cover
Contact Name
Dr. dr. Elman Boy, M.Kes., Sp.KKLP., Subsp.FOMC
Contact Email
implementahusada@umsu.ac.id
Phone
+628112570085
Journal Mail Official
implementahusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Jln.Gedung Arca No. 53 Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Implementa Husada (JIH)
ISSN : -     EISSN : 27220877     DOI : https://doi.org/10.30596/jih.v7i3
Core Subject :
Jurnal Implementa Husada (JIH) is a peer reviewed open access scientific journal in the fields of medicine, health sciences, and healthcare. The journal provides a scholarly platform for researchers, academics, clinicians, healthcare professionals, and other health related scholars to disseminate scientific knowledge, research findings, and evidence based practices that contribute to the advancement of medicine and health. Jurnal Implementa Husada publishes four issues per year, in February, May, August, and November. The journal accepts original research articles, review articles, and case reports, as well as other scholarly manuscripts that are relevant to the journal scope and comply with its editorial policies. The scope of the journal encompasses various areas of medicine and health sciences, including biomedical sciences, clinical medicine, family medicine and primary care, community medicine and public health, and medical and health professions education. Since 2026, Jurnal Implementa Husada has adopted English as the primary language of publication as part of its commitment to increasing the international visibility, accessibility, and dissemination of its published research.
Arjuna Subject : -
Articles 258 Documents
Pengaruh Kelas Ibu Hamil terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil di Desa Sambirejo Kabupaten Langkat Bunail Isna Alfarisi; Humairah Medina Liza Lubis
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i3.18925

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian yang tinggi menjadi masalah nasional yang memprihatinkan. Di Indonesia, Angka Kematian Ibu (AKI) masih berada pada kisaran 305 per 100.000 kelahiran hidup. Kelas ibu hamil menjadi salah satu upaya nasional untuk menurunkan Angka Kematian Ibu di Indonesia. Kelas ibu hamil akan memberikan pengetahuan mengenai perkembangan kehamilan, tanda-tanda persalinan, teknik-teknik relaksasi, perawatan prenatal, gizi yang baik selama kehamilan, persiapan untuk persalinan, perawatan bayi baru lahir serta mencakup aspek-aspek psikologis, seperti manajemen stres, dukungan sosial, dan pentingnya kesehatan mental selama kehamilan. Metode: Jenis penelitian yang direncanakan adalah survei analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 27 orang. Data dianalisis dengan uji univariat dan uji bivariat menggunan T Dependent. Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan pada pre-test sebesar 73.52, sedangkan pada post-test meningkat menjadi 92.78. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan rata rata pengetahuan sebesar 19.26. Hasil analisis uji statistik menggunakan uji T dependent juga menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,001 alpha (0,05). Kesimpulan:Terdapat pengaruh kelas ibu hamil terhadap peningkatan pengetahuan Ibu Hamil di Desa Sambirejo Kabupaten Langkat.Kata kunci: Angka Kematian Ibu, kelas ibu hamil, pengetahuan
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Ibu Terhadap Pemeriksaan Mata di Anak-Anak di Puskesmas Gunungpati Semarang Dedeh Kurniasih; Trilaksana Nugroho; Andhika Guna Dharma
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i2.4627

Abstract

Introduction: Early years of life are very important in the development of eyes and vision. Each disorder at this stage can cause severe visual impairment or blindness. Eye examination in children is not only the child's right, but also the obligation of the parents to monitor and evaluate it.Objectives: To determine the relationship of socio-demographic factors and knowledge with the behavior of mothers towards eye examinations in children in the Gunung Pati Primary Health Care, Semarang.Methods: This study was an observational analytic with a cross sectional approach. The sample size was 47 respondents. The instrument used was a questionnaire that had previously been tested for validity and reliability. Data were analyzed using SPSS 15.0 statistical test techniques with Chi square test.Results: There was a significantly correlation between the level of education with the behavior of mothers ( p=0.004), and between the knowledge with behavior of mothers towards eye examination in their children (p=0,018). The multivariate analysis showed that the knowledge was the most dominant factor determine the behavior of the mother (p=0.03; OR=5,74; 95% CI=1,12-29,46).Conclusion: Appropriate maternal education and counseling strategies on the basis of eye health examinations and the importance of undergoing regular eye examinations are needed in improving eye health in children.
Hubungan antara Stres dan Paritas Ibu dengan Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil di Kota Medan Hifzhan Razaqa; Cut Mourisa
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v4i4.17131

