cover
Contact Name
Irwandy Muzaidi
Contact Email
irwandy.muzaidi@umbjm.ac.id
Phone
+6281217182520
Journal Mail Official
densityjournal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Teknik Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Jl. Gubernur Syarkawi, Semangat Dalam, Barito Kuala
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Density Journal
ISSN : 26554453     EISSN : 26554453     DOI : https://doi.org/10.35747
Core Subject :
Density (Development Engineering of University) Journal adalah media publikasi karya tulis ilmiah yang dikelola oleh Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yang terbit setiap 6 bulan sekali. Selain menjadi media publikasi, Density Journal juga menjadi wadah bagi seluruh peneliti, perencana dan pelaksana konstruksi untuk saling berbagi dalam perkembangan ilmu pengetahuan Ketekniksipilan. Density Journal terbuka untuk umum bagi mahasiswa, dosen kalangan akademisi maupun praktisi.
Arjuna Subject : -
Articles 50 Documents
METODE WAVELET DYNAMIC RESONANSI STOCHASTIC UNTUK CITRA GELAP Rudy Ansari; Finki Dona Marleny; Ayu Ahadi Ningrum; Muhammad Ziki Elfirman
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v7i1.1199

Abstract

Sebuah teknik untuk meningkatkan kontras gambar gelap menggunakan noise yang menyebabkan resonansi dalam domain wavelet diusulkan dan diselidiki dalam penelitian ini. Analogi domain gambar gelap dengan bistable ganda digunakan untuk memodelkan keadaan koefisien wavelet sebagai gerakan partikel halus ganda. Ulangi skala kebisingan internal karena pencahayaan yang cukup dicapai dengan pendekatan penyetelan dan koefisien detail menggunakan persamaan yang bergantung pada parameter. Pemilihan parameter dilakukan dengan memaksimalkan rasio signal-to-noise dengan sistem SR tradisional. Iterasi adaptif dihentikan pada pencapaian nilai target persepsi kualitas optimal, kontras kulaitas dan warna-warni. Perbandingan dengan berbagai teknik berbasis SR dan teknik berbasis non-SR mencerminkan potensi dan patut diperhatikan kinerja teknik yang diusulkan dalam hal kualitas kontras, faktor peningkatan warna dan informasi visual.
EVALUASI SALURAN DRAINASE PADA JALAN SAKA PERMAI KOTA BANJARMASIN Ekawati Laily Ramadhani; Dyah Pradhitya Hardiani; Ilham; Roy Rizali Anwar
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v7i1.1198

Abstract

Suatu wilayah yang teratur perlu didukung dengan sistem drainase yang efektif untuk mencegah genangan atau banjir yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat karena kelebihan air dari lahan atau area tertentu. Kota Banjarmasin yang mayoritas wilayahnya terdiri dari lahan basah dan rawa gambut, serta terletak sekitar -0,16 cm di bawah permukaan air laut rerata mengakibatkan kota ini sering mengalami genangan air karena fenomena pasang surut air laut. Genangan yang disebabkan oleh pasang sungai ini umumnya berlangsung singkat, hanya tiga hingga empat jam. Namun, hal ini dapat diperparah jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu yang lama. Jalan Saka Permai yang berada di Kota Banjarmasin sering mengalami genangan air di badan jalan, disebabkan oleh tidak adamya sistem saluran drainase pada kedua sisi jalan dan outlet genangan menuju sungai tertutup oleh pondasi bangunan di daerah tersebut. Oleh sebab itu diperlukan perencanaan sistem saluran drainase pada Jalan Saka Permai untuk mengatasi genangan yang terjadi. Secara umum terdapat dua tahapan analisis, yaitu analisis hidrologi dan hidraulika. Data yang digunakan mencakup data primer hasil survei lapangan dan data sekunder berupa hujan rancangan. Hasil analisa hidrologi didapatkan debit rancangan Q2 sebesar 0,679 m3/detik. Data debit ini kemudian digunakan sebagai input pada analisa hidraulika sehingga dihasilkan ukuran dimensi saluran yang dibutuhkan sebesar 0,8 meter untuk lebar saluran (B) dengan kedalaman saluran (H) sebesar 1,2 m. Rekomendasi yang diberikan sebagai penanganan banjir di Jalan Saka Permai Kota Banjarmasin akibat hujan adalah dengan membuat sistem jaringan saluran drainase.
ANALISIS NILAI CBR PADA TANAH LEMPUNG PALANGKA RAYA DENGAN PERKUATAN LAPIS PLASTIK DAN GEOTEKSTIL Sapruddin
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v7i1.968

