Kirtinanda P
Institut Teknologi Sumatera

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH FLY ASH DAN ZEOLITE PADA AKTIVASI KIMIA DENGAN TAMBAHAN SUPERPLASTICIZER SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEMEN PADA BETON GEOPOLYMER Siska Apriwelni; Ahmad Yudi; Nugraha Bintang Wirawan; Kirtinanda P; Muhammad Abi Berkah Nadi; Siti Rahma; Hendrawan Hendrawan
Racic : Rab Construction Research Vol. 10 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v10i2.7331

Abstract

The increasing production of Portland cement contributes significantly to global warming; therefore, the utilization of Fly Ash waste and natural Zeolite as alternative binders in concrete production is worth considering. This research was conducted experimentally using class F Fly Ash as the primary binder with Natural Zeolite substitutions of 0%, 5%, 10%, 15%, and 20%. The activators employed were NaOH 10M and Na₂SiO₃ with a ratio of 1:2 for Fly Ash, and NaOH 1M and HCl 1M for Zeolite. Tests included compressive strength, unit weight, and slump test on cylindrical specimens cured for 28 days. The results showed that a 15% Zeolite substitution achieved the optimum compressive strength of 34.80 MPa (NaOH 1M) and 33.74 MPa (HCl 1M), representing a 28.13% and 24.22% increase compared to GPC NZ 0%. The unit weight of geopolymer concrete was generally lower than that of normal concrete but increased with higher Zeolite content. In terms of cost, geopolymer concrete was 36.51% more expensive than normal concrete; however, its improved mechanical performance and physical properties make the Fly Ash–Zeolite combination a viable and environmentally friendly binder alternative
PENGARUH VARIASI KADAR SERAT BAJA TERHADAP WORKABILITY DAN KARAKTERISTIK MEKANIK BETON FC' 30 MPA Siska Apriwelni; Kirtinanda P; Ayu Sinta Aprilia; Anggarani Budi Ribowo; Kevin Chandra Nurwadji; Fadillah Anisa Pandia
Racic : Rab Construction Research Vol. 11 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v11i1.8116

Abstract

This study analyzes the effect of steel fiber addition on the workability, compressive strength, and split tensile strength of f’c 30 MPa concrete. Steel fiber contents of 0%, 5%, and 7% by total weight of concrete mix materials (equivalent to 0, ±112.4, and ±157.4 kg/m³, respectively) were investigated. Thirty-six cylindrical specimens (Ø15 cm × 30 cm) were tested at 7 and 28 days per SNI 7656:2012. Steel fiber addition significantly reduced slump values (7.5, 5.0, and 3.0 cm), decreased 28-day compressive strength from 31.97 MPa to 26.79 MPa (5%) and 23.39 MPa (7%), and increased split tensile strength from 2.45 MPa to 4.29 MPa (5%) and 4.20 MPa (7%). One-way ANOVA confirmed significant differences among variations (compressive strength: F = 34.86 > Fₜₐₕₑ = 5.14, α = 0.05; split tensile strength: F = 12.97 > Fₜₐₕₑ = 5.14, α = 0.05). The 5% steel fiber variation proved most effective, delivering the highest tensile strength improvement while maintaining acceptable workability.
STUDI KOMPREHENSIF PARAMETER INDEKS TANAH (SPECIFIC GRAVITY, ATTERBERG LIMIT) TERHADAP PERILAKU MEKANIK (CBR DAN BERAT VOLUME) Arif Sitepu; Kirtinanda P; Anggarani Budi Ribowo; Cahyo Agung Saputra; Ayu Kamila Khanza
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 2 (2025): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v11i2.1220

Abstract

Karakteristik tanah memegang peran penting dalam penentuan daya dukung dan kestabilan suatu konstruksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji keterkaitan antara parameter indeks tanah, seperti specific gravity dan atterberg limit, terhadap sifat mekanik tanah yang diukur melalui nilai CBR (California Bearing Ratio) menggunakan uji DCP (Dynamic Cone Penetrometer) serta berat volume. Sampel diambil dari kawasan belum terbangun di lingkungan ITERA. Seluruh pengujian laboratorium dan lapangan mengacu pada standar ASTM. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan korelasi antara nilai DCP dan berat volume. Tanah dengan plastisitas lebih rendah cenderung memiliki nilai penetrasi DCP lebih tinggi namun berat volume yang lebih rendah.
Prediksi Dampak Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Pada Permintaan Perjalanan Udara Antar Provinsi di Pulau Sumatera Andry Yuliyanto; Kirtinanda P; Ariel Krisar Abyasa; M Reno Pranata
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1188

