I Wayan Suteja
Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA DI DESA KURIPAN SELATAN Irum Mahnul Hadi; M Jumail; Rizal Kurniansah; I Wayan Suteja; Lalu Mohamad Iswadi Athar
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 1: Juli 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.682 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v1i1.986

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Kuripan Selatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat yang bertujuan untuk mengetahui potensi dan strategi pengembangan ekowisata di Desa Kuripan Selatan. Penelitian ini bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data antara lain wawancara mendalam, observasi, studi kepustakaan dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT. Ekowisata Gunung Sasak di Desa Kuripan Selatan memiliki berbagai potensi diantaranya potensi wisata alam seperti geografis yang sejuk, flora yang beragam seperti kemiri, kacang panjang, pisang, nangka, sengon, palawija, dan fauna yang beragam seperti kera, ayam hutan, laba-laba, kupu-kupu dan spesies burung-burung. Sedangkan potensi wisata budaya di Desa Kuripan Selatan antara lain sistem bahasa yakni bahasa sasak, sistem pengetahuan yakni pemahaman tentang flora fauna sudah ada, sistem organisasi kemasyarakatan yakni eratnya kekerabatan, sistem teknologi yang digunakan sudah modern seperti alat untuk membajak sawah dan peralatan memasak, sistem ekonomi yakni bertani, sistem religi yakni Islam, dan sistem kesenian berupa buku sanskerta yang hanya dimiliki oleh tokoh adat. Potensi wisata buatan diantaranya gazebo dan menara pandang. Strategi pengembangan ekowisata Gunung Sasak di Desa Kuripan Selatan antara lain; penguatan konsep ecotourism bagi Desa Kuripan Selatan, mendorong linkage dengan travel unit, mendorong partisipasi dan pemberdayaan masyarakat wisata, mendorong unit-unit usaha yang strategis, meningkatkan promosi, mendorong partisipasi unit aktivitas mahasiswa pecinta alam untuk melakukan program konservasi secara berkala, mengembangkan konservasi dan rehabilitas Gunung Sasak sebagai program wisata, dan terakhir adalah mempertegas penegakan hukum, pengawasan dan aturan untuk menjaga kelestarian alam Gunung Sasak.
PARIWISATA BUDAYA NTB DALAM PERSIMPANGAN JALAN I Made Suyasa; I Wayan Suteja
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 1: Juli 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.982 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v1i1.990

Abstract

Perkembangan kepariwisataan Nusa Tenggara Barat yang semakin membaik diharapkan mampu memperbaiki kehidupan masyarakat secara ekonomis, mengingan pariwisata sebagai industri yang berdampak luas terhadap aktivitas kehidupan manusia. Alam NTB yang masih asri dan dengan keragaman pemandangannya selama ini menjadi daya tarik utama, namun daya tarik itu tentu tak sepenuhnya dapat diandalkan mengingat ketergantungan manusia terhadap alam sangat kuat sehingga eksploitasi alam akan menggerus keindahannya. Karena itu suatu saat nanti alam tak lagi menjadi jualan yang menarik untuk kita tawarkan kepada wisatawan sebagai daya tarik. Pemerintah secara serius hendaknya mulai mengalihkan perhatian pada wisata budaya yang potensinya di daerah ini tidak kalah menariknya. Wisata budaya belum tergarap dan terencana dengan baik, selama ini pariwisata budaya dalam persimpangan jalan karena rendahnya perhatian dan adanya dualisme dalam masyarakat terhadap produk budaya (kesenian) yang dianggap menyimpang dari pandangan mereka (sinkretisme dan puritan). Pemerintah NTB harus merencanakannya dengan matang yakni dengan payung aturan yang jelas melalui Perda Pariwisata Budaya agar dapat menjamin pariwisata budaya berkelanjutan.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA SENARU LOMBOK UTARA Nutralip Nutralip; Sri Susanty; Rizal Kurniansah; I Wayan Suteja
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 2: Nopember 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.485 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v1i1.992

