cover
Contact Name
Jabes Pasaribu
Contact Email
jabespasaribu@institutkristenrealbatam.ac.id
Phone
+6285372472039
Journal Mail Official
kampuslppm@gmail.com
Editorial Address
Komplek House Of Glory, Eden Park. Jalan Ahmad Yani, Taman Baloi, 29432 Batam
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Real Coster: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28076044     DOI : https://doi.org/10.53547/tshqxa02
Core Subject :
Real Coster: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is an open-access, peer-reviewed scientific journal managed and published by Institut Agama Kristen REAL Batam, Riau Islands, Indonesia, through its Institute for Research and Community Service or LPPM. The journal is registered under E-ISSN 2807-6044 and is published twice a year, in March and September. It accepts articles in both Indonesian and English. Real Coster publishes multidisciplinary and contextual community service works that disseminate ideas, empowerment models, and the outcomes of service activities oriented toward social transformation, education, spirituality, and the improvement of community welfare, in accordance with its Focus and Scope. Contributions are welcome from lecturers, students, and practitioners of Christian higher education institutions and other universities, both in Indonesia and abroad. Before submitting a manuscript, authors are required to read carefully the Author Guidelines and Submission Instructions available on the journal website, to ensure that the submission complies with the requirements and writing standards of the journal. All manuscripts that meet the submission requirements are evaluated by expert reviewers through a double-blind review process.
Arjuna Subject : -
Articles 96 Documents
Aksi Sosial Real Care Bagi Masyrakat Terdampak Malnutrisi di Kabupaten Asmat Fransiskus Irwan Widjaja; Daniel Ginting; Ronald Sianipar; Sabar Hutagalung; Winson Simmamora; Benteng MM Purba; Ardi Lahagu; Evan Dongoran; Candra Gunawan Marisi
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2: Septermber 2018
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/rcj.v1i2.105

Abstract

Papua, one of the richest provinces in Indonesia, contributes the most taxes, but Papua is one of the poorest regions in Indonesia with a low Human Development index. Indicators can be seen from the level of Education and the level of Health. One of the biggest humanitarian disasters in Papua's history in 2018 was the case of malnutrition in Asmat District, in Nakai village, Pulau Tiga District, and Agats City. The lack of volunteers and a large number of victims moved the PKM STT Real Batam in collaboration with volunteer doctors from GBI Myhome Tanjungpinang to go directly to help deal with malnutrition and other health treatments, as well as serve the community. The implementation method in this community service program, namely direct treatment and providing counseling, assistance to families who pay less attention to health. From the results of the evaluation with the PKM team, going directly to see the conditions and mentoring activities is very useful because, in addition to knowing the level of public health and helping to provide vitamins, vitamins, and other supplements, the theme also provides counseling, helps overcome social problems affected and their handling. Abstrak Papua, salah satu propinsi terkaya di Indonesia yang menyumbang pajak terbesar, tetapi Papua adalah salah satu daerah termiskin di Indonesia dengan indeks Pembangunan manusia yang rendah. Indikator dapat dilihat dari tingkat Pendidikan dan tingkat Kesehatan. Salah satu bencana kemanusiaan yang terbesar dalam sejarah Papua di tahun 2018 adalah kasus gizi buruk di Kab Asmat, di kampung Nakai Distrik Pulau tiga dan Kota Agats. Minimnya relawan dan banyakknya korban menggerakkan PKM STT Real Batam yang menggandeng dokter relawan dari GBI Myhome Tanjungpinang untuk terjun langsung untuk membantu penanganan gizi buruk dan pengobatan kesehatan lainnya, serta melayani masyarakat. Metode pelaksanaan pada program pengabdian masyarakat ini, yaitu pengobatan langsung dan memberi penyuluhan, pendampingan keluarga keluarga yang kurang memperhatikan Kesehatan. Dari hasil evaluasi dengan team PKM, turun langsung melihat kondisi dan pendampingan kegiatan sangat berguna karena selain mengetahui tingkat Kesehatan masyarakat dan membantu memberi vitamin vitamin dan supplement lainnya, tema juga memberi penyuluhan, membantu mengatasi masalah masalah social yang terdampak dan penanganannya. 
Edukasi Konstruktif Terhadap Fenomena LGBTQ Menurut Perspektif Teologi Kristen Vicky BGD Paat; Irfan Feriando Simanjuntak; Harls Evan R. Siahaan
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2: Septermber 2018
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/rcj.v1i2.106

