cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi
ISSN : 14121131     EISSN : 25285750     DOI : 10.21831
Core Subject : Science,
FISIENSI - Kajian Ilmu Administrasi adalah jurnal ilmiah dari hasil penelitian dan/atau kajian pustaka dalam bidang ilmu administrasi perkantoran baik dalam bidang kependidikan maupun dalam bidang ilmu administrasi murni dengan fokus dan ruang lingkup pembahasan tentang: 1) Pendidikan Vokasi Administrasi Perkantoran, 2) Manajemen Sumber Daya Perkantoran, 3) Administrasi/Manajemen Perkantoran, 4) Otomatisasi Perkantoran, 5) Teknologi Perkantoran, 6) Hubungan Masyarakat, 7) Simulasi Perkantoran, 8) Manajemen Event, 9) Pelayanan Prima, 10) Kesekretarisan, 11) Korespondensi, 12) Komunikasi, 13) Organisasi, dan 14) Kearsipan. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY secara berkala satu tahun dua kali yakni pada bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
Upaya Menuju Demokratisasi Pendidikan Teguh Sihono; Rohaila Yosuf
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Volume XI, No. 1, Februari 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6143.076 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v11i1.3987

Abstract

There are increasing calls for a major change or a paradigm shift in our education system in order for the country to be able to produce a new generation who are dynamic and responsive towards the changing environment. Education is the main instrument to mobilize society toward better future. Therefore the important mechanism in education system such a the regulation, profesionalism, and management should be renewed. The way forward in education should be the democratization of education, the state was make UU No. 22-1999 year, UU No. 32-2004 year (Regional autonomy), UU No. 20-2003 year (Sisdiknas), PP No 19-2005 year (SPN) , Permendiknas No 22, 23, 24-2006 year (KTSP implementation). The implementation of tho curriculum of KTSP the package which give the right and freedom, community participation, organizer authority, supporter institution and stakeholder's should be as planned. There should be serious effort to create educetion democratization in Indonesia. In order for that to happen, the country need­capable human resource who are qualified, superior and competitive.
Ergonomi dalam Perkantoran Joko Kumoro
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume I, Agustus 2001
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2957.734 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v1i1.3741

Abstract

Kegiatan kantor selalu berdampingan dengan aktivitas substantif. Pekerjaan substantif terkait langsung dengan pencapaian tujuan sehingga terlibat secara intensif kepada keputusan yang bersifat strategis. Sedangkan kantor memiliki posisi sebagai pelayanan informasi agar tugas yang ditunaikan oleh aktivitas substantif dapat tercapai. Inti aktivitas perkantoran adalah pengolahan informasi. Oleh karena itu kegiatan lainnya: penghimpunan, pencatatan, penggadaan, pengiriman, dan penyimpanan informasi merupakan tugas yang bersifat melengkapi aktivitas pengolahan. Predikat kantor sebagai sumber informasi disebabkan kemampuan mengelola informasi. Pekerjaan kantor sebagian besar terkait dengan aktivitas pemakaian mata baik berupa pembacaan maupun penglihatan. Oleh karena itu perlu diciptakan suasana lingkungan yang kondusif, yaitu: menyenangkan, nyaman, dan sejuk sehingga mampu meningkatkan produktivitas. Ergonomi memberikan jawaban faktor lingkungan yang berperan dalam menentukan produktivitas kerja kantor. Cahaya, udara, suara, dan warna direkomendasikan oleh ergonomi untuk dikelola agar tercipta efisiensi kegiatan kantor.
PERAN TYPER SHARK DELUXE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MENGETIK CEPAT BAGI CALON SEKRETARIS Daimatun Nafiah
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. XIII No. 2 Agustus 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4847.387 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v13i2.11683

