cover
Contact Name
Indra Rio Saputro
Contact Email
indra.rio@unsoed.ac.id
Phone
+6282187028772
Journal Mail Official
fitrodarwis@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kampus Lemonade Desa Daruba Kec. Morotai Selatan Kab. Pulau Morotai, Maluku Utara
Location
Kab. pulau morotai,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Silitek
ISSN : 28085825     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.51135/bn7cvw06
Core Subject :
Jurnal Teknik SILITEK adalah jurnal teknik dan rekayasa yang merupakan wadah publikasi artikel ilmiah dalam rangka menyebarluaskan hasil riset dan kajian analisis yang berkaitan dengan keteknikan. Jurnal Teknik SILITEK diterbitkan 4 kali dalam setahun yakni di bulan Januari, April, Juni dan bulan Oktober. Cakupan dari ruang lingkup Jurnal Teknik SILITEK meliputi : 1. Teknik Sipil 2. Teknik Informatika 3. Teknik Lingkungan 4. Teknik Industri 5. Ilmu Teknik lainnya, serta 6. Sains lainnya
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
IDENTIFIKASI PENUTUPAN LAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI KAPUAS MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL-2 Sari Marlina; Beni Iskandar; Suhenra Maulana; Saiful Dahtiar
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/csph5b66

Abstract

Pemantauan hutan dalam ekosistem DAS Kapuas harus dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung tercapainya pengelolaan DAS secara optimal dan lestari. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penutupan lahan DAS Kapuas menggunakan citra Sentinel-2. Penelitian ini menggunakan algoritma Random Forest (RF) untuk mengklasifikasikan penutupan lahan DAS Kapuas pada citra Sentinel-2 perekaman tahun 2022. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa karakteristik reflektan penutupan lahan DAS Kapuas kecenderuangan dengan nilai rerata reflektan sinar tidak tampak lebih tinggi daripada sinar tampak rerata selisih sebesar (0,07%), klasifikasi penutupan lahan DAS Kapuas terdiri dari hutan alam (677.66 ha), hutan tanaman (37.01 ha), semak/belukar (388.04 ha), tanah/lahan terbuka (11.40 ha), pertambangan (23.82 ha), pertanian (294.01 ha), perkebunan (43.28 ha), permukiman (26.12 ha), tubuh air (40.91 ha), dan awan (82.77 ha), serta akurasi klasifikasi penutupan lahan untuk akurasi keseluruhan 93.88% dan akurasi kappa 92.8%, dengan demikian identifikasi penutupan lahan menggunakan citra Sentinel-2 dapat menjadi salah satu informasi dasar untuk mendukung pengelolaan hutan di DAS Kapuas. 
KUALITAS AIR SUNGAI LAMANDAU: ANALISIS KANDUNGAN BOD DAN COD TAHUN 2019 – 2021 Achmad Imam S; Suhenra Maulana
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/etnk6492

Abstract

Studi ini membahas perubahan kualitas air Sungai Lamandau dengan fokus pada Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biochemical Oxygen Demand (BOD) selama tahun 2019-2021. Sungai Lamandau, sumber daya alam penting bagi masyarakat sekitarnya, terancam oleh pencemaran limbah domestik dan industri. Penelitian dilakukan di Dermaga Nanga Bulik Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah. Analisis data menunjukkan penurunan signifikan dalam konsentrasi COD dan BOD selama periode tersebut, menunjukkan peningkatan kualitas air. Penyebabnya meliputi pengendalian limbah dan perbaikan lingkungan, seperti pemindahan pasar ikan dari sekitar sungai. Langkah-langkah ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas air. Meskipun demikian, upaya lanjutan dalam pengelolaan limbah dan pemantauan lingkungan masih diperlukan untuk memastikan keberlanjutan peningkatan kualitas air dan menjaga ekosistem sungai yang sehat.
PERBAIKAN POSTUR TUBUH UNTUK MEMINIMALKAN DAMPAK RESIKO PENYAKIT AKIBAT KERJA PADA DEPARTEMEN EXIM DENGAN MENGGUNAKAN METODE REBA DAN RWL DI PT XYZ Wahyu Sidiq Saputra; Novita Wijayanti; Hasrul Saleh
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jyya6c24

