cover
Contact Name
Wesli
Contact Email
wesli@unimal.ac.id
Phone
+62811671918
Journal Mail Official
teras.jurnal@unimal.ac.id
Editorial Address
Civil Engineering Department, Universitas Malikussaleh,Main Campus of Universitas Malikussaleh Jl. Medan-Banda Aceh, Cot Tengku Nie, Reuleut, North Aceh District, Aceh, Indonesia Email: teras.jurnal@unimal.ac.id
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20880561     EISSN : 25021680     DOI : https://doi.org/10.29103/tj.v16i2.1360
Core Subject :
Focus and Scope Teras Jurnal - Jurnal Teknik Sipil is a journal that communicates the results of research within the scope of civil engineering and scientific development as well as aspects of practitioners. The process of manuscript submission is open throughout the year. All submitted manuscript will be screened with double-blind peer review and editorial review before they are accepted to publish. Teras Jurnal receives a manuscript from the following area below civil engineering science and development with the interdisciplinary and multidisciplinary approach: Building Materials and Structures Constructions Technology Constructions Economy and Management Earthquake Engineering Environmental Engineering Renovation of Buildings Geotechnical Engineering Highway Engineering Hydraulic and Hydraulic Structures Road and Bridge Engineering Structural Engineering Surveying and Geo-Spatial Engineering Transportation Engineering Tunnel Engineering Urban Engineering and Economy Water Resources Engineering Urban Drainage
Arjuna Subject : -
Articles 441 Documents
Penentuan Jenis Penanganan Jalan Perkerasan Lentur Berdasarkan Metode Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) Martha Elisa Kurniaty Gon
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1153

Abstract

 Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menentukan jenis penanganan perkerasan lentur Jalan Lehong-Kp. Peot berdasarkan Metode Indeks Kondisi Permukaan (IKP) sesuai Pd 01-2016-B Kementerian PUPR 2016. Dari penelitian diketahui bahwa kondisi fisik permukaan jalan mengalami kerusakan bervariasi yang tergambarkan pada Nilai Pengurang Terkoreksi (NPT) sehingga jenis penanganannya juga berbeda menurut Indeks Kondisi Perkerasan (IKP). Rinciannya, yaitu  STA. 0+000 - STA. 0+250 IKP sebesar 36,6 < 55 dengan jenis penanganan rekonstruksi/daur ulang. STA. 0+250 - STA. 1+750 IKP bervariasi antara 55,7 - 65,2 berada pada rentang IKP yang disyaratkan 55 sampai 70 sehingga penanganannya peningkatan struktural. STA.1+750 - STA. 2+250 IKP 88,2 sampai 88,4 ‰¥ 85 (IKP yang disyaratkan) dengan jenis penanganan pemeliharaan rutin. STA.2+250 - STA. 2+750 IKP 73,4 - 76,3 berada pada rentang IKP 70 - 85 dengan jenis penanganan pemeliharaan berkala, dan STA. 2+750-STA. 3+500 IKP sebesar 61,6 - 65,8 berada pada rentang IKP yang disyaratkan 55 - 70 sehingga penanganannya peningkatan struktural. Kata kunci: Metode IKP, kondisi permukaan, perkerasan lentur, jenis penanganan     Abstract The aim of this research is to determine the type of flexible pavement treatment on Jalan Lehong-Kp. Peot based on the IKP value. From research it is known that the type of treatment is also different according to the Pavement Condition Index (IKP). The details, namely STA. 0+000 - STA. 0+250 IKP of 36.6 < 55 with reconstruction/recycling type of treatment. STA. 0+250 - STA. 1+750 IKP varies between 55.7 - 65.2 which is in the required IKP range of 55 to 70 so that the handling is structural improvement. STA.1+750 - STA. 2+250 IKP 88.2 to 88.4 ‰¥ 85 (required IKP) with routine maintenance type. STA.2+250 - STA. 2+750 IKP 73.4 - 76.3 is in the IKP 70 - 85 range with the type of periodic maintenance handling, and STA. 2+750-STA. 3+500 IKP of 61.6 - 65.8 is in the required IKP range of 55 - 70 so that the handling is structural improvement. Keywords: IKP method, surface condition, flexible pavement, type of treatment 
Analisa Risiko Penyebab Keterlambatan pada Proyek Konstruksi Pabrik Pupuk di Kabupaten Gresik Dengan Metode Pohon Kesalahan AVISHA GITA PRAFITASIWI; Naufal Ramadhani Kuncoro; Cahyo Umar Wibisono
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1155

