Density Journal
Density (Development Engineering of University) Journal adalah media publikasi karya tulis ilmiah yang dikelola oleh Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yang terbit setiap 6 bulan sekali. Selain menjadi media publikasi, Density Journal juga menjadi wadah bagi seluruh peneliti, perencana dan pelaksana konstruksi untuk saling berbagi dalam perkembangan ilmu pengetahuan Ketekniksipilan. Density Journal terbuka untuk umum bagi mahasiswa, dosen kalangan akademisi maupun praktisi.
Articles
50 Documents
ANALISIS KETIMPANGAN EKONOMI DAN FISIK KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Dian Anggraini;
Muhammad Yusuf Ridhani;
Kiky Permana Setiawan
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35747/deuj.v6i2.1008
Ketimpangan merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam pembangunan ekonomi saat ini. Ketimpangan muncul karena tidak adanya perbedaan antara satu daerah dengan daerah lainnya. Kondisi demografis ini dapat mencakup perbedaan tingkat pertumbuhan dan struktur penduduk, perbedaan tingkat kesehatan dan pendidikan. Salah satu ukuran keberhasilan pembangunan suatu daerah adalah pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauh mana kegiatan perekonomian akan menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat pada periode tertentu. Salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan atau setiap kategori dari tahun ke tahun adalah laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis ketimpangan ekonomi dan fisik kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, dalam penelitian ini ditetapkan bahwa tujuan penelitian dari rumusan masalah adalah untuk menganalisis tingkat ketimpangan ekonomi dan fisik di wilayah tersebut.
ANALISA KINERJA JALAN PADA RUAS JALAN SUNGAI ANDAI KOTA BANJARMASIN KARENA ADANYA PENGARUH HAMBATAN SAMPING
Solihin;
Ahmad Azmi Fitriadin
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35747/deuj.v4i2.1009
Sungai Andai terletak di Kecamatan Banjarmasin Utara. Jalan ini termasuk salah satu jalan yang sering menimbulkan kemacetan karena tingginya volume lalu lintas yang melewati jalan ini serta hambatan samping yang ada diruas tersebut tinggi akibat adanya pusat perbelanjaan (pasar). Karena hal tersebut maka diperlukanlah suatu penelitian untuk meninjau bagaimana kinerja dari mas jalan tersebut. Tujuan penelian ini untuk mengetahui derajat kejenuhan yang ada di Jalan Sungai Andai, hambatan samping dan volume lalu lintas. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Manual Kapasitas Jalan Indonesia Tahun 1997. Data yang digunakan dalam analisis ini adalah data primer dan sekunder. data primer meliputi data volume lalu lintas dan hambatan samping, Sedangkan data sekunder adalah jemlah penduduk Kota Banjarmasin. Hasil penelitian didapatkan volume lalu lintas yang tertinggi terjadi pada hari Minggu dimana total rata-rata lalu lintas dua arah mencapai Minggu 11.382,05 smp/Jam. Pengamatan pada jam 17.00- 18.00 terjadi maksimum hambatan samping maksimum dengan nilai kejadian sebesar 2.235 kejadian. Nilai derajat kejenuhan yang ditimbulkan menjadi 1,04. Hal ini menunjukkan bahwa nilai derajat kejenuhan dipengaruhi oleh nilai hambatan samping yang bekerja disuatu ruas jalan.