Abstract

PT. XYZ memproduksi pakaian olahraga dan seluruh produk PT. XYZ diekspor. Terdapat masalah yang merupakan dampak dari posisi dan sikap kerja yang tidak nyaman, dan tidak adanya pegangan pada beban kerja yang di angkat sehingga mengakibatkan kecelakaan kerja. Metode REBA digunakan untuk mengetahui apakah posisi tubuh pekerja sudah sesuai dan dirasa nyaman bagi pekerja, metode RWL dan LI yang bertujuan untuk mencari nilai batas berat yang direkomendasikan dan mengetahui tingkat resiko tulang belakang melalui nilai index yang di hasilkan. Dari perhitungan dan analisis yang dilakukan diperoleh Skor REBA sebelum perbaikan adalah 11 termasuk dalam kategori high risk dan harus dilakukan perbaikan. Pihak manajemen departemen melakukan penggantian wadah karton arsip yang semula tidak terdapat pegangan menjadi terdapat pegangan di samping kiri dan kanan kardus, kemudian dilakukan 4x percobaan pengangkatan sebagai bentuk analisis perbaikan pekerjaan dengan nggunakan metode RWL dan LI dengan berat beban dan tinggi destinasi akhir yang berbeda. Hasilnya menunjukkan nilai LI akhir percobaan 1 awal LI 0,901 akhir 0,70, percobaan 2 awal 0,832 akhir 0,821, percobaan 3 awal 0,869 akhir 0,811, dan percobaan 4 awal 0,877 akhir 0,873. Hasil perhitungan dari keempat percobaan menunjukan nilai LI ≤ 1, hal ini menunjukan indikasi bahwa aktivitas pengangkatan memiliki tingkat resiko yang rendah. Terakhir dilakukan analisis REBA setelah perbaikan hasilnya Skor REBA 4 termasuk dalam kategori medium risk yang harus segera dilakukan implementasi perbaikan, terdapat penurunan tingkat resiko dari analisis REBA sebelum dan setelah perbaikan. Implementasi perbaikan yang dilakukan: membuat SOP, sosialisasi dan poster cara pengangkatan yang baik dan benar.  
PREDIKSI PENURUNAN TANAH AKIBAT LIKUIFAKSI DI CILACAP SELATAN Selvia Agustina; Rinda Karlinasari
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/p212dr59

Abstract

Cilacap Selatan merupakan salah satu daerah yang berada di pesisir selatan Pulau Jawa. Wilayah ini berhadapan langsung dengan zona subduksi Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia. Selain itu, Cilacap juga berada dekat dengan jalur Sesar Pamanukan-Cilacap sehingga kondisi ini menyebabkan wilayah Cilacap sering terjadi gempa bumi. Gempa bumi seringkali menimbulkan bencana, salah satunya adalah likuifaksi. Apalagi kondisi geologi di Cilacap Selatan didominasi dengan endapan alluvial dengan muka air tanah dangkal. Oleh sebab itu diperlukan analisis potensi likuifaksi beserta prediksi penurunannya. Analisis dilakukan menggunakan data sekunder berupa peta geologi, data N-SPT, data propertis tanah, dan percepatan tanah puncak. Analisis yang digunakan adalah analisis likuifaksi semi empiris, NCEER. Dari pengolahan data tersebut akan menghasilkan nilai Cyclic Stress Ratio (CSR) dan Cyclic Resistance Ratio (CRR) yang akan dianalisis nilai keamanannya atau safety factor (SF). Kemudian tingkat potensi likuifaksi pada penelitian ini menggunakan metode Liquefaction Potential Index (LPI). Setelah diketahui tingkat potensi likuifaksinya, menghitung prediksi penurunan tanah setelah terjadi likuifaksi dengan metode Zhang. Hasil analisis menunjukkan bahwa tanah di Cilacap Selatan memiliki kerentanan yang sangat tinggi terhadap likuifaksi dengan nilai Liquefaction Potential Index (LPI) sebesar 28,07. Prediksi penurunan tanah akibat likuifaksi mencapai 27,97 cm yang termasuk dalam kategori tingkat kerusakan tinggi. Hal ini disebabkan oleh kondisi tanah yang didominasi oleh lanau lepas dengan muka air tanah yang cukup dangkal serta besarnya percepatan gempa yang berpotensi terjadi di wilayah Cilacap.
ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH PONDASI TIANG PANCANG BERDASARKAN UJI SONDIR Diharyo; Rudy Yogi Lesmana; Achmad Imam Santoso
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/gfg8n192

