cover
Contact Name
Muhammad Nasir
Contact Email
nasirmuning@gmail.com
Phone
+6285251613000
Journal Mail Official
hafizhihusinsungkar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Samudera II No. 36 Rt. 45 Beruntung Jaya Banjarmasin
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Islamologi: Jurnal Ilmiah Keagamaan
Published by CV. Maryam Sejahtera
ISSN : -     EISSN : 30473071     DOI : https://doi.org/10.68352/islam
Core Subject :
Islamologi: Jurnal Ilmiah Keagamaan is an open access peer reviewed journal on religious studies and religious studies published by the Maryam Sejahtera Foundation in South Kalimantan. It features articles by lecturers educational staff education observers and others. Published semiannually in June and December online the journal publishes research findings related to religious and religious issues.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
PANDANGAN ISLAM TERHADAP PENGGUNAAN UANG HASIL JUDI OKTA SELIK RAMADHAN; M. RIFSI AL-BIRRI; HAFID FEBRIANSYAH
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.108

Abstract

This research examines the Islamic perspective on the use of gambling proceeds through a comprehensive analysis of the Quran, Hadith, and scholarly opinions. The study employs library research methods with a normative-juridical approach to explore the legal basis and Sharia arguments regarding the status of wealth obtained from gambling activities. The analysis reveals that Islam explicitly prohibits gambling as stated in the Quran, Surah Al-Maidah verses 90-91. Money obtained from gambling falls into the category of illegitimately acquired wealth (mal ghairu masyru') and is classified as impure wealth (al-mal al-khobits). Islamic scholars unanimously agree that gambling proceeds must be purified by returning them to their original owners if known, or channeling them for social interests and public welfare without expecting religious rewards. This research also emphasizes that the use of gambling proceeds for personal, family, or religious purposes is not permitted in Islam as it can lead to negative impacts both spiritually and socially.
TRACING THE PROCESS OF HUMAN CREATION: THE MUNDANE ORIGINS OF HUMANITY IN AL-MU'MINUN, VERSE 12-14 MUHAMMAD YOSSE SAYLENDRA; ABIZAR BAIHAQI
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.109

Abstract

This study aims to reveal how Prophet Adam and all of humanity were created in the "Qur'an" Surah Al-Mu'minun verse 12, and also to emphasize that humans originate from the earth, specifically from the "essence of the earth." This research uses the tafsir (interpretation) method, employing classical and modern tafsir scholars to understand how humans were created from an Islamic perspective. From this research, it is clear that what is described in the Quran – that humanity is created from the elements of the earth – is fully consistent with modern scientific findings regarding the composition of the human body.This research provides a theological interpretation that humans were created by God from the elements found on Earth.
EDUCATED WOMEN: PILLARS OF ISLAMIC SOCIETY Naya Azhara; Nor Afifah
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.110

Abstract

As women, we often face discrimination when it comes to education. Many societies still believe that women do not need a high level of education. The prevailing mindset is often male-oriented, prioritizing the education of boys over girls. This is deeply rooted in cultural beliefs that women should not pursue higher education because their primary role is to manage the household. However, the reality is that women play a vital role in education. Moreover, Islam strongly emphasizes the role and empowerment of women, and Muslim women play a significant part in shaping a nation's social, political, and economic landscape.
ISLAM AND THE CELEBRATION OF THE HIJRI NEW YEAR: TRADITIONS AND DEVELOPMENTS IN VARIOUS COUNTRIES Nurisya Lathifa; Reva Arji Maulidiya
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.111

Abstract

This article is about the celebration of the Islamic New Year, or Hijri New Year. The Islamic New Year is an important day for Muslims as it marks an important event in Islamic history, commemorating the migration of the Prophet Muhammad (PBUH) from the city of Mecca to Medina in 622 AD. Islamic New Year is celebrated in different ways around the world based on cultural differences. For example, torchlight parades are held in Indonesia to commemorate the celebration. Islamic New Year celebrations are usually a time for family gatherings in Egypt. At mosques in the United Arab Emirates, Muslims perform congregational prayers before offering sacrificial animals, such as goats, sheep or horses.
MEMBANGUN PENDIDIKAN EKONOMI DENGAN PRINSIP TAUHID Noor Milawati; Nur Helna Lisa; Nor Aulia Nazwa
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.112

