cover
Contact Name
Nofamataro Zebua
Contact Email
zebuanofa99@gmail.com
Phone
+6281370364555
Journal Mail Official
multikola@ejournal.yaryas.co.id
Editorial Address
Jalan Sisobahili Tabaloho No. 18, Desa Sisobahili Tabaloho Kec. Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli Kode Pos: 22811
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Multikola: Jurnal Kolaborasi Multididipliner
ISSN : 000000     EISSN : 000000     DOI : 000
Core Subject :
Multikola: Jurnal Kolaborasi Multidisipliner adalah jurnal ilmiah akses terbuka yang menerapkan proses double-blind peer review. Jurnal ini diterbitkan secara berkala sebagai wadah publikasi artikel hasil penelitian, kajian konseptual, tinjauan pustaka, maupun praktik inovatif di bidang pendidikan. Fokus utama jurnal adalah mendorong kolaborasi multidisipliner dalam pengembangan ilmu pendidikan melalui integrasi berbagai perspektif keilmuan yang relevan. Jurnal ini menerima naskah yang membahas berbagai aspek pendidikan, meliputi pendidikan dasar, menengah, dan tinggi; kurikulum dan pembelajaran; teknologi pendidikan; evaluasi pendidikan; manajemen pendidikan; pendidikan guru; pendidikan karakter; pendidikan inklusif; pendidikan vokasi; pendidikan STEM; literasi; pendidikan berkelanjutan (Education for Sustainable Development); serta berbagai kajian interdisipliner yang berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan. Multikola: Jurnal Kolaborasi Multidisipliner bertujuan menjadi media diseminasi ilmiah yang mendorong inovasi, kolaborasi, dan pengembangan teori maupun praktik pendidikan pada tingkat nasional dan internasional. Fokus dan Ruang Lingkup MULTIKOLA: Jurnal Kolaborasi Multidisipliner adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan secara berkala dan berfokus pada publikasi hasil penelitian, kajian teoretis, maupun praktik lapangan yang bersifat kolaboratif lintas disiplin ilmu. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah integrasi keilmuan dari berbagai bidang untuk mendorong inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan yang lebih luas. Ruang lingkup jurnal ini mencakup, namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut: Pendidikan Ilmu Sosial Ekonomi Teknik serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Hukum Kesehatan Teologi Budaya dan Bahasa
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Akreditasi Sebagai Instrumen Kebijakan Publik Untuk Pendidikan Tinggi yang Inklusif dan Berkelanjutan: Analisis Kebijakan Global dalam Kerangka SDG 4 Yaredi Waruwu; Nofamataro Zebua; Arisman Telaumbanua; Syukur Prima Telaumbanua; Yastina Warasi
Multikola: Jurnal Kolaborasi Multidisipliner Vol 1 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : PT YARYAS HOLISTIK KOLABORASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akreditasi pendidikan tinggi telah mengalami transformasi signifikan dari sebuah mekanisme penjaminan mutu yang bersifat teknis menjadi instrumen kebijakan publik yang strategis. Dalam kerangka Sustainable Development Goal 4 (SDG 4), akreditasi kini berfungsi sebagai alat regulasi yang digunakan oleh pemerintah dan badan supranasional untuk mengarahkan perilaku institusi, mengalokasikan sumber daya, dan menegakkan akuntabilitas dalam sistem pendidikan tinggi. Artikel ini menganalisis akreditasi sebagai instrumen kebijakan publik yang mengoperasionalkan SDG 4, dengan fokus pada mekanisme desain kebijakan yang mendorong ekuitas, kualitas, dan inklusivitas. Menggunakan pendekatan analisis kebijakan komparatif yang dilandasi teori institusional, teori modal manusia, kerangka keadilan sosial, dan teori tata kelola global, kajian ini menelaah bagaimana standar akreditasi dirumuskan dan direvisi untuk memasukkan indikator inklusi, transformasi digital, dan tanggung jawab sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa akreditasi berkontribusi pada pendidikan tinggi yang inklusif hanya apabila tujuan ekuitas secara eksplisit diintegrasikan ke dalam standar, dioperasionalkan melalui indikator yang terukur, dan didukung oleh kapasitas institusional yang memadai. Artikel ini merekomendasikan desain kebijakan akreditasi yang adaptif, berbasis bukti, dan sensitif terhadap konteks lokal sebagai prasyarat untuk merealisasikan visi transformatif SDG 4.
