Pariwisata
Jurnal Ilmiah Hospitality (JIH) is an open-access, peer-reviewed academic journal published by Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram (STP Mataram), Indonesia. The journal provides a scholarly platform for researchers, academics, practitioners, and students to disseminate original research and scholarly studies related to tourism, hospitality, hotel management, destination development, tourism business, and related interdisciplinary fields. Jurnal Ilmiah Hospitality is committed to advancing knowledge and encouraging evidence-based discussion on contemporary issues in tourism and hospitality, particularly those relevant to the development of tourism in Indonesia and Southeast Asia. The journal welcomes empirical research, conceptual studies, case studies, applied research, and interdisciplinary perspectives that contribute to the advancement of tourism and hospitality scholarship and practice. The journal particularly encourages manuscripts addressing emerging issues such as sustainable tourism, community-based tourism, destination management, tourism marketing, tourist behavior, hospitality management, hotel operations, culinary tourism, tourism innovation, digital tourism, tourism economics, tourism policy, cultural and heritage tourism, halal tourism, wellness tourism, and tourism development. JIH promotes rigorous academic standards through a peer-review process and editorial evaluation. Submitted manuscripts are evaluated based on their originality, academic relevance, methodological rigor, clarity of presentation, and contribution to the development of tourism and hospitality knowledge. The journal is published twice a year, in June and December, and provides immediate open access to its published articles
Articles
548 Documents
HUBUNGAN BODY IMAGE DENGAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI KELAS XI DI SMAN 2 MAJALAYA KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG
Wulan Nur Insani
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i2.2498
Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami berbagai masalah gizi yaitu kekurangan gizi maupun kelebihan gizi. Remaja putri sering kali mengalami masalah terhadap status gizinya karena dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti penerapan mengenai kebiasaan makan yang buruk tanpa mengetahui zat gizi yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsinya serta pemahaman gizi yang keliru yang dipicu oleh keinginan remaja memiliki tubuh yang langsing, sehingga kebutuhan akan gizinya tidak dapat terpenuhi dengan baik. Penilaian remaja putri saat ini cenderung menginginkan penampilan fisik atau body image yang proporsional, seperti perasaan memiliki bentuk tubuh yang gemuk atau tidak normal akan tetapi buktinya memiliki tubuh yang kurus begitupun sebaliknya.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan body image dengan status gizi remaja putri kelas XI di SMAN 2 Majalaya.Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif Kuantitatif dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Dalam penelitian ini sampel yang akan di ambil sebanyak 71 siswi. Hasil Penelitian menunjukkan Dari 71 Siswi SMAN 2 Majalaya dengan body image positif sebesar 40,8% dan body image negatif sebesar 59,2%. Siswi SMAN 2 Majalaya dengan status gizi sangat kurus 14,5%, kurus 17,1%, normal 46,1%, gemuk 9,2% dan obesitas 13,2%. Ada hubungan antara body image dengan status gizi remaja dengan hasil nilai p-value 0.001 < 0.005. Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang ANC terpadu dengan frekuensi kunjungan ANC dengan hasil nilai p-value 0.001 < 0.005. Hasil penelitian semoga dapat menambah pengetahuan yang kepada remaja tentang status gizi remaja yang harus terpenuhi untuk persiapan kehamilan ketika remaja tersebut memasuki usia reproduksi sehat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANC TERPADU DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ANC DI WILAYAH KERA PUSKESMAS CIPARAY KABUPATEN BANDUNG
Indah Rahayu
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i2.2499
