cover
Contact Name
REZKY JUNIARSIH NUR
Contact Email
rezkyjuniarsih10@gmail.com
Phone
+6285275473336
Journal Mail Official
lppmiaiyapnas@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Islam Yapnas Jeneponto Jl. Lanto Dg. Pasewang KM. 76, Poros Makassar-Jeneponto, Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan 92351
Location
Kab. jeneponto,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Edukasiana Islam
ISSN : 26211076     EISSN : 31238181     DOI : https://doi.org/10.67447
Core Subject :
Jurnal Edukasiana Islam focuses on the study and development of Islamic education at various levels and in various educational contexts, including formal, non-formal, and informal education. This journal contains research results and scientific studies that examine the concepts, practices, and innovations of Islamic education, including learning, curriculum, evaluation, education management, and the integration of Islamic values in the educational process to shape knowledgeable, moral, and characterful individuals in accordance with the demands of the times.
Arjuna Subject : -
Articles 75 Documents
Ojen PENINGKATAN HASIL BELAJAR PAI DENGAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF muh ojen; Rezky Aprizal; Arif Ardiansyah
JURNAL EDUKASIANA ISLAM Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam YAPNAS Jeneponto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67447/jei.v4i1.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui penerapan metode pembelajaran kooperatif. Permasalahan yang sering ditemukan dalam pembelajaran PAI adalah rendahnya partisipasi peserta didik dan kurangnya variasi metode pembelajaran yang berdampak pada rendahnya hasil belajar. Metode pembelajaran kooperatif diterapkan sebagai alternatif untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam beberapa siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik pada salah satu satuan pendidikan, dengan teknik pengumpulan data melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik setelah diterapkannya metode pembelajaran kooperatif, baik dari segi nilai rata-rata maupun tingkat ketuntasan belajar. Selain itu, aktivitas dan kerja sama peserta didik dalam proses pembelajaran juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran kooperatif efektif dalam meningkatkan hasil belajar PAI dan dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif.
n MEMBANGUN SIKAP TOLERANSI ANTARUMAT BERAGAMA MELALUI PEMBELAJARAN (PAI) Ninarti Syam; Sumarni Sumarni; Nurfadila Nurfadila; Pitriani Pitriani
JURNAL EDUKASIANA ISLAM Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam YAPNAS Jeneponto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67447/jei.v4i1.90