Abstract

Tanah lempung dalam dunia kontruksi ada pada beberapa pekerjaan jalan perlu diperlakukan atau diberi sebuah perkuatan. Perkuatan tanah adalah suatu usaha yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas karakteristik tanah terutama untuk meningkatkan parameter daya dukung tanah yang akan mendukung bangunan struktur serta mampu menahan beban yang bekerja pada bangunan tersebut.Salah satu parameter yang menjadi tolak ukur daya dukung tanah adalah California Bearing Ratio (CBR). Upaya perkuatan tanah untuk meningkatkan nilai CBR tanah digunakan metode pemberian pembatas pada lapisan tanah.dalam proyek perkerasan jalan disana menggunakan geotekstil sebagai bahan sepasi atau pembatas tanah diharapkan memiliki peningkatan nilai CBR. Lokasi pengambilan sampel tanah lempung di Jalan Soekarno kota Palangka Raya. Sedangkan penelitian dilakukan di Laboratorium Geoteknik, Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Muhammadiyah Palangka Raya. Hasil penelitian menunjukkan Nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah yang telah di kuatkan dengan lapis Plastik dan geotekstil di peroleh tanah asli menunjukkan nilai CBR 95 % sebesar 3,71 %. Dan tanah dengan perkuatan lapis Plastik menunjukkan nilai CBR 95 % sebesar 3,24 %. Tanah dengan perkuatan lapis Geotekstil menunjukan ninai CBR 95 % sebesar 3,99 %. Perbandingan Nilai CBR tanah sebelum dan sesudah di lapis dengan Plastik dan Geotekstil berdasarkan nilai cbr tanah asli 3,71 % antara lain Adapun nilai CBR 95 % berdasarkan lapisan Plastik menurun sebesar 3,24%. Adapun nilai CBR 95 % berdasarkan lapisan geotekstil meningkat sebesar 3,99 %. KATA KUNCI: CBR, Geotekstil, Tanah Lempung
ANALISA SISTEM PENGENDALIAN SISA MATERIAL PEKERJAN PADA PROYEK KONSTRUKSI Rida Respati; Hendra Putra Jaya; Rabbiatul Sentia
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v7i2.1438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian sisa material pada pekerjaan arsitektural dalam proyek konstruksi, terutama pada pekerjaan dinding bata merah, plesteran, dan lantai keramik. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara kepada pelaksana lapangan, logistik, dan staf gudang pada proyek pembangunan rumah dinas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase sisa material berkisar antara 10% hingga 25%. Faktor utama penyebab sisa material adalah ketidakakuratan estimasi kebutuhan material, kualitas material yang rendah, dan kurangnya koordinasi antar tim. Analisis Kendall’s W menunjukkan adanya kesepakatan signifikan di antara responden terhadap penyebab dan tindakan pencegahan sisa material. Disimpulkan bahwa pengendalian yang efektif dapat meminimalkan limbah dan meningkatkan efisiensi proyek.
PENGARUH SERAT BATANG PISANG TERHADAP SIFAT FISIS TANAH LEMPUNG LUNAK Irwandy Muzaidi; Elia Anggarini; Darisna Wardanu; Muhammad Fitriansyah
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v7i2.1439

Abstract

Tanah lempung lunak merupakan jenis tanah dengan karakteristik daya dukung rendah, konsolidasi lambat, dan sifat plastisitas tinggi, yang dapat menimbulkan permasalahan pada konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat batang pisang terhadap sifat fisis tanah lempung lunak, serta menentukan komposisi serat batang pisang yang ideal dalam upaya stabilisasi tanah. Serat batang pisang digunakan sebagai bahan stabilisasi alami dan ramah lingkungan dengan variasi komposisi 1%, 2%, dan 3%, serta dilakukan pemeraman selama 3 dan 7 hari. Pengujian yang dilakukan meliputi kadar air, berat jenis, berat volume, batas-batas Atterberg (batas cair, batas plastis, dan indeks plastisitas), serta analisa saringan. Hasil menunjukkan bahwa penambahan serat batang pisang mampu menurunkan kadar air dan meningkatkan berat jenis serta indeks plastisitas tanah. Komposisi terbaik ditunjukkan oleh campuran tanah dengan serat batang pisang sebesar 1% dan pemeraman selama 3 hari, yang menghasilkan nilai indeks plastisitas tertinggi sebesar 15,73%. Dengan demikian, serat batang pisang berpotensi digunakan sebagai bahan stabilisasi tanah alternatif yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan sifat fisis tanah lempung lunak.
PENGARUH CAMPURAN SERBUK KAYU ULIN TERHADAP SIFAT FISIS TANAH LEMPUNG LUNAK KABUPATEN BARITO KUALA Muhammad Fitriansyah; Irwandy Muzaidi; Elia Anggarini; Ananda Rahmad Febryan
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v7i2.1467

