Pariwisata
Jurnal Ilmiah Hospitality (JIH) is an open-access, peer-reviewed academic journal published by Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram (STP Mataram), Indonesia. The journal provides a scholarly platform for researchers, academics, practitioners, and students to disseminate original research and scholarly studies related to tourism, hospitality, hotel management, destination development, tourism business, and related interdisciplinary fields. Jurnal Ilmiah Hospitality is committed to advancing knowledge and encouraging evidence-based discussion on contemporary issues in tourism and hospitality, particularly those relevant to the development of tourism in Indonesia and Southeast Asia. The journal welcomes empirical research, conceptual studies, case studies, applied research, and interdisciplinary perspectives that contribute to the advancement of tourism and hospitality scholarship and practice. The journal particularly encourages manuscripts addressing emerging issues such as sustainable tourism, community-based tourism, destination management, tourism marketing, tourist behavior, hospitality management, hotel operations, culinary tourism, tourism innovation, digital tourism, tourism economics, tourism policy, cultural and heritage tourism, halal tourism, wellness tourism, and tourism development. JIH promotes rigorous academic standards through a peer-review process and editorial evaluation. Submitted manuscripts are evaluated based on their originality, academic relevance, methodological rigor, clarity of presentation, and contribution to the development of tourism and hospitality knowledge. The journal is published twice a year, in June and December, and provides immediate open access to its published articles
Articles
102 Documents
Search results for
, issue
"vol 12 no 2: desember 2023"
:
102 Documents
clear
ITIKAD BAIK DALAM KUH. PERDATA KETIKA MELAKUKAN PERJANJIAN JUAL BELI TANAH
Fatma Ayu Jati Putri;
Aris Yulia
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 2: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v12i2.2705
The Civil Code's Article 1338, paragraph 3, mandates that a contract should be conducted in good faith. Sincerity is a prerequisite for good faith when entering into an agreement. Similarly, appropriateness during the implementation phase of the agreement refers to an evaluation of each party's conduct in carrying out the terms of the agreement. In the sale and purchase of land, in particular, where good faith is expected to promote an atmosphere that is advantageous to both parties' interests, it is intended that a balance can be struck between parties involved. There is a distinction between the person receiving the payment and their lack of good faith, as stated in Articles 1362 and 1383 of the Civil Code. In good faith, anyone who receives something that does not need to be paid for is required by Article 1360 of the Civil Code to return it along with interest. Proceeds from the payment are also included in the obligation to return the item, so even if the price has already dropped, the amount of compensation for costs, losses, and interest is not reduced. If he is the person to whom the products should have been supplied and his goods are destroyed, he must pay the price plus interest and loss compensation if the destruction was not his fault. Alternatively, he may be able to demonstrate that the items were destroyed along with the destruction
PENGGUNAAN STRATEGI OMNICHANNEL CUSTOMER EXPERIENCE DALAM MEMAKSIMALKAN PENGALAMAN KONSUMEN DAN KEUNTUNGAN DALAM PERUSAHAAN BERBASIS JASA
Ade Oki Pebiansyah;
Lambok Rommy Sulaeman;
Rizaldi Putra;
Memet Sanjaya;
Deni Utama
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 2: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v12i2.2707
Recent technological developments have encouraged companies to expand their business through a variety of different purchasing channels. The current trending business model is the omnichannel model, where companies integrate their operations and services through all their sales channels. Omnichannel aims to make it easier for customers to find information, manage data, and make decisions. The omnichannel strategy in gold savings products is designed to adjust to consumer conditions in the industrial era 4.0. However, there is still no measurement made of the performance of Omnichannel Customer Experience for Service-Based Companies, so it is unclear whether the Omnichannel strategy has reached the optimal level. This research aims to measure the level of maturity of Omnichannel Customer Experience implementation of Service-Based Companies based on various aspects in the Omnichannel Maturity Model, using the assessment method by experts. The results of this study are expected to provide valuable insights for apprenticeship companies to Japan, helping them optimise the use of omnichannel customer experience strategies, increase customer satisfaction, and achieve greater profits in a competitive business environment. Through the analysis and assessment of various aspects of Omnichannel, it can be concluded that Service-Based Companies already have the initial capability for channel integration and consistency in providing customer experience. However, to achieve a higher level of Omnichannel, improvements are needed especially in the use of data analytics to gain insights that can be drawn from consumer activities. In addition, regular evaluation of Omnichannel performance needs to be done to ensure that companies continue to make improvements and refine their customer experience