Abstract

Penelitian  ini membahas pentingnya membangun sikap toleransi antarumat beragama melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dalam masyarakat multikultural. Indonesia sebagai negara dengan keberagaman agama, budaya, dan suku bangsa membutuhkan pendidikan yang mampu menanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini. Pembelajaran PAI memiliki peran strategis dalam membentuk sikap keagamaan yang moderat, inklusif, dan menghargai perbedaan, tanpa mengurangi keyakinan terhadap ajaran agama Islam itu sendiri. Melalui materi ajar, metode pembelajaran, serta keteladanan guru, PAI dapat menginternalisasikan nilai-nilai seperti saling menghormati, keadilan, kasih sayang, dan dialog antarumat beragama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pembelajaran PAI dapat dijadikan sarana efektif dalam menumbuhkan sikap toleransi antarumat beragama pada peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur terhadap berbagai sumber relevan, seperti buku, jurnal, dan dokumen pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI yang menekankan pemahaman kontekstual ajaran Islam, pendekatan humanis, serta pengembangan sikap sosial peserta didik mampu mencegah sikap eksklusivisme dan intoleransi. Selain itu, integrasi nilai toleransi dalam kurikulum PAI dapat membantu peserta didik memahami pentingnya hidup berdampingan secara damai di tengah perbedaan keyakinan. Dengan demikian, pembelajaran PAI tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai wahana pembentukan karakter bangsa yang menjunjung tinggi toleransi dan persatuan dalam keberagaman.
PENERAPAN METODE DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN AQIDAH DAN AKHLAK Mirnawati Mirnawati; NURDIANA NURDIANA; Risna Risna; Nur asmi handayani
JURNAL EDUKASIANA ISLAM Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam YAPNAS Jeneponto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67447/jei.v4i1.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran Aqidah dan Akhlak melalui penerapan metode diskusi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya tingkat partisipasi siswa selama proses pembelajaran, yang ditandai dengan kurangnya keaktifan bertanya, menyampaikan pendapat, serta keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Pembelajaran yang masih bersifat konvensional menyebabkan siswa cenderung pasif dan kurang antusias mengikuti materi Aqidah dan Akhlak. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode pembelajaran yang mampu mendorong siswa untuk lebih aktif dan berperan langsung dalam proses belajar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Tamalatea. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi partisipasi siswa, catatan lapangan, dan dokumentasi. Indikator partisipasi siswa meliputi keaktifan bertanya, menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, bekerja sama dalam kelompok, serta keseriusan mengikuti diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode diskusi mampu meningkatkan partisipasi siswa secara signifikan. Pada siklus I, partisipasi siswa mulai mengalami peningkatan meskipun belum mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, partisipasi siswa meningkat secara optimal, ditandai dengan keterlibatan aktif siswa dalam diskusi dan meningkatnya interaksi antara siswa dan guru. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode diskusi efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran Aqidah dan Akhlak.
A PENERAPAN METODE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN ASMAUL HUSNA PADA PEMBELAJARAN PAI DI SMP NEGERI 3 BANGKALA Aslan Aslan Aslan; Rezky Aprizal; Nurhayani Nuhayani; Sukmawati Sukmawati
JURNAL EDUKASIANA ISLAM Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam YAPNAS Jeneponto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67447/jei.v4i1.92

