cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Inovasi Pendidikan Fisika
  • inovasi-pendidikan-fisika
  • Website
ISSN : 23024496     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Inovasi Fisika Indonesia(IFI) merupakan jurnal peer-reviewed, ISSN: 2302-4313, yang dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Jurnal ini tersedia gratis untuk seluruh pembaca dan mencakup perkembangan dan penelitian dalam bidang fisika. Jurnal ini diperuntukkan bagi mahasiswa Program Studi Fisika Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 413 Documents
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA VISKOSITAS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY DI SMA NURVITASARI, SITI; , PRABOWO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan alat peraga viskositas sebagai media pembelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model 4D dengan tahapan meliputi Define (pendefinisan), Design (Perencanaan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Alat peraga yang dikembangkan diujicobakan menggunakan uji validitas teoritis dan validitas empiris. Uji validitas teoritis diperoleh dari hasil penilaian ahli dan Uji validitas empiris diperoleh dari hasil ujicoba kepada peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Ngimbang dengan menggunakan ?One Group Pre-test Post-test Design? dengan tiga kelas eksperimen. Data hasil penelitian ini berupa kelayakan alat peraga sebesar 95,38% dengan kategori sangat layak digunakan. Adapun ketuntasan hasil belajar peserta didik sebesar 97,22% dari 108 peserta didik yang tersebar dalam tiga kelas. Sedangkan untuk respon peserta didik didapatkan respon yang sangat positif dengan persentase 90,30%. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa alat peraga viskositas telah layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika materi fluida statis sub materi viskositas dan hukum stokes. Kata kunci: Alat Peraga, Viskositas, Pre-test, Post-test
HIGH SCHOOL STUDENTS PROFILE OF MISCONCEPTION IN KINETIC THEORY OF GASES YOPI PUTRA, LINGGA; JATMIKO, BUDI
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Misconception is student conceptions that oppose the scientist`s. The purpose of this research was to describe students` profile of misconception on kinetic theory of gases before and after remedial instructions using discussion learning model. This research used pre-experimental design with one-group pre-test post-test design. Subject of this research is 36 science class student in Lamongan, Indonesia. Before the instructions conduct, three-tier diagnostic test formatted pre-test is given to reveal student misconceptions profile. Physic instructions using discussion learning model then conducted. After the instructions, the same diagnostic test formatted was given as post-test. Collected data then analyzed to describe student misconceptions profile before and after the instructions. The result show that before the instructional there are misconception students got as average in every sub-concept, after the instructions, misconceptions was reduced. Keywords: Misconception, Remedial, Kinetic theory of gases.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISKUSI KELAS TIPE BUZZ GROUP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ARGUMENTASI ILMIAH PESERTA DIDIK KELAS X MIA MATERI USAHA DAN ENERGI ZAHRATUL HIKMAH, NAILA; SUPRAPTO, NADI
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterlaksanaan penerapan pembelajaran diskusi kelas tipe buzz group pada materi Usaha dan Energi di SMA Negeri 1 Gedangan, mendeskripsikan kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik setelah diberikan pembelajaran diskusi kelas tipe buzz group pada materi Usaha dan Energi di SMA Negeri 1 Gedangan, dan mendeskripsikan respon peserta didik setelah diterapkan pembelajaran diskusi kelas tipe buzz group untuk meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah pada materi Usaha dan Energi di SMA Negeri 1 Gedangan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode penelitian pre-experimental dan desain penelitian menggunakan one group pretest-posttest design, dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 93 peserta didik kelas X MIA di SMA Negeri 1 Gedangan. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran diskusi kelas tipe buzz group untuk meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah pada materi Usaha dan Energi dengan persentase sebesar 91,7% dengan kategori sangat baik. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, lembar pengamatan tes argumentasi ilmiah secara lisan, dan lembar soal pre-test dan post-test, dan angket respon peserta didik. Berdasarkan model Toulmin?s Argumen Pattern (TAP) yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif, diperoleh data pada saat posttest sebesar 2,1% peserta didik berada pada level 2, sebesar 65,6% pada level 3 dan sebesar 32,3% berada pada level 4. Pada saat pretest 100% peserta didik berada pada level 1. Dengan demikian terjadi peningkatan level argumentasi secara tertulis pada ketiga kelas. Analisis data menggunakan uji-t berpasangan dan perhitungan n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran diskusi kelas tipe buzz group pada materi Usaha dan Energi dapat meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik di ketiga kelas tersebut secara signifikan pada ?=5%, dengan nilai rata-rata n-gain sebesar 0,7 berkategori tinggi.Kataikunci: Diskusi kelas, Buzz group, dan Kemampuan Argumentasi Ilmiah