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Wisata Senaru tepatnya di Desa senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi Desa Senaru sebagai desa wisata dan menyusun strategi pengembangan kawasan Desa Senaru Gunung. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data antara lain Wawancara, Observasi, Dokumentasi, Studi Kepustakaan dan tekni kanalisis datanya menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Senaru memiliki potensi pengembangan Desa Wisata antara lain; seperti air terjun dunia. memiliki pemamdangan alam yang indah seperti hamparan sawah, gunung rinjani, dan pegunungan, memiliki area perkebunan yang biasa dijadikan tempat wisata, ketersediaan sarana dan prasarana yang telah memadai seperti gazebo, mushola, kamar mandi umum, sarana parkir, dan camping ground. Sedangkan untuk atraksi wisata antara lain; atraksi panoram walk, mengujungi airterjun, menonton prisaian dan gendang beleq serta tarian tarian tradisional khas Bayan. Alternatif strategi pengembangan desa wisata senaru di masa yang akan datang antara lain; memanfaatkan peluang dari pemerintah untuk mengelola sumber daya yang ada, meningkatkan kualitas SDM yang tinggi untuk daya saing dalam mengembangkan desa wisata senaru, menggencarkan promosi untuk menarik wisatawan, menggarap potensi yang ada sesuai dengan permintaan tren pariwisata saat ini terutama untuk kegiatan desa wisata, merawat, memperbaiki maupun membangun sarana dan prasarana yang belum memadai, memberikan pendidikan kepariwisataan untuk masyarakat sekitar objek wisata, membangun hubungan kerjasama dengan pihak-pihak swasta, meningkatkan pengawasan dalam pengelolaan desa wisata, dan meningkatkan keterlibatan masyarakat sekitar dalam memaksimalkan kepariwisataan di desa wisata senaru, membuat regulasi yang kuat sehingga mampu membuat desa wisata berkelanjutan dan mengurangi persaingan yang tidak sehat, membuat website desa khusus untuk menelola dan mempromosikan desa wisata senaaru yang di kelola oleh pokdarwis di bawah naungan BUMDes.
PERAN WELLNESS TOURISM TERHADAP LAMA TINGGAL WISATAWAN DI OBEROI HOTEL LOMBOK Ni Made Friani; Siluh Putu Damayanti; I Wayan Suteja
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 2: Nopember 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.57 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v1i1.995

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Oberoi Hotel Lombok yang bertujuan untuk mengetahui peran wellness activities terhadap lama tinggal wisatawan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data yang bersifat kualitatif. Dalam penelitian ini subyek penelitiannya antara lain SPA Manager, SPA Senior, Marketing, Wisatawan, Reservasi . Untuk memperoleh data dalam penelitian ini, maka digunakan beberapa teknik pengumpulan data antara lain; Wawancara Mendalam, Observasi, dan Studi Dokumentasi. Wellness activities yang dilakukan oleh wisatawan selama stay di Oberoi Hotel adalah wisatawan mengambil beberapa spa treatmen unggulan seperti package treatment, body massage, facial, scrub, mandi lulur,hot stone, dan beberapa fasilitas yoga seperti anti gravity yoga, hatha yoga, asthanga yoga, yin yoga session.dan fasilitas kebugaran seperti tennis court dan gymnasium. Walaupun demikian peran wellness activities nya tidak signifikan didalam menambah jumlah extend atau perpanjangan lama tinggal, karena rata-rata tamu yang lama tinggal ternyata senang dengan pelayanan yang sangat ramah, merasa nyaman berada di hotel tersebut, sangat menikmati fasilitas yang disediakan,hidangan disajikan sangat cepat. Hal ini membuat wisatawan merasakan nyaman selama long stay di Oberoi Hotel.
Strategi Pengembangan Agrowisata Desa Setiling untuk Menunjang Pariwisata Berkelanjutan di Kabupaten Lombok Tengah Juna Harwadi; Murianto Murianto; I Wayan Suteja; Lalu Masyhudi
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 3: Maret 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.63 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v1i3.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan, potensi agrowisata dan, alternatif strategi pengembangan agrowisata di Desa Setiling. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang berlokasi di Desa Setiling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumen, dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah, analisis deskriptif kualitatif, melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumen pribadi, dan dokumen dinas dan, analisis SWOT dengan membandingkan faktor eksternal yaitu peluang dan ancaman dengan faktor lain. faktor internal yaitu kekuatan dan kelemahan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, Desa Setiling memiliki potensi pengembangan agrowisata seperti kopi, durian, jeruk, dan jambu kristal dan strategi pengembangan Agrowisata Desa Setiling ke depan meliputi; a) memanfaatkan peluang dari pemerintah untuk mengelola sumber daya yang ada, b) meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tinggi untuk daya saing dalam mengembangkan agrowisata di Desa Setiling, c) mengintensifkan promosi untuk menarik wisatawan, d) menggarap potensi agrowisata sesuai dengan permintaan (tren) pariwisata saat ini, e) membangun sarana dan prasarana yang memadai, f) memberikan edukasi pariwisata bagi masyarakat sekitar objek agrowisata, dan g) membangun hubungan kerjasama dengan pihak pemerintah dan swasta
PENGEMBANGAN BUKIT TAMAN LANGIT SEBAGAI DAYA TARIK WISATA ALTERNATIF DI DESA BENGKAUNG KECAMATAN BATU LAYAR LEMBAH SARI KABUPATEN LOMBOK BARAT Septian Angga; I Made Murdana; I Wayan Suteja
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 3: Maret 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.11 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v1i3.1368

