cover
Contact Name
Dr. dr. Elman Boy, M.Kes., Sp.KKLP., Subsp.FOMC
Contact Email
implementahusada@umsu.ac.id
Phone
+628112570085
Journal Mail Official
implementahusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Jln.Gedung Arca No. 53 Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Implementa Husada (JIH)
ISSN : -     EISSN : 27220877     DOI : https://doi.org/10.30596/jih.v7i3
Core Subject :
Jurnal Implementa Husada (JIH) is a peer reviewed open access scientific journal in the fields of medicine, health sciences, and healthcare. The journal provides a scholarly platform for researchers, academics, clinicians, healthcare professionals, and other health related scholars to disseminate scientific knowledge, research findings, and evidence based practices that contribute to the advancement of medicine and health. Jurnal Implementa Husada publishes four issues per year, in February, May, August, and November. The journal accepts original research articles, review articles, and case reports, as well as other scholarly manuscripts that are relevant to the journal scope and comply with its editorial policies. The scope of the journal encompasses various areas of medicine and health sciences, including biomedical sciences, clinical medicine, family medicine and primary care, community medicine and public health, and medical and health professions education. Since 2026, Jurnal Implementa Husada has adopted English as the primary language of publication as part of its commitment to increasing the international visibility, accessibility, and dissemination of its published research.
Arjuna Subject : -
Articles 258 Documents
Sosialisasi Pencegahan Obesitas Berdasarkan Indeks Massa Tubuh Ade Raisah; Eka Febriyanti
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i3.11797

Abstract

Abstrak: Obesitas merupakan masalah yang banyak terjadi di zaman modern ini. Obesitas merupakan suatu kelainan akibat penimbunan lemak yang berlebihan. Indeks massa tubuh (IMT) merupakan parameter dalam menentukan seseorang mengalami obesitas atau tidak, parameter ini sering digunakan karena mudah diterapkan, cepat dan memiliki hasil yang tepat. Salah satu faktor yang berperan penting dalam kejadian obesitas adalah aktivitas fisik, yakni segala pergerakan tubuh yang mengeluarkan energi serta membakar lemak. Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya mengenal indeks massa tubuh untuk mengetahui kondisi obesitas serta factor resiko dan penanganannya di masyarakat. Sosialisasi dilakukan dalam bentuk penyuluhan berkelompok dihadiri oleh 40 peserta. Kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat pengetahuan IMT kepada masyarakat.
Hubungan Miopia dengan Konsentrasi Belajar pada Siswa Siswi MAN 1 Medan Rizky Kurniawan Risaf; Taufik Akbar Faried Lubis; Zaldi Z; Heppy Jelita Sari Batubara
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v6i4.23751

Abstract

Myopia is a refractive disorder in which the image is focused in front of the retina due to improper eye accommodation.19 Myopia can result in difficulty seeing distant objects, posing significant challenges in the classroom, particularly when students need to clearly view the blackboard or other learning materials. This visual impairment has the potential to reduce academic performance, as students may struggle to follow lessons effectively, thereby disrupting their ability to concentrate on learning.12 Learning concentration itself is the process of directing one’s attention and thoughts toward learning activities while disregarding irrelevant information in order to focus on specific subject material.25 Methods: This type of research is descriptive analytic research with a cross sectional design. In this study using a sample of 333 people. The data test in this study used univariate test and bivariate test of Chi-Square test. Results: Out of the total of 333 respondents, the largest age group was 16 years old, comprising 122 individuals (36.6%), with the majority being male, totaling 198 respondents (40.5%). The majority of respondents were found to have myopia, with 213 individuals (64%), while 120 respondents (36%) did not experience myopia. A total of 119 respondents (35.7%) reported using eyeglasses, while 214 respondents (64.3%) did not. The level of students’ learning concentration was categorized as high for 120 respondents (36%), moderate for 110 respondents (33%), and low for 103 respondents (30.9%). The Chi-Square statistical analysis revealed a significant relationship between myopia and learning concentration, with a p-value of 0.000 (0.05). Conclusion: There is a significant relationship between the relationship between myopia and learning concentration of students of MAN 1 Medan.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri tentang Infeksi dan Vaksinasi Human Papilloma Virus di Kelurahan Bulian Kota Tebing Tinggi Aulia Fitri; Aidil Akbar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i3.11907