Penerapan Standar Layanan Wisata Saat Pandemi Covid-19 Bagi Wisatawan Di Desa Wisata Bile Bante Lombok Tengah
Kertajadi Kertajadi;
Taufan Handika;
Hasnia Minanda
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 2: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v12i2.2909
Standar layanan wisata saat pandemic Covid-19 di Desa Wisata Bile Bante kabupaten Lombok Tengah memerlukan kajian terapan mendalam sehingga perlu dilakukan penelitian. Tujuan penelitian dan manfaatnya untuk mengetahui pola standar layanan yang diberikan bagi wisatawan di desa Bile Bante, layanan penyambutan, pengenalan atraksi, pemanduan, tenaga professional di Desa Bile Bante. Penelitian ini nantinya akan bermanfaat bagi pengelola Wisata Bile Bante untuk Panduan Layanan Standar wisata saat pandemic Covid-19 di Desa Bile Bante, secara teori diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pembaca desa wisata dimanapun berada. Adapun dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif, yaitu bentuk analisis dengan cara menuturkan pemecahan masalah yang ada berdasarkan data-data yang dinyatakan dalam bentuk uraian yang penulis dapatkan melalui observasi, partisipatif dan dokumentasi pada pengelola setempat, pemandu lokal, pedagang lokal, dan wisatawan sehingga penulis dapat menganalisis mengenai rumusan masalah yang menjadi kesimpulan dalam permasalahan pada penelitian ini.
Analisis Kemampuan Tour Guide Terhadap Efective English Communication Di Rinjani Tourism Sembalun Lombok Timur
Sahrul Sahrul;
Ahmad Rizaldi Aspri;
Hartati Suryaningsih;
Taufan Handika Putra
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 2: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v12i2.2911
Penelitian ini dilakukan dengan dua tujuan 1) kemampuan Tour Guide terhadap effective English Communication di Rinjani Tourism Sembalun Lombok Timur, 2) untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kelancaran komunikasi Bahasa inggris Tour Guide di Rinjani Tourism di Rinjani Tourism Sembalun, sehingga nantinya penelitian ini diperlukan sebauh kajian yang komprehensif dan sistematis. Manfaatnya yang dikembangkan adalah dapat memberikan sumbangsih positif untuk Tour Guide di Rinjani Tourism Sembalun Lombok Timur. Manfaat Secara teoritis hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khasanah pengetahuan tentang kemampuan effective English communication Tour Guide di Rinjani Tourism Sembalun Lombok Timur. Disamping itu, hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi pengembangan ilmu perjalanan wisata (tourguide) terutama yang berhubungan dengan skill berbahasa inggris lokal Guide Sembalun Lombok Timur serta dapat menjadi referensi bagi penelitian ilmiah selanjutnya. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskiptif analitik. Metode ini di gunakan untuk menganalisis kemampuan Tour Guide terhadap effective English Communication.
Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Pengembangan Desa Wisata Bilebante Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah
Taufan Handika Putra;
Rahman Rahman;
Kertajadi Kertajadi;
Ihyana Hulfa;
Sahrul Sahrul
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 2: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v12i2.2912
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan Desa Wisatsa Bilabante Kecamatan Pringgarata Kebupaten Lombok Tengah memerlukan kajian yang mendalam sehingga penelitian ini diperlukan adapun tujuan dan manfaatnya adalah untuk menganalisis partisipasi, pemberdayaan dan dampak ekonomi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Bilebante. Manfaat Secara teoritis hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam menambah pengetahuan tentang pentingnya partisipasi masyarakat lokal dalam kegiatan kepariwisataan. Disamping itu, hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pengembangan Desa Wisata Bilabante dan sekitarnya, serta dapat menjadi referensi bagi penelitian ilmiah selanjutnya. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskiptif kualitatif. Metode ini di gunakan untuk mendeskripsikan dan menganalisis partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Bilebante Kabupaten Lombok Tengah. Populasi Populasi dalam penelitian ini diambil dari dua sisi, pertama dari sisi pelayanan/pemberi jasa yaitu Tokoh Masyarakat seperti Pengelola, Kepala Desa, Kepala Dusun, tokoh Agama,Tokoh Pemuda dan kedua dari sisi pedagang kuliner dan pemandu wisata. Dari hasil penelitian masyarakat ikut berpartisipasi dan diberdayakan dalam pengembangan Desa Wisata Bilebante.
