cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Inovasi Pendidikan Fisika
  • inovasi-pendidikan-fisika
  • Website
ISSN : 23024496     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Inovasi Fisika Indonesia(IFI) merupakan jurnal peer-reviewed, ISSN: 2302-4313, yang dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Jurnal ini tersedia gratis untuk seluruh pembaca dan mencakup perkembangan dan penelitian dalam bidang fisika. Jurnal ini diperuntukkan bagi mahasiswa Program Studi Fisika Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 413 Documents
ANALISIS POGIL (PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING) SEBAGAI MODEL DALAM MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA LULUKIL MAKNUN, HANA; SETYARSIH, WORO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan model POGIL yang diterapkan dalam melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa SMA kelas X pada materi usaha dan energi ditinjau dari kegiatan guru dan kegiatan siswa dalam pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa SMAN Mojoagung kelas X-MIA tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari 93 siswa Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi yang dilakukan selama dua kali pertemuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran pada kegiatan guru dan siswa, LKS. Data dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan diperoleh hasil keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan skor sebesar 3,55 dengan kriteria sangat baik. Kata Kunci : POGIL, kegiatan pembelajaran
PENGEMBANGAN KIT TABUNG RESONANSI BERBANTUAN APLIKASI PHYSICS TOOLBOX SENSOR SUITE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN GELOMBANG BUNYI IQBAL SYAUQI, MUHAMMAD; SUCAHYO, IMAM
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran berupa KIT percobaan tabung resonansi dengan berbantuan aplikasi Physics Toolbox Sensor Suite pada materi gelombang bunyi. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan yang menggunakan model penelitian ADDIE. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa (1) tingkat kevalidan media pembelajaran berupa KIT percobaan tabung resonansi tersebut memiliki rata-rata persentase sebesar 92,31 % dengan kategori ?sangat valid?. Sedangkan, (2) hasil belajar peserta didik secara klasikal setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran KIT tabung resonansi tersebut mencapai 69,57 % dan hasil respon yang diberikan oleh peserta didik terkait dengan penggunaan media pembelajaran berupa KIT percobaan tabung resonansi tersebut dalam pembelajaran memperoleh persentase rata-rata sebesar 85,65 %. Berdasarkan hasil belajar peserta didik secara klasikal dan respon yang diberikan peserta didik tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran berupa KIT percobaan tabung resonansi ini memenuhi keefektifan sebagai media pembelajaran dalam Fisika.. Kemudian, (3) hasil penilaian dari keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan KIT percobaan tabung resonansi tersebut yang dinilai oleh pengamat melalui lembar keterlaksanaan memperoleh persentase rata-rata sebesar 93,95 %. Hasil tersebut menunjukkan bahwa KIT tabung resonansi yang dikembangkan untuk materi gelombang bunyi ini praktis digunakan sebagai media pembelajaran FisikaDengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berupa KIT percobaan tabung resonansi yang dikembangkan ini telah layak digunakan sebagai media pembelajaran Fisika pada materi gelombang bunyi. Kata Kunci : media pembelajaran, KIT percobaan tabung resonansi, gelombang bunyi, aplikasi Physic Toolbox Sensor Suite
TRIGONOMETRY HAND TRICK SEBAGAI METODE DALAM PENGAJARAN FISIKA: STUDI KASUS MATERI VEKTOR TABAHYATI, SITI; ULFAH ERMAWATI, FRIDA
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peserta Didik (PD) sering kali merasa kesulitan untuk mengkaitkan antara konsep Fisika dengan konsep Matematika. Akan menjadi kendala apabila konsep Matematika yang menjadi ilmu prasyarat untuk memahami konsep Fisika belum diajarkan oleh Guru di sekolah. Sebagai contoh adalah materi Trigonometri (Matematika) yang baru diajarkan pada kelas X semester Genap di saat materi Vektor (Fisika) sudah harus diajarkan pada kelas X semester Ganjil. Ini menunjukkan memang selama ini ada masalah bagi PD untuk memahami materi Vektor. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan metode Trigonometry Hand Trick (THT) untuk mengajarkan materi Trigonometri. Tujuannya adalah untuk mengajarkan materi proyeksi Vektor dengan cara yang mudah dan menyenangkan, PD dapat dengan mudah menentukan nilai sin ?, cos ?, dan tan ? untuk ? sudut-sudut istimewa Trigonometri sehingga keterampilan softskill PD menjadi terlatih dan hasil belajarnya meningkat. Jenis penelitian ini pre experimental dengan desain one group pre-test and post-test. Kelas X MIPA 4 sampai MIPA 6 di SMA Negeri 1 Krembung dipilih sebagai sampel uji. Hasil observasi dari 2 orang pengamat menunjukkan bahwa kegiatan belajar mengajar telah terlaksana dengan sangat baik yaitu 93,17 % untuk kelas X MIPA 4, 92,93 % MIPA 5, dan 89,51 % MIPA 6. Dengan THT, PD dapat menentukan nilai sinus, cosinus, dan tangen sudut-sudut ? dengan mudah dan menyenangkan. Hasil belajar juga meningkat yang ditandai dengan hasil uji n-gain sebesar 0,71 untuk kelas X MIPA 4, 0,78 MIPA 5, dan 0,85 MIPA 6. Semua PD juga merespon dengan positif terhadap penggunaan metode THT ini. Kata Kunci: Trigonometry Hand Trick, keterampilan softskill, Vektor, Trigonometri.
PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MODEL ARGUMENT DRIVEN INQUIRY (ADI) UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN ARGUMENTASI ILMIAH PESERTA DIDIK DWIRETNO, GRESI; SETYARSIH, WORO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran Fisika menggunakan model ADI dan kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan desain one group pre-test post-test. Subyek penelitian ini terdiri dari 95 peserta didik yang terbagi menjadi 3 kelompok. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis keterlaksanaan pembelajaran menggunakan rata-rata skor dan analisis tingkatan kemampuan argumentasi ilmiah menggunakan uji t berpasangan dan ANOVA satu arah. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model Argument Driven Inquiry (ADI) terlaksana dengan sangat baik. Melalui uji ANOVA satu arah model ADI dapat melatihkan kemampuan argumentasi ilmiah tes maupun kinerja peserta didik hingga mencapai level 3 (rata-rata nilai 77,62) dengan Fhitung = 1,92 pada ? = 0,05. Kata kunci: Argument Driven Inquiry, kemampuan argumentasi ilmiah
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA RIPPLE TANK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA PADA MATERI GELOMBANG MEKANIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK HAQQO, ARINAL; , PRABOWO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, keefektifan alat peraga ripple tank sebagai media pembelajaran fisika pada materi gelombang mekanik dan respon peserta didik terhadap pembelajaran fisika.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model penelitian ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat validitas alat peraga yang dikembangkan sebagai media pembelajaran fisika memiliki rata-rata presentase sebesar 87,9% dengan kriteria ?sangat layak?. (2) tingkat kepraktisan alat peraga yang dikembangkan sebagai media pembelajaran fisika yang diperoleh dari keterlaksanaan pembelajaran diperoleh rata-rata persentase sebesar 83,3% dengan kriteria ?sangat praktis? dan hasil respon peserta didik setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan alat peraga ripple tank mendapat rata-rata persentase sebesar 93,29%. Hal ini menunjukkan respon peserta didik sangat positif (3) tingkat keefektifan alat peraga yang dikembangkan sebagai media pembelajaran fisika berdasarkan hasil belajar peserta didik dan respon peserta didik. Hasil belajar meliputi aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap.. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa secara umum alat peraga ripple tank yang dikembangkan telah layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika pada materi gelombang mekanik. Kata kunci : alat peraga, media pembelajaran, gelombang mekanik, hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN STRATEGI SELF REGULATED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING PESERTA DIDIK AZNINDA, HAIFA; SETYARSIH, WORO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem solving merupakan salah satu keterampilan abad-21 yang dianggap penting, dimana seseorang yang kemampuan problem solving diharapkan mampu bersaing dalam segala situasi baru yang akan ditemui kedepannya. Problem Based Learning adalah model pembelajaran yang memiliki karakteristik menjadikan peserta didik mandiri (self regulated) dalam kegiatan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan problem solving peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran problem based learning menggunakan strategi self regulated learning. Metode penelitian ini berupa metode pre eksperimen dengan one group pre test post test design. Subjek penelitian ini adalah peserta didik SMAN 3 Jombang kelas X MIA tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 2 kelas sebagai kelas eksperimen. Kedua kelas eksperimen diberi perlakuan yang sama yaitu diterapkannya model pembelajaran PBL menggunakan strategi SRL. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan problem solving terdiri dari soal uraian dengan pendekatan masalah yang autentik dan kontekstual. Data yang diperoleh adalah hasil pre test dan post test yang dianalisis dengan uji n-gain dan uji-t berpasangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan problem solving peserta didik meingkat secara signifikan dengan n-gain score masing-masing sebesar 0,50 dan 0,61. Kata Kunci: Problem Based Learning, self regulated, problem solving.