Abstract

Abstrak Guna mendukung produktivitas pertanian Indonesia maka PT Petrokimia Gresik mendirikan pabrik pupuk NPK Cair. Namun, pelaksanaan konstruksi pabrik mengalami keterlambatan sehingga biaya proyek meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan inti masalah keterlambatan pada proyek konstruksi pabrik tersebut secara komprehensif menggunakan metode analisa risiko dan Fault Tree Analysis (FTA). Kuisioner dan wawancara dilakukan dalam proses pengumpulan data. Hasil dari analisa risiko didapatkan 6 (enam) risiko dengan kategori high yaitu: (1) Izin Kerja terlambat, (2) Kualitas dan kuantitas pekerja kurang, (3) Pengiriman ulang material karena perbedaan gambar dan spesifikasi, (4) Kesalahan perhitungan volume pekerjaan sehingga dilakukan pemesanan tambahan, (5) Pemesanan tambahan material karena perubahan spesifikasi serta (6) Pemesanan tambahan material karena perubahan desain yang mendadak. Akar penyebab risiko tersebut dicari dengan FTA, didapatkan 11 basic event dan 5 kombinasi basic event. Pemesanan tambahan material karena perubahan spesifikasi memiliki signifikansi terbesar sebagai penyebab keterlambatan proyek (Q sebesar 0,003994). Kata kunci: konstruksi pabrik, risiko, keterlambatan proyek, Fault Tree Analysis, structured interviewed   Abstract In order to support Indonesia's agricultural productivity, PT Petrokimia Gresik established a new factory. However, the factory project is delayed which has increased project costs. This research aims to present a comprehensive method for exploring the root cause that causes delays using risk analysis and Fault Tree Analysis (FTA). Questionnaires and interview were carried out in the data collection process. The results of the risk analysis showed that there were 6 (six) risks in the high category, namely: (1) Late work permits, (2) Insufficient quality and quantity of workers, (3) Re-delivery of materials due to differences in drawings and specifications, (4) Errors in calculating BOQ, (5) additional materials order due to changes in specifications and (6) Orders for additional materials due to sudden design changes. The results obtained 11 basic events and 5 basic event combinations. Additional material orders due to changes in specifications have the greatest significance as a cause of delays in the project (Q=0.003994). Keywords: factory construction, risk, project delay, Fault Tree Analysis, structured interviewed
Pengaruh Hidrodinamika Terhadap Letak Alternatif Hard Structure Pantai Bemu, Pulau Seram Ony Frengky Rumihin
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1156

Abstract

Abstrak Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan garis pantai yang panjang, menghadapi tantangan abrasi dan erosi akibat faktor alam dan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan pantai Bemu, Pulau Seram, yang terletak di tepi Laut Banda, melalui analisis hidrodinamika guna menentukan penempatan struktur keras (revetment) yang tepat. Metode penelitian mencakup pengumpulan data primer melalui survei lapangan, seperti data pasang surut, arus, dan gelombang, serta pengolahan data sekunder berupa data angin. Analisis juga dilakukan dengan bantuan perangkat lunak untuk memvalidasi model. Hasil menunjukkan bahwa struktur keras revetment perlu diletakkan pada ketinggian 1,50 meter untuk mereduksi kerusakan pantai lebih lanjut. Kecepatan angin dominan dari arah selatan (59,87%), dan jenis gelombang rencana adalah swell dengan tinggi gelombang ekstrim 1,58 meter. Penelitian ini menekankan pentingnya penanggulangan abrasi secara efektif melalui pendekatan berbasis hidrodinamika. Kata kunci: kerusakan pantai, pulau seram, hard structure  Abstract Indonesia, as an archipelagic country with an extensive coastline, faces challenges of coastal erosion and abrasion due to natural factors and human activities. This research aims to mitigate coastal damage at Bemu Beach, Seram Island, located along the Banda Sea, by utilizing hydrodynamic analysis to determine the optimal placement of hard structures (revetments). The research methodology includes primary data collection through field surveys, such as tidal, current, and wave data, along with secondary data analysis, including wind data. The analysis was supported by software modeling to validate the results. Findings indicate that the revetment should be placed at an elevation of 1.50 meters to effectively reduce further coastal damage. The dominant wind speed is from the south (59.87%), with the planned wave type being swell, having an extreme wave height of 1.58 meters. This study underscores the importance of effective coastal abrasion control through hydrodynamic approaches. Keywords: coastal damage, Seram Island, hard structure
Identifikasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelaikan Fungsi Bangunan Gedung Terhadap Sertifikat Laik Fungsi Menggunakan Diagram Fishbone anik ratnaningsih; yoga mandala putra indarto; sri sukmawati
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1158