Abstract

Dewasa ini kebutuhan akan perkembangan sistem pendidikan di Indonesia kian meningkat dari tahun ke tahun. Dulunya sistem konvensional dianggap paling efektif dan telah diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar, namun sistem pembelajaran ini sudah tidak lagi sanggup mengikuti perkembangan zaman. Apalagi pembelajaran mengetik. Mengetik dianggap pelajaran yang kuno dan membosankan. Padahal, profesi sekretaris sangat erat kaitannya dengan kegiatan mengetik. Bahkan pekerjaan mengetik merupakan pekerjaan yang paling banyak dibandingkan pekerjaan yang lain. Atas dasar itulah kemudian muncul metode pembelajaran baru yang diharapkan dapat meningkatkan minat dalam belajar, khususnya belajar mengetik. Metode pembelajaran dengan teknologi multimedia dan dengan menggunakan game edukatif interaktif adalah solusi yang tepat untuk menjawab tuntutan akan kebutuhan sistem pembelajaran yang komunikatif dan menarik. Terdapat perbedaan antara keduanya. Metode pembelajaran menggunakan teknologi multimedia seperti LCD Projector, TV, maupun radio memiliki pola pembelajaran satu arah dan tidak terjadi interaksi antara dosen dengan mahasiswa. Sedangkan metode pembelajaran menggunakan game edukatif yang interaktif, mahasiswa dapat langsung menjadi pelaku yang mengalami sebuah proses belajar yang disampaikan secara eksplisit melalui permainan yang ada. Game edukatif interaktif memiliki banyak kelebihan. Selain mahasiswa menjadi tidak bosan dalam belajar, materi pelajaran menjadi lebih mudah tersampaikan. Di samping itu, game edukatif interaktif juga mampu menyingkat waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu kompetensi karena dengan game ini, para mahasiswa lebih cepat menangkap materi sehingga dapat menghemat waktu untuk mendidik mereka. Typer Shark Deluxe merupakan sebuah games yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mengetik 10 jari dengan benar. Typer Shark Deluxe menyediakan cara yang menyenangkan dalam meningkatkan kecepatan dan akurasi dalam mengetik.
Manajemen Strategik (Suatu Pendekatan Integratif) Purwanto Purwanto
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume III, Februari 2003
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10285.047 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v3i1.3790

Abstract

Manajemen strategik telah banyak mengalami perkembangan yang cukup pesat sejak tahun empatpuluhan. Manfaat manajemen stretegik pada level manapun dapat dipakai sebagai langkah untuk menganalisis peluang-peluang yang diperlukan sebagai alat bantuk utama pengambilan keputusan manajerial guna meminimumkan ketidakpastian dan kompleksitas bisnis. Menghadapi ketidakpastian dan kompleksitas bisnis maka manajemen dituntut memiliki pengetahuan manajemen strategik dalam rangka menetapkan kebijakan bisnisnya atau kebijakan niaganya. Karena manajemen strategik merupakan suatu proses pengambilan keputusan yang berkesinambungan dan dikatikan dengan kemampuan internal dan peluang serta tantangan eksternalnya agar tujuan organisasi dapat dicapai. Dalam praktik (implementasinya) kebijakan niaga merupakan pedoman para manajemen diberbagai level tentang bagaimana tindakan harus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi. Tindakan yang dilakukan bukan sembarang tindakan melainkan berupa perumusan-perumusan dan implementasi dari keputusan-keputusan strategik yang menjadi inspirasi manajemen. Keputusan strategik terdiri dari keputusan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya perusahaan secara terintegrasi terhindar dari kebocoran-kebocoran yang menyebabkan terjadinya in-efisiensi.
Pengaruh OJT, Prestasi Belajar, Informasi Kerja, dan Motivasi Kerja Terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK Intan Yunia Yusman; Ismiyati Ismiyati; Mar’atus Mar’atus Sholikah
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. XVI No. 1 Februari 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.981 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v16i1.24476