Pelayanan antenatal terpadu ialah untuk mencegah adanya komplikasi obstetri bila mungkin dan memastikan bahwa komplikasi dideteksi sedini mungkin (Saifuddin, dkk 2016). Salah satu hal yang dilakukan pada ANC terpadu adalah Kunjungan ANC dilakukan minimal 6 kali selama kehamilan dengan pemeriksaan Laboratorium triple eliminasi yaitu HIV, SIFILIS, HBSAg. Adapun cakupan K1 sebanyak 77.820 orang dengan cakupan 98,02%, jika dibandingkan dengan tahun 2018 angka cakupan K1 mengalami kenaikan sebesar 0,72% dari 97,3% .(Profil Kesehatan Kabupaten Bandung hal : 46). Berdasakan data yang diperoleh di puskesmas lebih kecil cakupan K1 nya adalah 90,4%, tapi sebagian 53% Ibu hamil tersebut memeriksakan kehamilannya di puskesmas Ciparay, dan telah bersedia di periksa HIV/AIDS dan HBSAg, 47% atau kurang dari setengahnya tidak memeriksakan HBSAg dan HIV/ AIDS. Penelitian ini berujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang ANC Terpadu Dengan Frekuensi Kunjungan ANC Di Wilayah Kerja Puskesmas Ciparay. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif Kuantitatif dengan rancangan penelitian Purposive Sampling. Dalam penelitian ini sampel yang akan di ambil sebanyak 57 Responden. Hasil Penelitian menunjukkan Dari 57 responden, berpengetahuan baik sebanyak 31 responden (54.4%), termasuk dalam kategori pengetahuan cukup sebanyak 3 responden (0.05%), termasuk dalam kategori pengetahuan kurang sebanyak 23 responden (40.3%). Status frekuensi kunjungan kehamilan lengkap sebanyak 36 responden, tidak lengkap sebanyak 21 responden. Ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan frekuensi kunjungan ANC dengan hasil nilai p-value 0.001 < 0.005. Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang ANC terpadu dengan frekuensi kunjungan ANC dengan hasil nilai p-value 0.001 < 0.005. Hasil penelitian semoga dapat menambah pengetahuan yang terkait dengan kehamilan seperti manfaat melakukan kunjungan kehamilan, jadwal kunjungan, serta dampak jika tidak melakukan atau memeriksakan kehamilan.
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SIKAP IBU BALITA TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PACET, KABUPATEN BANDUNG
Ratih Ruhayati
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i2.2500
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak bayi dibawah lima tahun akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir, akan tetapi kondisi stunting baru terlihat setelah bayi berusia 2 tahun. Angka prevalensi stunting di Indonesia tahun 2020 adalah 26,92%. Data 2020 prevalensi stunting di wilayah Kabupaten Bandung mencapai 31,1 persen atau 112.000 jiwa. Salah satu penyebab terjadinya masalah gizi pada balita adalah ibu yang belum memiliki pengetahuan yang baik tentang gizi yang harus diberikan pada bayi dan balita. Pengetahuan ibu akan berpengaruh pada sikap dan perilakunya dalam memilih makanan dan berdampak pada status gizi sehingga mempengaruhi kejadian stunting pada balita. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik, dimana dalam metode ini peneliti melakukan penilaian pengetahuan tentang stunting yang dimiliki oleh ibu balita. Jumlah populasi yang ada sebanyak 160 ibu balita, karena pada masa pandemik, sehingga jumlah kunjungan balita dibatasi. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan tehnik purposive sampling, dengan menggunakan Rumus Slovin didapatkan sampel sebanyak 97 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 97 responden dapat dikatakan bahwa lebih dari setengahnya memiliki pengetahuan yang baik, merupakan ibu balita pada usia reproduksi yaitu 20-35 tahun, memiliki pekerjaan sebagai ibu rumah tangga dan hanya memiliki 1 balita dalam rumah. Dari beberapa faktor tersebut, berdasarkan hasil analisis ternyata faktor yang memiliki hubungan yang signifikan dengan sikap ibu balita terhadap pencegahan stunting adalah pengetahuan, dengan nilai V 0,009, sedangkan untuk faktor lainnya tidak memiliki hubungan yang signifikan, dengan nilai V di atas 0,05. Jika seseorang memiliki pengetahuan kesehatan yang memadai, diharapkan dia akan memiliki sikap yang positif, yang lama kelamaan akan merubah perilaku kesehatan yang lebih baik juga. Pengetahuan ibu yang cukup mengenai stunting sejak hamil diharapkan mampu meningkatkan sikap dan perilaku yang positif dalam upaya mencegah terjadinya stunting.