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Salah satu kesejahteraan perempuan yang harus diperhatikan adalah ketika perempuan menjalani usia produktif dimana yang ditandai dengan menstruasi, dari hal tersebut harus pula diperhatikan dengan baik dalam segi sosial maupun dalam segi kesehatan reproduksi. Menurut World Health Organizations (WHO) kanker adalah salah satu penyebab kematian paling umum diseluruh dunia dengan 8,2 juta kematian pada tahun 2012. Kankser serviks adalah kanker paling umum kedua diantara wanita diseluruh dunia dengan kasus lebih dari 85% terjadi di negara berkembang dan 90% disebabkan oleh HPV. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang infeksi dan vaksinasi HPV di kelurahan Bulian Kota Tebing Tinggi. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional (potong lintang) dimana bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang infeksi dan vaksinasi HPV di kelurahan Bulian Kota Tebing Tinggi. Hasil: Tingkat pengetahuan infeksi tentang HPV sebagian besar memiliki kategori cukup baik sebanyak 77 orang (51,7%). Tingkat sikap terhadap infeksi tentang HPV kebanyakan memiliki kategori baik sebanyak 122 orang (81,3%). Tingkat pengetahuan terhadap vaksinasi HPV sebagian besar memiliki kategori baik sebanyak 102 orang (68%). Tingkat sikap terhadap vaksinasi tentang HPV kebanyakan memiliki kategori cukup baik sebanyak 75 orang (50%). Kesimpulan: Tingkat pengetahuan infeksi tentang HPV dan tingkat sikap terhadap vaksinasi tentang HPV kebanyakan memiliki kategori cukup baik. Untuk tingkat sikap terhadap infeksi tentang HPV dan tingkat pengetahuan terhadap vaksinasi HPV sebagianbesar adalah kategori baik.Kata Kunci : Human Papilloma Virus, Kanker Serviks, Pengetahuan, Sikap, Vaksinasi
Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Legundi dalam Menghambat Kerja Mycobacterium tuberculosis secara In Vitro Imas Putri Munthe; Humairah Medina Liza Lubis
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i4.21569

Abstract

Latar Belakang. Menurut laporan WHO tahun 2021 diperkirakan 10 juta orang terkena tuberkulosis (TB). Kegagalan pengobatan serta munculnya kasus Multiple Drug Resistance dan TB laten menjadi permasalahan utama. Hal ini disebabkan karena Mycobacterium TB (MTb) beradaptasi dengan baik dan bertahan dalam menghadapi respons kekebalan tubuh host dengan cara mengganggu kerja sitokin dalam mengatur respons imun. Daun legundi memiliki senyawa bioaktif yang menunjukkan efek anti-inflamasi, antibakteri, sifat sitotoksik, analgesik, antioksidan, dan antijamur. Penggunaan daun legundi yang tidak memiliki efek samping dapat digunakan sebagai pengganti obat anti-TB sintetik. Tujuan. Menganalisis ekstrak daun legundi sebagai pertimbangan terapi antiTB tanpa efek samping yang tertuju pada respons imun. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain cross sectional pada kultur sel MTb yang diperoleh dari dahak penderita TB paru yang dikelompokkan menjadi 8 kelompok perlakuan dengan pemberian kstrak daun legundi 10%, 20%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Hasil. Didapatkan Kadar Hambat Minimum dan Kadar Bunuh Minimum yang paling baik ditemukan pada pemberian ekstrak daun legundi dengan konsentrasi 75% dan 100%. Kesimpulan. Daun legundi memiliki aktivitas sebagai antituberkulosis dengan cara menghambat kerja MTb secara in vitro.
Penatalaksanaan Katarak pada Anak Zaldi Zaldi; Aryani Atiyatul Amra; Franky Frans Sihombing
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i3.5867