Abstract

Abstrak: Pengaruh OJT, Prestasi Belajar, Informasi Kerja, dan Motivasi Kerja Terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh on the job training (OJT), prestasi belajar, informasi tentang kerja, dan motivasi untuk kerja terhadap kesiapan kerja siswa. Populasi penelitian ini berjumlah 140 siswa dari Kompetensi Keahlian Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) di SMK Negeri 1 Purbalingga. Sampling jenuh merupakan teknik yang digunakan dalam penelitian ini. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif kausalitas. Metode dalam mengumpulkan data penelitian ini menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, menggunakan analisis data regresi berganda dan deskriptif persentase. Hasil penelitian diketahui: pertama, semua variabel bebas meliputi on the job training (OJT), prestasi belajar, informasi tentang kerja, dan motivasi untuk kerja memiliki pengaruh secara parsial dan signifikan terhadap kesiapan kerja siswa yaitu masing-masing ditunjukkan dengan nilai thitung sebesar  4.43, 4.335, 3.34, dan 2.44 lebih besar dari ttabel = 1.97769. Kedua, adanya pengaruh secara simultan antara on the job training (OJT), prestasi belajar, informasi tentang kerja, dan motivasi untuk kerja terhadap kesiapan kerja siswa yaitu ditunjukkan dengan Fhitung = 63.432 Ftabel = 2,439246. Abstract: Effect of OJT, Learning Achievement, Job Information, and Work Motivation on Work Readiness of Vocational Students. The aims of this study determine the effect of of on the job training (OJT), learning achievement, information about work, and motivation to work on work readiness. The population in this study is students in class XII from OTKP at SMK Negeri 1 Purbalingga as many as 140 students. This study uses saturated sampling technique. The research methods used is a quantitative method with the type of causality. Meanwhile, the data collection was done by using questionnaire, interviews, and documentation. In this study uses multiple linier regression analysis and descriptive analysis of the percentage with significance level 0.05. The result of this study is known: firstly, the variables of on the job training (OJT), learning achievement, information about work, and motivation to work have a significantly effect the work readiness, as indicated by the value of tstat 4.43, 4.335, 3.34, and 2.44 2.44 (tcrit.). Secondly, the variables of on the job training (OJT), learning achievement, information about work, and motivation to work have a significantly affect the work readiness as indicated by the value of Fstat 63.432 2.439246 (Fcrit.). Jika Anda menyusun daftar pustaka menggunakan standar American Psychological Association (APA), Anda bisa copy paste teks dibawah ini untuk Anda masukkan pada bagian daftar pustaka Anda!Yusman, I. Y., Ismiyati, I. (2019). Pengaruh OJT, Prestasi Belajar, Informasi Kerja, dan Motivasi Kerja Terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK. Efisiensi-Kajian Ilmu Administrasi, 16(1), 49-58. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v16i1.24476
Penggajian Pegawai Kantor Joko Kumoro
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume IV, Februari 2004
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2187.353 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v4i1.3807

Abstract

Efisiensi kerja dapat direalisasikan secara baik apabila dalam diri pegawai terkandung keinginan kerja, kemampuan kerja, dan kemahiran kerja. Keinginan bekerja merupakan faktor yang dapat dilakukan interensi oleh organisasi melalui berbagai insentif, seperti: gaji yang layak, jaminan kesehatan, perumahan, hari tua, dan kontra prestasi lainnya. Gaji merupakan bentuk insentif yang kompleks, pelik, sensitif, dan fleksibel. Ketidaktepatan dalam penentuan besaran dan tingkat gaji akan memunculkan berbagai reaksi baik yang konstruktif maupun destruktif. Penentuan gaji secara baik harus didukung adanya data tentang evaluasi jabatan secara benar. Ada berbagai metode evaluasi jabatan yaitu: (1) job rangking; (2) jab grading; (3) comparasion factor; (4) point system dan sebagainya. Jabatan/pekerjaan kantor merupakan kegiatan yang memiliki ciri: sukar diukur, banyak menuntut kerja mental, tidak ada ukuran baku secara ketat maka metode Point System dinilai tepat. point System dipandang cocok karena meotde ini mampu mengurai faktor pekerjaan menjadi sub-sub faktor dan derajat dalam setiap jabatan.
Analisis Kompetensi Mahasiswa Program Studi Sekretari dalam Praktik Kerja Lapangan Siti Umi Khayatun Mardiyah; Joko Kumoro; Chusnu Syarifa Diah Kusuma; Wahyu Rusdiyanto
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. XV No. 2 Agustus 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.232 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v15i2.24489

