Pariwisata
Jurnal Ilmiah Hospitality (JIH) is an open-access, peer-reviewed academic journal published by Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram (STP Mataram), Indonesia. The journal provides a scholarly platform for researchers, academics, practitioners, and students to disseminate original research and scholarly studies related to tourism, hospitality, hotel management, destination development, tourism business, and related interdisciplinary fields. Jurnal Ilmiah Hospitality is committed to advancing knowledge and encouraging evidence-based discussion on contemporary issues in tourism and hospitality, particularly those relevant to the development of tourism in Indonesia and Southeast Asia. The journal welcomes empirical research, conceptual studies, case studies, applied research, and interdisciplinary perspectives that contribute to the advancement of tourism and hospitality scholarship and practice. The journal particularly encourages manuscripts addressing emerging issues such as sustainable tourism, community-based tourism, destination management, tourism marketing, tourist behavior, hospitality management, hotel operations, culinary tourism, tourism innovation, digital tourism, tourism economics, tourism policy, cultural and heritage tourism, halal tourism, wellness tourism, and tourism development. JIH promotes rigorous academic standards through a peer-review process and editorial evaluation. Submitted manuscripts are evaluated based on their originality, academic relevance, methodological rigor, clarity of presentation, and contribution to the development of tourism and hospitality knowledge. The journal is published twice a year, in June and December, and provides immediate open access to its published articles
Articles
548 Documents
KEBUDAYAAN TRADISIONAL SEBAGAI PILAR PEMBANGUNAN
Kosmas Minggu
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 1: Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i1.1816
Kebudayaan tradisional di daerah masih menyimpan kekayaan yang tidak terkirakan nilainya dan mampu mengangkat bangsa Indonesia ke tingkat kemajuan sama seperti bangsa-bangsa lain. Yang terpenting adalah sikap program secara turba untuk menyelidiki dan memanfaatkan kebudayaan tradisional adalah sebagai pilar pembangunan. Artinya pembangunan sekarang mesti mulai dari bawah, sama halnya bila mengatakan pembangunan yang mulai dari akar rumput. Sebagai ungkapan lain pembangunan yang dialogal, bermula dengan melibatkan masyarakat pinggiran. Salah satu ciri khas proyek pembangunan sekarang, adalah kecenderungan untuk menganggap masyarakat sebagai bejana kosong yang perlu diisi dan tidak menyadari bahwa setiap aktivitas yang diperkenalkan akan menggeser aktivitas asli yang sudah ada. Padahal aktivitas lama tersebut mungkin saja penting dalam upaya mempertahankan kelangsungan hidup penduduk bersangkutan. Demikianlah kebudayaan dalam bentuk perbuatan manusia, seperti misalnya cara ia memahami kematian dan membuat upacara-upacara sekitar peristiwa kematian, atau cara ia menghayati kelahiran, seksualitas, mengolah makanan, sopan santun sewaktu makan, ilmu pengetahuan agama dan sebagainya. Di sini menjadi kentara bahwa pertanian, peternakan, ekspresi kesenian dan mitos-mitos religus yang merupakan keseluruhan kebudayaan manusia yang tidak dapat dibagi-bagi menurut macam-macam kota yang terpisah
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN USAHA MIKRO KECIL MENEGAH DALAM MEMBUAT IJIN USAHA (NIB DAN IUMK) KEPADA ANGGOTA KOMUNITAS UMKM INTERASIH KARAWANG
Tina Rosa;
Ravel Anwar;
Apri Sunadi;
Sonnya Marliani;
Soban Wahid Hidayat
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i2.1818
Kabupaten Karawang memiliki potensi yang sangat bagus dalam pengembangan bidang usaha, namun sayangnya masih banyak ditemukan para pelaku UMKM yang belum memiliki izin resmi atas usahanya. Hal tersebut seperti yang terjadi di Desa Tegalsari Kecamatan Purwasari dimana disana terdapat Komunitas UMKM Interasih yang beranggotakan 40 UMKM dalam berbagai bidang usaha tapi belum memiliki peizinan usaha. Oleh karena itu maka diadakalah kegiataan pelatihan, pendampingan serta pemberihan pengatahuan baru dalam bidang usaha melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini bertujuan agar: 1) dapat meningkatakan pemahaman pelaku UMKM untuk segera mengurus izin usaha; 2) para pelaku UMKM dapat melakukan pendaftaran perizinan usaha sehingga mendapatkan NIB dan IUMK secara mandiri melalui website OSS; 3) UMKM mampu dapat mendapatkan jangkauan pasar yang luar serta kepercyaan dirinya meningkat setelah mendapatkan izin usaha. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dnegan metode survei lokasi, survei pelaku UMKM serta sosialisasi kepada para UMKM belum pernah mengurus dan membuat izin usaha sebelumnya dibantu oleh pemerintah desa setempat. Hasil dari kegiatan pendampingan dan pelatihan dalam kegiatan pengabdian masyarakat URINDO ini adalah: 1) UMKM paham akan pentingany izin usaha; 2) UMKM mampu melakukan pendaftaran secara mandiri izin usahanya sehingga mendaptakan NIB dan IUMK; 3) UMKM dapat memanfaatakan izin usahanya untuk meningkatkan kepercayaan diri sehingga mampu menjangkau pemasaran yang sangat luas.
