cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : 27212882     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta diterbitkan dalam rangka seminar tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 532 Documents
ANALISIS BIOETIK DUGAAN KASUS MALPRAKTEK DR. HON TERHADAP PASIEN OPERASI USUS BERLIPAT DI RS KMC Dwi Advina Herdiyanti; Muhammad I'zaz Imtiyaz Yumna; Hindun Luthfia Rosyida; Aprilia Fadhilah; Maharotullaili Nur Azizah; Shintia Suci Pratama Dewi; Sahilah Ermawati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Daerah Operasi atau disingkat IDO meningkatkan mortality rate pasien hingga 3% dan memperpanjang masa rawat inap pasca operasi 7 hingga 10 hari. Pada dokter yang melakukan praktik kedokteran terhadap pasien pada umumnya terikat dalam suatu hubungan hukum antara dokter dan pasien. Pada tahun 2004 terdapat sebuah kasus oleh dokter bedah umum di RS KMC yang diduga melakukan malpraktek sehingga mengakibatkan pasien mengalami penderitaan berkepanjangan. Kasus ini dikaji oleh penulis dalam sudut pandang etika profesi, bioetik, dan hukum kedokteran.
DIVERTIKULITIS MECKEL DENGAN PERITONITIS GENERALISATA DISERTAI KONDISI SEPSIS YANG MENYEBABKAN ILEUS OBSTRUKTIF PADA ANAK: LAPORAN KASUS Almanda Maulita Izhari; Qonita Rahmadiena; Catur Widayat
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Divertikulum Meckel adalah malformasi kongenital yang paling umum dari saluran pencernaan, dan merupakan obliterasi dari saluran omphalomesenteric. Divertikulum Meckel merupakan kelainan kongenital umum saluran cerna usus kecil, yang terjadi pada 1% hingga 3% populasi. Kondisi dinamai menurut ahli anatomi Jerman Johann Friedrich Meckel, yang pertama kali menggambarkan kondisi tersebut pada tahun 1809. Perdarahan, obstruksi dan peradangan adalah komplikasi paling umum dari divertikulum Meckel. Dalam kasus ini dilaporkan seorang anak laki-laki 11 tahun yang datang ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Daerah Sayidiman Magetan dengan keluhan nyeri abdomen akut dan mual muntah, demam, diare, serta gangguan flatus kemudian diduga peritonitis dan appendicitis perforasi yang ternyata divertikulitis Meckel, peradangan pada diverticulum Meckel, yang merupakan presentasi langka dari nyeri abdomen akut. Kami membahas kasus langka ini beserta karakteristik, diagnosis, dan tata laksananya.
PERAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG KESEHATAN GIGI DAN MULUT ANAK DI MASA PANDEMI COVID-19 Fa'iza Hizba Aula; Andini Filza Zahwa; Haydar Tsaqib Muta'ali; Annisa Nur Rahmawati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan dan perawatan kesehatan gigi secara dini merupakan proses penting mengingat bahwa banyak kasus mengenai tingginya frekuensi karies atau gigi berlubang pada anak yang belum tertangani secara tepat. Adanya peran orang tua, diperlukan dalam membimbing anak menjaga kesehatan gigi dan mulut, terutama pada masa pandemi dimana anak lebih banyak melakukan aktivitas di dalam rumah. Keadaan tersebut merupakan kesempatan orang tua untuk mengedukasi dalam menjaga kebersihan mulut anak. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui peran orangtua terhadap perawatan gigi anak selama masa pandemi COVID-19. Review dilakukan dengan pencarian artikel pada PubMed, Proquest, dan Mendeley. Kriteria inklusi yang digunakan adalah artikel yang terbit diantara tahun 2017-2021 dalam bahasa Inggris, dan membahas mengenai peran orang tua dalam membiasakan anak untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut sehari-hari. Beberapa orang tua kurang mendukung anak melakukan pemeriksaan ke dokter gigi, yang disebabkan oleh kekhawatiran mengenai resiko penularan virus COVID-19. Orang tua lebih memilih teledentistry sebagai sarana berkonsultasi yang lebih aman dan beberapa memilih untuk merawat dan mengobati anak secara mandiri di rumah daripada ke dokter gigi. Orang tua akan lebih yakin membawa anak ke dokter gigi apabila semua pihak terutama dokter gigi telah melakukan vaksinasi dan sterilisasi pada alat pemeriksaan untuk meminimalisir penularan virus.