Abstract

Abstrak: Analisis Kompetensi Mahasiswa Program Studi Sekretari dalam Praktik Kerja Lapangan. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui tanggapan Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) tentang kompetensi mahasiswa Program Studi (Prodi) D3 Sekretari Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FE UNY); 2) Mengetahui kompetensi sekretaris yang dibutuhkan oleh DU/DI. Penelitian dilaksanakan bulan Juli sampai dengan Agustus 2017. Penelitian ini merupakan  penelitian deskriptif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup dan terbuka. Populasi penelitian adalah organisasi/perusahaan yang menjadi tempat Praktik Kerja Lapangan (PKL). Penarikan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data penelitian ini menggunakan tahap-tahap analisis data sebagai berikut: 1) mengorganisasi data dan melakukan pemeriksaan data dengan cermat, 2) melakukan pemeriksaan ulang terhadap data, 3) melakukan pengolahan data, 4) melakukan analisis terakhir, membuat interpretasi dan kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tanggapan sebagian besar DU/DI terhadap aspek pengetahuan mahasiswa masuk dalam kategori baik. Aspek keterampilan mendapatkan tanggapan baik. Aspek kepribadian mendapatkan tanggapan baik. 2) Usulan kompetensi baru yang perlu dikuasai oleh calon sekretaris, pihak DU/DI menitikberaktan pada kompetensi yang berkaitan dengan penguasaan teknologi informasi dan internet.  ABSTRACT: Analysis of Office Graphic Design Skills for Diploma Students of Secretary Program in Yogyakarta Sate University. One of the secretary roles is as an executor of public relations functions, so that a prospective secretary is required to have the skills to design publications. This study aims to: 1) Know the response of the business/industrial about the needs of office graphic design skills for diploma students of the Secretariat FE UNY; 2) Knowing the graphic design skills needed by business / industrial. The study was conducted in April-June 2018. This study used a descriptive research design with a quantitative approach. The research data was taken using a closed questionnaire. The population in this study were D3 Secretariat students of the UNY FE and organizations or companies that became the place of Field Work Practices (PKL) of D3 Students Secretariat of the Faculty of Economics UNY. The withdrawal of the study sample used a purposive sampling technique for respondents from the DU / DI group and incidental sampling techniques for respondents from the D3 student group at the UNY FE Secretariat. The results showed that the responses of most DU / DI and students regarding the needs of office graphic design skills were: 1). Office graphic design skills are the skills of modern office administration needed to deal with the modernization and variation of office work; 2). The most widely used media delivery information in business/industrial is X-banner; 3). Submission of information looks more modern, interesting and informative with office graphic design skills; 4). Office graphic design skills for students and employees are considered important to be mastered; 5). office graphic design products for the most chosen modern office work, namely agency / company logos. The results of this study can be used as material for consideration and recommendations for the formulation of the UNY FE Secretariat Diploma curriculum and other vocational schools that have similar scientific nomenclature.
Pengembangan Kapasitas Laboratorium Administrasi Didi Wahyu Sudirman
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume VI, Februari 2006
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3165.206 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v6i1.3825

Abstract

Laboratorium Administrasi di lingkungan institusi merupakan salah satu jenis laboratorium yang secara spesifik merupakan elemen penunjang di bidang Pendidikan Administrasi. Sebagai suatu sistem Laboratorium Administrasi dengan kapasitasnya bertugas mengembangkan pelatihan, praktek bagi peserta didik sesuai bidang berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Sebagai upaya pengembangan kapasitas maka Laboratorium Administrasi perlu melakukan berbagai regulasi melalui berbagai program yang mengarah kepada peningkatan kualitas serta memiliki relevansi yang nyata di bidang praktik-praktik maupun pelayanan dibidang Administrasi. Pengembangan lainnya, melalui usaha dan program income generating activity sekaligus mengembangkan uji praktik atau sertifikasi berbagai keterampilan dan kemampuan di bidang Administrasi. Di samping itu usaha meningkatkan kualitas program dan produktifitas melalui evaluasi diri menuju penjaminan mutu yang diharapkan.Dalam pengembangan berikutnya perlu dikaji ulang kegiatan proses belajar mengajar, pengabdian masyarakat, penelitian sesuai ranah kegiatan Laboratorium Administrasi, sekaligus menciptakan iklim kela yang kondusif, mengembangkan potensi serta membangun citra dan paradigma baru.Kata Kunci: laboratorium, kapasitas
PERAN MOTIVASI DALAM MEMENGARUHI QUALITY OF WORK LIFE PADA KINERJA KARYAWAN Neviyani Neviyani; Roro Aditya Novi W
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 17 No. 1 Februari 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.795 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v17i1.30440

