang aman dan menyenangkan. Selain itu, tersedia juga berbagai link alternatif untuk QQVIP303 link agar akses ke situs tersebut semakin mudah dan lancar. Jadi, jangan ragu untuk bergabung dengan QQVIP303 dan nikmati serunya bermain judi online dengan peluang menang besar
PELAKSANAAN PRINSIP TRANSPARANSI DALAM PENGELOLAAN DANA DESA (STUDI KASUS DESA LENGKONG, KECAMATAN LENGKONG, KABUPATEN NGANJUK) FATCHULLOH AL AMIN, ZUYYIN; FARID MARUF, MUHAMMAD
Publika Vol. 8 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v8n3.p%p

Abstract

Sebagai platform judi online yang populer, QQVIP303 menawarkan berbagai permainan menarik yang dapat dinikmati oleh para pengguna. Untuk memulai petualangan judi online, pengguna perlu melakukan QQVIP303 login melalui link resmi yang tersedia. Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan sistem keamanan yang andal, QQVIP303 memberikan pengalaman berjudi yang menyenangkan dan aman. Selain itu, terdapat berbagai link alternatif yang dapat digunakan untuk akses yang lebih lancar. Dengan bermain di QQVIP303 link, para pecinta judi online memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah besar dan merasakan sensasi seru bermain judi secara online
IMPLEMENTASI APLIKASI LAYANAN PASPOR ONLINE DI KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI (TPI) SURABAYA DALAM UPAYA PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK FARISA RAMADHANI; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v8n3.p%p

Abstract

Abstrak Kementrian Hukum dan HAM serta Direktorat Jenderal Imigrasi berupaya dalam meningkatkan pelayanan publik dengan inovasi aplikasi layanan paspor online. Inovasi ini dilatarbelakangi dengan adanya keluhan masyarakat dalam antrian paspor secara manual. Dalam pengimplementasian aplikasi layanan paspor online terdapat masalah karena terbatasnya kuota permohonan paspor yang berdampak aplikasi paspor mengalami eror. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan pengimplementasian aplikasi layanan paspor online di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya dalam upaya peningkatan pelayanan publik. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penyimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh dengan menggunakan teori Eman dan Hamdan (2009) bahwa implementasi aplikasi layanan paspor online berjalan baik dengan langkah yang dilakukan yaitu disepakatinya kerangka e-government berupa identifikasi masalah dan rencana e-layanan yang diberikan kepada masyarakat berupa aplikasi paspor online, langkah kedua mengembangkan infrastruktur TIK berupa perangkat dan pendukung fisik, selanjutnya adalah regulasi berupa kebijakan dan peraturan yang telah ditetapkan dengan diterbitkannya SE NO.IMI-UM.01.01-4166 dan SOP NO.IMI-GR.01-01-1383, langkah keempat mengembangkan sumber daya manusia dengan pelatihan pegawai dan langkah terakhir kerangka desain manajemen organisasi berupa struktur organisasi. Kesimpulan dari penelitian masih terdapat kendala dalam pengimplementasi terkait sosialisasi layanan paspor online yang belum merata kepada masyarakat dan aplikasi sering mengalami eror karena terbatasnya kuota antrian. Saran /peneliti adalah aplikasi layanan paspor online ini perlu adanya sosialisasi, memperhatikan perawatan aplikasi dan penambahan kuota antrian sehingga menghindari adanya pungli (calo). Kata Kunci: Pelayanan Publik, E-Government
INOVASI APLIKASI GOBIS DI DINAS PERHUBUNGAN KOTA SURABAYA MOCHAMAD RENDY RAMADHANA; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v8n3.p%p