Abstract

 Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perpindahan perjalanan penumpang udara ke kendaraan bermotor akibat pembangunan jalan Tol Trans Sumatera dan kenaikan harga tiket pesawat. Rute Bandar Lampung - Palembang, Pekanbaru - Padang, dan Medan - Aceh dianalisis sebagai rute yang paling representatifmenggambarkan situasi di Pulau Sumatera. Studi ini berfokus pada perjalanan antar kota dengan maksud perjalanan bisnis dan non bisnis. Variabel yang digunakan dalam studi ini yaitu waktu perjalanan, waktu tunggu, biaya perjalanan, tingkat keamanan, dan tingkat kenyamanan. Sebagai alat pengumpulan data digunakan teknik Stated Preference (SP) dan multinomial logit model untuk metodologi analisis. Model yang didapatkan menunjukan biaya perjalanan dan waktu perjalanan merupakan variabel yang paling signifikan. Model ini juga menegaskan bahwa Jalan Tol Trans Sumatera berdampak pada penurunan permintaan perjalanan udara di Pulau Sumatera. Selain itu pelaku perjalanan non bisnis lebih mudah untuk berpindah moda dibandingkan dengan perjalanan bisnis. Penelitian ini menunjukan bahwa penumpang pesawat bersifat inelastik terkait perubahan waktu tempuh dan biaya perjalanan.   Kata kunci: Stated Preference, Multinomial Logit Model, Jalan Tol Trans Sumatera, Permintaan Perjalanan Udara     Abstract   This study aims to analyze the factors that affect the potential transfer from air travel demand to the motorized vehicles due to the Trans Sumatra Toll Road construction and the increase in air ticket prices. Bandar Lampung - Palembang, Pekanbaru - Padang, and Medan - Aceh routes were assigned as the most representative routes for evaluating demand distribution in Sumatra. This study focuses on inter-city travel with business and non-business travel. The variables used in this study are travel time, time for waiting for the mode, travel costs, security level, and comfort level. To collect the data Stade Preference (SP) and multinomial logit model were used for the analysis. The model shows that travel costs and time are the most significant variables. This model also confirms that the Trans Sumatra Toll Road impacts decreasing demand for air travel on Sumatra Island. In addition, non-business travellers are more accessible to change modes than business trips. This research found that air passengers were inelastic related to changes in travel time and travel costs.   Keywords: Stated Preference, Multinomial Logit Model, Trans Sumatera Toll Road, Air Demand
ANALISIS PEMANFAATAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI AGREGAT HALUS PADA BETON GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH: ANALISIS PEMANFAATAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI AGREGAT HALUS PADA BETON GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH Ahmad Yudi; Sephia Melanie Syahri; Kirtinanda P; Ayu Sinta Aprilia; Anggarani Budi Ribowo
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2024): STATIKA : JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v10i2.710

Abstract

Beton sebagai material konstruksi mengalami peningkatan permintaan dan pada daerah tertentu yang memiliki keterbatasan material untuk mendapatkan material seperti pasir dan semen. Untuk itu limbah tempurung kelapa dapat digunakan sebagai alternatif bahan material untuk campuran beton, karena produksi dari perkebunan kelapa nasional mencapai 2,85 juta ton lebih serta konsumsi kelapa terus meningkat tiap tahunnya. Selain itu dapat memanfaatkan abu terbang (fly ash) sebagai pengganti semen,yang merupakan limbah dari pembakaran batu bara. Tempurung kelapa dapat dimanfaatakan sebagai bahan tambah pada campuran beton dengan harapan menghasilkan beton yang memiliki kuat tekan yang diinginkan dengan cara tempurung kelapa yang sudah melalui pembakaran menjadi arang kemudian dihaluskan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh tempurung kelapa sebagai agregat halus pada beton geopolimer berbasis abu terbang (fly ash). Metode penelitian pada penelitian ini yaitu eksperimental dalam data kuantitatif. Variasi substitusi tempurung kelapa sebagai agregat halus sebesar 0%, 3%, 5%, dan 7% dari berat agregat serta penggunaan alkali aktivator yaitu NaOH dan Na2SiO3 pada campuran beton geopolimer dengan perbandingan 1:2,5. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan ukuran diameter 100 mm dan tinggi 200 mm. Sampel pada tiap variasi berjumlah 3 sampel. Metode curing dilakukan dengan oven yang memiliki suhu sebesar 90°C dalam waktu 24 jam kemudian dengan suhu ruang dan pada umur beton 7 hari akan dilakukan pengujian kuat tekan. Hasil pengujian yang didapatkan yaitu nilai slump 0 mm pada tiap variasi, berat volume optimum didapatkan pada variasi 3% sebesar 2069,43 kg/m3 serta kuat tekan optimum pada variasi 0% sebesar 18,37 MPa.
ANALISA PENGARUH PENGGUNAAAN KERTAS HVS SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN BETON: ANALISA PENGARUH PENGGUNAAAN KERTAS HVS SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN BETON ayu Sinta Aprilia; Rawid Panji Asmara; Kirtinanda P; Ahmad Yudi; Arif Rahman Hakim Sitepu; Putri Ayu Dwiyana; Ayu Kamila Khanza; Miskar Maini; Bernaditha Catur Marina
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2024): STATIKA : JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v10i2.712

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengatasi masalah lingkungan akibat limbah kertas sekaligus mencari alternatif material ramah lingkungan dalam konstruksi dengan mengkaji pemanfaatan limbah kertas sebagai subtitusi agregat halus pada beton. Substitusi limbah kertas dilakukan dengan variasi 2%, 5%, dan 7,5%, dan hasil menunjukkan bahwa kuat tekan beton menurun seiring peningkatan substitusi kertas, dengan nilai berturut-turut 20,18 MPa, 19,05 MPa, 18,30 MPa, dan 17 MPa. Penurunan ini terjadi karena kertas menyerap air yang dibutuhkan dalam hidrasi semen. Meskipun demikian, beton dengan substitusi kertas HVS pada variasi yang digunakan masih dapat diaplikasikan untuk beton non-struktural dan struktural ringan. Penggunaan limbah kertas dalam variasi tersebut mampu mengurangi limbah kertas masing-masing sebesar 3,380 kg/m³, 8,449 kg/m³, dan 12,673 kg/m³, serta menawarkan alternatif material yang lebih ramah lingkungan.