Abstract

Objektif :Dilaporkan suatu tindakan Ekstraksi katarak ekstra kapsular ( EKEK ) dengan implantasi lensa intraokular ( LIO ) pada pasien katarak pada anak.Metode :Seorang anak laki-laki, berusia 7 tahun dibawa orang tuanya ke RSUD dr. Pirngadi Medan dengan keluhan bercak putih pada mata kiri. Hal ini telah diketahui sejak 4 tahun yang lalu disertai pandangan kabur perlahan dan memberat dalam 6 bulan ini. Penurunan ketajaman penglihatan ( visus ) tidak disertai mata merah dan riwayat trauma. Pada pemeriksaan oftalmologi didapatkan visus mata kanan : 6/18 dengan pinhole menjadi 6/6 dan visus mata kiri : hand movement ( 1/300 ). Segmen anterior kedua mata dalam batas normal kecuali lensa kristalina mata kiri keruh. Pasien didiagnosis dengan Katarak anak pada mata kiri. Pasien direncanakan untuk tindakan Ekstraksi katarak ekstra kapsular dengan implantasi lensa tntraokular dengan anestesi umum.Hasil :Setelah tindakan Ekstraksi katarak ekstra kapsular ( EKEK ) dengan implantasi lensa intraokular maka ketajaman visus mata kiri meningkat.Kesimpulan :Tindakan Ekstraksi katarak ekstra kapsular ( EKEK ) dengan implantasi lensa intraokular dapat memperbaiki tajam penglihatan pada pasien katarak anak.
Pemeriksaan Status Kesehatan pada Warga Lansia dan Edukasi pada Warga di Kelurahan Sei Mati Lingkungan II Rara Nuova Fifada; Elman Boy; Hasanul Arifin
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i1.16794

Abstract

Pendahuluan: Lanjut Usia merupakan  tahap akhir perkembangan pada siklus kehidupan manusia dan ditandai dengan gagalnya seseorang untuk mempertahankan keseimbangan kesehatan, dan kondisi stres fisiologisnya.Lansia juga berkaitan dengan penurunan daya kemampuan, kehidupan dan kepekaan secara individu. Populasi penduduk Indonesia berjumlah 268.583.016 juta orang dan terdapat 9,92% atau 26,82 juta adalah lanjut usia.pada lanjut usia ini banyak penyakit yang mungkin terjadi pada sebagian besar perempuan dan laki laki, seperti hipertensi kolesterol,diabetes dan asam urat. Tujuan : Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat. Metode yang digunakan yaitu dengan cara door to door kerumah rumah warga dengan melakukan survey dan penyuluhan kesehatan.Kata kunci: Edukasi, Lanjut usia,Pemeriksaan kesehatan
Self-Efficacy and Tutorial Performance of First-Year Students in The Faculty of Medicine Irsyad Muhammad Sumarna; Umatul Khoiriyah
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v7i2.27485

Abstract

Introduction: PBL (Problem Based Learning) is a common learning method in medical faculty around the world. Tutorials are the main learning activity in PBL. Internal (self-efficacy) and external (learning model) factors affect student learning performance. This study aims to determine the relationship between self-efficacy and tutorial performance of first year students of the Faculty of Medicine, Islamic University of Indonesia.Method: This study used a quantitative method with a cross-sectional observational design. The research instruments used in the study were the General Self-Efficacy Scale (GSES) that had been adapted in Bahasa Indonesia and the tutorial activity score of Block 1.6 Endocrine and Reproductive Systems of the 2021 Competency-Based Curriculum (CBC).Result: There is a significant relationship between self-efficacy and tutorial performance (p0.05). There is a significant difference in tutorial performance based on gender, motivation to enter FK and participation in student organizations.Discussion: There is a relationship between self-efficacy and student activeness in tutorial performance. However, tutorial performance is also related to several confounding variables, which are gender
Mencegah Stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan pada Masyarakat Kelurahan Pasar Merah Barat Bincar Robinson Hutasuhut; Shahrul Rahman
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i2.11591

