cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan (JMTP)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 439 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA KAMUS DIGITAL SISTEM ISYARAT BAHASA INDONESIA BERBASIS ABDROID DI SMPLB-B KARYA MULIA SURABAYA KURNIA M, LOURENZIA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 1 (2018): Volume 9 Nomer 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut (1) menghasilkan media kamus digital sesuai kebutuhan SMPLB-B Karya Mulia Surabaya (2) menguji kelayakan media yang dikembangkan (3) menguji keefektifitasan media yang dikembangkan. Spesifikasi produk yang diharapkan adalah sebagai berikut (1) Media kamus digital ini ditujukan untuk SMPLB-B Karya Mulia Surabaya (2) Media kamus digital yang dihasilkan berbasis android minimal android Jellybean 4.1 dengan format apk. (3) Media kamus digital yang dihasilkan berisi 25 abjad (4) Media kamus digital yang dihasilkan dilengkapi dengan video SIBI (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia). Model dan prosedur pengembangan yang digunakan yaitu model DDDE (Decide, Design, Develop, Evaluate) Ivers & Barron, (2002) yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, angket dan unjuk kerja. Kemudian dilakukan analisis data teknik perhitungan angket dengan rumus persentase (Rumus P). Sedangkan data uji efektifitas menggunakan desain one group pre-test post-test dihitung menggunakan rumus median test untuk nilai pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil reviewer dari dua ahli materi diperoleh hasil persentase 100% (sangat baik). Sedangkan dari dua ahli media diperoleh hasil persentase (1) 100% (sangat baik) dan (2) 50% (kurang). Kemudian pada hasil uji coba perorangan diperoleh hasil persentase 100% (sangat baik), uji coba kelompok kecil diperoleh hasil persentase (1) 100% (sangat baik), (2) 83% (sangat baik) dan (3) 66% (baik), uji coba kelompok besar diperoleh hasil persentase (1) 100% (sangat baik), (2) 92% (sangat baik) dan (3) 84% (sangat baik). Efektifitas kamus digital yang dikembangkan dihitung dengan menggunakan median test pre-test dan post-test. Hasil perhitungan median test diperoleh data 14,406 > 3,841 sehingga chi-kuadrat hitung lebih besar dari chi-kuadrat tabel. Berdasarkan hasil pengembangan dan uji kelayakan serta uji efektifitas yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media kamus digital sistem isyarat bahasa indonesia dapat memberikan perubahan signifikan dalam membantu siswa dalam berkomunikasi. Sehingga media kamus digital yang dikembangkan memang dibutuhkan oleh siswa sehingga dapat menjadi media pembantu pembelajaran di SMPLB-B Karya Mulia Surabaya. Kata kunci: Pengembangan, Media Kamus Digital, Model DDDE, Sistem Isyarat Bahasa Indonesia Abstract The purpose of this research is (1) to produce digital dictionary media according to the needs of SMPLB-B Karya Mulia Surabaya (2) to test the feasibility of developed media (3) to test the effectiveness of developed media. The expected product specifications is (1) Digital dictionary media is intended for SMPLB-B Karya Mulia Surabaya (2) Digital dictionary media produced based on android minimal android Jellybean 4.1 with apk format. (3) The resulting digital dictionary media contains 25 alphabets (4) The resulting digital dictionary media is equipped with SIBI (Indonesian Language Gesturing System) video. The development model and procedures used are DDDE (Decide, Design, Develop, Evaluate) Ivers & Barron, (2002) model used to produce a particular product and test the effectiveness of the product. Data collection techniques used in the form of interviews, questionnaires and performance. Then do data analysis technique of questionnaire calculation with formula percentage (Formula P). While the effectiveness test data using one group pre-test post-test design, calculated using median test formula for pre-test and post-test. Based on the reviewers results from two material experts obtained a percentage of 100% (very good). While from two media experts obtained the result percentage (1) 100% (very good) and (2) 50% (less). Later on the results of individual trials the results obtained percentage of 100% (very good), small group trial results obtained percentage (1) 100% (very good), (2) 83% (very good) and (3) 66% (good), large group trials were obtained as a percentage (1) 100% (very good), (2) 92% (very good) and (3) 84% (very good) results. The effectiveness of developed digital dictionaries is calculated using the median pre-test and post-test. The median test results obtained data of 14.406 > 3.841 so that chi-square count greater than chi-squared table. Based on the results of development and feasibility test and effectiveness test that has been done can be concluded that by using digital dictionary media Indonesian language gesturing system can provide significant changes in helping students in communicating. So that digital dictionary media developed is needed by students so that it can be a medium of learning aids at SMPLB-B Karya Mulia Surabaya. Keywords: Development, Digital Dictionary Media, DDDE Model, Indonesian Language Gesturing System.