Pengembangan SIMULTI sebagai Media Pembelajaran Interaktif bagi Mahasiswa Ilmu Komputer Hikmat Putra Alim Zebua
Multikola: Jurnal Kolaborasi Multidisipliner Vol 1 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT YARYAS HOLISTIK KOLABORASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pendidikan menuntut tersedianya media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan dan kemandirian belajar mahasiswa. Namun, penggunaan media pembelajaran di perguruan tinggi masih didominasi oleh penyajian materi yang bersifat statis sehingga belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan mahasiswa yang memiliki karakteristik digital dan membutuhkan pengalaman belajar yang lebih interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan SIMULTI (Sistem Multimedia Interaktif) sebagai media pembelajaran interaktif bagi mahasiswa Ilmu Komputer serta menguji tingkat kelayakan dan praktikalitasnya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket kebutuhan, lembar validasi ahli, serta angket respons pengguna. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase skor validasi dan praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMULTI berhasil dikembangkan dengan mengintegrasikan berbagai komponen multimedia, seperti teks, gambar, video, animasi, kuis interaktif, dan evaluasi pembelajaran dalam satu platform. Hasil validasi memperoleh rata-rata persentase sebesar 92,13% dengan kategori sangat layak, sedangkan hasil uji praktikalitas memperoleh persentase sebesar 92,00% dengan kategori sangat praktis. Temuan ini menunjukkan bahwa SIMULTI memiliki kualitas yang tinggi dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif untuk mendukung proses pembelajaran mahasiswa Ilmu Komputer di perguruan tinggi.
Mapping Misconceptions Among Elementary Education Students Regarding Plant and Animal Cell Structures Using A Two-Tier Diagnostic Test Based on The Certainty of Response Index (CRI) Abner Rahmatsyah Zebua; Djosua Berkat Notatema Waruwu; Eja Advent Kris Lahagu; Mei Linda Stefani Sarumaha; Fitri Inda Sari Zega; Shinellia Zalukhu; Intan Kristiani Ziliwu; Nofamataro Zebua
Multikola: Jurnal Kolaborasi Multidisipliner Vol 1 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT YARYAS HOLISTIK KOLABORASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Misconceptions among preservice teachers represent a serious concern in science education because they have the potential to be transmitted to students at the primary education level. This study aimed to identify and map the misconceptions of students in the Primary School Teacher Education (PGSD) program regarding the structure of plant and animal cells. The research employed a descriptive quantitative approach with a diagnostic survey design. The research subjects were 33 second-semester PGSD students who had completed the Basic Science Concepts course, selected using purposive sampling. The instrument used was a 20-item two-tier multiple-choice diagnostic test supplemented with a Certainty of Response Index (CRI) scale, with a KR-20 reliability coefficient of 0.84. Data were analyzed descriptively by categorizing students’ conceptions into four groups: understanding the concept, misconception, lack of understanding, and guessing. The results showed that the overall average percentage of misconceptions reached 34.28%, with the highest misconceptions occurring in the concept of differences between plant and animal cell organelles (41.90%), particularly regarding vacuoles (63.80%), cell wall function (58.09%), and non-chloroplast plastids (55.23%). Students with non-science backgrounds demonstrated a significantly higher percentage of misconceptions (42.17%) compared to students with science backgrounds (26.38%). This study concludes that PGSD students’ misconceptions about cell structure are real, structured, and persistent. Therefore, PGSD programs need to explicitly integrate diagnostic and remediation strategies for misconceptions into science instruction.
