cover
Contact Name
HIJRAH IRWAN
Contact Email
hijrahirwan0806@gmail.com
Phone
+6282238074848
Journal Mail Official
hijrahirwan0806@gmail.com
Editorial Address
Universitas Cenderawasih, Gedung D FEB UNCEN Kampus Waena, Jl. Kamp Wolker Yabansai, Jayapura, Papua 99351
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan (JKESP)
ISSN : 23556323     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan is a blind-review journal published three times a year (April, August, and December). The journal features various articles based on philosophical, conceptual, and theoretical insights, critical reviews, and research findings in the fields of development economics and economic development.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
Analisis Elastisitas Dan Daya Serap Tenaga Kerja Sektor Industri Kecil Di Provinsi Papua Dominggus Marey; Balthazar Kreuta; Fajril A. Kaimudin; Yundy Hafizrianda
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 7 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v7i3.2184

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar daya serap tenaga keja industri kecil terhadap tenega kerja Provinsi Papua dan seberapa besar elastisitas tenaga kerja sektor industri kecil terhadap perluasan kesempatan kerja di Provinsi Papua. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan dalam penelitian ini yakni menggunkkan teknik analisis daya serap serta laju pertumbuhan tenaga kerja dan nilai produksi industri kecil. kemudian untuk mengetahui rata-rata elastisitas tenaga kerja sektor industri kecil di Provinsi Papua mengunakan model analisi regresi sederhana dengan metode kuadrat terkecil (Ordinal Least Square). Model regresi sederhana yang dipergunakan untuk menjelaskan hubungan antara nilai produksi industri kecil terhadap perluassan kesempatan kerja di Provinsi Papua berdasarkan pada fungsi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata daya serap tenaga kerja sektor industri kecil selama sembilan belas tahun sebesar 1,48 persen. Rata-rata pertumbuhan tenaga kerja industri kecil tahun pada 1997-2016 di provinsi Papua sebesar 2 persen. Rata- rata pertumbuhan produksi pada tahun 1997-2016 industri kecil di Provinsi Papua sebesar 4 persen. Besar elastisitas kesempatan kerja sektor industri kecil di Provinsi Papua selama kurun waktu 1997-2016 dalam regresi adalah 0,508. Dengan demikian dapat digeneresasikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang didindikatorkan dengan melalui perkembangan nilai produksi industri kecil memiliki pengaruh positif dan cukup signifikan terhadap peningkatan kesempatan kerja di sektor industri kecil. Berdasarkan nilai elastisitasnya sebesar 0,508, sektor ini memiliki sifat yang inelastis, artinya setiap perubahan atau kenaikan pada total produksi industri kecil sebesar 1 persen, ceteris paribus, maka akan mendorong peningkatkan kesempatan kerja pada sektor industri kecil hanya sebesar 0,508 persen. Dengan kata lain industri kecil di Provinsi Papua terjadi skala hasil yang meningkat (decreasing retun to scale) dimana kenaikan output industri kecil memiliki proporsi yang lebih kecil dibandingkan dengan penambahan input. Kata Kunci: Daya Serap, Elastisitas, Tenaga Kerja, Sektor Industri
Analisis Pengaruh Nilai Ekspor, Impor, Dan Investasi (PMDN & PMA) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Papua Periode 2010-2020 Tince Rumalutur; Irmala Tri Wulandari; Elsyan Rienette Marlissa; Transna Putra Urip
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i3.2185