PENGEMBANGAN MEDIA MODUL ELEKTRONIK PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI MATERI DINAMIKA LITOSFER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA HANG TUAH 1 SURABAYA AYU PROVIARI, ELSYA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 1 (2018): Volume 9 Nomer 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan kita adalah masalah lemahnya proses belajar mengajar. Proses belajar mengajar merupakan proses komunikasi, yaitu proses penyampaian pesan/materi pelajaran dari guru kepada siswa yang dilakukan dengan tujuan pembelajaran. Mata pelajaran geografi materi Dinamika Litosfer tidak dapat mengembangkan kemampuannya, karena strategi pembelajaran tidak digunakan secara baik dalam setiap proses pembelajaran di dalam kelas. Berdasarkan studi awal dan observasi yang dilakukan peneliti di SMA Hang Tuah 1 Surabaya pada tanggal 20 Januari 2017 diperoleh informasi bahwa ada 70% dari 35 siswa mendapatkan nilai dibawah KKM pada pelajaran Geografi. Hal ini dikarenakan materi Dinamika Litosfer merupakan materi yang sangat banyak mengandung konsep-konsep yang tidak bisa hanya digambarkan dengan gambaran abstrak saja serta strategi pembelajaran serta media yang digunakan masih belum cukup untuk memfasilitasi pemerolehan pemahaman bagi peserta didik. Sehingga diperlukan Pengembangan Media Modul Pada Mata Pelajaran Geografi yang layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Model yang digunakan dalam pengembangan media ini adalah model ADDIE. metode pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen wawancara dan angket. Berdasarkan hasil analisis data, hasil uji kelayakan media modul pada ahli materi I dan II dapat dikategorikan sangat baik. Ahli media I dan II didapatkan hasil yang sangat baik. Sedangkan untuk uji coba perorangan mendapatkan 95,55%, uji coba kelompok kecil 95,33%, dan uji coba kelompok besar sebesar 98,66%. Dapat disimpulkan bahwa media Modul Elektronik Pada Mata Pelajaran Geografi ini dikatakan layak untuk digunakan pada proses pembelajaran. Selanjutnya untuk mengetahui keefektifan media menggunkan uji-t dengan d. b= N-1 = 35-1 = 34 (dikonsultasikan dengan tabel nilai t) dengan nilai t 0,05 harga t = 2,042 dimana pada pengembangan ini menghasilkan t hitung lebih besar dari pada t tabel 18,23> 2,68, dengan demikian menunjukan bahwa media Modul ini sangat efektif apabila digunakan dalam kegiatan pembelajaran Geografi materi Dinamika Litosfer. Kata kunci : Media, Modul Elektonik, Dinamika Litosfer, Geografi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI KLASIFIKASI MAHKLUK HIDUP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SMPN 1 GONDANG PURWANTI NUR KHIFDIYAH, IIS
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 1 (2018): Volume 9 Nomer 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Mata pelajaran IPA adalah pelajaran yang erat kaitannya dengan Alam. Salah satu masalah yang ada dalam proses pembelajaran IPA di SMP Negeri 1 Gondang Mojokerto yang didapat peneliti adalah hasil pembelajaran klasifikasi makhluk hidup. Masalah ini masih terbilang rendah karena minimnya motivasi dan minat peserta didik saat mengikuti proses belajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan Hasil Belajar pada mata pelajaran IPA materi Klasifikasi Makhluk Hidup di SMP Negeri 1 Gondang Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design. Penelitian ini menggunakan dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol sebagai objek penelitian. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match. Sedangkan kelas kontrol tanpa diberi perlakuan atau proses belajar konvensional. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan tes. Dari hasil pengumpulan data, teknik observasi mendapatkan kesepakatan antara pengamat I dan II. Sedangkan hasil dari teknik tes yang diberikan pada 3 kelas, yaitu dua) kelas eksperimen dan satu kelas kontrol, Hasil perhitungan uji Annova adalah 3,808 dan diperoleh harga Ftabel = 2,26 Jadi 3,808> 2,26 maka H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti ada pengaruh yang signifikan pada kelas eksperimen dari kelas kontrol. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Pasangan (Make a Match) Meningkatkan Hasil Pembelajaran di Subyek Ilmu Subyek Klasifikasi Makhluk Hidup di Kelas VII di SMP Negeri 1 Gondang Mojokerto. Kata kunci: Penerapan, Kooperatif, Make a Match, Ilmu Pengetahuan Alam