Abstract

LGBTQ is a fact of existence so it cannot be considered as an issue only. LGBTQ is not just a problem to be addressed so that it becomes a pro or con in society including Christians, because LGBTQ is not a rumor or hearsay. LGBTQ is a fact or reality that exists in society. What is the Bible's answer about LGBTQ in 1 Corinthians 6:9-11, Paul states Do not go astray, fornicator, adulterer, effeminate, prostitute, will not inherit the kingdom of God. The verb ete (Greek) in verse 11 confirms that, in the Corinthian church there were people called oute moikhi, oute malakoi, oute arsenokoitai (Greek). The word that is often debated is arsenokoitai (Greek). arsenokoitai can refer to a grown man who has a slave who is used as a sexual partner to fulfill his lust, so clearly this is a sin that requires church ministry as an expression of Christ's love that they need the true saving gospel. Through this discussion I call for us to return to the gospel which is the power of God that saves every believer. That is the gospel that makes the arsenokoitai give themselves to be sanctified and become people who are sanctified and justified in the name of the Lord Jesus Christ.AbstrakLGBTQ merupakan sebuah fakta keberadaannya sehingga tidak bisa dianggap sebagai sebuah isu saja. LGBTQ tidak sekedar sebuah masalah untuk ditanggapi sehingga menjadi pro atau kontra di masyarakat termasuk Kristen, karena LGBTQ bukan sebuah sebuah desas-desus atau kabar angina. LGBTQ adalah sebuah sebuah fakta atau kenyataan yang ada di masyarakat. Apakah jawaban Alkitab tentang LGBTQ dalam 1 Korintus 6:9-11, Paulus menyatakan Janganlah sesat, orang cabul, orang berzinah, banci, orang pemburit, tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Kata kerja ete (bahasa Yunani) dalam ayat 11 menegaskan bahwa, di jemaat Korintus ada orang yang disebut oute moikhi, oute malakoi, oute arsenokoitai (bahasa Yunani). Kata yang sering diperdebatkan adalah arsenokoitai (Bahasa Yunani). arsenokoitai dapat mengacu ke lelaki dewasa yang memiliki seorang budak yang dijadikan mitra seksualnya dalam melampiaskan nafsu syahwatnya, jadi jelas ini adalah dosa yang membutuhkan pelayanan gereja sebagai wujud kasih Kristus bahwa mereka membutuhkan Injil yang sejati yang menyelamatkan. Melalui diskusi ini saya menyerukan untuk kita kembali kepada Injil yang adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya itu. Itulah Injil yang membuat para arsenokoitai memberi diri mereka disucikan dan menjadi orang-orang yang dikuduskan dan dibenarkan di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.
Pelatihan Pemanfaatan Sampah Menjadi Kompos Bagi Mahasiswa STT Real Batam Fredy Simanjuntak; Ya aman Gulo2; Alfredo Manurung; George Samaran; Oferianus Bulolo; Soraya Sara Kawai; Elda Br. Situmorang
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2: Septermber 2018
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/rcj.v1i2.107