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menganalisis pengaruh nilai ekspor, impor, investasi PMDN, dan investasi PMA terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010 sampai dengan 2020 secara parsial//individual. 2) Untuk menganalisis pengaruh nilai ekspor, impor, investasi PMDN, dan investasi PMA terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010 sampai dengan 2020 secara simultan/serentak. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui website Badan Pusat Statistik Provinsi Papua. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif dengan model analisis regresi linier berganda. Dalam penelitian ini menggunakan IBM SPSS Statistics 25 sebagai alat estimasi. Hasil peneltian menunjukkan bahwa: 1) Secara parsial (individual) nilai ekspor berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. Sementara untuk variabel nilai impor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. Sedangkan nilai investasi PMDN berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. Kemudian nilai investasi PMA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. 2) Secara simultan (bersama-sama) nilai ekspor, impor, investasi PMDN, dan investasi PMA tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. Dengan meningkatnya nilai ekspor dan investasi PMDN, serta penurunan nilai impor dan investasi PMA akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua.Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Ekspor, Impor, Investasi PMDN, dan Investasi PMA.
The Economic Growth Resilience Analysis Of Papua Province During The Covid-19 Pandemic Robert M. WST. Marbun; Charley M. Bisai
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i3.2186

Abstract

This study is: 1) To analyze the economic growth trends (GRDP on the basis of 2010 constant prices) of Papua Province during the Covid-19 pandemic, namely from 2020 to 2021. 2) To compare the economic growth of Papua province with other provinces during the period. This study used secondary data obtained through the website of the Central Statistics Agency, as well as Bank Indonesia. The analytical method used in this study is a qualitative descriptive analysis. The research employs literature review to retrieve data, as well as referrals from various sources to support the study. The results show that: 1) GRDP growth rate from 2010 to 2020 was 2.39 percent, and 15.11 percent in 2021. In comparison with 2019, the growth is -15.74 percent, significantly higher than 2019. 2) Papua's economic growth exceeds that of other provinces in Indonesia. Supported by the primary sector, namely mining and quarrying, which expanded by a substantial amount of 29.92 percent. In addition to the primary sector, the tertiary sector also contributes to growth, namely information and communication (5.35 percent), health services (5.17 percent), and the secondary sector, which grew by 3.84 percent.Keywords: Economic growth rate, GRDP, Covid-19.
Pengaruh Perdagangan Terhadap Kesejahteraan Pedagang Masyarakat Lokal Di Perbatasan RI-PNG Elsyan Rienette Marlissa; Sarlota Arrang Ratang; La Maga
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i3.2187

