cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan (JMTP)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 439 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN MATERI POKOK PERAWATAN TANGAN PADA MATA PELAJARAN BASIC BEAUTY THERAPY SPA KELAS X JURUSAN SPA DAN BEAUTY THERAPY DI SMKN 1 BUDURAN EKA PANGESTU YUANDA, RISMA; HADI SUSARNO, LAMIJAN
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada mata pelajaran basic beauty therapy spa yang terdapat di SMK Negeri 1 Buduran pada materi pokok perawatan tangan atau biasa disebut manicure, siswa belum mengenal alat, bahan, lenan dan kosmetik serta langkah kerja perawatan tangan dikarenakan siswa hanya memiliki bahan ajar berupa buku PDF dan guru mendemonstrasikan secara langsung dan hanya satu kali paktek, dengan keterbatasan bahan untuk manicure yang mahal. Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu diperlukan pengembangan media video pembelajaran mata pelajaran basic beauty therapy spa materi pokok perawatan tangan atau manicure yang layak dan efektif untuk siswa kelas X jurusan Spa dan Beauty Therapy di SMKN 1 Buduran. Pengembangan ini menggunakan model pengembangan R&D menurut Sugiyono. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuanlitatif dan kuantitatif. Data yang dikumpulkan degan menggunakan teknik analis data yaitu wawancara, angket dan tes. Teknik analis data dengan menggunakan wawancara dan angket digunakan untuk memperoleh data kualitatif tentang kelayakan media video pembelajaran yang digunakan untuk pembelajaran dikelas, sedangkan teknik analis data dengan menggunakan tes digunakan untuk mengetahui apakah media video pembelajaran efektif digunakan dengan melalui uji soal pretest dan posttest. Berdasakan hasil analisis data ahli materi dan ahli media dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : (a) hasil presentase Ahli Materi : 87,5 % (baik sekali) dan (b) hasil presentase Ahli Media : 92,3 % (baik sekali). Melalui hasil angket uji coba produk, dapat disimpulkan bahwa : (a) hasil presentase Uji Coba Perorangan 90,83 % (baik sekali), (b) hasil presentase Uji Coba Kelompok Kecil 90 % (baik sekali), (c) hasil presentase Uji Coba Kelompok Besar 89 % (baik sekali). Dengan hasil yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran ini dikategorikan sangat baik dan layak digunakan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan taraf signifikan 5% db = N-1 (30-31 = 30), sehingga diperoleh ttabel 2,042. Jadi thitung lebih besar dari ttabel yaitu 9,987 dengan demikian perbedaan hasil pre test dan post test dinyatakan Efektif. Dengan demikian media video pembelajaran dinyatakan Layak dan Efektif. Kata Kunci : Pengembangan, Video Pembelajaran, Perawatan Tangan. ABSTRACT In the subject of basic beauty therapy spa in SMK Negeri 1 Buduran, the main subject of hand care or commonly called manicure, the students are not familiar with the tools, materials, linen and cosmetics as well as hand care work step because students only have teaching materials in the form of PDF books and teachers demonstrating directly and only one-time practice, with limited material for expensive manicure. The formulation of the problem of this research is needed development of video media learning materials in the subject of basic beauty therapy spa which the basic material of hand care (manicure) is feasible and effective for grade X students, Spa and Beauty Therapy Departmen in SMKN 1 Buduran. The thesis uses R & D development model according to Sugiyono. In this research data collection method used is descriptive qualitative and quantitative. The data collected using data analyst technique is interview, questionnaire and test. Data analyst technique using interview and questionnaire is used to obtain qualitative data about the feasibility of instructional video media used for classroom learning, while data analyst technique using test is used to find out if effective learning video media is used by through test of pretest and posttest. Based on the analysis of expert material and media expert data, the conclusions can be drawn as follows: (a) the result of the presentation of Expert Material: 87.5% (excellent) and (b) the result of Media Expert percentage: 92.3% (excellent). Through the result of questionnaire of product trial, it can be concluded that: (a) the result of 90.83% individual percentage trial (excellent), (b) small 90% (90%) small group trial result, (c) Try Large Group 89% (excellent). With the results obtained, it can be concluded that the learning video media is categorized very good and feasible to use. Based on the calculation with a significant level of 5% db = N-1 (30-31 = 30), so obtained table 2,042. So count bigger than table that is 9,987 hence difference of result of pre test and post test expressed Effective. Thus the video learning media declared Decent and Effective. Keywords : Development, Learning Video, Hand Care.