Aset Potensial dalam Pengembangan Wisata Gastronomi Di Kawasan Kota Mataram
I Wayan Suteja
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 2: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v12i2.2913
Wisata gastronomi merupakan potensi wisata startegis di Kawasan Wisata Kota Mataram. Sumber daya wisata gastronomi juga sangat mendukung untuk dikembangkan sebagai ikon daya tarik unggulan. Melalui penelitian ini diekslporasi aset potensi dan sumber daya wisata gastronomi yang tersedia. Penelitian dilakukan di Kawasan Kota Mataram dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Tahapan observasi dilakukan dengan pengamatan langsung terhadap fasilitas gastronomi, lingkungan, proses memasak dan aktivitas wisatanya. Wawancara dilakukan secara terstruktur dengan unsur stakeholder pariwisata. Adapun jenis data yang dihasilkan adalah jenis data primer dan skunder. Tahap analisis data dilakukan secara deskriptif interpreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya gastronomi di Kawasan Wisata Kota Mataram terdiri dari hidangan lokal khas yang beragam jenisnya, fasilitas wisata mencakup lokasi strategis di Wilayah Cakranegara dan Rembiga, unsur penyedia layanan gastronomi terdiri dari restoran, rumah makan dan warung tenda. Pada unsur aktivitas yang menunjukan atraksi wisata, event dan juga unsur organisasi berkaitan wisata gastronomi keberadaannya masih terbatas akan tetapi menyimpan potensi untuk dapat dikembangkan.
Perbandingan Bahasa Sunda-Bogor Dengan Bahasa Jawa-Cilacap: Pendekatan Leksikostatistik-Glotokronologi
Muhamad Ichsan Nurjamâan;
Triyanto Triyanto;
Nina Nina;
Lestari Wulandari
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 2: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v12i2.2914
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wujud kosa kata bahasa Sunda-Bogor dengan bahasa Jawa-Cilacap dan untuk mengetahui persentase kekerabatan pada bahasa Sunda Bogor dan bahasa Jawa Cilacap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran antara kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan 200 kosa kata universal dari bahasa Sunda-Bogor dan bahasa Jawa-Cilacap menggunakan perhitungan Leksikostatistik dan perhitungan Glotokronologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menyimak, menyadap, merekam, dan mencatat pemerolehan bahasa yang digunakan oleh narasumber. Berdasarkan perhitungan Leksikostatistik dan Glotokronologi terdapat 25% kosa kata yang berkerabat dan waktu masa pisah 33 abad pada 200 kosa kata antara bahasa Sunda Bogor dan bahasa Jawa Cilacap sehingga perbandingan kedua bahasa tersebut masuk ke dalam golongan rumpun bahasa serta terdapat perubahan fonetis, semantis dan keunikan pada bahasa Sunda Bogor dan bahasa Jawa Cilacap.
