cover
Contact Name
Rima Pratiwi Fadli
Contact Email
rima@konselor.org
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Konseling dan Pendidikan
ISSN : 23376740     EISSN : 23376880     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Konseling dan Pendidikan merupakan jurnal ilmiah dalam bidang keilmuan Bimbingan dan Konseling dan Pendidikan. Jurnal ini diterbitkan oleh Indonesian Institute for Counseling And Education (IICE), merupakan sub lembaga dari perusahaan Multikarya Kons merupakan salah satu Pusat Kajian, Latihan dan Pelayanan Konseling serta Pendidikan di Indonesia. IICE beranggotakan Konselor-konselor dan para profesional dalam bidang konseling dan pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 3 (2024): JKP" : 18 Documents clear
Efektivitas ifdil perceptual light technique (IPLT) untuk mereduksi kecenderungan nomophobia pada siswa Lika, Lika; Ifdil, Ifdil; Fadli, Rima Pratiwi; Khairati, Annisaislami; Zola, Nilma; Putri, Yola Eka; Adlya, Soeci Izzati; Zatrahadi, M. Fahli
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1118700

Abstract

Nomophobia merupakan gangguan kesehatan mental yang tidak disadari oleh para remaja saat ini. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa remaja memiliki kerentanan untuk mengalami gangguan kesehatan mental yang disebabkan oleh penggunaan media social.  Nomophobia telah dimasukkan kedalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental, edisi kelima (DSM-V). Kondisi psikologis seperti ini perlunya sebuah upaya intervensi segera untuk mereduksi kecenderungan nomophobia pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini berbentuk eksperimen dengan metode single subjek research (SSR) dengan desain A-B. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Ifdil Perceptual Light Technique (IPLT) dalam mereduksi kecenderungan nomophobia pada siswa. Intervensi menggunakan IPLT melalui modifikasi sensorik dan persepsi individu melalui spektrum cahaya untuk mengatasi nomophobia. Subjek dalam penelitian ini yaitu terhadap tiga subjek yang mengalami nomophobia dalam kategori tinggi. Instrumen yang digunakan adalah observasi wawancara,  teknik  scaling  dan menggunakan instrumen No Mobile Phone Phobia (NMP-Q). Hasil penelitian menunjukkan Ifdil Perceptual Light Technique (IPLT) efektif untuk mereduksi kecenderungan nomophobia pada siswa.
Promoting Pancasila values through dialectical project-based learning for Indonesian youth Prihatin, Endang; Nurdin, Encep Syarief; Ruyadi, Yadi; Suhartati, Tri; Thabrani, An Nisaa Atila
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1119100

Abstract

The young generation in Indonesia is confronted with specific challenges in navigating the adverse effects of globalisation, which have the potential to erode the values enshrined in Pancasila. This research project aims to investigate the efficacy of the Pancasila Dialectic Project model in the character formation of the younger generation, with a particular focus on the realisation of the values of Pancasila through innovative approaches. The methodology employed is a literature review, encompassing an examination of the theoretical foundations of the model and an analysis of empirical data derived from its implementation. The Pancasila Dialectic Project model employs a dialectic approach that engages the younger generation in open discussion through the use of a podcast format, which aligns with their digital lifestyle. The findings demonstrate that this model not only enhances comprehension of Pancasila but also fosters moral development through the cultivation of critical and collaborative dispositions. The results provide substantial evidence that a dialectical approach can be an efficacious strategy in fortifying the values of Pancasila among the younger generation, as well as promoting constructive discourse on national identity in the contemporary global context.
Teacher-students interactions and Students’ attitude at international science faculty classes: in the context of biology and chemistry departments Ratmanida, Ratmanida; Ayudhia, Honesty Yonanda; Adzanil, Fuad Nabil; Putri, Meutia Herza
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1119700

Abstract

In the context of globalization of education, where students often come from diverse cultural and academic backgrounds, interactions between teachers and students play a key role in effective learning experiences. This research emerged from awareness of the need to understand how interactions between teachers and students occur in international classrooms, particularly in biology and chemistry departments. This research aims to analyze differences in student interactions in international classes based on science faculties. This research is comparative research obtained through random sampling. The sample for this research was 88 students who were enrolled in the international class program at the science faculty. Data was collected using an in-class interaction instrument with 29 items. The analysis technique uses descriptive and independent sample t-tests. These findings indicate that there are significant differences in the level of interaction between students majoring in biology and chemistry in international classes. Apart from that, classroom interaction also provides opportunities for collaboration between students so that they can increase their self-confidence in their learning abilities. Building strong relationships among students also contributes to increasing positive attitudes towards learning through motivation and engagement.
Enhancing resilience in sexual harassment victims using narrative exposure therapy: a single case research Hunafa, Saifa; Sugara, Gian Sugiana; Muhajirin, Muhammad
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1121000