PENGEMBANGAN MEDIA COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION DALAM MATA PELAJARAN IPA TEMA 5 MATERI POKOK PERTUMBUHAN DAN BAGIAN-BAGIAN TANAMAN UNTUK SISWA KELAS VI TUNARUNGU DI SLB TUNAS MULYA SURABAYA SARI, MAYANG; , SULISTIOWATI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah sebagai (1) Menguji kelayakan media Computer Assisted Instruction Materi Pokok Pertumbuhan Dan Bagian-Bagian Tanaman Untuk Siswa Kelas VI Tunarungu Di SLB Tunas Mulya Surabaya (2) Menguji keefektifitasan media Computer Assisted Instruction Materi Pokok Pertumbuhan Dan Bagian-Bagian Tanaman Untuk Siswa Kelas VI Tunarungu Di SLB Tunas Mulya Surabaya. Spesifikasi produk yang diharapkan adalah sebagai berikut (1) Media Computer Assisted Instruction dilengkapi dengan bahasa isyarat (2) Media Computer Assisted Instruction yang dihasilkan berformat .exe (3) Media Computer Assisted Instruction yang dihasilkan termasuk model tutorial (4) Media Computer Assisted Instruction yang dihasilkan dilengkapi dengan animasi pertumbuhan dan bagian-bagian tanaman. Model dan prosedur pengembangan yang digunakan yaitu model pengembangan ADDIE. Dalam pelaksanaan uji coba dilakukan beberapa tahap yaitu validasi ahli materi, ahli media, dan uji coba perseorangan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan tes. Teknik analisis data menggunakan rumus PSA yang digunakan untuk mengukur persentase kemudian untuk instrumen tes menggunakan rumus Uji Tanda. Hasil uji validasi kelayakan media Computer Assisted Instruction berdasarkan perhitungan angket ahli materi adalah 100%, kemudian hasil perhitungan angket ahli media adalah 100%. Data hasil uji coba perseorangan memperoleh skor 100%. Berdasarkan kriteria pada bab III dari uji coba pada siswa media yang dikembangkan dinyatakan layak. Data perolehan Uji Tanda dari pre-test dan post-test diperoleh nilai Zh = 2,05 > Nilai krisis = 1,96, dapat disimpulkan bahwa peneliti telah berhasil mengembangkan media Computer Assisted Instruction yang efektif untuk materi pokok Pertumbuhan dan Bagian-Bagian Tanaman pada Siswa Tunarungu kelas VI di SLB Tunas Mulya Surabaya. Kata Kunci: Pengembangan Media, Media Computer Assisted Instruction, IPA, Sekolah Luar Biasa, Tunarungu. Abstract The purpose of this research is (1) to test the feasibility of Computer Assisted Instruction media subject matter growth and parts of the plant in students class VI deaf in SLB Tunas Mulya Surabaya (2) to test the effectiveness of Computer Assisted Instruction media subject matter growth and parts of the plant in students class VI deaf in SLB Tunas Mulya Surabaya. The expected product specifications is (1) Computer Assisted Instruction media are equipped with sign language (2) Computer Assisted Instruction media produced is .exe format (3) The resulting Computer Assisted Instruction media includes a tutorial model (4) The resulting Computer Assisted Instruction media is equipped with growth and parts of the plant animation. The development model and procedure used is ADDIE model. In the implementation of trials carried out several stages of material expert validation, media expert validation and inividual trials. Methods of data collection using interview, questionnaire and test. Data analysis techniques use the formula PSA used to measure later percentages, for test instruments using the Sign Test formula. The result of validation test of was media feasibility of Computer Assisted Instruction based on expert questionnaire was 100%, then the result of expert media questionnaire calculation was 100%. Individual test result data scored 100%. Based on the criteria in chapter III of trials on students developed media declared feasible. Data from the results of pre-test and post-test earned value Zh = 2,05 > value of the crisis = 1,96. It can be concluded that researchers have success developing an effective Computer Assisted Instruction media for the subject matter of Growth and Parts of Plant of the Grade VI Student in SLB Tunas Mulya Surabaya. Keywords : Media Development, Media Computer Assisted Instruction, Science, Extraordinary School, Deaf