Abstract

Latar Belakang : Mual dan muntah yang parah, atau hiperemesis gravidarum, adalah penyebab utama rawat inap pada trimester pertama dan indikasi paling umum kedua untuk rawat inap kehamilan secara keseluruhan. Mual dan muntah kehamilan umumnya sering terjadi, biasanya dimulai pada sekitar 6-8 minggu kehamilan dan umumnya mereda pada minggu 16-20. Hiperemesis gravidarum diperkirakan terjadi pada 5 per 1000 kehamilan. Menurut sumber lain hiperemesis gravidarum terjadi pada 0.5% hingga 2% kehamilan. Banyak faktor-faktor yang bisa menimbulkan hiperemesis gravidarum, stres telah dikaitkan dengan peningkatan risiko hiperemesis gravidarum. Pada Paritas ibu, Insiden hiperemesis gravidarum lebih tinggi pada kehamilan ganda, penyakit molar dan sindrom Down. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan stres dan paritas ibu dengan hiperemesis gravidarum yang terjadi pada ibu hamil di kota Medan. Metode : Analitik Korelasi dengan pendekatan cross sectional study, metode pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Data penelitian ini diperoleh dari data primer menggunakan instrument kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square Test. Hasil : Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas ibu hamil mengalami stres sedang (45%), hiperemesis gravidarum sedang (66%), paritas primipara (73%). Hasil analisis bivariat antara hubungan stres dengan hiperemesis gravidarum adalah p = 0.028 dan hubungan paritas dengan hiperemesis gravidarum adalah p = 0.000 (P0.05). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara stres dan paritas dengan hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di kota MedanKata Kunci: Stres, Paritas, Hiperemesis Gravidarum 
Upaya Pencegahan Penyebaran Penyakit dengan Menerapkan Etika Batuk dan Bersin Helvi Ramadhani; Febrina Dewi Pratiwi Lingga
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v4i1.12845

Abstract

Abstrak: Etika batuk dan bersin diterapkan untuk semua orang terutama pada kasus infeksi dengan jenis transmisi airborne ke udara dalam bentuk percikan dahak (droplet) yang bisa menyebabkan penyebaran kuman. Hal ini diperlukan untuk mencegah tersebarnya bakteri dan virus infeksius. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) etika batuk dan bersin yang benar yaitu menggunakan masker bila flu atau batuk, gunakan tisu untuk menutup hidung dan mulut dan buang tisu ketempat sampah tertutup, jika tidak membwa masker atau tisu, tutup mulut saat batuk atau bersin dengan lengan atas bagian dalam atau siku bagian dalam, lanjutkan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer berbasis alcohol.  Edukasi Kesehatan berupa edukasi dan sosialisasi perlu dilakukan guna mencegah penyebaran penyakit infeksius dan menjadikan masyarakat terutama anak anak dapat menerapkan perilaku hidup sehat agar berperan aktif dalam upaya mewujudkan derajat Kesehatan yang optimal. Metode yang digunakan adalah dengan penyuluhan berupa edukasi dengan menjelaskan secara langsung kepada anak anak tentang etika batuk dan bersin sehingga diharapkan kebiasaan dan perilaku etika batuk yang benar dapat diterapkan dikehidupan sehari hari sebagai bentuk perwujudan perilaku sehat.
Analisis Kemoterapi Platinum terhadap Rasio Neutrofil-Limfosit pada Pasien Karsinoma Nasofaring di RS PKU Muhammadiyah Gombong Abdul Ghozi; Muhammad Almanfaluthi; Stefani Widodo; Oke Kadarullah; Abidah Safithri
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v6i2.23537