Abstract

Victims of sexual harassment often experience deep trauma, such as feelings of shame, fear, anger, and loss of self-worth. Intervention using Narrative Exposure Therapy (NET) aims to enhance resilience in victims of sexual harassment and reduce the trauma symptoms they endure. The subject chosen for this study is a female college student who has been a victim of sexual harassment and met the study criteria. This research was designed using a single-case study approach with an A-B-A model. Using the Adolescent Resilience Scale, the participant showed a reduction of (d = 5.7); and using the PTSD Checklist-5 (PCL-5), the participant showed a reduction of (d = 4.87). These results indicate that resilience scores increased, and PTSD scores decreased from the baseline phase (A1) to the follow-up baseline phase (A2) using NET. The findings demonstrate that the NET approach is highly beneficial and necessary for counselors and school guidance teachers to help victims reduce PTSD symptoms and enhance resilience.
Kondisi Generalized Anxiety Disorder (GAD) pada siswa: analisis berdasarkan gender, kondisi keluarga, dan teknologi Zola, Nilma; Ifdil, Ifdil; Gusri Handayani, Puji; Dwi Febriani, Rahmi; Izzati Adlya, Soeci; Zulian Apri, Intan; Afifah Ardi, Lailatul
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1122000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi Generalized Anxiety Disorder (GAD) pada siswa di Sumatera Barat berdasarkan faktor gender, keluarga, dan penggunaan teknologi. Desain kuantitatif deskriptif digunakan dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari 539 siswa yang diseleksi menggunakan purposive sampling yang berasal dari berbagai SMP dan SMA di Sumatera Barat. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) yang sudah divalidasi. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak statistik JASP versi 0.18.0.0. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa siswa perempuan memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki. Siswa yang berasal dari keluarga dengan orang tua tunggal menunjukkan kecenderungan kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang tinggal bersama kedua orang tua. Selain itu, penggunaan internet dan jumlah perangkat teknologi seperti smartphone serta akun media sosial berhubungan dengan tingkat kecemasan yang lebih tinggi. Penelitian ini menyoroti pentingnya intervensi kesehatan mental yang lebih spesifik, terutama yang mempertimbangkan faktor keluarga dan penggunaan teknologi pada siswa.
A Understanding career calling: historical roots and practical relevance for school counselors Alfan, Robbani; Solehuddin, M; Nurihsan, Juntika; Riksa Yustiana, Yusi
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1122600

Abstract

This article critically examines the origins and evolution of the term "career calling" and its relevance for school counselors. Tracing its roots from Ancient Greece to modern times, the concept of career calling has shifted from a spiritual vocation to a broader, secularized understanding, yet remains deeply tied to prosocial motivation and meaningful work. Employing the Critical Interpretive Synthesis approach, this study systematically and interpretatively analyzes the historical and social evolution of 'career calling.' By integrating comprehensive literature reviews from databases such as JSTOR, PubMed, ERIC, and Google Scholar, the methodology facilitates a nuanced exploration of how the concept has transformed, focusing on its impact on the professional role of school counselors. The evolution of the term "calling" from its traditional religious roots to a more secular interpretation highlights the broadening scope of the concept in modern contexts, reflecting shifts in Western cultural norms and values. This transformation underscores the ongoing debate among scholars about the definition of calling, with some advocating for a return to its historical, prosocial origins and others embracing its contemporary relevance to individual fulfillment and professional identity. The insights gained from this study not only expand school counselors' understanding of the profound implications of career calling, enhancing their perception of professional identity, but also provide a foundational basis for the development of instruments specifically tailored for measuring career calling among school counselors. Furthermore, these insights are instrumental in designing effective career calling development interventions, enabling school counselors to better support students in aligning their educational paths with their life's purposes.
Problematic social media use pada anak dengan orangtua yang bekerja Adlya, Soeci Izzati; Zola, Nilma; Pratiwi Fadli, Rima; Gusri Handayani, Puji; Dian Suri, Gusni; Billah Husna, Salsa; Maisyah Yuliardi, Viona
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1126200

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pengguna media sosial saat ini terutama di kalangan remaja. Saat ini banyak permasalahan yang diakibatkan oleh penggunaan media sosial yang berlebihan dan bahkan sampai menganggu kesehatan mental penggunanya terutama pada remaja. Permasalahan penggunaan media sosial ini disebut juga problematic social media use. Problematic social media use yaitu ketergantungan pada media sosial yang ditandai dengan tidak terkontrolnya individu dalam menggunakan media sosial sehingga dapat menganggu terlaksananya aktifitas sehari-hari individu tersebut. Untuk meminimalisir dan mengatasi permasalahan ini, maka diperlukan peran orangtua dalam mendampingi dan mengawasi penggunaan media sosial pada remaja. Namun kenyatannya banyak orangtua yang sibuk bekerja sehingga sulit melakukan pengawasan serta hanya sedikit waktu yang dihabiskan dengan remja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematic social media use pada anak yang orangtuanya bekerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data hasil penelitian diperoleh melalui analisis data dan informasi dari subjek penelitian melalui penyebaran instrumen penelitian berkaitan dengan problematic social media use yaitu Social Media Disorder (SMD) Scale. Subjek penelitian ini yaitu remaja yang orangtuanya bekerja pada tingkat SLTA di Sumatera Barat. Luaran pada penelitian ini yaitu 1 artikel pada jurnal nasional terindeks sinta 2 dengan URL https://www.jurnal.konselingindonesia.com/index.php/jkp. Penelitian ini mendukung program unggulan Universitas Negeri Padang yaitu RIP Penelitian UNP tahun 2020-2024 tentang media dan sumber belajar di era revolusi industri 4.0.
How self-disclosure of student based on demographic perspective? Fadli, Rima Pratiwi; Zola, Nilma; Laura Dalimunthe, Hanifa; Ifdil, Ifdil
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1126700