PERAN BPSDMD PROVINSI NTB DALAM MENGEMBANGKAN BALE MEDIASI SEBAGAI WADAH PENYELESAIAN KONFLIK SOSIAL YANG PROFESIONAL DI PROVINSI NTB
Syafi’i Syafi’i
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i2.2502
This research aims to determine the urgency of the presence of the Bale Mediation Institution in resolving social conflicts in West Nusa Tenggara Province, the second is to analyze the efforts that BPSDMD NTB can take in developing the competence of Bale Mediation mediators in order to create a professional social conflict resolution forum in NTB Province in order to overcome the lack of certified mediator at Bale Mediation. The research method used is a qualitative method with data collection techniques used, namely field studies and library studies. The result of the research is that Bale Mediation is very important and needed by the community in helping to resolve social conflicts that occur both criminal and civil disputes because the principles used in dispute resolution are based on local wisdom and also problem solving in Bale Mediation is carried out in a peaceful manner so that there is no parties who feel disadvantaged (win-win solution) and speed up the dispute resolution process. However, mediation Bale still has a weakness, namely the limited number of certified mediators. BPSDMD NTB Province is an institution that has the authority, duties and functions in overcoming the problems faced by the mediation committee with the efforts that can be done, namely conducting training or certification of mediators.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL KUCING DAN TIKUS DI TK CIFOR CERIA DEPOK TAHUN 2021
Puji Yulianty;
Winda Yunica;
Ririn Tjahyaningsih
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i2.2529
Permainan bagi anak-anak bukan hanya terkait dengan alat permainan, kawan bermain, tempat bermain atau lingkungan bermain. Anak dapat mengekspresikan diri dalam memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang akan dialami ketika bermain. Keterampilan motorik kasar anak dapat dikembangkan salah satunya dengan permainan tradisional, misalnya kucing dan tikus. Permainan tradisonal sangat penting diperkenalkan pada anak karena mereka dapat mengetahui permainan tempo dulu serta dapat memainkannya sendiri tanpa bantuan dari orang dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak melalui permainan tradisional kucing dan tikus di TK B Cifor Ceria Kota Depok 2021. Subjek penelitian ini terdiri dari 10 orang anak. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart meliputi empat tahap yaitu (1) perencanaan (2) tindakan (3) observasi (4) refleksi. Penelitian ini terdiri dari 1 siklus, dengan dua kali pertemuan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument observasi, wawancara, dokumentasi, catatan lapangan dan diskusi. Hasil penelitian ini menyatakan adanya peningkatan keterampilan motorik kasar anak melalui permainan tradisional, dibuktikan dengan skor rata-rata keterampilan motorik kasar awal anak 63,61% dan siklus I79,33%. Temuan penelitian bahwa permainan tradisional kucing dan tikus dapat meningkatkan keterampilan motorik kasar anak TK B Cifor Ceria.
MOTIVASI IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC) DI KELAS IBU HAMIL GROUP A POLINDES DESA NGUMPUL
Sri Banun Titi Istiqomah
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v11i2.2532
Motivasi adalah alasan yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. Seseorang dikatakan memiliki motivasi tinggi dapat diartikan orang tersebut memiliki alasan yang sangat kuat untuk mencapai apa yang diinginkannya dengan mengerjakan pekerjaannya yang sekarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi ibu hamil Trimester III dalam melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC) di kelas ibu hamil group A polindes desa Ngumpul.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan survey yang dilakukan pada bulan Nopember 2022 dengan jumlah populasi 25 orang dengan sampel sejumlah 10 orang dengan tekhnik purposive sampling. Pengumpulan data berdasarkan kuesioner kemudian data dianalisa secara univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa motivasi ibu hamil TM IIII dalam pemeriksaan antenatal care (ANC) di Polindes desa Ngumpul yaitu tinggi 100% yang dipengaruhi oleh faktor usia, pendidikan, pekerjaan, paritas dan sumber informasi.Kesimpulan dari penelitian di atas adalah bahwa motivasi ibu hamil TM III dalam pemeriksaan antenatal care (ANC) seluruhnya dalam kategori tinggi. Oleh karena itu masih perlu adanya peningkatan motivasi pada ibu hamil TM III dalam melakukan pemeriksaan antenatal care seperti kelas ibu hamil dan perlunya peran bidan sebagai motivator
STRATEGI PEMASARAN PARIWISATA TERPADU: MENINGKATKAN BRAND IMAGE PULAU SEMAU, NUSA TENGGARA TIMUR MELALUI FESTIVAL LI NGAE
I Putu Budiarta;
A. Agung Putu Swabawa;
I Ketut Suja;
Solihin Mulyadi;
I Wayan Basi Arjana
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 1: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v12i1.2624
This study aims to determine the integrated marketing strategy in building the brand image of Semau Island through the Li Ngae festival. This is a qualitative research using the case study method. The theory used in this study is integrated marketing communications with several concepts such as product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence used by researcher in analyzing the role of the regional government in creating the brand image of Semau Island. Data collection technique is done by interview and documentation. The results show that the integrated marketing communication strategy in creating the brand image of Semau Island is through the Li Ngae festival by developing infrastructure and facilities in the tourist areas of Otan and Liman Beach especially in 3 A (accessibility, amenities, and atraction). Accessibility is facility and infrastructure to tourist destinations, road access, and means of transportation and road signs. Amenities is all supporting facilities that meet the needs of tourists in the form of accommodation, restaurants and other facilities such as toilets and parking lots. Attractions are the main product of a tourist destination that can be enjoyed by tourists. It is a slooping and a small wave of Otan Beach, and Liman beach which has clean and white sand, Liman hill where visitors can see to all direction which give a sensation and extraordinary natural beauty. Tourism promotion is done through printed and electronic media and internet. Key words: Marketing strategy, brand image, Li Ngae festival.