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1. Untuk mengetahui pengaruh perdagangan terhadap kesejahteran pedagang masyarakat lokal perbatasan RI-PNG.2. Untuk mengetahui faktor-faktor dan strategiyang mendukung dan menghambat perdagangan masyarakat lokal di daerah perbatasan RI –PNG. Data yang digunakan data sekunder dan primer berupa wawancara menggunakan kuesioner denganalat analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats) dalam penyusunan strategi perdagangan terhadap keaejahteraan pedagang di kawasan perbatasan RI-PNG. Hasil penelitian yaitu 1). Profil perdagangan terhadap kesejahteraan pedagang masyarakat lokal perbatasan PNG terdapat beberapa karakteristik dalam penelitian ini, yaitu : Suku, umur/ Usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, Bentuk Usaha dan Lama Usaha, Pendapatan Pedagang Sebanyak 5 responden pedagang Asli Papua pendapatan terkecil yang diterima sebesar Rp. 200.000,- dan terbesar yang diterima sebesar Rp. 1.500.000,- untuk satu hari pasar, dan untuk 15 responden pedagang Non Papua memiliki pendapatan perhari pasar terkecil sebesar Rp. 600.000,- dan pendapatan tertinggi mencapai Rp. 10.000.000,- dalam satu hari pasar.Pendapatan Bersih dalam waktu satu minggu di wilayah pasar perbatasan, tertinggi mencapai lebih dari Rp. 4.500.000,- dan terendah mencapai kurang dari Rp. 500.000,- untuk waktu satu minggu. Maka dari 20 responden pendapatan bersih rata-rata yaitu antara Rp. 500.000,- sampai Rp. 1.500.000,- untuk waktu satu minggu ada tiga hari pasar. 2). Faktor pendukung keberhasilan tertinggi pada faktor yang menghambat adalah kualitas sumber daya manusia (SDM). Oleh sebab itu dibuat rekomendasi kebijakan berupa mempererat hubungan kerjasama antara pemerintah dan para pedagang, dan pemerintah dapat mengembangkan program pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dari para pedagang, serta melakukan pengembangan pasar dan membangun jalur transportasi umum dari kota Jayapura menuju ke kawasan perbatasan di Skouw dan hasil analisis SWOT ditemukan Strategi SO, setiap kekuatan yang ada dapat dipakai untuk memanfaatkan peluang-peluang agar dapat mendukung peningkatan perdagangan para pedagang perbatasan RI -PNGKata kunci : Perdagangan, kesejahteraan dan strategi
Analisis Potensi Dan Efektifitas Penerimaan Pajak Hotel Di Kota Jayapura Tahun 2015 - 2019 Transna Putra Urip; Anisa Yulianti Abdul Majid
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i3.2188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan efektifitas penerimaan pajak hotel di Kota Jayapura, dengan tahun data 2015-2019. Analisis data dilakukan secara statistik diskriptif dan penguraian upaya secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pertumbuhan realisasi sebesar 11,6%. Potensi penerimaan pajak hotel rata-rata sebesar Rp. 32.819.951.978. Efektifitas penerimaan pajak hotel berdasarkan realisasi rata-rata sebesar 102,92%, adapun efektifitas penerimaan pajak hotel berdasarkan potensi rata-rata sebesar 61.92%. jika dilihat dari besarnya rasio target terhadap potensi rata-rata sebesar 60,01%. Upaya yang dilakukan Bapenda Kota Jayapura untuk mengoptimalkan penerimaan pajak hotel adalah melakukan sosialisasi tentang pajak hotel, penegakan aturan yang terus dilakukan, memberikan pelayanan prima, peningkatan kemampuan SDM melalui pelatihan dan penambahan alat online dan melakukan pengawasan secara intensif terutama pada penginputan data sistem online serta serta melakukan updating data guna dapat menentukan target penerimaan yang lebih baik. Kata Kunci: Pajak Hotel, pertumbuhan, Potensi, efektifitas
Karakteristik Perikanan Tangkap Ekonomi Rumah Tangga Orang Asli Papua Marsi Adi Purwadi
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i3.2189

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penilaian finansial usaha Perikanan Tangkap Sebagai Pendorong Ekonomi Masyarakat di Kota Jayapura adalah teridentifikasinya karakteristik perikanan tangkap Nelayan Orang Asli Papua. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian statistika deskriptif, yang merupakan metode pengolahan data berupa tampilan gambaran umum dari data. Hasil penelitian menunjukan bahwa nelayan Orang Asli Papua di Kota Jayapura merupakan nelayan yang dapat digolongkan sebagai tradisional. Dimana dalam menjalankan usahanya, para nelayan masih menggunakan alat tangkap yang cukup sederhana yaitu perahu motor dan nelon saja. Walaupun jenis ikan yang menjadi incaran nelayan adalah jenis ikan yang menjadi komoditas unggulan perikanan tangkap di dunia (Ikan Tuna), namun para nelayan belum mampu beradaptasi untuk melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan peralatan modern. Nelayan rata-rata melakukan aktifitas penangkapan antara 200 s/d 240 hari, dengan jumlah tangkapan maksimum mencapai 300Kg pada musim gelombang tenang. Nelayan Orang Asli Papua Sebagian besar juga merupakan nelayan penuh, artinya mereka benar-benar mengupayakan usaha perikanan tangkap sebagai mata pencaharian utama keluarga. Selain itu, selama masa pandemic Covid-19, nelayan mengalami penurunan pendapatan yang rata-rata hampir menyentuh angka 30 persen.Kata Kunci: Karakteristik Perikanan, Ekonomi Rumah Tangga Orang Asli Papua
Analisis Dampak Aktivitas Pertambangan Nikel PT. X Terhadap Pendapatan Petani Padi Sawah Di Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan La Maga La Maga
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v9i1.2289

