Pariwisata
Jurnal Ilmiah Hospitality (JIH) is an open-access, peer-reviewed academic journal published by Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram (STP Mataram), Indonesia. The journal provides a scholarly platform for researchers, academics, practitioners, and students to disseminate original research and scholarly studies related to tourism, hospitality, hotel management, destination development, tourism business, and related interdisciplinary fields. Jurnal Ilmiah Hospitality is committed to advancing knowledge and encouraging evidence-based discussion on contemporary issues in tourism and hospitality, particularly those relevant to the development of tourism in Indonesia and Southeast Asia. The journal welcomes empirical research, conceptual studies, case studies, applied research, and interdisciplinary perspectives that contribute to the advancement of tourism and hospitality scholarship and practice. The journal particularly encourages manuscripts addressing emerging issues such as sustainable tourism, community-based tourism, destination management, tourism marketing, tourist behavior, hospitality management, hotel operations, culinary tourism, tourism innovation, digital tourism, tourism economics, tourism policy, cultural and heritage tourism, halal tourism, wellness tourism, and tourism development. JIH promotes rigorous academic standards through a peer-review process and editorial evaluation. Submitted manuscripts are evaluated based on their originality, academic relevance, methodological rigor, clarity of presentation, and contribution to the development of tourism and hospitality knowledge. The journal is published twice a year, in June and December, and provides immediate open access to its published articles
Articles
548 Documents
ANALISIS POTENSI KEWIRAUSAHAAN PEMUDA BERBASIS PRODUK LOKAL DI DESA SANGIANG, KECAMATAN WERA, KABUPATEN BIMA
Farhan Farhan;
Ahmad Tahajudin;
Ander Sriwi;
Murianto Murianto;
Mawar Junita
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v14i2.4027
Pemuda memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal. Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima memiliki berbagai produk lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha produktif oleh pemuda, seperti hasil pertanian, perikanan, serta olahan pangan tradisional. Namun, pemanfaatan potensi tersebut masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kewirausahaan pemuda berbasis produk lokal serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pemuda desa, pelaku usaha lokal, dan perangkat desa. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuda Desa Sangiang memiliki potensi kewirausahaan yang cukup besar, ditinjau dari ketersediaan sumber daya lokal, kreativitas pemuda, serta dukungan lingkungan sosial. Namun, pengembangan kewirausahaan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal usaha, rendahnya keterampilan manajerial dan pemasaran, serta minimnya pendampingan dan akses terhadap pelatihan kewirausahaan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah desa, lembaga terkait, dan pemuda dalam meningkatkan kapasitas kewirausahaan melalui pelatihan, pendampingan, serta penguatan akses permodalan dan pemasaran agar produk lokal Desa Sangiang dapat berkembang secara berkelanjutan.
MENGANALISIS DAMPAK USAHA MIKRO, KECIL,DAN MENENGAH (UMKM) TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESABEGAK, BUNUT BAOK ,KECAMATAN PRAYA, KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Baiq Ayu Sekarwangi;
Ahmad Tahajudin;
Lalu Masyhudi;
Ander Sriwi;
Murianto Murianto
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v14i2.4028
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian lokal, khususnya di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak keberadaan dan aktivitas UMKM terhadap pendapatan masyarakat di Desa Begak, Dusun Bunut Baok, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM serta masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM berkontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja, serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan modal, pemasaran, dan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan untuk memperkuat keberlanjutan UMKM di Desa Begak.
STRATEGI PEMASARAN WISATA KULINER DI DESA WISATA NARMADA, LOMBOK BARAT
Doni Saputra;
Arya Zuljihad;
Farah Aprily Aurel;
Murianto Murianto;
Mawar Junita
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v14i2.4029
Wisata kuliner merupakan salah satu bentuk pariwisata yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Desa Wisata Narmada, Kabupaten Lombok Barat, memiliki kekayaan kuliner tradisional masyarakat Sasak yang berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik wisata unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran wisata kuliner yang diterapkan di Desa Wisata Narmada serta mengidentifikasi tantangan dan peluang pengembangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian meliputi pelaku UMKM kuliner, pengelola desa wisata, wisatawan, perwakilan dinas pariwisata, serta akademisi pendamping desa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wisata Narmada memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata kuliner berbasis budaya lokal, namun strategi pemasarannya belum berjalan secara optimal. Pemasaran masih didominasi oleh metode konvensional, dengan pemanfaatan media digital yang terbatas, lemahnya branding destinasi kuliner, serta belum terintegrasinya strategi segmentasi, targeting, dan positioning. Selain itu, pemberdayaan masyarakat lokal dalam aspek pemasaran dan pengelolaan usaha kuliner masih memerlukan penguatan melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi pemasaran yang lebih terintegrasi melalui penguatan promosi digital, pengembangan event kuliner berbasis budaya, kolaborasi dengan pelaku pariwisata, serta peningkatan kapasitas UMKM kuliner guna mewujudkan wisata kuliner yang berdaya saing dan berkelanjutan.