Abstract

Abstrak Keamanan bangunan menjadi aspek krusial demi menghindari kejadian kegagalan konstruksi. Pemerintah memberikan persyaratan administratif dan kelaikan teknis sesuai fungsi bangunan, salah satu persyaratan yang ditetapkan adalah Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Pemerintah Jember akan menerapkan kewajiban pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung pelayanan publik. Namun, banyak pemilik atau pengelola bangunan masih banyak yang belum mengetahui pentingnya SLF. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan pengelola bangunan gedung pelayanan publik dalam menyambut penerapan SLF di Kota Jember. Metode diagram fishbone digunakan untuk mengidentifikasi faktor utama yang berpengaruh pada efektifitas dan berpengaruh pada kelaikan fungsi bangunan. Langkah-langkah penelitian meliputi studi literatur, pengumpulan data, analisis menggunakan pemodelan diagram fishbone, dan penyusunan rekomendasi peningkatan persyaratan kelaikan fungsi bangunan. Adapun hasil analisis menggunakan diagram fishbone dan brainstorming didapatkan hasil 21 variabel dominan dalam pengajuan persyaratan kelaikan fungsi bangunan dan beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk peningkatan persyaratan kelaikan fungsi bangunan. Kata kunci: Sertifikat Laik Fungsi, Fishbone, Brainstorming, Pelayanan Publik, Green Building  Abstract Building safety becomes an important factor to avoid undesirable events. To address this, the government provides administrative and technical feasibility requirements according to the function of the building, which is the Certificate of Feasibility (SLF). Jember government will implement the obligation of inspecting the feasibility of public service buildings. Many building owners or managers still unaware of the importance of SLF. The fishbone diagram method is used to identify the main factors influencing the effectiveness and feasibility of building functions. Based on this, this research aims to determine the readiness level of public service building managers in welcoming the implementation of SLF in Jember City. The research include literature study, data collection, analysis using fishbone diagram modeling, and recommendations for improving building feasibility requirements. The analysis results there are 21 dominant variables in submitting building feasibility requirements and several efforts that can be made to improve the building feasibility requirements. Keywords: Certificate of Occupancy, Fishbone, Brainstorming, Public Service, Green Building
Evaluasi Penilaian Kinerja Irigasi dan Angka Kebutuhan Nyata Pengelolaan Irigasi Way Merias Kabupaten Lampung Tengah Eria Zundi Rahmadani; Endro P Wahono; Ofik Taufik Purwadi
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1179