Abstract

Upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah akan memanfaatkan potensi sumberdaya alam (SDA). Meskipun demikian, dalam pengelolannya terkadang tidak mengkuti apa yang menjadi langkah-langkah pemanfaatan lingkungan lestari. Tidak jarang dibeberapa negara dapat kita saksikan terjadinya kerusakan lingkungan yang ditimbulkan akibat pengelolaan yang tidak ramah lingkungan. Aktifitas penambangan nikel PT. X di Kecamatan Tinanggea telah menimbulkan degradasi lingkungan. Degradasi lingkungan berdampak pula bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi penambangan nikel PT. X, yakni petani padi sawah. Dampak negatif akibat pebambangan nikel berupa menurunnya kesburan tanah, menurunnya kualitas air irigasi karena mengandung material lumpur yang berasal dari lokasi penambangan nikel, lumpur yang berasal dari lokasi penambangan nikel mengendap dan menimbulkan pendangkalan Bendungan Lapoa, serta menurnnya debit air irigasi akibat konversi lahan dihulu sungai. Degradasi lingkungan akibat penambangan nikel PT. X di Kecamatan Tinanggea menimbulkan dampak negatif berupa menurunnya tingkat pendapatan petani padi sawah. Tingkat pendapatan petani padi sawah menurun sebesar Rp 3.102.476/Ha per musim tanam jika dibandingkan tingkat pendapatan petani padi sawah di Kecamatan Lalembuu. Kata Kunci: Pertambangan nikel, pendapatan, petani, padi sawah ABSTRACT Efforts to increase national and regional economic growth will utilize the potential of natural resources (SDA). However, in its management, sometimes it does not follow the steps for sustainable use of the environment. Not infrequently, in some countries we can see the occurrence of environmental damage caused by management that is not environmentally friendly. Nickel mining activities of PT. X in Tinanggea District have caused environmental degradation. Environmental degradation also has an impact on the community around the nickel mining site of PT. X, namely rice farmers. The negative impacts due to nickel mining include decreased soil fertility; decreased quality of irrigation water because it contains mud from nickel mining sites; mud from nickel mining sites settles and causes silting of the Lapoa Dam; and decreased irrigation water discharge due to land conversion upstream of the river. Environmental degradation due to nickel mining PT. X in Tinanggea District has a negative impact in the form of a decrease in the income level of lowland rice farmers. The income level of lowland rice farmers decreased by Rp. 3,102,476/ha per planting season when compared to the income level of lowland rice farmers in Lalembuu District. Keywords: Nickel mining, income, farmers, rice paddy
Analisis Efek Keterkaitan Kebelakang Dan Kedepan Sektor Pertanian Dalam Perekonomian Kabupaten Keerom Yohanes Yanuarius Baru; Yundy Hafizrianda; Transna Putra Urip; Ida Ayu Purba Riani
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v9i1.2694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh keterkaitan ke belakang dan ke depan di sektor pertanian terhadap perekonomian Kabupaten Keerom. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Sumber data yang digunakan adalah PDRB atas dasar harga berlaku menurut sektor di Kabupaten Keerom, PDRB atas dasar harga berlaku menurut sektor di Provinsi Papua, dan tabel Input-Output Provinsi Papua Tahun 2016. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi atau tinjauan pustaka, dengan menggunakan data matriks transaksi ekonomi provinsi Papua yang kemudian diturunkan ke Tabel IO Kabupaten Keerom 2021. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis Simple Location Quotient (SLQ), analisis koefisien input dengan pendekatan LQ , analisis keterkaitan kebelakang (backward linkage effect), analisis keterkaitan kedepan (forward linkage effect), Analisis Daya Sebar, dan Derajad Kepekaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Subsektor peternakan memiliki pengaruh keterkaitan kebelakang sebesar 1,2218, lebih tinggi dibandingkan subsektor lainnya, disusul oleh subsektor kehutanan dan perkayuan dengan nilai keterkaitan kebelakang sebesar 1,2161; (2) Subsektor perikanan memiliki pengaruh keterkaitan kedepan sebesar 1,3030, lebih tinggi dari subsektor lainnya; (3) Dari segi output, sektor pertanian yang berorientasi dalam negeri adalah subsektor Tanaman Pangan, subsektor Tanaman Perkebunan, dan subsektor Kehutanan dan penebangan karena memiliki IDK (Indeks Derajad Kepekaan) di atas satu; (4) Subsektor Kehutanan dan Perkayuan serta Subsektor Tanaman Perkebunan merupakan unggulan sektor pertanian di Kabupaten Keerom karena memiliki IDP (Indeks Daya Penyebaran) dan IDK (Indeks Daerajad Kepekaan) di atas satu.Kata Kunci : efek keterkaitan kebelakang, efek keterkaitan kedepan, sektor pemimpin
Analisis Usaha Produksi Buah Semangka Dan Tingkat Pendapatan Petani Di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura Olinda Putri Papuana; Hans Z. Kaiwai; Sarlota A. Ratang
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v9i1.2695