Abstract

Daya dukung tanah merupakan fungsi dari berat satuan tanah, kekuatan geser tanah, dan dimensi pondasi. Untuk menentukan nilai daya dukung tanah, perlu dilakukan penyelidikan tanah untuk mengetahui lapisan tanah yang memenuhi syarat daya dukung. Pengujian di lapangan dengan melakukan pengujian sondir juga dapat dilakukan untuk mengetahui daya dukung tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai daya dukung tanah sebagai dasar perhitungan pondasi, daya dukung tanah adalah kemampuan tanah untuk menahan beban bangunan tanpa mengalami penurunan berlebihan. Pengujian lapangan dilakukan dengan dua metode utama, yaitu Test Boring dan Standard Penetration Test (SPT) serta uji laboratorium untuk menganalisis sifat fisik dan mekanis tanah. Dari hasil pengujian pada kedalaman 15 - 22 meter didapat kepadatan tanah keras/Hard dengan jenis tanah lempung kelanauan kepasiran, Pondasi yang digunakan pondasi dalam (Deep Foundations) yaitu pondasi tiang pancang atau (Bore Pile) dengan ukuran 40 cm x 40 cm atau pondasi Bore Pile dengan ukuran dia. 50 cm.
KOMPOSISI DAN KELIMPAHAN SAMPAH LAUT DI KAWASAN WISATA PANTAI ARMY DOCK KECAMATAN MOROTAI SELATAN Muhammad Asis Pawane; Kismanto Koroy; Djainudin Alwi
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/adf5ns64

Abstract

Sampah adalah sisa dari berbagai proses kegiatan setiap hari yang dilakukan oleh manusia ataupun proses alam yang berbentuk padat atau semi padat berupa zat organik atau non-organik, bersifat dapat terlarut atau tidak dapat terlarut yang diangap sudah tidak bermanfaat dan dibuang ke-lingkungan. Salah satu kawasan yang menarik untuk pengembangan wisata yaitu wilayah pesisir dan laut sebagai objek untuk kegiatan wisata pantai.  Tujuan penelitian ini untuk menganalisis komposisi jenis dan berat sampah laut makro dan meso yang terdapat di kawasan wisata pantai Army Dock dan menganalisis kelimpahan serta berat sampah laut makro dan meso di kawasan wisata pantai Army Dock. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari- Februari 2023 yang berlokasi diperairan Wisata Pantai Army Dock Kecamatan Morotai selatan. Hasil analisis Komposisi jumlah dan berat sampah makro secara keseluruhan ditemukan jumlah sampah sebesar 423 item dengan berat 10187.86 gram. jumlah sampah meso sebanyak 690 item dengan berat sampah sebesar 2770,75 gram. Hasil analisis Kelimpahan jumlah dan berat sampah makro secara dilokasi pengamatan dengan kelimpahan tertinggi yaitu kategori sampah plastik dengan nilai rata-rata sebesar 0,35 item/m2 berat.1,05 gram/m2. Hasil analisis kelimpahan dan berat sampah meso yang ditemukan di pantai Army dock didominasi oleh sampah logam dengan nilai kepadatan sebesar 2,12 item/m2 dan berat 11,59 gram/m2.
DIVERSIVIKASI DAN KARAKTERISASI CITA RASA “PILUS AKUR” Finda Adam; Titien Sofiati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/yg1sq188