Abstract

This study aims to determine the extent to which training on the use of waste into compost for STT REAL Batam students. This study also provides an insight into the important role of society in maintaining environmental cleanliness and how to manage and utilize waste that has been thrown away into compost or fertilizer that can be used for agricultural needs and other things. So that the Indonesian nation becomes a country that can keep the environment clean from waste pollution, both plastic waste and non-plastic waste. By using a qualitative analysis method and collecting data based on case studies and interviews so that it will be formulated in the form of written data, data which includes training on the use of waste into compost so that based on these results, it can be concluded that training on the use of waste into compost can be done as a side job, which does not require large capital but requires the involvement of STT Real Batam students in utilizing organic waste into compost. Therefore, this research can be reviewed so that it becomes a strategy formulation that must be improved for extracurricular development and student competence at STT REAL Batam.AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui sejauh, mana pelatihan pemanfaatan sampah menjadi kompos bagi mahasiswa STT REAL Batam. Penelitian ini juga memberikan pandangan akan peran penting masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan bagaimana mengelolah dan memanfaatkan sampah yang sudah di buang menjadi sebuah kompos atau pupuk yang dapat di gunakan untuk kebutuhan pertanian dan hal lainya. Sehingga bangsa Indonesia menjadi negara yang dapat menjaga kebersihan lingkungan dari pencemaran sampah baik itu sampah plastic-maupun sampah non plastic.Dengan mengunakan metode analisis kualitatif dan mengumpulkan data berdasarkan study kasus dan wawancara sehingga akan dirumuskan dalam bentuk data tulisan,data yang mencakup tentang pelatihan pemanfaatan sampah menjadi kompos sehingga Berdasarkan hasil itu, dapat di simpulkan bahwa pelatihan pemanfaatan sampah menjadi kompos dapat dilakukan sebagai sambilan pekerjaan, yang tidak memerlukan modal yang besar, namun memerlukan keterlibatan mahasiswa STT Real Batam dalam memanfaatkan sampah organic menjadi kompos oleh sebab itu Dengan penelitian ini dapat di tinjau sehingga menjadi rumusan strategi yang harus ditingkatkan untuk pengembangan ekstrakulikuler dan kompetensi mahasiswa yang ada di STT REAL Batam.
Pelatihan Pembinaan Pengerajin Batik Di STT Real Batam Clarins Claristha H.D. Simatupang1; Fredy Simanjuntak; Ardianto Lahagu; Adenia Hotmayesi Sinaga; Foera-era ndruru; Ester Erlita Silaban; Yoeli Zai; Rame Ima Irda
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2: Septermber 2018
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/rcj.v1i2.108

Abstract

This study aims to determine the extent to which students view batik craftsmen at STT Real Batam. This research also provides an insight into the important role of students in preserving the cultural heritage of the Indonesian nation which must be preserved and preserved. By using the qualitative analysis method and collecting data based on literature review and questionnaires, data will be formulated regarding the views of STT Real Batam students about written batik. Based on these results, it can be concluded that the students' view of batik craftsmen is that making batik takes a lot of time, can be done part-time, requires a large amount of capital, requires an artistic spirit, is more suitable for women and requires perseverance. With research, strategies can be formulated and things that must be improved for the development of extracurricular batik at STT Real Batam. AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui sejauh mana pandangan para mahasiswa terhadap pengerajin batik di STT Real Batam. Penelitian ini juga memberikan pandangan akan peran penting mahasiswa dalam melestarikan warisan budaya bangsa Indonesia yang harus dilestarikan dan dijaga. Dengan mengunakan metode analisis kulitatif dan mengumpulkan data berdasarkan kajian pustaka dan kuisioner akan dirumuskan data data mengenai pandangan mahasiswa STT Real Batam tentang batik tulis. Berdasarkan hasil itu, dapat di simpulkan pandangan mahasiswa terhadap pengerajin batik bahwa membatik menghabiskan banyak waktu, dapat dilakukan sebagai sambilan, memerlukan modal yang besar, memerlukan jiwa seni, lebih cocok dilakukan oleh perempuan dan memerlukan ketekunan. Dengan penelitian dapat dirumuskan strategi dan hal-hal yang harus ditingkatkan untuk pengembangan ekstrakulikuler batik yang ada di STT Real Batam.
Sosialisasi Kepemimpinan Milenial Berdasarkan Surat 1 Petrus 5:1-2 Dan Relevansinya Bagi Gereja Masa Kini Septerianus Waruwu; Daniel Ginting; Go Heeng; Masran P. Hutagalung
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2: Septermber 2018
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/rcj.v1i2.109

Abstract

The shepherd is a leader in the style of leadership offered by Jesus to his followers. This concept has been almost forgotten by some church leaders because today's church is more likely to be more inclined. The shepherd as a leader is a pattern of leadership that must be applied in Christian leadership, as Peter said in his writings 1 Peter 5:1-2 how a shepherd's attitude and responsibilities to the people led. The shepherd as a leader must be able to lead willingly, lead with devotion and be an example.AbstrakGembala sebagai pemimpin adalah gaya kepemimpinan yang ditawarkan oleh Yesus kepada pengikutnya. Konsep ini sudah hampir dilupakan oleh beberapa pemimpin gereja, karena gereja zaman sekarang lebih cenderung kesekuralisme. Gembala sebagai pemimpin merupakan satu pola kepimpinan yang harus diterapkan dalam kepemimpinan Kristen, seperti yang dikatakan Petrus dalam tulisannya 1 Petrus 5:1-2 bagaimana sikap dan tanggungjawab seorang gembala kepada umat yang dipimpin. Gembala sebagai pemimpin harus bisa memimpin dengan sukarela, memimpin dengan penuh pengabdian serta menjadi teladan.
Edukasi Pernikahan Masyarakat Kristen Dalam Pencegahan Perceraian Mangiring Tua Togatorop; Mitra Binariang Lase; Rima Kurnia; Desi Rante Padang; Ester Situmorang; Megawati Pelle; Elfrida Elena Br Silaban
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Maret 2019
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/rcj.v2i1.111