PENERAPAN MANAJAMEN WAKTU PADA PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MUARA TEWEH DENGAN MENGGUNAKAN METODE JALUR KRITIS / CPM(CRITICAL PATH METHOD)
Rida Respati;
Nurhidayatika;
Cleopatra;
Bram Wira Antoni``
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35747/deuj.v6i2.1010
Manajemen proyek adalah pengkoordinasian suatu pelaksanaan proyek dari awal hingga akhir. Dalam manajemen proyek harus memenuhi persyaratan waktu, biaya, dan mutu,Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana penerapan manajemen waktu pada pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh menggunakan metode jalur kritis atau CPM (Critical Path Method) dan berapa besar efisien waktu dan biaya pada jalur kritis jika dilakukan penambahan waktu kerja atau penambahan tenaga pekerja.Metode dalam penelitian ini yaitu metode jalur kritis atau CPM (Critical Path Method) dan metode pertukaran waktu dan biaya (Time cost Trade Off). Metode CPM (Critical Path Method) untuk megetahui pekerjaan jalur kritis dan Metode Time Cost Trade Off untuk mengetahui proyek yang menguntungkan dari segi waktu (durasi) dan biaya.Hasil analisa pada pekerjaan jalur kritis dengan target awal proyek 177 hari dan biaya total Rp. 34.715.206.00,00., dengan penambahan waktu kerja (lembur) sebanyak 3 jam perhari, durasi proyek menjadi 167 hari dengan penambahan biaya Rp. 34.271.886,93. Sedangkan penambahan tenaga kerja durasi proyek juga menjadi 167 hari dengan penambahan biaya Rp. 18.622.585,00 dengan tambahan tenaga kerja 73 orang. Dari dua alternatif tersebut dapat disimpulkan penambahan tenaga kerja jauh lebih efisien dari segi waktu dan biaya.
EVALUASI PADA SALURAN DRAINASE PEMUKIMAN JALAN TONHAR KOTA BANJARBARU (MENGGUNAKAN PROGRAM HEC-RAS 4.1.0)
Ekawati Laily Ramadhani;
Ichwan Setiawan;
Muhammad Ryani
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35747/deuj.v6i2.1011
Kota Banjarbaru merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Selatan. Peralihan fungsi lahan yang semula terbuka atau kosong menjadi tertutup oleh bangunan-bangunan pemukiman masyarakat dan industri, mengakibatkan air yang meresap ke dalam pori-pori tanah terhalang. Permasalahan ini sering mengakibatkan terjadinya bencana banjir di wilayah Kota Banjarbaru, salah satu kejadian banjir yang sering terjadi ada di pemukiman Jalan Tonhar. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui penyebab terjadinya banjir, mengetahui debit berapakah kala ulang banjir terjadi banjir dan mengetahui berapa ukuran dimensi saluran yang sesuai pada Jalan Tonhar. Perhitungan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu yang pertema analisa hidrologi menentukan intesitas hujan dan kala ulang debit banjir, kedua analisa hidraulika menentukan rencana desain dimensi saluran dan pemodelan aliran menggunakan aplikasi HEC-RAS. Penyebab terjadinya di Jalan Tonhar adalah meluapnya aliran sungai rimba sehingga menghambat aliran di hilir saluran drainase Jalan Tonhar, Debit rencana yang digunakan adalah kala ulang 5 tahun (Q5) dengan nilai sebesar 0,649 m3/det. Dimensi saluran yang dibutuhkan berdasarkan debit Q5 bentuk persegi dengan dimensi adalah lebar (B) 0,84 meter dan tinggi (H) 0,62 meter.
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR PADA JALAN PEMATANG GAMBUT KABUPATEN BANJAR
Febry Rachman;
Irwandy Muzaidi;
Muhammad Fitriansyah;
Ari Surya Abdi
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35747/deuj.v6i2.1038
