cover
Contact Name
Indra Rio Saputro
Contact Email
indra.rio@unsoed.ac.id
Phone
+6282187028772
Journal Mail Official
fitrodarwis@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kampus Lemonade Desa Daruba Kec. Morotai Selatan Kab. Pulau Morotai, Maluku Utara
Location
Kab. pulau morotai,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Silitek
ISSN : 28085825     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.51135/bn7cvw06
Core Subject :
Jurnal Teknik SILITEK adalah jurnal teknik dan rekayasa yang merupakan wadah publikasi artikel ilmiah dalam rangka menyebarluaskan hasil riset dan kajian analisis yang berkaitan dengan keteknikan. Jurnal Teknik SILITEK diterbitkan 4 kali dalam setahun yakni di bulan Januari, April, Juni dan bulan Oktober. Cakupan dari ruang lingkup Jurnal Teknik SILITEK meliputi : 1. Teknik Sipil 2. Teknik Informatika 3. Teknik Lingkungan 4. Teknik Industri 5. Ilmu Teknik lainnya, serta 6. Sains lainnya
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
ANALISIS MANAJEMEN LINGKUNGAN DI RUMAH SAKIT ‘AISYIYAH BOJONEGORO DALAM UPAYA PENGENDALIAN RISIKO LINGKUNGAN Ikke Dini Herawati; Oktavianus Cahya Anggara
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/y7k0z821

Abstract

Rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan akibat limbah dan aktivitas operasionalnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan K3 serta sanitasi lingkungan di RS dalam menunjang pelayanan kesehatan, dan untuk mengidentifikasi sistem pengelolaan limbah B3 serta sarana dan prasarana di rumah sakit untuk meminimalisir dampak pencemaran lingkungan. Metode yang digunakan adalah partisipasi (magang), observasi, wawancara dan survei di Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan K3RS, sanitasi lingkungan, dan pengelolaan limbah B3 di rumah sakit telah berjalan dengan baik guna mendukung pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan higienis. K3RS dan sanitasi diimplementasikan melalui penggunaan APD, pengendalian risiko kerja, penyediaan jalur evakuasi, pencegahan infeksi, serta pemeliharaan kebersihan dan kualitas air bersih. Sejalan dengan itu, manajemen limbah B3 dikelola secara terstruktur mulai dari pemilahan, pewadahan, penyimpanan di TPS B3, pemasangan label bahaya, hingga pemusnahan demi meminimalkan risiko pencemaran lingkungan serta melindungi kesehatan seluruh penghuni rumah sakit dan masyarakat sekitar.
PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI LINGKUNGAN PT X Nydia Nariswari; Heri Mulyanti
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/qcdtde70

Abstract

Sektor industri memiliki peran penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan taraf hidup manusia. Namun, semakin banyak industri di suatu wilayah, maka akan menimbulkan persoalan lingkungan berupa pencemaan dan kerussakan ekosistem akibat peningkatan volume limbah yang dihasilkan. Salah satu jenis limbah yang memerlukan perhatian khusus adalah limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), yang dapat mengancam kesehatan manusia serta keseimbangan lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan sumber limbah B3 yang dihasilkan oleh PT X, serta mengetahui sistem pengelolaan limbah B3 yang diterapkan oleh PT X. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan observasi langsung dan pengumpulan data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah B3 yang dihasilkan dari aktivitas operasional PT X memiliki karakteristik dan sumber yang beragam serta masa simpan yang berbeda. Sistem pengelolaan Limbah B3 telah didukung oleh prosedur keselamatan kerja (HSSE), inspeksi rutin, dan pelaporan digital melalui SPEED KLHK demi menjaga transparansi serta kepatuhan regulasi. Meski demikian, fasilitas Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 masih perlu ditingkatkan, khususnya terkait penggunaan material bangunan yang belum optimal dalam menjaga stabilitas kondisi limbah sesuai standar teknis.
HUBUNGAN DISTRES PSIKOLOGIS DAN SIKAP TERHADAP DRIVER BEHAVIOR PENGENDARA MOBIL DAN MOTOR OPERASIONAL Rosa Agustina Findy; Dewi Kurniasih; Nuke Amalia
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/cdt0yh58