Abstract

Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi alternatif pengembangan Bukit Taman Langit sebagai daya tarik wisata alternatif. Karena merupakan salah satu destinasi wisata yang memiliki banyak potensi untuk dikembangkan. Metode analisis data yang digunakan deskritif kualitatif dipakai untuk mengidentifikasi ketersedian sarana prasaran dan potensi serta daya tarik wisata.. Sedangkan dalam merancang strategi dan program pengembangan pariwisata menggunakan bantuan analisis SWOT dengan menggunakan Matrik EFAS dan Matrik IFAS untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang ada. Adapun informan yang dipilih berdasarkan purposive sampling untuk melakukan wawancara adalah pengelola dan pengunjung Bukit Taman Langit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan pada matrik SWOT strategi alternatif yang harus dilakukan untuk mengembangkan Bukit Taman Langit adalah strategi pengembangan spot foto, pengembangan menu-menu makanan dan minuman sesuai dengan trend, program penyuluhan masyarakat,program perbaikan akses menuju Bukit Taman Langit, penyediaan tong sampah di sekitar Bukit Taman Langit, menjaga kelestarian lingkungan, aktif dalam promosi dunia maya dan Kerjasama dengan biro perjalanan.
DAMPAK PERKEMBANGAN PARIWISATA PADA LINGKUNGAN FISIK (SARANA PRASARANA) DAN PENGARUHNYA TERHADAP SEMPADAN PANTAI DI DESA WISATA GILI GEDE INDAH KECAMATAN SEKOTONG KABUPATEN LOMBOK BARAT Maya Aulia Anggreni; I Wayan Suteja; Indrapati Indrapati
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 3: Maret 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.112 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v1i3.1373

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai dampak perkembangan pariwisata pada lingkungan fisik(sarana prasarana) dan pengaruhnya terhadap sempadan pantai di Desa Wisata Gili Gede Indah Kcamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini dilakukan guna menjawab permasalahan yang di pertanyakan, yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan perkembangan pariwisata dan pengaruhnya pada sempadan pantai di Desa Wisata Gili Gede Indah. Metode yang digunakan dalam pegumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perkembangan pariwisata pada aspek sarana prasarana terus mengalami peningkatan pada 10 tahun terakhir adapaun aspek sarana yaitu usaha akomodasi hotel, restaurant dan atraksi wisata, sedangkan aspek prasarana yaitu akses jalan, listrik, air bersih, dan tempat pembuangan sampah. Pengaruh perkembangan pariwisata pada sempadan pantai di Desa Wisata Gili Gede Indah tercatat ada 7 hotel yang melakukan pembangunan di kawasan sempadan pantai.
PENGELOLAAN SANITASI DI DESA SEARUNI MUMBUL KECAMATAN PRINGGABAYA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Mahdani Mahdani; I Ketut Bagiastra; I Wayan Suteja
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 3: Maret 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.962 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v1i3.1374

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan informasi tentang system sanitasi yang di terapkan pada objek wisata denda seruni mumbul. Sanitasi terbagi atas sanitasi dasar dan sanitasi bangunan. Metode yang digunakan adalah metode kulaitatif deskriptif dengan teknik survey, wawancara serta dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil penelitian bahwa system sanitasi pada objek wisata masih jauh dari satandar sanitasi yang ditentukan oleh Kementrian Kesehatan RI. Terdapat empat tempat yang masih memperhatikan kebersihan dan hampir memenuhi standar sanitasi. System sanitasi yang di terapkan antara lain meliputi sanitasi dasar, penyediaan air bersih, pembuangan air limbah, ketersediaan tempat sampah, ketersediaan toilet. Sedangkan sanitasi bangunan meliputi kontruksi bangunan, belum memenuhi keteria UU Sanitasi Kementerian Kesehatan RI.
ANALISIS DAYA SAING PARIWISATA KABUPATEN LOMBOK TENGAH : PENDEKATAN COMPETITIVENESS MONITOR Hendry Yasti; I Wayan Suteja; Sri Wahyuningsih
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 3: Maret 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.369 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v2i1.1913