Abstract

Pendekatan pengembangan pendidikan ekonomi berdasarkan prinsip tauhid, yaitu konsep keesaan Tuhan dalam Islam. Pendekatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan moral ke dalam pendidikan bisnis dan fokus tidak hanya pada hasil materi, tetapi juga pada tujuan keberkahan, keadilan dan kesejahteraan sosial. Pendidikan ekonomi berdasarkan Tauhid menitik beratkan pada pemahaman bahwa karena sumber daya dan penghidupan berasal dari Tuhan, maka pengelolaan ekonomi harus dilandasi oleh sikap amanah, tanggung jawab, dan kejujuran. Dengan memasukkan prinsip tauhid ke dalam kurikulum, siswa diharapkan menyadari tanggung jawabnya sebagai khalifah di muka bumi yang harus mengelola sumber daya secara bijaksana dan berkeadilan agar bermanfaat bagi masyarakat luas. Melalui pendekatan ini, pendidikan bisnis dapat menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, namun juga memiliki integritas moral dan tanggung jawab sosial yang tinggi. Hubungan tauhid dan ilmu ekonomi sebagai pedoman dasar dalam mengamalkan nilai-nilai tauhid dalam aktivitas kehidupan sehari-hari, khususnya aktivitas ekonomi. Umat ​​Islam hendaknya tidak hanya tekun dalam shalatnya saja, namun juga dalam perbuatannya. Dengan kata lain, selain kesalehan ritual, umat Islam juga harus memiliki kesalehan sosial. Umat ​​Islam harus mampu mengamalkan nilai-nilai tauhid terhadap Allah SWT dalam aktivitas sehari-hari, baik dalam aktivitas politik, sosial, dan ekonomi.
SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM Nur Hafizhoh Zuliyanti; Syifa Kamila
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.113

Abstract

Pemikiran ekonomi Islam telah berkembang sejak masa awal peradaban Islam, dipengaruhi oleh ajaran Al-Qur’an dan Hadis serta kontribusi dari para sarjana Muslim. Artikel ini mengkaji evolusi pemikiran ekonomi Islam mulai dari periode klasik hingga modern, dengan menyoroti kontribusi utama dari tokoh-tokoh seperti Abu Yusuf, Al-Ghazali, Ibnu Khaldun, dan lainnya. Pemikiran mereka mencakup konsep-konsep fundamental seperti keadilan, zakat, riba, dan distribusi kekayaan yang merata dalam masyarakat. Dalam konteks modern, pemikiran ekonomi Islam terus berkembang dengan memperkenalkan sistem keuangan syariah dan instrumen-instrumen keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip ekonomi Islam serta relevansinya dalam menghadapi tantangan ekonomi kontemporer. Melalui pendekatan historis dan analitis, artikel ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai etis dalam Islam dapat memberikan alternatif bagi sistem ekonomi global yang lebih adil dan berkelanjutan.
PANDANGAN ISLAM TERHADAP ILMU KIMIA DALAM MENJAGA KEBERSIHAN DAN KESUCIAN Aulia Rahma; Mutia Azizah; Nindya Embun Eka Satrianna
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa tentang pandangan Islam terhadap ilmu kimia dalam menjaga kebersihan dan kesucian, dua konsep penting dalam ajaran agama Islam. Kebersihan (thaharah) adalah bagian integral dari kehidupan seorang Muslim, baik dalam konteks ritual ibadah seperti wudhu dan mandi besar, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu kimia, yang berkembang pesat di dunia Islam pada abad pertengahan, turut berkontribusi dalam pengembangan bahan-bahan pembersih seperti sabun dan parfum, yang esensial dalam menjaga kebersihan tubuh. Ilmuwan Muslim para khalifah memberikan kontribusi signifikan dalam penemuan zat kimia yang mendukung praktik kebersihan. Pemahaman Islam yang menyatukan ilmu pengetahuan dan agama menjadikan ilmu kimia sebagai sarana untuk mencapai kesejahteraan fisik dan spiritual. Artikel ini juga menyoroti bagaimana ajaran Al-Qur'an menginspirasi pengembangan ilmu kimia yang sejalan dengan prinsip-prinsip kesucian dalam Islam, khususnya dalam konteks menjaga kebersihan individu dan masyarakat. Dengan demikian, artikel ini menegaskan bahwa ilmu kimia, yang dikembangkan oleh ilmuwan Muslim, tidak hanya menjadi alat bagi kemajuan teknologi dan sains, tetapi juga sarana penting dalam memenuhi tuntutan kebersihan dan kesucian yang ditetapkan oleh ajaran Islam. Keselarasan antara prinsip- prinsip ilmiah dan ajaran agama inilah yang menjadi ciri khas kontribusi ilmu pengetahuan dalam peradaban Islam, khususnya dalam bidang kimia.
MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL Sofie Novianti; Siti Mawaddah; Nor Liyana
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.115