Abstract

Driver behavior merupakan aspek penting dalam keselamatan berkendara di lingkungan kerja karena perilaku berkendara yang tidak aman dapat meningkatkan risiko kecelakaan, pelanggaran lalu lintas, serta gangguan terhadap kelancaran operasional perusahaan. Distres psikologis dan sikap terhadap keselamatan berkendara menjadi dua aspek psikologis yang relevan untuk dikaji karena keduanya berkaitan dengan konsentrasi, penilaian risiko, kepatuhan, dan kecenderungan perilaku pengendara saat menjalankan aktivitas operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan arah hubungan antara distres psikologis dan sikap dengan driver behavior pada pengendara mobil dan motor operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Responden penelitian berjumlah 71 pengendara operasional yang terdiri atas pengendara mobil dan motor. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Kessler Psychological Distress Scale (K10) untuk mengukur distres psikologis, Questionnaire of Attitudes toward Road-Traffic Compliance (QAR-C) untuk mengukur sikap, dan Driver Behavior Questionnaire (DBQ) untuk mengukur driver behavior. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji korelasi Spearman, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distres psikologis memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan driver behavior dengan nilai Spearman’s rho sebesar -0,238 dan p-value 0,046. Sikap juga memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan driver behavior dengan nilai Pearson correlation sebesar -0,623 dan p-value < 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi distres psikologis dan semakin permisif sikap pengendara terhadap perilaku berkendara berisiko, maka skor driver behavior cenderung menurun. Dengan demikian, faktor psikologis dan sikap perlu diperhatikan dalam pengelolaan keselamatan pengendara operasional.
ANALISA KUALITAS AIR BAKU DAN AIR DISTRIBUSI DI PERUSAHAAN X Vemas Dwi Prasetya; Laily Agustina Rahmawati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/vtny7438

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus memenuhi standar kualitas agar aman digunakan dan dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air baku dan air distribusi di Perusahaan X berdasarkan parameter kekeruhan (turbidity) dan pH serta mengevaluasi efektivitas proses pengolahan air yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data hasil pengujian kualitas air baku dan air distribusi selama periode 28 Januari hingga 26 Februari 2026. Pengukuran dilakukan secara berkala menggunakan sistem pengujian otomatis pada titik sebelum dan sesudah proses pengolahan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kekeruhan air baku sebesar 1,33 NTU mengalami penurunan menjadi 0,18 NTU pada air distribusi, sedangkan rata-rata nilai pH meningkat dari 6,72 menjadi 6,79. Penurunan kekeruhan menunjukkan bahwa proses koagulasi, flokulasi, sedimentasi, dan filtrasi berlangsung secara efektif dalam menghilangkan partikel tersuspensi, sementara nilai pH yang relatif stabil menunjukkan bahwa proses pengolahan mampu menjaga kualitas kimia air. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kualitas air distribusi telah memenuhi persyaratan baku mutu berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023, yaitu memiliki nilai kekeruhan di bawah 3 NTU dan pH berada pada rentang 6,5–8,5. Dengan demikian, sistem pengolahan air di Perusahaan X mampu menghasilkan air yang layak, aman, dan sesuai standar untuk didistribusikan kepada masyarakat.
ANALISIS KUAT TEKAN BETON DENGAN VARIASI KOMPOSISI BAHAN TAMBAH SAMPAH PLASTIK PVC DAN PENAMBAHAN ZAT ADITIF SUPERPLASTICIZER Hamka; Imam Fadly; Ilyas
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/6ajfg743

Abstract

PVC (Polyvinyl Chloride) merupakan limbah plastik yang sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan. Salah satu solusi pemanfaatannya adalah sebagai bahan tambah dalam beton. Namun, penambahan PVC dapat menurunkan workability dan kuat tekan, sehingga perlu dikombinasikan dengan superplasticizer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi komposisi sampah plastik PVC dan penambahan superplasticizer terhadap kuat tekan beton, serta menentukan persentase campuran optimal yang menghasilkan kuat tekan maksimal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Muhammadiyah Parepare.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sampah plastik PVC dengan superplasticizer 2% dapat meningkatkan kuat tekan beton. Peningkatan paling tinggi terjadi pada campuran PVC 5%, yang mencapai kuat tekan sebesar 32,55 MPa pada umur 28 hari, lebih tinggi dibandingkan beton normal sebesar 26,23 Mpa. Pada campuran PVC 10% dan 15%, kuat tekan justru menurun meskipun masih lebih baik dari beton normal. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan PVC secara berlebihan dapat menurunkan kekuatan beton. Oleh karena itu, komposisi paling optimal untuk menghasilkan kuat tekan maksimal adalah campuran PVC 5% dengan superplasticizer 2%.
SISTEM MONITORING TEMPERATUR BERBASIS INTERNET of THINGS (IoT) SECARA REAL-TIME PADA FERMENTOR UNTUK PRODUKSI BIOETANOL BERBAHAN BAKU SINGKONG Alfi Syahri; Aldo Firmansyah; Hasnah Ulia; Regna Tri Jayanti
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/ncc7e894