Abstract

Abstrak: Peran Motivasi Dalam Memengaruhi Quality Of Work Life Pada Kinerja Karyawan. Tujuan penelitian: (1) Dampak Quality of Work Life pada Motivasi kerja karyawan; (2). Bagaimana dampak Motivasi kerja pada Kinerja karyawan? (3).Dampak Quality of Work Life pada Kinerja pada karyawan? (4).Bagaimana dampak Quality of Work Life dan Motivasi kerja pada Kinerja pada karyawan?. Populasi penelitian berjumlah 58 orang karyawan DIPO Lokomotif  PT. KA (Persero) DAOP IX Jember yaitu masinis dan asisten masinis, Penelitian menggunakan Skala Likert dan  Path Analysis Data. Hasil analisanya adalah (1). ada dampak yang sig. antara Quality of Work Life pada motivasi kerja, (2). terdapat dampak yang sig. antara motivasi kerja pada kinerja, (3). terdapat dampak yang sig. antara Quality of Work Life terhadap kinerja, (4). terdapat hubungan linier antara Quality of Work Life (X) serta motivasi kerja (Z) pada kinerja (Y). Abstract: The Role Of Motivation In Affecting The Quality Of Work Life In Employee Performance. Research objectives: (1) Impact of Quality of Work Life on employee work motivation; (2). What is the impact of work motivation on employee performance? (3). Impact of Quality of Work Life on Performance on employees? (4). How will the impact of Quality of Work Life and Work Motivation on Performance on employees? The research population was 58 employees of PT. Locomotive DIPO. KA (Persero) DAOP IX Jember are machinists and machinist assistants. The research uses Likert Scale and Path Analysis Data. The results of the analysis are (1). there is an impact that sig. between Quality of Work Life on work motivation, (2). there is a significant impact. between work motivation on performance, (3). there is a significant impact. between Quality of Work Life on performance, (4). there is a linear relationship between Quality of Work Life (X) and work motivation (Z) on performance (Y).Jika Anda menyusun daftar pustaka menggunakan standar American Psychological Association (APA), Anda bisa copy paste teks dibawah ini untuk Anda masukkan pada bagian daftar pustaka Anda!Neviyani, N. (2020). Peran Motivasi dalam Memengaruhi Quality of Work Life pada Kinerja Karyawan. Efisiensi-Kajian Ilmu Administrasi, 17(1), 55-62. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v17i1.30440
Optimalisasi Kinerja Pemerintah Desa Siti Umi Khayatun Mardiyah
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 2 Volume VI, Agustus 2006
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2741.315 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v6i2.3861

Abstract

Pemerintahan desa kepanjangan tangan pemerintah pusat yang berada di tingkat desa. Dilihat dari sudut pandang struktur organisasinya, pemerintahan desa tidak memiliki otoritas penuh terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Banyak tugas-tugas yang dikerjakan sebatas penuaian tugas bukan atas dasar kesukarelaan. Tugas sebagai pelayan masyarakat semestinya paling menonjol sebagai ikon pemerintahan desa. Namun yang terjadi tidak jarang dalam melakukan peiayanan, para aparat bertindak arogan. Kondisi demikian mencerminkan kinerja yang belum optimal. Kinerja yang dilaksanakan sebatas pengguguran kewajiban sebagai aparat/pamong desa semata. Kekuarangoptimalan kinerja dapat dipahami mengingat secara finansial pamong desa belum mendapatkan jaminan kelayakan hidup dari pekerjaanya tersebut. Rendahnya insentif membuat citra pamong desa dipandang sebelah mata. Sementara, perekrutan pamong desa yang tidak melalui seleksi yang ketat membuat kuatitas sumber daya manusia rendah, ditambah mekanisme organisasi belum berjalan lancar, membuat kinerja belum optimal untuk memberikan andil bagi kemajuan desa. Melihat persoalan tersebut, ada tiga langkah yang dapat ditempuh untuk memperbaiki kinerja pemerintahan desa. Pertama, mengupayakan kenaikan tunjangan. Kedua, meningkatkan kualitas sumber daya manusia pamong desa itu sendiri. Ketiga, meningkatkan kualitas pengawasan agar mekanisme organisasi pemerintahan desa lancar.

Page 7 of 26 | Total Record : 256


Filter by Year

2001 2025