Abstract

As for the purpose of this study is to provide insights that are truly in accordance with the values of the Christian Faith regarding marriage so that divorce among the Christian community can be prevented. Marriage education is not sufficient only from understanding the customs alone, but it is much more important from the point of view of the Bible or the Teachings of God. Therefore marriage itself is the oldest institution in the world and also the first institution established by Allah on earth. Therefore it is very important for the Christian community to have the correct education about marriage so that divorce as early as possible can be prevented. By using qualitative analysis methods and collecting data sources by digging them from library books, as well as questionnaires that have determined the necessary data in accordance with Christian Community Marriage Education in Divorce Prevention. Based on the results collected, it was made that with the correct Marriage Education that can be applied by every family regarding the marriage they build, Christian Community marriages will be prevented from divorce.AbstrakAdapun yang menjadi tujuan dari Penelitian ini untuk memberikan pemahaman-pemahaman yang benar sesuai dengan nilai-nilai Iman Kristen tentang pernikahan sedingga perceraian dikalangan masyarakat Kristen dapat dicegah. Edukasi pernikahan tidak cukup hanya dari pemahaman adat istiadat semata, melainkan jauh lebih penting dilihat dari sudut pandang Alkitab atau Ajaran Tuhan. Karena pernikahan itu sendiri merupakan lembaga tertua di dunia dan juga merupak lembaga pertama yang dibentuk oleh Alllah dibumi. Oleh sebab itu sangat penting sekali bagi masyarakat Kristen untuk memiliki edukasi yang benar tentang pernikahan sehingga perceraian sedini mungkin akan dapat dicegah. Dengan memakai metode analisis kualitatif dan mengumpulkan sumber-sumber data dengan menggalinya dari buku-buku pustaka, serta menyebarkan kuisioner yang sudah ditentukan data-data yang diperlukan yang sesuai dengan Edukasi Pernikahan Masyarakat Kristen Dalam Pencegahan Perceraian.  berdasarkan hasil yang sudah dikumpulkan maka dibuatlah kesimpulan bahwa dengan adanya Edukasi Pernikahan yang benar dan dapat dipahami oleh setiap keluarga tentang pernikahan yang mereka bangun, maka pernikahan Masyarakat Kristen akan dapat dicegah dari perceraian.
Pembinaan Iman Kristen untuk Pekerja Indonesia di Ladang Sawit Sitiawan, Perak Joni Manumpak Parulian Gultom; Hendri Hutapea; Rikardo Butar-Butar; Eko Prasetyo
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Maret 2019
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/rcj.v2i1.112