STRATEGI PROMOSI WISATA PANTAI NIPAH MELALUI MEDIA SOSIAL
Fina Robiyani;
Sinta Sinta;
Baiq Ayu Sekarwangi;
Ni Wayan Sriyanti;
Ander Sriwi
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v14i2.4030
Pantai Nipah merupakan salah satu destinasi wisata bahari di Kabupaten Lombok Utara yang memiliki potensi alam yang besar, namun belum didukung oleh strategi promosi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi promosi wisata Pantai Nipah melalui media sosial sebagai upaya meningkatkan daya tarik destinasi dan pemberdayaan masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pengelola destinasi, pelaku UMKM, dan wisatawan, dokumentasi visual, serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram dan TikTok, memiliki potensi besar dalam meningkatkan visibilitas Pantai Nipah melalui konten visual yang autentik dan informatif. Namun, keterbatasan literasi digital dan belum terintegrasinya promosi menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan strategi promosi digital yang terencana, partisipatif, dan berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat dan UMKM lokal. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan serta memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar Pantai Nipah
STRATEGI RETENSI PELANGGAN UNTUK KEBERLANJUTAN UMKM KULINER SEAFOOD LOKAL (STUDI KASUS KELONG BABA BATAM)
Adinda Olivia;
Eva Amalia
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v14i2.4031
Industri kuliner berfungsi sebagai pilar utama ekonomi kreatif, berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat. Dalam lingkungan yang semakin kompetitif, UMKM kuliner harus memperkuat strategi retensi pelanggan yang diterapkan oleh Kelong Baba Seafood Batam, sebuah UMKM kuliner makanan laut lokal yang beroperasi di destinasi wisata kuliner. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan manajemen, karyawan, dan pelanggan setia: (1) program loyalitas melalui promosi keanggotaan dan ulang tahun, (2) peningkatan kualitas produk melalui pelatihan rutin dan konsistensi rasa, (3) peningkatan kualitas layanan yang menekankan kecepatan dan keramahan, (4) komunikasi dan promosi digital aktif melalui media sosial dan Google Review. Strategi-strategi ini secara efektif telah meningkatkan kunjungan berulang, menumbuhkan keterikatan emosional, dan memperkuat citra merek restoran sebagai destinasi kuliner makanan laut terkemuka di Batam. Studi ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan UMKM kuliner lokal sangat bergantung pada strategi retensi yang konsisten, inovatif, dan berorientasi pada pengalaman pelanggan
PENGALAMAN WISATAWAN TERHADAP CITRA DESTINASI PADA DESTINASI PARIWISATA BERKELANJUTAN DI DESA WISATA NGLANGGERAN (YOGYAKARTA)
Siti Zakiah;
Eva Mardiyana
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v14i2.4035
Pariwisata berkelanjutan menjadi pendekatan penting dalam pengembangan destinasi wisata di Indonesia, khususnya pada desa wisata yang mengedepankan keseimbangan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Salah satu faktor kunci dalam keberlanjutan destinasi adalah citra destinasi pada destinasi pariwisata berkelanjutan di Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mandala, terhadap wisatawan serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan hasil temuan melalui wawancara kepada wisatawan. Hasil penelitian menunjukan bahwa citra destinasi terbentuk melalui melalui tiga dimensi utama, yaitu citra kognitif yang berkaitan dengan persepsi terhadap keindahan alam, fasilitas, dan aksesibilitas; citra afektif yang tercermin dari perasaan nyaman, aman, dan keterikatan emosional; serta citra konatif yang terlihat dari niat wisatawan untuk melakukan kunjungan ulang dan merekomendasikan destinasi kepada pihak lain. Praktik pariwisata berkelanjutan yang diterapkan secara konsisten memperkuat pengalaman positif wisatawan dan berkontribusi pada pembentukan citra destinasi yang autentik dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam kajian citra destinasi berbasis pengalaman wisatawan serta implikasi praktis bagi pengelola desa wisata dalam merancang strategi pengelolaan desa yang berorientasi pada keberlanjutan
DAMPAK KONFLIK AMERIKA–IRAN 2026 TERHADAP KUNJUNGAN WISATA KE LOMBOK: ANALISIS PARIWISATA GLOBAL DAN PERSEPSI RISIKO WISATAWAN
Danu Satria Prayuda;
Mawar Junita;
Hamdani Satriawan
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 15 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v15i1.4113
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak konflik Amerika–Iran 2026 terhadap pariwisata global dan implikasinya terhadap kunjungan wisata ke Lombok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis jurnal ilmiah, laporan organisasi internasional, data statistik pariwisata, serta berbagai dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik Amerika–Iran menyebabkan gangguan transportasi udara internasional, peningkatan biaya perjalanan, perubahan pola mobilitas wisatawan, serta meningkatnya persepsi risiko terhadap perjalanan internasional. Kondisi tersebut berdampak terhadap perubahan preferensi wisatawan dalam memilih destinasi wisata yang dianggap aman dan stabil.