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI TENTANG SIKLUS HIDUP HEWAN DENGAN METAMORFOSIS BAGI SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NURDIANA, FIFI; , MUSTAJI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menghasilkan media video animasi tentang siklus hidup hewan dengan metamorfosis yang layak untuk meningkatkan kemapuan belajar siswa dalam memahami siklus hidup hewan dan (2) menghasilkan media video animasi tentang siklus hidup hewan dengan metamorfosis yang efektif untuk meningkatkan kemapuan belajar siswa dalam memahami siklus hidup hewan. Metode penelitian nang digunakan dalam pengembangan produk merujuk pada pandangan Borg and Goll. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa media video anmasi tentang siklus hidup hewan dengan metamorfosis bagi siswa kelas IV sekolah dasar layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran. berdasarkan penilaian ahli materi diperoleh presentase 85,20% termasuk kategori sangat layak, penilaian ahli desain pembelajaran diperoleh presentase 78,57% termasuk kategori layakpenilaian ahli media diperoleh presentase 85,71% termasuk kategori sangat layak. Hasil uji coba lapangan p endahuluan dan lapangan utama diperoleh presentase 91% termasuk kategori sangat layak. Hasil uji coba lapangan pendahuluan rata?rata pre?test = 73 dan post?test = 91, hasil uji coba lapangan utama rata?rata pre?test = 55,5 dan post?test = 84,5. Hasil uji coba lapangan operasional dengan menggunakan perhitungan Wilcoxon Signed?Rank Test diperoleh Z hitung = 3,702 < Ztabel = 46, maka Ha diterima dan Ho ditolak.
PENGEMBANGAN MODUL CETAK MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MATERI PENGENALAN APLIKASI EDMODO UNTUK SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SARI, NOVITA; , MUSTAJI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTeknologi Informasi dan Komunikasi merupakan mata pelajaran pengembangan diri. Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan implementasi dari pembelajaran berbasis teknologi pada kurikulum 2013. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru mengenai materi edmodo siswa mengalami kesulitan dalam mengingat menu dan fitur yang ada pada edmodo. Hal ini disebabkan kurangnya pendalaman materi pengenalan aplikasi edmodo. Pengenalan aplikasi edmodo memiliki karakteristik materi berupa konsep yang sesuai dengan penggunaan modul sebagai media. Penelitian ini menghasilkan modul Teknologi Informasi dan Komunikasi materi pengenalan aplikasi edmodo untuk kelas VII Sekolah Menengah Pertama dengan tujuan (1) untuk mengetahui kelayakan media modul materi pengenalan aplikasi edmodo (2) untuk mengetahui keefektifan media modul materi pengenalan aplikasi edmodo. Model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE. Pengumpulan data yaitu dengan angket ahli materi, ahli media, angket uji perseorangan dan kelompok kecil. Hasil penyebaran angket digunakan untuk acuan dalam perbaikan produk. Instrumen butir soal pilihan ganda digunakan sebagai tes kemampuan awal dan akhir siswa sebelum dan setelah menggunakan media.Berdasarkan hasil angket kepada ahli materi, ahli media, uji coba perseorangan dan uji coba kelompok kecil modul yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran dengan hasil presentase kelayakan media 92,04% penilaian ahli materi, 92,5% penilaian ahli media, 97,5% penilaian perseorangan dan 98,75% penilaian uji kelompok kecil. Presentase tersebut dalam kategori sangat baik. Hasil nilai pre-test dan post-test kelas eksperimen dan kontrol menggunakan analisis uji-t diperoleh thitung = 6,91> ttabel = 2,00 sehingga modul penenalan aplikasi edmodo efektif digunakan dalam mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi pada siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama. Kata kunci : Pengembangan, Modul, Edmodo, ADDIE, Layak, Efektif, Teknologi Informasi dan KomunikasiAbstract Information and Communication Technology is a subject of self-development. The subject of Information and Communication Technology is the implementation of technology-based learning in the 2013 curriculum. Based on the results of interviews with teachers about edmodo materials, students have difficulty in recalling the menu and features available in edmodo. This is due to lack of deepening of the introduction of edmodo applications. The introduction of edmodo applications has material characteristics in the form of concepts that correspond to the use of modules as media. This research produces Information and Communication Technology module of edmodo application introduction material for Grade VII of Junior High School with the aim of (1) to know the feasibility of edmodo module material introduction media media module (2) to know effectiveness of edmodo module material introduction media. The development model used is ADDIE. Data collection is by questionnaire material experts, media experts, individual test questionnaires and small groups. The result of questionnaire distribution is used for reference in product improvement. The multiple-choice item item is used as an initial and final ability test for students before and after using the media. Based on the results of questionnaires to material experts, media experts, individual trials and small group experiments modules developed eligible for use in the learning process with media presentability outcomes 92.04% assessment of material experts, 92.5% assessment of media experts, 97, 5% individual assessment and 98.75% small group test assessment. The percentages are in very good category. The result of pre test and post test of experiment and control class using t-test analysis is obtained tcount = 6.91> ttable = 2.00 so that module introduction of edmodo application is effectively used in the subjects of Information and Communication Technology on Grade VII Secondary School First. Keywords: Development, Module, Edmodo, ADDIE, Eligible, Effective, Information and Communication Technology
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL BERBASIS VIDEOSCRIBE PADA MATA PELAJARAN FIQIH MATERI TATA CARA HAJI UNTUK SISWA KELAS V DI MI AL-HIDAYAH SURABAYA NOVELA ROSADA, LINTANG; , SULISTIOWATI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan program Audio visual berbasis videoscribe, dan untuk mengetahui kelayakan media Audio Visual Pada mata pelajaran Fiqih Materi Tata Cara Haji untuk siswa kelas V di MI Al-Hidayah Surabaya. Pengembangan ini menggunakan model R&D oleh Brog & Gall dengan 10 langkah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu, wawancara, angket dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini analisis deskriptif dan analisis hasil tes menggunakan uji t. Hasil perhitungan pretest dan post test yang menggunakan t-test menyatakan hasil t-hitung sebesar 20,303 sedangkan t-tabel sebesar 2,064 maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa mengalami perbedaan dan mengalami peningkatan setelah menggunakan media Audio Visual pada mata pelajaran Fiqih materi tata cara haji untuk siswa kelas V di MI Al-Hidayah Surabaya. Kata Kunci: Pengembangan, media, Audio Visual, Tata Cara Haji Abstract This study aims to produce a visual visual program based on videoscribe, and to know the feasibility of Audio Visual media In the subject of Fiqih Material of Hajj Procedure for grade V students in MI Al-Hidayah Surabaya. This development uses R & D model by Brog & Gall with 10 steps. Data collection techniques in this study are, interviews, questionnaires and tests. Data analysis techniques in this study descriptive analysis and analysis of test results using t test. The result of pretest and post test using t-test shows the result of t-count is 20,303 while t-table is 2,064 it can be concluded that student learning outcomes experience difference and experience improvement after using Audio Visual media at subject Fiqih material of procedure of Haji for students of class V in MI Al-Hidayah Surabaya. Keywords: Development, Media, Audio Visual, Procedures of Hajj