Abstract

The faith mature of believers is the duty of church leaders also of all who have received salvation in Christ Jesus. It is also an urgent concern and needs facing by Indonesian male workers working in Malaysian palm oil fields. The people who need help and assistance spiritually to be accompanied and taught about the basic principles of God's Word. It is difficult faced because of the many obstacles and obstacles faced in being able to go to worship and serve God. The reason is,   the local church is limited. They do something for them is not maximize.  It is because constrained by the existing language and culture. How is the matter STT REAL can provide a little solution in building their faith and spiritual life? And what kind of strategies can be maximized to do for them? By using descriptive qualitative research methods, it is obtaining how the values and data are accurate directly. The purpose of this research is to make a positive contribution to building the Indonesian Christian community, especially those who are working in Malaysia that they remain in the faith and continue to experience good spiritual growth.AbstrakPembinaan iman orang percaya bukan saja menjadi tugas dari para pemimpin gereja namun juga semua orang yang telah menerima keselamatan dalam Kristus Yesus. Hal ini jugalah yang menjadi perhatian dan kebutuhan yang urgen dihadapi oleh para pekerja pria Indonesia yang bekerja di lading lading sawit Malaysia. Mereka adalah orang yang memerlukan bantuan dan pertolongan khususnya secara rohani untuk didampingi dan diajarkan tentang prisn dasar Firman Tuhan. Hal ini menjadi kesulitan yang dihadapi karena banyaknya halangan dan hambatan yang dihadapi untuk bisa pergi beribadah dan melayani Tuhan. Alasan lainnya adalah bagaimana gereja lokal sangat terbatas sekali dapat melayani mereka karena terkendala dengan Bahasa dan budaya yang ada. Pertanyaannya adalah bagaimana STT REAL memberikan sedikit solusi dalam membina iman dan kehidupan rohani mereka? Dan strategi srategi seperti apa yang bisa dimaksimalkan untuk dikerjakan buat mereka? Dengan menggunakan metode penelitian desktiptif secara kualitatif didapatkan bagaimana nilai dan data data akurat secara langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan kontribusi positif untuk membangun masyarakat Kristen Indonesia khususnya yang sedang bekerja di Malaysia sehingga tetap bertahan dalam iman dan terus mengalami pertumbuhan kerohanian yang baik.  
Pembinaan Transformatif Bagi Warga Binaan Di Lembaga Pembinaan Anak Kelas II Batam Fredy Simanjuntak; Rita Evimalinda; Ardianto Lahagu; Efvi Noyita; Ester Lina Situmorang; Agiana Her Visnhu Ditakristi
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Maret 2019
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/rcj.v2i1.113

Abstract

This Mental and Spiritual Development Program was initiated by STT REAL Batam and GBI Windsor House of Glory. This coaching program is a routine program of STT REAL Batam to carry out the tridharma of higher education which is the first program or pilot project in collaboration with GBI Windsor Square House of Glory which is committed to the field of Mental and Spiritual Development of Christian Prisoners at the Batam Class II Child Development Institute. It is hoped that this coaching program can support government programs in rehabilitative, corrective, and educative services to inmates and participate in building life values so that they can equip inmates spiritually so that they can carry out their roles well. and good citizens. useful. This coaching program is a mentoring movement to improve the quality of piety to God Almighty, intellectual, professional attitudes and behavior, physical and spiritual health of the inmates. Furthermore, it is expected that they will be able to improve themselves and not repeat the crimes that have been committed.AbstrakProgram Mental dan Spiritual Development ini digagas oleh STT REAL Batam dan GBI Windsor House of Glory. Program pembinaan ini merupakan program rutin STT REAL Batam untuk mengemban tridharma perguruan tinggi yang merupakan program atau pilot project pertama bekerjasama dengan GBI Windsor Square House of Glory yang berkomitmen pada bidang Pembinaan Mental dan Spiritual Narapidana Kristen di Lembaga Pembinaan Anak Kelas II Batam. Diharapkan program pembinaan ini, dapat mendukung program pemerintah dalam pelayanan rehabilitatif, korektif, dan edukatif kepada warga binaan serta ikut membangun nilai-nilai kehidupan sehingga dapat membekali warga binaan secara spiritual agar dapat menjalankan perannya dengan baik. dan warga masyarakat yang baik. berguna. Program pembinaan ini sendiri merupakan gerakan pendampingan untuk meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, intelektual, sikap dan perilaku profesional, kesehatan jasmani dan rohani warga binaan. Selanjutnya diharapkan pembinaan agar mereka mampu memperbaiki diri dan tidak mengulangi kejahatan yang telah dilakukan.
Pendidikan Rumah Singgah Bagi Anak Kurang Mampu di Kota Batam Johannes Tarigan; Fredy Simanjuntak; Septerianus Waruwu; David Martinus Gulo; Ya aman Gulo; Josanti Josanti; Otieli Harefa
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Maret 2019
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/rcj.v2i1.114