KETERLAKSANAAN MODEL CASE BASED LEARNING (CBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN AGRUMENTASI PESERTA DIDIK KELAS X MADRASAH ALIYAH BILINGUAL KRIAN AMALIAH, QURATUN; SUNARTI, TITIN
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterlaksanaan Case Based Learning (CBL) untuk meningkatkan keterampilan argumentasi peserta didik di Madrasah Aliyah Bilingual Krian. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimen dengan one group pretest posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah 78 peserta didik dari tiga kelas X di Madrasah Aliyah Bilingual Krian. Instrument yang digunakan adalah lembar keterlaksanaan pembelajaran. Hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran dianalisis dengan menghitung skor yang diperoleh dibagi skor rata ? rata dikali seratus. Persentase skor yang diperoleh dikonversikan ke kriteria penilaian keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa keterlaksanaan model CBL dalam meningkatkan keterampilan argumentasi peserta didik termasuk dalam kategori sangat baik dengan rata ? rata persentase 91,40%. Kendala yang dihadapi saat penelitian adalah pada aspek mencari informasi dan membuat langkah ? langkah penyelesaian peserta didik membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini dikarenakan peserta didik belum terbiasa untuk berargumen dalam memecahkan masalah, sehingga peserta didik terlebih dahulu dikenalkan mengenai keterampilan argumentasi sebelum dilaksanakan pembelajaran dengan model CBL. Kata kunci: Case Based Learning, keterlaksanaan pembelajaran
PROFIL PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA SUB MATERI GERAK JATUH BEBAS DENGAN MENGGUNAKAN FOUR TIER DIAGNOSTIC TEST RAHAYU, PUJI; HARIYONO, EKO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil penguasaan konsep siswa pada sub materi gerak jatuh bebas dengan menggunakan four tier diagnostic test. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan mix method tipe embedded. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kedungadem, Bojonegoro, Jawa Timur pada semester genap tahun ajaran 2018/2019 dengan subjek penelitian 50 siswa kelas x. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis profil penguasaan konsep siswa pada sub materi gerak jatuh bebas yang diperoleh dengan mengacu pada kombinasi jawaban four tier diagnostic test. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami miskonsepsi dengan persentase 40,67%. Hasil penelitian menunjukkan siswa juga mengalami paham sebagian konsep sebesar 26,67%, tidak paham konsep sebesar 16,67%, tidak dapat dikodekan sebesar 0,67%, serta paham konsep sebesar 15,33%. Faktor penyebab miskonsepsi yang dialami siswa adalah rendahnya pemahaman konsep siswa serta penggunaan metode mengajar guru yang tidak tepat. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa profil penguasaan konsep siswa pada sub materi gerak jatuh bebas tertinggi adalah pada kategori miskonsepsi. Kata kunci : profil penguasaan konsep siswa, four tier dagnostic test, gerak jatuh bebas
KETERLAKSANAAN MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PENYELESAIAN MASALAH PESERTA DIDIK KELAS X SMA IFFAH, NUR; SUNARTI, TITIN
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil keterlaksanaan pembelajaran inkuiri terbimbing untuk melatihkan keterampilan penyelesaian masalah peserta didik. Jenis penelitian ini adalah pre-experimental dengan desain one-grup pretest-posttest. Penelitian ini menggunakan 1 kelas eksperimen dan 2 kelas replikasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar keterlaksanaan pembelajaran. Hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran dianalisis dengan menghitung persentase data yang diperoleh dari modifikasi rating scale. Persentase rata-rata yang diperoleh kemudian dikonversi ke dalam kriteria penilaian keterlaksanaan pembelajaran. Hasil yang diperoleh yaitu rata-rata keterlaksanaan pada kelas eksperimen sebesar 89% , sebesar 87% pada kelas replikasi 1 dan sebesar 91% pada kelas replikasi 2. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran inkuiri terbimbing terlaksana dengan kategori sangat baik pada ketiga kelas. Kendala yang dihadapi saat penelitian adalah waktu penelitian yang singkat dan keterampilan penyelesaian masalah peserta didik yang masih rendah. Sehingga diperlukan waktu penelitian yang lebih lama untuk menghasilkan penelitian yang lebih baik. Kata kunci: Keterlaksanaan Pembelajaran Inkuiri Terbimbing
MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN PENILAIAN KINERJA BERBASIS LABORATORIUM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR ILMIAH PESERTA DIDIK OKTAVIANI, NIKEN; , WASIS
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan keterampilan berpikir ilmiah peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan penilaian kinerja berbasis laboratorium. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan rancangan one-group pretest posttest design. Penelitian ini menggunakan tiga kelas dengan satu kelas sebagai kelas eksperimen dan dua kelas sebagai kelas replikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir ilmiah peserta didik terjadi peningkatan secara signifikan pada kategori sedang dengan skor n gain sebesar 0,53; 0,53; dan 0,39 dan konsisten meningkat pada ketiga kelas.