Abstract

Abstrak Dinas Perhubungan Kota Surabaya meluncurkan sebuah inovasi dengan memanfaatkan electronic government yaitu aplikasi GOBIS untuk Suroboyo Bus yang berbasis android dan ios. Tujuan dengan diluncurkannya aplikasi GOBIS untuk memepermudah masyarakat dalam menggunakan transportasi umum dan menarik minat masyarakat yang nantinya akan mengurangi jumlah kendaraan bermotor penyebab kemacetan di Kota Surabaya. Penelitian ini memiliki tujuan mendiskripsikan dan menganalisis inovasi aplikasi GOBIS di Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Jenis pnelitian yang digunakan adalah penlitian deskripitf dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitian menggunakan teori manajemen inovasi menurut Utomo yang terdiri dari eksplorasi ide dan kebutuhan inovasi, inkubasi inovasi, diseminasi atau difusi inovasi, adopsi/replikasi/modifikasi inovasi, dan aktualisasi inovasi. Teknik pengumpulan data yaitu teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan teknik analisis data menurut Bogdan dan Biklen, antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, inovasi pelayanan aplikasi GOBIS yang dimiliki oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya sudah berjalan dengan baik meskipun dalam pelaksanannya terdapat kendala, namun sudah dapat terselesaikan. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil analisis 1) Eksplorasi ide dan Kebutuhan Inovasi, Dinas Perhubungan Kota Surabaya dalam menciptakan inovasinya berdasarkan kebutuhan masyarakat terkait pelayanan transportasi milik pemerintah. 2) Inkubasi Inovasi atau persiapan penerapan inovasinya, Dinas Perhubungan Kota Surabaya dalam penerapan aplikasi GOBIS telah menyiapkan berbagai kebutuhan. . 3) Diseminasi/Difusi inovasi, dalam penyebaran inovasinya Dinas Perhubungan Kota Surabaya menggunakan sistem langsung bertemu dengan masyarakat pada kegiatan rutin Kota Surabaya. 4) Adopsi/Replikasi/Modifikasi inovasi, Dinas Perhubungan Kota Surabaya dalam tahap ini memiliki prosedur yang harus dijalankan oleh instansi lain ketika akan mengadopsi aplikasi GOBIS. 5) Aktualisasi inovasi, Dinas Perhubungan Kota Surabaya dalam penerapan aplikasi GOBIS agar berjalan dengan lancar melakukan kegiatan monitoring dan juga evaluasi yang dilakukan setiap satu bulan sekali. Kata Kunci: Pelayanan Publik, Manajemen inovasi, Aplikasi GOBIS Abstract Surabaya City Transportation Department launched an innovation by utilizing electronic government, the GOBIS application for Suroboyo Bus based on android and ios. The goal with the launch of the GOBIS application is to facilitate the public in using public transportation and attract public interest which in turn will reduce the number of motor vehicles that cause congestion in the city of Surabaya. This study aims to describe and analyze the innovation of GOBIS applications in the Surabaya City Transportation Department. The type of research used is descriptive research with a qualitative approach. While the focus of research uses innovation management theory according to Utomo, which consists of the exploration of ideas and innovation needs, innovation incubation, dissemination or diffusion of innovation, adoption / replication / modification of innovations, and actualization of innovation. Data collection techniques are interview, observation, and documentation techniques that are analyzed using data analysis techniques according to Bogdan and Biklen, including data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results of this study indicate that the innovation of GOBIS application services owned by the Surabaya City Transportation Department has been going well even though there are obstacles in the implementation, but it has been resolved. This is evidenced by the results of the analysis using innovation management factors, among others, 1) Exploration of ideas and Innovation Needs, Surabaya City Transportation Agency in creating innovation based on community needs related to government transportation services. 2) Innovation Incubation or preparation for the application of innovation, Surabaya City Transportation Department in implementing the GOBIS application has prepared various needs. . 3) Dissemination / Diffusion of innovations, in spreading its innovations the Surabaya City Transportation Department uses a system of directly meeting with the community in the routine activities of the City of Surabaya. 4) Adoption / Replication / Modification of innovation, Surabaya City Transportation Department in this stage has a procedure that must be carried out by other agencies when adopting the GOBIS application. 5) Actualization of innovation, Surabaya City Transportation Department in implementing the GOBIS application so that it runs smoothly and conducts monitoring and evaluation activities which are conducted once a month Keywords: Public Services, Innovation Management, GOBIS Application
Pengaruh Implementasi Program Beasiswa Generasi Emas terhadap Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya SHAVIRA AYU WULANDARI; TJITJIK RAHAJU
Publika Vol 8 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v8n4.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui adakah Pengaruh Implementasi Program Beasiswa Generasi Emas terhadap Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Jenis penelitian ini asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini terdiri dari 2 variabel, pertama variabel X (Implementasi) terdiri dari enam sub variabel, yaitu ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, sikap/kecenderungan (disposition) para pelaksana, komunikasi antarorganisasi dan aktivitas pelaksana, lingkungan ekonomi, sosial, dan politik. Kedua variabel Y (Kompetensi) juga terdiri dari enam indikator, yaitu pengetahuan, pemahaman, kemampuan, nilai, sikap, dan minat. Populasi dari penelitian ini dari Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya dengan sampel 118 responden. Teknik pengumpulan data melalui angket/kuesioner, dan data pendukung melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi uji asumsi klasik, pengujian hipotesis dan analisis regresi sederhan. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa variabel X berpengaruh terhadap variabel Y. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji t dan uji F, dimana hasil uji t nilai t hitung (8,417) > t tabel (1,980), dan nilai p-value (0,000) < sig 0,05 (5%). Sedangkan hasil uji F yaitu nilai F hitung (70,847) > F tabel (3,92), dan nilai sig (0,000) < sig 0,05 (5%). Sehingga H0 yang menyatakan tidak ada pengaruh ditolak dan Ha yang menyatakan ada pengaruh diterima. Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Beasiswa Generasi Emas, Kompetensi Mahasiswa
INOVASI PELAYANAN ELEKTRONIK SISTEM KESEHATAN LAMONGAN (E-SIKLA) DALAM MENINGKATKAN LAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS KEDUNGPRING KABUPATEN LAMONGAN Merry Putri Sodani; Eva Hany Fanida
Publika Vol 8 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v8n4.p%p