GAMBARAN DIAGNOSIS PASIEN PRA-HEMODIALISA DI RSUD WANGAYA TAHUN 2020-2021
Anak Agung Ayu Eka Cahyani;
Didik Prasetya;
Moh Fairuz Abadi;
Diah Prihatiningsih
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 1: Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i1.1819
Penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada pasien penyakit ginjal kronik (PGK) adalah penyakit kardiovaskuler. Faktor utama penyebab kejadian kardiovaskuler pada pasien PGK adalah hipertensi. Penyebab tersering kedua pada gagal ginjal kronis adalah diabetes melitus (23%). Penanganan PGK dapat dilakukan dengan metode Hemodialisa atau cuci darah. Hemodialisis adalah proses pembersihan darah dengan mengumpulkan limbah. Pada penderita gagal ginjal kronik, hemodialisis dapat mencegah kematian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran diagnosis penyakit pada pasien yang akan melakukan hemodialisis di RSUD Wangaya tahun 2020-2021. Penelitian telah disetujui oleh Komite Etik Penelitian RSUD Wangaya Nomor 029/III.4/KEP/RSW/2022. Penelitian merupakan penelitian deskriptif observasional menggunakan data sekunder. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 116 pasien yang diambil dengan teknik total sampling. Hasil dari dari 116 pasien diketahui diagnosa Diabetes Mellitus (DM) sebanyak 23 pasien (19,8%), Hipertensi sebanyak 19 pasien (16,4%), pielo nefritis kronis (PNC) sebanyak 18 pasien (15,5%), acquired cystic kidney disease (ACKD) sebanyak 17 pasien (14,7%), anemia sebanyak 14 (12,1%), DM+Hipertensi 12 pasien (10,3%), Acute kidney injury (AKI) sebanyak 7 pasien (6,0%), dengan diagnosa DM+PNC 3 pasien (2,6%) dan hyperkalemia 3 (2,6%). Penelitian diharapkan dapat membantu diagnosa lanjutan dari pasien yang telah menjalani hemodialisa
ANALISA BATAS KEWENANGAN BHABINKAMTIBMAS DALAM PENGAWASAN ANGGARAN DANA DESA
M. Dawud Rizkyandi;
Taufiqurrahman Taufiqurrahman;
Firzhal Arzhi Jiwantara
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 1: Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i1.1828
The police is one of the functions of the state government in the field of maintaining security and public order, upholding the law, and providing protection, stability and community service in order to maintain domestic security, in the implementation of the task of implementing police partnerships with the community is very important in smoothly implementing police objectives in their duties, namely the maintenance of security and order in the community, methods that Used is a normative legal research method with a regulatory approach and conceptual approach, in this study willdescribe the form of authority and what can be done by the police, especially bhabinkamtibas in an effort to control the budget, supervision is carried out so as not to achieve abuse of authority so that the achievement of village welfare is far from the occurrence of corruption collusion and nepotism
ANALISIS IMPLEMENTASI NILAI-NILAI BUDAYA KERJA DI LINGKUNGAN BPSDMD MENUJU NTB CORPORATE UNIVERSITY
Syarif Lutfim
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 1: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i1.1829
This research aims to determine the level of implementation, the application of Basic Values of Work Culture (NDBK) in the Regional Human Resources Development Agency (BPSDMD) of NTB Province, the second is to assist organizations in internalizing organizational culture at BPSDMD towards the implementation of NTB Corporate University (CorpU). The data collection technique in this research is by providing a set of written questions or statements submitted to 88 respondents to be answered by the person concerned. The questionnaire used in this research is the Questionnaire on the Implementation of Work Culture Development in Government Agencies based on the Regulation of the State Minister for Apparatus Empowerment. State Number PER/01/2007 concerning Guidelines for Evaluation of Implementation of Work Culture Development in Government Agencies. The results of the research are that the Application of Basic Work Culture Values in Work Behavior 17 pairs of Work Culture Values in the NTB Province BPSDMD Environment In general, it has been implemented well in BPSDMD, this is shown by the employees overall giving Good rating with an average score of 4.05. The application of the basic values of work culture in leadership and management at the NTB Province BPSDMD by employees overall gave a GOOD rating with an average score of 4.1. Employees overall gave a GOOD rating with an average score of 4.04.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP DISIPLIN KERJA KARYAWAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) ALIANSI TAJAM MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Nining Hidayah;