Abstract

Poverty is a condition that is never wanted by anyone. The condition of a large or small city does not guarantee that there will be no poor family in that place. However, the most important of these is what can happen to a poor family. How about their families, especially children born to poor families. Children who cannot afford it will certainly find it difficult to get an education and even their family's economic capacity may not be able to fulfil the three main human needs properly. Therefore, humans as social creatures cannot be separated from other humans. So that there need to be efforts from other individuals to help each other and the Halfway House becomes a solution for children who come from poor families.AbstrakKemiskinan merupakan keadaan yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun. Keadaan kota yang besar atau kecil tidak menjadi jaminan ditempat itu tidak terdapat keluarga yang tidak mampu. Namun, yang paling penting dari hal itu adalah apa yang dapat terjadi terhadap keluarga yang tidak mampu. Bagaimana keluarganya terkhusus anak-anak yang lahir dari keluarga yang tidak mampu. Anak-anak yang tidak mampu tentunya akan kesulitan untuk mendapatkan pendidikan bahkan kemampuan ekonomi kelaurga mereka belum tentu dapat memenuhi tiga kebutuhan pokok utama manusia dengan layak. Oleh karena itu manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat lepas dari manusia lainnya. Sehingga perlu ada upaya dari individu lain untuk saling membantu dan Rumah Singgah menjadi salah satu solusi untuk anak-anak yang berasal dari keluarga yang tidak mampu. 
PkM Pendampingan dan Pengabdian Masyarakat Terdampak Gempa dan Tsunami Di Wilayah Sulawesi Tengah Fransiskus Irwan Widjaja; Daniel Ginting; Ronald Sianipar; Sabar M Hutagalung; Winson Simmamora; Benteng MM Purba
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Maret 2019
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/rcj.v2i1.115

Abstract

Indonesia is part of the Ring of Fire region, an area filled with volcanoes. One of the biggest disasters in 2018 was the earthquake, Liquidfaksi and Tsunami in the Central Sulawesi area. The earthquake and tsunami covered Palu City and Donggala Regency, Parigi Moutong Regency, Sigi Regency, Central Sulawesi Province. The lack of volunteers and the large number of victims moved the PKM STT real to go directly to the handling of victims of the earthquake and tsunami. As well as serving the affected communities who live in tents and are separated from their extended family, the community which results in high levels of stress. The community service team provides assistance and provides short solutions. Insights on Pastoral Counseling Services, Healing Inner Wounds, Trauma, Praying, serving the sick, building temporary houses, sending PAK teachers and Alumni to teach at the earthquake site. Access to information is still lacking, making the PKM team prepare short observations and research to distribute assistance and services as needed. The purpose of the activity is to provide understanding, knowledge and assistance. Volunteer groups in carrying out practices and activities to help friends in refugee camps together with other institutions. The implementation method for this community service program is assisting families and helping the learning of children who cannot go to school. From the results of the evaluation with the PKM team, training and mentoring activities are very useful because in addition to knowing the level of stress, it helps to overcome social problems that are affected and how to handle them.AbstrakIndonesia bagian dari wilayah rings of Fire, daerah yang di penuhi gunung api. Salah bencana yang terbesar di tahun 2018 adalah gempa bumi, Liquidfaksi dan Tsunami di daerah Sulawesi Tengah. Gempa dan tsunami meliputi Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Sigi, provinsi Sulawesi Tengah. Minimnya relawan dan banyaknya korban menggerakkan PKM STT real untuk terjun langsung untuk penanganan korban gempa dan tsunami. Serta melayani masyarakat terdampat yang tinggal di tenda tenda dan terpisah dari keluarga besar, masyarakat yang mengakibatkan tingginya tingkat stress. Team pengabdian masyarakat melakukan pendampingan dan memberi solusi solusi singkat. Wawasan mengenai Pelayanan Pastoral Konseling, Penyembuhan Luka Batin, Trauma, Mendoakan, melayani yang sakit, membangun rumah sementara, mengutus guru guru PAK dan Alumni untuk mengajar di lokasi gempa. Akses informasi yang masih kurang, membuat team PKM mempersiapkan pengamatan dan penelitian singkat untuk menyalurkan bantuan dan pelayanan sesuai yang dibutuhkan. Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pemahaman, pengetahuan dan bantuan. Kelompok relawan dalam melakukan praktek dan aktivitas membantu teman teman di pengungsian Bersama sama dengan Lembaga lainnya. Metode pelaksanaan pada program pengabdian masyarakat ini, yaitu pendampingan keluarga keluarga dan membantu pembelajaran anak anak yang tidak dapat sekolah. Dari hasil evaluasi dengan team PKM, pelatihan dan pendampingan kegiatan sangat berguna karena selain mengetahui tingkat stress, membantu mengatasi masalah masalah social yang terdampak dan penanganannya.

Page 2 of 10 | Total Record : 96