Abstract

Puskesmas merupakan salah satu fasilitas pelayanan publik di sektor kesehatan. Permasalahan pada pelayanan publik sendiri telah lama disoroti oleh Ombudsman Republik Indonesia. Setiap daerah berlomba menciptakan inovasi untuk memaksimalkan kualitas pelayanan yang sesuai dengan standar pelayanan. Salah satu konsep yang digunakan untuk menciptakan inovasi tersebut adalah e-government yang mengusung konsep digital seperti E-sikla. Aplikasi e-SIKLA merupakan bentuk pengembangan dan kombinasi dari aplikasi terdahulu, yaitu Simpustronik dan SIKDA generik yang outputnya memfasilitasi pendataan pasien berdasarkan karekteristik yang diharapkan pengguna; bisa menjadi daya dukung bagi petugas dan pengarsipan. Penelitian ini termasuk jenis deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan adalah strategi inovasi digital menurut Nylen dan Holmstrom (2015), meliputi produk, lingkungan, dan organisasi. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi kepada populasi penelitian yaitu pegawai Puskesmas Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Melalui metode analisis kualitatif, diperoleh hasil bahwa inovasi pelayanan kesehatan melalui konsep digital yang diwujudkan pada keberadaan e-SIKLA, berlangsung dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya e-SIKLA ini, pelayanan yang akan diberikan kepada pasien atau masyarakat menjadi lebih cepat, mudah, efektif dan efisien. Aplikasi didukung oleh petugas Puskesmas yang sudah diberi pelatihan dan koordinasi Puskesmas dengan pihak-pihak lain seperti operator jaringan, BPJS, dan kantor pengelola data elektronik. Saranpenelitian adalah kesadaran pegawai terkait penginputan data kesehatan pasien, ketegasan kepala puskesmas terhadap pegawainya agar tepat waktu dalam menginput data kesehatan pasien, dan koordinasi dengan BPJS kesehatan untuk menangani gangguan P-Care, serta menggali ide-ide perkembangan e-SIKLA sebagai bentuk perbaikan untuk ke depannya. Kata kunci: inovasi pelayanan elektronik, pelayanan kesehatan puskesmas Puskesmas is one of the public service facilities in the health sector. Problems with the public service itself have long been highlighted by ORI. Every region competes to create innovation to maximize service quality in accordance with service standards. One of the concepts used to create such innovations is e-government which carries digital concepts such as E-Sikla. The e-SIKLA is a development and combination of previous applications, namely the Simpustronik and SIKDA generic in which the outputs facilitate patient data collection based on the characteristics that the user needs; and can encourage officers’ capacity and archive. This research is a descriptive type, with a qualitative approach. The theory used is a digital innovation strategy according to Nylen and Holmstrom (2015), covering products, environments, and organizations. Data were collected through interviews, observation, and documentation techniques to the Kedungpring Health Center staff, Lamongan district as this research population. Through the qualitative analysis method, the results are obtained that the innovation of health services through digital concepts embodied in the existence of e-SIKLA has been going well. The results show that the application of e-SIKLA makes the services provided is faster, easier, effective, and efficient. The e-SIKLA application is supported by Puskesmas staff who have been trained and coordinated with other parties such as network operators, BPJS, and electronic data management offices. This study suggests the employee's awareness related to inputting patient health data, the assertiveness of puskesmas heads to their employees in order to be timely in inputting patient health data,coordination between Puskesmas, the IT Team and BPJS (if necessary) to deal with disruptions P-Care, and discuss the development of the application of e-SIKLA for improvement in the future. Keywords: electronic service innovation, health center health services
UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR DI PROVINSI JAWA TIMUR Qoni Akmalya Rusyidiana; Badrudin Kurniawan
Publika Vol 8 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v8n4.p%p