Abstract

Abstrak Kegiatan operasi dan pemeliharaan (O&P) irigasi adalah bagian dari manajemen irigasi yang bertujuan untuk keberlangsungan dan kemandirian sistem irigasi. Di wilayah irigasi ini, belum pernah dilakukan pemulihan atau perbaikan secara berkala, sehingga asset irigasi terus mengalami penurunan fungsi. maka diperlukan studi evaluasi kinerja irigasi dan angka kebutuhan nyata pengelolaan irigasi (AKNPI). Daerah Irigasi Way Merias merupakan Daerah Irigasi yang berada di bawah kewenangan Dinas Sumber Daya Air Kabupaten Lampung Tengah, daerah irigasi Way Merias memiliki luas fungsional 79.44 Ha dari luas baku dan potensial yang dimanfaatkan secara fungsional. Daerah Irigasi Way Merias, Kabupaten Lampung Tengah, masih di bawah standar di mana pada Permen PUPR No. 12/PRT/M/2015 menjelaskan untuk katergori Nilai Bobot 80-100 kinerja irigasi tersebut sangat baik, sedangkan pada Daerah Irigasi Way Merias nilai kinerja sistem irigasi 55-69 bahwa pada daerah irigasi tersebut kurang dan perlu perhatian, Total biaya yang dibutuhkan untuk pengelolaan daerah irigasi Way Merias adalah sebesar Rp 317.803.367. Kata kunci: Operasi Dan Pemeliharaan, Angka Kebutuhan Nyata Pengelolaan Irigasi. Kinerja Irigasi,   Abstract Irrigation operation and maintenance (O&M) activities are part of irrigation management which aims to ensure the sustainability and independence of the irrigation system. In this irrigation area, regular restoration or repairs have never been carried out, so irrigation assets continue to decline in function. Therefore, an evaluation study of irrigation performance and real irrigation management needs (AKNPI) is needed. The Way Merias Irrigation Area is an irrigation area under the authority of the Central Lampung Regency Water Resources Service. The Way Merias irrigation area has a functional area of 79.44 Ha. The Way Merias Irrigation Area, Central Lampung Regency, is still below standard. In PUPR Ministerial Decree No. 12/PRT/M/2015 explains that for the Weight Value category 80-100 the irrigation performance is very good, whereas in the Way Merias Irrigation Area the irrigation system performance value is 55-69, which means that in this irrigation area it is lacking and needs attention. from the standard and potential area utilized functionally. The total costs required to manage the Way Merias irrigation area are IDR 317,803,367. Keywords: Operation and Maintenance, Real Needs Figures for Irrigation Management
Optimasi Ruang Pejalan Kaki Di Jalan Pengayoman Kota Makassar Rohana Rohana; Salmiah Zainuddin; Sri Wahyuni
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i1.1181

Abstract

Abstrak   Penggunaan ruang pejalan kaki di Jalan Pengayoman sepanjang 2,1 km, termasuk kategori tidak memenuhi standar kelayakan penyediaan sarana dan prasarana, ditinjau dari beberapa aspek yang berhubungan/berkaitan erat secara signifikan dengan kenyamanan. Para Pengendara dan Pedagang Kaki Lima (PKL), mengokupasi jalur pedestrian. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan general consept design mengenai optimasi ruang pejalan kaki sebagai pembentuk citra kota yang ramah lingkungan. Penggunaan metode penelitian yang memadukan pendekatan kualitatif dan kuantitatif secara analisis deskriptif untuk mewujudkan optimasi sebagai output penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa ruang pejalan kaki di masing-masing elemen, memiliki beberapa data analisis yang sama dalam beberapa penilaian, namun yang paling signifikan yaitu mengenai kenyamanan non fisik sehingga ruang pedestrian yang saat ini digunakan tidak sesuai dalam standar kategori LOS (Level of Service). Arahan optimasi diprioritaskan penambahan elemen-elemen terkait kenyamanan. Konsep berkelanjutan merupakan salah satu perwujudan konsep kota yang berwawasan lingkungan sehingga penerapan perwujudan P2KH pada lokasi penelitian cukup berpotensi untuk di implementasikan.Kata kunci: optimasi, pedestrian, kenyamanan   Kata kunci: optimasi, pedestrian, kenyamanan     Abstract   The use of pedestrian space on Jalan Pengayoman along the 2.1 km, falls into the category of not meeting the appropriateness standards for the provision of facilities and infrastructure, viewed from several aspects that are significantly related/closely related to comfort. Driver and Street Vendors (PKL) occupied the pedestrian lane. The research aims to formulate a general concept design regarding the optimization of pedestrian space as forming the image of a Sustainable City. Use of research methods that combine qualitative and quantitative approaches with descriptive analysis to realize optimization as research output. The results of the analysis show that the pedestrian space in each element has some of the same analysis data in several assessments, but the most significant is regarding non-physical comfort so the pedestrian space currently in use does not comply with the LOS (Level Of Service) category standards. The optimization direction prioritizes adding elements related to comfort. The sustainable concept is one embodiment of the concept of an environmentally friendly city, so the implementation of the P2KH embodiment at the research location has the potential to be implemented.   Keywords: optimization, pedestrian, comfort
Pemanfaatan Abu Batu Hasil Proses Pemecah Batu Sebagai Material Pengganti Lapis Drainase Pada Pondasi Perkerasan Jalan Beton: A Systematic Literature Review Obo Pulih Budilaksono; Bagus Hario Bagus Hario Setiadji; Kresno Wikan Sadono
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1182