Distensi Abdomen Et Causa Hirschprung Disease pada Neonatus: Laporan Kasus Narita Santika Ayu; Rahma Anindita
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Distensi abdomen merupakan salah satu tanda obstruksi usus besar yang salah satu penyebabnya adalah hirschprung disease. Hirschprung disease merupakan suatu kelainan bawaan berupa tidak adanya ganglion pada usus besar mulai dari sfingter ani interna kearah proksimal, termasuk rectum. Hirschsprung disease sering menyerang neonatus dan anak-anak yang sering ditandai dengan keterlambatan pengeluaran mekonium pertama, muntah bilious dan distensi abdomen. Angka kejadian hirschprung disease secara internasional adalah 1:1.500 sampai dengan 1:1.700 kelahiran hidup. Insiden hirschprung disease di Indonesia sendiri belum banyak yang meneliti. Dalam kasus ini dilaporkan neonatus usia tiga hari yang dibawa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Daerah Sayidiman Magetan dengan keluhan tidak bisa buang air besar sejak satu hari setelah lahir, saat dilakukan colok dubur konsistensi feses yang keluar lengket, sedikit berwarna kehitaman dan tidak menyemprot. Selain itu, perut pasien membesar, kembung dan pasien muntah berwarna kecoklatan. Penulis bertujuan membahaskasus langka ini beserta karakteristik, diagnosis, dan tata laksananya.
Laporan Kasus: Gangguan Afektif Bipolar Tipe 1 pada Laki-Laki Usia 25 Tahun Aprilia Fani Pratiwi; Adriesti Herdaetha
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental akhir-akhir ini menjadi isu yang paling diperhatikan masyarakat dunia terutama Indonesia. Penderita ganggguan jiwa di Indonesia hanya sebanyak 8-11% yang melakukan pengobatan terutama penderita skizofrenia, depresi dan gangguan bipolar. Gangguan bipolar adalah suatu gangguan mental emosional yang berhubungan dengan perubahan suasana hati yang ekstrem, mulai dari posisi terendah yaitu depresi serta posisi tertinggi yaitu manik. Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan ketepatan penegakan diagnosis bipolar sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. Terdapat laporan kasus seorang gangguan afektif bipolar episode kini manik dengan gejala psikotik pada seorang laki-laki 25 tahun yang berada di Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Penegakan diagnosis gangguan afektif bipolar tipe 1 berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan status mental. Didapatkan status psikiatri yaitu mood euforia, afek meningkat, terdapat halusinasi auditorik commenting, halusinasi olfactory, bentuk pikir non realistik, arus pikir koheren, isi pikir though echo, ide kebesaran, overvalued idea, dan riwayat depresi sebelumnya. Pasien ini mendapat terapi lithium carbonate 1x200 mg, quetiapin 1x400 mg, dan chlorpromazine 1x100 mg. Pasien ini diberi obat golongan mood stabilizer, antipsikotik tipikal dan atipikal menunjukkan respons pengobatan yang baik dengan efek samping yang bisa ditoleransi.