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh penambahan serbuk kayu ulin terhadap sifat fisis tanah lempung lunak di Kabupaten Barito Kuala. Tanah lempung lunak yang memiliki plastisitas tinggi dan daya dukung rendah sering menjadi kendala dalam konstruksi. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan stabilisasi menggunakan limbah serbuk kayu ulin dengan variasi campuran 10%, 15%, dan 20% serta masa pemeraman 3 dan 7 hari. Pengujian meliputi kadar air, berat jenis, batas Atterberg, dan analisis saringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serbuk kayu ulin menurunkan kadar air rata-rata dan indeks plastisitas tanah lempung lunak. Nilai batas cair (LL) turun dari 81,09% (tanpa campuran) menjadi 61,50% (campuran 10% peram 7 hari). Batas plastis (PL) juga menurun dari 50,63% menjadi 41,72% pada campuran 20% peram 3 hari, dan indeks plastisitas (IP) turun dari 29,25% menjadi 14,54% pada campuran 20% peram 7 hari. Kesimpulannya, serbuk kayu ulin dapat dimanfaatkan sebagai bahan stabilisasi yang efektif dan ramah lingkungan untuk memperbaiki sifat fisis tanah lempung lunak.
ANALISIS KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH PEDESAAN (STUDI KASUS: DESA LOKRAWA) Ekawati Laily Ramadhani; Elia Anggarini; Irwandy Muzaidi; Emma Ruhaidani; Dyah Pradhitya Hardiani; Ichwan Setiawan; Nazwal Aqli
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v7i2.1468

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia untuk keperluan rumah tangga, industri, dan sektor publik. Desa Lokrawa, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala memiliki sumber air dari Sungai Lokrawa, namun distribusinya belum merata sehingga sebagian wilayah belum terlayani. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi ketersediaan air baku, memproyeksikan kebutuhan hingga tahun 2040, serta merumuskan rekomendasi pengelolaan. Data primer diperoleh dari pengukuran debit sesaat sungai menggunakan metode pelampung dan penampang melintang, sedangkan data sekunder meliputi jumlah penduduk dan peta desa. Hasil pengukuran menunjukkan debit sesaat Sungai Lokrawa sebesar 40,41 m³/detik. Proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2040 mencapai 1.132 jiwa dengan kebutuhan air domestik 60 liter/orang/hari, ditambah kebutuhan non-domestik (5%) dan kehilangan air (15%), sehingga total kebutuhan diperkirakan 1,941 liter/detik. Nilai ini jauh lebih kecil dibandingkan kapasitas sumber air, menunjukkan potensi pasokan yang sangat mencukupi. Rekomendasi meliputi konservasi daerah imbuhan, edukasi masyarakat tentang perlindungan sumber air, serta pembentukan kembali lembaga pengelola sistem air bersih untuk menjamin kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan. Dengan pengelolaan tepat, Sungai Lokrawa mampu memenuhi kebutuhan air bersih desa secara berkelanjutan.
ANALISIS TARIF IDEAL BUS TRANS BANJARBAKULA KORIDOR 3 BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK), ABILITY TO PAY (ATP), DAN WILLINGNESS TO PAY (WTP) Emma Ruhaidani; Irwandy Muzaidi; Dyah Pradhitya Hardiani
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v7i2.1469