Abstract

Abstrak Limbah Konstruksi dihasilkan adanya pembangunan infrastruktur yang memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Pesatnya pembangunan infrastruktur di Indonesia tentunya hal ini juga akan menghasilkan limbah konstruksi yang jumlahnya banyak dan cepat penambahannya. Sumber limbah konstruksi bisa dalam bentuk padat, cair, gas atau kombinasi dari semua bentuk tersebut. Proyek konstruksi merupakan penghasil limbah padat yang sangat besar. Manajemen pengelolaan dan pemanfaatan limbah konstruksi perlu dilaksanakan secara seksama, Indonesia merupakan negara berkembang yang laju pembangunan infrastrukturnya sangat pesat sekarang ini tetap mendukung pencapaian SDGs Agenda 2030, salah satu SDGs adalah Zero Waste Project dengan melaksanakan prinsip œThe 6 Rs of sustainability. Beberapa penelitian sebelumya terkait pemanfaatan abu batu digunakan sebagai penganti agregat halus campuran pembuat beton. Mengacu penelitiaan sebelumnya terkait pemanfaatan abu batu belum terdapat pemanfaatan abu batu digunakan sebagai material pengganti lapis drainase pada pondasi pekerasan jalan beton, sehingga masih terdapat gap pada penelitian sebelumnya yang akan dilakukan penelitian ini. Kata Kunci: Limbah Konstruksi, Abu Batu, Lapis Drainase, Perkerasan Beton  Abstract Construction waste is generated by infrastructure development that has a negative impact on the environment. The rapid development of infrastructure in Indonesia will certainly also produce construction waste in large quantities and increasing rapidly. Sources of construction waste can be in the form of solid, liquid, gas or a combination of all these forms. Construction projects are very large producers of solid waste. Management of construction waste management and utilization needs to be carried out carefully, Indonesia is a developing country with a very rapid rate of infrastructure development currently still supporting the achievement of the SDGs Agenda 2030, one of the SDGs is the Zero Waste Project by implementing the principle of "The 6 Rs of sustainability". Several previous studies related to the utilization of stone ash were used as a substitute for fine aggregate in concrete mixtures. Referring to previous studies related to the utilization of stone ash, there has been no use of stone ash as a substitute material for drainage layers on concrete road pavement foundations, so there is still a gap in previous research that will be carried out in this study. Keyword: Construction waste, Stone Ash, Drainage Layer, Concrete Pavement
Analisis Kinerja Struktur Bangunan Gedung Laboratorium 5 Lantai Terhadap Gempa Kuat Lintang Enggartiasto; Agung Kristiawan; Ikhwanudin Ikhwanudin; Risdiana Cholifatul Afifah
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1186

Abstract

Abstrak Perencanaan ketahanan gempa untuk bangunan gedung sangat diperlukan sebagai konsekuensi kondisi geografi Negara Indonesia yang sebagian besar memiliki resiko gempa yang tinggi. Penelitian ini membahas kinerja struktur gedung laboratorium 5 lantai eksisting terhadap gempa kuat. Metode yang digunakan meliputi non-linier statik pushover dan non linier dinamik riwayat waktu (time history). Rekaman gempa yang digunakan digunakan adalah gempa kuat dengan percepatan spektrum 0.2 detik dengan rasio redaman 5% untuk periode 2500 tahun. Hasil analisis pushover level kinerja struktur saat performance point arah X termasuk kategori Immediate Occupancy dan arah Y termasuk kategori Damage Control dengan parameter sistem struktur hasil analisis non linier yang memenuhi syarat terhadap parameter desain SNI 1726-2019. Drift ratio terbesar pada analisis riwayat waktu menghasilkan level kinerja struktur dengan kategori Damage Control. Disimpulkan dengan kategori level kinerja struktur tersebut, saat terjadi gempa kuat (periode 2500 tahun) struktur akan mengalami kerusakan struktural yang ringan dan masih dapat diperbaiki untuk difungsikan kembali. Kata kunci: Desain berbasis kinerja, analisis non-linier, level kinerja struktur  Abstract Due to the geography of Indonesia, most of which has a high seismic risk, seismic design of buildings is necessary. This research discusses the structural performance of an existing 5-story laboratory building against strong earthquakes.  The methods used include nonlinear static pushover and nonlinear dynamic time history. The earthquake record used is a strong earthquake with an acceleration spectrum of 0.2 seconds and a damping ratio of 5% for a period of 2500 years. The results of the pushover analysis of the structural performance level at the performance point in the X-direction include the Immediate Occupancy category and in the Y-direction include the Damage Control category with the structural system parameters of the nonlinear analysis results that meet the requirements of the SNI 1726-2019 design parameters. The largest drift ratio in the time history analysis results in a structural performance level with the Damage Control category. It is concluded that with this category of structural performance level, during a strong earthquake (2500 year period), the structure will experience minor structural damage and can still be repaired to function. Keywords: Performance Based Design, Non-Linier Analysis, Structural Performance Level
Prediksi Dampak Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Pada Permintaan Perjalanan Udara Antar Provinsi di Pulau Sumatera Andry Yuliyanto; Kirtinanda P; Ariel Krisar Abyasa; M Reno Pranata
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1188