Abstract

Pemberdayaan merupakan usaha untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat. Pemberdayaandapat di lakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan menggunakan pendidikan non-formal.Pendidikan non-formal dapat menggantikan pendidikan formal yang tidak dapat dijangkau orang yang tidakmampu karena kesulitan biaya ataupun hal lainnya. Pendidikan non-formal di Indonesia sangat di perhatikanoleh pemerintah, terbukti dari banyaknya jenis lembaga atau organisasi non-formal yang berdiri. Daribanyaknya lembaga pendidikan non-formal tersebut penulis ingin mengkaji tentang Sanggar KegiatanBelajar (SKB). Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) merupakan jenis pendidikan non-formal yang secara umummemiliki tugas untuk membuat program dan mengembangkan bahan belajar pada pendidikan non-formaldengan disesuaikan dengan karakteristik Kabupaten atau Kota serta potensi setiap daerah. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pemberdayaan melalui program Sanggar KegiatanBelajar (SKB) di provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan penelitian pustaka dengan mengunakanbahan-bahan pustaka sebagai data utama. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa pelaksanaan programSanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Jawa Timur sudah terbilang cukup baik. Masyarakat mendapatkanmanfaat seperti tambahan penghasilan setelah mengikuti pelatihan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).Hambatan-hambatan dalam pelaksanaan program ini adalah kurangnya jumlah pamong belajar, rendahnyapartisipasi masyarakat dan dana yang tidak memadai dari dinas terkait. Saran yang bisa diberikan olehpeneliti adalah menambah jumlah pamong belajar, melakukan sosialisasi tentang Sanggar Kegiatan Belajar(SKB), Dinas terkait diharapkan memberikan alokasi dana yang sesuai dengan kegiatan-kegiatan di SanggarKegiatan Belajar (SKB) serta menambahkan jaringan mitra kerja yang akan mendukung kegiatan di SanggarKegiatan Belajar (SKB). Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan non-formal, Sanggar Kegiatan Belajar Empowerment is an effort to improve the quality and welfare of the community. Empowerment can be donein various ways, one of which is by using non-formal education. Non-formal education can replace formaleducation that cannot be reached by people who can not afford because of financial difficulties or otherthings. Non-formal education in Indonesia is highly considered by the government, as evidenced by the manytypes of non-formal institutions or organizations that are established. Of the many non-formal educationalinstitutions the writer wants to study about the Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Sanggar Kegiatan Belajar(SKB) is a type of non-formal education which generally has the task to create programs and develop learningmaterials in non-formal education according to the characteristics of the Regency or City and the potentialof each region. This study aims to find out how the implementation of empowerment through the SanggarKegiatan Belajar (SKB) program in East Java province. This study uses library research using librarymaterials as the main data. The results of the study stated that the implementation of the Sanggar Kegiatanbelajar (SKB) program in East Java was fairly good. The community gets benefits such as additional incomeafter attending training at the Sanggar kegiatan Belajar (SKB). Constraints in the implementation of thisprogram are the lack of numbers of tutors, the low participation of the community and inadequate fundingfrom relate dagencies. Advice that can be given by researchers is to increase amount of tutors to learn,Socialization about Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Relevant agencies are expected to provide and anetwork of partners who will support activities in Sanggar Kegiatan Belajar (SKB)Keywords: Community Empowerment, Non-formal Education, Sanggar Kegiatan Belajar
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN PARIWISATA SEKTOR PANTAI (STUDI PADA DINAS PARIWISATA KEBUDAYAAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN BLITAR, PERUM PERHUTANI KABUPATEN BLITAR, DAN PEMERINTAH DESA SERANG KABUPATEN BLITAR) Kurnia Alvin Syahputra; Muhammad Farid Ma’ruf
Publika Vol 8 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v8n4.p%p