Seorang Wanita 67 Tahun dengan Skizofrenia Tak Terinci Aviolena Retinovaliani; R. Annisa Wildani; Andri Nurdiyana Sari
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Skizofrenia adalah suatu sindrom yang ditandai oleh penyimpangan yang fundamental dan karakteristik pikiran dan persepsi serta oleh afek yang tidak wajar atau tumpul. Kesadaran dan kemampuan intelektual biasanya tidak terganggu, namun dapat terjadi penurunan kognitif tertentu di kemudian hari. Sekitar 20 juta orang di dunia mengalami skizofrenia. Prevalensi skizofrenia di Indonesia pada tahun 2018 diestimasikan sebesar 1,8 per 1000 penduduk. Presentasi Kasus: seorang wanita 67 tahun dengan perawatan diri buruk mengeluh merasa bingung dan sumpek. Jawaban pasien tidak nyambung ketika diajak berbicara (inkoherensi). Pasien mendengar suara-suara yang tidak terlihat sumbernya. Menurut keterangan kerabat dan perangkat desa, pasien sering merusak tanaman warga dan membuat warga sekitar menjadi takut dan resah. Sudah sejak 25 tahun yang lalu sejak suaminya meninggal, pasien menjadi murung, menarik diri dari lingkungan, dan suka mengumpulkan barang-barang bekas. Gejala-gejala tersebut terjadi kambuh-kambuhan hampir setiap bulan. Pasien dirawatinapkan untuk pertama kalinya selama 7 hari di rumah sakit dan mengalami perbaikan dalam berkomunikasi serta perilaku gaduh gelisahnya berkurang sehingga kemudian pasien dipulangkan. Kesimpulan: Pasien didiagnosis skizofrenia tak terinci. Peran dan dukungan keluarga diperlukan agar pasien mendapatkan pengobatan yang teratur.
Sindrom Ramsay Hunt: Laporan Kasus Hernandi Sevira Trianing Putri; Titian Rakhma
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sindrom ramsay hunt disebabkan oleh reaktivasi virus varicella-zoster laten di ganglion genikulatum (ganglion sensorik saraf wajah) yang mempengaruhi nervus facialis dan nervus vestibulocochlearis. Pada diagnosis klinis terdapat nyeri telinga yang parah, vesikel pada pinna atau mukosa mulut, dan kelumpuham wajah. Laporan kasus seorang laki-laki 74 tahun datang ke IGD dengan keluhan kelemahan pada wajah sebelah kanan yang dialami sejak 1 minggu sebelum masuk rumah sakit. Sebelum mengalami kelemahan pada wajah, 2 minggu sebelumnya muncul bintil-bintil berisi cairan yang menjalar dari wajah sebelah kanan ke leher, belakang telinga, dan di telinga kanan. Skala nyeri VAS 7-8 dan terasa panas. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kelemahan pada wajah kanan, terdapat plak eritem batas tidak tegas, krusta pada leher, telinga, dan belakang telinga sebelah kanan. Pasien diberikan terapi non farmakologi fisioterapi, serta diberikan terapi farmakologi gabapentin 300 mg 2x1, prednison 5 mg 3x4, acyclovir salep 2x1.
Perempuan Usia 54 Tahun dengan Meningioma Naufal Yusuf Narindra; Budi Purwanto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningioma merupakan tumor jinak intrakranial yang berasal dari arachnoid cap cells duramater dan umumnya tumbuh lambat. Meningioma merupakan tumor jinak intrakranial tersering dengan estimasi 13-26% dari total tumor primer intrakranial. Angka insiden adalah 6/100.000 dan sering ditemukan pada usia lebih dari 50 tahun. Gejala meningioma sering berupa sakit kepala dan kejang, namun terdapat pula gejala lain yang tergantung pada ukuran dan lokasi dari tumor. Gejala klinis lainnya yang sering dikeluhkan pada pasien meningioma antara lain perubahan mental, gangguan penglihatan, mual muntah, hemiparesis kontralateral, dan kelemahan pada lengan dan kaki. Laporan kasus ini melaporkan sebuah kasus perempuan berusia 54 tahun yang dibawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo dengan keluhan kejang sejak 7 jam sebelum masuk rumah sakit. Kejang terjadi selama kurang lebih 5 menit dan hilang timbul terjadi lebih dari 10 kali. Kejang terjadi pada bagian tubuh kiri pasien dengan gerakan menghentak-hentak disertai adanya penurunan kesadaran. Pada pemeriksaan CT Scan kepala didapatkan adanya lesi hiperdens di regio frontal kanan dengan diagnosis kerja tumor cerebri regio frontal dextra. Intervensi craniotomy removal tumor dilaksanakan pada pasien. Setelah tumor diambil dilakukan pemeriksaan histopatologi dengan hasil yaitu meningioma.