Wahyu Puspitasari;
Shinta Eka Kartika;
Rizal Bayu Herlambang
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 1: Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i1.1838
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan perceived organizational support terhadap kedisiplinan kerja Karyawan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tajam melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan 38 karyawan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tajam. Penelitian ini merupakan penelitian populasi. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis regresi berganda dan uji Sobel (Sobel test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, 2) Perceived organizational support berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, 3) Gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kedisiplinan kerja karyawan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tajam, 4) Perceived organizational support berpengaruh positif terhadap kedisiplinan kerja karyawan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tajam, serta 5) Kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kedisiplinan kerja karyawan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tajam
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS TERPADU KOPI ARABIKA DI KABUPATEN ENREKANG
Dewi Puspitasari;
Muhammad Kadir;
Hartini Ramli
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 1: Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i1.1919
Kopi Arabika merupakan salah satu komoditas Agribisnis bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat di kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Guna mengetahui lebih dalam mengenai strategi pengembangan Agribisnis Kopi Arabika Di Kabupaten Enrekang sehingga perputaran nilai ekonomi komoditi kopi lebih meningkat maka dilakukan penelitian yang bertujuan: (1). Menelaah Faktor- faktor penting apa saja yang jadi Kekuatan, kelemahan, Peluang, serta ancaman untuk pengembangan agribisnis kopi arabika di Kabupaten Enrekang dari aspek eksternal dan Internal, dan (2). Strategi untuk pengembangan Agribisnis kopi arabika di Kabupaten Enrekang. Analisa informasi terdiri dari analisa deskriptif serta analisa 3 langkah perumusan strategi. Alat analisa yang dipakai untuk merumuskan strategi merupakan matriks IFE, Matriks EFE. Berdasarkan pada hasil analisa yang diperoleh maka prioritas strategi yang diseleksi itu merupakan: 1. Strategi Peningkatan Produksi dan agribisnis Kopi Arabika dengan menggunakan ketersediaan lahan serta SDM yang ahli. 2. Menjaga kelebihan produk kopi serta kemempuan memenuhi permintaan peminat kopi yang terus bertambah 3. Mengoptimalkan pengolahan tanah untuk pengembangan usaha pertanaman kopi melalui kegiatan terpadu pertanian dan perkebunan serta kebutuhan memperoleh pelatihan Agribisnis dan pengembangan usaha tani Kopi Arabika terpadu. 4. Memanfaatkan secara maksimal kelebihan sumber daya (Manusia, Alam, Mesin). Rumusan Strategi Penting bagi pemangku kebijkaan di kabuaten Enrekang guna mendukung pengembangan komoditi Kopi Arabika dan kesejahteraan petani
APPLICATION OF HUMAN RESOURCES MANAGEMENT ON UNCERTIFIED CONSTRUCTION LABOR
Ellin Herlina
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 1: Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i1.1921
Of the 8,300,000 construction workers, there are 7,684,000 who have not been certified. The solution that can be offered to bring the skills of non-certified workers closer to certified ones can be done by implementing Human Resource Management (HRM) for these construction workers. This study measures whether the application of HRM can perform this role. To measure each indicator, the Z test is carried out. The results show that there are several indicators that have a negative Z value, consisting of legal certainty from the government, construction actors can meet the demands of the development of the construction industry, are able to provide social protection for workers in the implementation of construction services and every uncertified construction worker who follows the flow of HRM implementation is entitled to appropriate compensation for the services provided. The Z count is positive but still below the table Z value is found in indicators of stakeholder readiness in implementing HRM, infrastructure readiness in implementing HRM, non-certified construction workers can meet international construction standards. The Z value in this indicator indicates that the implementation of HRM for uncertified workers