Abstract

Produksi bioetanol dari singkong melibatkan tahapan hidrolisis, liquifaksi, sakarifisasi, dan fermentasi, yang masing-masing memerlukan suhu operasi berbeda agar proses konversi pati menjadi etanol berlangsung optimal. Pengendalian suhu yang presisi pada setiap tahapan sangat penting untuk memastikan efisiensi dan hasil produksi yang maksimal. Namun dikarenakan sistem pemantauan suhu pada fermentor umumnya masih bersifat konvensional yang sering kali mengakibatkan hasil yang tidak konsisten dan kurang efisien. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem yang dapat memantau parameter suhu tersebut secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat monitoring suhu berbasis internet of things (IoT) secara real- time. Penggunaan mikrokontroler ESP32 yang dikombinasikan dengan modul MAX6675 dan termokopel tipe K telah banyak diterapkan dalam sistem monitoring suhu karena kemudahan integrasi, biaya rendah, serta kemampuan akuisisi data secara real-time. Dengan menggunakan aplikasi Blynk IoT untuk memantau suhu secara real-time serta mengatur akurasi dari pembacaan sensor. Dengan tingkat akurasi sensor mencapai 95-98% sebelum dikalibrasi dan setelah dikalibrasi mencapai tingkat akurasi 100%. Dengan adanya sistem ini diharapkan proses produksi dapat lebih efisien dan menghasilkan produk dengan kualitas yang tinggi.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT ANEMIA MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Muhammad Ridha Sabadar; Miswar Papuangan; Alwadud Lule; Arsul
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/s67sar92

Abstract

Sistem pakar (expert system) adalah sistem yang mengadopsi pengetahuan manusia ke dalam komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh ahli atau pakar. Sistem pakar saat ini telah dibuat untuk memecahkan berbagai macam permasalahan dalam berbagai bidang, salah satunya dibidang kesehatan yakni permasalahan diagnosis yang didasarkan pada gejala-gejala yang teramati. Anemia merupakan suatu kondisi dimana terjadi penurunan kadar hemoglobin (Hb) atau sel darah merah (eritrosit) sehingga menyebabkan penurunan kapasitas sel darah merah dalam membawa oksigen. Beberapa jenis penyakit anemia diantarannya anemia defisiensi besi, anemia aplastik, dan anemia kronis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem pakar diagnosa penyakit anemia menggunakan metode forward chaining. Forward chaining adalah suatu metode pengambilan keputusan yang umum digunakan dalam sistem pakar. Proses pencarian dengan metode forward chaining berangkat dari kiri ke kanan, yaitu dari premis menuju kepada kesimpulan akhir, sering juga disebut data driven yaitu pencarian dikendalikan oleh data yang diberikan. Cara kerja sistem pakar dengan metode forward chaining yaitu berdasarkan rule. Setiap rule terdiri dari dua bagian yaitu IF adalah fakta-fakta (gejala) dan THEN adalah kesimpulan atau hipotesis (penyakit). Pengujian sistem menggunakan black box. Pengujian black box dilakukan untuk menguji perangkat lunak dari segi spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dan kode program. Pengujian untuk mengetahui apakah fungsi masukan dan keluaran dari perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Hasil pengujian menunjukan bahwa sistem pakar yang telah dirancang dan dibuat memberikan kemudahan dalam penggunaan diagnosa dan dapat digunakan dimana saja karena diaplikasikan berbasis smartphone android, serta dapat dijalankan secara offline.
KAJIAN PENGARUH KOMPOSISI SEPEDA MOTOR TERHADAP KINERJA LALU LINTAS RUAS JALAN PERKOTAAN: STUDI KASUS JALAN KAPTEN MUSLIM MEDAN Febri Rahmat Zalukhu; Nuril Mahda Rangkuti
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/7bbaa187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji besaran arus lalu lintas dan menganalisis seberapa besar kontribusi komposisi sepeda motor dalam memengaruhi kinerja ruas Jalan Kapten Muslim Medan. Pendekatan analisis yang digunakan merujuk pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Pengambilan data lapangan dilaksanakan secara manual selama tujuh hari berturut-turut (10–16 Februari 2026), dengan tiga rentang waktu pengamatan yaitu pukul 06.30–08.30 WIB pada pagi hari, pukul 12.00–14.00 WIB pada siang hari, dan pukul 17.00–19.00 WIB pada sore hari. Segmen jalan yang dikaji merupakan jalan tipe 4/2-T (empat lajur, dua arah, dengan median) dengan lebar total jalan 16 meter. Hasil analisis memperlihatkan bahwa arus puncak tertinggi mencapai 3.049,7 smp/jam pada hari Sabtu pukul 18.00–19.00 WIB, dengan proporsi sepeda motor sebesar 83,21% dari total kendaraan (kend/jam) atau setara 55,03% dalam satuan smp/jam. Nilai kapasitas jalan yang diperoleh sebesar 1.782,56 smp/jam menghasilkan derajat kejenuhan (Dj) sebesar 1,71, yang mencerminkan kondisi tingkat pelayanan F, yakni arus lalu lintas yang tidak stabil dan terjadi kemacetan. Kecepatan tempuh rata-rata kendaraan yang terukur di lapangan hanya 11 km/jam, jauh lebih rendah dari kecepatan arus bebas yang ditetapkan sebesar 59,34 km/jam. Skenario hipotetis tanpa keberadaan sepeda motor menunjukkan derajat kejenuhan berkurang menjadi 0,78 dengan tingkat pelayanan C (arus lalu lintas yang stabil). Proporsi rata-rata sepeda motor sepanjang periode pengamatan satu minggu tercatat sebesar 55,53% (smp/jam). Hasil penelitian ini menegaskan bahwa tingginya proporsi sepeda motor menjadi faktor determinan yang signifikan dalam menurunkan kinerja lalu lintas di ruas Jalan Kapten Muslim Medan.
PENGUNAAN BATU APUNG SEBAGAI AGREGAT PADA PEMBUATAN  BETON RINGAN; SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Julham Adingku; Arni Zuhairini A. Sibua
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/tb8krj96