Seorang Wanita 50 Tahun dengan Demensia Vaskular: Laporan Kasus Cindy Nur Alifah; Fena Auliany; Andri Nurdiyana Sari
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demensia vaskular merupakan penurunan fungsi kognitif serta kemunduran fungsional yang disebabkan oleh penyakit serebrovaskuler, seringkali stroke hemoragik dan iskemik, juga dapat disebabkan oleh penyakit substansia alba iskemik atau sekuale dari hipotensi atau hipoksia. Faktor risiko demensia vaskular antara lain yaitu usia, hipertensi, diabetes, dan riwayat merokok. Pada tahun 2010 angka penderita demensia diperkirakan mencapai 35,6 juta orang. Di Indonesia pada tahun 2006, dari 20 juta orang lanjut usia diperkirakan satu juta orang penderita demensia. Selain itu, berdasarkan jenis kelamin, prevalensi wanita lebih banyak tiga kali dibandingkan laki laki. Kasus yang akan dibahas dalam artikel ini adalah seorang wanita 50 tahun yang merasa linglung dan bicara ngelantur sejak 3 minggu yang lalu. Pasien mengeluh banyak pikiran serta suasana hati sedih dan tak tenang. Meskipun demikian, menurut keterangan keluarga pasien masih dapat aktivitas sehari-hari namun mudah lupa apabila sudah mengerjakan sesuatu. Menurut hasil pemeriksaan pasien terdapat riwayat hipertensi dengan tekanan darah 140/80 dan diabetes dengan hasil GDA 395. Sedangkan dari hasil CT-Scan didapatakan sub acute infarc cerebri corona radiata sinistra.
Seorang Pria 28 Tahun dengan Gangguan Psikotik Akibat Penggunaan Zat Psikoaktif : Laporan Kasus Rahmi Izzati Salsabila; Andri Nurdiyana Sari
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia (PPK UI) Tahun 2017, tren prevalensi penyalahgunaan Narkoba Tahun 2017 sebesar 1,77% atau sekitar 3.376.114 orang menyalahgunakan Narkoba. Penyalahgunaan zat psikoaktif diluar indikasi medis dapat menyebabkan gangguan kesehatan secara fisik, psikis dan fungsi sosial. Efek psikotik yang bisa muncul seperti halusinasi visual dan pendengaran,delirium, delusi dan paranoid.. Pasien Tn.R berusia 28 tahun, dibawa keluarga karena mengamuk 3 hari sebelum masuk rumah sakit. Pasien membanting benda-benda di sekitarnya. Ia merasa emosi dan tidak bisa mengendalikan diri. Ia merasa mendengar bisikan dan melihat hal gaib. Tn. R mengaku pernah menggunakan zat dextromethorpan, alkohol, dan merokok. Dari hasil pemeriksaan status mental didapatkan hasil yang bermakna berupa : Hilangnya fungsi peran pemanfaatan waktu luang dan sosial yang menimbulkan hendaya. Aksis I : F 19.5 gangguan mental dan perilaku akibat penggunaan zat multiple dan penggunaan zat psikoaktif lainnya dengan gangguan psikotik. Aksis II : F60.2 Disosial. Aksis III : tidak didapatkan, Aksis IV : masalah sosial dan Aksis V : 40-31.

Page 3 of 54 | Total Record : 532