Abstract

 Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perpindahan perjalanan penumpang udara ke kendaraan bermotor akibat pembangunan jalan Tol Trans Sumatera dan kenaikan harga tiket pesawat. Rute Bandar Lampung - Palembang, Pekanbaru - Padang, dan Medan - Aceh dianalisis sebagai rute yang paling representatifmenggambarkan situasi di Pulau Sumatera. Studi ini berfokus pada perjalanan antar kota dengan maksud perjalanan bisnis dan non bisnis. Variabel yang digunakan dalam studi ini yaitu waktu perjalanan, waktu tunggu, biaya perjalanan, tingkat keamanan, dan tingkat kenyamanan. Sebagai alat pengumpulan data digunakan teknik Stated Preference (SP) dan multinomial logit model untuk metodologi analisis. Model yang didapatkan menunjukan biaya perjalanan dan waktu perjalanan merupakan variabel yang paling signifikan. Model ini juga menegaskan bahwa Jalan Tol Trans Sumatera berdampak pada penurunan permintaan perjalanan udara di Pulau Sumatera. Selain itu pelaku perjalanan non bisnis lebih mudah untuk berpindah moda dibandingkan dengan perjalanan bisnis. Penelitian ini menunjukan bahwa penumpang pesawat bersifat inelastik terkait perubahan waktu tempuh dan biaya perjalanan.   Kata kunci: Stated Preference, Multinomial Logit Model, Jalan Tol Trans Sumatera, Permintaan Perjalanan Udara     Abstract   This study aims to analyze the factors that affect the potential transfer from air travel demand to the motorized vehicles due to the Trans Sumatra Toll Road construction and the increase in air ticket prices. Bandar Lampung - Palembang, Pekanbaru - Padang, and Medan - Aceh routes were assigned as the most representative routes for evaluating demand distribution in Sumatra. This study focuses on inter-city travel with business and non-business travel. The variables used in this study are travel time, time for waiting for the mode, travel costs, security level, and comfort level. To collect the data Stade Preference (SP) and multinomial logit model were used for the analysis. The model shows that travel costs and time are the most significant variables. This model also confirms that the Trans Sumatra Toll Road impacts decreasing demand for air travel on Sumatra Island. In addition, non-business travellers are more accessible to change modes than business trips. This research found that air passengers were inelastic related to changes in travel time and travel costs.   Keywords: Stated Preference, Multinomial Logit Model, Trans Sumatera Toll Road, Air Demand
Studi Perbandingan Kinerja Seismik Bangunan Struktur Baja dengan Menggunakan Pushover dan Time History imam Abdullah; Novi Asniar; Dedi Budiman
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i1.1190