PENGEMBANGAN MEDIA MODUL TEMATIK MATERI POKOK GAYA UNTUK SISWA KELAS IV DI MADRASAH IBTIDAIYAH AL-FALAH GRESIK BIRLLIANTARI, FATICA; , SULISTIOWATI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil studi pendahuluan yakni hasil kegiatan wawancara dan observasi dengan guru mata pelajaran Tematik. Peneliti mendapati bahwa pada materi pokok gaya mata pelajaran Tematik, siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi tersebut. Hal ini karena materi perlu pengulangan dan tidak tersedianya sumber belajar. Akibatnya mempengaruhi pada tidak tercapainya tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan, yaitu dengan rendahnya nilai ketuntasan yang diperoleh siswa dibawah rata- rata sebanyak 50% dari total keseluruhan siswa yang harus mencapai nilai KKM sebesar 75. Tujuan pengembangan media modul ini dibuat sebagai upaya pemecahan masalah belajar melalui analisis kebutuhaan, sehingga melalui media ini diharapkan dapat meningkatkan ketercapaian suatu tujuan pembelajaran serta meningkatkan hasil belajar siswa. Pengembangan media ini menggunakan model pengembangan R&D. Pelaksanaan uji coba dilakukan beberapa tahap yaitu validasi ahli materi, ahli media, dan uji coba pada siswa. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur, angket, dan tes. Teknik analisis data menggunakan rumus P yang digunakan untuk mengukur persentase, kemudian untuk instrument tes menggunakan rumus Rpbis dan Uji T-tes. Hasil uji validasi kelayakan media permainan berdasarkan hasil perhitungan angket ahli materi adalah 100%, kemudian hasil perhitungan angket ahli media adalah 72,5%. Data hasil uji coba perorangan memperoleh skor 96%, data hasil uji coba kelompok kecil memperoleh skor 96%, dan data hasil uji coba kelompok besar memperoleh skor 97,5%. Berdasarkan kriteria pada bab III dari uji coba pada siswa media yang dikembangkan dinyatakan layak. Data perolehan uji-t dari pre-test dan post-test diperoleh besar = 19,38 > = 2.03, dapat disimpulkan bahwa peneliti telah berhasil mengembangkan media modul yang efektif untuk materi pokok gaya pada siswa kelas IV di MI Al-Falah Gresik. Kata Kunci: Pengembangan Media, Media Modul, Tematik IPA Abstract Based on preliminary study result that is result of interview and observation activity with thematic subject teacher. Researchers found that on the subject matter of thematic Thematic style, students have difficulty in understanding the material. This is because the material needs repetition and unavailability of learning resources. As a result, it can affect the achievement of the learning objectives that have been formulated, that is, by the low value of mastery obtained by the students below the average of 50% of the total students who must reach the KKM value of 75. The purpose of media development of this module is made as an effort to solve learning problems through the analysis of needs, so that through this media is expected to increase the achievement of a learning objective and improve student learning outcomes. The development of this medium uses the R & D development model. Implementation of trials carried out several stages of validation of material experts, media experts, and testing on students. Methods of data collection using structured interviews, questionnaires, and tests. The data analysis technique uses the formula P used to measure the percentage, then for the test instrument using the formula of Rpbis and T-test. The result of media validation feasibility test based on the result of questionnaire of material expert is 100%, then the result of questionnaire of media expert is 72,5%. Individual trial results scored 96%, small group trial data scored 96%, and large group trial data scored 97,5%. Based on the criteria in chapter III of trials on students developed media declared eligible. The data of t-test obtained from pre-test and post-test obtained t_hitung = 19,38> t_tabel = 2.03, it can be concluded that the researcher has succeeded in developing an effective module media for the subject matter of style in fourth grade students at MI Al-Falah Gresik. Keywords: Development Media, Module Media, Thematic Science