Abstract

Beton ringan merupakan inovasi material konstruksi yang bertujuan mengurangi berat struktur tanpa mengurangi fungsi mekanis secara signifikan. Salah satu material alami yang banyak digunakan sebagai agregat ringan adalah batu apung (pumice). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian sistematis (Systematic Literature Review/SLR) terhadap penggunaan batu apung sebagai agregat dalam beton ringan. Metode SLR dilakukan melalui identifikasi, seleksi, dan analisis berbagai artikel ilmiah dari database Google Scholar, Science Direct, dan jurnal nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan batu apung dapat menurunkan berat jenis beton hingga 25–35%, namun juga menyebabkan penurunan kuat tekan akibat tingginya porositas material, kemdian beberapa penelitian yang menggunakan batu apung sebesar 25–50% memberikan kombinasi terbaik antara pengurangan berat dan kekuatan beton, dan ada juga beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan tambahan seperti fly ash dan serat dapat meningkatkan performa mekanik beton ringan berbasis batu apung.
ANALISIS BEBAN BERLEBIH PADA RUAS JALAN DAERAH KABUPATEN PULAU MOROTAI Siti Hadija Goraahe; Aminullah Thaib; Muhammad Reza Kusman; Alfit Kaeno
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/0e5x9h32

Abstract

Kecurigan pada kondisi jalan daerah menimbulkan keprihatinan ketika di temukan kerusakan jalan yang lebih dominan di sisi kiri jalur di bandingkan sisi lainya. Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, kerusakan di bagiaan kiri jalan diduga kuat berkaitan arah atau jalur oprasional kendaraan proyek. Beban sumbu berlebih di satu sisi akan mempercepat kelelahan perkerasa jalan yang menyebabkan kerusakan yang signifikasi. Metode analisa data dengan menghitung jumlah LHR dan Analisa Truck Faktor  Paragraf Berdasarkan hasil penelitian kendaraan truk  2 sumbuh dengan berat total 11.4 Ton dan nilai TF= 0,123 tidak terlalu berberpotensi merusak jalan namun karna bebannya melebih batas     dengan jumlah 200 kendaraan selama 7 hari dan nilai ESAL total sebesar 24.6 ESAL. Dan Kendaraan truk  3 sumbu dengan berat total 19 ton  dan nilai TF= 1,2702 berpotensi merusak jalan struktur pekerasan jalan dengan jumlah 1.290 kendaraan selama 7 hari dan nilai ESAL total sebesar 16.386. ESAL Berdasarkan perhitungan faktor llu-lintas kendaraan proyek terdapat kerusakan jalan yang ada dikarenakan oleh beban kendaraan proyek truk 3 sumbu  yang melintas pada ruas jalan Motorpol ini mengalami beban berlebih (Over load).