Abstract

Pilus merupakan salah satu olahan daging atau ikan secara tradisional yang sangat terkenal dan digemari oleh semua lapisan masyarakat, karena memiliki rasa yang khas, enak dan bergizi. Wortel merupakan sayur yang bernilai gizi tinggi dan dapat  di pakai sebagai bahan tambahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) membuat  pilus ikan tuna dengan penambahan wortel sebagai pewarna alami dan 2) Mengetahui timgkat penerimaan konsumen terhadap inovasi pilus ikan tuna dengan penambahan wortel sebagai  pewarna alami. penelitian ini dilakukan di Laboraturium Dasar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK). Waktu pelaksanaan pada bulan Juli-Agustus 2023 melalui dua tahap penelitian. Tahap pertama yaitu pembuatan pilus dengan formula yang telah ditetapkan. Tahap kedua yaitu uji hedonik untuk melihat tingkat penerimaan konsumen terhadap 50 orang panelis tidak terlatih. Hasil penelitian Inovasi pilus ikan tuna dengan penambahan pewarna alami dari wortel telah dibuat dan sudah dapat dikonsumsi. Tingkat penerimaan konsumen terhadap pilus ikan tuna dengan penambahan wortel sebagai pewarna alami sangat baik dari segi rasa, aroma, warma dan tekstur. Keempat aspek penilaian hedonik berada pada skala spesifik suka hingga sangat suka. Pilus ikan tuna hasil diversifikasi dengan penambahan pewarna alami dari wortel ini kemudian diberi nama “Pilus Akur”.
FORMULASI DAN KARAKTERISASI ”KECAP SAMUD” DI KABUPATEN PULAU MOROTAI Al Hamdani Marjan; Titien Sofiati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/m505np49

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah membuat kecap jeroan ikan tuna dengan penambahan sari buah nanas dan karakterisasi cita rasa kecap yang dihasilkan. Kecap hasil fermentasi jeroan ikan tuna dengan penambahan sari buah nanas ini kemudian diberi nama Kecap Samud. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2023 bertempat di Laboratorium Dasar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pasifik Morotai. Alat yang digunakan antara lain: baskom, blender, talenan, pisau, toples, sarung tangan, gelas ukur, spatula, kompor, wajan, penyaring, dan kertas saring. Bahan yang digunakan terdiri dari jeroan ikan tuna (jantung, hati, dan usus), sari buah nanas matang, dan garam. Pembuatan ‘Kecap Samud’ dilakukan dengan menambahkan sari buah nanas dengan konsentrasi yang berbeda yakni 0% (kontrol), 10%, 15%, dan 20% dengan jeroan ikan tuna, kemudian ditambah dengan garam sebanyak 30 gram. Kecap difermentasi selama 8 hari dalam wadah yang tertutup rapat di suhu ruangan. Setelah 8 hari, sampel direbus dengan suhu 600C selama 7 menit. Setelah 7 menit Saring hasil rebusan dan diamkan selama 12 jam untuk memastikan tidak ada endapan dalam kecap. Apabila masih terdapat endapan kecap disaring Kembali. Karakterisasi kecap dilakukan pada 30 panelis tidak terlatih, hasil penilaian dideskripsikan dalam gambar serta studi literatus sebagai pembanding. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kecap jeroan tuna dengan penambahan sari buah nanas berhasil dibuat dan diberi nama Kecap Samud. Karakteristik Kecap Samud dilihat secara hedonik atau tingkat kesukaan konsumen terhadap warna, rasa, aroma, dan kenampakan pada penambahan konsentrasi sari buah nanas 20% lebih tinggi dibandingkan yang lain.
ANALISIS PENARAPAN MANAJEMEN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR KEJAKSAAN NEGERI PULAU MOROTAI Siti Hadija Goraahe; Aminullah Thaib; Arni Zuhairini A. Sibua; Yandris Kodobo
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/js7d5x80