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk menganalisis tingkat pendapatan petani semangka dalam permusim panen di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. (2) Untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi semangka di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Analisis dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Dan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 50 responden dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara, pencatatan, dokumentasi. Hasil penelitian dalam pembahasan menyatakan bahwa: (1) pendapatan petani semangka di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura yang tertinggi yaitu sebesar Rp.40,340 juta dan pendapatan terendah sebesar Rp.750 ribu dengan jumlah rata-rata pendapatan sebesar Rp.9,004 juta. (2) Pengujian hipotesis Nilai Thitung pada variabel luas lahan (X1) lebih kecil dari Ttabel yaitu, (1,714 < T-tabel 2,014), maka tidak siginifikan. Nilai Thitung dari variabel tenaga kerja (X2) lebih kecil dari Ttabel yaitu, (1,086 < T-tabel 2,014), maka tidak signifikan. Nilai Thitung dari variabel benih (X3) lebih besar dari Ttabel yaitu, (2,431 < T-tabel 2,014), maka signifikan. Nilai Thitung pada variabel pupuk lebih kecil dari Ttabel yaitu, (0,861 < T-tabel 2,014), maka tidak signifikan.Kata Kunci: Usaha Produksi, Pendapatan dan Faktor Produksi
Analisis Tingkat Pendapatan Petani Jagung Di Distrik Muara Tami Kota Jayapura Hijrah Irwan; Transna Putra Urip; Sarlota A. Ratang
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v9i1.2696

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui Faktor- faktor yang mempengaruhi pendapatan terhadap petani jagung, 2) Untuk mengetahui besarnya pendapatan petani jagung per musim panen, 3) Untuk mengetahui apakah pendapatan petani jagung mampu memenuhi kebutuhan layak hidup keluarga tani. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analis kuantitatif dengan model analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menujukkan bahwa : 1) biaya pupuk, biaya benih, biaya pestisida berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani jagung. Dengan nilai T-hitung pada variabel biaya pupuk, biaya benih, biaya pestisida (X4) adalah sebesar 17,828 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Karena nilai T-hitung lebih besar dari T-tabel yaitu (17,828 > 2,852) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka keputusannya adalah Menerima Hipotesa 4 (H4): bahwa Pupuk, Benih, dan Pestisida terbukti secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani Jagung di Koya Barat. 2) Jumlah pendapatan paling tinggi yang diperoleh petani jagung (42 responden) adalah Rp15,130 juta dengan luas lahan yang dimiliki sebesar 1 hektar (Ha) dan jumlah pendapatan yang paling rendah yaitu -Rp960 ribu dengan luas lahan sebesar ¼ hektar (Ha). 3) Pengeluaran per kapita terendah yaitu Rp287 ribu, sedangkan pengeluaran per kapita tertinggi adalah Rp783 ribu. Rata-rata pengeluaran per kapita petani jagung dibawah pengeluaran per kapita Kota Jayapura yaitu Rp1,230 juta sedangkan di Keluarahan Koya Barat rata-rata pengeluaran petani jagung yaitu Rp556 ribu. Artinya ada kebutuhan yang tidak bisa terpenuhi.Kata Kunci : Tingkat Pendapatan Petani Jagung, Kebutuhan Hidup Layak