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI MOTION GRAPHIC PADA MATA PELAJARAN SEJARAH MATERI POKOK INDONESIA ZAMAN PRAAKSARA DI SMA NEGERI 4 SIDOARJO MARETHA SARI, EGA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 1 (2018): Volume 9 Nomer 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghaslkan media video animasi Motion Graphic mata pelajaran sejarah materi pokok Indonesia Zaman Praaksara di SMA Negeri 4 Sidoarjo. Berdasarkan studi awal dan observasi yang dilakukan peneliti di SMA Negeri 4 Sidoarjo pada tanggal 30 Maret 2017 diperoleh informasi bahwa ada 60% dari 33 siswa mendapatkan nilai dibawah KKM pada pelajaran Sejarah. Sehingga diperlukan Pengembangan Media Video Animasi Pada Mata Pelajaran Sejarah yang layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Model yang digunakan dalam pengembangan media ini adalah model ADDIE. metode pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen wawancara dan angket. Berdasarkan hasil analisis data, hasil uji kelayakan media modul pada ahli materi I dan II dapat dikategorikan sangat baik. Ahli media I dan II didapatkan hasil yang sangat baik. Sedangkan untuk uji coba perorangan mendapatkan 96,2%, uji coba kelompok kecil 97,2%, dan uji coba kelompok besar sebesar 98,2%. Dapat disimpulkan bahwa media Video Animasi Pada Mata Pelajaran Sejarah ini dikatakan layak untuk digunakan pada proses pembelajaran. Selanjutnya untuk mengetahui keefektifan media menggunkan uji-t dengan (df)= (N1+N2)-2 maka didapat df (35+35)-2 = 68 (dikonsultasikan dengan tabel nilai t) dengan nilai t 0,05 harga t = 2,000 dimana pada pengembangan ini menghasilkan t hitung lebih besar dari pada t tabel (3,461 > 2,000), dengan demikian menunjukan bahwa media Video animasi ini sangat efektif apabila digunakan dalam kegiatan pembelajaran Sejarah Materi Pokok Praaksara. Kata kunci : Media, Video Animasi, Motion Graphic, Zaman Praaksara, Sejarah
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN BAHASA JAWA MATERI BASA RINENGGA UNTUK SISWA KELAS VIII DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DESI ANDARI, ANITA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 1 (2018): Volume 9 Nomer 1 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan studi awal dan observasi yang dilakukan peneliti di SMPN 22 Surabaya pada tanggal 31 Maret 2017 diperoleh informasi bahwa terdapat permasalahan yaitu belum tercapainya tujuan pembelajaran mata pelajaran bahasa jawa materi basa rinengga yang bertujuan siswa dapat memahami basa rinengga. Hal ini diketahui ada 55% dari 38 siswa mendapatkan nilai dibawah KKM pada pelajaran bahasa Jawa. Berdasarkan permasalahan yang ada serta karakteristik siswa dan materi, maka media yang sesuai untuk digunakan adalah media modul. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah belajar yang dihadapi oleh siswa dalam mata pelajaran bahasa jawa dengan mengembangkan media modul. Modul ini menghasilkan materi basa rinengga yang dapatdigunakan oleh siswa secara mandiri. Model yang digunakan dalam pengembangan media ini adalah model ADDIE. Subjek dan lokasi penelitian adalah siswa kelas VIII di SMPN 22 Surabaya dengan jumlah siswa 38 siswa. Untuk uji coba produk dilaksanakan dengan 3 orang siswa untuk uji coba perseorangan, 6 siswa untuk uji coba kelompok kecil dan 29 siswa untuk uji coba kelompok besar dengan seluruh siswa 38 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen wawancara dan angket. Berdasarkan hasil analisis data, hasil uji kelayakan media modul multimedia pada ahli materi I dan II dapat dikategorikan baik. Ahli media I dan II didapatkan hasil yang sangat baik. Sedangkan untuk uji coba perorangan mendapatkan 93,33%, uji coba kelompok kecil 89,58%, dan uji coba kelompok besar sebesar 91,55%. Dapat disimpulkan bahwa media Modul Pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa ini dikatakan layak untuk digunakan pada proses pembelajaran. Selanjutnya untuk mengetahui keefektifan media menggunakan uji-t dengan df = (N1+N2)-2 = (38+38)-2 = 74 (dikonsultasikan dengan tabel nilai t) dengan nilai t 0,05 harga t = 2,000 dimana pada pengembangan ini menghasilkan t hitung lebih besar dari pada t tabel 2,379>2000, dengan demikian menunjukan bahwa media Modul ini sangat efektif apabila digunakan dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Jawa materi Basa Rinengga. Kata kunci : Media, Modul, Basa Rinengga, Bahasa Jawa.