Abstract

Proyek di katakan berhasil apabila penerapan manajemen waktu terlaksana dengan baik. Dalam mengatasi keterlambatan proyek pihak kontraktor harus lebih berani meningkatkan sumber daya seperti penambahan tenaga kerja, jumlah alat dan percepatan kedatangan material.Penerapan manajemen waktu yang baik pihak kontraktor harus mempunyai kerja sama satu sama lain guna mendapatkan progress pekerjaan yang mengalami peningkatan. Dalam hal ini pekerjaan Proyek, pada proyek pembangunan kantor Kejaksaan Negeri memperoleh kegiatan kritis mengunakan metode Critical Path Method (CPM). Critical Path Method (CPM) merupakan merincikan setiap aktivitas, kegiatan pendahulu, waktu kegiatan atau waktu normal. Data-data tersebut di butukan untuk membuat jaringan kerja (Network Plaining), dari Hasil perhitungan jarigan kerja Network Plaining menyatakan bahwa umur proyek (selesainya seluruh kegiatan proyek) adalah 36 minggu atau 252 hari kalender Pada perencanaan awal pembangunan proyek tersebut membutuhkan biaya sebesar Rp. 4.926. 166.000.00 dengan durasi waktu 270 hari kalender, tetapi pada perecanaan kerja Kurva S proyek tersebut membutukan waktu 36 minggu atau 252 hari awal pelaksanaan tanggal 13 maret 2023. Berdasarkan hasil analisis di lapangan mengunakan laporan Progress pekerjaan/laporan mingguan dan Kurva S proyek tersebut mengalami devisiasi positif sebesar 15% dan selesai dengan durasi 210 hari Kalender dengan biaya sebesar Rp 5,066,723,828.45. Yang mana durasi dan biaya yang di butuhkan lebih optimal di bandingan dengan rencana awal yaitu dengan efisiensi biaya dan waktu, Secara umum penerapan manajemen waktu proyek pada pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Kab. Pulau Morotai masih dalam kategori cukup memuaskan karna tidak melampaui tanggal akir yang di rencanakan.
PEMETAAN RESIKO BENCANA LONGSOR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) PADA JALAN TAMBANG PT. IFISHDECO Tbk Erich Purnama Pasorong; Muhammad Chaerul; Natsar Desi
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/e0dvev32

Abstract

Lokasi penelitian terletak pada ada IUP PT. IFISHDECO, Tbk ( 122.168° - 122.204° Bujur Timur (BT) dan 4.371° - 4.404° Lintang Selatan (LS) ), Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Dengan Tujuan Penelitian dari penelitian ini ialah Menghitung nilai kelas pembobotan faktor pemicu pergerakan tanah berdasarkan karakteristik geologi dalam mitigasi longsor pada jalan tambang nikel PT. IFISHDECO Tbk dan bentuk Mitigasi tanah longsor yang dilakukan pada jalan tambang. Data yang digunakan berupa data kemiringan lereng, lithologi (jenis batuan), data struktur geologi, data tata guna lahan dan data curah hujan dengan melakukan dengan metode Weighted Overlay yang merupakan metode pembobotan dari setiap parameter. Hasil dari pembobotan faktor pemicu pergerakan tanah pada jalan tambang PT. Ifishdeco, Tbk menunjukan bahwa jalan tambang PT. Ifishdeco, Tbk di dapatkan 3 (tiga) kelas kerawanan longsor pada jalan tambang PT. Ifishdeco, Tbk di antaranya kelas kerentanan rendah dengan panjang jalan tambang 1.379,1 meter, Kelas kerentanan sedang dengan Panjang jalan tambang 2.924,6  meter dan kelas kerentanan tinggi dengan panjang jalan tambang 965,6 meter

Page 7 of 35 | Total Record : 344