Abstract

Abstrak Suatu bangunan pasti selalu dihadapkan dengan risiko keruntuhan dan kerusakan struktur salah satunya oleh peristiwa gempa. Sejauh ini analisis pushover dan analisis time history merupakan dua pendekatan yang sering dilakukan dalam mengevaluasi kinerja struktur suatu bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi suatu bangunan warehouse material konstruksi baja di Cikarang melalui dua pendekatan analisis nonlinear sebagai perbandingan hasil kinerja struktur. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan data analisis yang digunakan adalah data teknis, geometri dan data parameter gempa. Dari hasil analisis pushover dan time history, didapatkan tingkat kinerja struktur yang sama yaitu termasuk kategori Immediate Occupancy (IO) baik untuk displacement arah X dan arah Y. Target displacement yang didapat dari pushover X sebesar 0,092 m dan pushover Y 0,069 m. Sedangkan displacement maksimum yang didapat dari hasil time history arah X berdasarkan rekaman gempa El Centro adalah sebesar 0,016 m dan rekaman gempa Pulau Sikuai pada arah Y 0,0047 m. Kata Kunci: Gempa, Struktur Baja, Analisis Pushover, Analisis Riwayat Waktu, Kinerja Struktur  Abstract A building must always be faced with the risk of collapse and structural damage, one of which is by earthquake events, so far pushover analysis and time history analysis are two approaches that are often carried out in evaluating the structural performance of a building, this study aims to evaluate a steel construction material warehouse building in Cikarang through two nonlinear analysis approaches as a comparison of structural performance results. This research method is quantitative with the analysis data used are technical data, geometry and earthquake parameter data. From the results of pushover and time history analysis, the same level of structural performance is obtained, namely including the Immediate Occupancy (IO) category for both X-direction and Y-direction displacement. The target displacement obtained from the X pushover is 0.092 m and the Y pushover is 0.069 m. While the maximum displacement obtained from the results of the X pushover is 0.092 m and 0.069 m. While the maximum displacement obtained from the X direction time history results based on the El Centro earthquake recording is 0.016 m and the Sikuai Island earthquake recording in the Y direction is 0.0047 m. Keywords: Earthquake, Steel Structure, Pushover Analysis, Time History Analysis, Structure Performance

Filter by Year

2011 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): Teras Jurnal (September 2026) Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025 Vol. 15 No. 2 (2025): Teras Jurnal (September) Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024 Vol. 14 No. 1 (2024): Volume 14 Nomor 1, Maret 2024 Vol. 13 No. 2 (2023): Volume 13 Nomor 2, September 2023 Vol. 13 No. 1 (2023): Volume 13 No 1, Maret 2023 Vol. 12 No. 2 (2022): Volume 12 Nomor 2, September 2022 Vol. 12 No. 1 (2022): Volume 12 Nomor 1, Maret 2022 Vol. 11 No. 2 (2021): Volume 11 Nomor 2, September 2021 Vol. 11 No. 1 (2021): Maret 2021 Vol. 10 No. 2 (2020): Volume 10 Nomor 2 September 2020 Vol. 10 No. 1 (2020): Volume 10 Nomor 1 Vol. 9 No. 2 (2019): Volume 9, Nomor 2, September 2019 Vol. 9 No. 1 (2019): Volume 9, Nomor 1, Maret 2019 Vol. 8 No. 2 (2018): Vol 8 No 2 September 2018 Vol. 8 No. 1 (2018): Vol 8 Nomor 1, Maret 2018 Vol. 7 No. 2 (2017): Vol. 7 Nomor 2, September 2017 Vol. 7 No. 1 (2017): Vol 7 No 1 Maret 2017 Vol. 6 No. 1 (2016): Volume 6 Nomor 1 (2016), Teras Jurnal, Vol 6 No 1, Maret 2016 Vol. 6 No. 2 (2016): Volume 6 Nomor 2, September 2016 Vol. 5 No. 2 (2015): TERAS JURNAL Vol.5, No.2, September 2015 Vol. 5 No. 1 (2015): TERAS JURNAL, Vol. 5, No. 1, Maret 2015 Vol. 4 No. 2 (2014): TERAS JURNAL, VOL.4, NO.2, SEPTEMBER 2014 Vol. 4 No. 1 (2014): TERAS JURNAL, VOL.4, NO.1, MARET 2014 Vol. 3 No. 2 (2013): Teras Jurnal, Vol 3, No 2, September 2013 Vol. 3 No. 1 (2013): Teras Jurnal, Vol 3, No.1, Maret 2013 Vol. 2 No. 4 (2012): Teras Jurnal, Vol 2, No 4, Desember 2012 Vol. 1 No. 1 (2011): Teras Jurnal, Vol.1, No.1, Maret 2011 More Issue