PENGEMBANGAN APLIKASI MODUL BERBASIS ANDROID TENTANG UKURAN BIDANG PANDANG DAN SUDUT PENGAMBILAN GAMBAR PADA MATA PELAJARAN KOMPOSISI FOTO DIGITAL UNTUK SISWA KELAS XI MULTIMEDIA SMK KRIAN 2 SIDOARJO DIMAS SETIAJI, EKA; , SULISTIOWATI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah (1) mengembangkan media aplikasi modul berbasis android tentang ukuran bidang pandang dan sudut pengambilan gambar dengan (2)menguji kelayakan aplikasi modul berbasis android dalm pembelajran, memeliki tujuan (3) untuk mengetahui keefektifan media aplikasi modul untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran komposisi foto digital tentang ukuran bidang pandang dan sudut pengambilan gambar kelas XI di SMK Krian 2 Sidoarjo.Dengan menggunakan model pengembangan R&D Borg and Gall dengan menggunakan 10 tahapan. Uji coba dilakukan dengan melaksanakan beberapa tahap yaitu dengan melibatkan : review ahli materi, review ahli media, uji coba perseorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar. Pada teknik pengumpulan data digunakan wawancara terstruktur, angket dan tes. Hasil uji coba terhadap dua ahli materi dan dua ahli media menujukkan kualifikasi sangat baik. Pada hasil uji coba perseorangan menunjukkan kualifikasi sangat baik, uji coba kelompok kecil menunjukkan kualifikasi baik dan uji coba kelompok besar menunjukkan kualifikasi sangat baik. Berikut merupakan hasil pre-test dan post-tes adalah 12,03>2,093. Media aplikasi modul dapat meningkatkan hasil belajar dengan melihat hasil post-test lebih besar dari pre-test dapat dilihat hasil yang signifikan dengan perhitungan thitung lebih besar dari ttabel. Dengan demikian dapat disumpulkan bahwa pengembangan aplikasi modul berbasis android tentang ukuran bidang pandang dan sudut pengambilan gambar layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar yang digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci : Pengembangan, Media Aplikasi Modul Berbasis Android, R&D, Komposisi Foto Digital .The objectives of the research are (1) to aplication android-based modules about the size of view and angle of shoot to which is feasible, with (2) to to test the feasibility of aplication android-based modules about the size of view and angle of shoot, to have a purpose (3) to know effectiveness of aplication android-based modules in increasing learning result on digital photo composition subjects the size of view and angle of shoot at SMK Krian 2 Sidoarjo.Using the Borg and Gall R & D development model using 10 steps. Trials are conducted by performing several stages by involving: review of material experts, review of media experts, individual trials, small group trials, and large group trials. In data collection techniques used structured interviews, questionnaires and tests. Experimental results tested two material experts and two media experts showed very good qualifications. In individual test results showing excellent qualification, small group trials showed good qualification and large group trials showed excellent qualification. Here is the result of pre-test and post-test is 12,03> 2,093. Module media can improve learning outcomes by looking at post-test results greater than pretest can be seen significant results with t calculations greater than ttable. Thus it can be gathered that the development of module aplication android-based on digital photo composition subjects the size of view and angle of shoot is feasible to be used and effective in improving learning outcomes used in learning. keywords: Development, Aplication android-based module, R & D, Digital Photo Composition