effectively replaces certification but is not significant. The positive Z count above the Z table value is found in the indicator of the readiness of construction workers who are not certified following the implementation of HRM, construction actors are able to build quality education and job training institutions, construction actors can meet the needs of good governance, construction actors can meet governance needs good management, uncertified construction workers can meet national construction standards, uncertified construction workers are able to be professionally responsible for the results of their work. This third category indicates that the application of HRM to non-certified workers effectively replaces certification and is significant
IMPLEMENTASI METODE SMART BERBASIS WEB DALAM MEMBUAT SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN SMARTPHONE SESUAI KEBUTUHAN MASYARAKAT PADA MARKETPLACE TOKOPEDIA
Raynor Raynor;
Humdiana Humdiana;
Elis Sondang Dasawaty;
Sigit Birowo;
Budi Wasito;
Akhmad Budi
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 1: Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i1.1934
Sejauh ini belum ada marketplace yang menjual smartphone dengan sistem pendukung keputusan. Dengan adanya sistem pendukung keputusan, masyarakat dapat lebih mudah untuk menentukan smartphone sesuai dengan kebutuhan masing – masing. Marketplace dengan sistem pendukung keputusan dapat diambil datanya dari kriteria – kriteria smartphone yang masyarakat utamakan dalam memilih smartphone. Sehingga dengan kriteria – kriteria tersebut, masyarakat dapat menentukan pilihan. Penelitian ini didasari oleh penelitian terdahulu yang berkaitan denga metode SMART untuk mengumpulkan data – data yang berkatikan dengan metode SMART. Penelitian ini didasari dengan metode pengembangan sistem waterfall. Metode waterfall memiliki proses berurutan sehingga penulis dapat membuat program yang terkontrol. Penulis mulai mengumpulkan data – data yang diperlukan melalui teknik pengumpulan kuesioner untuk mendapatkan kriteria – kriteria yang diinginkan responden. Lalu penulis juga melakukan studi pustaka dimana penulis mendapat teori – teori yang mendukung penelitian penulis melalui buku digital dan jurnal. Hasil penelitian ini diimplementasikan dengan metode SMART, dimana penulis melakukan perhitungan dengan rumus – rumus yang tersedia di dalam metode SMART. Aplikasi berbasis web yang telah dibuat dengan sistem pendukung keputusan dapat mempermudah masyarakat umum untuk memilih smartphone sesuai kebutuhan berdasarkan empat kriteria yaitu harga, merk, kapasitas memori internal, dan RAM. Metode yang digunakan yaitu metode SMART mempunyai hasil cukup akurat dengan melalui beberapa proses perhitungan
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI LANSIA DENGAN INTERAKSI SOSIAL LANSIA DI BPSLUT SENJA CERAH MANADO
Leni Arini Manafe;
Immanuel Berhimpon
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 1: Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i1.1979
Di berbagai negara Jumlah lanjut usia sudah sangat meningkat terutama di Indonesia. Dengan bertambahnya jumlah lanjut usia yang meningkat, banyak permasalahan yang dihadapi lanjut usia seperti penurunan fungsi sosial, mental, psikologis, dan kesehatan. Permasalahan pada lanjut usia dapat mempengaruhi interaksi sosial lansia. Kondisi tersebut bisa menjadi pencetus depresi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Tingkat Depresi Lansia Dengan Interaksi Sosial Lansia Di UPTD BPSLUT Senja Cerah Paniki Kota Manado. Metode Penelitian analitik observasional, dengan pendekatan cross sectional,total samplingdan Pengumpulan data melalui kuesioner. Analisis data dengan menggunakan uji chi square . hasil peneletian diperoleh Kategori tingkat depresi pada lansia sebagian besar berada pada kategori depresi berat 36 orang atau 75% dan 12 orang lansia atau 25% mengalami depresi sedang, Interaksi Sosial sebagian besar memiliki interaksi sosial yang baik sebanyak 28 orang atau 58.3% dan 20 orang atau 25% memiliki interaksi sosial yang kurang baik. Ada hubungan antara tingkat depresi dan interaksi lansia di UPTD Badan Pelayanan Terpadu Lanjut Usia Senja Cerah Paniki Manado 0.05 (0.002< α 0.05) dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan antara tingkat depresi dan interaksi lansia di UPTD Badan Pelayanan Sosial Lanjut Usia Terpadu (BPSLUT) Senja Cerah Paniki Manado 0.05 (0.002< α 0.05). Disarankan kepada lansia agar dapat menjalin hubungan interaksi sosial yang baik dengan sesama lansia dalam kehidupan sehari-hari karena hal itu dapat menunda kepikunan, mempertahankan keterampilan dan dapat menjaga kesehatan mental.