Abstract

Kemacetan terjadi di beberapa jalur Kota Banjarmasin karena pertumbuhan transportasi yang cepat. Oleh karena itu, pemerintah menyediakan transportasi umum untuk membenahi hal tersebut. Salah satu jenis transportasi umum di Kota Banjarmasin adalah BTS Bus Trans Banjarbakula. Dalam sistem transportasi, tarif sangat penting. Penelitian ini menentukan tarif ideal BTS Bus Trans Banjarbakula Koridor 3 berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dengan Standar Direktorat Jendral Perhubungan Darat (SK 687/AJ/DRJD/2002), Kemampuan Membayar (ATP), dan Keinginan Membayar (WTP). Metode penelitian ini adalah wawancara dengan pengelola bus dan PT. Astra International Tbk. Isuzu untuk menghitung harga komponen Biaya Operasional Kendaraan (BOK), serta kuesioner untuk mengetahui kemampuan dan keinginan orang untuk membayar penumpang bus. Populasi yang disurvei adalah orang-orang di Kalimantan Selatan, yang berjumlah 100 orang. Tarif BOK adalah Rp13.700, ATP masyarakat umum adalah Rp6.500, ATP pelajar atau mahasiswa adalah Rp4.900, WTP masyarakat umum adalah Rp4.900, dan WTP pelajar atau mahasiswa adalah Rp4.000, sehingga tarif ideal masyarakat umum adalah Rp6.000, dan tarif ideal pelajar atau mahasiswa adalah Rp4.500
PEMBUATAN BATA SEMEN MENGGUNAKAN LIMBAH BATU BARA BOTTOM ASH PLTU ASAM-ASAM SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS Elia Anggarini; Irwandy Muzaidi; Muhammad Fitriansyah; Khusnul Khatimah
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v7i2.1470

Abstract

Bottom ash merupakan limbah dari proses pembakaran batu bara yang termasuk limbah berbahaya bagi lingkungan sehingga memerlukan pengelolaan yang tepat untuk memanfaatkan bottom ash. PLTU Asam-Asam sejauh ini memanfaatkan sebagian bottom ash sebagai lapisan jalan dalam pembuatan akses jalan. Pada penelitian ini bottom ash PLTU Asam-Asam dimanfaatkan sebagai bahan campuran pengganti agregat halus pada bata semen sebagai alternatif lain guna mengurangi limbah. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Variabel bebas yang digunakan yaitu variasi persentase bottom ash sebesar 0%, 50%, 70%, dan 100% dari berat pasir. Hasil dari penelitian ini, nilai penyerapan air terendah terjadi pada persentase bottom ash 0% yaitu sebesar 3,961%, sedangkan penyerapan air tertinggi terjadi pada persentase bottom ash 100% yaitu sebesar 14,356%. Hasil pengujian kuat tekan umur 28 hari pada bata semen variasi bottom ash 0% yaitu sebesar 105,33 Kg/cm2, variasi bottom ash 50% yaitu 84 Kg/cm2, variasi bottom ash 70% yaitu 70,67 Kg/cm2, dan variasi bottom ash 100% yaitu 64 Kg/cm2. Bata semen dengan persentase bottom ash 0% termasuk kedalam kategori mutu I (satu), bata semen dengan persentase bottom ash 50% dan 70% termasuk kedalam kategori mutu II (dua), sedangkan bata semen dengan persentase bottom ash 100% termasuk kedalam kategori mutu III (tiga)
IDENTIFIKASI DAN ANALISIS KAWASAN PERMUKIMAN UJUNG MURUNG PERKOTAAN TANJUNG, KABUPATEN TABALONG Andi Achmad Priyadharma
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v5i2.1797

Abstract

Definisi kawasan permukiman adalah bagian dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung, baik berupa kawasan perkotaan maupun perdesaan, yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian dan tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan. Kawasan Ujung Murung yang terletak di Kelurahan Tanjung merupakan kawasan tua/ lama yang berdekatan dengan pusat kegiatan (pasar) dengan identitas tersendiri karena bentuk dari perumahan warga yang berupa rumah-rumah panggung berbeda dengan permukiman di area perkotaan Tanjung. Tujuan penelitian adalah untuk menemukenali karakteristik permukiman secara keseluruhan pada kawasan Ujung Murung termasuk didalamnya aspek fisik dan non-fisik. Ruang lingkup penelitian ini dibatasi pada dua aspek yaitu aspek permukiman, fasilitas umum dan sosial serta aspek ketersediaan jaringan infrastruktur kawasan. Penelitian ini penting dilakukan sebagai langkah awal arah perkembangan kawasan Ujung Murung yang sangat potensial untuk direncanakan sebagai kawasan dengan daya tarik wisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis sosial budaya dan analisis spasial. Hasil penelitian ini teridentifikasi bahwa Kawasan Ujung Murung telah memiliki semua sarana dan prasarana lingkungan yang diperlukan pada masa sekarang dan proyeksi terhadap kebutuhan sarana dan prasarana tersebut ke depan perlu dilakukan seiring dengan perencanaan pengembangan kawasan.