Abstract

Pariwisata dapat menyediakan pertumbuhan ekonomi dalam hal membuka peluang kerja, pendapatan,taraf hidup, dan bisa mengaktifkan sektor perekonomian suatu daerah. Adanya pengelolaan dengan carapeningkatan fasilitas seperti sarana dan prasarana, SDM yang profesional dapat menciptakan daya tarikuntuk kegiatan pariwisata. melalui RPJMD Kabupaten Blitar melakukan pengembangan destinasi wisatapantai menemui suatu kendala dalam kewenangan lahan yang berada di tepian pantai serang, lahan tersebutmerupakan wilayah kerja dari Perum Perhutani sehingga pemerintah tidak bisa mengakses secara maksimal.Terjadinya tumpang tindih dalam pengelolaan tersebut Pemerintah Kabupaten Blitar berupaya untukmelakukan sebuah sinergitas dalam pengelolaan destinasi wisata pantai serang. Sehingga dilakukannyacollaborative governance oleh Pemerintah Kebupaten Blitar dengan Perum Perhutani dan Pemerintah Desauntuk melakukan pengelolaan dengan maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan collaborativegovernance dalam pengelolan pariwisata pantai Serang Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar.Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini menggunakanproses collaborative governance dari More and Stephens (2012) yang terdiri dari assasment, innitiation,delebration, implementation. Hasil penelitian menunjukan kolaborasi yang dilakukan assasment denganmelihat kondisi awal terjadi tumpang tindih antar pemangku kepetingan sehingga menghambat prosespengelolaan. Innitiation diprakarsai oleh pemerintah kabupaten bertujuan untuk mengurai permasalah yangtelah terjadi. Delebration dilakukan untuk mencapai kesepahaman bersama, hak dan kewajiban, peranstakeholders dalam menjalin kerjasama. Implementation terjadi sebuah perubahan pada lokasi wisata darifasilutas, jasa usaha, kemapuan SDM serta stakeholders yang memahami peran serta tupoksinya masingmasing.Kata Kunci: Collaborative governance, pariwisata Tourism can provide economic growth in terms of opening employment opportunities, income, livingstandards, and can activate the economic sector of a region. The existence of management by increasingfacilities such as facilities and infrastructure, professional human resources can create attraction for tourismactivities. through the Blitar Regency RPJMD, the development of coastal tourism destinations encounteredan obstacle in the authority of land located on the edge of Serang beach, the land is a working area of thePerhutani Public Corporation so that the government cannot access it optimally. The overlap in themanagement of the Blitar Regency Government seeks to establish a synergy in the management of the Serangbeach tourism destination. So that collaborative governance is carried out by the Blitar District Governmentwith Perum Perhutani and the Village Government to carry out maximum management. The purpose of thisstudy is to describe collaborative governance in the management of Serang beach tourism, PanggungrejoDistrict, Blitar Regency. This research uses descriptive type with a qualitative approach. The focus of thisstudy uses a collaborative governance process from More and Stephens (2012) which consists of assessment,innitiation, delebration, implementation. The results showed collaboration conducted by the assessment bylooking at the initial conditions of overlapping between stakeholders that hampered the management process.Innitiation initiated by the district government aims to unravel the problems that have occurred. Delebrationis done to achieve mutual understanding, rights and obligations, the role of stakeholders in establishingcooperation. Implementation occurs a change in the tourist location of the facilities, business services, abilityof human resources and stakeholders who understand the role and function of each.Keywords: Collaborative governance, tourism.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA PANTAI KUTANG DI DESA LABUHAN KECAMATAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN Yunita Dwi Puspita Sari; Meirinawati Meirinawati
Publika Vol 8 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v8n4.p%p