UPGRADES HIGH SCHOOL STUDENT CRITICAL THINKING USING GUIDED INQUIRY LEARNING MAULIDIYAH, FITROTUL; , MADLAZIM
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis research aim are to describe the increase of critical thinking ability and quality of learning process with guided inquiry model in high school learners. This research using ?group pre-test and post-test design? with one experimental class and two replication classes. Data will analyzed with some techniques : paired t-test analysis and normalized gain for pre-test and post-test result than analyze of inquiry learning process. The results showed that: (1) the average assessment of learning process using guided inquiry has excellent category, (2) an increase of critical thinking ability in third grade sequentially got 0.35 (medium), 0.59 (medium) and 0.74 (high) in scores and the category. Overall based on the result, implementation of guided inquiry can improve student critical thinking ability about global warming topic.Keywords : Guided inquiry, Critical thinking ability, Global Warming. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kualitas keterlaksanaan pembelajaran model inkuiri terbimbing pada peseerta didik SMA. Penelitian ini menggunakan desain group pre-test and post-test dengan 1 kelas eksperimen dan 2 kelas replikasi. Analisis data menggunakan teknik analisis uji t-berpasangan dan gain ternormalisasi untuk hasil pre-test dan post-test kemudian analisis keterlaksanaan pembelajaran inkuiri. Hasil penelitian menunjukkan (1) rata-rata penilaian keterlaksanaan pembelajaran menggunakan inkuiri terbimbing berkategori sangat baik. (2) peningkatan kemampuan berpikir kritis di ketiga kelas secara beurutan mendapatkan skor dan kategori 0,35 (sedang), 0,59 (sedang) dan 0,74 (tinggi). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pembelajaran menggunakan model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.Kata Kunci : Inkuiri Terbimbing, Kemampuan Berpikir kritis, Pemanasan Global.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN METODE SPOT CAPTURING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA MATERI GERAK HARMONIK SEDERHANA NANDA AGUSTIN, PUTRI; , WASIS
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, motivasi, dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan metode spot capturing. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Rengel dengan sampel sebanyak tiga kelas dengan satu kelas eksperimen dan dua kelas replikasi, yaitu kelas X MIPA 2, X MIPA 1, dan X MIPA 3. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, angket dan tes. Berdasarkan uji normalitas dan homogenitas, data yang diperoleh terdistribusi normal dan sampel berasal dari varians yang homogen. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan metode spot capturing terlaksana dengan sangat baik; 2) Berdasarkan analisis n-gain, motivasi belajar siswa meningkat dalam kategori sedang di tiap kelas; 3) Berdasarkan analisis uji-t berpasangan dan n-gain, hasil belajar siswa aspek pengetahuan mengalami perbedaan dan peningkatan yang signifikan dalam kategori sedang di setiap kelasnya. Hasil belajar siswa aspek keterampilan pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua berada dalam kategori baik di setiap kelasnya. Berdasarkan hal di atas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan metode spot capturing dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Kata kunci : kooperatif tipe STAD, metode spot capturing, motivasi, hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISKUSI DENGAN STRATEGI BEACH BALL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA AYU RACHMAWATI, PUTRI; , WASIS
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan komunikasi siswa setelah menggunakan model pembelajaran diskusi dengan strategi beach ball. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif pre-eksperimental design. Rancangan yang digunakan adalah one-group pretest-posttest design dengan subjek penelitian ini adalah kelas X MIA 2 sebanyak 31 siswa, kelas X MIA 4 sebanyak 35 siswa, dan kelas X MIA 5 sebanyak 30 siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 kali pertemuan. Data hasil penelitian dinyatakan dalam bentuk persentase setiap indikator keterampilan komunikasi pada masing-masing kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi verbal siswa mengalami peningkatan dari pertemuan pertama hingga pertemuan kedua pada ketiga kelas dengan rata-rata persentase sebesar 81,11%, 82,78%, dan 83,33%. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi termasuk dalam kategori baik. Kata kunci: Diskusi, Strategi beach ball, Keterampilan Komunikasi.