Abstract

This research aims to analyze the role of Islamic education management in improving the quality of learning in the digital era. In an era marked by the rapid development of information and communication technology, Islamic education is required to adapt and utilize technology optimally. This research will identify the factors that influence the successful implementation of Islamic education management in a digital context, as well as formulate effective strategies to improve the quality of Islamic education learning. Through literature studies and data analysis, it is hoped that this research can contribute to the development of Islamic education management that is more relevant and effective in facing the challenges of the digital era.
PENGARUH AGAMA DAN MEDIA SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS: STUDI LITERATUR TENTANG VIRALITAS CEK KHODAM DAN TERMINOLOGI SPIRITUAL Adhwa Ramadhina; Agnia Shofa Aspihani; Putri Cahyati
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.116

Abstract

This study explores the relationship between religion and education, especially in English language teaching. The method in this study is through literature study. This study shows that religious values ​​and teachings can have a positive effect on students' learning motivation, as well as the way they understand and apply English in a cultural context. In addition, the emphasis on ethics and morals in education can enrich students' learning experiences, making language learning more meaningful and relevant. "Viral khodam check" usually refers to content circulating on social media about spiritual or paranormal phenomena, especially related to spirits or certain energies that are thought to help or protect someone. This content often goes viral because of people's interest in mystical things. In a global context, English is often used to discuss topics of religion and spirituality. Much literature and religious materials are written in English, so understanding this language allows access to a wide range of sources of knowledge. Religion often has complex terminology and concepts. In teaching English, understanding spiritual terms can help students understand the cultural and moral contexts associated with religion. Viral “check khodam” related content often uses English to reach a wider audience. This shows how social media influences the way people interact with spiritual and religious concepts, and how English can play a role in spreading these ideas. Learning English in a religious context can also include teaching ethical and moral values ​​contained in religious teachings.
PENELITIAN EMPIRIS MENGENAI KETERTARIKAN NASABAH TERHADAP PRODUK KEUANGAN BEBAS RIBA BANK SYARIAH DI BANJARMASIN Marsya Alya Putri; Muhammad Rasyid Ridho; Syifa Maysella Dwi Agustin
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 1 No. 2 (2024): Juli - Desember : Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v1i2.117

Abstract

This research aims to explore the interest of customers towards usury-free financial products in sharia banks in Banjarmasin. Using a qualitative approach, this research involves in-depth interviews with some Islamic bank customers. Research results show that the main motivation of customers to choose a sharia bank is the desire to avoid usury. In addition, knowledge of sharia financial products also contributes significantly to the interest of customers. Positive perception of the service and reputation of Islamic banks also affects customer decisions. This research is expected to provide insight for the development of marketing strategies and education of sharia financial products, so that it can increase customer interest in these products.

Page 9 of 19 | Total Record : 189