Abstract

Abstrak:MasalahgizidiIndonesiasepertimasalahkekurangangizidankelebihangizi.BebangizigandaataupunDouble Burden of Malnutrition(DBM) adalah keadaan ko-eksistensi antara kekurangan gizi maupun kelebihan gizi makronutrien ataupun mikronutrien pada sepanjang kehidupan. Stunting ialah kondisi gagal pada pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak akan terlalu pendek pada seusianya. Asupan energi dan zat gizi yang tidak atau kurang memadai, maupun penyakit infeksi adalah salah satu faktor faktor yang sangat berperan pada masalah stunting. Pemerintah di Indonesia sudah meluncurkan Gerakan 1.000 Hari Pertama Kehidupan yang dikenal juga sebagai 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) Gerakan yang bertujuan untuk mempercepat perbaikan gizi untuk memperbaiki kehidupan anak-anak di Indonesia pada masa mendatang. Tumbuh kembang anak sangat perlu diperhatikan setelah dua tahun, kerena tumbuh kejar masih akan berkembang sampai usia anak usia pubertas. Ada tiga fase dalam tumbuh kembang, fase pertama perlambatan tajam pada komponen bayi mempresentasikan pada pertumbuhan fetal, fase kedua perlambatan perlahan komponen anak yang dimulai dari paruh kedua pada masa bayi dan berlanjut sampai maturitas, dan fase ketiga pubertas,pertumbuhananakakanberlanjut.Padatiapfaseregulatorhormonberbeda,sehinggaintervensi gizi yang diberikan harus speseifik. Bisa di disimpulkan perbaikan pada dalam tumbuh kembang anak setelah masa gagal tumbuh awal masih bisa diintervensi untuk mencegah gagal tumbuh padaanak.
Impact of Education Level on Waist Circumference Among University Workers Tira Alfiani Laariya; Cita Eri Ayuningtyas; Nurul Putrie Utami; Fauzan Achmad Maliki
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v6i3.25877

Abstract

Introduction: Waist Circumference (WC) may be a more accurate indicator of obesity than BMI because it is a simple and more practical method of assessing abdominal fat deposition. The level of education may be associated with waist circumference. The study aims to investigate the relationship between educational level and waist circumference (WC) among workers at a university in Yogyakarta. Method: The study enrolled 497 participants as part of a medical check-up event in December 2022, using a total sampling approach. Education level was determined by secondary data and classified into two groups: group I (senior high school and bachelor's degrees), and group II (master's and postgraduate degrees). Mann-Whitney and logistic regression models were used to estimate associations. Result: There were significant mean differences in WC between group I (82.83 cm) and group II (93.13 cm) with a p-value 0.05. WC was significantly higher among university workers with higher education levels.  A higher degree of education had 2,4 greater risks for higher WC than others (OR: 2,464 [1,674-3,627]). Discussion: Higher WC is strongly associated with a higher level of education in this study. University workers with higher levels of education should be the primary target of public health programs aimed at reducing obesity.
Laporan Kasus Kunjungan Rumah pada Pasien Hipertensi Esensial Grade 2 Tohri Tohir; Pinta Pudiyanti Siregar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i3.11489

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang. Berdasarkan penyebabnya hipertensi menjadi hipertensi primer (esensial) dan hipertensi sekunder. Data World Health Organization (WHO) 2015 menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi di dunia mencapai sekitar 1,13 miliar individu, artinya1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi. Jumlah penderita hipertensi di perkirakan akan terus meningkat mencapai 1,5 miliar individu pada tahun 2025, dengan kematian mencapai 9,4 juta individu.Ny. M 50 tahun, Keluhan utama sakit kepala, hal ini dirasakan oleh pasien kurang lebih 4 tahun ini. Sakit kepala dirasakan pasien saat berjalan atau beraktivitas berlebihan. Keluhan dirasakan hilang timbul, hilang ketika pasien istirahat dan semakin memberat ketika pasien stress atau kekelahan. Selain itu pasien juga mengeluhkan sakit pada bagian belakang leher. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum baik. Pemeriksaan tanda vital ditemukan Tekanan Darah : 165/120 mmHg. Pasien telah diberikan terapi farmakologis dan terapi non farmakologis. Terdapat perubahan perilaku pada pasien yaitu obat anti hipertensi di minum secara rutin setiap hari dan menerapkan pola hidup sehat seperti mengurangi konsumsi garam pada makanan dan melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga selama 30 menit walaupun belum secara rutin dan pasien mulai ingin pergi ke pelayanan kesehatan untuk control tekanan darah secara berkala.

Page 2 of 26 | Total Record : 258