PENINGKATAN SPIRITUALITAS GURU DAN SISWA SMP BERBASIS ISLAM DI KOTA BANJARMASIN
Abdul Khair Amrullah
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 1: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v12i1.2627
Esensi pendidikan adalah spiritualitas. Upaya membangkitkan sistem pendidikan spiritual dalam era modern merupakan tanggung jawab semua pihak, demi pengembangan kualitas sumber daya manusia setinggi-tingginya. Para pakar pendidikan pada umumnya sependapat bahwa sebagai lembaga Pendidikan, sekolah hendaknya mampu memberikan pendidikan yang efektif dan sistematis untuk menanamkan nilai-nilai spiritual pada seluruh siswanya. Melalui wawancara dengan kepala sekolah dan guru sebagai partisipan, dapat disimpulkan bahwa perancangan program kerja peningkatan spiritualitas guru dan Siswa dilakukan secara kolektif. Implementasinya sangat baik meski SMP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin tidak memiliki jadwal khusus kegiatan, namun para guru diwajibkan mengikuti pembinaan siswa sebagai pendamping.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PT. AIR MINUM GIRI MENANG (PERSERODA
Asri Oktiani;
Rini Yuliandari;
Gina Andriyani
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 1: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v12i1.2629
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada PT. Air Minum Giri Menang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada PT. Air Minum Giri Menang (Perseroda). Penelitian ini merupakan penelitian diskripsif kuantitatif dengan jumlah responden 100 orang yang merupakan Pelanggan rumah dari PT. Air minum Giri menang (perseroda) yang berada di wilayah Kota Mataram. Analisis regresi linear berganda Sederhana, uji T dan koefisien korelasi merupakan metode analisis data yang digunakan, Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa variabel kualitas layanan memilik pengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Sehingga bisa disimpulkan bahwa hipotesis penelitian yang diajukan diterima selutuhnya. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah tidak hanya melakukan penelitian hanya dengan satu variabel saja untuk melihat kepuasan konsumen.
MAPPING AND DESCRIPTION OF THE DISTRIBUTION OF TOURISM OBJECT AREAS IN THE TANJUNG SUB-DISTRICT, NORTH LOMBOK REGENCY
Muhammad Mujahid Dakwah;
Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 1: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v12i1.2630
The purpose of this research is to analyze, map and describe tourist attractions in improving and facilitating tourists in visiting and policy making by stakeholders, because one of the focuses of national economic development is in the tourism sector, while maintaining the nation's personality and environmental sustainability. The tourism sector provides many advantages or benefits, including being able to create jobs, increase and equalize community income, and introduce regional cultural arts and crafts to be marketed to domestic and foreign tourists. Ten tourist sites in Tanjung Sub-district were mapped to help inform the placement of tourist attractions. This map can also be used as a guide when listing tourist attractions and evaluating the potential of popular tourist destinations. Data descriptions of the tourist attractions in Kecamatan Tanjung, including location, tourist attractions, condition of facilities and infrastructure, condition of visitor numbers, and efforts to develop tourist attractions, show that the current level of tourism in the area has very good prospects. These tourist destinations generally have potential and if worked on properly will increase Regional Original Income (PAD) significantly. Mapping and description of the distribution of tourist attraction areas in Tanjung Sub-district, North Lombok Regency, West Nusa Tenggara is the most important part of decision-making by stakeholders for sustainable tourism development.