Abstract

Pengembangan wisata dapat memberikan kesejahteraan pada masyarakat, ini terbukti pada Wisata PantaiKutang di Desa Labuhan Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan. Akan tetapi, di wisata ini terdapatmasalah seperti area parkir yang kurang luas, belum adanya musholla, kurangnya permainan untuk anak-anak.Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan strategi dalam mengembangkan desa wisata yakni di WisataPantai Kutang di Desa Labuhan Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan. Metode penelitian inimenggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitian menggunakan teoristrategi pengembangan pariwisata menurut Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NomorPM.35/UM.001/MPEK/2012 tentang Rencana Strategis Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif yangterdiri dari empat indikator yaitu Strategi Pengembangan Sumber Daya Pariwisata, Strategi PengembanganSDM, Strategi Pengembangan Promosi Pariwisata, Strategi Pengelolaan Lingkungan. Teknik pengumpulan datayang digunakan berupa osbservasi, wawancara, dan telaah dokumen. Analisis data dilakukan denganpengumpulan data, reduksi data, penyaji data, verifikasi data. Hasil dari penelitian ini, yang pertama strategipengembangan sumber daya pariwisata dengan mengembangkan potensi desa wisata terkait penambahanwahana anak-anak, spot foto, dibangunnya musolla, pelebaran lahan parkir. Yang kedua, pengembangan SDMyang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa untuk mengurangi jumlah pengangguran. Yang ketiga,strategi promosi pariwisata dengan cara memanfaatkan media sosial Facebook, Instagram yang mudah, murah,cepat. Yang keempat, pengelolaan lingkungan agar membuang sampah pada tempatnya, serta tidak memotongtumbuhan bakau dan mangrove sembarangan sehingga ekosistem dan lingkungan di laut tetap terjaga. Sarandalam pengembangan wisata pantai kutang adalah dengan menambah wahana bermain, membangun musolla,memperlebar area parkir, penambahan media promosi dengan website untuk meningkatkan kunjungan wisata.Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Desa Wisata, BUMDES AbstractThe development of tourism provides assistance to the community, this is proven by one of the Kutang BeachTourism in Labuhan Village, Brondong Sub-District, Lamongan District. However, in this tour there areproblems such as a parking area that is less extensive, the absence of prayer rooms, lack of games forchildren.This study aims to describe the strategy in developing a tourism village, namely the Kutang TourismBeach in Labuhan Village, Brondong Sub-District, Lamongan District. This research method uses descriptivemethods using qualitative. While the focus of research using the theory of tourism development strategiesaccording to the Regulation of the Minister of Tourism and Creative Economy Number PM.35 / UM.001 /MPEK / 2012 on the Strategic Plan of the Ministry of Tourism and Creative Economy which consists of fourindicators namely tourism resource development strategy, human resource development strategy, tourismpromotion development strategy and environmental management strategy. Data collection techniques usingobservations, interviews, and document reviews. Data analysis is performed by data collection, data reduction,data presentation, data verification. The results of this study, the first is a tourism resource developmentstrategy by developing the potential of tourism villages related to the addition of children's rides, photo spots,establishing a prayer room, widening parking lots. The second is a human resource development strategy that isdevelopment that aim to empower rural communities at productive ages to reduce unemployment. The third is related to the tourism promotion development strategy by utilizing social media Facebook, Instagram which areeasy, inexpensive, fast because it is more effective and efficient. The fourth is an environmental managementstrategy by preserving and protecting the environment by disposing of trash in its place, and not cutting bakauand mangroves carelessly so that the ecosystem and environment in the sea remain clean and maintained.Suggestions in the development of Kutang Beach Tourism are by adding playgrounds, building a prayer room,widening the parking area, the addition of promotional media with websites to increase tourist visits.Keywords: Development Strategy, Tourist Village, BUMDES
STRATEGI PENINGKATAN PELAYANAN KEGAWATDARURATAN MELALUI APLIKASI EMERGENCY BUTTON PUBLIC SAFETY CENTER (PSC) 119 DI RSUD DR. ISKAK KABUPATEN TULUNGAGUNG Pradita Opi Rizkita; Meirinawati Meirinawati
Publika Vol 8 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v8n4.p%p