Abstract

Pendahuluan: Karsinoma Nasofaring (KNF) merupakan kanker yang tumbuh di area nasofaring dan masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Salah satu opsi pengobatan utama untuk KNF adalah kemoterapi berbasis platinum, yang dapat menekan pertumbuhan sel kanker dan meningkatkan harapan hidup. Rasio Neutrofil-Limfosit (RNL) sering digunakan untuk memantau aktivitas peradangan dan imunitas pada pasien kanker. Tujuan: Menilai perbedaan RNL sebelum dan sesudah kemoterapi berbasis platinum pada pasien KNF di RS PKU Muhammadiyah Gombong, serta mengamati signifikansi perubahan RNL sebagai penanda keberhasilan terapi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi mencakup pasien KNF yang tercatat menjalani kemoterapi berbasis platinum minimal satu siklus. Data diperoleh dari rekam medis yang meliputi usia, jenis kelamin, serta hasil pemeriksaan darah lengkap (jumlah neutrofil dan limfosit). Perubahan RNL sebelum dan sesudah kemoterapi dianalisis menggunakan uji beda berpasangan (paired t-test) setelah uji normalitas. Hasil: Dari 54 pasien yang memenuhi kriteria, sebagian besar berusia 60-78 tahun dan terdiagnosis KNF stadium lanjut. Rerata RNL sebelum kemoterapi sebesar 3,4 dan menurun menjadi 2.5 setelah kemoterapi. Uji statistik menunjukkan p0,05, menandakan adanya penurunan bermakna RNL pascakemoterapi. Meskipun demikian, sekitar 14,8% pasien tidak mengalami perubahan RNL signifikan, yang diduga berkaitan dengan komorbid atau infeksi tertentu. Kesimpulan: Terdapat perbedaan bermakna RNL sebelum dan sesudah kemoterapi berbasis platinum pada pasien KNF. Penurunan RNL ini mengindikasikan respon positif terapi dan berkurangnya proses inflamasi. Dengan demikian, RNL dapat digunakan sebagai indikator sederhana untuk memantau efektivitas kemoterapi pada KNF, meski faktor komorbid dan infeksi harus turut diperhatikan
Validasi Kuesioner Kepatuhan Protokol Kesehatan COVID-19: Analisa Eksploratori Faktor dan Nilai Titik Potong Pinta Pudiyanti Siregar; Des Suryani
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i2.8116

Abstract

The COVID-19 pandemic has forced many countries in the world to enforce strict health protocols. The public is expected to comply with the protocol in an effort to reduce the number of morbidity and even death due to COVID-19 which is increasing. We need a measuring tool that can be trusted both validity and reliability so that it can determine the extent to which the community adheres to health protocols. From 88 respondents, it was found that the value of the questions on this questionnaire had a good measuring value. This questionnaire is an alternative to measure community compliance in carrying out health protocols during the COVID-19 pandemic. Further research is needed to assess this questionnaire so that it has more appropriate validity and reliability in assessing community compliance.
Peran Cytotoxic T Lymphocyte Antigen 4 (CTLA-4) pada Penyakit Manusia Ismatul Fauziah Rambe
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i3.20462

Abstract

Abstrak: Gen CTLA-4 merupakan gen yang mengkode protein CTLA-4. Protein ini terutama diekspresikan pada permukaan sel T, salah satu jenis sel darah putih yang berperan penting dalam imunitas adaptif. Saat aktif, CTLA-4 bersaing dengan protein lain yaitu CD28, untuk mengikat molekul B7 pada antigen presenting cell (APC). Berbeda dari CD28 yang mendorong aktivasi sel T saat berikatan dengan B7, CTLA-4 mengirimkan sinyal penghambatan, sehingga mengurangi respons sel T dan mencegah aktivasi kekebalan yang berlebihan. Beberapa contoh penyakit autoimmune yang dikaitkan dengan CTLA-4 adalah rheumatoid arthritis (RA), Diabetes mellitus tipe 1 (DM tipe 1), Systemic Lupus Erythematosus (SLE), kanker dan lainnya. Penelitian masih terus dilakukan hingga kini yang berkaitan dengan penyakit lain  maupun peran gen CTLA-4 dalam  tatalaksana suatu penyakit.Kata kunci: CTLA-4, Autoimun, sel T.
Pengaruh Pemberian Kopi Robusta (Coffea canephora) terhadap Kadar Trigliserida pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar (Rattus norvegicusL.) Sari Juliana Ariska; Ilham Hariaji
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i1.4572