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI PADA MATERI ACTIONSCRIPT 3.0 UNTUK SISWA KELAS XII MULTIMEDIA DI SMK DR. SOETOMO AGUSTINA, AFIFFAH; KRISTANTO, ANDI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi actionscript merupakan materi yang harus dipelajari oleh siswa untuk membantu siswa dalam menyelesaikan UKK multimedia. Siswa harus mampu menguasai materi actionscript sebelum praktik pemrograman media. Menurut hasil wawancara dengan guru diketahui bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi mengenai actionscript. Hal ini disebabkan oleh media yang digunakan guru kurang menarik sehingga siswa kurang berminat dalam menyimak materi. Media game edukasi memiliki daya tarik yang tinggi sehingga dapat menumbuhkan minat siswa dalam menyimak materi. Penelitian ini menghasilkan media game edukasi pada materi actionscript 3.0 untuk siswa kelas XII multimedia di SMK dengan tujuan (1) Mengetahui kelayakan media game edukasi materi actionscript 3.0. (2) Mengetahui keefektifan media game edukasi materi actionscript 3.0 dalam pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE. Pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur ahli materi, ahli media, angket siswa, dan tes tulis untuk siswa. Dari hasil wawancara terstruktur dengan ahli materi diperoleh hasil rata-rata 98% pada tiap sub variabel. Dari hasil wawancara terstruktur dengan ahli media diperoleh hasil rata-rata 97% pada tiap sub variabel. Dari hasil uji perseorangan diperoleh hasil rata-rata 97% pada tiap sub variabel. Dari hasil uji kelompok kecil diperoleh hasil rata-rata 97% pada tiap sub variabel. Dari uji kelompok besar diperoleh hasil rata-rata 98% pada tiap sub variabel. Persentase tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil nilai post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol dianalisa menggunakan uji-t diperoleh thitung = 4,594 > ttabel = 2,048 yaitu terdapat perbedaan yang signifikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media game edukasi layak dan efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS TEKS TRANSAKSIONAL DAN INTERPERSONAL KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 PRAMBON KABUPATEN NGANJUK PUSPITASARI, DEFI; MARIONO, ANDI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk media audio pembelajaran yang layak dan efektif digunakan pada mata pelajaran Bahasa Inggris di SMPN 2 Prambon. Kelayakan media didapat dari review ahli materi, ahli desain pembelajaran, ahli media, dan serangkaian uji coba. Sedangkan untuk menilai keefektifan media didapat dari perbandingan hasil pre-test dan post-test pada uji coba lapangan yang dihitung menggunakan rumus t-test. Penelitian ini menggunakan model pengembangan pustekkom (Bambang Warsita 2008). Model pengembangan ini dikelompokkan ke dalam tiga tahap besar, yaitu 1) tahap perancangan, terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, penyusunan GBIM, dan penulisan naskah; 2) tahap produksi, terdiri dari persiapan, pelaksanaan, penyelesaian; dan 3) tahap evaluasi, terdiri dari review ahli, evaluasi orang-per orang, evaluasi kelompok kecil dan uji coba lapangan. Hasil ujicoba kelayakan media audio kepada ahli materi I dan II didapat kategori baik sekali dengan prosentase sebesar 95%, ahli media I dan II didapat kategori baik sekali dengan prosentase sebesar 93,33%, uji coba orang per orang didapat kategori baik sekali dengan prosentase sebesar 90%, uji coba kelompok kecil didapat kategori baik sekali dengan prosentase sebesar 90%, uji coba lapangan didapat kategori baik sekali dengan prosentase sebesar 82,5%. Berdasarkan hasil belajar peserta didik diperoleh yaitu dengan taraf signifikan 5% maka d.b = 32 ? 1 = 31, dengan t tabel = 1,679. Karena t hitung = 28,764 > t tabel = 1,679 maka ada perbedaan yang signifikan antara hasil post-test dan pre-test, jadi media audio efektif digunakan dalam pembelajaran. Kata kunci: Media audio, listening, teks transaksional dan interpersonal