Dinamika Perkembangan Kognitif dan Bahasa Peserta Didik SMA dalam Perspektif Guru: Implikasi bagi Pembelajaran Responsif Gesti Pespita Zalukhu; Fita Riski Setiawan Hulu; Intan Nelpin Hulu; Intan Rosmalina Waruwu; Eka Karsa Putra Waruwu; Fajar Valentino Zendrato; Yaredi Waruwu; Nofamataro Zebua
Multikola: Jurnal Kolaborasi Multidisipliner Vol 1 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT YARYAS HOLISTIK KOLABORASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kognitif dan bahasa peserta didik di Sekolah Menengah Atas (SMA) berdasarkan perspektif guru. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap guru di SMA Negeri 2 Gunungsitoli yang dipilih secara purposif. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peserta didik SMA berada pada tahap operasional formal menurut teori Piaget, ditandai dengan kemampuan berpikir abstrak dan hipotetis-deduktif yang mulai berkembang, namun belum merata pada seluruh peserta didik; (2) perkembangan bahasa peserta didik dipengaruhi oleh lingkungan sosial, paparan media digital, dan kebiasaan membaca; (3) terdapat kesenjangan perkembangan kognitif antara peserta didik dengan latar belakang sosial ekonomi berbeda; dan (4) guru berperan krusial dalam menstimulasi perkembangan kognitif dan bahasa melalui pendekatan scaffolding dan pembelajaran berbasis diskusi. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi guru dan konselor sekolah dalam merancang strategi pembelajaran yang responsif terhadap tahap perkembangan peserta didik SMA.
Permasalahan Perkembangan Peserta Didik dan Intervensinya: Studi Kasus di SMK Negeri 1 Gunungsitoli Mesrawati Gea; Monika Melvin Jelita Halawa; Noferlina Gulo; Satra Jaya Harefa; Nofamataro Zebua; Yaredi Waruwu
Multikola: Jurnal Kolaborasi Multidisipliner Vol 1 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT YARYAS HOLISTIK KOLABORASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan peserta didik pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan menghadapi berbagai tantangan yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, yang dapat berdampak pada aspek akademik, sosial, dan emosional peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk permasalahan perkembangan peserta didik, faktor penyebab, serta strategi intervensi yang dilakukan oleh guru Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Gunungsitoli. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru Bimbingan dan Konseling sebagai informan utama dan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan yang ditemukan meliputi perubahan orientasi belajar, ketidakstabilan emosi, perilaku komunikasi yang kurang sesuai dengan norma kesantunan, serta permasalahan penggunaan media sosial. Faktor keluarga, terutama kondisi keluarga yang kurang harmonis dan rendahnya keterlibatan orang tua, menjadi faktor dominan yang memengaruhi munculnya permasalahan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan permasalahan perkembangan peserta didik memerlukan intervensi yang berkelanjutan melalui layanan konseling serta kolaborasi antara sekolah dan keluarga.
Dampak Pendekatan Student-Centered Learning terhadap Perkembangan Kompetensi Berbahasa Peserta Didik di Madrasah Aliyah Amati Zalukhu; Mey Cherly Halawa; Hendra Setiawan Gulo; Keren Pukh Lestari Gea; Ester Novi Kurnia Zebua
Multikola: Jurnal Kolaborasi Multidisipliner Vol 1 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT YARYAS HOLISTIK KOLABORASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pendekatan student-centered learning (SCL) terhadap perkembangan kompetensi berbahasa peserta didik di Madrasah Aliyah Swasta Ummi Kalsum Gunungsitoli. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan satu informan kunci yaitu guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian mengungkap lima temuan utama: (1) identifikasi kebutuhan dan gaya belajar peserta didik merupakan fondasi implementasi SCL yang efektif; (2) strategi diferensiasi konten, proses, dan produk terbukti responsif terhadap keberagaman kemampuan peserta didik; (3) SCL berdampak positif terhadap keempat kompetensi berbahasa  membaca, menulis, berbicara, dan menyimak yang paling nyata pada peningkatan keberanian berbicara dan kualitas tulisan; (4) integrasi project-based learning berbasis nilai keislaman menjadi inovasi khas madrasah yang melatih seluruh keterampilan berbahasa secara simultan; serta (5) penilaian portofolio mampu mendokumentasikan perkembangan kompetensi berbahasa secara longitudinal dan menumbuhkan kesadaran metakognitif peserta didik. Penelitian ini menegaskan bahwa SCL di madrasah bukan sekadar strategi pedagogis, melainkan ekspresi filosofi pendidikan Islam yang memuliakan potensi unik setiap peserta didik.