Jalan raya merupakan salah satu prasarana transportasi yang sangat diperlukan di Kalimantan Selatan. Hal ini dikarenakan jalan merupakan penunjang berbagai sektor pembangunan dan merupakan prsarana dalam pembangunan kawasan pemukiman, kawasan industri daerah pertambangan dan pembukaan daerah-daerah terisolir di daerah sepanjang jalan tersebut. Oleh karena itu, sistem transportasi jalan raya merupakan kegiatan penggerak ekonomi yang penting disamping juga menjadi sarana aktifitas penduduk yang melibatkan masalah-masalah ekonomi, sosial dan budaya. Pembangunan jalan dimaksudkan untuk mempermudah hubungan dari suatu daerah ke daerah lain, serta untuk mengembangkan potensi ekonomi yang ada di daerah tersebut.Jalan Pematang panjang Gambut Kabupaten Banjar terdapat permukiman warga yang terdiri dari hunian pribadi dan perumahan. Sehingga pada jalan Pematang Panjang Gambut ini sering dilewati sepeda motor, kendaraan ringan, maupun kendaraan berat. Hal ini tentu saja mengakibatkan kerusakan-kerusakan yang terjadi pada jalan kondisi existing menggunakan perkerasan lentur sering mengalami kondisi jalan bergelombang dikarenakan beban kendaraan yang melewati jalan tersebut, maka sebagai solusinya perlu dilakukan perencanaan tebal perkerasan lentur berdasarkan nilai CBR pada jalan Sungai Tabuk Gambut, Kab. Banjar tersebut. Metode yang digunakan dalam perencanaan mengacu kepada Metode Analisa Komponen SKBI 1987. Hasil dari perhitungan tebal lapis perkerasan lentur dengan umur rencana 20 tahun didapatkan tebal lapis perkerasan lentur yang dibutuhkan pada Perencanaan Ruas Jalan Pematang Panjang Gambut , Kabupaten Banjar berdasarkan Metode Analisa Komponen SKBI 1987 Bina Marga sebesar 42,5 cm
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN KAKU MENGGUNAKAN NILAI CBR PADA JALAN SUNGAI TABUK – GAMBUT KABUPATEN BANJAR
Kasyful Ahmad Nazharian;
Muhammad Fitriansyah;
Irwandy Muzaidi;
Elia Anggarini
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35747/deuj.v6i2.1039
Jalan Sungai Tabuk- Gambut Kabupaten Banjar terdapat permukiman warga yang terdiri dari hunian pribadi dan perumahan. Sehingga pada jalan Sungai Tabuk Gambut ini sering dilewati sepeda motor, kendaraan ringan, maupun kendaraan berat. Hal ini tentu saja mengakibatkan kerusakan-kerusakan yang terjadi pada jalan kondisi existing menggunakan perkerasan lentur sering mengalami kondisi jalan bergelombang dikarenakan beban kendaraan yang melewati jalan tersebut, maka sebagai solusinya perlu dilakukan perencanaan tebal perkerasan kaku berdasarkan nilai CBR pada jalan Sungai Tabuk Gambut, Kab. Banjar tersebut. Metode yang digunakan dalam perencanaan mengacu kepada Manual Desain Perkerasan Jalan Nomor 02/M/BM/2017 Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Hasil dari perhitungan tebal lapis perkerasan lentur dengan umur rencana 40 tahun didapat susunan tebal lapis perkerasan kaku sebesar 19 cm panjang plat 5,5 m Dowel bars Æ32-30 cm dan Tie bars Æ16mm-122cm
ANALISIS KINERJA LALU LINTAS RUAS JALAN KH. MANSUR, PELAIHARI, KABUPATEN TANAH LAUT, KALIMANTAN SELATAN
Muhammad Yogi Indra Rukmana;
Dyah Pradhitya Hardiani;
Emma Ruhaidani
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35747/deuj.v7i1.1204
Jl. K.H Mansur merupakan salah Ruas Jalan penting di Kecamatan Pelaihari yang melayani arus lalu lintas dari luar kabupaten maupun dalam kabupaten,salah satunya yaitu arus lalu lintas yang berasal dari Banjarbaru Melalui Jl. Ahmad Yani Menuju Arah Kabupaten Tanah Bumbu. Pada Tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melaksanakan Pembangunan Pedestrian Pada Ruas jalan tersebut sehingga merubah struktur geografi Jalan pada ruas jalan tersebut, juga terdapatnya Pusat Kuliner di Kawasan Ruas Jalan tersebut mempengaruhi Tingginya volume lalu lintas yang melewati ruas jalan tersebut menyebabkan terjadinya hambatan atau pertemuan kendaraan yang cukup padat dari berbagai arah jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa volume lalu lintas yang melewati dan mengetahui kinerja Ruas Jalan Kh. Mansur menggunakan metode MKJI 1997, serta mengetahui dampak Pembangunan Pedestrian jalan pada kinerja ruas jalan. Untuk melakukan analisis diperlukan data berupa data primer dan sekunder. Data primer yang diperlukan adalah data geometrik jalan dan data lalu lintas harian rata-rata. Pengumpulan data tersebut dilakukan dengan pengambilan data dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruas jalan KH. Mansur mengalami tingkat kejenuhan tertinggi di hari selasa pada jam 12.00 - 13.00 dengan nilai derajat kejenuhan mencapai 1,23 yang artinya jalan tersebut jenuh dan padat. Analisis ini memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi lalu lintas di lokasi tersebut serta implikasi terhadap pengelolaan lalu lintas di masa depan