Abstract

Sektor Pariwisata merupakan salah satu sektor yang strategis dalam menyumbang pemasukan pendapatan daerah serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Pendapatan dari kegiatan pariwisata juga memiliki kontribusi dalam penyerapan tenaga kerja. Pada Penelitian ini objek pariwisata yang akan diteliti adalah Kabupaten Lombok Tengah yang merupakan salah satu daerah Kawasan Ekonomi Khusus(KEK). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui indeks daya saing pariwisata Kabupaten Lombok Tengah dengan menganalisis indikator-indikator daya saing pariwisata. Indikator-indikator daya saing pariwisata diantaranya adalah Human Tourism Indicator, Price Competitiveness Indicator, Infrastructure Development Indicator, Environtment Indicator, Technology Advancement Indicaor, Human Resources Indicator, Openess Indicator dan Social Development Indicator. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Jenis penelitian ini adalah eksploratif kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Menghitung indeks daya saing pariwisata. Berdasarkan hasil analisis indikator daya saing pariwisata di kabupaten Lombok Tengah dapat dilihat bahwa pada tahun 2014 sampai 2018 indeks Tourism Participation Index, Infrastructure Development Indicator, Environment Indicator, Human Resources Indicator, dan Technology Advancement Indicator Kabupaten Lombok Tengah memiliki nilai indeks yang terus meningkat secara konsisten. Sedangkan indeks Price Competitiveness Indicator, Openess Indicator, dan Social Development Indicator mengalami penurunan secara fluktuatif dari tahun 2014-2018.
STRATEGI PENGEMBANGAN PEDAGANG KULINER DI PANTAI NIPAH DESA MALAKA KABUPATEN LOMBOK UTARA (DEVELOPMENT STRATEGY OF CULINARY TRADERS) Septiana Chandrawati; I Made Suyasa; I Wayan Suteja
Journal Of Responsible Tourism Vol 2 No 1: Juli 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.865 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v2i1.1923

Abstract

Pengembangan pariwisata telah menjadi trend dalam pengembangan wilayah di Indonesia, begitupun Pantai Nipah Desa Malaka Kabupaten Lombok Utara yang salah satu fondasi utamanya adalah Sektor Pariwisata. Dengan demikian kondisi Pantai Nipah yang dulunya belum memiliki potensi pariwisata seperti pada umumumnya, menjadikan kehadiran wisata kuliner sebagai salah satu sektor potensial dalam pengembangan pariwisata. Hal ini dikarenakan wisata kuliner saat ini tidaklah hanya sebatas wisata penunjang pariwisata saja, namun sudah mampu berdiri sendiri. Pantai Nipah adalah salah satu lokasi di kabupaten Lombok utara yang menyajikan wisata kuliner ikan bakar, Pantai Nipah mampu menarik wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara. Kondisi ini menjadikan alasan utama sangat diperlukannya pengembangan pedagang dalam inovasi produk kuliner pantai nipah untuk meningkatkan daya tarik wisatawan. Metode analisa yang digunakan dalam penulisan ini yakni metode Deskriptif Kualitatif untuk menganalisa potensi dan masalah terkait wisata kuliner dipantai nipah. Selain itu digunakan juga metode analisa SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan pedagang kuliner tersebut. Hasil yang diperoleh pada potensi wisata kuliner yang dimiliki oleh Pantai Nipah sudah sangat bagus untuk dikembangkan. Hal ini dapat dilihat dari jumlah kunjungan, potensi wisata kuliner dan keunikan khas kuliner ikan bakar yang ditawarkan. Selain itu perlu ditingkatkan juga mengenai penambahan menu olahan hasil laut (seafood) dan peran pemerintah desa yang bekerjasama dengan dinas yang terkait untuk bisa memberikan pembinaan sosialisasi tentang pengolahan hasil laut. Guna mempermudah para pedagang berinovasi dalam menu kuliner dan juga sebagai nilai jual untuk lebih meningkatkan wisatawan yang dating