Abstract

Latar Belakang: Kopi merupakan komoditas perkebunan yang sangat menguntungkan, selain untuk konsumsi dalam negeri, komoditas ini juga merupakan komoditi ekspor yang baik dan memiliki nilai ekonomis tinggi dipasaran dunia. Indonesia tercatat sebagai pengekspor kopi Arabika no.3 dan produsen utama kopi Robusta.Kopi mempunyai efek bipolar, yaitu mempunyai zat kafestol dan zat kafein. Kandungan kafestol dalam kopi dapat meningkatkan kadar trigliserida dengan cara menghambat mekanisme oksidasi, mencegah pemecahan trigliserida menjadi energi sehingga kadar trigliserida dalam darah meningkat,sedangkan zat kafein yang terkandung dalam kopi dapat menurunkan kadar trigliserida dengan cara meningkatkan beta oksidasi, sehingga trigliserida semakin banyak dipecah menjadi energi dan menyebabkan kadar trigliserida dalam darah menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kopi robusta (Coffea canephora) terhadap kadar trigliserida pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus L.). Metode: Penelitian ini menggunakan metode True Experiment dengan pretest-posttest with control group design. Menggunakan sampel 24 ekor tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus L.) yang terbagi atas 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 6 ekor tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus L.). Pada kelompok 1 yaitu kelompok kontrol, kelompok 2 merupakan kelompok perlakuan pertama, kelompok 3 merupakan kelompok perlakuan kedua, kelompok 4 merupakan kelompok perlakuan keempat. Hasil: Terdapat perbedaan kadar trigliserida yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian kopi robusta pada semua kelompok perlakuan dengan nilai p=0,000 (p0,05). Kesimpulan: Terdapat penurunan kadar trigliserida pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus L.) setelah pemberian kopi robusta.Kata kunci: Kopi robusta (Coffea canephora), trigliserida, tikus putih jantan (Rattus norvegicus L.)
Hubungan Kejadian Tuberkulosis Paru dengan Riwayat Vaksinasi BCG pada Pasien Dewasa di Puskesmas Medan Area Selatan Elman Boy; Muhammad Salim Hafizh; Muhammad Hendarta; Khairatul Fithriyah; Dwi Nurul Rahmadani; Dinda Etika Sury; Khofifah Indrawati Tanjung; Delva Anzani; Bahdi Satya Prawira Harahap
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v4i3.16327

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang menjadi penyebab utama kematian di dunia. Dengan mendapatkan vaksinasi Bacillus Calmette-Guerin (BCG), TB paru dapat dicegah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan imunisasi BCG untuk membantu mencegah tuberkulosis. Hasilnya, kami menyelidiki hubungan antara prevalensi TB paru dan riwayat imunisasi BCG pada pasien dewasa.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian tuberkulosis paru dengan riwayat vaksinasi BCG pada pasien dewasaMetode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional di Puskesmas Medan Area Selatan. Subyek penelitian adalah pasien tuberkulosis yang telah dikonfirmasi pemeriksaan penunjang dengan rapid molecular test (TCM). Riwayat vaksinasi BCG diperoleh melalui interogasi dan inspeksi lengan kiri atau kanan subjek. Sampel dipilih dengan cara total sampling. Subjek penelitian berjumlah 21 orang dengan rentang usia dewasa (26-65 tahun), 12 orang wanita dan 9 orang pria. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui korelasinyaHasil: Dari 21 subjek, 71,4% telah diimunisasi dan 28,6% belum diimunisasi. rentang usia yang diperoleh adalah dewasa 38,1% dan lansia 61,9%. Karakteristik Jenis Kelamin diperoleh 57,1% perempuan dan 9% laki-laki. Karakteristik berdasarkan status pendidikan diperoleh SD 33,3%, SMP 0%, SMA 52,4%, Sarjana 14,3%. Karakteristik status ekonomi diperoleh tinggi 28,6%, sedang 52,4%, rendah 19,0%. Tidak ada hubungan antara status imunisasi BCG dengan TB Paru (p=0,481).Kesimpulan: Tidak ada hubungan imunisasi BCG dengan kejadian TB paru dewasa.
Edukasi Pencegahan Diare pada Anak di SDN Kelurahan Sudirejo II Kota Medan Salsabila Shafiyah Rachmad; Pinta Pudiyanti Siregar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 4 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i4.11699

Abstract

Diare adalah buang air besar lebih dari 3 kali dalam sehari dengan kotoran berbentuk cair atau lembek. Diare sering terjadi terutama pada anak anak dikarenakan kurang menjaga kebersihan makanan dan kebersihan tangan. Dampak buruk dari diare adalah dehidrasi dimana anak akan menjadi kekurangan cairan. Kematian akibat dehidrasi sering terjadi karena keterlambatan orang tua dalam penanganan diare pada anak. Faktor resiko dari diare biasanya dikarenakan kurang memperhatikan kebersihan lingkungan, tidak mencuci tangan terutama saat sebelum makan dan sesudah makan. Kegiatan edukasi tentang pencegahan diare ini dilakukan pada siswa/i di SDN 060819 desa sudirejo II kecamatan medan kota pada 1 september 2022 yaitu dengan menampilkan vidio animasi tentang pencegahan diare dan mempraktekkan langkah mencuci tangan dengan benar menurut WHO. Setelah diberikan edukasi tentang pencegahan diare dilakukan juga sesi tanya jawab untuk menilai apakah para siswa/i SDN 060819 desa sudirejo II sudah paham dengan materi yang disampaikan dan memberikan hadiah kepada siswa/i yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar. Dengan adanya penyuluhan ini diharapkan para siswa/i dapat mencegah dan terhindar dari diare.

Page 3 of 26 | Total Record : 258