PENGEMBANGAN KIT PRAKTIKUM PEGAS BERBASIS PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY PADA MAATERI ELASTISITAS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SISWA SMA NUGROHO, ADIYATNO; , SULIYANAH
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujun untuk mendeskripsikan hasil pengembangan kit praktikum pegas sebagai media pembelajaran fisika. Tujuan ini dapat dari mendeskripsikan kelayakan kit praktikum pegas berbasis pembelajaran guided inquiry pada materi elastisitas yang meliputi kevalidan ?kit praktikum pegas?, kepraktisan ?kit praktikum pegas?, efektivitas penerapan ?kit praktikum pegas?. Penelitian pengembangan ini dilaksanakan menggunakan model pembelajaran ADDIIE (Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluation ) dan penelitian pengembangan kit praktikum pegas ini termasuk jenis pre-experimental design yang menggunakan desain the posttest only design with non-eguivalent control group. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 12 Surabaya dengan menggunakan 1 kelas eksperimen. KIT praktikum ini terdiri dari rangka kayu, pegas, neraca pegas dan alat penggulung pegas. Kit ini digunakan untuk mencari nilai konstanta pegas. Kelayakan kit praktikum pegas diperoleh dari hasil penilaian validator dengan kriteria layak. Hasil belajar siswa secara klasikal dengan kriteria tuntas. Respon siswa terhadap penggunaaan kit praktikum pegas berkategori baik. Secara umum kit praktikum pegas ini layak untuk digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran fisika pada materi elasitisitas. Kata Kunci: kit praktikum pegas, elastisitas, pembelajaran guided inquiry,
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF (ACTIVE LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA LARASATI, DERRA; RASID ACHMADI, HAINUR
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar berbasis keterampilan komunikasi dan peningkatan keterampilan komunikasi siswa dengan menerapkan model pembelajaran aktif (active learning). Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental design dengan bentuk one-group pretest-posttest design. Lembar pretest dan posttest telah diujikan kepada 15 mahasiswa baru 2017 di Universitas Negeri Surabaya. Data penelitian didapat melalui pengamatan dan tes. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Keterampilan komunikasi dianalisis berdasarkan lembar pengamatan keterampilan komunikasi siswa dan hasil belajar siswa dianalisis menggunakan uji t dan N-gain. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran aktif (active learning) dapat meningkatkan keterampilan komunikasi (verbal dan non-verbal) siswa, keterampilan komunikasi (verbal dan non-verbal) berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar. Siswa yang memperoleh peningkatan hasil belajar tinggi cenderung memperoleh persentase keterampilan komunikasi yang tinggi, sebaliknya siswa yang memperoleh peningkatan hasil belajar rendah cenderung memperoleh persentase keterampilan komunikasi yang rendah. Pembelajaran aktif memperoleh respon yang sangat baik dari siswa. Kata kunci: Pembelajaran Aktif, Keterampilan Komunikasi, Hasil Belajar
PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL INQUIRY LABORATORY UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK AMBARWATI, ELI; , SULIYANAH
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil penerapan pembelajaran model Inquiry Laboratory untuk melatihkan keterampilan proses sains peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain One Grup Pretest-Posttest. Penelitian menggunakan satu kelas eksperimen dan dua kelas replikasi untuk melihat konsistensi hasil penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode pengamatan, tes, dan angket. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan pembelajaran model Inquiry Laboratory berkategori sangat baik pada ketiga kelas berturut-urut, yaitu 85,31%, 87,78%, 89,41% (2) hasil keterampilan proses sains peserta didik meningkat secara signifikan antara sebelum dan setelah diterapkan pembelajaran model Inquiry Laboratory dengan rata-rata skor n-gain termasuk kategori sedang pada ketiga kelas, yaitu 0,627; 0,614; 0,627 (3) respon peserta didik terhadap pembelajaran model Inquiry Laboratory berada pada kategori sangat baik pada ketiga kelas, yaitu 84,79%, 79,59%, 82,86%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat bahwa keterampilan proses sains peserta didik meningkat dengan konsisten pada ketiga kelas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran model Inquiry Laboratory dapat melatihkan keterampilan proses sains peserta didik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI GETARAN HARMONIK KELAS X DI SMA NEGERI 1 SRENGAT MUVIDDAH, ZAHROTUL; BUDININGARTI, HERMIN
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan di SMA Negeri 1 Srengat bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran guided discovery, mendeskripsikan kemampuan keterampilan proses sains, dan mengetahui respon peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one-shot case study. Sampel penelitian yakni pembelajaran guided discovery di kelas X di SMA Negeri 1 Srengat diantaranya X-MIPA 1, X-MIPA 2, dan X-MIPA 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan pembelajaran guided discovery terlaksana dengan sangat baik dengan skor berturut-turut 3,24; 3,28; dan 3,30 (2) hasil kemampuan keterampilan proses sains setelah diterapkan model pembelajaran guided discovery menunjukkan bahwa peserta didik memiliki keterampilan proses sains yang baik terbukti dengan hasil tes keterampilan proses sains diperoleh nilai tes klasikal dengan persentase ketuntasan berturut-turut adalah 72%; 86%; dan 89% (3) peserta didik memberikan respon yang baik terhadap model pembelajaran guided discovery untuk melatihkan keterampilan proses sains dengan skor rata-rata diantaranya 77,36; 79,62; dan 75,37. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran guided discovery pada materi getaran harmonik dapat melatikan keterampilan proses sains peserta didik di SMA Negeri 1 Srengat. Kata kunci: Guided Discovery, Keterampilan Proses Sains, Getaran Harmonik