cover
Contact Name
Indra Rio Saputro
Contact Email
indra.rio@unsoed.ac.id
Phone
+6282187028772
Journal Mail Official
fitrodarwis@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kampus Lemonade Desa Daruba Kec. Morotai Selatan Kab. Pulau Morotai, Maluku Utara
Location
Kab. pulau morotai,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Silitek
ISSN : 28085825     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.51135/bn7cvw06
Core Subject :
Jurnal Teknik SILITEK adalah jurnal teknik dan rekayasa yang merupakan wadah publikasi artikel ilmiah dalam rangka menyebarluaskan hasil riset dan kajian analisis yang berkaitan dengan keteknikan. Jurnal Teknik SILITEK diterbitkan 4 kali dalam setahun yakni di bulan Januari, April, Juni dan bulan Oktober. Cakupan dari ruang lingkup Jurnal Teknik SILITEK meliputi : 1. Teknik Sipil 2. Teknik Informatika 3. Teknik Lingkungan 4. Teknik Industri 5. Ilmu Teknik lainnya, serta 6. Sains lainnya
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
COMPARATIVE NUMERICAL ACCURACY OF EULER AND RUNGE–KUTTA METHODS FOR REINFORCED CONCRETE BEAM DEFLECTION USING A DOUBLE-INTEGRATION ANALYTICAL BENCHMARK Iola Abi Gail; Indra Rio Saputro; Via Azizul Saputri Khalifah; Erik Wahyu Palguna; Diajeng Sekar Shaliha
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/h886sa93

Abstract

Beam deflection is a critical parameter in reinforced concrete design because it governs structural serviceability. Analytical solutions are often limited to simplified cases; therefore, accurate numerical methods are required for practical analysis. This study evaluates the accuracy of the Euler, second-order Runge-Kutta (RK2), and fourth-order Runge-Kutta (RK4) methods in predicting reinforced concrete beam deflection against an analytical benchmark obtained using the double-integration method. A quantitative approach was applied to a simply supported reinforced concrete beam with a 6 m span, a uniformly distributed load of 1200 kg/m, and flexural rigidity (EI) of 3.97 x 107 kg/cm2. The governing differential equation was solved numerically and compared with the exact analytical solution. Pointwise relative error and root mean square error (RMSE) were used to evaluate numerical accuracy. The results show that the Euler method has the lowest accuracy, with an initial error of 100% decreasing to approximately 9% at mid-span and a maximum deflection of 0.0002790 m. RK2 improves the prediction substantially, reducing the error to below 1% and producing a maximum deflection of 0.00030620 m. RK4 provides the highest accuracy, with errors approaching 0% after rounding and a maximum deflection of 0.0003057 m, closely matching the exact value of 0.000306 m. Step-size sensitivity analysis confirms first-order convergence for Euler and second-order convergence for RK2, while RK4 remains at machine-precision level for the adopted polynomial model.
RANCANG BANGUN FERMENTOR BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK PEMANTAUAN SUHU DAN KECEPATAN AGITATOR TIPE PITCHED BLADE TURBINE PADA PRODUKSI BIOETANOL DARI MOLASE David Rian Mahendra; Nadira Alifa Prameswari; Eko Supriyadi; Rosalina
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/rhw1dy45

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Fermentor berbasis Internet of Things (IoT) berkapasitas 5 liter dengan sistem pengadukan tipe Pitched Blade Turbine (PBT) untuk produksi bioetanol dari molase. Fermentor dilengkapi sensor suhu DS18B20 dan sensor kecepatan FC-03 yang terhubung ke aplikasi Blynk melalui mikrokontroler Arduino Uno R4, serta motor stepper NEMA 23 yang dikendalikan oleh Arduino Uno R3. Penelitian dilakukan dengan dua perlakuan yaitu fermentasi dengan pengadukan intermitent (150 rpm, 30 menit ON, 1 jam OFF) dan tanpa pengadukan, menggunakan bahan baku molase dengan perbandingan 1:3 (molase:air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi dengan pengadukan menghasilkan konsentrasi bioetanol tertinggi sebesar 10,6% (v/v) dalam waktu 49 jam dengan konversi substrat 94,35% dan yield 48,22%. Sementara itu, fermentasi tanpa pengadukan menghasilkan konsentrasi bioetanol 9,24% (v/v) dalam waktu 76 jam dengan konversi substrat 82,11% dan yield 41,97%. Kedua nilai tersebut masih berada dalam kisaran standar kadar bioetanol hasil fermentasi kasar (8–11%). Integrasi teknologi IoT memungkinkan pemantauan proses secara real-time dan menjadikan fermentor ini sebagai inovasi yang efisien untuk skala laboratorium.
PENERAPAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DALAM OPTIMASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU AMDK : STUDI KASUS CV.XYZ Sri Wahyudila Haidi; Hasrul Saleh; Amrin Sibua; Zulfikram
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/xz4j1q50

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian persediaan bahan baku cup pada CV. XYZ menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Analisis dilakukan dengan membandingkan metode pengendalian persediaan perusahaan dengan metode EOQ berdasarkan data kebutuhan bahan baku, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan untuk menentukan jumlah pemesanan yang optimal serta meminimalkan biaya persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ lebih efisien dibandingkan metode konvensional. Frekuensi pemesanan optimal adalah empat kali per tahun dengan jumlah pemesanan sebanyak 1.536.117 pcs setiap kali pemesanan. Penerapan metode EOQ menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp40.124.629, lebih rendah dibandingkan metode perusahaan sebesar Rp43.046.012. Dengan demikian, metode EOQ mampu menghemat biaya persediaan sebesar Rp2.921.383 atau 6,79%. Berdasarkan hasil tersebut, metode EOQ terbukti efektif dalam mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku melalui penentuan jumlah dan frekuensi pemesanan yang ekonomis. Oleh karena itu, metode EOQ direkomendasikan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan efisiensi biaya persediaan serta menjaga kelancaran proses produksi di Perusahan.
EVALUASI KUALITAS BATAKO PRODUKSI LOKAL DI MOROTAI SELATAN Armain Hasan; Elfira Resti Mulya; Fitro Darwis
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/c0rre114

Abstract

Batako merupakan salah satu material konstruksi penting yang banyak digunakan sebagai bahan penyusun dinding bangunan. Keberadaan batako yang relatif murah dan mudah diproduksi membuatnya menjadi pilihan utama di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil seperti Kecamatan Morotai Selatan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi mutu batako produksi lokal di Morotai Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental di laboratorium dengan pendekan kuantitatif dalam proses analisisnya. Penelitian ini bersifat studi kasus yaitu terfokus pada produksi batako beberapa industri kecil yang ada di Morotai selatan. Pengujian dilaboratorium meliputi pemeriksaan dimensi batako, pemeriksaan kuat tekan batako serta penyerapan air batako. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 5 lokasi produksi industri lokal batako secara keseluruhan belum memenuhi standar mutu batako berdasarkan SNI. Namun pada lokasi B dan lokasi C memberikan hasil yang hampir mencapai syarat minimum batako mutu IV yaitu dengan persentase 80,88% untuk produksi B dan 76,88% untuk tempat produksi C. Dari karakteristik penyerapan air, secara keseluruhan memenuhi psersyaratan mutu batako secara fisisnya. Sehingga dari sisi kepadatan dan gradasi butir agregat halus penyusun batako setelah dipadatkan menjadi sangat baik.