PENGARUH PROJECT BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN DALAM MEMBUAT ANIMASI STOP MOTION PADA MATA PELAJARAN TEKNIK ANIMASI 2D BAGI SISWA KELAS XI DI SMKN 1 PUNGGING KABUPATEN MOJOKERTO MABRUROH, ETRIS; , MUSTAJI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah (1) untuk memberikan gambaran keterlaksanaan project based learning terhadap hasil belajar keterampilan dalam membuat animasi stop motion pada mata pelajaran teknik animasi 2D bagi siswa kelas XI di SMKN 1 Pungging kabupaten Mojokerto, dan (2) untuk mengetahui pengaruh yang signifikan project based learning terhadap hasil belajar keterampilan dalam membuat animasi stop motion pada mata pelajaran teknik animasi 2D bagi siswa kelas XI di SMKN 1 Pungging kabupaten Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian ini menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol pada siswa kelas XI SMK jurusan Multimedia di kabupaten Mojokerto. Data diambil melalui observasi, tes, dan penilaian proyek. Berdasarkan hasil analisis data observasi aktivitas belajar guru diperoleh 0,85 termasuk dalam kategori baik, sedangkan untuk aktivitas belajar siswa diperoleh 0,85 termasuk dalam kategori baik. Hasil analisis uji one-way Anova pada data pre-test dan post-test diperoleh fhitung lebih besar dari ftabel yaitu fhitung= 14,85 > ftabel= 3,10 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan. Berdasarkan hasil observasi aktivitas pembelajaran guru dan siswa, nilai tes dan penilaian proyek tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa project based learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar keterampilan dalam membuat animasi stop motion bagi siswa SMK dalam lingkup yang luas terutama di kabupaten Mojokerto.Kata Kunci: project based learning, hasil belajar keterampilan
PENGEMBANGAN MEDIA COMPUTER ASISSTED INSTRUCTION (CAI) MATA PELAJARAN TEKNIK ANIMASI 2 DIMENSI MATERI POKOK ANIMASI STOP MOTION KELAS XI DI SMKN 1 SOOKO MOJOKERTO IKMAL FIRMANSYAH, RIZKY; FITRI KHOLIDYA, CITRA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengembangkan media CAI yang layak dan efektif pada mata pelajaran teknik animasi 2 dimensi materi pokok animasi stop motion untuk siswa kelas XI Multimedia SMKN 1 Sooko Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen wawancara, angket dan tes. Instrumen wawancara ditujukan kepada ahli materi, ahli media pembelajaran, kemudian angket dan tes ditunjukan kepada siswa kelas XI Multimedia SMKN 1 Sooko Mojokerto. Model pengembangan yang digunakan pengembang adalah model ADDIE. Data hasil uji validitas ahli materi memperoleh presentase 95% (sangat baik), ahli media memperoleh presentase 94% (sangat baik). Hasil uji coba kelompok kecil 100%, uji coba kelompok besar 99% (sangat baik). Analisis uji-t dilakukan dua kali yaitu membandingkan hasil pretest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, kedua membandingkan hasil postest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil analisis pretest diperoleh thitung<ttabel (0,388<2,021) artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dan kemampuan awal siswa sama. Sedangkan hasil analisis postest diperoleh thitung>ttabel (7,68>2,021) artinya terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar kedua kelompok. Hal ini menunjukkan bahwa media CAI mata pelajaran teknik animasi 2 dimensi materi pokok animasi stop motion efektif. Kata kunci : Pengembangan, Media, CAI, Animasi, Teknik Animasi 2 Dimensi, Animasi Stop Motion
PENGEMBANGAN MOBILE LEARNING BERBASIS APLIKASI ANDROID MATA PELAJARAN FISIKA MATERI LISTRIK ARUS SEARAH KELAS XI SMK NEGERI 2 KEDIRI TAUFIK, MOHAMMAD; KRISTANTO, ANDI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran fisika mempelajari tentang konsep listrik arus searah. Dengan mempelajari listrik arus searah siswa memiliki keterampilan dasar penguasaan hukum kelistrikan arus searah serta penerapannya dalam kegiatan sehari-hari. Pada kenyataannya masih banyak siswa yang kurang memahami konsep kelistrikan arus searah karena karakteristik materi yang sulit dipahami dengan banyaknya konsep abstrak, hukum dan rumus. Maka diperlukan pengembangan media mobile learning berbasis aplikasi Android mata pelajaran fisika materi listrik arus searah. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui kelayakan media mobile learning berbasis aplikasi Android yang dikembangkan, dan (2) Mengetahui keefektifan media mobile learning berbasis aplikasi Android mata pelajaran fisika materi listrik arus searah kelas XI SMK Negeri 2 Kediri. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan R&D menurut Sugiyono. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, angket dan tes. Wawancara digunakan untuk mengumpulkan data tentang masalah pembelajaran yang terjadi di SMK Negeri 2 Kediri, angket digunakan untuk mendapatkan data yang dijadikan patokan menentukan kelayakan media, tes digunakan untuk menentukan keefektifan media yaitu dengan cara mengukur hasil dari kemampuan siswa setelah menggunakan media dan sebelum menggunakan media mobile learning berbasis aplikasi Android. Teknik analisis data menggunakan perhitungan rumus PSA (Presentase Setiap Aspek) dan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, hasil uji kelayakan media pada ahli materi I dan II dikategorikan Sangat Baik dengan presentase 86,67%. Ahli media I dan II dikategorikan Sangat Baik dengan presentase 97,5%. Sedangkan hasil uji coba perorangan, kelompok kecil dan kelompok besar menunjukan bahwa media mobile learning layak digunakan pada pelajaran fisika materi listrik arus searah. Hasil nilai pre-test dan post-test yang dilakukan pada kelas kontrol dan kelas eksperimen menggunakan analisis data uji tes diperoleh thitung sebesar 2,558. Kemudian dikonsultasikan dengan menggunakan tabel distribusi uji t dengan taraf signifikan 5% dan derajat pembagi (df) = (30 + 30) ? 2 = 58, maka df 58 tergolong pada df 60. Diperoleh ttabel 2,000. Didapatkan thitung lebih besar daripada ttabel (2,558 > 2,000) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian pengembangan mobile learning berbasis aplikasi Android mata pelajaran fisika materi listrik arus searah efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran kelas XI SMK Negeri 2 Kediri. Kata Kunci: Pengembangan, Mobile Learning, Listrik Arus Searah
PENGEMBANGAN MEDIA MODUL PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL MATERI CITRA BITMAP UNTUK SISWA KELAS XI MULTIMEDIA SMK WACHID HASYIM 2 SURABAYA NOVA LINDA, ANIS; DEWI, UTARI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan media pembelajaran merupakan salah satu cara untuk memecahkan suatu masalah pembelajaran. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan media dan meningkatkan hasil belajar siswa di SMK Wachid Hasyim 2 Surabaya diperlukan pengembangan media pembelajaran berupa media modul untuk mata pelajaran Pengolahan Citra Digital. Dari latar belakang masalah yang ada maka, diperlukan pengembangan media modul yang layak dan efektif pada pelajaran Pengolahan Citra Digital materi pokok Citra Bitmap untuk siswa kelas XI Multimedia di SMK Wachid Hasyim 2 Surabaya. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan media modul yang layakdan efektif untuk digunakan sebagai media. Model yang digunakan dalam pengembangan media ini adalah model R&D. metode pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen wawancara dan angket. Berdasarkan hasil analisis data, hasil uji kelayakan media modul pada ahli materi I dan II dapat dikategorikan sangat baik. Ahli media I dan II didapatkan hasil yang sangat baik. Sedangkan untuk uji coba perorangan mendapatkan 96,4%, uji coba kelompok kecil 95,68%, dan uji coba kelompok besar sebesar 96,32%. Dapat disimpulkan bahwa media Modul Pada Mata Pelajaran Pengolahan Citra Digital ini dikatakan layak untuk digunakan pada proses pembelajaran. Sedangkan untuk efektifitas media yang telah dihitung menggunakan rumus Uji-t diperoleh data yang telah disimpulkan dengan tabel taraf signifikan 5% (Sugiyono, 2010) d.b= 28-1=27 , sehingga diperoleh t tabel = 2.052. Jadi t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 32,45> 2.052. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil pre-test dan post-test media modul Citra Bitmap Pada Mata Pelajaran Pengolahan Citra Digital untuk siswa kelas XI SMK Wachid Hasyim 2 Surabaya efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Kata kunci : Media, Pengolahan Citra Digital, Modul, Citra Bitmap.