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI POKOK ENERGI DALAM SISTEM KEHIDUPAN KELAS VII SMPN 34 SURABAYA ZAHRAA DAGMAR, FATHINA; MARIONO, ANDI
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan Penelitian ini untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Discovery Learning pada Mata PelajaranIPA kelas VII SMPN 34 Surabaya. Dan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan terhadap penerapan modelpembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar peserta didik Mata pelajaran IPA kelas VII SMPN 34Surabaya. Peserta didik kelas VII SMPN 34 Surabaya, memiliki beberapa masalah yang ada dalam prosespembelajarannya, yaitu terdapat 23 peserta didik yang nilainya dibawah KKM dan saat guru menyajikan materipembelajaran lebih terpaku pada ketuntasan materi, guru lebih cenderung dengan menggunakan metodeceramah. Sehingga perlu diterapkan model pembelajaran yang lebih inovatif. Untuk mengatasi kondisi tersebutperlu dilakukan perubahan khususnya cara mengajar di dalam kelas agar terjadi peningkatan pada keaktifanpeserta didik dan hasil belajar peserta didik kelas VII melalui Model Pembelajaran Discovery Learning.Pada penelitian ini menggunakan desain True Eksperimental Control group pretest posttest, dengan subyekpenelitian 2 kelas eksperimen dan 1 kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasidan tes. Untuk teknik analisis data menggunakan uji One Way Anova untuk mengetahui perbedaan hasil belajarpada kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam penerapan model pembelajaran DiscoveryLearning pada mata pelajaran IPA untuk peserta didik kelas VII SMPN 34 Surabaya. Hal ini dapat dilihat darikriteria pengujian hasil pretest dan posttest. Jika > maka Ho ditolak yang berarti signifikan, setelahdikonsultasikan dengan F tabel kemudian di bandingkan antara Fhitung = 15,4 dengan Ftabel = 3,07 ternyata> (15,4 > 3,07) maka Ho di tolak yang berarti signifikan.Kata Kunci : Discovery Learning, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI POKOK NEGOSIASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA IT SHAFTA SURABAYA RETNO PALUPI, ENDAH; KHOTIMAH, KHUSNUL
Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 Nomer 2 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah produk media audio pembelajaran negosiasi untuk kelas X SMA, mengukur kelayakan, dan mengetahui keefektifan media audio pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di SMA IT Shafta Surabaya. Pengembangan ini menggunakan model R & D yang menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari review ahli materi menunjukkan presentase 100% (baik sekali), review ahli RPP 100% (baik sekali), review ahli naskah dan media 100% (baik sekali), review angket uji coba perorangan 96 % (baik sekali), review angket uji coba kelompok kecil 96% (baik sekali), hasil uji coba kelompok besar 95% (baik sekali). Begitu pula dengan hasil tes kognitif, psikomotorik 1 dan psikomotorik 2 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dengan db=N-1 = 30-1= 29 dengan taraf kesalahan 5% (0,05) diperoleh 1,703 dengan T hitung kognitif 8,523, T hitung psikomotorik 1 5,628, dan T hitung psikomotorik 2 sebesar 5,396. Jika T hitung ? T tabel, maka 8,523 ? 1,703, 5,628 ? 1,703, dan 5,396 ? 1,703, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembang telah berhasil menghasilkan media audio pembelajaran untuk siswa kelas X di SMA IT Shafta Surabaya, media yang dikembangkan layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di SMA IT Shafta Surabaya.