Abstract

Gangguan psikologis yang dialami oleh mahasiswa sebagai individu dewasa awal cenderung menjadikan mahasiswa tidak terbuka dan cenderung gangguan tersebut direpresi ke alam bawah sadar. Apabila kondisi ini tidak diatasi maka dapat menimbulkan gangguan psikologis tingkat berat dan dapat mengganggu aktivitas akademik mahasiswa tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan terhadap 317 mahasiswa Universitas Negeri Padang. Instrument penelitian yang digunakan menggunakan instrument penelitian Collage Self Disclosure Instrument (CoSDI). Instrumen digunakan untuk mengukur tingkat keterbukaan diri yang mencakup aspek perasaan, pengalaman pribadi dan pandangan terhadap orang lain. Penelitian ini dilakukan terhadap mahasiswa perguruan tinggi dengan mengadministrasikan instrument penelitian self-disclosure terhadap mahasiswa.Teknik analisis yang digunakan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi gender self disclosure laki-laki beragam dibandingkan perempuan. Dari segi jumlah bersaudara, anak tunggal menunjukkan keterbukaan diri yang lebih tinggi. Dari segi urutan kelahiran, anak bungsu cenderung memiliki self disclosure yang tinggi. Dari segi lokasi/tempat tinggal responden, responden yang berasal dari pedesaan cenderung memiliki self disclosure yang tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa self disclosure yang cenderung tinggi ditinjau dari demografi yaitu kelompok laki-laki, anak tunggal, anak bungsu dan responden yang berasal dari pedesaan.

Page 2 of 2 | Total Record : 18


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): JKP Vol. 13 No. 3 (2025): JKP Vol. 13 No. 2 (2025): JKP Vol. 13 No. 1 (2025): JKP Vol. 12 No. 4 (2024): JKP Vol 12, No 3 (2024): JKP Vol. 12 No. 3 (2024): JKP Vol 12, No 2 (2024): JKP Vol. 12 No. 2 (2024): JKP Vol. 12 No. 1 (2024): JKP Vol 12, No 1 (2024): JKP Vol 11, No 4 (2023): JKP Vol. 11 No. 4 (2023): JKP Vol. 11 No. 3 (2023): JKP Vol 11, No 3 (2023): JKP Vol. 11 No. 2 (2023): JKP Vol 11, No 2 (2023): JKP Vol. 11 No. 1 (2023): JKP Vol 11, No 1 (2023): JKP Inpress 2023 Vol 10, No 4 (2022): JKP Vol. 10 No. 3 (2022): JKP Vol 10, No 3 (2022): JKP Vol 10, No 2 (2022): JKP Vol. 10 No. 2 (2022): JKP Vol 10, No 1 (2022): JKP Vol. 10 No. 1 (2022): JKP Vol 9, No 4 (2021): JKP Vol. 9 No. 4 (2021): JKP Vol. 9 No. 3 (2021): JKP Vol 9, No 3 (2021): JKP Vol 9, No 2 (2021): JKP Vol. 9 No. 2 (2021): JKP Vol 9, No 1 (2021): JKP Vol. 9 No. 1 (2021): JKP Vol. 8 No. 3 (2020): JKP Vol 8, No 3 (2020): JKP Vol 8, No 2 (2020): JKP Vol 8, No 1 (2020): JKP Vol 7, No 3 (2019): JKP Vol 7, No 2 (2019): JKP Vol 7, No 1 (2019): JKP Vol. 7 No. 1 (2019): JKP Vol 6, No 3 (2018): JKP Vol 6, No 2 (2018): JKP Vol 6, No 1 (2018): JKP Vol 5, No 3 (2017): JKP Vol 5, No 2 (2017): JKP Vol 5, No 1 (2017): JKP Vol 4, No 3 (2016): JKP Vol 4, No 2 (2016): JKP Vol 4, No 1 (2016): JKP Vol 3, No 3 (2015): JKP Vol 3, No 2 (2015): JKP Vol 3, No 1 (2015): JKP Vol 2, No 3 (2014): JKP Vol 2, No 2 (2014): JKP Vol 2, No 1 (2014): JKP Vol 1, No 3 (2013): JKP Vol 1, No 2 (2013): JKP Vol 1, No 1 (2013): JKP More Issue