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya materi Asmaul Husna, menuntut metode pembelajaran yang mampu meningkatkan pemahaman konsep, keaktifan, serta kerja sama peserta didik. Kenyataan di SMP Negeri 3 Bangkala menunjukkan bahwa pembelajaran Asmaul Husna masih didominasi metode konvensional, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada materi Asmaul Husna. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas SMP Negeri 3 Bangkala. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas belajar siswa, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Jigsaw mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, terlihat dari meningkatnya partisipasi diskusi kelompok dan tanggung jawab siswa sebagai “ahli” materi. Selain itu, hasil belajar peserta didik juga mengalami peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II, baik dari segi nilai rata-rata maupun persentase ketuntasan belajar. Dengan demikian, penerapan metode Jigsaw terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman Asmaul Husna pada pembelajaran PAI. Metode ini dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, kolaboratif, dan bermakna.
R PENGARUH KEGIATAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN ISLAM TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA rahman hastika; Aswin Hidayah; Abdul Malik Alfadhillah; Muhammad Syahrul Aprilian
JURNAL EDUKASIANA ISLAM Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam YAPNAS Jeneponto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67447/jei.v4i1.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan organisasi kemahasiswaan Islam terhadap motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 51 mahasiswa yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan Islam dari berbagai program studi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, sedangkan analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden serta kecenderungan variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keaktifan mahasiswa dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan Islam berada pada kategori cukup hingga tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 45,12, sedangkan motivasi belajar mahasiswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 40,31. Temuan ini mengindikasikan adanya keterkaitan positif antara keikutsertaan mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan Islam dengan motivasi belajar. Kegiatan organisasi yang meliputi kajian keislaman, diskusi ilmiah, dan pelatihan kepemimpinan berkontribusi dalam membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, serta penguatan nilai-nilai keislaman yang mendorong motivasi belajar mahasiswa. Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan organisasi kemahasiswaan Islam berperan sebagai faktor pendukung dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Meskipun penelitian ini bersifat korelasional dan tidak menegaskan hubungan sebab-akibat secara langsung, hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi kemahasiswaan Islam memiliki peran strategis dalam pengembangan akademik dan karakter mahasiswa di perguruan tinggi.
s PENGARUH PEMAHAMAN NILAI-NILAI ISLAM TERHADAP PERILAKU SOSIAL MAHASISWA IAI YAPNAS JENEPONTO Sukmawati Sukmawati; Fitriani Fitriani; Nurisma Nurisma; Murti Murti; Desy Desy
JURNAL EDUKASIANA ISLAM Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam YAPNAS Jeneponto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67447/jei.v4i1.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman nilai-nilai Islam terhadap perilaku sosial mahasiswa Institut Agama Islam YAPNAS Jeneponto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 51 mahasiswa yang dipilih sebagai responden. Pemahaman nilai-nilai Islam diukur melalui indikator siddiq, amanah, tabligh, dan tawadhu, sedangkan perilaku sosial mahasiswa diukur melalui indikator gotong royong, empati dan solidaritas, disiplin sosial, serta kerja sama akademik. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman nilai-nilai Islam mahasiswa berada pada kategori baik, dengan nilai amanah dan siddiq sebagai indikator yang paling dominan. Perilaku sosial mahasiswa juga berada pada kategori baik, yang tercermin dalam sikap gotong royong, empati, disiplin sosial, dan kerja sama akademik. Temuan penelitian dan hasil diskusi menunjukkan bahwa pemahaman nilai-nilai Islam berperan penting dalam membentuk perilaku sosial mahasiswa. Semakin baik pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Islam, semakin positif perilaku sosial yang ditunjukkan dalam kehidupan akademik dan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman nilai-nilai Islam memiliki kontribusi yang signifikan dalam membentuk perilaku sosial mahasiswa IAI YAPNAS Jeneponto. Oleh karena itu, penguatan internalisasi nilai-nilai Islam secara berkelanjutan perlu terus dikembangkan dalam proses pendidikan guna membentuk karakter mahasiswa yang berakhlak mulia dan memiliki kepedulian sosial.
R ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SUMBER KAJIAN ISLAMI MAHASISWA IAI YAPNAS JENEPONTO rindiani rindiani; nurfadhilah rahman; Ayu Andika; St Husnul Khatimah
JURNAL EDUKASIANA ISLAM Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam YAPNAS Jeneponto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67447/jei.v4i1.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial sebagai sumber kajian Islami oleh mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) YAPNAS Jeneponto. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan kepada 51 mahasiswa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan intensitas penggunaan media sosial, frekuensi akses konten Islami, motivasi penggunaan, kualitas dan kepercayaan terhadap konten, serta pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan pemahaman agama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat intensitas penggunaan media sosial yang tinggi. Frekuensi akses konten Islami serta motivasi mahasiswa dalam memanfaatkan media sosial sebagai sumber kajian keislaman tergolong tinggi. Media sosial dinilai mampu menyediakan konten Islami yang mudah diakses, beragam, dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Selain itu, mahasiswa menunjukkan tingkat kepercayaan yang cukup baik terhadap kualitas konten Islami di media sosial, disertai dengan sikap selektif dalam menilai kredibilitas sumber. Pemanfaatan media sosial juga terbukti berkontribusi positif dalam membantu mahasiswa memahami ajaran Islam, baik secara konseptual maupun praktis.Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa media sosial memiliki peran yang signifikan dan strategis sebagai sumber kajian Islami bagi mahasiswa IAI YAPNAS Jeneponto. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan literasi digital keislaman serta pendampingan dari institusi pendidikan Islam agar pemanfaatan media sosial dapat berjalan secara bijak dan optimal dalam mendukung pembelajaran keagamaan
PENGUASAAN KOSAKATA (MUFRADAT) BAHASA ARAB SEBAGAI FAKTOR PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBAHASA DAN PERCAKAPAN SEHARI-HARI DI KAMPUS Muhammad Firdaus; Reskinur Amelani Putri; Nurul Khairiah; Ananta Aditya
JURNAL EDUKASIANA ISLAM Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam YAPNAS Jeneponto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67447/jei.v3i2.97