Abstract

Aplikasi emergency button menjadi salah satu strategi yang direalisasikan oleh RSUD dr.IskakKabupaten Tulungagung sebagai salah satu sarana komunikasi untuk diintegrasikan dengan call centerdalam program PSC. Aplikasi emergency button berfungsi untuk mempermudah masyarakat memintabantuan atas segala kasus medis maupun non medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui danmendeskripsikan terkait strategi peningkatan pelayanan kegawatdaruratan melalui aplikasi emergencybutton public safety center (PSC) 119 di RSUD dr. Iskak Kabupaten Tulungagung. Jenis penelitian iniadalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitian yang digunakanmenurut Devry (dalam Ibrahim, 2008:79) terdiri atas : self esteem, exceed expectation, recovery, vision,improving, care, dan, empowerment. Teknik analisis data yang dipakai berupa analisis model datainteraktif oleh Miles dan Huberman meliputi : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, danpenarikan kesimpulan. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data melalui : wawancara, observasi, dandokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa RSUD dr.Iskak Kabupaten Tulungagung telahmengeluarkan berbagai usaha guna menjalankan semua strategi secara maksimal. Self Esteem, pimpinanbeserta manajemen sudah menjalankan perannya dengan baik dan memberikan dukungan besar dalampenlaksanaan aplikasi emergency button. Exceed Expectation, menggunakan SOP lainnya untukmengcover SOP aplikasi emergency button yang belum ada disertai membuat revisi pada SOPpenjemputan pasien.Recovery, memperhatikan dan menyediakan berbagai sarana komplain serta rutinmelakukan monev.Vision, merencanakan pengembangan aplikasi dan implementasinya telahmenggunakan teknologi hardware maupun software. Improving, memperbarui versi aplikasi jugamenambah menu-menu baru dan ditunjang kegiatan kaizen. Care, melakukan serangkaian pelayananprima untuk memberikan kepuasan serta menetapkan tolak ukur sebagai bahan evaluasipelaksanaan.Empowerment, melakukan pemberdayaan internal dan eksternal serta menerapkan rewarddan punishment.Kata Kunci: Pelayanan Publik, Strategi , Aplikasi Emergency Button PSC The emergency button application is one of the strategies realized by the dr.Iskak RegionalGeneral Hospital of Tulungagung Regency as a means of communication to be integrated with the callcenter in the PSC program. Emergency button application functions to make it easier for people to ask forhelp on all medical and non-medical cases. This study aims to determine and describe the related theimprovement strategy of emergency service through emergency button public safety center (PSC) 119application at RSUD dr.Iskak Tulungagung Regency.This type of research is a descriptive study with aqualitative approach. While the focus of research used according to Devry (in Ibrahim, 2008: 79) consistsof: self esteem, exceed expectation, recovery, vision, improving, care, and empowerment. Data analysistechniques used in the form of interactive data model analysis by Miles and Huberman include: datacollection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. As for data collection techniquesthrough: interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that the dr.IskakRegional Hospital of Tulungagung Regency has put out various efforts to carry out all strategies to themaximum. Self Esteem, the leadership and management have carried out their roles well and providedgreat support in the implementation of the emergency button application. Exceed Expectation, using other SOPs to cover SOPs for emergency button applications that do not yet exist accompanied by makingrevisions to SOP pickup patients. Recovery, pay attention and provide various means of complaints androutinely conduct monev. Vision, planning the development of applications and implementation has usedhardware and software technology. Improving, updating the application version also adds new menus andis supported by kaizen.Care activities, conducting a series of excellent services to provide satisfaction aswell as setting benchmarks as evaluation material for implementation. Empowerment, conduct internaland external empowerment and apply reward and punishment.Keywords: Public Service, Strategy, PSC Emergency Button Application