Analisis Karakteristik Pengunjung Untuk Pengembangan Strategi Pemasaran Yang Efektif Pada Objek Wisata Kolam Renang Mertakmi Lombok Tengah
Sri Maryanti;
Noni Antika Khairunnisah;
Ahmad Dedi Setiawan
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 2: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v12i2.2916
Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika memberikan peluang besar bagi kebangkitan pariwisata NTB. Bahkan, diperkirakan mampu menarik sebanyak 2 juta wisatawan lokal maupun mancanegara. Demi menangkap peluang ini, maka objek wisata terutama yang berlokasi di Lombok Tengah harus mulai berbenah diri. Salah satunya adalah Objek wisata kolam renang Mertakmi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kerekteristik pengunjung dari aspek demografis dan geografis yang selanjutnya informasi ini dapat menjadi landasan kuat dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 164 orang, yang diambil dengan teknik purposive sampling dan data diolah menggunakan statistik deskriptif. Hasil dari peneitian ini menunjukkan bahwa karakteristik demografis pengunjung adalah pemuda-pemudi, baik itu laki-laki (52%) maupun perempuan (48%) yang berusia antara 17 sampai 21 tahun dan 22 tahun sampai dengan 26 tahun sebanyak 45 % dan 35 % dengan jenjang pendidikan didominasi oleh SMA sebesar 55 % yang pekerjaannya masih tergolong sebagai pelajar atau mahasiswa sebanyak 49 % dengan rata-rata penghasilan sebanyak 500.000 sampai dengan 1.000.000 (sebanyak 54%) dan berstatus single mendominasi sebanyak 68%. Sedangkan karakteristik geografis pengunjung didominasi oleh pengunjung yang berdomisili di Lombok tengah sebanyak 89 %. Kemudian pengunjung mengetahui keberadan kolam renang mertakmi berdasarkan informasi dari teman (58%). Selanjutnya informasi ini dapat menjadi masukan penting bagi pengelola dalam mengembangkan strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran kedepannya.
Pengaruh dan Dampak Media Sosial Youtube Terhadap Tingkat Kunjungan Wisatawan Ke Desa Adat Tenganan, Pegringsingan, Karangasem
I Wayan Putra Aditya;
Retno Juwita Sari;
Andreas Fransiskus Seda Pia
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 2: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v12i2.2917
Pengembangan desa wisata tak ayal selalu berkaitan dengan pemasaran yag dilakukan. Pemasaran desa wisata bertujuan untuk menarik wisatawan dengan cara menyampaikan informasi mengenai desa secara atraktif. Dengan kemajuan teknologi sekarang pemasarann dapat dilakukan lewat media sosial. Desa adat Tenganan menjadi salah satu desa wisata yang memanfaatkan kemudahan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dan dampak media social youtube terhadap tingkat kunjungan wisatawan ke desa adat Tenganan, Pegringsingan. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif, studi dokumen dan studi sejarah. Pemasaran pariwisata berdampak positif tehadap tingkat kunjungan wisatawan ke desa wisata Tenganan, Pegringsingan terutama wisatawan asing. Dengan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran kunjungan wisatawan meningkat karena capaian pemasaran yang lebih luas jangkauannya.
Tipologi Wisatawan Millenial Dalam Implementasi Digital Nomad Di Kawasan Wisata Canggu
Retno Juwita Sari;
Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti;
I Wayan Restu Suarmana
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 2: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v12i2.2918
The study focuses on the typology of tourists, specifically digital nomad tourists, following the surge in tourist activity in late 2018 when Nomad List recognized Canggu as the world's favorite destination for digital nomads, scoring the highest Nomad Score of 5. Digital nomads engage in a form of tourism called "traveling and living play and plug," allowing them to build a new workspace while traveling and quickly assimilate into local communities. Digital nomadism is a lifestyle that enables individuals to work online from various locations worldwide, unbound by a physical office or specific location. This research aims to analyze the types of online work undertaken by digital nomad tourists, their sources of income, and the success rate in finding online projects. Additionally, it seeks to identify travel patterns, including the duration of stays, frequency of movement, travel destinations, and accommodation preferences used by these tourists. The research methodology employed a qualitative approach, incorporating observational studies and literature reviews, as well as interviews. Through observations and interviews conducted in the Batu Bolong area, the study found that the most dominant type of digital nomad tourist is the "drifter" type. Drifters easily adapt to local communities and create flexible itineraries. In conclusion, this study provides insights into the typology of millennial tourists embracing the digital nomad lifestyle, emphasizing the dominance of the Drifter type.