Abstract

This study aims to examine in depth the role of Arabic vocabulary mastery as a factor in improving students' language skills. As agents of change, students are required to communicate effectively. Everyday conversation is the primary means for building relationships, exchanging information, and developing interpersonal skills. Everyday conversation on campus is a form of social interaction that is integral to student life. These conversations occur naturally in various situations, both formal and informal, such as in classrooms, the cafeteria, the library, and the campus environment. This study aims to describe the forms, topics, and functions of everyday conversation on campus. The method used in this study is a qualitative descriptive method, with data collection techniques including observation and conversation recording. The results indicate that student conversations on campus are dominated by academic and non-academic topics, use informal language, and primarily serve as a means of conveying information, solving problems, and establishing social relationships
MUBTADA' DAN KHOTBAR, SERTA PENGGUNAAN HURUF JAR, DAN HURUF NASHAB Muhammad Firdaus; Ainun; Bunga; Suandi; Nhadya Ayuning Tyas; Islamia
JURNAL EDUKASIANA ISLAM Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam YAPNAS Jeneponto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67447/jei.v3i2.98

Abstract

Mubttada’and khabar are the main elements of nominal sentences (jumlah ismiyah) in Arabic grammar and play a crucial role in forming correct sentence structures and meanings. This article aims to examine the definitions of mubtada’ and khabar, their conditions, types, and roles in Arabic language learning. The research method employed is qualitative library research through the analysis of classical and modern Arabic grammar references. The study reveals that a proper understanding of mubtada’ and khabar significantly improves learners’ ability to read, comprehend, and construct Arabic sentences accurately according to grammatical rules. Arabic is the language of the Islamic holy book, the Qur'an. All Muslims recognize that the Qur'an is the call of Allah SWT, a perfect guide to life. Arabic is the language of the Prophet Muhammad (peace be upon him), a role model for all Muslims. Arabic is the gateway to all Islamic knowledge. One cannot delve into the ocean of Islamic knowledge without passing through its door. Arabic is also the language in which we prostrate ourselves to Him. The Qur'an is a holy book in Arabic filled with wisdom. The Qur'an has 114 chapters and 6,236 verses. Studying the Qur'an is obligatory for every Muslim. Tajweed is the science that governs how to read the Qur'an correctly according to established rules. One important component of tajweed is the discussion of the letters jar and nashab. These two concepts relate to how to pronounce the sounds of letters when reading, which affects the clarity and accuracy of the Qur'anic recitation. Mastering this material is very important for everyone who wants to read the Qur'an correctly and in accordance with the guidance of the Prophet Muhammad SAW.
Strategi Pembelajaran Bahasa Arab dengan Cara Menyenangkan Mujahidin; Risal
JURNAL EDUKASIANA ISLAM Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam YAPNAS Jeneponto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67447/jei.v3i2.106

Abstract

Language is a means of communication in everyday life between individuals and society. Without language, a person would be unable to convey the meaning of feelings or thoughts. The research method used is a qualitative research method, namely by reviewing existing research or literature research. Many students have a desire to master the language to be able to communicate and understand religious texts, most of which are written in Arabic. However, most of them are not interested in Arabic subjects due to difficulties in pronunciation, reading, and writing. Understanding language expressions and grammatical issues (al-Nahwu and Al-Sharf) is another challenge that students cannot overcome in a short time and is boring. What are the best methods and strategies for students to be able to learn the language in a fun, exciting, and enthusiastic atmosphere? These questions show both the reality and challenges, especially for Arabic teachers and lecturers, that there is a need to change conventional Arabic language teaching and, at the same time, find new strategies and concrete actions to answer the above questions. This journal offers a new teaching concept that focuses not only on teaching but also on entertaining. This research shows that using this approach can improve motivation and language skills, create a more engaging learning experience, and support learning outcomes. This can help shape a generation of young people with a solid and creative understanding of Arabic.