Analisis Profesionalisme Guru Berdasarkan Empat Kompetensi Guru dalam Proses Pembelajaran di SMA Negeri 2 Gunungsitoli Keren Widia Gulo; Chrisna Yanti Telaumbanua; Erniwati Halawa; Irene Infak Halawa; Seniman Putri Sari Zega; Fitriyani Zalukhu; Natalia Kristiani Lase
Multikola: Jurnal Kolaborasi Multidisipliner Vol 1 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT YARYAS HOLISTIK KOLABORASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesionalisme guru merupakan faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan karena berpengaruh langsung terhadap kualitas proses pembelajaran. Profesionalisme tersebut tercermin melalui penguasaan empat kompetensi guru, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profesionalisme guru Biologi berdasarkan penerapan empat kompetensi guru dalam proses pembelajaran di SMA Negeri 2 Gunungsitoli. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah sebagai informan utama. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Biologi telah menerapkan keempat kompetensi guru dengan cukup baik. Kompetensi pedagogik terlihat dari kemampuan guru menyusun modul ajar dan menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik peserta didik. Kompetensi profesional ditunjukkan melalui penguasaan materi serta kemampuan mengaitkan materi Biologi dengan kehidupan sehari-hari. Kompetensi sosial tercermin dari komunikasi yang baik antara guru dengan peserta didik, sesama guru, dan warga sekolah. Kompetensi kepribadian ditunjukkan melalui sikap disiplin, tanggung jawab, serta keteladanan. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan laboratorium Biologi, terbatasnya sarana praktikum, padatnya jadwal pembelajaran, serta perbedaan motivasi belajar peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan serta dukungan sarana pembelajaran agar profesionalisme guru semakin optimal.
Analisis Hambatan Belajar Biologi Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Namohalu Esiwa Ditinjau Dari Karakteristik Gaya Belajar Enjely Olivia Harefa; Kasih Friskila Zebua; Keren Pukh Lestari Gea; Nasihat Gulo; Natalia Kristiani Lase
Multikola: Jurnal Kolaborasi Multidisipliner Vol 1 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT YARYAS HOLISTIK KOLABORASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis profil gaya belajar VAK (Visual, Auditori, Kinestetik) siswa kelas XI SMA Negeri 1 Namohalu Esiwa dan mengidentifikasi ragam hambatan belajar didaktis serta epistemologis yang dihadapi siswa dalam pembelajaran Biologi. Hambatan belajar tersebut merupakan hambatan yang bersumber dari ketidaksesuaian strategi instruksional guru (mismatch) dan implikasinya terhadap penurunan fokus, kebosanan, perilaku disruptif pelampiasan motorik, serta rendahnya retensi pemahaman konsep abstrak siswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif serta jenis penelitian deskriptif studi kasus. Teknik pengumpulan data bersumber dari seluruh populasi siswa kelas XI yang berjumlah 53 orang dengan teknik sampling jenuh dan melibatkan satu orang guru mata pelajaran Biologi sebagai informan kunci. Untuk melengkapi referensi yang berhubungan dengan penelitian ini, maka peneliti melakukan pengumpulan data melalui kuesioner model VAK, observasi non-partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi selama tiga bulan sebagai lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa di dalam profil gaya belajar peserta didik terdapat sebaran persentase sebanyak 45,28% gaya belajar visual, 32,08% gaya belajar kinestetik, 22,64% gaya belajar auditori dan memiliki implikasi yang relevansinya kuat dalam memicu perlunya restrukturisasi pengajaran melalui strategi pembelajaran adaptif-multisensori yang ramah VAK terhadap pengoptimalan mutu akademis di sekolah.

Page 2 of 2 | Total Record : 18