ANALISIS KAPASITAS DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN STRUKTUR PONDASI PADA JEMBATAN DESA BAWAH LAYUNG KECAMATAN KURAU KABUPATEN TANAH LAUT
M. Mulyadiansyah;
Irwandy Muzaidi;
Elia Anggarini;
Ekawati Laily Ramadhani
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35747/deuj.v7i1.1203
Jembatan dibangun bertujuan untuk memudahkan para pejalan kaki atau pengendara kendaraan supaya bisa melintas dengan mudah. Disisi lain, pembangunan jembatan ini akan menimbulkan dampak serta manfaat bagi masyarakat setempat dari segi ekonomi maupun sosial. Dengan meningkatnya jumlah penduduk jembatan lama menjadi kurang memadai, sehingga direncanakan pembangunan kembali Jembatan Desa Bawah Layung dengan menggunakan pondasi tiang pancang (spun pile). Tujuan penelitiaan ini menganalisa serta membandingkan hasil perhitungan daya dukung dan penurunan pondasi. Menganalisa daya dukung dan penurunan tiang pancang menggunakan metode (Meyerhof 1976) dengan data tanah bore hole (bore log) N-SPT.
ANALISIS KAPASITAS DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN STRUKTUR PONDASI PADA JEMBATAN DESA KUNYIT KECAMATAN BAJUIN KABUPATEN TANAH LAUT
ferawaty Agustina;
Muhammad Fitriansyah;
Irwandy Muzaidi
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35747/deuj.v7i1.1202
Jembatan dibangun bertujuan untuk memudahkan para pejalan kaki atau pengendara kendaraan supaya bisa melintas dengan mudah. Disisi lain, pembangunan jembatan ini akan menimbulkan dampak serta manfaat bagi masyarakat setempat dari segi ekonomi maupun sosial. Dengan meningkatnya jumlah penduduk jembatan lama menjadi kurang memadai, sehingga direncanakan pembangunan Jembatan Desa Kunyit dengan menggunakan pondasi tiang pancang (spun pile). Tujuan penelitiaan ini menganalisa serta membandingkan hasil perhitungan daya dukung dan penurunan pondasi. Menganalisa daya dukung dan penurunan tiang pancang menggunakan metode (Meyerhof 1976) dengan data tanah bore hole (bore log) N-SPT. Perhitungan yang diperoleh dari data bore hole (N-SPT) dengan kedalaman 14,45 m dan diameter 0,4 m menggunakan perhitungan manual dengan metode Meyerhof diperoleh 12 tiang dengan nilai penurunan untuk tiang tunggal sebesar s = 0,017 m dan untuk tiang kelompok sebesar Sg = 0,045 m. Jadi penurunan dapat dikatakan aman dikarenakan S < Sizin (0,12 m).
ALTERNATIF METODE FORWARD CHANING UNTUK PENDETEKSIAN BAKAT
Rudy Ansari;
Muhammad Ziki Elfirman;
Finki Dona Marleny;
Ayu Ahadi Ningrum
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35747/deuj.v7i1.1201
Untuk membantu seseorang dalam menentukan pekerjaan apa yang akan diambil serta jurusan kuliah apa yang akan dipilih jika ingin berkuliah, yang tentu saja sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan pribadinya. Karena tidak sedikit orang yang merasa telah salah dalam memilih jurusan kuliah, pada saat sudah menjalani masa perkuliahan itu sendiri. Sehingga hal tersebut tentu saja akan mempengaruhi minatnya untuk berkuliah secara baik, yang akhirnya akan membuat prestasi dan nilai yang menurun. Begitu pula bagi para karyawan atau pegawai jika telah merasa kalau pekerjaan yang sedang dijalaninya bukanlah yang sesuai dengan bakat dan minatnya. Forward chaining sendiri berfungsi untuk menelusuri semua data dan aturan agar tercapainya suatu tujuan yang diinginkan sampai kondisinya benar, serta setiap pertanyaan dalam sistem pakar akan disampaikan semuanya kepada pengguna