STRATEGIC TRANSFORMATION PERSONAL SELLING AND PERCEPTION OF CRAFT PRODUCT VALUE IN THE UBUD ART MARKET: SWOT ANALYSIS FROM THE PERSPECTIVE OF MERCHANTS
Jumaidin Jumaidin;
Didi Suwardi;
Hariono Hariono;
Claudia Dwi Martina
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 15 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v15i1.4116
The Ubud Art Market is one of Bali's centers for traditional handicrafts and a cultural tourist destination that attracts both local and foreign tourists. This research aims to analyze the transformation of personal selling strategies and perceptions of craft product value from the perspective of traders using a SWOT approach. The research method used is descriptive qualitative, with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation of 15 active traders and 10 buyers. The research findings indicate that effective personal selling strategies in this market combine cultural storytelling, product demonstrations, consultative selling, and relationship selling. These strategies not only increase product value perception but also build tourist loyalty and encourage repeat purchases. The SWOT analysis identifies the strengths of traders in communication skills, unique products, and cultural storytelling, while weaknesses include limited digitalization and product quality variations. Opportunities arise from the trend of tourists seeking cultural experiences and the potential for collaboration with the arts community, while threats come from competition from other art markets and seasonal fluctuations in visits. This research provides strategic recommendations for vendors to improve personal selling competencies, utilize digital marketing, strengthen cultural storytelling, establish collaborations with the arts community, and standardize
STRATEGI KOMUNIKASI MASSA MELALUI QR CODE GUNA MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN LOMBOK BARAT
Dila Ariyogi;
Made Dayuh Hari Kosala
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 15 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v15i1.4117
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas QR Code sebagai alat promosi pariwisata berbasis transportasi di Lombok Barat guna meningkatkan kunjungan wisatawan. Di era digital, keterbatasan akses informasi akurat menjadi tantangan utama yang dapat diatasi melalui teknologi QR Code yang menawarkan pembaruan data secara real-time. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QR Code pada transportasi umum dan rental kendaraan lebih efisien dibandingkan media cetak konvensional, karena mampu berfungsi sebagai e-catalog yang interaktif. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi promosi melalui QR Code tidak hanya meningkatkan pengalaman wisatawan tetapi juga mendukung keberlanjutan ekonomi lokal di sektor pariwisata.
ANALISIS PERAN COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) DALAM PENGELOLAAN FESTIVAL ALUNAN BUDAYA DI DESA PRINGGASELA, KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Lalu Ferdi Ferdiansyah;
Ahmad Rizaldi Aspri;
Siti Anggriana
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 15 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jih.v15i1.4118
Kajian ini difokuskan pada pengkajian peran Community Based Tourism (CBT) dalam penyelenggaraan Festival Alunan Budaya Desa di Desa Pringgasela. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui pengamatan lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian mencakup aparatur desa, Pokdarwis, tokoh-tokoh berpengaruh di masyarakat, serta warga sekitar lokasi penelitian. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa implementasi CBT dalam penyelenggaraan Festival Alunan Budaya Desa telah berhasil mengikutsertakan warga secara nyata dalam setiap proses, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi dan pemanfaatan hasil kegiatan. Partisipasi aktif tersebut berdampak signifikan terhadap upaya mempertahankan warisan budaya daerah, memperkuat jati diri budaya lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM dan industri tenun tradisional. Di samping itu, Pokdarwis menjalankan fungsi strategis sebagai fasilitator yang turut mendukung pengelolaan sekaligus promosi festival budaya. Oleh karena itu, penerapan CBT diyakini mampu menjadi landasan pengembangan pariwisata berbasis budaya yang tumbuh secara berkelanjutan di Desa Pringgasela.